Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'whatsapp grup'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 1 result

  1. Studi terbaru dari Tallin University Estonia menyebut aplikasi percakapan Whatsapp lebih berbahaya dalam menyebarkan hoaks terkait covid-19. Meski demikian platform media sosial lain juga punya peran besar terkait persebaran hoaks itu. Studi dari Tallin University mengambil tempat di Jerman dan Israel. Studi mengungkap hoaks yang menyebar di Whatsapp grup saat ini lebih berbahaya ketimbang aplikasi lainnya. Pasalnya, identitas penyebar hoaks di Whatsapp lebih jelas ketimbang yang disebarkan melalui platform media sosial. Sehingga banyak dari pesan berantai hoaks diterima dan disebarkan begitu saja oleh masyarakat. Studi juga menyebut penyebaran hoaks itu berupa pesan berantai. Menariknya pesan berantai itu didapatkan dari platform media sosial lain seperti Facebook, Twitter atau Instagram. Selain itu studi ini juga menjelaskan sejumlah platform media sosial seperti Facebook, Twitter, Youtube, dan aplikasi percakapan Whatsapp sudah membuat kebijakan untuk melawan hoaks. Namun kebijakan yang mereka ambil berlaku mirip di semua negara sehingga kurang spesifik.
×
×
  • Create New...