Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'wikileaks'.



More search options

  • Pencarian Berdasarkan Tag

    Jenis tag dipisahkan dengan koma.
  • Pencarian Berdasarkan Penulis

Jenis Konten


Forum

  • NGOBAS ANSWERS
    • Pertanyaan Umum
  • MEDIA MUDA
    • Berita Muda
    • Muda Anonim
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • PELACUR
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • KOMUNITAS
    • BELA DIRI
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • NgobasTV
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
  • Ngobas Magz
    • Ruang Meeting
    • Redaksi
    • Tentang Ngobas Magz
    • Berita Ngobas Magz
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • KEUANGAN
    • Bukan-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • GAYA HIDUP
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • TEMPAT ISTIRAHAT
    • LAPOR KOMANDAN

Blog

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • Topik Berita
  • Acara
    • Dokumentasi Event
  • Officer

Product Groups

There are no results to display.


Cari hasilnya di...

Cari hasilnya yang...


Tanggal Dibuat

  • Mulai

    End


Pembaruan Terakhir

  • Mulai

    End


Saring dari jumlah...

Joined

  • Mulai

    End


Group


Situs


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Minat

Ditemukan 7 results

  1. Wikileaks membocorkan informasi profil LinkedIn ribuan karyawan Imigrasidan Bea Cukai AS (ICE) menyusul kebijakan keras pemerintahan Donald Trump terhadap imigran gelap yang masuk ke Amerika Serikat. Bocoran profil karyawan muncul di situs web "ICEPatrol" milik ICE dan menampilkan informasi profesional dan pribadi dari profil jejaring sosial pegawai imigrasi Amerika Serikat. Informasi seperti foto, jabatan, riwayat pekerjaan, pendidikan dan kota, muncul di banyak profil LinkedIn. Namun tidak diketahui berapa banyak karyawan yang ditargetkan, tetapi situs merilis 9243 profil. Departemen Keamanan Dalam Negeri tidak berkomentar terkait pembocoran ini dan situs ICEPatrol tidak bisa diakses. "ICEPatrol adalah sumber daya publik yang penting untuk memahami program ICE dan meningkatkan akuntabilitas, terutama mengingat tindakan yang diambil oleh ICE belakangan ini, seperti pemisahan anak-anak dan orang tua di perbatasan Amerika Serikat," kata Wikileaks, seperti dikutip The Sunday Morning Herald. Awalnya database karyawan disusun oleh aktivis yang berbasis di New York, Sam Lavigne, yang menjaring situs profil profesional LinkedIn untuk mengidentifikasi sekitar 1.600 orang yang bekerja untuk ICE. Basis data termasuk informasi publik seperti jabatan atau foto profil para petugas. "Karena ICE terus meningkatkan upaya pengawasan dan penahanannya yang tidak manusiawi, saya percaya penting untuk mendokumentasikan apa yang terjadi, dan oleh siapa, dengan cara apa pun yang kami bisa," tulis Sam Lavinge, seperti dilansir dari Russia Today. Lavigne mempublikasikan hasil kerjanya ke GitHub dan Medium, tetapi keduanya untuk menghapus publikasi database, karena alasan melanggar aturan komunitas. Twitter juga memblokir beberapa akun yang digunakan untuk berbagi tautan ke database. Namun WikiLeaks menjadi pembocor database kontroversial dan bahkan membocorkan lebih banyak data yakni 9.200 lebih profil. Kebocoran ini terjadi di tengah meningkatnya reaksi terhadap kebijakan imigrasi tanpa toleransi pemerintah Amerika Serikat yang memisahkan 2300 lebih anak-anak dari orang tua mereka yang melintasi perbatasan Amerika Serikat-Meksiko.
  2. Pemerintah Ekuador disebut telah membiayai operasi mata-mata bernilai jutaan dolar, untuk melindungi dan mendukung Julian Assange di kedutaan besarnya di London, Inggris. Menurut laporan The Guardian yang dikutip oleh South China Morning Post pada Rabu (16/5/2018), operasi mata-mata itu bahkan turut mempekerjakan sebuah perusahaan keamanan internasional dan agen rahasia khusus, untuk mengawasi para pengunjung, staf kedutaan dan bahkan polisi Inggris. Selama lebih dari lima tahun, Ekuador menggelontorkan setidaknya 5 juta dolar AS (sekitar Rp 70,5 miliar) ke dalam anggaran intelijennya. Komponen biaya tersebut, salah satunya, digunakan sebagai 'ongkos' Operasi Hotel (Operation Hotel) yang bertujuan melindungi pendiri WikiLeaks ketika ia mendapat kunjungan dari Nigel Farage, seorang anggota kelompok nasionalis Eropa yang disebut memiliki keterkaitan dengan Kremlin. Operasi mata-mata pemerintah Ekuador itu juga dilakukan terhadap tamu-tamu Assange lainnya, termasuk peretas, aktivis, pengacara, dan jurnalis. Menurut dokumen milik Badan Intelijen Ekuador, yang dikenal dengan nama Senain, dari Juni 2012 hingga akhir Agustus 2013, Operasi Hotel telah menghabiskan biaya sebesar 972,889 dolar AS, atau setara dengan Rp 13,7 miliar. Jumlah tersebut digunakan untuk membiayai pembelian dan perawatan kamera pengawas yang dipasang di seluruh sudut Kedutaan Besar Ekuador di London, sejak masuknya Assange lebih dari setengah tahun lalu. Pada saat yang sama, dokumen terkait menunjukkan kontrak rahasia dengan perusahaan keamanan internasional, yang ditugaskan untuk mendata dan memantau semua aktivitas di kedutaan. Perusahaan memasang sebuah tim yang menyediakan layanan pemantau keamanan 24 jam selama tujuh hari penuh, yang ditempatkan di sebuah apartemen dengan harga sewa 3.800 dolar AS (sekitar RP 53 juta) per bulan, tidak jauh dari Kedubes Ekuador yang berlokasi di wilayah Knightsbridge, London. Selain itu, tugas personil keamanan terkait adalah mencatat setiap beberapa menit sekali kegiatan harian Assange, termasuk interaksinya dengan staf kedutaan, tim hukum, dan pengunjung lainnya. Bahkan, mereka juga diketahui mendokumentasikan perubahan suasana hati Assange, dan kemudian menganalisanya. Assange juga diwajibkan mengkonsultasikan terlebih dahulu tentang siapa saja yang hendak datang berkunjung. Para tamu diharuskan melewati zona keamanan khusus, dan wajib meninggalkan paspor kepada petugas yang berjaga di pintu masuk utama. Paspor dibutuhkan untuk membuat profil yang menggambarkan kunjungan, dan memberikan rincian latar belakang semua tamu Asaange Hal itu dilakukan karena pemerintah Ekuador khawatir pihak berwenang Inggris dapat menggunakan kekuatan teritorial untuk memasuki kedutaan dan merebut Assange. Penahanan paspor juga dimaksudkan untuk menghindari risiko pejabat Ekuador datang dengan rencana untuk membantunya melarikan diri.
  3. Pendiri Wikileaks Julian Assange tidak lagi bisa mengakses internet karena pemerintah Ekuador memberikan perintah untuk mencabut akses internetnya di Kedutaan Besar Ekuador di London. Selama ini sang pendiri Wikileaks memang "terperangkap" di Kedubes Ekuador sebagai pencari suaka karena dituduh melakukan pemerkosaan. Assange pun membantah tuduhan itu, dan menganggap ia memang sedang ditarget karena membocorkan informasi lewat Wikileaks. "Editor Wikileaks @julianassange telah dibungkam dan diisolasi oleh perintah Presiden baru Ekuador @LeninMoreno," cuit akun resmi Wikileaks, "Ia tidak bisa mengirim tweet, bicara ke pers, menerima tamu, atau membuat panggilan telepon." Akun Wikileaks juga membocorkan bahwa Assange harus menghapus sebuah cuitan yang bernada sindiran kepada Jerman yang baru-baru ini menangkap presiden terpilih Catalonia atas permintaan Spanyol. Pada sindirannya, Assange menganggap aksi tersebut persis seperti saat Gestapo (pasukan rahasia Nazi), menangkap presiden terpilih Catalonia pada 1940 silam atas permintaan Spanyol supaya bisa dihukum mati. Dilansir dari Bloomberg, Minggu (1/4/2018), Menteri Luar Negeri Ekuador Maria Fernanda Espinosa memakai alasan bahwa cuitan tersebut dianggap sebagai ikut campur pada urusan negara lain, sedangkan pada awalnya sang pendiri Wikileaks sudah setuju untuk tidak melakukannya. Kabarnya, minggu depan pihak Ekuador dijadwalkan akan bertemu dengan kuasa hukum Assange. Sepak Terjang Assange pertama kali terkenal karena membongkar skandal kejahatan perang Irak di era Presiden Bush junior. Pada masa pemilu 2016 di Amerika Serikat (AS), Assange dan Wikileaks dijadikan bulan-bulanan oleh pendukung Hillary Clinton karena membocorkan email dari John Podesta, ketua kampanye Hillary. Akibatnya, beragam kontroversi seputar tim Hillary mencuat, mulai dari pidato-pidato berbayar Hillary ke Wall Street, sampai pembocoran pertanyaan saat debat Presiden. Akses internet Assange kala itu pun sempat dicabut karena dikhawatirkan mengintervensi pemilu AS. Pendukung Mendatangi Kedubes Ekuador Setelah ada pencabutan koneksi internet, beberapa pendukung Assange mendatangi Kedubes Ekuador di London untuk berunjuk rasa. Wikileaks me-retweet video pendukung Assange berkumpul sambil membawa tulisan yang menyuarakan pembebasan Assange. Sayangnya, jendela Kedubes Ekuador tertutup rapat, bahkan tirainya pun tidak dibuka. Assange sendiri lahir di Australia pada 3 Juli 1971. Ia memiliki seorang empat orang anak, dan putra tertuanya berkarir sebagai software designer.
  4. anon

    Tentang Wikileaks

    WikiLeaks, sebuah laman internet mempublikasikan dokumen rahasia Amerika Serikat mengenai Afghanistan. Bagaimana WikiLeaks berfungsi? Pada zaman internet seperti sekarang, sangat sulit untuk tetap merahasiakan suatu informasi. Sistem pendataan kini masuk ke dalam jaringan dan sangat rentan terhadap serangan hacker. Orang dalam dapat dengan diam-diam memasukkan data ke dalam sebuah cakram padat atau flashdisk dan menyelundupkannya keluar dari ranah rahasia. Sejak Desember 2006 terdapat laman internet yang mengumpulkan materi informasi yang dikategorikan rahasia oleh pemerintah atau perusahaan dan mempublikasikannya. Laman internet itu adalah WikiLeaks. Pengelola laman itu memperhatikan kerahasiaan narasumbernya. Puncak “Perang Suci“ WikiLeaks demi tercapainya transparansi adalah publikasi laporan rahasia militer Amerika Serikat mengenai situasi di Afghanistan yang mencakup berkas puluhan ribu halaman. Pencapaian transparansi merupakan titik pusat aktivitas mereka, demikian menurut keterangan pengelola WikiLeaks. Dalam laman internet WikiLeaks tercantum kalimat, “Kami yakin, bahwa transparansi dalam aktivitas pemerintahan dapat mengurangi tindak korupsi, meningkatkan efisiensi pemerintahan dan memperkuat demokrasi.“ WikiLeaks sebelumnya juga pernah mempublikasikan informasi yang kontroversial. Salah satunya adalah dokumen perusahaan minyak Trafigura mengenai transportasi limbah beracun yang mematikan ke Pantai Gading. WikiLeaks juga pernah mempublikasikan pedoman militer AS mengenai penjara kontroversial Guantanamo di Kuba. Pada bulan April 2010 WikiLeaks mempublikasikan informasi yang lebih kontroversial lagi. Yaitu, rekaman video serangan mematikan sebuah helikopter di Baghdad terhadap sekelompok warga sipil, dua orang di antaranya pekerja kantor berita Reuters. Sejak itu, lebih dari tujuh juta mengakses video tersebut di portal Youtube. Sejak tanggal 29 Mei lalu, serdadu Amerika Serikat Bradley Manning ditahan di penjara militer di Kuwait karena dituduh membocorkan rekaman tersebut kepada WikiLeaks. Manning dituntut hukuman penjara 52 tahun. WikiLeaks didirikan oleh warga Australia Julian Assange. Mantan hacker ini mengatakan, ia sangat suka mengembangkan sistem yang besar dan membuat repot para penguasa. Tahun lalu Assange menerima penghargaan media dari organisasi Amnesty International. Dua tahun lalu kepala redaksi WikiLeaks ini dianugrahi penghargaan “Index on Censorship" dari majalah berita The Economist. Tentu dalam pekerjaan mereka, para pekerja WikiLeaks tidak hanya punya pendukung. Pemerintah AS berulang kali menuding WikiLeaks mengancam keselamatan negara dan tidak obyektif. Tuduhan yang kedua tentu saja berbeda dengan pendapat yang diungkapkan pihak lain terhadap WikiLeaks. Menurut keterangan sendiri, WikiLeaks sudah mendapatkan gugatan hukum dari beberapa negara, namun hingga kini semua gugatan dimenangkan WikiLeaks. Server organisasi yang dibiayai dari sumbangan ini tersebar di berbagai negara. Terutama di negara yang memberikan ruang gerak lebih luas bagi publikasi materi informasi rahasia.
  5. Data center ini dahulu digunakan sebagai bunker anti nuklir pada masa perang dingin Data center ini dapat bertahan dari sebuah serangan bom atom, sekedar mengingatkan bahwa sebuah bom atom memiliki daya rusak lebih besar dari 50 megaton (50 juta ton TNT) Menggunakan tenaga listrik yang dihasilkan dari dua mesin disel Maybach MTU yang memproduksi 1,5 megawatt listrik. Mesin ini sebenarnya didisain untuk kapal selam, dan hanya beberapa orang di perusahaan pionen yang dapat menjalankannya. Terletak 30 meter di bawah lapisan granit yang berada tepat di bawah Stockholm , Pionen memiliki luas 1.110 meter persegi. Akses internet dengan redundasi tiga lapis, jaringan itu terbuat dari serat optik melalui tiga jalur yang berbeda di bawah gunung. Pionen merupakan salah satu tempat dengan koneksi internet terbaik di Eropa Utara. Pionen berisikan NOC yang mengontrol lima dari data center yang dimiliki Bahnhof, salah satu ISP terbesar di Swedia. Fasilitas tersebut juga berfungsi sebagai tempat hosting colocation jadi apabila ingin, Anda dapat menempatkan server Anda di situ (saya yakin harganya tidak murah) Lingkungan kerja Pionen dilengkapi dengan rumah kaca, air terjun, akuarium air asin sebesar 2.600 liter dan sinar matahari buatan untuk menjaga kenyamanan karyawan 15 karyawan senior bekerja full time di Pionen Berikut gallerynya ndral:
  6. agenrahasia

    Konspirasi Dunia Yang Di Bocorkan Wikileaks

    Kalian sudah tahu tentang kasus Wikileaks kan? Itu lho kasus pembuplikasian dokumen rahasia Amerika serikat di khalayak lewat internet melalui situs Wikileaks. Ternyata selain dokumen-dokumen rahasia milik Amerika serikat, Wikileaks ternyata juga menyimpan data konspirasi-konspirasi dunia yang sangat rahasia lho. Setelah diterbitkan oleh Wikileaks, konspirasi ini menjadi terkenal dan bukan menjadui sebuah rahasia lagi. Berikut ini adalah 10 konspirasi dunia paling menghebohkan yang dibocorkan oleh Wikileaks : 1. Proyek Nuklir Iran Seperti yang telah banyak kita ketahui, ternyata banyak sekali para pemimpin negara-negara timur tengah yang khawatir dengan proyek mega besar milik negara bekas Persia tersebut. Bahkan Raja Saudi Arabia king Abdullah secara rahasia telah berdiplomasi dengan pemerintah Amerika serikat untuk untuk menyelesaikan masalah nuklir ini. Nuklir, kau memang penuh pesona. 2. Politik Diplomat Amerika untuk memusuhi para pemimpin dunia Dalam beberapa forum dunia dikemukakan bagaimana perlakuan para diplomat amerika dalam menyerukan suaranya terkait dengan figur tokoh-tokoh dunia. suara para diplomat ini seolah-olah ingin sekali memusuhi para tokoh penting dunia. Sudah banyaks ekali pemimpin dunia yang secara tegas telah disindir oleh para diplomat Amerika seperti presiden sarcozy, Silvio Berlusconi, hingga Moamar Gadhafi. 3. Penyitaan HEU (Uranium) milik Pakistan oleh Amerika serikat Seolah mengulangi langkah yang sama dengan apa yang dilakukan oleh Iran, Amerika serikat seolah takut dengan apa yang namanya Nuklir (tentunya yang bukan milik sekutunya). hal ini terbukti dengan adanya upaya penyitaan Uranium milik Pakistan oleh Amerika serikat dengan dalil keamanan dunia serta dengan "menyewa" forum Nuclear security Summit di Washington beberapa eaktu yang lalu. Berani apa Takut? 4. Pertukaran Tahanan Penjara Guantanamo Sebagai penjara dengan tingkat level pengamanan yang masksimum dan juga terkenal dengan "Kekejamanya" (menurut banyak pihak). Pemrrintah Amerika serikat berusaha meyakinkan pada negara-negara dunia bahwa kini Amerika sudah berbenah dan sudah bisa memperlakukan tahanan dengan baik. hal ini dilakukan dengan cara propaganda ringan pertukaran tahanan Slovenia dan Kiribati dengan Tahanan dari Guantanamo. kalo Gayus masuk Guantanamo, mungkin udah Kurus badanya (Dan tentunya ga bisa liat Tenis di Bali, hehehe). 5. Dugaan Korupsi Ahmed Zia Massoud, Wakil Presiden Afghanistan Dalam salah satu Channel Wikileaks, tersebar tuduhan kepada wakil presiden Afghanistan dalm dugaan kasus korupsi. Wakil presiden ini diduga menggelapkan uang sebesar $52.000.000 dalam kunjunganya ke Uni Emirat Arab. Arab kok korupsi, Apa kata Dunia? 6. Trio Aliansi China, Amerika serikat, dan Korea Selatan Walaupun dalam perjanjinya 3 aliansi ini menggunakan label bisis dan trading ekonomi, namun tak dapat dipungkiri bahwa ada kasus terselubung yang akan diselesaikan oleh 3 aliansi ini. besar kemungkinanya adalah kasus nuklir yang sedang dikembangkan di Korea Utara. Kok seperti mengenang era Triple Entente ya ? 7. Dukungan Tentara Suriah pada Hizbullah Walaupun Presiden Suriah Bashar Al-Assad sudah bersumpah untuk menghentikan bantuan kepada Hizbullah, nmaun nyatanya masih tetap ada celah pasokan senjata yang diberikan oleh Suriah kepada Hizbullah. Tapi belum jelas pihak mana yang berdiri di belakang pemasokan senjata ini. hayo, mana yang benar? 8. Mata-mata Hillary Clinton Hillary Clinton disebut-sebut telah mengirimkan banyak mata-mata untuk menyelidiki negara-negara prospek seperti Iran, Rusia, Pakistan dan Korea. Termasuk dengan proses terpilihnya Ban Ki Moon sebagai Jenderal besar PBB. Hati-Hati, barangkali Blog ini juga dimata-matai oleh Hillary Clinton. hahahaha. 9. Qatar enggan terlibat dalam proses pemberantasan Terorris Entah karena wilayahnya jarang terlibat dengan kasus teror atau memang pendirian Qatar yang dibilang "Au Ah Gelap", Nyatanya dalam berbagai forum dunia, Qatar terlihat enggan dan kurang antusis dalam pembahasan pemberantasan Teroris di seluruh dunia. Cuek nih ceritanya! 10. Persahabatan Putin dan Berlusconi Si Presiden Italia yang juga Pemilik Klub Ac Milan, Silvio berlusconi digadang-gadang memiliki persahabatan yang erat. Konon persahabatan ini hanya sebatas pertukaran Hadiah, namun ternyata menurut banyak sumber sudah mencakup area politik yang luas yang mempengaruhi Rusia dan Italia. Hayo, ketahuan nih yeee!
  7. Presiden Barack Obama dan PM Jepang Shinzo Abe saat mengunjungi Lincoln Memorial di Washington DC, 27 April 2015 Situs pembocor rahasia, WikiLeaks, telah menerbitkan dokumen-dokumen yang menurutnya menunjukkan bahwa Amerika Serikat memata-matai para pejabat dan perusahaan Jepang. WikiLeaks pada hari Jumat menerbitkan daftar 35 perusahaan, kementerian dan para individu yang diidentifikasi sebagai target pengawasan Badan Keamanan Nasional AS (NSA). Disebutkan dalam laporan bahwa pemantauan mulai dilakukan sejak tahun 2006, saat Perdana Menteri Shinzo Abe mulai menduduki jabatan untuk pertama kalinya. Siaran pers WikiLeaks mengatakan penyadapan terkait dengan topik-topik seperti hubungan AS-Jepang , negosiasi perdagangan dan strategi perubahan iklim. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sebagian dari informasi tersebut telah diteruskan kepada "mitra intelijen" Amerika, yaitu Australia, Inggris, Kanada, dan Selandia Baru. Amerika Serikat dan Jepang telah menjadi sekutu selama lebih dari setengah abad setelah berakhirnya Perang Dunia II. Sekretaris pers Kementerian Luar Negeri Jepang, Yasuhisa Kawamura mengatakan Jepang dan Amerika Serikat sedang berkomunikasi mengenai isu "pengumpulan informasi" NSA tetapi menolak untuk memberikan rincian. Dia menambahkan "Jepang akan terus menempuh semua langkah yang diperlukan untuk melindungi informasi (negaranya).'' Kedutaan Besar AS di Tokyo mengatakan telah menerima laporan itu, namun tidak memberikan komentar apapun. Perusahaan Mitsui juga menolak berkomentar, dan Mitsubishi tidak memberi tanggapan ketika dihubungi kantor berita AP melalui telepon. Pada bulan Juni, WikiLeaks merilis dokumen yang mengatakan AS memata-matai tiga presiden Perancis lalu, yang memicu sengketa diplomatik antara kedua negara yang telah menjalin hubungan baik sejak tahun 1700-an. Aktivitas AS dalam memata-matai sekutunya mulai muncul sebagai isu sejak 2013, ketika WikiLeaks merilis dokumen yang dibocorkan oleh mantan kontraktor NSA Edward Snowden yang menunjukkan bahwa NSA telah menyadap ponsel Kanselir Jerman Angela Merkel. Laporan ini memicu skandal politik di Jerman dan mendorong dilakukannya sebuah penyelidikan resmi.
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi