Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'windows xp'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 12 results

  1. Pengguna sistem operasi Windows milik Microsoft di negara Tiongkok memang sangat dominan. Banyak dari perkantoran dan pengguna umum biasa yang menggunakan sistem operasi Windows. Dengan tujuan untuk mengurangi ketergantungan teknologi luar negeri, maka pemerintah Tiongkok membuat sistem operasi buatan negaranya sendiri yang bernama NeoKylin. Sistem operasi dekstop NeoKylin ini tampilannya sangat mirip dengan tampilan sistem operasi milik Microsoft yang legendaris, yakni Windows XP. OS NeoKylin ini merupakan salah satu proyek pemerintah Tiongkok untuk mengurangi ketergantungannya pada Microsoft. Program ini dijalankan oleh pemerintah Tiongkok pertama kali pada tahun 2013 dengan menggandeng Canonical sebagai pengembang sistem operasi dekstop berbasis ubuntu. Sebelumnya mereka juga telah memiliki proyek pertama yang bernama Kylin, namun proyek tersebut kurang diminati. Nah, proyek pemerintah Tiongkok yang kedua, NeoKylin, sukses dan kini menjadi sistem operasi non Windows yang populer di Tiongkok. Sistem operasi yang dibuat oleh China Standard Software ini jika dilihat sangat mirip dengan Windows XP terlebih lagi pada tampilan start menunya. Tak hanya tampilan sistem operasinya saja yang mirip, NeoKylin juga telah dijejali dengan software yang mirip dengan Microsoft Office, namun software pada NeoKylin ini merupakan modifikasi dari OpenOffice. Sistem operasi NeoKylin ini tak hanya digunakan oleh pemerintah Tiongkok saja, namun juga warga biasa juga telah mengusung sistem operasi NeoKylin. Kepopuleran NeoKylin ini juga ditunjukan dengan angka 40% dari produk PC Dell yang dijual di negara tersebut telah menjalankan sistem operasi NeoKylin. “Sistem operasi NeoKylin tersedia di Dell laptop Latitude, desktop komersial Dell OptiPlex , dan Dell Precision workstation”, kata juru bicara Dell yang dilansir dari Quartz. Namun belum diketahui, apakah versi yang digunakan oleh perangkat Dell memiliki tampilan yang sama dengan Windows XP milik Microsoft. Pemerintah Tiongkok memang gencar mencanangkan membuat sistem operasi buatan sendiri untuk mengurangi pasokan teknologi dari luar negeri. Selain untuk segi keamanan negara, membuat sistem operasi buatan sendiri juga menstimulasi perkembangan teknologi Tiongkok. Jadi bukan hal yang aneh jika pemerintah Tiongkok membuat tandingan dari Windows XP, mengingat pengguna windows XP di tahun 2014 lalu mencapai 27%. Dengan angka yang cukup besar itu, pemerintah Tiongkok yakin secara berangsur, pengguna Windows XP di negaranya semakin berkurang.
  2. Pada 8 April lalu, Microsoft menutup keran dukungan teknis untuk Windows XP yang telah berumur 13 tahun. Riwayat sistem operasi lawas ini secara resmi sudah "tamat". Walaupun demikian, Windows XP ternyata masih memberi pemasukan untuk Microsoft, bahkan jumlahnya mencapai angka jutaan dollar AS. Bagaimana bisa? Hal itu terjadi karena Windows XP rupanya masih banyak digunakan oleh kalangan korporat. Persentasenya mencapai 44 persen, menurut data dari perusahaan manajemen perangkat Fiberlink. Nah, kalangan korporat ini rupanya enggan beralih dari Windows XP dan lebih memilih untuk membayar Microsoft agar menyalurkan dukungan teknis secara eksklusif. Raksasa software itu memang menawarkan "custom support contract" agar pelanggan tetap dapat memperoleh updateuntuk Windows XP yang dipakai di komputer-komputer kantor. Namun, berbeda dengan update serupa dalam "masa hidup" Windows XP yang disalurkan secara gratis, dukungan lanjutan dari Microsoft ini mesti dibayar mahal, mencapai 200 dollar AS per perangkat untuk tahun pertama. Biaya tahun-tahun berikutnya bahkan lebih mahal lagi. Seorang profesional TI menerangkan bahwa Microsoft mengutip 1 juta dollar AS (sekitar Rp 11 miliar) untuk menyalurkan dukungan bagi 5.000 PC di perusahaannya. Angka itu membengkak menjadi 2 juta dollar AS untuk tahun kedua, dan 3 juta dollar AS untuk tahun ketiga. Toh, banyak yang lebih memilih membayar Microsoft ketimbang melakukan upgrade. Mereka termasuk pemerintah Inggris yang menggelontorkan 9,2 juta dollar AS ke kantong Microsoft untuk support terhadap Windows XP, Office 20013 dan, Exchange 2003 yang dipakai komputer pemerintah di sektor publik. Pemerintah Belanda juga membayar jutaan Euro untuk dukungan teknis sekitar 30.000 komputer. Di Amerika Serikat, dinas pajak Internal Revenue Service (IRS) juga dilaporkan membayar Microsoft untuk urusan update sekitar 58.000 komputer berbasis Windows XP, walau jumlahnya tak sebesar yang lain, yaitu "kurang dari 500.000 dollar AS". Demikian pula dengan bank-bank dari berbagai belahan dunia yang masih memakai Windows XP di mesin-mesin ATM. Meski mendatangkan uang, hal ini sama sekali bukan kabar baik bagi sistem operasi terbaru Microsoft, Windows 8 yang tak kunjung berhasil memperoleh pangsa pengguna sebesar Windows XP. Perusahaan-perusahaan yang masih memakai Windows XP perlahan-lahan akan bermigrasi. Namun tujuannya bukan Windows 8, melainkan Windows 7 yang telah berumur 3 tahun sejak diluncurkan pada 2009. Begitu selesai migrasi, boleh jadi mereka akan bertahan lama dengan Windows 7, seperti yang dilakukan selama belasan tahun dengan Windows XP.
  3. Lebih dari setahun setelah "dimatikan" pada April 2014 lalu, Windows XP ternyata masih punya penggemar sejati. Misalnya saja angkatan laut AS (US Navy) yang rela merogoh kocek hingga 9,1 juta dollar AS atau setara Rp 121 miliar demi tetap bisa memakai sistem operasi berumur 14 tahun ini. Uang berjumlah besar tersebut dipakai membayar dukungan teknis dari Microsoft, untuk komputer-komputer AL AS yang masih menjalankan si Windows usang. Seluruh dukungan teknis terhadap Windows XP memang telah dihentikan pada April 2014 itu. Walaupun demikian, Microsoft masih bersedia memberikan dukungan bagi mereka yang bersedia membayar, seperti AL AS di atas. Selain Windows XP, AL AS juga membayar dukungan teknis untuk sejumlah software tua lain yang masih dipakai, di antaranya Office 2003, Exhcange 2003, dan Windows Server 2003. Angka yang dibayarkan sepintas mungkin terlihat besar, tapi sebenarnya cuma "uang receh" buat matra laut angkatan bersenjata terkuat di dunia itu. Setiap tahun, AL AS mendapat anggaran belanja lebih dari 100 miliar dollar AS (lebih dari Rp 1.300 triliun).
  4. Pengen temanya Windows 10 tapi gak mau nyoba windows 10nya? Ini saya kasih gratis ndral. Support: Windows 8/8.1/7/SP1 [X86_X64] – [All Language] – [All Version] Screenshot: Download Download untuk XP:
  5. Google mengumumkan akan menutup dukungan aplikasi peramban atau browser Chrome untuk sistem operasi Windows XP pada akhir 2015. Dalam publikasi di blog resmi perusahaan, Kamis 16 April 2015, Direktur Teknik Google Chrome Mark Larson mengatakan pihaknya "akan terus memberi pembaruan reguler dan keamanan Chrome di Windows XP sampai akhir 2015." Waktu tersebut telah diperpanjang oleh pihak Google karena sebelumnya mereka berencana hanya memberi dukungan sampai April 2015. Larson mengakui bahwa tidak semua orang dapat beralih ke sistem operasi yang lebih baru dalam waktu dekat. Tetapi, Larson mengatakan bahwa pihaknya tidak punya pilihan lain karena sistem operasi Windows XP sendiri telah dihentikan dukungan teknisnya oleh Microsoft pada April 2014. Microsoft menghentikan dukungan teknis untuk aplikasi Internet Explorer di Windows XP yang berarti tak ada lagi pembaruan dalam hal keamanan dan perbaikan fitur untuk membantu pengguna meminimalkan risiko keamanan. Para ahli kemananan siber menyarankan pengguna Windows XP untuk memakai aplikasi perambang lain seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, atau Opera Software untuk meminimalkan risiko keamanan.
  6. Halo ndral, masih ingat dengan windows xp? Windows XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, yang mencakup komputer rumah dan desktop bisnis, laptop, dan pusat media (Media Center). Nama "XP" adalah kependekan dari "Experience". Windows XP merupakan penerus Windows 2000 Professional dan Windows Me, dan merupakan versi sistem operasi Windows pertama yang berorientasi konsumen yang dibangun di atas kernel dan arsitektur Windows NT. Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktober 2001, dan lebih dari 400 juta salinan instalasi digunakan pada Januari 2006, menurut perkiraan seorang analis IDC. Windows XP digantikan oleh Windows Vista, yang dirilis untuk pengguna volume license pada 8 November 2006, dan di seluruh dunia untuk masyarakat umum pada tanggal 30 Januari 2007. Banyak Original Equipment Manufacturer (OEM) dan juga penjual ritel menghentikan produksi perangkat dengan Windows XP pada tanggal 30 Juni 2008. Microsoft sendiri terus menjual Windows XP melalui Custom-built PC (OEM kecil yang menjual komputer rakitan) sampai dengan 31 Januari 2009. Windows XP mungkin akan tetap tersedia bagi para pengguna korporasi dengan volume licensing, sebagai sarana downgrade untuk komputer-komputer yang belum siap menjalankan sistem operasi baru, Windows Vista Business Edition atau Ultimate Edition atau Windows 7 Professional. Sudah tau kan sedikit tentang Windows XP? Mau coba Windows XP? Download OSnya di bawah ini: Download: https://mega.nz/#!64I3EbqJ!nXWfdNKRWcuoXDz3cy45Ok00XjBHkPDbndijzZPSkP8
  7. Perbankan siap memperbarui sistem operasi di mesin anjungan tunai mandiri (ATM), menyusul segera berakhirnya dukungan Microsoft terhadap sistem operasi Windows XP . Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja menuturkan dengan berakhirnya sistem operasi Windows XP, pihaknua segera memperbarui sistem Windows pada mesin ATM. Namun, dengan jumlah ATM BCA yang mencapai sekitar 14.000 unit, pembaruan dilakukan secara bertahap. "Dengan jumlah ATM yang kami miliki saat ini, tentu tidak akan kami ganti sekaligus mengingat waktu dan biaya yang besar," ujarnya di Jakarta, akhir pekan lalu. Dia menambahkan, BCA akan menggunakan sistem operasi baru pada saat peremajaan mesin ATM. Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk Parwati Surjaudaja menjelaskan perseroan selalu mengantisipasi adanya perubahan teknologi, termasuk dengan akan berakhirnya sistem operasi Windows XP yang menunjang operasional mesin ATM. Dia pun memastikan pelayanan kepada nasabah tidak akan terganggu. "Perihal Windows XP ini sudah kami antisipasi, sehingga pelayanan kepada nasabah dipastikan tidak akan terganggu," katanya. Menurut Senior Executive Vice Presiden Transaction Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rico Usthavia Frans, Bank Mandiri juga secara bertahap memindahkan operasional mesin ATM yang dimiliki ke program Windows 7. Pemindahan atau migrasi ini seiring dengan ditariknya program Windows XP oleh Microsoft. "Saat ini, separuh dari total ATM kami sudah bermigrasi ke Windows 7. Ada juga yang secara hardware dan software siap untuk pindah," ujarnya. Rico menjelaskan hal yang menjadi permasalahan saat ini adalah sekitar 10 persen dari total ATM yang dimiliki Bank Mandiri belum siap secara hardware untuk menerima program Windows 7. Untuk mesin ATM jenis ini, Bank Mandiri akan menyisihkan investasi tambahan berupa pembelian mesin ATM baru. Saat ini, layanan distribusi Bank Mandiri dilengkapi dengan 11.514 ATM yang tersambung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima, dan Visa/Plus. Sementara untuk jaringan electronic data capture Bank Mandiri sebanyak 230.352 unit. Selain itu, terdapat pula electronic channels yang meliputi internet banking, SMS banking, dan call center. Sedangkan, Sekretaris Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Mohammad Ali menjelaskan, BRI juga akan menyesuaikan operasional 2.500 mesin ATM baru yang akan dibeli tahun ini. Untuk penyesuaian ini, perseroan tentunya akan mengeluarkan biaya tambahan yang termasuk dalam biaya operasional. Namun, Ali belum bisa menyebut jumlah investasi yang akan dikeluarkan. "Masih dalam perhitungan," katanya. Sebelum adanya migrasi ini, Ali mengaku belum mengalami kendala dalam pengoperasian 20.000 ATM yang dimiliki. Menurut dia, mesih ATM BRI yang saat ini masih beroperasi dengan Windows XP tetap berjalan normal.
  8. Cara Install Windows XP Pada Laptop Compaq CQ43-304AU Beberapa waktu lalu teman penulis datang membawa laptop Compaq CQ43 yang baru dibelinya. Dia kesulitan untuk menginstall Windows XP pada laptop barunya. Eh kenapa juga gak diinstall windows yang baru aja. Usut punya usut ternyata ada program yang sama sekali harus menggunakan windows XP. Jadi teman saya ini maksain untuk tetap pake Windows XP pada laptopnya. Karena dia sendiri kesulitan untuk mencari driver dan cara menyisipkan ke installer windowsnya. Ok. Saya sanggupi deh. Sambil sedikit mengingat-ingat cara instalasi . Mengingat Laptop Compaq CQ43-304AU ini merupakan seri terbaru yang menggunakan chipset dan prosesor AMD E300. Jadi tidak bisa menggunakan cd instalasi Windows XP standar. Untuk itu saya membuat installer Windows XP yang bisa untuk laptop baru ini, harus disisipkan DRIVER SATA untuk Windows XP dengan menggunakan program nlite. nlite ini biasa digunakan untuk menambahkan driver atau update tambahan pada installer windows. Berikut cara-cara membuat installer Windows XP untuk laptop Compaq CQ43-304AU : 1. Download dan instal program nlite yang bisa di download gratis disini. 2. Download dan extract Driver SATA Compaq CQ43-304AU untuk Windows XP yang bisa di download disini. Password untuk extract adalah www.nulisin.com 3. Sisipkan Driver yang di download menggunakan program nlite dengan cara seperti video dibawah ini. 4. Siapkan cd-blank untuk burning hasil akhir installernya. Jika Anda ingin menggunakan flashdisk sebagai installernya bisa menggunakan program semacam win2flash yang tutorialnya segera akan saya buat. Mudah-mudahan tutorial tentang Cara Install Windows XP Pada Laptop Compaq CQ43-304AUdiatas mudah dipahami. Jika ada yang perlu ditanyakan silahkan komen dibawah, saya akan berusaha menjawab sebisanya. Sampai jumpa di tutorial lainnya.
  9. Windows XP adalah operating system untuk PC besutan Microsoft yang dirilis pada tahun 2001 lalu. Tidak membutuhkan waktu lama, popularitas Windows XP menjalar ke berbagai negara dan digunakan oleh banyak orang di dunia. Bahkan, ada banyak mesin yang digunakan oleh jutaan orang di dunia yaitu ATM juga menggunakan operating system ini. Sayangnya, popularitas operating system itu tidak akan berlangsung lama lagi. Per tanggal 08 April 2014, Microsoft akan hentikan support mereka ke operating system satu ini dan memberikan dukungan penuh ke OS level atas yaitu Windows 8. Namun tahukah Anda bahwa sebenarnya ada kisah-kisah menarik seiring dengan perjalanan Windows XP ini. Berikut 4 cerita menarik dari Windows XP. 1. Windows XP diremehkan di saat peluncuran Sejak dirilis pertama kali, Microsoft berharap banyak akan Windows XP agar dapat menjadi produk unggulan mereka. Sayangnya, seperti dikutip dari Cnet (2001), banyak analisis yang mengatakan bahwa Windows XP tidak akan meraih kesuksesan seperti Windows 95 dan Windows 98 yang pada saat itu masih banyak digunakan orang walaupun di atas OS tersebut sudah bercokol Windows 2000 dan ME. Namun, apa yang telah diprediksikan ternyata meleset. Windows XP berhasil menjadikan Microsoft kaya raya karena produk ini berhasil sukses di pasaran selama bertahun-tahun. 2. Wallpaper Bliss yang jadi tampilan default Windows XP Pada tanggal 24 Juni 1996, seorang fotografer dari HighTurn bernama Charles O'Rear yang juga salah satu pendiri dari National Geographic telah mengabadikan satu pemandangan di Sonoma County, California, Amerika Serikat. Sesudah menjadi hak milik Microsoft, tim desain dari perusahaan satu ini mengubah tampilan asli foto tersebut agar terlihat lebih cantik lagi dengan menambahkan awan, menambah pencahayaan sampai dengan mengubah warna rumput yang awalnya lebih didominasi dengan warna kuning. 3. Nama awal dari Windows XP Tentunya tidak banyak orang mengetahui bahwa sebelum bernama Windows XP, operating system ini memiliki nama lain. Nama awal tersebut adalah Whistler. Nama itu merupakan nama dari sebuah daerah di British Columbia. Pengambilan nama tersebut dikarenakan banyaknya karyawan Microsoft yang sering pergi ke daerah itu untuk bermain ski di resort di pegunungan Whistler. 4. Popularitas Windows XP buktikan klaim Microsoft Sesudah merilis produk unggulannya, Windows XP, Microsoft mendapatkan banyak pujian baik dari pengguna maupun pihak pemerhati teknologi di banyak negara. Hal tersebut dikarenakan apa yang telah dijanjikan oleh Microsoft terhadap produk mereka itu terwujud. Bahkan kinerja dari Windows XP lebih bagus dibandingkan dengan Windows 95, 98, 2000 dan ME.
  10. Meski Windows XP sudah tak lagi diberi dukungan oleh Microsoft dan rentan serangan virus, sejumlah perusahaan masih ada yang mempercayakan sistem operasi 13 tahun tersebut. Sebuah perusahaan bernama Olsen Environmental, di Perth, Australia, mengatakan sejumlah komputer kantornya masih menjalankan OS Windows XP. Alasan perusahaan tersebut enggan menggantinya dengan yang lebih baru, karena komputer Windows XP masih bisa berjalan dengan baik. Perusahaan tersebut masih menggunakan lima komputer bersistem operasi Windows XP, dan sebanyak tujuh komputer lainnya menjalankan Windows 7. "Semua komputer kami sudah berusia kurang dari empat tahun. Windows 7 tak menawarkan fitur satupun fitur yang kami butuhkan," kata Derek Olsen, salah satu eksekutif perusahaan. Berdasarkan laporan Softpedia, salah satu alasan besar mengapa pengguna banyak yang enggan migrasi ke OS Windows yang lebih baru dikarenakan kenyamanan penggunaan. Selagi pengguna Windows XP tak menemukan kerusakan atau ancaman, dan komputernya masih bisa berjalan baik-baik saja tanpa kendala, pengguna lebih memilih tetap menggunakannya. "Kami melihat kestabilan sistem operasi. OS ini berjalan mulus. Satu-satunya hal yang mengganggu adalah notifikasi dari Microsoft Office yang terus meminta update. Itu mengganggu. Tapi selama komputer tidak rusak, kami tak akan bermigrasi," tambahnya. Seperti diketahui, OS Windows XP sudah habis masa dukungannya pada 8 April 2014 lalu. Dan berdasarkan laporan, hingga saat ini banyak tawaran yang berseliweran di internet untuk update sistem Windows XP atau keamanan, padahal itu merupakan sebuah virus.
  11. Pengguna Windows XP nampaknya semakin dibuat merana. Setelah support XP dihentikan oleh Microsoft, kini Oracle juga menghentikan support Java untuk Windows XP. Pengguna XP kini hanya bisa menggunakan Java versi 7 dengan segala macam resikonya. Java versi terbaru saat ini, yaitu Java 8 sudah tidak lagi support XP, bahkan update Java 7 terbaru juga tidak disertakan untuk Windows XP. Hingga saat ini 82 persen pengguna XP menggunakan Java di komputernya. Tentu saja ini membuat mayoritas pengguna Windows XP berada dalam bayang-bayang resiko keamanan yang tinggi. Oracle menyatakan bahwa dihentikannya support Java untuk XP dipicu oleh dihentikannya support Microsoft terhadap OS tersebut. Senada dengan Microsoft, Oracle juga menyarankan pengguna XP untuk melakukan upgrade ke versi OS yang lebih baru.
  12. Microsoft secara resmi telah menghentikan dukungan terhadap sistem operasi Windows XP 8 April lalu. Kendati sudah berusia 13 tahun, sistem operasi Windows XP masih dioperasikan jutaan orang di dunia. Inilah mengapa tanggal 8 April lalu dianggap sebagai "kiamat bagi Windows XP" (Xpocalypse) saat Microsoft menghentikan dukungannya itu. Dari sekitar 1,5 miliar komputer di dunia, menurut data Net MarketShare, 27,7%-nya masih menggunakan Windows XP. Angka tersebut setara dengan lebih dari 400 juta komputer. Jika Anda salah satu pengguna setia Windows XP ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengamankan sistem operasi tersebut dari serangan malware, virus ataupun peretas tanpa dukungan dari Microsoft sekalipun. Cara termudah untuk mengamankan Windows XP dari malware tentu memutuskan hubungan dari internet dan tidak menggunakan media removable. Tapi tentunya hal tersebut bakal sulit untuk dilakukan, karena sesekali kita akan terhubung ke internet. 1. Jangan gunakan akun administrator Buatlah akun pengguna yang memiliki hak lebih sedikit ketimbang administrator. Akun pengguna biasa memang tak memiliki kebebasan untuk melakukan aneka hal seperti administrator, tapi hal tersebut juga berarti Anda membatasi peretas untuk merusak komputer Anda karena mereka tak bisa menginstal aplikasi baru. Anda bisa selalu berpindah ke akun administrator untuk menginstal aplikasi atau melakukan perubahan sistem. Tapi pastikan untuk melakukan pemeriksaan terlebih dulu sebelum menginstal aplikasi baru menggunakan program anti virus. 2. Gunakan anti virus terbaru Agar sistem operasi Windows XP Anda tetap aman, gunakanlah selalu anti virus. Jika Anda memutuskan tak meng-upgrade sistem operasi, anti virus dari pihak ketiga seperti Webroot, Bitdefender, Kaspersky, AVG atau Avast bisa digunakan untuk mengamankan komputer Anda. 3. Gunakan browser non Internet Explorer Gunakanlah browser Mozilla Firefox atau Google Chrome ketimbang Internet Explorer. Penggunaan browser yang selalu di-update secara berkala akan memastikan keamanan Anda saat berselancar di internet, apalagi karena Internet Explorer untuk Windows XP sudah dihentikan supportnya oleh Microsoft. 4. Hindari situs yang menawarkan barang bajakan Situs-situs yang menawarkan musik, video ataupun aplikasi bajakan memiliki potensi besar untuk merusak Windows XP yang tak lagi "ditambal" Microsoft. 5. Selalu perbaharui software dari pihak ketiga Aplikasi apapun yang Anda gunakan saat menjelajah internet harus selalu diperbaharui. Aplikasi seperti Adobe Flash, Adobe Acrobat ataupun Java selalu menjadi target dari peretas. Inilah mengapa pembaharuan software menjadi amat penting untuk mengamankan Windows XP Anda. 6. Nyalakan firewall Windows XP Terkadang kita lupa mematikan tembok pengaman bawaan sistem operasi Windows XP, tapi menyalakan firewall menjadi hal yang wajib dilakukan untuk mengamankan komputer Anda. Masuklah ke control panel, pilih Windows Firewall, nyalakan dan biarkan aplikasi tersebut mengamankan komputer Anda. 7. Perbaharui semuanya Tak hanya aplikasi pihak ketiga beserta pluginsnya yang harus di-update, tapi juga seluruh aplikasi dari Microsoft ke versi terbaru mereka. Dari start menu, pilihlah all programs kemudian Windows Update dan lihatlah status update dari sistem komputer Anda. Installah semua yang ditandai "Important" dan aturlah agar Windows Update menginstall semua pembaharuan secara otomatis. Selain Windows XP, Microsoft juga menghentikan dukungan terhadap Office 2003 sehingga Anda perlu beralih ke aplikasi suite gratis seperti OpenOffice. Alternatif lainnya Anda bisa menggunakan komputasi awan dengan menggunakan Google Docs atau OneDrive.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy