Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'youtube'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 44 results

  1. Google akhirnya meluncurkan layanan YouTube Premium dan YouTube Music di aplikasi YouTube Indonesia. Nah, untuk berlangganan YouTube Premium, pengguna harus membayar Rp59 ribu per bulan. Lalu, untuk berlangganan YouTube Music Premium, pengguna cukup membayar Rp49 ribu. Di dua layanan baru ini, para pengguna bisa terbebas dari iklan di video yang tonton, meski video tersebut buatan para konten kreator atau YouTuber. Nah, sekarang pertanyaannya adalah bagaimana nasib YouTuber yang pendapatannya berasal dari iklan? Brandon Bilinski, Product Manager YouTube, mengatakan YouTube akan memberikan sebagian pendapatan dari uang yang mendaftar di layanan YouTube Premium kepada para YouTuber. “Kami pastikan orang yang menyediakan konten di YouTube, YouTube Premium dan YouTube Music akan dibayar. Baik dari iklan ataupun dari subscription,” jelas Bilinski. Communications Manager Google Indonesia, Feliciana Wienathan juga menyampaikan para konten kreator akan mendapatkan reward yang seimbang. “Ada dua model income. Dari ads berdasarkan iklan dan dari subscription YouTube Premium,” ungkap Feliciana. YouTube Premium dan YouTube Music Premium ini telah tersedia di Google Play Store dan App Store Indonesia pada hari ini, Kamis (7/11/2019). Keuntungan dari YouTube Premium adalah pengguna akan bebas dari iklan, menonton video di luar aplikasi YouTube picture-in-picture, dan mengunduh video untuk ditonton offline. Sedangkan, pelanggan YouTube Music Premium memiliki keuntungan bisa streaming musik tanpa iklan dan bisa mengunduh lagu untuk didengarkan secara offline. Nah, menariknya adalah pengguna yang berlangganan YouTube Premium, maka langsung otomatis berlangganan YouTube Music. Siapa yang sudah mencoba YouTube Premium dan YouTube Music?
  2. YouTube akhirnya resmi meluncurkan aplikasi streaming musik terbaru di Indonesia, yaitu YouTube Music. Aplikasi dan web player ini didesain ulang khusus untuk mendengarkan musik, yang menyediakan lagu-lagu dan official album, ribuan playlist, dan stasiun radio artis, dipadukan dengan deretan remix video dari YouTube seperti video pentas live, lagu cover, dan video musik yang luar biasa banyaknya, yang tidak akan kamu temukan di tempat lain. Semua itu telah diatur dan dipersonalisasi khusus. Untuk pertama kalinya, kamu bisa mendengarkan semua musik favorit kamu dari satu tempat. Semua bisa dinikmati gratis melalui versi YouTube Music yang didukung iklan, Google juga mengumumkan YouTube Music Premium, yakni opsi langganan berbayar yang dapat memungkinkan pengguna untuk memutar lagu dan video di latar belakang, sehingga mereka tetap bisa mendengarkan musik sambil memakai aplikasi lain, menulis pesan chat/SMS, atau bahkan saat berolahraga dalam keadaan ponsel terkunci. YouTube Music Premium juga menawarkan fitur download offline dan pengalaman mendengar musik tanpa iklan semua itu bisa dinikmati mulai dari Rp49.000,– per bulan. Ada lebih dari 1 miliar pencinta musik di seluruh dunia yang mengakses YouTube setiap bulannya untuk mendengarkan musik favorit yang sedang populer, dan menemukan musik baru. Di platform ini pulalah ada lebih dari 2 juta artis yang mengekspresikan suara dan karya-karyanya ke seluruh dunia Berikut 6 alasan YouTube Music beda dari yang lain: Semua ada di sini! Bukan hanya video musik, tetapi juga official music dan official album, single, remix, pentas live, lagu cover, dan musik-musik langka yang hanya bisa kamu temukan di YouTube. Rekomendasi khusus untuk Anda. Layar beranda aplikasi akan beradaptasi secara dinamis dan memberikan rekomendasi sesuai jenis musik yang pernah didengarkan, dan aktivitas yang dilakukan si pengguna. Jadi saat Anda sedang berolahraga di gym, atau sedang dalam perjalanan pergi pulang ke kantor, Anda bisa temukan musik yang tepat di aplikasi YouTube Music. Ribuan playlist dari genre, suasana hati, aktivitas, atau bahasa mana pun. Cobalah “Pop Indonesia yang Akan Ngehits”, “Pop Indonesia Terbaru” atau “Paling Hits Hari Ini”untuk temukan musik baru. Fitur penelusuran yang pintar. Kami yang akan temukan lagunya, walau Anda tak tahu judulnya. Misal: “Lagu dengan lirik ‘izinkan aku untuk terakhir kalinya’? Serahkan pada kami. Anda juga bisa telusuri liriknya (meskipun lirik yang Anda cari pun salah). Video terbaru dan terpopuler. Dengan YouTube musik, Anda bisa tahu apa saja video terbaru dan terpopuler. Semuanya dimasukkan di kolom Hotlist. Hari ini di Indonesia, kolom Hotlist menampilkan “Hotlist Pop Indonesia”, “Hotlist Musik Dance Indonesia”, “Hotlist Heavy Rock Indonesia”, “Hotlist Rock Indonesia”, “Hotlist Indie Indonesia”, dan “Hotlist Hip Hop Indonesia”. Mode beralih audio/video. Beralih antara audio/video cukup dengan sekali tekan tombol. Fitur unik ini memudahkan pelanggan YouTube Premium dan YouTube Music Premium untuk berpindah ke lagu atau video musik, untuk pengalaman mendengarkan dan menonton musik yang lancar.
  3. Cara download video youtube secara cepat dan mudah Cara download video youtube -Youtube memang merupakan salah satu situs terpopuler di dunia yang menyediakan konten video yang tidak terbatas hasil upload dari pengguna internet seluruh dunia. Kelemahan dari youtube sendiri adalah tidak adanya fitur download yang disediakan oleh admin situs sehingga kita hanya bisa menggunaan aplikasi atau situs pihak ketiga. Berikut beberapa tips cara download video dari youtube. Cara Download video youtube Download melalui Downloader 9 Caranya: Buka situs berikut http://www.downloader9.com Selanjutnya hampir sama tinggal copy paste URL saja. Selanjutnya situs akan menghasilkan Link donwload dalam format FLV. Setelh muncul link download tingal tekan link untuk mendownload.
  4. banyak orang yang pengen download video di youtube, tapi males instal IDM atau Youtube downloader? gampang disini ane mau ngeshare cara download video di Youtube tanpa software APAPUN, cukup dengan copas (Copy + Paste) ditabel download dan para jendral semua udah bisa ngedownload. kalo di itung2 si mungkin para jendral semua cuma tinggal 2 kali klik langsung kedownload secara otomatis masuk ketempat download di komputer para jendral. okee gak usah banyak penjelasan lagi mendingan langsung kita ke prakteknya aja, karna ane juga gak suka terlalu banyak teori mending langsung praktek cara pertama yang jendral lakuin adalah : 1. buka youtube trus cari video yang jendral pengen didownload, trus klo udah kebuka dan lagi buffering linknya langsung jendral copy, lanjut ke poin kedua. 2. buka > http://en.savefrom.net/ trus paste link yang jendral copy tadi ke kolom download yang gede itu. 3. klo udah di paste, klik tombol download yang warna kuning, tungguin sampe video yang jendral pengen keluar. 4. pilih video format yang jendral pengen 5. video pun udah langsung masuk ke komputer jendral. itu tadi sedikit pengetahuan ane buat para jendral semua yang pengen download video di youtube tanpa nginstal software, semoga bermanfaat buat para jendral semua
  5. YouTube Downloader adalah perangkat lunak yang mengijinkan kamu untuk mengambil berkas video dari YouTube, Video Google, Video Yahoo, dan banyak orang lain dan mengonversi mereka ke format video lain. Program mudah untuk pergunakan, tetapkan saja URL untuk video kamu mau ambil berkas dan klik OK kancingkan! Itu juga mengijinkan kamu untuk mengonversi mengambil berkas video untuk Ipod, Iphone, PSP, Telepon genggam, Media Windows, XVid dan MP3. Kamu dapat mempergunakan YouTube Downloader untuk mengambil berkas video dari pilihanmu dari rumah, pada kantor atau di sekolah. Ambil berkas YouTube Downloader sekarang dan memulai pengambilan data video favoritmu dari YouTube. Download Di:
  6. Nama-nama besar musisi dunia mengecam Youtube yang dianggap pelit dalam royalti. Bagaimana dengan layanan selain Youtube? Sebulan sebelum kematiannya, penyanyi Prince menghapus banyak video rekaman konsernya dari YouTube. Tindakan itu banyak mendapatkan kritik dari para penggemarnya. Guna menanggapi keluhan itu, Prince menulis di akun twitternya: “Layanan [Youtube] tidak membayar lisensi yang adil” dan menyarankan penggemarnya untuk langsung mengeluhkan persoalan tersebut ke YouTube. Prince berang dengan kelakuan YouTube. Pada saat kematiannya, sebagian besar karyanya tidak tersedia di setiap penyedia streamingbesar lainnya. Karyanya hanya bisa dinikmati di Tidal, layanan streaming milik Jay Z yang menjanjikan membayar tarif royalti yang lebih tinggi untuk musisi. Apa yang dikeluhkan Prince ternyata juga dirasakan oleh sebagian besar musisi. Pada Maret 2016 lalu, Katy Perry, Jon Bon Jovi, Steven Tyler, Rod Stewart, Bryan Adams serta banyak musisi lainnya menandatangani petisi untuk mereformasi kebijakan DMCA (Digital Millennium Copyright Act) di Amerika Serikat, yang dinilai merugikan musisi. Petisi itu merujuk kepada undang-undang dalam DMCA yang dinilai mengancam keberlangsungan perusahaan penulis lagu dan artis rekaman untuk bertahan hidup dari industri musik. Aturan yang tercantum di dalam DMCA itu juga memungkinkan situs seperti YouTube tidak bertanggung jawab secara hukum terkait dengan pelanggaran hak cipta. Kepada The Guardian, Nikki Sixx mengatakan: "YouTube membayar sekitar seperenam dari yang dibayarkan Spotify dan Apple." Menurut laporan Billboard, petisi ini telah ditandatangani 180 musisi termasuk Sir Paul McCartney, U2, Lady Gaga, John Mayer, Pearl Jam, Nikki Sixx dan Chris Cornell. Mereka meminta pihak DMCA agar mampu menyeimbangkan kepentingan pencipta dengan kepentingan perusahaan yang mengeksploitasi musik. Selain itu, mereka juga mendesak DMCA untuk mengambil tindakan cepat untuk memperbaiki situasi. Sebulan setelah petisi ini ditandatangani, Peter Mensch selaku manajer band dari Metallica, Red Hot Chili Peppers dan Muse kembali membuat heboh dengan mengatakan bahwa YouTube telah membunuh industri rekaman. "YouTube, mereka setan... Kami tidak dibayar sama sekali." katanya kepada BBC Radio. Argumen Mensch berdasarkan laporan tahunan dari Federasi Internasional Industri Phonographic (IFPI). Menurut data yang terlampir, pada tahun 2015, pengguna situs streaming seperti YouTube, SoundCloud dan Daily Motion diperkirakan telah digunakan sekitar 900 juta, dan menghasilkan 634 juta dolar AS. Dilaporkan DW, lebih dari 1000 musisi termasuk Coldplay, Sting dan ABBA juga menulis surat kepada eksekutif Uni Eropa, mereka mengeluh bahwa YouTube dan layanan online lainnya telah menurunkan pendapatan mereka karena menyediakan layanan secara gratis. Mereka juga mendesak Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker untuk segera mengambil tindakan dan menciptakan keadilan bagi para seniman dan pemilik hak. Selain itu, mereka juga khawatir akan model YouTube yang memungkinkan penggunanya secara bebas meng-upload dan mengakses musik, hal tersebut dinilai dapat membahayakan industri musik. Ini bukan pertama kalinya YouTube mendapatkan kecaman keras. Pada 2007 lalu, sebuah media raksasa Viacom juga menggugat YouTube sebesar 1 miliar dolar karena dinilai sengaja melakukan pelanggaran hak cipta. Terkait dengan kasus itu, Google berkelit bahwa perusahaannya tidak memiliki hak untuk mengontrol video yang diunggah ke YouTube. Mereka tidak memiliki pengaruh atau pengawasan terhadap apa yang diunggah pengguna. Dalam persidangan, hakim pun mengatakan bahwa YouTube memang tidak memiliki hak dan kemampuan untuk mengendalikan segala video yang melanggar. Kedua belah pihak akhirnya berdamai. Jawaban YouTube Terhadap Musisi Karena begitu maraknya desakan musisi terhadap YouTube, Kepala Bidang Bisnis YouTube, Robert Kyncl menyarankan para musisi untuk tidak mendesak pihaknya membuka transparansi pembayaran YouTube kepada musisi, karena hal tersebut merupakan perjanjian yang telah disepakati dengan label rekaman. Kynci juga mengatakan, jika para musisi ingin mendapatkan uang yang lebih besar, maka mereka harus mendaftarkan langsung akunnya kepada YouTube dan tidak melalui label. Tetapi musisi tersebut harus mampu mendatangkan banyak penonton, jika tidak maka musisi tersebut tidak akan mendapatkan banyak uang. Dalam satu kasus, dia mencontohkan, pemain biola Lindsey Stirling yang sukses karena membuat perjanjian iklannya langsung dengan YouTube. Dari 7,8 juta pelanggan pada akunnya, Stirling mampu meraup $ 6 juta pada 2015 lalu. "Lindsey mengatur langsung dengan YouTube dan dia melihat semua konsumsi dan berapa banyak uang yang dia buat dan itu sangat jelas." kata Kynci dikutip dari Rolling Stones. Sementara laporan berbeda dari The Wall Street Journal yang menyebutkan YouTube memiliki pandangan yang berbeda dengan persoalan tersebut. Mereka mengaku telah membayar royalti sebesar $ 3 miliar dari pendapatan iklan untuk industri musik. Dalam laporan itu disebutkan, YouTube juga telah menawarkan kepada label rekaman sebuah alat yang secara otomatis dapat memblokir musik yang diunggah secara ilegal. Namun persoalannya, alat tersebut juga mengharuskan pemilik hak untuk mencari secara manual setiap hari untuk melacak konten ilegal. Menilik Keuntungan YouTube Di tangan Google, YouTube benar-benar menjadi situs yang menjanjikan. Popularitasnya semakin melonjak dan berkembang menjadi industri yang menggiurkan, serta bertindak sebagai platform bagi pembuat konten asli, yang menawarkan iklan besar maupun kecil. Hal ini jauh dari prediksi awal ketiga pendirinya yakni Chad Hurley, Steve Chen dan Jawed Karim. Sejak didirikan pada Februari 2005, tiga sekawan ini sempat pesimistis terhadap keberlangsungan perusahaannya. YouTube mendapatkan suntikan dana pertama dari Sequoia Capital pada November 2005. Setahun kemudian, situs ini dibeli oleh Google seharga $1,65 miliar atau setara Rp23,76 triliun. Berapa pendapatan YouTube? Menurut laporanForbes, pendapatan YouTube pada tahun 2013 mencapai $3 miliar dan pada tahun 2014 mencapai $4 miliar. Sementara menurut laporan Music Business Worldwide, pada tahun 2015, YouTube diperkirakan telah mendapat sekitar 9 miliar dolar AS. Sementara untuk pengeluaran, Ken Sena, analis di bank investasi Evercore ISI memperkirakan bahwa YouTube akan membayar sekitar 5 miliar dolar AS kepada pencipta konten dan pemegang hak. YouTube memang bagai dua sisi mata uang, di satu sisi platform ini mampu mencetak miliarder seperti Felix Kjellberg yang dalam sebulan mampu mengumpulkan $12 juta atau Rp156 miliar melalui kanal “PewDiePie”. Di satu sisi, para musisi sekelas Paul McCartney dan Katy Perry juga mengkritik YouTube karena dinilai tak adil dalam memberikan royalti dan melanggar hak cipta.
  7. YouTube mencatat penonton di Indonesia memiliki kebiasan-kebiasaan sendiri saat menyaksikan video di situs berbagi tersebut. “Orang Indonesia menonton lebih dari satu jam sehari,” kata Vice President Engineering for Emerging Experience YouTube John Harding saat di acara Google for Indonesia. Penonton YouTube di Indonesia pun tumbuh 130 persen year on year pada akhir tahun lalu, begitu juga dengan jumlah video yang diunggah meningkat hingga 600 persen. Pertumbuhan para kreator, mereka yang mengunggah video tidak hanya berasal dari Jakarta, namun juga kota besar lainnya seperti Malang dan Surabaya. Saat ini, Indonesia memiliki seorang kreator yang tergolong ke dalam Gold Button, yaitu Raditya Dika dengan lebih dari satu juta pelanggan. Sementara itu, ada lebih dari 106 kreator Silver Button, yang memiliki lebih dari 100.000 pelanggan. Jumlah tersebut meningkat tiga kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya ada 40 kreator. YouTube mencatat dari 100 juta pengguna internet di Indonesia, 40 persen tersambung pada jaringan 2G sehingga sejak beberapa waktu belakangan mereka mengembangkan metode offline, luar jaringan. “Dilokalisasi dalam bahasa Indonesia,” kata Harding. Mereka juga merencanakan teknologi Accelator, perangkat penyimpanan konten YouTube sehingga penonton dapat menikmati video nyaris tanpa buffering. Accelerator mampu menjaring 100.000 video YouTube yang populer dan dijadwalkan ada di Indonesia pada akhir tahun ini di tempat publik seperti kafe, restoran maupun sekolah.
  8. Aku, kamu, dan dia. Kita semua cinta Youtube. Ada banyak alasan orang buka Youtube, dari yang mau liat video viral terbaru, mantengin web series, sampai nontonin video klip girl band Korea yang sensual abis. Youtube emang sumber hiburan. Tapi gak cuma hiburan sih, Youtube juga bisa ngasih informasi yang edukatif. Nah, kali ini kita bakal ngomongin channel-channel Youtube paling informatif yang layak banget kamu follow! 1. CGP Grey CGP Grey selalu berhasil membuat video-video edukatif yang menjelaskan jawaban atas sebuah pertanyaan dengan paduan grafis yang simpel dan narasi yang mengena. Mulai dari pertanyaan geografis tentang di mana sebenarnya Skandinavia berada, menjelaskan tentang negara yang berada di dalam negara sampai menjelaskan tentang apa itu Vatican City. CGP Grey tidak pernah gagal untuk membuat kita terpaku menyimak penjabarannya. CGP Grey selalu mencoba metode paling simpel untuk menjelaskan teori sekompleks apapun. Rasanya kalo sangvideomaker menjadi dosen, dia akan jadi dosen terbaik yang pernah ada. 2. Vsauce "Hey, Vsauce. Michael Here." Adalah kalimat pembuka andalan Michael untuk membuka setiap videonya yang sudah ditonton jutaan orang. Channel Vsauce sudah kadung kesohor sebagai channel edukatif yang bisa banget ngejawab pertanyaan-pertanyaan kamu yang bersifat sarat ilmu pengetahuan. Wawasan Michael dan bagaimana antusiasme-nya dalam membawakan setiap topik adalah kunci kehebatan channel ini yang dijamin bakal bikin kamu tambah pinter cukup dengan menonton saja. 3. Kok Bisa? 'Kok Bisa?' merupakan channel yang masih terbilang baru tapi sudah sukses menyita perhatian berkat pembahasan-pembahasan tajam yang amat menarik di setiap rilisan video terbarunya (di-update mingguan). Dibantu dengan animasi dan infografis yang terlihat ciamik, channel ini selalu menjelaskan setiap topik dengan gamblang dan gak pernah ngebosenin untuk disimak. Video mereka yang paling viral sejauh ini adalah tentang kenapa Rupiah bisa melemah dan video itu sangat membantu menjelaskan kepada awam tentang kenapa kita sedang berada di situasi yang gak enak ini. 4. In a Nutshell – Kurzgesagt Nah versi internasional dari channel 'Kok Bisa?' diatas adalah channel ini. Channel ini bisa dibilang sudah menginspirasi banyak channel lainnya untuk memberi informasi yang edukatif dengan tampilan yang sangat menarik. Animasi dan grafis cerah bersahabat dan sangat Pop bisa banget ngebantu kamu memahami materi-materi berat dengan jauh lebih mudah. Dosen pinter mustinya merujuk ke channel ini buat referensi atau bikin materi kuliah. 5. Crack an Egg Crack an Egg lebih bersifat santai dan humoris. gak seserius channel-channel lain di atas. Pendekatan yang digunakan Crack an Egg minim grafis dan lebih mengandalkan eksplanasi langsung oleh para hostnya. Meskipun begitu, beberapa pertanyaan maha penting, seperti "Kenapa Pria menyukai Payudara?" dan "kenapa indomaret dan alfamart selalu berdekatan?" cukup bisa terjawabkan di sini. 6. Crash Course Untuk persoalan sejarah, Crash Course ini andalan banget. Bukan hanya bisa menjelaskan sejarah dengan sangat tekun, John Green seringkali memasukan informasi-informasi tambahan dan trivia yang sangat berguna untuk dipamerin di ruang kelas. Animasi dan infografis yang digunakan untuk presentasi juga gak main-main. Langsung cek aja lah kalo gak percaya!
  9. Google diam-diam telah membangun aplikasi live streaming baru yang disebut YouTube Connect. Layanan ini bakal menjadi pesaing langsung terhadap Twitter Periscope dan Facebook Live. YouTube Connect akan tersedia pada perangkat iOS dan Android. YouTube Connect memiliki banyak fungsi yang sama dengan Periscope dan Facebook Live, menurut sebuah sumber VentureBeat yang dekat dengan masalah ini. Anda dapat login ke aplikasi menggunakan akun Google atau YouTube Anda dan segera mulai streaming dari ponsel Anda. Ada fitur chat dan tagging, dan "news feed" yang menampilkan klip terbaru dari teman atau orang-orang yang menjadi obyek Anda berlangganan di YouTube. Video akan dapat dilihat langsung dalam aplikasi, serta di situs YouTube di saluran masing-masing. Ini juga akan memungkinkan untuk menyimpan siaran sebelumnya dalam aplikasi, sebagai suatu pilihan. Hal ini akan memungkinkan bagi Anda dan teman Anda untuk menonton replay. Aplikasi ini belum memiliki integrasi dengan Facebook atau Twitter yang akan memudahkan pengguna untuk berbagi streaming langsung di jaringan sosial lainnya. YouTube Connect hadir saat Google telah tertinggal dalam livestreaming dari aplikasi seperti Periscope, Meerkat, dan Facebook Live. YouTube memang menawarkan livestreaming, melalui penawaran Creator Studio miliknya, tapi dengan akses terbatas. Kini aplikasi baru ini bisa membuka kemampuan untuk khalayak yang lebih besar. Dalam sebuah wawancara dengan Wired, Manual Bronstein, kepala produk bagi konsumen Google, mengatakan bahwa "Secara garis besar, kami berpikir YouTube menjadi identik dengan video ... hidup selalu menjadi bagian dari video, dan itu selalu menjadi bagian yang sangat menarik." Sebuah aplikasi livestreaming masuk akal ketika berpikir tentang arah masa depan untuk YouTube, platform yang menaungi koleksi video buatan pengguna. Memberikan pencipta konten kemampuan untuk atau bersama fans mereka secara real time saat di karpet merah atau di sebuah acara utama adalah sesuatu yang berharga. Baik Twitter dan Facebook telah berinvestasi di acara-acara livestreaming. Saat pengumuman laporan keuangan Twitter Q4 2015, CEO Jack Dorsey menyorot visinya bagi perusahaan, ia menunjukkan pentingnya Periscope. "Twitter adalah komentar langsung, percakapan langsung, dan koneksi langsung, baik itu berita, hiburan, olahraga, atau topik sehari-hari. Mendengar dan menonton siaran langsung adalah cara tercepat untuk memahami kekuatan Twitter," ujar Dorsey. Mark Zuckerberg juga mengatakan pilihan livestreaming Facebook adalah sesuatu yang membuatnya senang. Livestreaming mungkin akan semakin popular karena lebih banyak orang mendapatkan akses ke sana.
  10. Google diam-diam mengembangkan sebuah aplikasi bernama YouTube Connect yang akan jadi pesaing bagi Periscope atau Facebook Live untuk merekam video yang bisa ditonton secara streaming di ponsel. Layaknya Periscope dan Facebook Live, aplikasi ini dilengkapi dengan fitur mengobrol, menandai atau tag, dan linimasa yang bisa menampilkan video klip terbaru dari teman atau saluran YouTube lain yang sudah di-subscribe. Untuk bisa menggunakannya, pengguna hanya diminta untuk login dengan menggunakan akun Google atau YouTube. Pengguna juga diizinkan untuk menyimpan video live streaming yang sudah diputar sehingga bisa kembali ditonton berulang-ulang. Sayangnya, aplikasi ini belum terintegrasi dengan Facebook dan Twitter. Meski begitu, pengguna masih bisa berbagi video melalui jaringan sosial lainnya. Selain terdapat di aplikasi mobile, video yang ada pada YouTube Connect juga akan tersedia pada channel YouTube sehingga bisa ditonton melalui situs YouTube. Tak hanya terkoneksi dengan layanan utama yang dimiliki YouTube, Connect juga akan terintegrasi dengan YouTube Capture, sebuah layanan yang memungkinkan merekam dan mengedit video langsung dari perangkat mobile, dan YouTube Gaming yang menyediakan portal video untuk penggila game. Sebelum Connect, sebenarnya YouTube sudah memiliki layanan livestreaming bernama Creator Studio. Sayangnya, akses layanan ini sangat terbatas, berbeda dengan Connect yang bisa diakses oleh banyak orang. Connect rencananya akan tersedia pada perangkat iOS dan Android. Namun belum jelas kapan Connect diluncurkan. Diperkirakan, aplikasi ini akan dirilis sebelum ajang tahunan Google I/O yang diadakan pada bulan Mei 2016. Bisa jadi, YouTube juga akan memperkenalkannya bersama dengan berbagai artis YouTube untuk mempopulerkan aplikasi ini. Sebelumnya, Facebook pun melakukan hal serupa ketika memperkenalkan Facebook Live.
  11. Siapa yang tidak ingin bermain game, menjadi terkenal, dan mendapatkan uang? Rasanya, seluruh gamer di dunia pasti ingin seperti Felix Kjellberg atau lebih dikenal dengan PewDiePie. Ia adalah seorang selebriti gaming di YouTube yang kini sudah memiliki lebih dari empat puluh juta subscriberdan berpenghasilan miliaran rupiah setiap tahunnya. Banyak orang ingin menjadi terkenal lewat YouTube. Sayangnya, mereka sering kali melupakan hal-hal yang dianggap biasa saja, namun ternyata penting untuk membangun channel. Jika kamu ingin menjadi seorang selebriti gaming di YouTube yang keren dan sukses seperti PewDiePie, saya ingin berbagi beberapa hal yang saya rangkum dari salah satu channelYouTube asal Indonesia. Buatlah Judul yang Unik Video dengan judul “I’m a Pretty Girl” mampu membuat kamu penasaran dengan isinya bukan? (Sumber: PewDiePie) Judul yang bagus mampu membuat calon penonton video kamu penasaran dan akhirnya tertarik untuk menontonnya. Ketika membuat judul yang membuat penasaran, pastikan kamu tidak membocorkan isi dari video tersebut. Apabila penonton kamu sudah mengetahui isi dari video yang ingin mereka tonton, tentu tidak alasan lagi bagi mereka untuk memutarnya bukan? Contoh mudahnya adalah ketika kamu membuat video bermain game A, jangan semata-mata menggunakan judul “Bermain game A” saja. Melainkan, kamu dapat menambahkan atau menggunakan judul yang menyatakan salah satu pengalaman unik atau lucu kamu ketika bermain. Misalnya “Bermain game A: Naik mobil terbang!” Semakin banyak orang yang penasaran, maka semakin banyak yang akan menonton video kamu. Apabila konten video kamu juga semenarik judulnya, bukan tidak mungkin channel milik kamu akan menjadi populer dan melejit dari peningkatan jumlah subscriber yang cepat. Buat Thumbnail yang Menarik Lapar dan penasaran melihat thumbnail ini (Sumber: Skinnyindonesian24) Thumbnail memiliki peran yang sangat penting untuk menjaring parasubscriber YouTube, terutama dari kalangan gamer. Seperti poin sebelumnya, kamu juga harus membuat thumbnail semenarik mungkin untuk membuat orang-orang mengeklik dan menonton video kamu. Untuk melakukan hal ini, para pemilik channel YouTube di Indonesia biasanya menggunakan bantuan software pengedit foto seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, atau CorelDraw. Apabila kamu belum memiliki keahlian tingkat dewa untuk mengoperasikannya, maka ini adalah saat yang tepat untuk mulai belajar. Tentukan Jadwal Perilisan Video Edho Zell menerbitkan video terbarunya setiap hari Senin dan Kamis Selalu dalam setiap video, sebisa mungkin kamu memberitahu kapan saja video terbaru dari channel kamu akan dirilis. Dengan demikian, mereka dapat dengan mudah menantikan setiap video terbaru dari kamu. Tidak hanya itu, secara tidak langsung kamu telah menciptakan penonton setia karena mereka senantiasa mengingat channel kamu. Rasanya tidak mungkin bagi seorang pengguna YouTube pemula untuk merilis video terbarunya setiap hari. Maka wajar apabila kamu hanya mampu merilis dua hingga tiga video setiap minggunya, misalnya setiap Rabu dan Minggu. Daripada kamu meninggalkan para penonton kebingungan mengecek channel kamu setiap hari, memberitahukan jadwal perilisan video akan mempermudah mereka. Buatlah Nama Channel yang Catchy Sumber: Zivo Nama channel atau brand kita ini sangat penting. Buatlah sebuah imagedengan menunjukan karakter diri kamu sendiri atau setidaknya yang berkaitan dengan video game. Sebuah nama channel yang unik akan selalu diingat oleh para penontonnya. Sudah cek kumpulan channel YouTube gaming lokal dengan nama dan konten unik pilihan Tech in Asia? Misalnya karena kamu seorang gamer dari Indonesia, “GamerIndo” mungkin adalah nama yang cocok. Kemudian ditambah lagi dengan setiap kamu melakukan rekaman, gunakanlah atribut khas Indonesia. Masih banyak lagi nama unik yang dapat kamu pilih untuk membuat orang-orang selalu ingat dengan channel kamu. Akhiri dengan Call to Action Maksud dari call to action di sini adalah setiap mengakhiri video kamu, berikan pertanyaan kepada penonton. Misalnya, kamu bisa mengajak penonton untuk subscribe dan memberitahukan channel kamu kepada teman-temannya. Atau lebih baik lagi, kamu dapat menanyakan game apa yang mereka suka, atau mereka dapat meminta game yang ingin dimainkan oleh kamu selanjutnya. Kemudian, mintalah mereka untuk menyampaikannya lewat kolom komentar. Dengan begitu, penonton kamu akan merasa lebih dekat dan seakan-akan menyatu dengan channel kamu. Semoga tip yang saya bagikan di atas dapat membantu kamu untuk menjadi seorang selebriti gaming YouTube yang sukses seperti Tara Arts Game Indonesia, Bayu Skak dan selebriti YouTube Indonesia lainnya yang sudah memiliki banyak subscriber.
  12. Salah satu cara menarik perhatian di dunia maya adalah menjadi “artis” di YouTube. Sudah bukan rahasia lagi bila layanan ini banyak melejitkan nama-nama netizen. Terlebih bagi kaum hawa, dengan modal wajah yang enak dipandang, akan semakin mempermudah mendongkrak popularitas di dunia maya. Tech in Asia kali ini menampilkan beberapa nama yang aktif membuat konten lalu di-posting ke YouTube dan memiliki banyak subscriber. Siapa saja kah mereka? Urutan nama di bawah ini berdasarkan banyaknyasubscriber yang dimiliki. Sacha Stevenson Wanita asal Kanada ini telah 9 tahun tinggal di Indonesia. Kemampuan dia berbahasa Indonesia (termasuk dialek tradisonal dan bahasa alay) tidak perlu diragukan. Sacha Stevenson aktif sejak akhir tahun 2009 di Youtube dan membuat video blog (vlog), sketsa komedi dan lagu ciptaan sendiri. Dari sekian banyak konten yang diciptakan, ia mulai banyak mendapat perhatian sejak merilis serial komedi How to act Indonesian yang berkisah tentang hidup di Indonesia bagi seorang bule atau orang yang berasal dari luar negeri. Subscriber: 227.070 Natasha Farani Ia merupakan wanita yang aktif berbagi tips dan tutorial dalam berhijab, termasuk make-up dan padu padan busana. Natasha Farani juga beberapa kali berkolaborasi dengan beberapa brand hijab ternama, salah satunya adalah e-commerce hijab, HijUp. Subscriber: 107.985 Rani Ramadhany Kebanyakan wanita tertarik pada olah vokal saja, namun berbeda denganRani Ramadhany. Wanita ini aktif memainkan cover drum dari berbagai lagu. Tak hanya piawai menggebuk drum, cewek manis ini juga bisa memainkan berbagai alat musik lainnya seperti gitar, piano, dan keyboard. Selain hobi bermain drum, Rani dikenal juga sebagai penari dan model. Subscriber: 77.427 Wita Wanita Wita Wanita terbilang berani dengan konten video blog buatannya. Ia membahas tentang seks, sosial, kesehatan, dan isu politik terbaru di Indonesia. Cara penyampaian yang dilakukan juga termasuk ringan dan dengan bahasa kasual, tak jarang ia memberikan sentuhan humor di tiap videonya. Subscriber: 42.180 Ashilla Ashilla yang bernama lengkap Zahranti Arashilla ini masih berusia belia. Ia melakukan beberapa hal dalam videonya, seperti bernyanyi dengan beberapa musisi lainnya, berbagi resep masakan sederhana, dan melakukan tanya jawab dengan penonton. Subscriber: 22.960 Dhana Xaviera Dhana Xaviera selalu menampilkan tutorial make-up sehari-hari dan momen spesial dalam format video blog. Ia juga tak jarang digandeng dengan vendor tertentu untuk memberikan giveaway mulai dari peralatan kosmetik hingga smartphone terbaru. Subscriber: 21.949 NadyaCooking Wanita kerap dikaitkan dengan memasak, karenanya NadyaCookingmenampilkan seorang ibu muda yang memberikan resep langsung dalam memasak. Dengan peralatan sederhana, ia biasanya membuat masakan mulai dari makanan ringan hingga menu spesial di momen tertentu. Subscriber: 20.913
  13. Mengakses Netflix memang menyenangkan. Namun layanan video streaming berbayar ini dianggap menyimpan cela, yakni terkait masih adanya konten negatif serta belum comply dengan regulasi Indonesia. Kondisi ini akhirnya membuat Telkom Group memutuskan untuk memblokir Netflix dari layanan internetnya: IndiHome, wiFi.id, dan Telkomsel. Terkait kondisi tersebut, Direktur Eksekutif ICT Watch menyebut jika langkah Telkom Group sudah tepat. Jika memang alasannya adalah konten negatif. Namun jangan lupa, ini artinya YouTube juga perlu segera diblokir. Termasuk pula kalau alasannya agar comply dengan UU, langkah pemblokiran Netflix oleh Telkom, juga dianggap tepat. Namun jangan lupa juga nanti teknologi-teknologi terbaru macam Internet of Things (IoT) juga harus comply dengan UU Telekomunikasi no 36 tahun 1999. "Kemudian kalau soal belum bayar pajak anu itu, jangan lupa itu Facebook kan juga narikin duit tuh dari indonesia, untuk pemasang iklannya. Kan belum bayar pajak. harus diblokir juga," sindirnya. Donny kemudian menyoroti langkah Telkom yang terkesan melangkahi Kominfo dengan melakukan pemblokiran terhadap Netflix, padahal hal itu sebenarnya dimungkinkan jika menilik Permen Kominfo Nomor 19 tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif. "Regulasinya memungkinkan ISP apapun untuk memblokir apapun. Hal ini tertuang di pasal 7 dan 8," ujar penggiat Internet Sehat ini. Dijelaskan Donny, Pasal 7 kurang lebih berbunyi, membolehkan siapapun punya sistem filtering sendiri-sendiri. Sementara Pasal 8, ISP boleh memfilter mandiri atau bekerjasama dengan penyedia filtering tersebut. Jadi Permen Kominfo Nomor 19 tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif ini sejatinya hanya mewajibkan, minimal memasukkan list Trust+ terkait peredaran konten negatif. "Logikanya, minimalnya Trust+, lainnya ya diramu dan diracik sendiri kan?" tegasnya. Jadi lanjut Donny, berdasarkan Permen Kominfo Nomor 19 tahun 2014 tersebut, jika Telkom sepanjang sudah memasukkan list yang ada di Trust+ maka sudah aman, dalam arti telah mengikuti aturan. Sementara jika Telkom selanjutnya mau memasukkan Netflix, ya diperbolehkan secara aturan. "Kalau harus comply sama regulasi UU penyiaran, UU anu itu... Ya mari kita lihat relevansinya teknologi yang ada dengan UU yang ada. IoT dan konvergensi teknologi, yakin dapat diatur pake UU Telekomunikasi tahun 1999?" sergah Donny. "Kominfo memanggil (Telkom Group) juga untuk apa? Regulasinya membolehkan kok. Dan kalau alasannya belum bayar pajak, itu yang pasang Adsense di Google atau Facebook, bayar langsung ke luar negeri, gak bayar pajak Facebook dan Googlenya. Yaa tutup juga dong," imbuhnya. Donny yang juga seorang dosen itu sebetulnya lebih sepakat dengan langkah yang diambil Menkominfo Rudiantara terkait bagaimana menangani Netflix. Sebab, dikatakan jika alasannya pornografi, lebih porno YouTube. Namun pertanyaannya adalah, apakah Telkom mau konsisten dengan menutup YouTube sekalian? Terlebih Netflix bisa diakses dengan menggunakan kartu kredit, yang biasanya hanya dimiliki orang dewasa. Juga ada parental control, sehingga lebih berlapis soal keamanan konten ketimbang YouTube dkk. "Jadi sebaiknya kasih waktu agar mereka (Netflix) bisa comply dengan regulasi yang ada, dengan catatan, regulasi tersebut tetap ramah pada perkembangan teknologi, tapi juga dapat melindungi kepentingan indonesia. Jangan ujug-ujug ditutup, itu mah arogan. Kan udah bener itu chief, Netflix diminta buka kantor di Indonesia, terus proses comply soal pajaknya, misalnya kerjasama dengan existing operator". "Karena sekarang eranya konvergensi, many to many. Kita regulasi telekomunikasi, penyiaran, internet (UU ITE) masih terpisah-pisah. Telkom kan motonya 'the world in your hand'. Nah, 'world' menurut siapa kalau pada akhirnya Telkom lah yang menentukan sendiri apa yang boleh atau tidak boleh diakses oleh masyarakat indonesia, khususnya pelanggannya". "Kominfo kan juga sudah mensyaratkan Netflix harus berbadan hukum di Indonesia, buka kantor perwakilan di Indonesia, dan kerjasama dengan existing operator. Sudah itu saja dulu dorong, kan Chief RA (Menkominfo Rudiantara-red.) juga kasih tenggat waktu. Jadi jangan main asal tutup lapak orang!" Donny menandaskan.
  14. YouTuber kini bisa menjadi profesi baru yang menjanjikan. Modalnya, mengandalkan kreativitas tanpa batas dalam menggarap konten menarik.Duet Guntur dan Paopao dari Last Day Production (LDP) misalnya, bisa meraih popularitas dan bahkan pemasukan dari konten video yang mereka buat. Di acara Year in Search 2015 Google Indonesia, keduanya berbagi tips content creator.Dikatakan Paopao, sensitif terhadap tren dan momen yang sedang populer di kalangan netizen adalah senjata mereka dalam memproduksi konten-konten populer di channel YouTube mereka."Kita selalu memanfaatkan momen dan tren yang sedang berkembang di masyarakat buat inspirasi ide-ide video. Karena related sama banyak orang jadinya menarik orang buat nonton," kata gadis berambut panjang ini.Ditambahkan rekannya Guntur, membuat konten yang sesuai dengan tren dan dialami banyak orang juga menjadi kunci video-video mereka mudah viral dan dikenal banyak orang."Jadi ketika seseorang merasa, 'Oh, ini kaya temen gue banget nih,' misalnya. Dan dengan gitu orang nge-share ke temennya, jadi viral. Pokoknya memperhatikan yang lagi common aja, related sama orang," terang Guntur.Berkat kreativitas mereka, salah satu video LDP masuk dalam 10 besar Video Terpopuler di Indonesia sepanjang 2015 untuk kategori non-musik. Video berjudul #GUE MAH GITU ORANGNYA menempati urutan ke-7 video terpopuler dan ditonton lebih dari 1,7 juta kali.Tantang bagi Guntur dan Paopao adalah selalu menghasilkan ide baru untuk konten mereka. LDP terbilang produktif, dalam seminggu mereka bisa mengupload hingga 10 video. Ke depan, mereka berencana membuat konten mereka lebih variatif lagi, salah satunya ingin membuat serial. Sumber : detik.com
  15. T-Mobile, salah satu operator seluler terbesar di Amerika Serikat, mencari cara untuk menekan lalu lintar trafik yang lewat layanan mereka. Salah satunya dengan mengurangi kualitas video di YouTube. Pengguna yang mengakses YouTube melalui T-Mobile, hanya akan ditawari video dengan resolusi 480p. Sebagian pengguna mungkin puas dengan hal itu, tapi yang jelas hal ini membuat pengelola YouTube marah. “Mengurangi konsumsi data mungkin baik untuk konsumen. Tapi tidak bisa dibenarkan mencekik semua layanan video tanpa izin khusus,” kata juru bicara YouTube Ya, selain YouTube, program Binge On milik T-Mobile sebenarnya akan mencekik semua streaming video yang terdeteksi. Kecuali beberapa rekanan T-Mobile yang memang sudah dianggap memenuhi kriteria teknis operator seluler tersebut, Netflix, HBO dan Hulu adalah yang masuk dalam pengecualian. YouTube absen dari daftar putih T-Mobile sejak bulan lalu, sehingga semua video yang ditayangkan hanya akan bisa diputar pada resolusi rendah meski pun pengguna memiliki bandwidth besar. Aturan itu, menurut YouTube, telah menyalahi aturan dari Federal Communications Commission soal netralitas jaringan. Dalam aturan tersebut dituliskan bahwa penyelenggara Internet dilarang untuk mendiskriminasi trafik Internet dari sumber tertentu, termasuk pembatasan di aplikasi. Selain Alphabet, pemilik YouTube, aplikasi kompresi milik T-Mobile sebenarnya juga sudah diprotes oleh Asosiasi Internet yang di dalamnya ada Google, Netflix, Amazon, Facebook dan raksasa Internet AS lainnya. “Menekan data untuk mengurangi biaya sebenarnya sah-sah saja, selama ada pemberitahuan dan pilihan untuk penyedia atau konsumen,” tulis grup tersebut. T-Mobile masih bergeming soal proses itu. Namun mereka menyediakan pilihan untuk para pelanggannya yang ingin akses datanya tidak dibatasi. Mereka bisa mengubah pengaturan tersebut melalui akun di situs my.t-mobile.com.
  16. Coba deh kamu dengerin. Eh kalau kamu belum tau caranya nyepetin video di Youtube, nih aku kasih tau caranya Klik Setting Pilih Speed Sekarang cobain deh, pasti jauh lebih enak versi cepetnya. Atau kamu malah lebih suka yang versi normal? Ya bebas sih, kan aku juga gak bisa maksain kesukaan orang. Btw, lagu apa lagi nih yang kira-kira lebih asik kalau dicepetin? Share dong di komen
  17. Siapa yang tak pernah membuka situs berbagi video YouTube? Pastinya Anda semua pernah membuka situs YouTube, baik untuk mencari sarana hiburan atau mencari beragam panduan, seperti panduan memasak, atau panduan dalam memperbaiki sesuatu. Selain itu, Anda pasti pernah melihat iklan yang tampil saat sebelum video yang Anda pilih muncul. Atau terkadang iklan tersebut muncul di tengah-tengah saat Anda sedang menyaksikan video. Jika Anda merasa terganggu dengan iklan-iklan tersebut, kini Anda dapat menghilangkannya. Jika memang Anda merasa terganggu dengan iklan-iklan yang muncul, kini YouTube menawarkan sebuah program bernama YouTube Red. Program ini akan memberikan beberapa benefit, yang tentunya tidak pernah dirasakan sebelumnya. Jika ingin menyaksikan video yang telah lihat berkali-kali, Anda kini dapat menyimpannya secara langsung pada perangkat komputer atau perangkat smartphone Anda. Namun untuk dapat menikmati fitur ini, Anda perlu berlangganan setidaknya sekitar 9.99 USD atau sekitar 135 ribu Rupiah dalam sebulan. Program berlangganan ini baru saja dirilis oleh YouTube dan dapat dinikmati pada tanggal 28 Oktober mendatang untuk wilayah Amerika Serikat. Tidak hanya itu, YouTube juga merilis YouTube Music yang dirancang untuk Anda yang gemar mendengarkan musik dan memberikan pengalaman tersendiri dalam memutar musik. Anda cukup pilih album musik favorit Anda dan lagu tersebut akan menemani Anda dalam beraktifitas sehari-hari.
  18. Tingginya penetrasi ponsel pintar di Indonesia memang sangat masif, berpengaruh besar terhadap aktivitas para pengguna, salah satunya adalah akses ke video digital. Head of Marketing Google Indonesia, Veronica Utami menyatakan bahwa sebanyak 60 persen video di YouTube ditonton melalui perangkat genggam pada kuartal ketiga 2015. "Kehadiran smartphone juga membawa pengaruh terhadap aplikasi mobile YouTube, sebab produktivitasnya meningkat menjadi 83 persen," ujar Veronica kepada awak media di Jakarta Angka 83 persen tersebut adalah akses konten yang dilakukan oleh para pengguna melalui aplikasi mobile YouTube. Angka menakjubkan lainnya berasal dari total watchtime YouTube yang mencapai angka 130 persen. "Watchtime di sini adalah jumlah konsumen yang dikali jumlah waktu mereka menonton video," kata Veronica lagi. Ia melanjutkan, "konsumen Indonesia dengan smartphone erat kaitannya dengan layanan data. Mereka seakan tak sayang kuota." Jika dikalkulasikan, para konsumen layanan platform video yang diakuisisi Google pada 2006 silam itu rata-rata menghabiskan waktu sekitar satu jam per hari untuk menikmati konten di dalamnya. "Lucunya, 58 persen orang-orang lebih fokus menonton video online ketimbang nonton di media tradisional," ungkap Veronica, merujuk pada data Consumer Barometer 2015. Google juga mencatat, masyarakat Indonesia doyan mengkonsumsi konten berbau musik, tutorial, komedi, hiburan, hingga olahraga di ranah YouTube. "Khusus tutorial, bagi orang Indonesia konten ini dinilai cukup membantu mereka," jelas Veronica.
  19. YouTube di Indonesia telah menjadi suatu platform untuk menampung ide-ide kreativitas, khususnya dari kalangan anak muda. Selain itu, YouTube juga bisa menjadi ajang untuk mempromosikan diri. Dan yang terpenting, semua dapat dilakukan secara gratis, malahan bila beruntung bisa memberikan pemasukan. Hal ini didukung dengan berbagai fakta. Penggunaan YouTube di Indonesia telah berkembang dengan begitu pesat. Jumlah orang yang menonton YouTube telah meningkat sebesar 130 persen pada tahun 2015. Selain itu, data statistik juga menunjukkan terjadi peningkatan yang signifikan sebesar 600 persen terkait jumlah video yang diunggah dari pengguna YouTube di Indonesia. Pertumbuhan ini pun tiga kali lebih besar dibandingkan dengan negara-negara lainnya di kawasan Asia Pasifik. Orang-orang kini sudah tidak ragu lagi untuk mempromosikan diri melalui vieo-video menarik yang diunggah melalui YouTube. Banyak contoh-contoh YouTubers--sebutan pembuat konten YouTube-- asal Indonesia yang menjadi populer lewat akun YouTube dan video-video uniknya. Salah satunya adalah Edho Zell. Artis YouTube ini sekarang telah memiliki lebih dari 300.000 pengikut melalui video-video parodi yang diunggahnya. Untuk menjadi terkenal di YouTube, caranya mudah. Veronica Utami, Head of Marketing Google Indonesia mengatakan bahwa ada beberapa tips bagi Anda yang ingin menjadi artis YouTube. Pada dasarnya, video komedi adalah salah satu jenis video favorit yang paling sering ditonton orang-orang di Youtube. Anda bisa membuat video komedi dengan konten menarik terkait hal-hal yang sedang marak dibicirakan. Sebagai contoh, Edho Zell yang mengunggah video parodi tentang jualan batu akik. "Selain itu, cerita berseri yang menyentuh sisi emosional juga begitu diminati menjadi konten video di media, di mana konten berseri akan menumbuhkan ketertarikan serta loyalitas audiens untuk mengikuti rangkaian video yang diunduh," jelas Veronica.
  20. YouTube tampaknya melihat animo pehobi game yang semakin tinggi di seluruh dunia yang dibuktikan dengan banyaknya konten video berkaitan dengan gaming di situsnya. Atas dasar itulah, mereka memutuskan untuk menghadirkan situs dan aplikasi baru yang khusus menyajikan aneka konten video tentang gaming, dengan nama YouTube Gaming. Kehadiran YouTube Gaming akan berhadapan langsung dengan Twitch, situs video dan live streaming yang telah lama dikenal di kalangan gamer. Pada Desember 2014, Twitch mencatat 100 juta penonton setiap bulan atau naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pencapaian ini membuat Amazon tertarik untuk mengakuisisi Twitch dengan nilai US$970 juta pada tahun lalu. Di dalam blog-nya, Alan Joyce (Product Manager, YouTube) menjanjikan situs YouTube Gaming sebagai satu tempat yang bisa mendukung semua komunitas gamer. Akan tersedia lebih dari 25 ribu judul game yang masing-masing memiliki kanal tersendiri, mulai dari “Asteroids” sampai “Zelda”. Akan ada juga kanal-kanal dari pengembang game dan para pembuat video yang hobi mengulas game. “Anda bisa menambahkan kanal sebuah game ke dalam koleksi Anda untuk mendapat akses cepat, berlangganan untuk tidak ketinggalan update video atau live stream terbaru, serta mencari judul game dengan lebih pasti. Ketika mengetikkan “Call”, Anda akan diarahkan ke game “Call of Duty”, bukan video musik “Call Me Maybe”,” tulis Joyce. YouTube Gaming dijadwalkan bakal meluncur pada musim panas ini (pertengahan 2015) di alamat https://gaming.youtube.com/. Sayangnya, akses ke situs ini masih terbatas bagi pengguna di Amerika Serikat dan Inggris Raya. Negara-negara lainnya akan menyusul kemudian.
  21. Facebook berupaya untuk mengembangkan bisnisnya di sektor video. Raksasa situs jejaring sosial Facebook mengumumkan langkah-langkah untuk mengatasi pembajakan video di situsnya. Disebutkan bahwa teknologi 'kemiripan video' yang baru akan memberi peringatan kepada para penciptanya jika videonya diterbitkan kembali ke Facebook tanpa izin. Facebook berupaya untuk mengembangkan bisnisnya di sektor video dan pada Bulan Juli mengumumkan akan membagi pendapatan iklan dengan para pencipta materi di situs tersebut. Namun Bulan Agustus, salah seorang bintang di You Tube, Hank Green, menulis blog yang mengecam Facebook karena tanggapan yang lamban atas pembajakan video. Dan sebuah survei oleh perusahaan iklan Ogilvy pada, Juni 2015, memperlihatkan 73% dari video-video yang populer di Facebook diambil dari situs internet lainnya. Dominasi YouTube' dalam video sedang ditantang oleh Facebook. Saat mengumumkan teknologi baru ini, Facebook mengatakan: "Peralatan kemiripan kami akan mengkaji jutaan video yang diunggah dengan cepat dan akurat, dan ketika permukaannya mirip, penerbit akan bisa melaporkannya untuk dicabut." Bagaimanapun Brady Haran -yang mengelola sejumlah saluran di YouTube- mengatakan kepada BBC bahwa masih ada sejumlah pertanyaan atas pendekatan Facebook. "Beberapa jam pertama sejak video diunggah merupakan peluang emas untuk mendapat tontotan terbesar. Setiap jalan keluar yang membutuhkan peringatan dan campur tangan manusia memiliki risiko 'memecahkan masalah ketika masalahnya sudah terjadi." "Facebook harus menyadarinya dan saya ingin tahu bagaimana rencana mereka menangani itu," tutur Haran, yang memiliki dua juta pengikut di YouTube untuk video-video pendidikannya.
  22. Pengelola situs web berbagi video YouTube mempekerjakan mantan eksekutif MTV, Susanne Daniels, untuk bergabung dengan divisi yang selama ini menciptakan konten serial yang orisinal dibuat oleh YouTube. Ia bergabung sebagai wakil presiden YouTube Originals dan melapor kepada Kepala Konten dan Operasional Bisnis YouTube, Robert Kyncl. Perusahaan mengatakan Daniels akan mengelola pengembangan divisi itu dan mengawasi proses produksi konten. YouTube sejak 2006 menjadi anak perusahaan Google setelah diakuisisi sebesar US$ 1,65 miliar. Pesaing YouTube, Netflix dan Amazon, semakin agresif membuat konten berseri orisinal di tengah tren yang mulai menunjukkan media televisi menderita kehilangan penonton serta pendapatan iklan yang jatuh. Awal tahun ini, Amazon mengumumkan rencana untuk memproduksi sekitar 12 film per tahun dengan anggaran US$ 5 juta hingga US$ 25 juta.
  23. YouTube merupakan layanan video streaming terbesar saat ini. Setelah diakuisisi oleh Google Inc. pada tahun 2006 dengan nilai pembelian 1,65 miliar US$, saat ini YouTube menjadi satu-satunya layanan video online terbaik yang banyak dicintai pengguna seantero dunia. Setiap bulanya lebih dari 1 miliar pengguna mengakses website yang beralamatkan www.youtube.com. Di situs ini banyak tersedia berbagai kategori video seperti Berita, komedi, tutorial, dan kategori lainya. Namun bagi pengguna YouTube mungkin masih banyak yang belum mengetahui fitur selain menonton dan posting atau upload video. Pada situs berbagi video tersebut terdapat fitur tersembunyi yang disediakan. Berikut beberapa fitur tersembunyi yang ada di YouTube. Sebagian dari kita sering mengunjungi YouTube untuk sekedar mencari hiburan. Namun siapa sangka selama ini terdapat beberapa trik youtube yang belum diketahui banyak orang. Mungkin dari beberapa trik dibawah ini sudah kalian ketahui. Tak apalah, biar mereka yang belum tahu menjadi tahu. 1. Menonton Video Dalam Sudut Yang Berbeda Hal ini sangat mengagumkan khususnya bagi mereka yang gemar menonton konser/pertandingan secara langsung. Namun tidak semua channel memiliki fitur ini. Untuk melakukan hal ini, buka salah satu Channel YouTube -> Klik Choose Your View pada menu diatas -> Pilih sudut yang kalian inginkan. 2. YouTube TV! Ini salah satu fitur YouTube yang mengesankan. Bagi kalian yang suka menonton dengan mode Big Screen, inilah hal yang tepat. Kunjungi YouTube TV untuk langsung mencobanya. 3. Tambahkan Watermark Kedalam Video Kalian Fitur ini berguna untuk menambah Watermark kedalam video yang sudah ter-upload. Kunjungi saja YouTube Branding untuk mencobanya. 4. Tambahkan Audio Effects Audio hal yang penting untuk video apapun agar membuatnya terdengarbaik untuk pemirsa. YouTube membantu kalian untuk membuat video kalianmengagumkan untuk pemirsa kalian. Trik ini akan menggantikan audio pada video kalian yang lama.. Jika kalian belum puas dengan audio pada video kalian, tambahkan saja beberapa efek untuk membuatnya terdengar sempurna. Untuk mencobanya, buka Pustaka Audio seperti gambar dibawah ini. 5. Sempurnakan Video Sama seperti efek audio, YouTube memungkinkan kalian untuk menambahkan efek video, filter dan perbaikan juga. Efek ini dapat membantu kalian untuk membuat video yang kalian upload lebih kualitatif dan mengagumkan bagi pemirsa. Ini hanya akan membuat video kalian terlihat profesional dan stabil untukpemirsa. Jadi, jika kalian ingin membuat video kalian lebih bagus, ikuti seperti gambar dibawah ini. 6. YouTube HTML5 Dengan YouTube HTML5, kalian dapat merasakan perbedaannya. Buffering YouTube akan terasa lebih cepat dibanding sebelumnya. Hal ini telah saya alami sendiri pada koneksi internet yang lelet. Untuk mencobanya kunjunguYouTube HTML5. 7. Beam me up Scotty Ketik "Beam me up Scotty" tanpa tanda petik pada kolom pencarian dan tekan enter. Lihatlah apa yang terjadi. Pada layar akan muncul seperti garis-garis laser biru dan kemudian menghilang. 8. do The Harlem Shake Ketik "do The Harlem Shake" tanpa tanda petik pada kolom pencarian dan tekan enter. Tunggu dan lihatlah apa yang terjadi. Pertama Logo YouTube akan goyang sendirian kemudian diikuti yang lain. 9. YouTube Slow Motion Bosan dengan nonton biasa-biasa aja? Cobain nih Youtubeslow, jadi kalian akan menonton video dengan slow motion. Kunjungi saja YouTubeSlow. 10. Use The Force, Luke Fitur yang satu ini membuat tampilan diyoutube bergoyang namun beda dengan harlem shake. Goyangan disini cukup lembut dan tanpa suara. Untuk melakukannya cukup ketik Use The Force, Luke pada kolom pencarian dan enter. 11. Buat Gambar GIF dari Video YouTube Nah, kita sudah sampai akhir nih. Kalian ingin membuat gambar GIF untukavatar yang bisa dipake DP BBM atau KasKus dengan mudah? Kunjungi saja GIFYoutube. Kalian juga bisa langsung menambahkan kata gif pada url video seperti contoh: http://youtube.com/watch?v=qSY8bYpIO24 menjadi http://gifyoutube.com/watch?v=qSY8bYpIO24. 12. Download Subtitle / Text Bawah di Film Video yang terdapat di YouTube tidak hanya mengunakan bahasa Indonesia. Banyak bahasa-bahasa dari negara lain yang mungkin tidak Anda mengerti. Untuk membantu Pengguna dalam memahami sebuah video dengan bahasa yang tidak dimegerti, Pengguna dapat menambahkan subtitle atau dapat disebut juga terjemahan bahasa dari sebuah video. Gunakan KeepSub untuk memasukan sub judul dalam video dengan cara menyalin url video di form, kemudian enter atau tap tombol dan KeepSub akan mengambil sub judul yang dipilih. KeepSub juga menawarkan sub juduk terjemahan dari Google Translate.13. Nonaktifkan Autoplay / Putar Otomatis Setelah Menonton video yang baru saja Anda putar, tiba-tiba YouTube memutar video selanjutnya alias autoplay. Untuk menonaktifkan autoplay, Anda dapat menggunakan Add-on yang dapat Anda install pada browser. Pada browser Mozzila menggunakan Add-on dengan nama “YouTube Control Center Add-on”. Sedangkan untuk browser Chrome Add-on “Stop Autoplay”.14. Percepat Proses Buffering Cara kerja situs video online ini sebenarnya hanya melakukan proses buffering selama 30 detik dari total durasi video saat video terhenti sementara ketika koneksi internet Anda lambat. Untuk menghindari hal tersebut, Anda dapat memaksa YouTube untuk -mem-buffer seluruh video sebelum di putar dengan cara menambahkan tool tambahan atau Add-on bernama SmartVideo yang dapat di install pada browser Chrome dan Mozzila.Setelah aplikasi tambahan tersebut terinstall, ketika Anda membuka video di YouTube, Anda akan melihat opsi dibagian video yang akan ditonton. Klik “Preferences Global” lalu centang opsi “Smart Buffer”.
  24. Facebook telah lama berupaya meningkatkan konten video di jejaring sosial mereka sebagai upaya melawan YouTube. Sekarang Facebook sedang mempertimbangkan untuk melawan YouTube dengan video musik resmi milik para musisi. Menurut empat sumber yang dekat rencana ini, Facebook telah mengadakan diskusi awal dengan perusahaan rekaman besar untuk mencari lisensi video musik yang nantinya dapat dilihat di News Feed milik pengguna. Tentu saja ada keuntungan yang dijanjikan Facebook kepada para perusahaan rekaman, di mana keduanya akan berbagi pendapatan iklan, tetapi persentasi bagi hasilnya belum ditetapkan. Facebook menolak mengomentari kabar kerja sama video musik dengan perusahaan rekaman ini. Tetapi ketika ditanya The New York Times soal rencana perusahaan untuk membuat layanan streaming musik, Facebook dengan tegas membantah laporan itu. "Kami tidak memiliki rencana untuk pergi ke streaming musik," kata seorang perwakilan dari Facebook, seperti dikutip dari The New York Times. Dengan modal 1,4 miliar pengguna, Facebook memiliki daya tawar yang kuat kepada para mitra yang diajak bekerjasama untuk menantang dominasi YouTube. Bahkan dalam kerja sama video musik ini, menurut sumber yang enggan disebut namanya, Facebook berani menawarkan persentase bagi hasil yang lebih tinggi untuk perusahaan rekaman ketimbang bagi hasil yang ditawarkan YouTube. Mereka juga berjanji untuk lebih memerhatikan konten ilegal yang dapat merugikan perusahaan rekaman dan musisi karena keberadaan konten bajakan.
  25. Selama ini YouTube terlalu bergantung pada iklan untuk menghasilkan pendapatan. Di akhir 2015 mendatang, iklan tak lagi menjadi satu-satunya ceruk bagi layanan berbagi video tersebut mendapatkan pundi-pundi uang. Menurut laporan Bloomberg, Google berencana untuk menyediakan layanan video streaming bebas iklan dan itu tak diberikan secara gratis. Karena pengguna diharuskan untuk mengeluarkan biaya. Tapi layanan video berbayar ini jangan diharapkan akan sama dengan seperti Netflixx. Sebab, video dari artis YouTube seperti PewDiePie yang besar akan kemungkinan akan mengadopsi layanan berbayar itu. Sementara itu jaringan televisi, seperti Fox, NBC dan CBS masih merasa YouTube sebagai platform promosi semata saja. Mereka memanfaatkan YouTube untuk menampilkan video pendek dan trailer. "Kami mengalami kemajuan yang sesuai rencana. Kami memiliki dukungan dari mayoritas mitra kami. Dengan dukungan 90 persen dari perjanjian, ini yakin bisa sukses," kata pihak Google. "Dengan asumsi semua berjalan sesuai dengan rencana, layanan ini berbayar baru ini diharapkan akan diluncurkan oleh akhir tahun. Belum diketahui berapa layanan bebas iklan ini akan dipatok. Namun desas-desusnya nilai US$ 10 bisa saja dibebankan untuk penggunanya.

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy