Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'viruz'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Para ilmuwan membuat temuan-temuan baru mengenai virus Zika hampir setiap hari. Makin banyak yang mereka ketahui, virus itu menurut mereka semakin menakutkan. Dr. Anthony Fauci memberikan kesaksian tentang virus Zika di depan para anggota DPR AS di Washington DC bulan Februari lalu Sejak WHO mengumumkan virus Zika yang ditularkan nyamuk sebagai kondisi darurat bagi kesehatan masyarakat para ilmuwan mengaitkannya dengan kelumpuhan dan infeksi otak pada orang dewasa tapi virus itu juga menyebabkan dampak mengerikan pada janin. Sebuah studi pada rumah sakit John Hopkins di kota Baltimore, Maryland, menunjukkan bahwa virus Zika menginfeksi dan membunuh sel-sel yang membentuk otak. Studi lainnya yang melibatkan perempuan hamil di Brazil menunjukkan ketidak normalan pada 29% janin perempuan yang positif terkena virus Zika dan menjalani pemeriksaan ultrasound. Dr. Anthony Fauci dari Lembaga Kesehatan Nasional mengatakan angka itu sangat memprihatinkan. "Kami hampir pasti ada bentuk-bentuk abnormal yang lebih kecil yang tidak terdeteksi oleh ultrasound. Jadi, saya kira dampaknya pada janin akan lebihtinggi daripada hanya 29%," ungkap Fauci. Abnormalitas ini termasuk penglihatan yang buruk, tuli, intelek yang rendah dan lebih banyak lagi, yang akan berdampak bahkan pada bayi-bayi yang tampak lahir normal. Saran Dr. Fauci tidak banyak memberi harapan khususnya bagi perempuan miskin di Amerika Latin dan Karibia. "Jangan (sampai) kena infeksi. Lakukan vaksinasi untuk mencegah infeksi. Itu cara terbaik untuk mencegahnya," kata Fauci. Tapi saat ini belum ada vaksin. Meskipun penelitian mengalami kemajuan pesat, masih dibutuhkan waktu dua sampai tiga tahun sebelum vaksin tersedia. Satu-satunya cara lain untuk melindungi diri dari virus itu adalah dengan menggunakan celana panjang dan baju lengan panjang, menggunakan semprotan nyamuk dan membunuh nyamuk serta telurnya. Masalah lainnya adalah dana. Kongres AS belum memberikan dana tambahan untuk melanjutkan riset mengenai Zika. Tanpa pendanaan, tugas ini akan melamban bahkan berhenti. (www.voaindonesia.com)
  2. Kewaspadaan terhadap virus zika tak jangan hanya fokus pada ibu hamil saja. Siapapun dapat mengalami gejalanya, sehingga kita harus melakukan pencegahan di rumah. Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr Firman Santoso SpOG mengatakan, pencegahan virus zika sangat mudah. Caranya sama dengan mencegah demam berdarah dengue (DBD). "Virus zika penyebabnya adalah nyamuk aedes aegypti yang suka hidup di genangan air. Di rumah jangan sampai ada wadah-wadah berisi air bersih yang tidak kita buang atau tutup," katanya saat ditemui di Gedung B Siloam Hospital Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kemarin. Dia menambahkan, apabila di dalam rumah Anda terdapat kolam renang, usahakan satu minggu sekali mengurasnya. "Kalau di rumah ada kolam renang pun, usahakan seminggu sekali dikuras dengan pemberian obat klorin. Ini untuk mencegah nyamuk berkembang biak," sarannya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy