Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'video game'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 5 results

  1. Di akhir tahun 90-an hingga awal milenium baru, publisher mulai serius menggarap trailer karena video game perlahan berkembang menjadi salah satu medium hiburan utama. Seperti film layar lebar dan serial TV, trailer game berfungsi untuk memikat konsumen atau sekedar ‘menggoda’ agar mereka lebih penasaran. Kini trailer merupakan faktor esensial di bidang pemasaran. Pada dasarnya, konten dan produksi trailer game serupa dengan film. Namun permainan video lebih sulit karena penciptanya tak boleh lupa memasukkan serta merefleksikan unsur game, tak cuma potongan-potogan adegan layaknya film. Tapi eksekusi dan penyajian akhirnya bergantung dari arahan kreatif masing-masing studio atau sutradara. Misalnya Hideo Kojima, ia selalu menggunakan gaya film Hollywood. Trailer game juga dinodai permasalahan klasik serupa. Banyak permainan yang nyatanya tidak sekeren di iklan. Salah satu contoh adalah Aliens: Colonial Marines, grafis game jauh lebih jelek dari trailer-nya. Namun singkirkan sejenak rasa skeptis itu. Di artikel ini saya akan mengajak Anda menyaksikan lima trailer video game paling keren versi Trenologi. Catatan: Beberapa video di bawah bukanlah trailer paling baru, tapi tetap hanya saya ambil dari tahun 2014-2015. 5. Metal Gear Solid V: The Phantom Pain E3 Trailer Kita memulai daftar ini dengan salah satu trailer game terpanjang. Kojima memang unik, ia dan timnya tidak perlu repot-repot menciptakan animasi CG. Video diambil dari porsi gameplay permainan yang dari awal dirancang sinematik. Bagi fans beratnya, banyak hal dapat mereka analisa. Namun gamer biasa pun tak akan kesulitan menikmati potongan-potongan adegan sembari mendengar alunan lagu Nuclear, dinyanyikan oleh Mike Oldfield. Rilis: 2015 4. Crawl Trailer Crawl benar-benar merefleksikan permainan sesungguhnya: dengan visual bergaya pixel art, tema retro, dipadu humor kelam. Menyajikan mode multiplayer empat pemain, Crawl mengadu satu manusia melawan tiga hantu yang berusaha mengalahkan dan menjebak sang pahlawan. Ketika berhasil mengalahkan sang pahlawan, hantu akan beralih peran jadi manusia. Crawl hanya dibuat oleh dua orang, dan bos musuh terakhir dirancang agar menyerupai Gabe Newell. Early Access dibuka tanggal 6 Agustus 2014. 3. The Witcher 3: Wild Hunt ‘The Trail’ Video berjudul The Trail ini juga dimaksudkan sebagai intro sinematik permainan The Witcher 3: Wild Hunt. Seperti keseluruhan tema fiksi, trailer menggambarkan keras dan kelamnya jagad game. Ia tidak diperuntukkan buat semua orang, namun studio penciptanya berhasil menyampaikan garis besar cerita dalam waktu tiga menit. Dan jika Anda perhatikan, tak satupun karakter di sana – termasuk tokoh protagonis Geralt of Rivia – mengucapkan kata-kata. Tanggal rilis: 19 Mei 2015 2. Ori and the Blind Forest Ori and the Blind Forest menceritakan kisah Ori sang roh penjaga. Dahulu, Ori jatuh ke hutan dan diasuh oleh mahluk mirip beruang seperti anaknya sendiri. Tapi ibu asuhnya direnggut oleh entitas jahat bernama Kuro, memaksa Ori bertualang sendirian di hutan. Cerita bak dongeng ini diterjemahkan sempurna ke trailer berkat perpaduan lagu dan efek audionya. Simak video di atas dan rasakan bagaimana trailer sepanjang dua menit mampu menyentuh hati Anda. Rilis: 2015 1. Overwatch Cinematic Trailer Overwatch menempati urutan pertama karena tak cuma epik, ia bisa menghidupkan semangat anak kecil di hati para gamer veteran. Mungkin orang mudah mencemooh publisher besar yang mengeluarkan banyak uang untuk meracik video komersial, tapi ada banyak alasan mengapa trailer Overwatch terbilang sangat spesial. Blizzard telah menanggalkan semua kesan gelap Diablo, StarCraft dan Warcraft. Video sinematik enam menit sang publisher langsung mengingatkan kita semua pada film animasi DreamWorks atau Disney Pixar. Seandainya Anda sama sekali tidak tahu-menahu soal pengumuman di BlizzCon 2014, mungkin Anda akan mengira trailer ini sebagai cuplikan atau iklan film. Rilis: TBA
  2. Tahun 2015 layak dinanti oleh para penggemar video game. Pasalnya, terdapat beberapa judul video game baru yang dirilis dan menarik untuk dicoba. Tema permainan pun beragam, mulai dari mengangkat film sukses hingga merestorasi game yang melegenda di era 90-an. Berikut adalah beberapa judul permainan virtual yang akan diluncurkan pada 2015 dan akan mencuri perhatian banyak penggemar video game : Star Wars : Battlefront No Man's Sky Final Fantasy XV Batman Arkham Knight Legend of Zelda Halo 5 : Guardians Persona 5
  3. Ralp Baer, 'bapak' video game dikabarkan meninggal dunia pada usia 92 tahun. Ralph Baer, penemu konsol game komersial meninggal dunia pada usia 92 tahun. Baer menghembuskan nafas terakhir di rumahnya di Manchester, New Hampshire. Kakek ini dikenal lantaran konsol ciptaanya yang bernama Magnavox Odyssey, konsol game komersil pertama di dunia. Temuan ini membuatnya dijuluki sebagai bapak video game. Magnavox Odyssey dipamerkan pada April 1972, dan dirilis empat bulan setelahnya setelah perusahaan Magnavox mengantongi sejumlah lisensi. Menurut catatan New York Times, konsol tersebut terjual sebanyak 130 ribu unit di tahun pertama, dan tumbuh 330 ribu pada akhir 1975. Karena temuannya itu, dan sejumlah paten yang ia kantongi, Baer pernah dianugrahi mendali bidang teknologi oleh mantan Presiden Amerika Serikat George W. Bush pada Februari 2006. Baer kini berpulang dengan meninggalkan dua putra, James dan Mark, serta seorang putri bernama Nancy Baer. Ia juga meninggalkan empat orang cucunya. Istri Baer, Dena Whinston sudah meninggal lebih dulu pada 2006 silam. Berikut adalah video kenangan Baer saat ia berbicara mengenai sejarah video game dan keinginan terbesarnya terhadap industri tersebut. Selamat jalan, Baer.
  4. Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak bagus, termasuk bermain video game. Apalagi untuk anak-anak yang notabene tidak mau berhenti bermain sebelum benar-benar bosan atau lelah. Tapi jika ditentukan waktunya dan diawasi oleh orang tua, bermain video game mempunyai manfaat yang baik untuk anak. Penelitian menunjukkan bahwa permainan yang tidak memerlukan banyak gerakan fisik dapat memiliki efek buruk bagi anak-anak ketika mereka tumbuh dewasa. Namun, disisi lain bermain game juga banyak memberikan keuntungan, seperti dapat mengurangi stress, memperbaiki keterampilan motorik serta meningkatkan penglihatan mata Anda, dan lainnya. Terkait itu, setidaknya terdapat tujuh manfaat kesehatan dari bermain game, diantaranya: Terapi Penyakit Kronis untuk Anak-anak Meningkatkan Kemampuan Motorik Anak Prasekolah (3-5 tahun) Mengurangi Stress dan Depresi Memberikan Efek Penghilang Rasa Sakit Meningkatkan Penglihatan Meningkatkan Keterampilan Pengambilan Keputusan Memberikan Kebahagian di Usia Tua
  5. Siapa yang tidak pernah memainkan video game, rata-rata semua orang pernah memainkannya. video game pertama kali diciptakan oleh Ralph H. Baer pria berkebangsaan Jerman beliau lahir pada 8 Maret 1922. Pada saat itu menjadi seorang insinyur televisi itu sangatlah jarang pada zaman itu, Ralph menciptakan sebuah video game yang mulai ia kerjakan sekitar tahun 1966, dan bekerja sama di perusahaan bernama Sanders dalam hal video game. Penemuan ini dikembangkan hingga menjadi protoip konsol game pertama yang dinamakan Brown Box, dan dipatenkan pada tahun 1968. Video game pertama bernama. . . . dan telah dipatenkan oleh Magnavox Oddysey dan menjadikan sebagai game konsol pertama di dunia pada tahun 1972. Tidak lama Baer juga menemukan kontrol pistol untuk video games yang bisa dimainkan di televisi, juga merupakan yang pertama di dunia, digunakan di Magnavox Oddysey. Ralph Baer tetap bekerja di Sanders hingga pensiun pada tahun 1987. Sejak 1983, Baer bersama kawannya menciptakan beberapa peralatan permainan di bawah nama MicroPROS Technology Solutions. Baer juga merupakan anggota senior seumur hidup dari perkumpulan insinyur IEEE. Atas kontribusinya terhadap perkembangan dunia dan teknologi, Ralph Baer mendapatkan National Medal of Technology dari George Bush pada 13 Februari 2006, atas penemuannya yang memulai era industri video game.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy