Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'zuck'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 1 result

  1. Pendiri Facebook Mark Zuckerberg menyebutkan perusahaanya tidak mungkin benar-benar melindungi platform-nya dari serangan yang tak terduga maupun pencurian data. Ia berpendapat, perbaikan merupakan proses yang selalu dilakukan. "Sudah sangat jelas kami tidak cukup fokus untuk mencegah hal ini semua. Kami tidak melihat hal ini sebagai tanggung jawab kami dan ini merupakan kesalahan besar. Ini salah saya," ujarnya. Panggilan tersebut datang beberapa jam usai anggota parlemen mengumumkan Zuckerberg akan bersaksi di depan Komite Energi dan Perdagangan DPR minggu depan. Ini juga tak lama setelah Facebook mengumumkan Cambridge Analytica, sebuah perusahaan data yang memiliki hubungan dengan kampanye Presiden Trump dicurigai memiliki 87 data juta orang pengguna Facebook. Zuckerberg menilai angka tersebut sebagai 'jumlah maksimum orang yang dapat kami hitung' yang datanya mungkin telah diakses. Ia mengatakan data itu jumlahnya tidak bisa lebih tinggi namun bisa saja lebih rendah. "Kami menerima banyak pertanyaan penting. Pertama soal apakah kita bisa mengendalikan sistem dan dapat membuat orang tetap aman menggunakan Facebook. Kemudian apakah kita bisa memastikan sistem tidak digunakan untuk merusak demokrasi." Zuckerberg berpendapat, perang melawan aktor dibalik pencurian data ini merupakan upaya berkesinambungan yang digalakkan Facebook. "Ini akan menjadi pertarungan yang tak pernah berakhir. Kamu tidak akan pernah benar-benar menjadi solusi dalam keamanan data," ungkapnya. Peraturan baru Melihat hal ini, Facebook akan mematuhi peraturan Eropa baru yakni Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR) yang bertujuan memudahkan pengguna FB di Eropa untuk keluar dari data mereka di FB dan situs pihak ketiga. "Saya pikir peraturan seperti GDPR sangatlah positif. Kami bermaksud untuk membuat semua kontrol yang sama untuk tersedia dimana-mana, tak hanya di Eropa saja," tuturnya. Zuckerberg mengklaim, data yang dibagikan pengguna merupakan data yang mereka pilih untuk dibagikan. Namun Facebook melacak individu di situs pihak ketiga. Ia beranggapan, perusahaan dapat menjelaskan apa yang dilakukanya pada pengguna. "Ada banyak kesalahpahaman pada apa yang telah kita kerjakan di Facebook," pungkasnya. Dalam beberapa minggu terakhir, Facebook telah mengubah kebijakan dengan membatasi akses pada pengembang mereka dan beberapa larangan tertentu. Meskipun begitu, Zuckerberg mengungkapkan Facebook belum merasakan penurunan pendapatan yang signifikan terkait skandal ini. "Meskipun begitu, hal ini tetap saja sangat tidak mengenakan. Orang-orang mulai mempertanyakan kepercayaan mereka pada kami dan tentu masih banyak perbaikan yang kami perlu lakukan untuk atasi ini," tandas dia. Dalam posting blog Rabu, pejabat teknologi kepala Facebook mengumumkan batasan untuk akses pengembang dan pembatasan baru terkait fitur pemulihan akun yang dapat memungkinkan aktor jahat untuk mengikis data pengguna.

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy