Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74

Search the Community

Showing results for tags 'viral'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 11 results

  1. Markobar, es kepal Milo viral, nugget banana, hingga sate taichan menjadi makanan yang hampir kebanyakan orang mengenalnya. Menu ini memang viral dan terkenal hingga detik ini. Menjadi terkenal dan viral tentunya bukan serta merta terjadi begitu saja. Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk membuat produk dikenal masyarakat luas. 1. Memiliki nilai cerita yang unik Selain terkenal karena rasa pedasnya, Maicih juga dikenal karena kisah di balik usahanya. Sebagian orang penasaran dengan asal mula nama Maicih. Ternyata founder dari Maicih ini bercerita bahwa Maicih sendiri berasal dari nama dompet kecil yang sering dipakai ibu-ibu ke pasar. Awalnya founderbertemu dengan ibu-ibu yang membawa dompet kecil yang dinamakan sebagai dompet icih oleh ibunya. Beberapa tahun berselang, founder bertemu dengan ibu-ibu dengan dompet icih tersebut dan menemukan fakta bahwa ia juga memproduksi bumbu pedas. Dari sanalah founder menemukan ide untuk membuat keripik pedas Maicih yang telah viral hingga kini. Belajar dari Maicih yang memiliki cerita unik di balik bisnis, membuat masyarakat ingin lebih tahu dan mengenalnya. 2. Promosi maksimal di media sosial Instagram memang dianggap sebagai media sosial yang hits. Jadi tidak mengherankan jika banyak bisnis yang dipromosikan melalui media sosial ini menjadi lebih cepat meraih viral. Kekuatan warganet memang tidak diragukan lagi. Maka tidak ada salahnya untuk menggunakan Instagram sebagai media sosial agar bisnis semakin terkenal. 3. Pancing dengan review Zaman sekarang, semua produk ada review-nya. Tidak jarang orang-orang memilih untuk mencari dan membaca review-nya terlebih dahulu sebelum membeli. Apapun jenis usaha yang sedang dijalankan kita bisa memanfaatkan para influencer seperti travel blogger, beauty blogger, selebgram, atau orang-orang yang banyak dikenal masyarakat untuk dapat mereview bisnis. 4. Endorse publik figur Dengan banyaknya fans dan followers-nya publik figur, maka setiap produk atau barang yang ia kenakan akan diperhatikan oleh pengikutnya. Sehingga endorse dari publik figur dianggap sebagai cara yang cukup jitu untuk membuat bisnis menjadi viral. 5. Tampil berbeda Markobar milik Gibran anak Presiden RI, Jokowi, memiliki beberapa keunggalan. Dikenal dan viral bukan karena menjadi putra sulung orang nomor satu di Tanah Air. Bukan pula menyajikan martabak yang serupa dengan yang lain. Tetapi Gibran sukses memodifikasi martabak biasa dengan aneka rasa dan topping makanan-makanan yang sedang viral seperti nutella, kit-kat, macha, dan banyak rasa lainnya. Jadi, buatlah bisnis yang unik dan berbeda untuk menyita perhatian khalayak ramai sehingga bisnis akan jauh lebih cepat viral dan terkenal. Itu dia beberapa cara agar bisnis menjadi terkenal. Segera viralkan bisnis Anda sekarang juga!
  2. Kehidupan di dunia tidak hanya tentang manusia saja tetapi juga makhluk hidup lainnya seperti hewan. Tentunya, kehidupan yang didapatkan oleh setiap makhluk hidup harus layak dan sesuai dengan kodratnya. Untuk melindungi manusia diciptakan sebuah rumah serta lingkungan masyarakat untuk saling membantu. Sedangkan untuk melindungi hewan, pemerintah menciptakan kebun binatang. Tidak hanya di Indonesia, kebun binatang ada hampir di seluruh negara di dunia. Salah satunya yang terkenal adalah Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan. Bahkan saking luasnya sering dijadikan sebagai tempat wisata safari. Di taman wisata ini ada lebih dari 1.000 jenis satwa yang dilindungi dengan baik sehingga dipastikan bahwa hewan-hewan tersebut hidup aman tanpa gangguan. Tapi hal itu ternyata tidak sesuai dengan jaminan yang diberikan. Baru-baru ini beredar sebuah foto memilukan dari seekor Singa kelaparan yang dikenal sebagai 'Skybed Scar' di Taman Nasional Kruger. Foto memilukan tersebut menunjukkan hari-hari terakhir seekor singa sebelum ajal menjemput. Hewan yang disebut sebagai Raja Hutan ini terlihat lemah, kurus, kemudian selang benerapa waktu dari foto diambil, singa tersebut pun mati.
  3. Dua pasangan mesum tepergok berbuat tak senonoh di dalam Masjid At-Taqwa, Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kedua mahasiswa perguruan tinggi negeri setempat itu berinsial MWJ (22) dan FM (23). MWJ adalah warga Dusun Jetis, RT3/RW6 Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Sementara FM adalah warga Dusun Bayo RT4/RW6 Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan. “Keduanya berstatus mahasiswa. Aksi mereka ketahuan karena terekam kamera pengawas yang ada di dalam masjid,” kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Semarang Ajun Komisaris Gteguh Susilo Hadi. Ia mengatakan, MWJ dan FM tepergok berbuat tak senonoh di dalam masjid pada Jumat (13/4) siang. Keduanya mengetahui aksi berhubungan badannya yang terlarang tersebut terekam CCTV. Karenanya, mereka berupaya merusak kamera pengawas tersebut. Namun, ketika hendak merusak CCTV, keduanya berhasil ditangkap oleh pengurus masjid dan warga setempat. “Mereka sempat dikeroyok warga, tapi beruntung masih bisa kami selamatkan. Keduanya masih ditahan di Polres Semarang. Kasusnya diserahkan ke Unit PPA,” tuturnya. Untuk diketahui, sejumlah video mesum kedua mahasiswi dan proses penangkapannya diunggah oleh warganet dan menjadi viral di media-media sosial. Simak videonya : https://youtu.be/LF83tbDx9_E Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/mesum-di-masjid-terekam-video-2Ku1
  4. Pasangan kekasih pelajar SMP asal Bantaeng memilih untuk menikah dini. Usia calon pengantin (Catin) pria baru 15 tahun 10 bulan dan wanita masih 14 tahun 9 bulan. Mereka pun telah mendaftarkan perkawinannya itu ke KUA Kecamatan Bantaeng dan mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin), Kamis (12/4/2018). Penghulu Fungsional pada KUA Kecamatan Bantaeng, Syarif Hidayat mengaku baru kali pertama memeriksa berkas Catin yang usianya begitu belia. "Ini pertama kalinya saya dapat ada Catin semuda ini. Usianya kan biasa nanti diatas yang dipersyaratkan, apalagi ini dua-duanya sangat muda," ujarnya, Sabtu (14/3/2018). Dia menyebutkan, karena usianya yang belum memenuhi syarat itu, pihak KUA setempat sempat menolak dengan mengeluarkan blanko N9 (penolakan pencatatan). Tapi rupanya usaha kedua sejoli ini tak sampai di situ. Mereka mengajukan permohonan dispensasi ke Pengadilan Agama Bantaeng dan permohonannya dikabulkan. "Sempat ditolak, karena usia keduanya masih belum cukup. Tapi rupanya mengajukan dispensasi dan disetujui oleh Pengadilan Agama," tambahnya. Karena dispensasi itu, tidak ada lagi alasan pihak KUA untuk menolak permohonan pernikahan kedua sejoli yang tengah dimabuk cinta itu. Syarif pun menggali informasi dari keduanya atas keinginan kuat membangun bahtera rumah tangga itu, namun tidak terdapat kejanggalan. Bukan karena dijodohkan ataupun si wanita tengah berbadan dua, tapi memang keinginan kuat keduanya, ditambah sang wanita yang diketahui takut tidur sendiri. Diketahui anak perempuan ini juga mengalami kisah sedih terkait orangtuanya. "Dari informasi tantenya. Anak ini takut tidur sendiri, karena ibunya meninggal setahun lalu dan ayahnya yang kerap keluar daerah karena urusan kerjaan," tuturnya. Padahal wanita ini diketahui masih duduk di kelas 2 SMP, bahkan dikenal berprestasi oleh teman sekelasnya. Aturan Pernikahan di Bawah Umur Pernikahan di bawah umur dinilai mempunyai banyak dampak negatif, mulai dari kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) yang dinilai belum mampu, kurang mampunya ego dari pasangan rentan menimbulkan kekerasan, hingga perceraian dini. Tak hanya itu, seorang perempuan remaja dinilai belum siap melahirkan dan mengasuh anak. Akibatnya, sang calon ibu ini tidak mendapat perhatian sesuai kebutuhan. Selain itu, remaja yang menikah dengan orang dewasa juga rentan dieksploitasi. Menghindari adanya pernikahan dini, pemerintah telah membentuk UU, agar dapat menekan angka pernikahan dini. Sesuai dengan UU Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan, syarat-syarat yang wajib dipenuhi calon mempelai sebelum melangsungkan pernikahan adalah menurut Pasal 6 ayat 1 UU Nomor 1 tahun 1974, perkawinan harus didasarkan atas persetujuan kedua calon mempelai. Tak hanya itu, Pasal 6 ayat 2 UU Nomor 1 Tahun 1974: untuk melangsungkan perkawinan seseorang yang belum mencapai umur 21 (duapuluh satu) tahun harus mendapat ijin kedua orang tua. Jadi dalam UU, ketika dua mempelai, baik pihak laki-laki maupun perempuan, jika belum berusia 21 tahun, kedua mempelai harus mendapat persetujuan dari orang tua. Jika tidak, maka pernikahan tersebut tetap dilakukan, pernikahan tersebut telah melanggar hukum. Salah satu persyaratan dalam kepengurusan pernikahan di bawah umur oleh KUA, pihak calon perempuan harus mengisi formulir N-5 yang berisi surat persetujuan dari orang tua untuk melangsungkan pernikahan. Tak hanya itu, mempelai juga harus mendapatkan surat izin dari pengadilan Agama untuk melangsungkan pernikahan. Pernikahan di KUA tidak ada pungutan biaya atau gratis, selama kedua mempelai memiliki surat keterangan tidak mampu dari kelurahan maupun kecamatan. Dan untuk pernikahan di luar KUA, calon mempelai harus membayar biaya administrasi sebesar Rp 600 ribu, yang disetor ke kas negara. Batal Menikah Dilansir, pasangan SY dan FA yang sebelumnya telah mengikuti mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di Kantor KUA, Kecamatan Bantaeng, Kamis (12/4/2018) itu belum ada dispensasi dari Kantor Camat Bantaeng. "Belum bisa menikah hari ini katanya karena belum ada dispensasi dari pak Camat Bantaeng," ujar Sy Keduanya pun sempat menyambangi Kantor KUA Kecamatan Bantaeng di Jl Delima, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. SY didampingi oleh ibundanya dan FA didampingi oleh bibinya. Namun pernikahan yang sedianya dijadwalkan siang ini akhirnya batal. Pernikahan baru akan dilakukan setelah keduanya mengantongi dispensasi dari Camat Bantaeng. Camat Bantaeng, Chandra beralasan buru-buru dan hendak mendatangi pesta saat keduanya menyambangi kantor camat. Padahal diketahui proses pencatatan tidak boleh ditolak lagi setelah keduanya mengantongi dispensasi dari Pengadilan Agama Bantaeng. Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/viral-pasangan-pelajar-smp-yang-putuskan-menikah-muda-2KtX
  5. Setelah minumam jus mangga dan thai tea asal Thailand, kuliner Indonesia kembali dihebohkan dengan munculnya es unik. Bahan dasarnya susu Milo. Es Kepal Milo namanya. Ukuran es kekinian ini sepintas hanya sebesar kepalan tangan orang dewasa. Tapi sebenarnya ukurannya jauh lebih besar. Sehingga bagi yang menikmatinya, bakal kekenyangan. Es Kepal Milo memang tengah jadi perbincangan di sejumlah daerah. Salah satunya di warung BMW, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bentuk dan tekstur Es Kepal Milo sangat menarik. Cita rasanya juga sangat nikmat. Minuman segar berbahan dasar susu Milo ini awalnya jadi buah bibir di Kota Jakarta. Belakangan sampai menyebar ke Malaysia. Kini es kekinian tersebut telah ada di Kota Mataram untuk pertama kalinya. Meski kehadirannya cukup terlambat, karena es ini sudah booming sejak beberapa bulan sebelumnya. Es ini tersedia di Warung Banyak Murah Wuenakk alias BMW. Lokasinya di Jalan Dr Wahidin Rembiga, Mataram. Meskipun lokasi tersebut padat kendaraan, namun suasana warung BMW itu sangatlah asri. Di apit sejumlah ruko, warung BMW itu layaknya sebuah cafe kekinian. “Saya penasaran dengan tampilan dan bentuk es kepal Milo yang tengah viral ini,” kata Aditya, salah satu konsumen usai memesan es kepal Milo. Tak hanya Adit saja yang penasaran, belasan konsumen lainnya juga mengantri di warung BWM untuk mendapatkan es tersebut. Es kepal Milo adalah es serut berbentuk kepalan tangan orang dewasa, kemudian ditutupi lelehan susu Milo cokelat manis. Taburan salju yang berasal dari serutan keju, kacang tanah, permen warna-warni, Oreo, Chococip, hingga sereal Milo juga ditaburkan di atas es. “Rasanya tidak terlalu manis, tapi rasa cokelatnya sangat pas,” ungkap Adit. Selain dinilai lezat, es kepal Milo ini juga cukup unik. Jika es lain sangat cepat mencair, tidak halnya dengan es kepal Milo. Tak heran es ini jadi pilihan tepat untuk nongkrong dan bersantai. “Tidak perlu takut lama-lama nongkrong di salah satu tempat, dijamin es ini akan lama mencairnya,” terangnya. Para selebgram dan food photographer juga ikut meramaikan warung ini. Mereka memfoto es ini dan membagikannya di media sosial. “Terlepas dari es kekinian, alasan menjual es kepal Milo ini karena saya adalah penggemar Milo,” kata owner Warung BMW Handyanto pada Minggu (15/4). Alasan lain pria berkulit putih itu menghadirkan es tersebut tidak lepas dari suhu di Pulau Lombok yang rata-rata cukup panas. Sehingga minuman dingin bakal menjadi pilihan melepas lelah dan menyegarkan diri. “Apalagi sekarang dekat dengan Bulan Ramadan. Jadi ini waktu tepat untuk menghadirkan es kepal Milo ini,” ungkapnya. Es kepal Milo ini dihargai sangat murah, yakni Rp 15 ribu. Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/es-kepal-milo-yang-lagi-viral-mau-coba-2KtW
  6. Video petugas TransJakarta sedang merekam penumpang nenek-nenek yang jongkok di kursi jadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, nenek itu marah-marah ketika ditegur. Nenek itu berpotongan rambut sebahu dan berkacamata. Nenek itu memakai kemeja bermotif bunga-bunga dan celana panjang selutut berwarna cokelat. Dia jongkok di kursi bagian belakang dan dekat jendela. Dia memprotes ketika petugas mengarahkan kamera ke arah wajahnya. Bahkan nenek itu sempat melempari petugas dengan tisu yang dipegangnya. Petugas itu kemudian menjelaskan bahwa posisi duduk itu berbahaya. "Kagak Bu, saya cuma mau nyuruh Ibu duduk aja. Bahaya," kata petugas tersebut. Namun nenek itu malah menimpali petugas dengan makian dan amarah. Petugas itu kemudian bertanya di mana nenek tersebut turun. "Ibu mau turun ke mana?" tanya petugas itu. "Nggak usah tanya," jawab sang nenek. "Saya mau bantu Ibu doang?" ujar petugas tersebut. "Nggak usah. Aku nggak perlu bantuanmu," tukas si nenek. Meski si nenek berkeras tak butuh bantuan, petugas itu tak berhenti bertanya tujuan nenek itu pergi. Petugas menerangkan bus TransJakarta itu akan berhenti di Halte Harmoni. "Ini tujuan akhir Harmoni. Ibu mau turun di Harmoni atau di Juanda?" tanya petugas. "Tidak usah, tidak usah tanya, kamu," jawab si nenek. "Ini tujuan akhir Harmoni lho," ujarnya. "Ya udah," jawabnya. Nenek ini sadar bahwa dirinya direkam karena kamera si petugas terus mengarah ke wajahnya. Dia pun mengingatkan petugas agar tidak merekam wajahnya. "Ini motret gua timpuk lo. Nggak usah motret-motret!" ujar nenek itu. "Kagak Bu, HP saya memang gini-gini," jawab petugas sambil menggoyang-goyangkan kameranya ke atas dan bawah. Ketika dimintai konfirmasi, pejabat humas PT TransJakarta Wibowo belum bisa memastikan kapan video tersebut diambil. Wibowo menduga TransJakarta itu bertrayek Pulogadung-Harmoni. "Mungkin itu koridor 2, Pulogadung-Harmoni, karena petugas menanyakan ibu itu turun di Juanda atau Harmoni, dan latar belakangnya terlihat Stasiun Gambir," kata Wibowo saat dimintai konfirmasi, Kamis (12/4/2018). Dia mengatakan petugasnya telah menginformasikan bahaya jongkok di kursi. Dikhawatirkan penumpang akan jatuh ketika bus mengerem atau berhenti. "Petugas memberi tahu dengan sopan kepada pelanggan untuk duduk yang benar. Tidak boleh jongkok karena akan membahayakan pelanggan," terangnya. "Kalau kursi itu tentu duduk, kalau jongkok tidak di atas kursi. Kalau bus berhenti nanti jatuh kan membahayakan keselamatan," pesan Wibowo. Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/nenek-yang-jongkok-dikursi-bus-transjakarta-ditegur-marah-2KtH
  7. Waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 WIB. Saatnya Alvin beranjak dari tempatnya menimba ilmu di SDN Kebon Kacang 02 Petang, Tanah Abang, Jakarta Pusat menuju rumahnya. Sekolah Alvin terletak di jantung Ibu Kota, tepatnya di belakang pusat perbelanjaan Thamrin City. Akan tetapi, perjalanan Alvin untuk bisa bertemu orang tua dan saudaranya tak semudah yang dibayangkan. Bocah berusia 8 tahun itu saban harinya harus menempuh jarak sejauh 50 kilometer sebelum sampai ke rumah. Alvin tak mengeluh, kondisi seperti ini sudah ia lakoni sejak 6 bulan yang lalu saat kedua orang tuanya pindah ke Parung Panjang, Bogor. Dua kaki kecilnya dengan lincah berjalan menyusuri trotoar yang dipadati kendaraan. Mengenakan tas ransel berwarna merah, topi merah putih berlambang garuda dan seragam putih Alvin tampak bersemangat. Ia berhenti di depan SPBU Kebon Kacang dan menunggu angkutan umum yang biasa mengantarnya ke Stasiun Karet.Sesak udara di angkutan biru tak membuatnya menyerah. Sesampainya di Stasiun Karet, siswa kelas dua itu bergegas menuju loket untuk membeli tiket ke stasiun Parung Panjang seharga Rp 6.000. Memasuki stasiun, Alvin menunggu di tempat yang paling ujung agar dekat dengan gerbong wanita. "Biasanya duduk di gerbong wanita," ujar Alvin saat ditemui pada Senin (9/4). Baru 10 menit ia duduk di kursi KRL, anak ketiga dari lima bersaudara itu sudah harus bersiap di pintu gerbong untuk transit di stasiun Tanah Abang dan pindah ke gerbong lain tujuan Parung Panjang. Suasana stasiun Tanah Abang memang selalu ramai dan padat oleh pengunjung, terlebih di jam-jam pulang kantor. Duh, tak terbayang anak sekecil itu harus berdesakan bersama orang dewasa lainnya. Belum lagi, ia harus gerak cepat untuk mendapatkan tempat duduk, bila tak ingin berdiri selama 1,5 jam hingga sampai ke tujuan akhir, stasiun Parung Panjang. Selama di dalam gerbong, Alvin lebih banyak diam dan menikmati pemandang melalui kaca bening yang ada di gerbong KRL. Sesekali ia berjalan menyusuri gerbong, tak jarang beberapa orang yang ditemuinya bertanya-tanya. "Kamu naik KRL yang ngajarin siapa?" tanya seorang perempuan berambut panjang di sebelahnya. "Aku sendiri," jawab Alvin. "Ya Allah, anak gue seumuran dia ini, enggak tega lihatnya," sahut perempuan berkacamata yang duduk di depan Alvin. Setelah menempuh waktu 1,5 jam menggunakan KRL, akhirnya kereta mengantarkan Alvin di pemberhentian terakhir yakni stasiun Parung Panjang. "Habis dari stasiun, biasanya jalan kaki kalau enggak ada ongkos. Tapi kalau punya ongkos naik mobil (omprengan)," kata Alvin Langit semakin gelap, Alvin berlari kecil mengejar kendaraan roda empat berwarna hitam alias omprengan yang sedari tadi terparkir di seberang stasiun. Si sopir menjalankan omprengannya dengan hati-hati, karena jalan yang dilalui belum beraspal, berlubang, dan digenangi air. Jarak dari stasiun Parung Panjang menuju rumah Alvin masih sekitar 7 km atau 20 menit dengan mengendarai omprengan. Itu pun bila uang saku Alvin masih tersisa, berbeda saat uang jajannya habis di perjalanan. Alvin akan berjalan dari stasiun Parung Panjang menuju rumahnya. "Turun di mana dek?" tanya si sopir kepada Alvin. "Di minimarket Ceria," sahut Alvin. Rumah Alvin berada di paling ujung berdampingan dengan kebun yang terlihat tak terawat. Bangunan sederhana namun hangat. Di rumah itu, Alvin tinggal bersama ayah, ibu, tiga saudaranya, dan keluarga tantenya. Sesampainya di rumah, Alvin lantas melepas sepatu dan berganti baju. Lalu bermain dengan saudara-saudaranya, bertemu ibu dan teman-teman lainnya. "Saya bangga sama Alvin, saya merasa sedih apalagi kalau lihat Alvin tidur. Saya sedih banget lihat dia kecapekan," ujar Lasmawati, ibunda Alvin. Sebelum tertidur, ibu bertanya,"Ada PR enggak? Kalau ada dikerjain dulu," kata ibu. Alvin menggeleng, ia sibuk bercengkerama dengan adik bungsunya yang masih berusia 7 bulan. Ayah Alvin jarang pulang karena mencari nafkah untuk keluarga. "Kerjanya serabutan, kadang empat hari baru pulang bawa Rp70 ribu. Yah dicukup-cukupin aja," ujar wanita berusia 38 tahun itu. Saat azan magrib berkumandang, Alvin pulang ke rumah lalu beristirahat. Jarak 50 kilometer yang ia tempuh tentu membuat raganya lelah. Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/alvin-tempuh-jarak-50-km-dari-sekolah-ke-rumah-2KtG
  8. Jumlah korban minuman keras atau miras oplosan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mendekati dua ratus orang. Berdasarkan data yang dimutakhirkan pada Rabu malam, total korban mencapai 189 orang dan 38 di antaranya tewas. Semua korban dirawat di tiga rumah sakit, yakni RSUD Cicalengka, RSUD Ebah Majalaya, dan RS AMC Cileunyi, sejak Jumat pekan lalu. Sebanyak 188 korban laki-laki dan seorang perempuan. RSUD Cicalengka mencatat, sebagian besar pasien yang keracunan miras yang konon dicampur dengan sari ginseng itu berlatar belakang keluarga dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah. "Banyaknya yang putus sekolah, buruh, buruh bangunan banyak, (tukang) ojek," kata Direktur Utama RSUD Cicalengka, Yani Sumpena, kepada wartawan pada Rabu malam, 11 Maret 2018. Rumah sakit, kata Yani, membebaskan biaya perawatan para korban karena memang sudah ditanggung oleh pemerintah setelah peristiwa itu ditetapkan sebagai kejadian luar biasa atau KLB. Jika ada pasien yang sempat membayar, manajemen rumah sakit akan mengembalikannya sepanjang dokumen atau berkas-berkas buktinya lengkap. Dinas Kesehatan setempat mengkonfirmasi soal pembebasan biaya itu tetapi sepenuhnya menjadi kewenangan rumah sakit tempat para korban dirawat. Pemerintah Kabupaten hanya menunggu tagihan yang diklaimkan oleh rumah sakit kepada pemerintah. "Dinas menunggu klaim dari rumah sakit. Paling enggak bakalan lebih dari seratus juta (rupiah). Kita melihatnya bencana sosial dan kepedulian Pemda serta keluarga korbannya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Ahmad Kustijadi, dihubungi secara terpisah. Bupati Dadang Nasser mendesak polisi menghukum berat para peracik dan penjual miras oploosan itu."Dari sisi penanganan korban, kami menyatakan KLB, yaitu kejadian luar biasa. Biasanya (KLB ini) penyakit menular, bencana alam; ini bencana moral, bencana sosial," katanya. Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/korban-miras-oplosan-di-bandung-mendekati-200-orang-2KtC
  9. Mimpi Muhammad Amin Syam untuk memiliki kaki palsu akhirnya terwujud. Wajah siswa SD asal Malangke, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, itu berbinar ketika melihat kaki palsu yang dikirimkan Kementerian Sosial untuknya. Permintaan kaki palsu ini ditulis Amin dalam suratnya kepada Presiden Jokowi. Surat Amin lalu diunggah oleh pamannya, Ahmad ke akun Facebooknya dan viral di media sosial. Setelah surat Amin viral, banyak bantuan berdatangan, salah satunya dari Menteri Sosial Idrus Marham. Dia langsung memerintahkan Tenaga Ahli Menteri, Jamal yang juga orang Bulukumba, Sulawesi Selatan, untuk segera terbang ke Luwu Utara dan memenuhi semua permintaan dan kebutuhan Amin. "Saya bilang ya sudah langsung atasi apa keperluannya kita penuhi semua. Supaya bisa sekolah juga ya," kata Idrus dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (11/4). Idrus juga menelepon Amin setelah Tenaga Ahli Menteri dan sejumlah pejabat Kementerian Sosial tiba di kediaman bocah tersebut di Desa Tolada, Kecamatan Malangke, Luwu Utara. Amin pun tidak henti mengucapkan terima kasih kepada Idrus. Menurutnya, bantuan yang diberikan lebih dari yang dia harapkan. "Terima kasih banyak, Pak. Salam kembali," ujar Amin kepada Idrus melalui sambungan telepon. Idrus mengatakan, tanpa diperintah Presiden sekalipun, persoalan seperti itu merupakan tanggung jawabnya sebagai Menteri Sosial. Selain dari Kemensos, Amin juga sudah mengukur kaki palsu yang akan dibuatkan oleh Yayasan Lion Club Makassar Philanthropist bekerja sama dengan TNI AL Munte. Amin bersyukur menerima hadiah kaki palsu dari Kementerian Sosial. Selain memperoleh kaki palsu, dia juga mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan senilai Rp1.890.000 per tahun tersebut diharapkan bisa sedikit meringankan beban keluarganya. Amin sebelumnya mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo, meminta diberikan kaki palsu yang baru. Alasannya, kaki palsu yang dimilikinya saat ini terbuat dari kayu dan sudah usang. "Tolong Pak, saya tidak minta sepeda. Saya cuma minta kaki palsu, agar saya bisa melanjutkan sekolah dan kelak bisa membahagiakan ibu saya," tulis Amin. Dia tinggal bersama ibunya, menumpang di rumah saudaranya dengan kondisi perekonomian yang pas-pasan. Ayah Amin meninggalkan mereka ketika masih kecil lantaran malu dengan kondisi anaknya. Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/mimpi-anak-difable-punya-kaki-palsu-2KtB
  10. Virus 'Om Telolet Om' mewabah di dunia maya beberapa hari belakangan ini. Sejumlah artis baik dari mancanegara hingga lokal tidak ketinggalan untuk ikut memeriahkan dengan melakukan video challange 'Om Telolet Om'. Sebenarnya bagaimana video 'Om Telolet Om' ini bisa menjadi viral di dunia maya, berikut penjelasan asal usul video Om Telolet Om
  11. Ada yang salah sama dunia ini ndral???
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy