Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'wifi'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Calendars

  • Calendar

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 19 results

  1. Pernahkah Anda sedang berada di dalam penerbangan tapi Anda harus segera mengirim pekerjaan melalui email atau Anda ingin segera berbagi momen istimewa di media sosial? Jika Anda terbang dengan salah satu maskapai ini, hal ini tidak akan lagi menjadi persoalan, Anda bisa melakukan semuanya dengan fasilitas Wi-Fi onboard. 1. Emirates (EK) Maskapai yang berkantor pusat di Dubai, Uni Emirat Arab ini bukan hanya menjadi maskapai terbesar di Timur Tengah, tapi juga salah satu maskapai terbaik di tingkat dunia. Jika Anda terbang dengan maskapai ini, terutama di tipe pesawat Airbus A380, Anda bisa menikmati fasilitas inflight Wi-Fi gratis di semua kelas penerbangan dengan kuota sebesar 10 MB. Masih kurang? Anda bisa membeli kuota tambahan dengan harga mulai dari 1 USD per 500 MB. 2. Aer Lingus (EI) Maskapai terbesar kedua di Irlandia ini menawarkan fasilitas Wi-Fi onboard gratis bagi penumpang Business Class-nya di pesawat Airbus seri A330 di seluruh rute transatlantik. Tapi jika Anda tidak terbang di kelas bisnis, Anda juga bisa membayar biaya Wi-Fi onboard dengan harga sekitar 14,95 USD untuk 1 jam atau seharga 24,95 USD untuk durasi 24 jam pemakaian. 3. Garuda Indonesia (GA) Maskapai terbesar dan kebanggaan masyarakat Indonesia ini menawarkan fasilitas Wi-Fi gratis jika Anda terbang di First Class pada jenis pesawat Boeing 777-300ER atau Airbus 330-200/300. Apabila Anda terbang di kelas bisnis atau ekonomi di pesawat Boeing 777-300ER, Anda bisa membeli paket inflight Wi-Fi dengan harga 11,95 USD untuk durasi 1 jam atau seharga 21,95 USD untuk durasi 24 jam. Sedangkan jika Anda terbang dengan pesawat Airbus 330-200/300 di kelas bisnis dan ekonomi, Anda bisa membeli paket Wi-Fi onboard dengan harga 2,49 USD untuk perangkat mobile kuota 3 MB dan 9,95 USD untuk perangkat mobile kuota 10 MB atau dengan harga 9,95 USD untuk perangkat laptop kuota 10 MB dan 21,95 USD untuk perangkat laptop kuota 25 MB. 4. Air China (CA) Memiliki lebih dari 289 rute penerbangan di 30 negara, mulai dari Asia ke Timur Tengah, Eropa Barat, hingga Amerika Utara, maskapai asal Tiongkok ini menawarkan fasilitas Wi-Fi gratis bagi seluruh pelanggannya. Namun demikian, sementara ini fasilitas Wi-Fi hanya bisa digunakan di perangkat laptop dan belum bisa digunakan di smartphone. 5. Hong Kong Airlines (HX) Jika Anda berencana terbang dengan maskapai ini, pastikan Anda mencari penerbangan yang menggunakan jenis pesawat Airbus A330-200. Mengapa demikian? Karena seluruh penumpang Hong Kong Airlines di pesawat itu akan mendapatkan fasilitas Wi-Fi onboard gratis! Pastikan Anda terhubung dengan provider OnAir saat di pesawat untuk dapat menikmatinya. 6. JetBlue Airways (B6) Jika Anda memiliki rencana terbang keliling Amerika Serikat, Anda bisa menggunakan maskapai JetBlue Airways. Jika kebetulan Anda naik pesawat dengan tipe Airbus A321, maka Anda bisa menikmati fasilitas Wi-Fi onboard gratis di paket Simply Surf basic version. Jika paket itu dirasa kurang, Anda bisa upgrade ke plan Fly-Fi Plus dengan harga 9 USD per jam pemakaian. 7. Norwegian (DY) Maskpai low-cost terbesar ketiga di Eropa dan terbesar kedua di daratan Skandinavia ini menawarkan fasilitas Wi-Fi gratis jika Anda terbang di rute short dan medium-haul di wilayah Eropa. Saat ini, Anda bisa menikmati fasilitas ini di lebih dari 61 pesawat Boeing 737-800 yang mereka operasikan. Namun demikian, maskapai Norwegian masih belum menawarkan fasilitas Wi-Fi untuk rute penerbangan jarak jauhnya. 8. Thai Airways (TG) Maskapai asal Thailand ini telah mengoperasikan 75 rute penerbangan di 35 negara. Jika Anda terbang dengan Thai Airways di kelas bisnis, Anda bisa menikmati fasilitas Wi-Fi gratis dengan plan 3 bulan trial. Saat ini, fasilitas ini hanya dapat Anda nikmati di pesawat Airbus A330-300 dan A380-800 khusus untuk rute penerbangan jarak jauh. Bagi Anda yang terbang di kelas bisnis, Anda bisa membeli paket THAI Sky Connect Smartphone users dengan harga 4,50 USD untuk kuota 3 MB atau 14,5 USD untuk kuota 10 MB. Jika Anda ingin menggunakan laptop/tablet, biaya Wi-Fi-nya adalah sebesar 14,5 USD untuk kuota 10 MB dan 28,5 USD untuk kuota 20 MB. Selain 8 maskapai tersebut, masih ada puluhan maskapai lain yang juga menawarkan fasilitas Wi-Fi onboard, meski tidak gratis. Inflight Wi-Fi bisa jadi solusi pengusir rasa bosan, terutama bagi Anda yang mudah bosan dan akan melakukan penerbangan jarak jauh
  2. Mesin cuci saat ini menjadi kebutuhan bagi masyarakat Indonesia khususnya yang tinggal di wilayah perkotaan. Ini karena proses mencuci dengan mesin cuci lebih mudah dan waktu yang dibutuhkan lebih sedikit dibanding mencuci secara manual. LG Electronics dalam waktu dekat akan mengeluarkan mesin cuci terbarunya ke pasar Indonesia. Mesin cuci ini menggunakan teknologi canggih berupa inverter direct drive (inverter DD), sehingga lebih hemat listrik, minim getaran, dan tidak berisik. Disebut direct drive karena motor dan drum menyatu, sedangkan pada mesin cuci biasa butuh belt untuk menyatukan dua komponen tersebut. Itulah sebabnya mesin cuci dengan teknologi IDD minim getaran dan diklaim tidak berisik. Varian yang akan meluncur ke pasar Tanah Air yakni mesin cuci top loader dan front loader. Diperkirakan, pada Juni 2017, produk ini mulai dipasarkan. Pada mesin cuci front loader, juga akan dilengkapi dengan teknologi 6 motion yang dapat mengurangi kerusakan baju dan kerutan, karena mencuci seperti menggunakan tangan. Mesin cuci jenis ini juga dilengkapi dengan turbo wash yang dapat mencuci lebih cepat. "Mesin cuci front loader lainnya biasanya butuh waktu dua jam untuk mencuci, tetapi ini lebih cepat menjadi 50 menit," kata Seungjae Jeong, Team Leader H&A Asia Wash Machine Sales and Marketing saat bertemu dengan sejumlah wartawan dari Indonesia di Seoul, Korea Selatan. Mesin cuci ini akan dilengkapi dengan koneksi wiFi, sehingga hanya dengan menggunakan aplikasi pada telefon pintar, pengguna dapat mengatur mesin cuci dari jarak jauh. Tombol-tombol pada mesin cuci juga menggunakan sistem touch screen. Sementara untuk mesin cuci top loader, juga dilengkapi dengan teknologi smart inverter yang menjamin efisiensi energi dan smart motion yang dapat mengurangi kerusakan pakaian. Teknologi lainnya yakni turbo drum yang memadukan smart motion dan fitur punch+3, sehingga performa pencucian diklaim lebih baik. Seungjae Jeong menambahkan, pangsa pasar mesin cuci di Indonesia menjanjikan sehingga pihaknya akan menambah investasi produksi. Bila pabrik di Tangerang selama ini kapasitas produksinya 2 juta, maka akan ditingkatkan menjadi 2,5 juta.
  3. Institut Teknologi Massachusetts (MIT) mengungkapkan berhasil memecahkan masalah wifi yang sangat lambat saat berada di tempat sibuk. Saat berada di tempat ramai, kecepatan wifi bisa sangat lambat, dan sekarang tim di MIT mengklaim bisa menjawab masalah itu. Sistem MegaMIMO mereka menggunakan algoritma untuk membiarkan beragam routers berbagi bagian yang sama dari spektrum. Tim dari MIT Computer Science dan Artificial Intelligence Lab, yang dipimpin Profesor Dina Katabi, menyatakan MegaMIMO 2.0 bisa melakukan transfer wireless data tiga kali lebih cepat dibanding sistem yang ada. Peneliti mengembangkan algoritma yang memproses sinyal router, sehingga beberapa router dapat mengirimkan informasi pada spektrum nirkabel yang sama tanpa menyebabkan gangguan. Ezzelding Hussein Hamed, seorang peneliti MIT, mengatakan kepada MIT News bahwa data dapat ditransfer 10 kali lebih cepat jika timnya telah menguji dengan router tambahan. "Ini bisa memungkinkan beberapa hal yang tidak pernah bisa dilakukan sebelumnya," katanya. Dalam laporan yang baru dipublikasikan secara online, Tim MIT menjelaskan metode untuk mengelola jaringan yang menyebabkan router untuk berkolaborasi lebih baik. Namun, mereka mengakui sistem belum pernah diuji di stadion atau tempat besar lainnya, tetapi di laboratorium, menggunakan robot yang berkeliaran.
  4. Sejak awal bulan ini kota New York memasang ratusan portal wifi di berbagai sudut kota dan terus akan bertambah. Portal ini memberikan wifi super cepat bagi jutaan warga dan wisatawan metropolitan ini.
  5. Kebutuhan Wi-Fi di bandar udara tampaknya sama pentingnya dengan makanan. Bahkan banyak yang lebih rela mengakses internet ketimbang makan siang. Apa lagi jika harus menunggu penerbangan atau musti transit lama. Demi memberikan layanan terbaik bagi kaum penumpang pesawat se-dunia, enam airport berikut ini tercatat yang paling serius menyiapkan perangkat Wi-Fi dengan kecepatan unduh di atas 15 Mbps. Hebatnya, bandara Ngurah Rai masuk dalam enam besar. #1. Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand Kecepatan: 41,4 Mbps Bandara yang berarti Tanah Emas ini boleh jadi impian kaum pengelana dunia maya. Beroperasi sebagai bandara internasional sejak 2006, Suvarnabhumi memiliki luas 563 ribu meter persegi. Fasilitas Wi-Fi tersebar di seluruh penjuru ruang publik bandara. Dengan kecepatan mencapai 41,4 Mbps jelas membuat nonton YouTube tanpa ada buffer. #2. Chattanooga, Tennesse, Amerika Kecepatan: 30,9 Mbps Airport ini terhitung kecil untuk ukuran airport di negeri Paman Sam. Dan masih masuk kelas C dari klasifikasi ICAO. Namun sejak 2011, pengelola bandara melengkapi seluruh lini dengan fasilitas terbaik, termasuk Wi-Fi. Sehingga bandara ini makin kelihatan modern, padahal sudah beroperasi sejak 1928. #3. Dublin, Irlandia Kecepatan: 19,5 Mbps Ini juga airport lawas yang telah berdiri sejak 1940, namun bangunannya benar-benar direnovasi jadi modern, tipikal airpot saat ini. Merupakan airport yang sangat sibuk. Tercatat 25 juta penumpang sepanjang 2015. Dublin airport adalah gerbang masuk ke Irlandia selain bandara Belfast. #4. Vilnius, Lithuania Kecepatan: 18 Mbps Pintu gerbang masuk ke Lithuania ini seperti ingin menunjukkan bahwa pelayanan diberikan total, termasuk urusan akses internet. Jumlah penumpanya tak sebanyak Dublin Airport, bahkan mungkin bandara Soetta, Indonesia. tetapi terus meningkat. Tahun 2014 hanya 2,9 juta penumpang. Tahun 2015 bertambah hingga 3,3 juta penumpang. #5. Helsinki, Finlandia Kecepatan: 17,5 Mbps Bandara ini bak rumah bagi flagship Finlandia, Finnair. Jumlah penumpang penerbangan internasional pada tahun lalu saja mencapai 13,8 juta orang. Dan tidak mengherankan jika fasilitas hotspot begitu penting, apa lagi FInlandia identiks ebagai negeri dengan teknologi mobile yang sarat. Saat ini Helsinki Airport sedang dalam pengembangan yang ditargetkan pada tahun depan seluas 157 ribu meter persegi. #6. Ngurah Rai, Bali, Indonesia Kecepatan: 16 Mbps Tahun 1931, Belanda membangun bandara untuk pesawat militernya di Kuta, Bali. Kini, Ngurah Rai bisa jadi lebih dikenal ketimbang bandara Soetta. Kapasitas penumpang kian tak cukup. Destinasinya meliputi Asia dan Australia. Selain pesawat penumpang, bandara ini juga digunakan untuk pesawat pribadi. Bandara ini juga dikembangkan, targetnya tahun 2017 bisa menampung 20 juta penumpang.
  6. Baru-baru ini diadakan survei mencari bandara dengan Wi-Fi tercepat di dunia. Jika Anda akan bepergian membawa laptop, Thailand dan Amerikan Selatan adalah pilihan terbaik. Demikian, menurut Rotten Wi-Fi, yang menilai kecepatan Wi-Fi di bandara dan hotel, dalam survei tahunan bandara seluruh dunia. Sejauh ini, bandara dengan koneksi internet tercepat adalah Don Mueang International Airport di Bangkok, Thailand. Survei tersebut melaporkan kecepatan unduh 42.22 Mbps dan kecepatan unggah 42.28 Mbps. Tempat kedua lumayan mengejutkan, yakni Bill and Hillary Clinton National Airport di Little Rock, Arkansas, yang menurut situs tersebut luasnya di urutan ke-79 bandara komersial di AS. Walau ukurannya tak luas, tapi internetnya ngebut. Rotten Wi-Fi melaporkan kecepatan unduhnya 36.23 Mpbs. Yang masuk 6 teratas adalah Kuala Lumpur International Airport di Malaysia, Chattanooga Metropolitan Airport di North Carolina, Chiang Mai International Airport di Thailand, dan Houston George Bush Intercontinental Airport. Bandara di Amerika lainnya yang masuk 20 teratas adalah JFK di New York dan Rocky Mountain Metropolitan Airport di Colorado. Secara keseluruhan, Thailand menempatkan lima bandaranya dalam 10 teratas. Posisi Eropa tak begitu bagus, dengan hanya tiga bandara di 20 teratas, itu pun di daftar buntut, yakni Lennart Meri Tallinn Airport di Estonia di tempat ke-10, serta dua bandara di Jerman, yakni Munich Airport dan Frankfurt Airport di urutan ke-18 dan ke-19. Bandara di Amerika Selatan tak ada yang masuk 20 teratas karena Wi-Fi tercepat adalah di El Plumerillo Airport, Argentina dengan kecepatan hanya 6.38 Mbps.
  7. Apple kembali diseret ke meja hijau. Raksasa teknologi pimpinan Tim Cook itu digugat karena fungsi pengaturan Wi-Fi Assist yang gagal. Sebelum sistem operasi iOS 9 diluncurkan untuk publik, santer terdengar bahwa Apple telah memperbaiki fungsi Wi-Fi di perangkat mobile Apple yang mampu secara otomatis berubah ke pemakaian data seluler apabila koneksinya tidak bagus alias lambat. Apple dianggap gagal mengedukasi para pengguna terkait fungsi Wi-Fi Assist ini yang kemudian malah menyedot penggunaan data mereka. Gugatan hukum bersama yang diajukan oleh warga San Jose, California, bernama William Scott Phillips dan Suzanne Schmidt Phillips itu menjelaskan, para pengguna tidak memahami bagaimana fitur Wi-Fi Assist bisa berjalan. Hal inilah yang memicu penggunaan data yang sangat boros dari yang mereka perkirakan. Pasangan Phillips menekankan, mereka mengalami pemborosan data dari iPhone 5s mereka setelah memperbarui sistem operasi ke iOS 9. Biaya kerugian dari tuduhan tersebut pun tak tanggung-tanggung, yakni mencapai US$ 5 juta atau setara Rp 68 miliar. Tuduhan yang dilayangkan kepada Apple disebut melanggar Unfair Competition Law dan False Advertising Law. "Tindakan atas tergugat masih menganggap enteng borosnya penggunaan data para pengguna. Pengguna yang rata-rata memakai iPhone untuk streaming musik, video, dan menjalankan berbagai aplikasi, semuanya mengkonsumsi data yang signifikan," begitu pernyataan dalam gugatan hukum. Gugatan ini dinilai unik sebab Apple tak biasa menghadapi kontroversi setelah perilisan perangkatmobile ataupun peranti lunak. Namun perusahaan memang sudah sering mendapat tuduhan hukum mengenai fungsi produk yang tak berjalan dengan baik seperti masalah baterai, sinyal, hingga proses pembayaran aplikasi. Fungsi Wi-Fi Assist sendiri bisa diaktifkan di bagian Settings, lalu ke menu Cellular. Di sana ada pilihan Wi-Fi Assist di bagian bawah setelah daftar penggunaan data dari aplikasi-aplikasi ponsel.
  8. WiFi yang menghubungkan kita dengan Internet kini sudah menjadi kebutuhan kita sehari-hari. Tak heran, tempat-tempat yang menyediakan koneksi Internet (hotspot), selalu menjadi tempat berkumpul. Dari perpustakaan sampai ke kafe atau restoran, WiFi menjadi daya tariknya. Apalagi kalau gratisan. Sudah pasti jadi acuan. Tapi masalahnya, koneksi WiFi gratisan juga menjadi daya tarik bagi peretas komputer lho. Dari yang sekadar ingin membobol sistem komputer kita, sampai yang berniat jahat membobol akun bank atau kartu kredit. Ngeri, kan? Celakanya, banyak kita yang abai terhadap bahaya seperti itu. Keamanan menjadi resiko yang paling sering diabaikan dari pengguna WiFi gratisan yang tak memerlukan password. Padahal, itu adalah peluang besar bagi peretas untuk mengakses perangkat lain yang sama-sama memakai jaringan itu. Ancaman terbesar, menurut Kaspersky, perusahaan antivirus itu, adalah para peretas menempatkan dirinya di antara pengguna WiFi dengan koneksi Internet. Alih-alih terkoneksi langsung ke hotspot, kita yang jadi korban justru terus menerus mengirimkan informasi kepada para peretas. Informasi apapun bisa bocor. Apalagi kalau kita memakai WiFi gratisan itu untuk membuka akun perbankan. Hm, bahaya banget. WiFi gratisan juga bisa dipakai pembuat virus untuk menyebarkan program jahat (Malware) atau sebut saja virus komputer. Jangan kira virus-virus sekarang hanya dibuat untuk melumpuhkan komputer. Penjahat siber memakai virus untuk menjadikan komputer kita seperti zombie. Komputer kita bisa dipantau dari jarak jauh, sehingga informasi apapun yang kita simpan di komputer bisa diaksesnya. Ada lagi modus lain pembobol. Mereka memancing korban dengan membuat koneksi WiFi gratis, padahal itu jebakan. WiFi mobile bisa dibuat dengan mudah sekarang, bahkan dengan smartphone pun sudah umum. Mereka yang terjebak, akan dengan mudah diobok-obok oleh pembobol. Bahaya, guys! Lalu, bagaimana cara memproteksi diri sendiri?
  9. Jika trotoar pada umumnya hanya menyediakan fasilitas penerangan jalan saja, berbeda dengan trotoar yang satu ini. Ya, jika Anda kebetulan sedang berada di Inggris, maka ketika Anda berjalan di sepanjang trotoar di Chesham, Buckinghamshire, Inggris, maka Anda akan mendapat jaringan WiFi super cepat. Trotoar pintar ini mampu memberikan akses data untuk keperluan download hingga kecepatan 166 mbps. Layanan akses internet melalui jaringan WiFi itu dibesut oleh perusahaan Internet asal Inggris, Virgin Media. WiFi pada trotoar ini diletakan di bawah tanah, sehingga jika dilihat dengan mata memang trotoar ini nampak biasa saja. Layanan akses internet pada trotoar ini disebut Smart Pavement atau trotoar pintar, menurut Direktur Virgin Media, Gregor McNeil, layanan ini dihadirkan oleh mereka agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses internet dengan kecepatan tinggi meski sedang di jalan. Selain itu, warga juga bisa memanfaatkan layanan ini untuk menunjang pekerjaan, membuat jaringan, atau memperluas pertemanan dengan orang lain. Dalam menghadirkan teknologi smart pavement ini Virgin Media tidak bertindak sendirian, mereka membuat kerja sama dengan menggandeng Chiltern District Council untuk menghadirkan akses internet di trotoar. Teknologi ini menghubungkan gorong – gorong yang ada di bawah trotoar. Dengan begitu, seluruh jalanan Cesham seluas 14,5 hektar di Lowndes Park dapat menikmati akses internet berkecepatan tinggi. Alasan Virgin Media menghadirkan layanan ini karena, di jalanan Cesham sendiri setiap harinya dilalui oleh kurang lebih 21.000 orang. Dengan jumlah yang sangat besar tersebut, Virgin Media ingin program yang sedang dicanangkannya. Dengan telah hadirnya layanan ini, masyarakat diminta untuk menghemat akses internet selulernya dengan beralih ke jaringan WiFi gratis.
  10. Mengirim file APK, foto, dan video merupakan hal umum yang bisa dilakukan antar perangkat seluler seperti smartphone. Namun biasanya orang-orang menggunakan Bluetooth sebagai koneksi untuk saling mengirimkan file antar ponsel. Namun sering kali terdapat kendala jika menggunakan Bluetooth sebagai layanan transfer file, mulai dari susahnya pairing dan lambatnya kecepatan transfer data. Kini ada solusi untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu layanan transfer data menggunakan aplikasi pihak ketiga yaitu SHAREit. Aplikasi pihak ketiga ini menggunakan jaringan WiFi yang tersedia di smartphone Android. Dengan menggunakan jaringan WiFi sebagai jaringan transfer data, jelas ini akan mempercepat kecepatan transfer file antar perangkat. Cara menggunakannya pun cukup mudah dan banyak pilihan file apa saja yang dapat dikirim termasuk file APK. Pengguna hanya tinggal memilih ingin mengirim file atau menerima file. Jika memilih mengirim file Anda hanya perlu memilih file apa saja yang akan Anda kirim dan jika telah selesai Anda tinggal memilih ke perangkat mana file itu akan dikirim, tentunya perangkat lain yang akan menerima juga telah menginstal aplikasi SHAREit ini. Untuk menerima file juga mudah, hanya tekan terima nantinya file akan terkirim jika perangkat lain memilih perangkat Anda sebagai penerima. Berbeda dengan Bluetooth yang memungkinkan harus melakukan pairing, di aplikasi ini tidak perlu melakukan hal itu, kita hanya tinggal memilih icon perangkat lain yang telah mengaktifkan mode terima. Jenis perangkat yang kompatibel dengan aplikasi ini cukup beragam, yaitu tersedia untuk Android, iOS, Windows Phone, dan PC Windows. Tentunya mengirim file berukuran jumbo bukan sesuatu yang membosankan, karena dengan menggunakan WiFi sebagai jaringan transfer, kecepatan transfernya dapat mencapai rata-rata 20 MB per detiknya tergantung kapasitas hardware yang dimiliki tiap perangkat. Aplikasi milik Lenovo ini tersedia gratis yang bisa anda unduh di Play Store, App Store, atau via link berikut. Semoga tips ini membantu Anda yang ingin mengirim file berukuran besar tanpa harus menunggu waktu yang lama dan tanpa menggunakan kabel data jika ingin mengirim file ke atau dari PC Anda.
  11. Rusia kini mewajibkan pengguna jaringan Wi-fi di tempat umum untuk memberikan informasi dan tanda pengenal pribadi sebelum bisa menggunakan internet. Langkah pemerintah Rusia itu memicu kemarahan pengguna internet. Peraturan itu merupakan yang terbaru dalam serangkaian UU baru Rusia yang memperketat pengawasan terhadap internet. Kementerian Komunikasi Rusia mengatakan dekrit itu berlaku untuk “tempat-tempat yang menyediakan akses Wi-Fi.” Tapi belum jelas bagaimana aturan itu akan ditegakkan dan jenis tempat umum apa yang akan terkena dampaknya. Media Rusia menyebut kafe dan taman-taman umum sebagai contoh. Pengguna Wi-Fi dilaporkan harus memberikan nama lengkap mereka yang dikonfirmasi dengan tanda pengenal diri seperti nomor telepon.
  12. Para pendaki yang mencapai puncak Gunung Fuji sekarang akan dapat berbagi pencapaian mereka lewat sambungan Wi-Fi gratis. Sebuah jaringan ponsel Jepang mengatakan akan mulai menawarkan layanan Internet nirkabel itu Jumat (10/7) di delapan titik di gunung paling terkenal di Jepang itu, termasuk di puncak yang setinggi 3.776 meter. Inisiatif tersebut bertujuan untuk menarik lebih banyak turis asing ke Shizuoka dan Yamanashi, dua prefektur yang menjadi daerah lokasi Gunung Fuji. Dari bandar udara ke kereta bawah tanah dan operator bus, Jepang telah memperluas layanan Wi-Fi gratisnya untuk bersiap dengan Olimpiade Tokoyo 2020. Para pengguna Wi-Fi di Gunung Fuji akan perlu memasukkan nama pengguna dan kata kunci yang disediakan dalam brosur berbahasa Inggris, China dan Korea dan akan didistribusikan di beberapa jalur pendakian. NTT DOCOMO Inc. akan menyediakan layanan tersebut selama 72 jam.
  13. Menurut grup riset keamanan information technology (IT), laptop atau smartphone bisa membocorkan 'emisi elektronik' yang mengandung password atau data private lainnya. Bahkan, hacker bisa melancarkan aksinya saat Anda tidak sedang terhubung dengan internet. Hacker tidak perlu repot-repot memerlukan konektivitas internet melalui WiFi. Kerentanan yang ada pada perangkat memungkinkan hacker untuk mencuri informasi dari device Anda, bahkan saat hacker duduk di dekat pengguna di sebuah tempat umum atau kedai kopi. Peneliti melakukan percobaan dengan menelusuri radiasi elektromagnetik yang diproduksi oleh berbagai komponen elektronik dari hardware komputer. Hardware komputer ini termasuk prosesor dan kapasitor. Beberapa sinyal akan muncul saat pengguna mengetik keyboard dan sinyal tersebut bisa ditangkap menggunakan peralatan elektronik khusus. Dalam penelitian terbaru, para peneliti Georgia Tech mengembangkan sebuah cara untuk mengukur kekuatan emisi. Mereka juga menawarkan cara kepada desainer hardware dan software untuk menambal lubang-lubang elektronik tersebut. Jika Anda membandingkan ini dengan serangan internet, ini memiliki lebih sedikit problem. Lebih lanjut Alenka mengatakan, jenis serangan ini sangat sulit dideteksi "Dengan segala macam serangan internet, Anda akan menemukan penyerang. (Sedangkan) dengan cara ini, Anda hanya perlu dekat (pengguna) dan tidak ada yang mengetahui siapa yang mengambil data Anda," jelasnya. Sejauh ini, jenis serangan atau kebocoran menggunakan metode ini tidak terlalu dieksploitasi oleh hacker.
  14. Salah satu perusahaan penyedia layanan telekomunikasi dan multimedia terdepan di Indonesia, Biznet Networks, meluncurkan Biznet Wifi yang merupakan layanan Turbo Wi-Fi prabayar dengan kecepatan hingga 100 Mbps, dengan menggunakan teknologi Wi-Fi terbaru, sebagai solusi atas semakin meningkatnya kebutuhan akan koneksi Internet bagi pada pengguna smartphone dan tablet. Pada Sabtu, 14 Februari 2015, Biznet Wifi secara resmi diluncurkan perdana di 2 kota di Jawa Barat; Cirebon dan Indramayu. “Sejak tahun 2000, Biznet Networks sangat fokus dalam memberikan layanan Broadband Internet bagi pasar bisnis yang memerlukan kehandalan dan kecepatan jaringan yang tinggi untuk mendukung kegiatan bisnis. Selain itu Biznet juga telah menghadirkan layanan max3 by Biznet untuk pengguna perumahan dan apartemen. Kini, dengan semakin meningkatnya kebutuhan Internet untuk pengguna smartphone dan tablet, Biznet terdorong untuk menghadirkan layanan Biznet Wifi yang cepat dan murah harganya,” ujar Adi Kusma, President Director Biznet Networks. “Biznet Wifi diciptakan karena tingginya kebutuhan koneksi Wifi cepat dan handal untuk pengguna smartphone dan tablet. Akses Internet melalui Wi-Fi tidak jauh berbeda dengan jaringan selular,” tambah Adi Kusma. Biznet Wifi hadir dengan 4 fitur menarik: Jaringan Turbo Wi-Fi 100 Mbps – pengguna dapat menjalankan aplikasi apapun lebih cepat. Tanpa perangkat tambahan – pengguna dapat menggunaan fitur Wifi yang ada di dalam gadget pengguna, baik smartphone maupun tablet. Harga paling murah – mulai dari Rp 30,000 untuk penggunaan data 2 GB selama 30 hari. 4. Fitur 2-in-1 – setiap nomor akun dapat digunakan untuk 2 gadget secara bersamaan. Biznet Wifi hadir dengan 3 paket pilihan: Biznet Wifi 30,000 – Quota 2 GB untuk 30 hari – harga Rp 30,000 Biznet Wifi 60,000 – Quota 5 GB untuk 60 hari – harga Rp 60,000 Biznet Wifi 90,000 – Quota 10 GB untuk 90 hari – harga Rp 90,000 Kedepannya, layanan Biznet Wifi akan hadir di seluruh kota-kota yang dilalui oleh jaringan Fiber Optic Biznet yang berada di Pulau Jawa, Bali dan Sumatra, yang sudah ada lebih dari 11,500 KM. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan Biznet Wifi, silahkan mengunjungi www.biznetwifi.com Sumber: Biznet Network
  15. Jaringan Wi-Fi di ruang publik tak selamanya dilindungi dengan keamanan tingkat tinggi. Teknologi internet nirkabel Wi-Fi genap berusia 15 tahun pada 2014 lalu. Wi-Fi Alliance, organisasi yang mengelola standar dan pengembangan teknologi Wi-Fi dunia, mengatakan bahwa tantangan utama yang dihadapi oleh penyedia teknologi WiFi ada di sisi keamanan. Wi-Fi sangat berkaitan erat dengan ruang publik di mana setiap orang dapat memasukinya secara bebas. Hal inilah yang menjadi sorotan tajam. "Beberapa waktu belakangan, banyak jaringan Wi-Fi yang terbuka untuk publik dan telah beroperasi. Dan orang-orang sudah seharusnya khawatir akan hal ini," ujar Greg Ennis Vice President Technology Wi-Fi Alliance. Pada dasarnya, risiko terbesar yang akan dihadapi ketika terhubung dalam sebuah jaringan Wi-Fi publik adalah jaringan yang tidak terlindungi. Mereka tak tahu apa yang dilakukan empunya jaringan. Bisa jadi dimanfaatkan untuk kegiatan negatif. Bahkan, berdasarkan data dari perusahaan antivirus Kaspersky pada tahun 2014, sebanyak 40 persen dari pengguna Wi-Fi memiliki risiko tinggi data dan informasinya diambil oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Wi-Fi menggunakan gelombang radio yang langsung tertuju pada perangkat pengguna. Gelombang ini bersifat sharing, maka ada kemungkinan besar setiap orang yang terhubung dengan Wi-Fi yang sama dapat melihat isi dari perangkat pengguna lain. Inilah yang menjadi risiko besar penggunaan wi-Fi dan tentu saja harus ada solusi kongkret pada masa mendatang khususnya 2015. Ennis menambahkan bahwa salah satu solusi yang terbaik untuk mengatasi isu keamanan ini adalah dengan menggunakan Passpoint. Dengan Passpoint, maka pengguna tidak perlu membuat sebuah koneksi dengan pengaturan manual seperti memasukan nama pengguna dan kata sandi. Dengan Passpoint pula, ketika pengguna terdeteksi berada dalam jangkauan sebuah Wi-Fi, maka perangkat akan terhubung secara otomatis. Untuk bisa melakukannya, pengguna harus bermitra terlebih dahulu dengan sebuah perusahaan telekomunikasi yang menyediakan layanan ini. Menurut Ennis, hal ini dapat mengurangi risiko negatif yang dapat terjadi ketika pengguna terkoneksi dengan Wi-Fi publik. Karena, perusahaan telekomunikasi setidaknya memberi jaminan keamanan data kepada pelanggan. "Passpoint akan membawa tingkat keamanan tinggi dan andal untuk meratakan jaringan Wi-Fi publik," kata Ennis. Jaringan komunikasi ini memang diprediksi memiliki masa depan yang baik, terlebih dengan rancangan program Internet of Things yang diterapkan oleh berbagai perusahaan dan negara. Teknologi nirkabel seperti Wi-Fi ini akan memainkan peran kunci dalam beberapa tahun mendatang seiring dengan pertumbuhan perangkat mobile seperti ponsel dan tablet. Segala masalah serta resiko yang ada pada jaringan nirkabel ini, menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi para penyedia layanan dan teknologi untuk menjamin keamanan setiap pengguna. "Teknologi ini mengalami evolusi besar selama 15 tahun terakhir. Tapi yang penting adalah bagaimana menghadapi kemajuan teknologi ini," kata Ennis.
  16. Seorang nenek berusia 72 tahun, menghabiskan puluhan juta rupiah untuk membuat WiFi-proofing di rumahnya guna memblokir sinyal nirkabel dan mobile. Ia mengklaim, sinyal WiFi yang ada di sekitar dapat merusak kesehatannya. Stefanie Russell, demikian nama nenek tersebut, mengecat rumahnya dengan lapisan anti radiasi. Untuk melapisi tembok rumahnya dengan cat anti-radiasi, Russell diinformasikan telah menggelontorkan uang sebesar 4.000 poundsterling atau sekitar Rp 77 juta. Cat WiFi-proofing yang digunakan Russell, dikatakan memiliki empat lapisan anti-radiasi. "Saya merasa mual dan pusing bila kontak langsung dengan ponsel dan perangkat lainnya yang terkoneksi sinyal radio atau WiFi," kata Russell. Russell mengungkapkan bahwa dirinya menderita elektro-sensitivitas, yang mengakibatkan sakit kepala berat ketika berada di tengah kerumunan banyak orang yang menggunakan ponsel. Ia juga menghindari perangkat komputer. "Lapisan cat dalam dan di luar rumah saya hampir selesai. Saya merasa jauh lebih baik sekarang karena lebih terlindungi. Saya memiliki perangkat yang membantu untuk mendeteksi berapa banyak sinyal nirkabel yang mendekat," tambahnya. Sebagai informasi, elektro-sensitivitas bukanlah sebuah istilah penyakit baru. Elektro-sensitivitas diakui di Swedia dan Kanada sebagai gangguan medis, dengan orang-orang yang mengalami sakit kepala, sulit berkonsentrasi, dan keringat berlebihan ketika berkontak langsung dengan perangkat elektronik.
  17. Teknologi kini setiap harinya selalu berkembang salah satunya adalah dengan adanya internet kita dapat mengkases berbagai informasi dan data tanpa perlu bersusah-susah payah seperti misalnya mencari buku di perpustakaan. Internet sendiri bisa kita gunakan apabila kita mempunyai modem, tapi sekarang ini banyak orang yang nggak mempunyai modem tetapi tetap dapat mengakses internet dengan memanfaatkan fasilitas Wifi yang disediakan oleh restoran atau cafe. Masyarakat sendiri sekarang ini begitu tergantung dengan internet karena peranan internet dalam kehidupan sehari-harisemakin mendominasi mulai dari mencari informasi, sarana hiburan, serta komunikasi terhadap orang-orang di sekeliling kita. Cara kerja wifi pada dasarnya sama dengan jenis-jenis modem lainnya, tapi fungsi modem dapat berjalan baik jika dikoneksikan secara langsung. Sedangkan wifi nggak memerlukan kabel buat mengirimkan signal. Apabila cara kerja wifi udah benar dan dalam kondisi memancarkan signal tentu kita udah dapat bisa memakainya buat mencari informasi atau login ke sosial media lewat macam-macam web browser yang ada di laptop atau berbagai jenis smartphone yang kita miliki, tapi dianjurkan buat memakai browser paling aman seperti google chrome dan firefox misalnya. Cara Kerja Wifi 3 komponen penting buat menjalankan cara kerja wifi baik itu dalam posisi mengirim atau menerima data adalah adanya sinyal radio, format data, serta struktur jaringan atau network. Setiap komponen pada dasarnya mempunyai peran dan fungsi masing-masing dan berada di lapisan yang berbeda. 7 lapisan (seven layer OSI Model) pada topologi jaringan komputer yang berperan pada cara kerja wifi adalah Physical Layer (Lapisan Fisik) Data-Link Layer (Lapisan Keterkaitan Data) Network Layer (Lapisan Jaringan) Transport Layer (Lapisan Transport) Session Layer (Lapisan Sesi) Presentation Layer (Lapisan Presentasi) Application Layer (Lapisan Aplikasi) Komponen pertama buat cara kerja wifi yaitu sinyal radio dimana nantinya akan bekerja di physical layer atau lapisan fisik sedangkan format data berfungsi mengendalikan beberapa lapisan yang ada di atasnya. Setelah itu struktur jaringan atau network yang merupakan bagian dari cara kerja wifi berfungi mengirim dan menerima sinyal radio. Cara kerja wifi dapat diibaratkan seperti cara kerja modem tapi ketika mengirim data peralatan-peralatan wireless akan mengubah data yang bersifat digital menjadi sinyal radio dan ketika menerima peralatan-peralatan wireless akan mengubah sinyal radio menjadi sinyal digital. Wifi ditemukan dan dibuat oleh James Clerk Maxwell pada tahun 1964 dimana saat itu Maxwell menunjukkan sebuah fakta bahwa apabila medan magnet mengalami perubahan maka nantinya akan menghasilkan medan-medan listrik. Dalam persamaan itu, dengan gamblang dan jelas Maxwell berhasil menunjukkan fakta bahwa, setiap perubahan yang terjadi dalam medan magnet itu akan menciptakan medan-medan listrik. Dan sebaliknya, setiap perubahan yang terjadi dalam medan-medan listrik itu akan menciptakan medan-medan magnet. Medan magnet yang ada nantinya dapat menciptakan media listrik di ruang bebas yang seterusnya akan menciptakan medan magnet baru kembali, alur tersebut terus berlanjut hingga arus listrik terputus. Energi yang udah dihasilkan tersebut biasa kita kenal dengan sinyal radio. Berkat ditemukannya persamaan oleh Maxwell kita bisa mengetahui dan mengenal cara kerja wifi sehingga setiap komputer dapat saling berkomunikasi baik itu dalam modem mengirim atau menerima lewat sinyal radio. Gambar Cara Kerja Wifi
  18. Cara Membuat Hotspot Wifi Dengan Modem di Laptop Cukup mudah membuat hospot untuk koneksi Wifi dengan menggunakan modem USB anda. Membuat hotspot/Wifi dan bisa berbagi koneksi dengan teman teman, tentu akan lebih praktis dan cukup membantu. Mari kita ikuti tips berikut. Bagaimana cara setting untuk membuat jaringan / sinyal Wifi menggunakan modem USB, berikut langkah yang harus anda lakukan, silakan simak dengan seksama dan coba praktekin setelah anda pahami. Setting laptop menjadi hotspot Wifi dengan modem USB: 1. Buka Open Network and Sharing Center, caranya klik start > control panel > Network and Sharing Center. Atau bisa juga klik kanan pada icon Connection di kanan bawah layar. Kemudian klik Open Network and Sharing Center. 2. Pilih > Setup a New Connection or Network. 3. Pilih > Set Up a Wireless ad Hoc (Computer-to-Computer) Network, atau pada > manually conect to a wireless network ,lalu klik > Next. 4. Silakan isi data Network Name : bebas terserah anda. Security Type : pilih No Authentication, atau bisa juga menggunakan password untuk keamanan dari pencurian sinyal dengan pilih WPA2-Personal. Security Key : isi bebas, jika orang lain ingin bergabung dengan hotspot anda, maka harus isi password yang telah anda buat. Beri tanda (check) pada > Save This Network. 5. Setting Hotspot selesai , lalu klik Connect untuk mengunakan Wifi anda. Silakan dicoba Wifi anda dengan laptop lain atau Handphone yang sudah support wifi. Jika ada masalah koneksi, coba cek setting dengan aturan seperti berikut: ~ Menuju bagian network connections anda, (klik start > settings > network connections) ~ Lalu klik kanan pada nama modem yang anda gunakan, pilih > properties, pilih tab > Sharing , lalu centang (check) Allow other Network User to Connect Through This Computer’s Internet Connection. Semoga berhasil dan selama berbagi koneksi dengan teman anda. Matur nuwun dan jumpa lagi di informasi mendatang.
  19. Pada akhir 1970-an IBM mengeluarkan hasil percobaan mereka dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) menguji WLAN dengan RF. Kedua perusahaan tersebut hanya mencapai data rate 100 Kbps. Karena tidak memenuhi standar IEEE 802 untuk LAN yaitu 1 Mbps maka produknya tidak dipasarkan. Baru pada tahun 1985, (FCC) menetapkan pita Industrial, Scientific and Medical (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2400-2483.5 MHz dan 5725-5850 MHz yang bersifat tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN secara komersial memasuki tahapan serius. Barulah pada tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spread spectrum (SS) pada pita ISM, frekuensi terlisensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate >1 Mbps. Pada tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi/standar WLAN pertama yang diberi kode 802.11. Peralatan yang sesuai standar 802.11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4GHz, dan kecepatan transfer data (throughput) teoritis maksimal 2Mbps. Pada bulan Juli 1999, IEEE kembali mengeluarkan spesifikasi baru bernama 802.11b. Kecepatan transfer data teoritis maksimal yang dapat dicapai adalah 11 Mbps. Kecepatan tranfer data sebesar ini sebanding dengan Ethernet tradisional (IEEE 802.3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4Ghz. Salah satu kekurangan peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini adalah kemungkinan terjadinya interferensi dengan cordless phone, microwave oven, atau peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi sama. Pada saat hampir bersamaan, IEEE membuat spesifikasi 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data teoritis maksimal sampai 54Mbps. Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sukar menembus dinding atau penghalang lainnya. Jarak jangkau gelombang radio relatif lebih pendek dibandingkan 802.11b. Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a. Namun saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar tersebut. Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi yang diberi kode 802.11g ini bekerja pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling dipertukarkan. Misalkan saja sebuah komputer yang menggunakan kartu jaringan 802.11g dapat memanfaatkan access point 802.11b, dan sebaliknya. Pada tahun 2006, 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan teknologi 802.11b, 802.11g. Teknologi yang diusung dikenal dengan istilah MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n. Kata ”Pre-” menyatakan “Prestandard versions of 802.11n”. MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan peningkatan jumlah klien yg terkoneksi. Daya tembus MIMO terhadap penghalang lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati. Access Point MIMO dapat menjangkau berbagai perlatan Wi-Fi yg ada disetiap sudut ruangan. Secara teknis MIMO lebih unggul dibandingkan saudara tuanya 802.11a/b/g. Access Point MIMO dapat mengenali gelombang radio yang dipancarkan oleh adapter Wi-Fi 802.11a/b/g. MIMO mendukung kompatibilitas mundur dengan 802.11 a/b/g. Peralatan Wi-Fi MIMO dapat menghasilkan kecepatan transfer data sebesar 108Mbps.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy