Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'yamaha'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 3 results

  1. Terjawab sudah teka-teki terkait masa depan Valentino Rossi di ajang MotoGP. The Doctor –julukan Rossi– mengonfirmasi akan pensiun dari arena lomba balap motor paling prestisius bersama Tim Movistar Yamaha. Kepastian itu disampaikan rider berusia 36 tahun di sela-sela peluncuran motor YZR-M1 yang akan digunakan pada MotoGP 2016. Namun belum diketahui, kapan juara dunia tujuh kali kelas utama itu akan memutuskan pensiun dari ingar bingar yang membesarkan namanya tersebut. Terkait kontrak, masa bakti Rossi bersama Yamaha sejatinya akan habis pada akhir 2016. Namun, bukan tak mungkin, Rossi akan memperpanjang kontrak satu atau dua tahun lagi bersama tim berlogo Garpu Tala itu. “Saya ingin tetap membalap setelah menyelesaikan musim 2016. Yang pasti, saya akan mengakhiri karier di Yamaha,” jelas Rossi seperti mengutip dari BBC Sport, Selasa (19/1/2016). MotoGP 2016 sendiri mulai digelar pada 20 Maret. Sirkuit Losail, Qatar, menjadi arena pertama yang akan dijajal rider-rider berkelas dunia tersebut.
  2. Yamaha menciptakan Motobot, sebuah robot yang mampu memacu sepeda motornya di mana saja, termasuk di sirkuit balap. Motobot diperkenalkan di ajang Tokyo Motor Show pekan ini. Rupanya robot ini adalah visi Yamaha untuk konsep kendaraan otonom. “Berkendara secara otomatis tanpa modifikasi di sepeda motor berpotensi memberikan kami pendekatan lain dalam kendaraan yang bisa beroperasi sendiri,” kata Hiro Saijou, Chief Executive Yamaha Motor Ventures and Laboratory, seperti dikutip media, Jumat (30/10). Untuk mengawali proyek robot itu, Yamaha telah mengirimkan stafnya ke Silicon Valley pada Mei 2014 dan secara resmi membuka laboratorium pada Agustus lalu. “Kami ingin punya potensi membuat semua kendaraan jadi otonom, tak hanya sepeda motor,” kata Saijou. “Dan robot otonom yang mengendarai sepeda motor adalah yang paling menantang dan konsep yang luar biasa.” Motobot sendiri baru pada tahap konsep. Pada kecepatan di bawah 3 mph, ia masih tak stabil. Tim yang menggarap proyek itu sendiri hanya berjumlah lima orang. Versi pertama yang dipamerkan di Tokyo dioperasikan dengan pengendali jarak jauh. Versi berikutnya diklaim bakal 100 persen otonomi, dikontrol oleh GPS dan sensor.
  3. Pebalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi (belakang), menempel pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez, pada balapan GP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu (19/4/2015). TERMAS DE RIO HONDO, GP Argentina yang berlangsung pada Minggu (19/4/2014) bisa jadi merupakan salah satu balapan paling dramatis bagi pebalap Movistar Yamaha, Velantino Rossi. Start dari posisi kedelapan, Rossi melewati satu per satu pebalap hingga akhirnya mengekor Marc Marquez pada beberapa putaran terakhir. Dua lap sebelum finis, kedua pebalap ini bersaing ketat, dan Marquez akhirnya jatuh setelah terjadi kontak di antara kedua motor. Pebalap Repsol Honda tersebut tak bisa melanjutkan balapan. Sementara itu, Rossi melaju di depan dan akhirnya finis di posisi pertama. Rossi mengaku bisa melakukan hal tersebut karena ditunjang pemakaian ban extra-hard yang khusus dibawa Bridgestone untuk balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo ini. "Ketika Marc memutuskan untuk memakai ban hard, saya berpikir bahwa kami punya kesempatan untuk menang karena, pada setengah terakhir balapan, kecepatan saya bagus," kata Rossi. "Sayang bahwa dia akhirnya terjatuh, tetapi, menurut saya, dia yang salah. Marc adalah pebalap yang selalu berpikir menang atau tidak sama sekali," kata Rossi. Pebalap 36 tahun tersebut berkata bahwa dalam persaingan dengan Marquez, dia diuntungkan karena memakai ban extra-hard yang membuatnya lebih cepat pada saat-saat akhir balapan. "Saya mendekati Marc dengan enam atau tujuh persepuluh detik lebih cepat, dan saat itu balapan tersisa dua putaran. Jadi, saya mencoba melewatinya, tetapi saya berpikir, pasti Marc akan berusaha untuk tetap di depan," papar Rossi. "Baru saja saya berpikir begitu, dia sudah menyenggol saya di tengah tikungan. Dia mengarahkan sepeda motornya ke saya, dan saya berkata, 'Sial! Langsung. Saya tahu kamu agresif, tetapi saya tidak menduga akan seperti ini'." "Lalu ketika saya membuka gas untuk melakukan akselerasi karena ingin membuat jarak sebelum tikungan berikutnya, saya mendengar benturan lagi. Sejujurnya, saya tidak tahu apakah itu di kiri atau kanan motor. Jadi saya berpikir, mungkin pertarungan ini akan sangat berat." "Setelah melewati garis (memasuki putaran terakhir), saya melihat di papan bahwa saya ada di depan Dovi (Andrea Dovizioso), jadi saya berpikir pasti ada yang terjadi, dan pada lap berikutnya saya melihat motornya (di luar lintasan)." "Marc tahu bahwa jika saya melewati dia, saya sedikit lebih cepat darinya, jadi dia berusaha keras. Namun, dia mungkin sedikit berlebihan, menurut saya," papar Rossi seputar insiden dengan Marquez. Kemenangan ini memperkokoh posisi Rossi sebagai pemuncak klasemen sementara dengan 66 poin, enam angka lebih banyak dari Dovizioso yang menempati peringkat kedua. Sumber : kompas.com
×
×
  • Create New...