Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'usaha'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 18 results

  1. Guest

    Toko Pakaian Netral Jender

    Sebuah toko pakaian unik dibuka di kota New York baru-baru ini, yang menawarkan pakaian netral jender. “Phluid project” menjual busana yang tidak dikategorikan berdasarkan jender, untuk siapapun dengan jender dan orientasi seksual apapun.
  2. Tahun 2016 dan tahun-tahun mendatang diramalkan akan semakin chaos. Persaingan semakin kacau, tidak teratur, dan menciptakan musuh-musuh baru yang tidak terlihat. Kehancuran merek pelan-pelan akan terjadi oleh kehancuran industrinya karena serangan pemain dari industri lain. Hati-hati melangkah jika tidak ingin jatuh! Sony, salah satu raksasa bisnis di dunia, pada akhir tahun 2014 mengumumkan rencana perombakan bisnis secara besar-besaran. Perusahaan yang terus merugi dalam beberapa tahun belakangan ini akhirnya melepaskan bisnis personal computer (PC) ke investor lain. Itu artinya merek VAIO akan hilang dari pasaran global dan hanya dijual di Jepang. Sony sendiri akan kembali memperkuat divisi televisinya yang selama satu dekade terus merugi. Sony memperkuat bisnis televisi melalui anak usahanya agar bisa lebih fleksibel dalam pengambilan keputusan. Walaupun tidak lagi menjual VAIO, Sony tetap mempertahankan mobile business seperti tablet dan smartphone yang masih dianggap bisnis masa depan. Ada ribuan pegawai yang harus di-PHK untuk melakukan restrukturisasi ini, namun Sony berharap bisa menjadi perusahaan yang semakin kompetitif di masa mendatang. Sony memang harus berbenah setelah babak belur dihajar pesaing. Merek yang menjadi ikon dominasi Jepang di dunia elektronik itu mulai tumbang oleh pesaing-pesaing baru yang lebih agresif dan cepat memahami kebutuhan pasar. Itulah sebabnya Sony harus menjalankan strategi baru agar lebih lincah dan mengikuti selera pasar. Perubahan yang Makin Acak Setiap perusahaan memahami bahwa perubahan (change) menjadi faktor eksternal yang memengaruhi gerak perusahaan. Namun, perubahan pada masa kini memiliki kecepatan yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Blackberry contohnya, harus kehilangan pasarnya karena konsumen lebih menyukai aplikasi chatting terbaru yang lebih fleksibel untuk berbagai operating system. Persaingan di industri televisi tak kalah serunya. Sejak kepemimpinan Sony diambil alih, merek-merek saling bersaing ketat seperti Sharp, LG, dan Samsung. Merek yang memiliki teknologi terdepan dengan cepat bisa mengganggu pola persaingan di industri ini. Selepas teknologi tabung digantikan oleh layar datar, teknologi televisi terus bermunculan seperti LCD, LED, Smart TV, atau Curve. Di dunia seluler, para operator kini juga bersaing dengan keunggulan yang baru. Setelah teknologi 2G hilang, teknologi seluler terus berkembang dan para pemain berupaya mengadopsi dan menjadi yang terdepan. Lihat saja bagaimana teknologi GPRS, Edge, 3G, 3.5G, HSDPA, dan kini 4G, membuat para pemain harus segera menyesuaikan diri. Di dunia food and beverages kita bisa melihat bagaimana para pemain produk minuman teh berupaya untuk berinovasi dan menjadi yang terkuat di subkategori produk ini seperti teh hijau, teh susu, teh dari pucuk daun, dan lain-lain. Konsumen seperti dididik untuk menikmati teh jenis baru melalui iklan-iklan yang dibombardir oleh para pemain. Setelah terus mendominasi di minuman teh botol, Sosro pun harus menghadapi para pemain baru dengan berbagai inovasi produk. Ini disebabkan konsumen tidak lagi terpaku bahwa minuman teh dalam kemasan adalah teh dalam botol. Generasi baru konsumen cepat bosan dan terus ingin menikmati teh dalam format baru, baik dalam hal kemasan maupun rasa. Pesaing yang Tidak Kelihatan Bergerak cepat pun sebenarnya tidak cukup dilakukan oleh para marketer pada zaman ini. Perubahan yang demikian cepat bukan hanya satu-satunya yang menjadi penyebab terjadinya chaos (kekacauan) yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kekacauan inilah yang membuat para pemilik merek sering kali bingung dan kehilangan kepercayaan dalam bersaing. Kekacauan lain adalah munculnya pesaing-pesaing yang tidak terduga. Jika dahulu para pemain sudah dikotak-kotakkan dengan persaingan di dalam satu product category, maka kini pemain pun harus berhadapan dengan produk di luar arena. Kita sudah mengalami bagaimana PT Pos Indonesia kini harus merombak struktur bisnisnya secara besar-besaran setelah orang-orang tidak lagi berkirim surat. Orang-orang kini lebih suka mengirimkan text, gambar, dan bahkan video melalui smartphone. Tidak hanya pos, smartphone juga mengancam industri kamera digital. Padahal dekade lalu industri ini membuat industri film berwarna mati. Dua merek besar di industri film berwarna, yakni Fuji dan Kodak, harus mengubah arah bisnis mereka akibat munculnya kamera digital. Kini kamera digital harus terancam oleh keberadaan smartphone yang memiliki teknologi kamera yang terus berkembang. Hal sama dialami pula oleh banyak tempat rekreasi yang kini terancam oleh mal, yang juga menyediakan tempat bermain dan berbelanja. DVD player kini berhadapan dengan internet yang menyediakan teknologi streaming. Transportasi bus dan kereta kini bersaing dengan penerbangan low cost carrier. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa situasi chaos terjadi tidak hanya di dalam industri dengan munculnya teknologi dan produk yang cepat berganti. Di luar industri, ancaman justru muncul dari industri lain yang berupaya “memakan” industri lainnya supaya bisa survive. Tempat Bersaing Baru Chaos yang terjadi juga disebabkan oleh perubahan tempat berkompetisi (competition space). Hal ini terlihat misalnya dengan semakin kaburnya saluran distribusi. Orang membeli pulsa tidak lagi melalui penjualan kartu isi ulang. Orang bisa memperoleh pulsa melalui pembelian lewat SMS, lewat kasir di Indomaret atau Alfamart, melalui internet, dan lain-lain. Produk-produk elektronik kini tidak bersaing di toko elektronik, tetapi di hipermarket dan online store. Hal yang sama dialami pula oleh pemain department store. Jika dulu Matahari bersaing dengandepartment store lain dengan cara menambah outlet sebanyak-banyaknya, kini lokasi persaingan mulai diramaikan dengan banyaknya fashion online store yang bermunculan. Dengan perubahan tempat berkompetisi ini muncullah pemain-pemain baru yang memiliki keuntungan kompetitif di arena baru tersebut seperti Zalora, Berrybenka, Qoo10, dan lain-lain. Matahari pun mau tidak mau harus berkalkulasi dengan baik antara menambah outlet fisiknya atau membangun bisnis online. Ranah persaingan yang bergeser di dunia maya tidak hanya terjadi di dunia fashion dan elektronik. Perusahaan transportasi seperti Blue Bird pun kini menghadapi tantangan baru dengan kehadiran Uber Taxi, Gojek, Grab Taxi, dan lain-lain. Kini Blue Bird tidak hanya bersaing di jalan raya, namun bersaing pula di online market. Konsumen kini bisa memesan transportasi taksi maupun ojek lewat aplikasi online. Tidak hanya lebih nyaman dibandingkan menunggu di pinggir jalan, aplikasi online ini juga sangat cepat merespons permintaan konsumen. Ledakan media menyebabkan zona peperangan tidak lagi memanfaatkan media konvensional. Setiap kali ada media-media baru bermunculan, seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain-lain. Peperangan dalam bidang komunikasi ini membutuhkan pendekatan yang berbeda. Jika sebelumnya iklan hanya membutuhkan pendekatan satu arah, kini media baru membutuhkan pendekatan dua arah. Banyak pemilik merek kini mulai meninggalkan peperangan lewat iklan di televisi. Mereka memilih berperang melalui media sosial karena dianggap lebih personal dan langsung ke pasar sasaran. Beradaptasi atau Menghindar Lalu, apa yang harus dihadapi para pemilik merek dan marketer dalam menghadapi kekacauan situasi seperti ini? Merek bisa melakukan strategi dengan cara beradaptasi pada medan perang yang baru. Ini misalnya dilakukan oleh Matahari dengan mencoba masuk ke pasar online melalui MatahariMall.com. Hal yang sama dilakukan oleh Blue Bird dengan masuk ke aplikasi online untuk pemesanan taksi. Walaupun competitive skills dari kedua merek ini belum terlihat di dunia online, keduanya merasa harus memulai dari sekarang sebelum terlambat. Strategi lain adalah mencoba bergeser ke arena pertarungan yang belum terimbas oleh kekacauan kompetisi. Ini misalnya dilakukan oleh merek Canon. Merek kamera ini sadar bahwa kamerasmartphone mengancam segmen kamera entry level. Berperang di segmen ini membuat Canon akan “dihajar” oleh pemain-pemain di luar merek kamera. Namun untuk kamera-kamera yang high end danprofessional, ceruk pasar terlihat masih memungkinkan bagi Canon untuk bersaing saat ini. Itulah sebabnya Canon kini mencoba mempertahankan segmen pasar ini dan bersaing dengan merek-merek kamera digital lainnya. Menghindar dari persaingan yang chaos bisa dilakukan dengan value added innovation. Hal ini misalnya dilakukan oleh penyedia jasa travel konvensional seperti Dwidayatour. Penyedia jasa travelini kini tidak lagi berfokus menjual tiket, tetapi menjual paket-paket tur untuk rombongan, bisnis, serta menjadi travel consultant. Ceruk pasar orang yang membutuhkan travel experience rupanya masih punya potensi sehingga penyedia jasa layanan travel ini pun mencoba unggul di pasar ini. Inovasi memang menjadi bagian terpenting yang tidak boleh lepas dalam situasi chaos. Pemilik merek harus mempunyai tim research & development yang bisa melihat perubahan pasar dan memikirkan inovasi apa yang harus segera dilakukan. Merek seperti Aqua dan Teh Botol Sosro yang tadinya nyaman dengan keunggulan produknya kini harus terus berinovasi untuk membuat produk baru yang bisa memenuhi perkembangan kebutuhan konsumen yang baru. Merek seperti Kereta Api Indonesia (KAI) maupun bus seperti Lorena kini berbenah dengan inovasi produk dan layanan yang baru. Misalnya saja dengan meluncurkan bus untuk kalangan eksekutif dan perusahaan, layanan keanggotaan, paket wisata kereta, dan lain-lain. Hal lain adalah soal kolaborasi. Dengan persaingan yang semakin chaos, maka merek harus pintar-pintar berkolaborasi dengan banyak pihak untuk bisa bertahan. KAI misalnya harus berkolaborasi dengan Indomaret dan Alfamart untuk bisa memperluas saluran distribusi penjualan tiket. Penyedia layanan seluler harus bekerja sama dengan merek ponsel untuk memperbesar pasar. Memang, ketika menghadapi situasi yang kacau ini mencari kawan lebih penting dibandingkan menciptakan musuh.
  3. Utoyo S. Nurtanio, Chief Innovation Officer, PT Trakindo Utama. Foto: Abdul Aziz Nama belakang pria kelahiran Surabaya ini mengingatkan InfoKomputer pada seorang pakar kedirgantaraan Indonesia, Ir Nurtanio. Tak ada hubungan darah di antara keduanya. Tetapi keduanya memiliki persamaan. Kalau Nurtanio adalah pionir industri pesawat terbang di negeri ini, di masa yang berbeda, Utoyo S. Nurtanio diberi amanat merintis budaya inovasi di PT Trakindo Utama. “Itu ada sejarahnya,” tutur Chief Innovation Officer, PT Trakindo Utama itu seraya tersenyum, ketika kami menanyakan perihal nama belakangnya. Rupanya, ayah Utoyo yang kebetulan memiliki kesamaan hobi dan kedekatan personal dengan almarhum Nurtanio begitu terkesan dengan kepribadian dan sepak terjang sang pahlawan dirgantara. Seijin sang empunya nama, disematkanlah nama Nurtanio sebagai nama belakang Utoyo kecil. Selalu ada doa dan harapan besar orang tua di setiap nama anaknya. “Ya, almarhum ayah saya berharap saya akan mewarisi sifat dan karakter beliau,” cerita Utoyo suatu pagi, dalam sebuah wawancara khusus dengan InfoKomputer. Harapan yang sangat wajar, apalagi bila mengingat upaya Nurtanio merintis industri pesawat terbang nasional di saat itu. Jajaran Direksi Dukung Inovasi Tugas merintis juga kini tengah dijalani Utoyo S.Nurtanio. Profesional TI dengan rentang karir lebih dari 20 tahun ini diberi tugas khusus menumbuh-kembangkan budaya inovasi di lingkungan PT Trakindo Utama. Sejak beberapa tahun lalu, huruf “I” pada jabatan Utoyo tidak lagi mewakili kata ‘information’, tetapi berubah menjadi ‘innovation’. Jabatan baru itu diselaraskan dengan visi lima tahunan Trakindo periode 2010-2015, yaitu menumbuhkan budaya inovasi. “CEO kami, Pak Bari Hamami, sangat serius dalam mewujudkan visi tersebut sehingga urusan inovasi ini pun sampai beliau tempatkan di jajaran C-level,” cerita bapak dua anak itu. Pada dasarnya senang memelajari hal-hal baru, Utoyo serta merta pun menerima tugas barunya itu. “Ketika itu saya bilang oke saja, karena saya melihat ini sebagai tantangan sekaligus peluang untuk menangani suatu hal yang berbeda dengan apa yang selama ini saya kuasai,” tutur arsitek lulusan Universitas Trisakti ini. Namun keyakinan Utoyo tumbuh melihat dukungan yang diberikan oleh sang CEO maupun rekan-rekannya di jajaran direksi. Ia merasa bahwa Trakindo mendukung peningkatan kemampuan dirinya. Kembangkan Kapabilitas dan Infrastruktur Inovasi Membudayakan inovasi bukan pekerjaan semalam. Menghimpun inovasi sebanyak-banyaknya bukan targetnya. “Misi kami adalah menumbuhkan budaya dan mengembangkan capability inovasi Trakindo. Kalau keduanya sudah terbentuk, proses bergulir, saat orang-orangnya come and go, inovasi akan tetap berjalan di perusahaan ini,” tutur Utoyo. Utoyo memulai misinya dengan blusukan. “Saya yakin kalau sebuah perusahaan mampu bertahan selama lebih dari 40 tahun dan terkemuka seperti Trakindo, pasti inovasi sudah ada di perusahaan tersebut,” ujarnya. Dalam blusukan langsung maupun via teleconfrence dengan kantor-kantor cabang Trakindo, ia menemukan bahwa sebenarnya sudah cukup banyak inovasi yang dilakukan karyawan selama ini, tetapi mereka tidak menyadarinya. “Banyak yang bertanya, yang saya bikin ini termasuk inovasi atau bukan ya pak?” Utoyo menirukan ucapan karyawan yang ia temui. Dari situ, penggemar utak atik mobil “jadul” ini berkesimpulan bahwa pemahaman tentang inovasi perlu disamakan terlebih dahulu. Inovasi tidak harus selalu yang hasilnya ‘wah’. “Intinya, berinovasi adalah menciptakan sesuatu yang akan mempermudah hidup orang, pelanggan, karyawan, maupun principal, dan masyarakat sekitar,” tandas Utoyo. Semangat Inovasi di Setiap Aktivitas Dari pemahaman, Utoyo melangkah ke fondasi atau infrastruktur inovasi. Misalnya, menyediakan alamat surel khusus sebagai sarana tanya jawab tentang inovasi dan portal khusus untuk ideas repository. Cara lain yang ia tempuh untuk lebih menggaungkan kampanye inovasi adalah mengadakan ajang khusus. “Sejak dua tahun lalu, kami menggelar Innovation Day. Semua inovasi yang terjaring kami pamerkan di ajang ini. Lalu inovasi tersebut dipresentasikan oleh penggagasnya kepada panel yang terdiri dari jajaran Direksi dan General Manager di hadapan karyawan lainnya. Kami juga melakukan videostreaming (acara tersebut) ke kantor-kantor cabang di seluruh Indonesia,” tutur Utoyo. Gayung bersambut, upaya menularkan virus inovasi ini boleh dibilang sukses. Buktinya, di tahun pertama hanya ada delapan inovasi yang dilombakan. Namun di tahun berikutnya, Utoyo dan timnya berhasil menjaring hampir 80 inovasi dari berbagai kantor cabang maupun kantor pusat. Menularkan “virus” inovasi tidak bisa dilakukan sekali dua kali. Sebagai Chief Innovation Officer, Utoyo S. Nurtanio membawahi unit Information & Communication Technology, Office of Strategic Managment (mencakup change management), Six Sigma (terkait business process improvement), bisnis digital, dan Corporate Brand Management. Melalui unit-unit tersebut, ia dan timnya setiap saat menyisipkan semangat inovasi dalam setiap aktivitas operasionalnya.
  4. Panggilan akrabnya Ado, nama lengkapnya Andri Aryansah, seorang lelaki yang hanya mengecap pendidikan SD ini berhasil menjadi usahawan sukses dengan omzet per bulan mencapai Rp 100 juta. Semuanya dilalui dengan tidak menyenangkan. Ia masih ingat bagaimana harus sering memakai sandal jepit untuk sekolah jika musim hujan, sebab sepatu Ado hanya satu. Jika basah ia tak punya sepatu pengganti dan terpaksa mengenakan sandal. Ia juga masih ingat dengan lekat bagaimana rasanya berjalan kaki ketika ke sekolah dan bermain, sementara teman-temannya bergembira naik sepeda. Itulah sedikit pengalaman pahitnya di masa kecil, dari sekian banyak pengalaman pahit yang dirasakannya. Kesedihan Ado berujung ketika ia lulus SD pada 1999. Bapaknya yang hanya bekerja sebagai buruh bangunan tak mampu membiayai lagi sekolahnya. Dengan terpaksa dia tidak melanjutkan jenjang SMP. Dua tahun kemudian, ia meninggalkan kota kelahirannya Garut menuju Bandung untuk mengadu nasib. Alasannya dia tak mau merepotkan orangtuanya. Pekerjaan pertamanya di Bandung bukanlah pekerjaan yang membanggakan bagi seorang remaja sepertinya. Ia menjadi pembantu rumah tangga (PRT) di daerah Dipati Ukur, Bandung. Pekerjaan itu dia lalui selama tiga tahun. Pada 2004 Ado “naik pangkat” dengan bekerja di Record Man, sebuah toko pakaian yang identik dengan musik cadas. Kejujuran dan kerja kerasnya membuat Ado dipromosikan hingga menjadi manajer toko tersebut. Setelah bekerja di Record Man selama 7 tahun, Ado memutuskan untuk keluar dari tempatnya bekerja. “Saya sih tidak mau terus-terusan kerja pada orang. Ingin punya usaha sendiri. Lagipula saya sudah punya pengalaman di bidang pakaian, jadi tahu seluk-beluk bisnisnya,” kata Aldo. Bermodal tabungan sebesar Rp 2,5 juta ia mulai menyewa los di Plaza Parahyangan berukuran 3×3 dengan biaya sewa Rp 1,4 juta. Meski baru pertama menjalankan usaha, Ado mengaku yakin bahwa dia akan berhasil. Meski modal uangnya sedikit, Ado memiliki modal lain yang lebih penting dari uang yaitu pengalaman dan jaringan. Ia punya pengalaman selama 7 tahun di industri ini dan ia punya jaringan pemasok maupun pelanggan. Ado menggandeng teman-temannya musisi musik metal untuk dibuatkan merchandise. Ado merupakan seorang pengemar musik cadas. Usaha merchandise tersebut ternyata membawa berkah bagi dirinya. Dalam waktu relatif singkat usahanya menanjak. Sebagai pengusaha, Ado belajar melihat tren di pasaran. Ketika persaingan di bisnis merchandise band mulai ketat, Ado mencari ide lain. Dia pun kemudian melakukan diversifikasi desain kaos dengan membuat desain-desain bergaya Sunda. Tapi kaos bergaya metal tetap dia jalankan. Kejelian melihat peluang inilah yang membuat Ado bisa bertahan hingga sekarang. Perlahan tapi pasti, usahanya terus berkembang. Omzet yang awalnya jutaan berkembang menjadi belasan dan puluhan juta rupiah. Dan sekarang menurut Ado angkanya sudah menyentuh Rp 100 juta per bulan. Meski usahanya sudah maju dan omzetnya menggelembung, tapi Ado mengaku tetap hidup sederhana. Pengalaman di masa lalu mengajarinya untuk hidup sederhana. Kesabaran dan keuletan Ado terbayar sekarang ini.
  5. Sebagian dari Anda mungkin beranggapan bahwa bermain game adalah kegiatan yang membuang-buang waktu. Tidak salah bila memiliki pandangan seperti itu, tapi semuanya kembali lagi dari sudut pandang dan bagaimana memanfaatkannya. Evil Geniuses misalnya. Tim eSports DotA 2 asal Amerika Serikat yang baru saja menjuarai turnamen DotA 2 International Championship 2015 ini, berhasil meraup USD 6,6 juta atau sekitar Rp 85 miliar. Yang menarik, dari lima orang anggota Evil Geniuses, ada salah satu personilnya yang bernama Sumail "Suma1L" Hassan Syed yang baru menginjak usia 16 tahun. Sementara kebanyakan anak sebayanya masih meminta uang jajan kepada orangtua, Suma1L justru sudah menjadi seorang miliarder. Dari hasil pembagian tim, bocah berkebangsaan Pakistan itu diperkirakan menerima estimasi uang senilai USD 1,6 juta atau sekitar Rp 22 miliar! Suma1L mungkin hanya sebagian contoh kecil dari kehidupan para gamer profesional. Profesi yang mungkin masih diaggap remeh oleh sebagian orang. Itu jika di luar negeri. Lalu bagaimana kondisi dan situasi di Indonesia? Di Indonesia sendiri, profesi gamer bisa dibilang masih abu-abu. Artinya, bisa sukses bisa juga tidak. Salah satu contoh sukses dari negeri sendiri adalah Team NXL>, organisasi eSports (olahraga elektronik) yang sukses menjuarai berbagai macam turnamen Counter-Strike 1.6 dan Global Offensive skala nasional dan internasional. Dengan rata-rata usia tergolong masih muda, mereka sudah bisa menghasilkan pendapatan, entah dari kejuaraan ataupun sponsor dari berbagai macam vendor. Dari hasil bincang-bincang dengan sang ketua, Richard Permana, timnya saat ini telah mengantungi jutaan rupiah dari hasil kejuaraan dan sponsorship. Namun Richard enggan merinci berapa nilainya. "Untuk bisa sukses itu perlu beberapa faktor. Yang jelas, harus perbanyak porsi latihan biar menang di kejuaraan. Dan tunjukkin bahwa tim lo bisa berprestasi. Dengan begitu, sponsor akan datang dengan sendirinya," ujar Richard Mengantungi sejumlah sponsor saja menurutnya tak cukup. Dikatakannya,sponsorship kerap menjadi hambatan bagi ia dan timnya untuk berlaga di kejuaraan dengan skala yang lebih luas lagi, yakni Eropa dan Amerika. Ya, rata-rata dari gamer profesional Indonesia selalu mentok di laga pertandingan skala Asia Tenggara (SEA). Bahkan, tak jarang tim eSport Indonesia yang keok ketika berlaga di kancah Asia Tenggara. "Sponsorship di Indonesia masih memble. Tidak seperti di luar negeri. Malahan selain sponsorship, ada juga invenstor yang berani berinvestasi untuk tim eSport," papar Richard. Lain lagi pendapat Tribekti Nasima. Pengamat DotA 2 Indonesia ini berpendapat bahwa hambatan juga datang dari lemahnya koneksi internet di Indonesia. Belum lagi tarif yang cukup mencekik bagi yang ingin menikmati internet cepat. Tribekti pun memberi contoh lewat platform streaming game, Twitch. "Di Indonesia dengan koneksi internet yang seadanya, tentunya streaming platform masih susah untuk dinikmati. Hal ini jelas mengurangi audienceeSport yang akhirnya membuat sponsor lokal belum seberani sponsor-sponsor di luar negeri," papar Tribekti panjang lebar. Sebaliknya, lanjut Tribekti, apabila infrastruktur internet sudah membaik, tentunya media hiburan game macam Twitch dan YouTube Gaming akan lebih mudah dinikmati dan bukan tidak mungkin jika bermunculan konten lokal. "Saat itu lah dengan sendirinya industri eSports lokal akan bergelimpang uang dan mencapai titik tertinggi hingga layak untuk dijadikan tujuan berkarir," pungkasnya.
  6. Semua bentuk bisnis punya kisah di belakangnya. Dan rata-rata, bisnis sukses itu diawali oleh persahabatan para pendirinya. Perjalanan bisnis fashion satu ini bisa dijadikan inspirasi, Fimelova Love, Bonito at Fide Fashion Week (image: Poached Magz) Diawali dengan menjual pre-loved items milik pribadi, Viola Tan dan Rachel Lim (bersama rekan bisnis mereka saat itu, yang juga saudara kandung Viola, Velda Tan) mendirikan salah satu bisnis online retail tersukses di Singapura, Love, Bonito. With such a cute name, portal e-commerce satu ini telah menjadi salah satu tujuan utama fashionista di Singapura untuk menemukan trend-trend terbaru. Portal ini sendiri sudah berdiri cukup lama, dan popularitasnya berkembang dengan dukungan setia para fans. Menjaga agar desain mereka tetap eksklusif (tidak tersedia di mana pun), koleksi Love, Bonito menawarkan fashion items bergaya klasik, modern dan manis yang memang disukai oleh perempuan berbagai usia (yang masih di usia sekolah, sampai golongan profesional). Rachel Lim & Viola Tan (Love, Bonito founder) Didominasi oleh items yang bisa dibawa hangout maupun ke kantor (kamu bahkan bisa menemukan baju untuk bridesmaids lho), portal belanja ini juga menawarkan harga yang bersaing. Ada harga ada rupa, dong. Hal satu ini juga yang menyebabkan produk-produk mereka terjual dengan cepat. Nggak heran, bila sebuah koleksi diluncurkan para fans bereaksi dengan cepat. Rajin traveling, melihat trend yang terjadi di sekeliling, serta selalu melihat perkembangan dan dinamika di runway fashion week selalu menjadi tiga sumber inspirasi utama bagi Viola Tan dan Rachel Lim untuk bekerjasama dengan berbagai desainer menghasilkan koleksi-koleksi yang nantinya tersedia di Love, Bonito. Mereka bahkan sudah menjadi bagian dari Fide Fashion Week di Singapura beberapa waktu lalu. Bagi Viola Tan yang memulai bisnis ini tanpa ilmu bisnis, fashion, bahkan desain yang cukup, kesuksesan Love, Bonito adalah hasil kerja keras, passion, dan keberanian mengambil risiko. Tentu, bisnis nggak akan berkembang bila kita main aman terus. Seiring waktu, dengan semua naik turun, bahkan kritik pedas, Love, Bonito tetap menjadi tujuan belanja online terpopuler di Singapura. Untuk mengembangkan lagi bisnis mereka, Love, Bonito membuat capsule collection dengan deretan desainer. Langkah dinamis yang kini dilakukan banyak online retailer. Salah satu desainer yang diajak kerja sama itu berasal dari Indonesia, lho. Mengapa Indonesia? karena mereka akan segera hadir di sini. Sudah tidak sabar?
  7. Memanfaatkan sebuah peluang usaha bisnis di sekitar kita memang gampang-gampang susah. Apalagi bagi pemula yang memang minim akan pengalaman dan pengetahuan. Namun terkadang modal nekat dalam membuka sebuah bisnis usaha banyak yang jadi juga. Nah beberapa fenomen aini sangat banyak kita temui di sekitar kita. Oleh karena itu di artikel kali ini kami mencoba membahas bagaimana sih langkah-langkah efektif dalam memanfaatkan peluang bisnis dan untuk segera membuka usaha? dengan beberap alangkah yang sudah kita rencanakan maka InsyaAllah kita akan lebih mudah untuk menjalaninya. 1. Menentukan Ide Usaha Anda Jelas ini merupakan sebuah hal yang sangat prinsip dan krusial. Membuka sebuah bisnis tanpa dengan ide dahulu sepertinya mustahil ya? :) nah maka ide usaha menjadi salah satu penentu dalam perjalanan bisnis Anda kedepan nantinya. Bagaiman menentukan sebuah ide bisnis supaya oke dan enak kedepan nantinya. Selaraskan antara ide dengan pengalaman atau keahlian Anda. Apa sih kemampuan kita saat ini? apa sih hobi/kegemaran kita saat ini? apakah kita suka akan kuliner? apakah kita suka akan dunia pemasaran/marketing?. Nah semua insyaAllah akan berjalan lebih baik jika ide-ide bisnis itu sejalan dengan keahlian dan kemampuan kita, minimal hobi ayau kegemaran kita walau minim akan kemampuan/keahlian saat ini. 2. Membuat Perencanaan Usaha (Business Plan) Usaha atau bisnis yang sudah direncanakan akan mempermudah dalam menjalankan bisnis tersebut, karena kita sudah mengetahui apa saja yang diperlukan dari sisi modal kerja, pemasaran dan lain sebagainya. Perencanaan bisnis (business plan) sangat penting dan harus dan tidak boleh tidak (menurut kami lho :) ). Entah itu usaha Anda mikro sekalipun, sebuah perencanaan bisnis itu sangat penting. Terkadang dalam memenuhi kebutuhan usaaha banyak orang yang meremehkan akan perencanaan bisnis ini dan apa yan gterjadi, ketika di tengah jalan semua bisa kacau, anggaran terkadang bisa membengkan dan bahkan bisa kurang, banyak permasalahan yang akan timbul ketika sebuah bisnis itu tidak direncanakan dengan baik. Apa sih keuntungan membuat business plan? yang pertama adalah arah kemana bisnis akan berjalan sudah kita ketahui sejak awal, yang kedua jelas perkiraan modal dan kebutuhan usaha sudah kita tentukan juga, dan yang tidak kalah penting bahwa pemborosan biaya bisa kita antisipasi disini dan yan gpaling penting dan tidak boleh lupa juga bahwa efisiensi antara waktu, anggaranm dan tenaga dalam menjalankan bisnis tetap terjaga dengan baik. maka business plan harus Anda buat. 3. Survei, Survei dan Survei Ketika kita mendapatkan peluang bisnis atau usaha yang cukup bagus, maka salah satu langkah yang tidak boleh terlewatkan adalah survei. Biasanya calon pengusaha melakukan hal ini untuk mendapatkan gambaran mengenai apa saja yang sekiranya berpengaruh dalam bisnis usahanya nanti. Salah satu contoh saja, survei lokasi usaha sangat penting, ketika akan membuka usaha lokasi menjadi salah satu hal yang sangat krusial bagi sebagian besa pengusaha, mungkin juga buat Anda bukan? Selain survei lokasi, dalam berbisnis tentu saja pesaing pasti ada dong, maka survei pesaing juga penting disini, bagaimana mereka bsia tumbuh dab berkembang, bagaimanz pelayanan mereka terhadap konsumen dan masih banyak hal lainnya lagi yang bisa di petik dalam survei ini. Lalu selain itu apa saja manvaat survei ini? salah satunya adalah membantu Anda menetapkan target konsumen Anda nantinya, jelas sebuah bisnis usaha harus mengetahui siapa konsumennya nanti. Data informasi yang cukup berharga misalnya pesaing dan lokasi tadi merupakan salah satu manfaat dari survei ini. Intinya langkah survei ini sangat penting dan sebaiknya kita lakukan sebelum kita membuka sebuah bisnis usaha. 4. Persiapkan Usaha Anda dengan Baik. Ketiga langlah diatas tentu saja tidak hanya berhenti saja disana, ada langkah selanjutnya yaitu sebuah persiapan bisnis. Sebuah persiapan dalam membuka usaha yang disiapkan dengan matang jelas akan membantu kita nanti kedepannya. Persiapan seperti ijin lokasi, seperti merekrut tenaga kerja dan lain sebagainya harus kita persiapkan baik-baik. Persiapan administrasi usaha, persiapan alat-alat suaha dan fasilitas bisnis dan juga desain logo brand perusahaan menjadi salah satu contoh yang dilakukan sebagain pengusaha yang memang harus mempersiapkan langkah-langkah ini. Intinya sebelum bisnis usaha Anda brjalan maka persiapan harus matang dan ditata sebaik mungkin. 5. Action ! Mulailah Buka Usaha Anda Nah ini salah satu hal yang kadang dimana orang berhenti disini, sudah bersemangat eh tidak action-action juga :). Memang kadang action atau berani membuka usaha itu terasa berat, karena bisa jadi 4 persiapan di awal tersebut tidak dilakukan, bagaimana ketika kita memiliki sebuah peluang bisnis usaha yang bagus tapi tidak punya persiapan, business plan, bisa jadi semua akan berhenti di ide usaha saja dan tidak action-action. Saat membuka usaha memang merupakan saat-saat terberat bagi sebagian orang. Kita harus berjuang keras dan cerdas di periode awal ini. Pemilik usaha sebaiknya harus turut terlibat banyak di awal-awal buka usaha, jangan sekedar duduk manis mengawasi dan menerima report saja. Jika kita bisa ikut terlibat diawal maka kita bisa mengetahui semua hal entah itu kekurangan atau kelebihan dari bisnis usaha yang sedang kita rintis tersebut. Jadi action lah segera insyaAllah dengan niat yang baik akan bisa berjalan dengan cukup baik juga.
  8. Dalam berwirausaha, Anda harus bisa menentukan positioning model usaha Anda. Di bawah ini adalah beberapa jenis model usaha yang banyak digeluti oleh para wirausahawan, yang bisa memberi inspirasi kepada Anda untuk menentukan jenis usaha Anda. Creator, produsen barang. Model ini membutuhkan pengetahuan, keahlian, dan tentu saja, passion untuk menciptakan suatu produk. Karena tergolong industri kreatif, maka Anda membutuhkan banyak ide untuk bisa menciptakan suatu produk yang mampu menembus pasar. Orang-orang yang menggeluti bisnis ini biasanya memang kreatif, dan memiliki hobi yang digeluti secara konsisten. Product sales. Inilah model usaha yang paling mudah. Anda tidak perlu memikirkan bagaimana memproduksi barang. Yang perlu Anda fokuskan adalah mencari produsen barang. Model usaha ini mencari keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual. Ingat, semakin terkenal produk yang Anda pasarkan, maka pasarnya akan semakin luas. Karena itu, carilah produsen yang memiliki produk yang sudah terkenal. Jasa. Jika Anda memiliki keahlian di bidang servis AC atau sepeda motor, maka membuka usaha bengkel AC atau sepeda motor adalah model usaha yang tepat untuk Anda. Jika tak punya tempat luas untuk ruang bengkel, Anda bisa mulai dengan sistem pelayanan panggilan. Yang pasti, Anda harus memiliki “senjata” untuk membantu pelayanan Anda.
  9. Banyak orang yang ingin berwira-usaha, ada yang sudah siap modal dan perencanaan yang njlimet, ada yang baru sekedar gagasan aja. Namun, ada yang punya uang tapi bingung mau ngapain, dan mulai dari mana. Banyak usahawan sukses karena kelihaian dalam memulai dan memperluas usaha. Berikut 14 cara yang sering mereka pakai, dan berhasil atau tidaknya tergantung upaya dan do’a kita. Meski begitu, ini bisa di jadikan wacana alternatif sebelum memulai usaha, dan menjadikannya refrensi: Penuhi Kebutuhan Konsumen Ini merupakan cara buka usaha yang paling umum. Jika di sekita rumah ada yang butuh jasa binatu, warnet, lauk matang, rental computer, kursus, dll, buka usaha sesuai kebutuhan mereka. Kuncinya, penuhi kebutuhan konsumen, lalu berikan produk dan layanan terbaik. Usaha berdasarkan kebutuhan adalah prinsip semua jenis usaha. Jual Keunikan Jika kita lumayan kreatif dan inovatif, pasti banyak hal yang bisa di kreasikan. Banyak usaha baru dimulai dari penemuan produk baru, teknologi, system, dan program baru. Bahkan menulis buku dengan ide-ide baru pun bisa di perhitungkan, dan banyak yang sukses di jalan ini. Penemuan baru apalagi khas dan unik, sangat berpeluang menembus pasar. Duplikasi Usaha Lain Bagi mereka yang kurang kreatif dan inovatif, jangan patah arang. Terkadang ide usaha tersebar dimana-mana, bahkan mungkin didepan mata kita. Kita hanya perlu membaca peluang, mengukur potensi, dan mengambil resiko. Misalnya, disekitar rumah kita karena dekat dengan kampus ada tukang foto kopi yang laris, apa salahnya menyaingi usaha tersebut, tinggal memberikan nilai lebih dari usaha kita. Beri Fasilitas Tambahan Mirip cara sebelumnya, hanya saja diperlukan sedikit kreatifitas. Misalnya jika ingin membuka usaha warung sembako, berikan penawaran harga yang kompetitif dan tempat yang nyaman untuk pembeli bercengkrama dengan pembeli lain, sehingga pembeli betah berlama-lama belanja di took kita, dan sediakan juga snack dan minuman ringan, wih lengkap deh.. Jual Keterampilan Jeli mengenali bakat orang, itu pun bisa menjadi bisnis yang menantang. Banyak orang berbakat yang jika di kembangkan dan diberikan tempat bisa dijual mahal. Tempat-tempat seperti restoran, toko-toko, salon, kursus, servis, mal, dan pasar adalah gudangnya orang berbakat. Ambil 2-3 orang pemangkas rambut dari salon-salon kecil, sewakan tempat yang bagus, alat yang lengkap, brand khusus, dan training mengenai pelayanan yang baik. Maka usaha salon eksklusif sudah bisa dimiliki. Jadi Agen Mirip dengan sebelumnya, misalnya membuka agen modeling, agen tenaga kerja, pembantu rumah tangga, pengisi acara hiburan, pernikahan, dll. Untuk usaha ini diperlukan pengalaman dan relasi yang luas. Tapi tak perlu khawatir, untuk hal ini juga bisa pekerjakan orang yang berpengalaman dibidang tersebut. Jual Barang Second Masih sedikit orang yang peka dengan jenis usaha ini. Barang second dengan nilai historis tertentu bisa punya harga tinggi. Untuk memulai bisa dengan berburu barang-barang bermerk asli yang sudah tidak terpakai lagi, dan menjualnya ditempat lain dengan harga special. Banyak ekspatriat, selebritis, pengusaha, sampai jendral yang memiliki selera berpakaian tinggi, kita bisa membeli koleksinya yang sudah tidak terpakai, sukur-sukur kalau gratis, he..he.. Buka Kantor Misalnya untuk akuntan, dokter, pengacara, notaries, desainer, trainer ataupun konsultan. Dengan mengajak kolega dan teman seprofesi bisa diajak patungan untuk membuka kantor sendiri. Juallah skill dan pengalaman. Jika reputasi bagus, jaringan luas, jangan takut kekurangan klien. Beli Waralaba Yang modalnya lumayan besar, dan tidak mau memikirkan produk sendiri, bisa memilih membeli franchise (waralaba). Butuh kejelian membaca waralaba mana yang bagus, berikut kemampuan membaca potensi pasarnya. Kini banyak pilihan waralaba, dengan modal besar atau sedang-sedang saja.
  10. Jika ragu dalam memilih lokasi usaha, sebaiknya Anda bertanya kepada orang yang lebih berpengalaman dan objektif. Lokasi atau tempat usaha merupakan salah satu faktor penting bagi para pengusaha yang baru merintis usaha. Kebanyakan orang memilih usaha di tempat yang strategis, namun strategis saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan produk yang berkualitas atau pelayanan yang memuaskan. Memang bukan hal yang mudah dalam menentukan lokasi usaha. Meskipun demikian, lokasi tetaplah penting bagi seorang pengusaha yang baru mau terjun pertama kali membuka toko. Jika Anda ragu dalam memilih lokasi, sebaiknya Anda bertanya kepada beberapa orang mengenai lokasi yang cocok untuk produk Anda. Pastikan Anda bertanya kepada orang yang lebih berpengalaman dan netral sehingga pemikiran Anda akan semakin terbuka. Hindari bertanya kepada orang yang memiliki kepentingan langsung dengan lokasi yang ditanyakan agar Anda mendapat penilaian yang objektif. Namun demikian, sebelum Anda bertanya, tentukan dahulu tujuan pengembangan bisnis Anda, apakah untuk memperluas jaringan, melayani kebutuhan konsumen, atau menjadi ujung tombak usaha tertentu, dan sebagainya. Kalau sudah siap dengan visi misi dan tujuan bisnis Anda, serta bertanya kepada orang yang tepat, ada baiknya juga Anda perhatikan tips dalam memilih tempat usaha yang cocok berikut ini. 1. Dekat dengan target market Pastikan lokasi usaha Anda nanti dekat dengan target market Anda. Dengan dekatnya jarak Anda dengan target market, pelanggan akan lebih mudah mengunjungi toko Anda dan berbelanja. Hal ini akan menghemat waktu dan biaya bagi pelanggan. 2. Mudah terlihat (viewable) Dalam berbisnis ritel, lokasi yang strategis dan mudah terlihat akan memudahkan pelanggan untuk datang. Selain itu, Anda juga dapat menghemat biaya promosi apalagi ditambah dengan papan nama atau signage yang mencolok atau unik bisa menambah daya tarik pengunjung. 3. Traffic Selain dekat dan mudah terlihat, Anda juga harus memperhatikan traffic atau arus lalu lalang orang atau kendaraan. Traffic sangat penting bagi toko yang beraliranindependent store atau berdiri sendiri di luar komplek pertokoan atau pusat perbelanjaan. Kepadatan arus akan berpengaruh terhadap jumlah pengunjung toko Anda. 4. Akses Akses juga merupakan hal yang patut Anda perhatikan dalam menentukan lokasi usaha. Bagaimana pelanggan mengakses menuju toko kita, apakah ada median jalan sehingga perlu memutar balik apabila menggunakan kendaraan. 5. Sharing area atau monopoli area Sharing area adalah lokasi yang Anda pilih dengan alasan di lokasi tersebut sudah ada toko sejenis atau kompetitor. Otomatis resiko memilih lokasi seperti ini berarti Anda sudah siap untuk berkompetisi dalam segala hal. Keuntungan sharing areaadalah sudah pasti ada market, tidak perlu mensurvei lagi dan mengedukasi pasar lagi. Monopoli area Dalam monopoli area, Anda memilih lokasi yang benar-benar belum ada pesaing. Resikonya, Anda harus mengeluarkan biaya ekstra untuk mempromosikan toko Anda. Perlu usaha, waktu dan biaya. Akan tetapi, karena Anda sendiri ada di area tersebut, maka Anda akan lebih leluasa untuk menetapkan harga, menikmati margin karena relatif tidak ada kompetitor. 6. Biaya sewa Lokasi toko yang strategis otomatis mempunyai harga sewa yang tinggi. Bagaimana kalau selisih harganya dengan lokasi lain yang kurang strategis cukup besar? Sepanjang selisih harganya masih tertutupi dengan potensi yang akan didapat, lebih baik memang memilih tempat yang strategis walaupun harga akuisisinya lebih mahal. 7. Legalitas Aspek legal wajib diperhatikan. Jangan sampai mengabaikan hal ini karena akan terlalu beresiko apabila kita sudah memutuskan memilih lokasi tetapi di kemudian hari bermasalah dalam hal perizinan, regulasi kawasan serta lingkungan sekitar. 8. Lingkungan sekitar Jenis usaha di kanan-kiri toko Anda akan sedikit berpengaruh terhadap imej dan tidak langsung mempengaruhi minat kunjungan pelanggan. Contoh: jika Anda menjual produk pakaian akan lebih cocok jika berdiri di deretan usaha warnet atau kafe. Akan terlalu memaksakan diri apabila Anda membuka toko pakaian di samping bengkel motor atau toko bangunan. 9. Keamanan dan akses parkir Faktor keamanan merupakan hal penting bagi usaha Anda. Pastikan Anda memilih lokasi yang aman dan tidak rawan sehingga bisa jadi meningkatkan pengeluaran karena ada biaya untuk pengamanan. Begitu pula dalam hal tempat parkir. Sediakan tempat parkir yang lega dan aman untuk kendaraan apalagi jika target pasar Anda sangat luas dan banyak menggunakan kendaraan bermotor. Tentu kenyamanan dan keamanan kendaraan mereka menjadi faktor penunjang bagi pelanggan untuk datang ke toko Anda. 10. Pemilik/penyewa sebelumnya Pelajari dengan pasti siapa dan jenis usaha apa yang sebelumnya menempati tempat tersebut. Alasan mengapa mereka tidak melanjutkan sewa atau memindahkan bisnis mereka dari tempat tersebut. Apabila pemilik/penyewa tempat tersebut memiliki jenis usaha yang sama dengan Anda, mungkin Anda bisa mempertimbangkan kembali untuk memilih tempat tersebut sebagai tempat usaha Anda. Namun, jika Anda yakin bahwa usaha Anda bisa lebih baik dari pemilik/penyewa sebelumnya, maka Anda bisa dengan percaya diri menempati lokasi tersebut. Ingat selalu tujuan awal Anda membuka usaha di lokasi tersebut. Meski demikian, kadangkala faktor insting bisnis akan berpengaruh terhadap pemilihan lokasi usaha. Semakin Anda menjalani bisnis, akan semakin mudah bagi Anda dalam memilih lokasi mana yang cocok untuk meminimalisasi kerugian di masa depan.
  11. Kalau Anda melihat Bill Gates atau Mark Zuckenberg, pasti Anda tergiur dengan kekayaan mereka yang luar biasa. Tapi sadarkah Anda, bahwa mereka juga memulai semuanya dari usaha kecil mereka. Dan tak satupun dari mereka yang menduga bakal mencetak keberhasilan seperti sekarang. Perusahaan pemula yang berubah menjadi perusahaan sukses bernilai miliaran bahkan triliunan, dalam dunia bisnis tak bedanya dengan pemenang lotere. Meletakkan semua uang Anda dan berharap mendapatkan jackpot, Anda justru bakalan terpuruk. Berikut 10 aturan untuk memulai usaha kecil. Daftar ini lebih untuk membuat Anda menyadari kenyataan yang ada, ketimbang gila-gilaan mengejar impian terdahsyat Anda dalam berbisnis. Lebih realistis. Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata. Jangan menginvestasikan uang sendiri. Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang. Perbudak diri sendiri. Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri. Hargai waktu. Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp20 ribu perjam. Ini akan membantu saat Anda harus mengambil keputusan: Bila sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri, maka bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena lebih murah. Ini mungkin bertentangan dengan aturan ke 3, tapi bahkan budak sekalipun juga memiliki nilai ekonomi. Rekrut karyawan dengan baik. Tanpa memedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut. Jual kelebihannya, bukan harganya. Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya.Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik. Ketahui angka dasar. Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha – mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan… itulah angka dasar – jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang. Gunakan teknologi terbaru. Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran. Perlakukan vendor dengan baik. Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis. Jadilah yang terbaik. Anda tidak boleh setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar. (Sumber: The Washington Post/Slate Magazine)
  12. Seorang pengusaha harus dapat menentukan sikapnya untuk melanjutkan usaha yang dijalankannya agar tidak berhenti di tengah jalan. Hubungan antara perasaan dan tindakan harus seimbang agar kedua dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya sebuah hambatan. Mereka harus menyiapkan diri untuk bekerja lebih baik dari tahun sebelumnya dengan berbagai cara yang telah dibuat. Ada beberapa hal yang harus anda hindari selama meninggalkan pekerjaan agar selalu berpikir nyaman adalah sebagai berikut : Jangan memutuskan hal yang penting Anda tidak perlu mengambil keputusan yang penting pada detik – detik jam kerja akan selesai karena hanya akan memperburuk keputusan anda yang diakibatkan karena pikiran anda akan mengalami kelelahan yang berat dan tidak dapat berpikir secara jernih. Sebaiknya anda segera meninggalkan tempat kerja dan melanjutkan pekerjaan untuk memutuskan hal penting pada hari kerja selanjutnya pada pagi hari karena pikiran masih segar. Awali dengan program yang baru anda harus menentukan program baru yang akan dikerjakan dengan tim yang baru juga. Anda harus memperhatikan setiap anggota tim dnegan baik karena kesalahan dalam memilih tim akan memperngaruhi kesuksesan anda di masa yang akan datang. Jika kekuatan mental dan tenaga berkurang ketika akan pulang kerja sebaiknya jangan memaksakan untuk melanjutkan pekerjaan jika anda tidak ingin pekerjaan anda kacau. Jangan mendekati orang yang bermasalah Anda tidak perlu mendekati orang – orang yang bermasalah ketika jam pulang kerja tiba. Anda hanya akan merasa stres yang ercampur dengan capek karenasudah bekerja seharian penuh. Jangan tinggalkan meja jika belum rapi Anda harus merapikan meja kerja sebelum meninggalkan tempat kerja karena aan berpengaruh pada pekerjaan anda selanjutnya. Jika meja rapi pasti akan semangat bekerj dan sebaliknya. Jangan pergi jika belum bilang salam Hubungan yang baik antara karyawan dan teman kerja sangat dibutuhkan seperti mengucap salam atau berjabat tangan ketika ingin pulang kerja. Anda harus mengatur waktu dengan baik tanpa harus menghabiskan waktu dengan sekedar nongkrong setelah pulang kerja. Anda juga membutuhkan istirahat setelah melakukan pekerjaan. Pengusaha harus mengetahui kebiasaan buruk yang tidak perlu dilakukan seperti jangan memutuskan sesuatu, program baru, masalah orang, meja yang kotor, lupa mengucap salam dan nongkrong yang akan menghambat kesuksesannya.
  13. Seorang pimpinan akan membuat catatan sebuah penilaian hasil kerja karyawan agar mereka mengetahui kemampuan yang dimiliki oleh setiap karyawan. Perusahaan akan memberikan sebuah penghargaan kepada karyawannya yang mempunyai prestasi terbaik. Karyawan yang berprestasi akan dipertimbangkan untuk peningkatan jabatan di masa yang akan datang. Ada empat tujuan yang perlu anda lakukan untuk mengetahui karyawan yang berprestasi antara lain : 1. Orang sebagai perbandingan Pimpinan akan melakukan penilaian kepada seluruh karyawannya agar mempunyai perbandingan yang akan mendukung proses pemilihan karyawan yang berprestasi karena akan ditemukan perbedaan pada setiap karyawan yang bekerja pada sebuah perusahaan. 2. Sumber daya manusia meningkat Karyawan yang mempunyai kinerja yang buruk biasanya mempengaruhi sumber daya manusia yang bertambah besar. Mereka akan bersaing dengan kemampuan yang dimilikinya agar perusahaan tidak menambah karyawan baru. Sumber daya manusia akan meningkat jika kualitas kerja karyawan memperoleh hasil yang maksimal. 3. Sistem kerja yang terpelihara Sistem kerja akan terjaga dengan baik jika seluruh karyawannya mempunyai prestasi yang baik yang akan berpengaruh baik untuk kelancaran pekerjaan sebuah perusahaan. Karyawan harus mematuhi setiap peraturan yang telah dibuat oleh perusahaan agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai dengan ketentuan dari perusahan tanpa ada perbedaan yang akan menghambat pekerjaan seorang karyawan. 4. Hubungan SDM dan dokumentasi keputusan Sebuah perusahaan harus mempunyai dokumentasi penting yang dibutuhkan sebagai bahan penilaian kinerja karyawan yang berprestasi. Keputusan yang akan diambil disesuaikan dengan kebijakan dari setiap pimpinan karena alasan tingkat kinerja atau produktif yang mempengaruhi keuntungan perusahan bertambah besar. Seorang HRD harus mengetahui kemampuan karyawannya agar dapat memperpanjang dan memberhentikan karyawan sesuai dengan nilai yang diperoleh karyawan. Anda dapat melakukan berbagai penilaian yang sangat penting untuk kemajuan perusahaan dengan 4 target yang dapat membantu sebuah perusahaan unuk membedakan antara karyawan yang berprestasi atau tidak. Keberhasilan sebuah perusahaan tergantung kepada kinerja karyawan karena sebagian besar pekerjaan akan dikerjakan oleh karyawan dengan bantuan pimpinan yang selalu memberikan sebuah arahan yang baik.
  14. Modal peluang bisnis dengan modal yang kecil biasanya sangat diburu oleh mereka yang sedang belajar bagaimana melakukan bisnis. Karena dengan modal yang semakin kecil, maka semakin kecil pula risiko kerugian yang akan terjadi. Ada beberapa contoh dari jenis peluang bisnis yang dapat dilakukan melalui internet dengan modal yang relatif kecil. Karena adanya peran toko yang bisa membutuhkan modal banyak dapat digantikan dengan hanya dengan menggunakan website. Yang harus Anda lakukan untuk hidup dalam peluang bisnis dengan modal yang kecil yaitu dengan menemukan beberapa produk yang tepat untuk bisa anda pasarkan. Misalnya saja, Anda memiliki teman atau beberapa kenalan yang memiliki konveksi kerudung, atau memiliki sebuah pabrik sepatu, atau produk lainnya. Anda bisa memanfaatkan moment ini dengan hanya mengambil produk dari mereka, bisa dibilang adanya hubungan kerja sama antara dengan mereka, dan kemudian Anda memasarkan produk tersebut dengan cara bisnis online. Jika Anda tidak memiliki produk, atau tidak memiliki akses ke produsen, ada satu cara lagi yaitu menjalani dropshipping atau bisnis afiliasi online.
  15. Keberhasilan memulai membuka usaha makanan tidak hanya bergantung pada kemampuan membuat makanan yang lezat. Mengetahui cara bagaimana membuat makanan yang lezat dengan bisa mengelola sebuah bisnis adalah dua hal yang berbeda. Dua hal tersebut harus anda gabungkan. Jadi selain anda tahu bagaimana cara membuat makanan yang enak, anda juga harus mengetahui bagaimana caranya membangun usaha makanan. Dimulai dari produk, selalu perbaharui dan perbaiki kualitas masakan anda. Untuk mengetahui kualitas rasa dari masakan yang anda buat, gunakanlah selalu metode riset pemasaran. Caranya cukup mudah, berikan sampel kepada teman atau saudara terdekat anda untuk mengetahui pendapat mereka terhadap produk anda. Setelah anda mendapatkan segala keinginan mereka, segera perbaiki produk anda sesuai dengan apa yang mereka mau. Anda juga harus bisa untuk selalu memperbarui resep serta memperbaiki penampilan makanan dan cara penyajiannya. Untuk masalah pemasaran usaha makanan, perlu anda pikirkan juga bagaimana rencana outlet atau distribusi penjualan anda. Apakah anda berencana membuka toko makanan atau anda lebih suka bekerjasama dengan pihan lain. Terserah anda. Yang penting, pertimbangkanlah baik buruknya sebelum anda memutuskan. Contoh sederhananya adalah jika anda memilih untuk membuka usaha makanan basah, anda bisa melakukan kerjasama dengan toko-toko makanan yang lokasinya strategis. Jika anda tertarik untuk membuat gerai bisnis makanan sendiri, anda bisa mengambil konsep franchise untuk mengembangkan usaha anda. Anda juga bisa melakukan sistem konsinyasi dengan kantin-kantin sekolah misalnya. Lobilah kantin tersebut agar anda dapat mensuplai produk usaha makanan anda setiap hari. Khusus untuk hal ini, anda harus memperhatikan sistem pengantarannya, karena hal ini berkaitan dengan ketepatan waktu serta biaya transportasi yang ujung-ujungnya mempengaruhi keuntungan anda. Pikirkan juga teknologi yang anda gunakan dalam memulai membuka usaha makanan anda. Pertimbangkanlah, apakah pembuatan produk anda memerlukan ruangan khusus untuk mempersiapkannya, atau anda perlu membeli peralatan tertentu untuk menyimpan bahan baku. Namun yang perlu anda pahami adalah pada saat awal memulai membuka usaha makanan, usahakan anda meminimalisasi pengeluaran untuk investasi teknologi produksi yang terlalu tinggi. Entah dengan menyewa mesinnya atau mencari mesin yang jauh lebih sederhana. Tujuannya agar beban kebutuhan modal awal usaha makanan anda tidak terlalu berat. Setelah usaha bisnis makanan anda berjalan lancar dan punya keuntungan lebih, anda dapat membeli peralatan produksi tersebut. Tapi ingat, hal itu anda lakukan jika memungkinan. Jika tidak, jangan pernah mengorbankan kualitas produk bisnis makanan anda demi pengiritan modal investasi awal. Selain beberapa hal diatas, anda juga harus memikirkan bahwa produk anda aman untuk dikonsumsi. Bisa jadi anda harus menguji makanan anda terlebih dahulu kepada pihak yang berkompeten untuk memastikan keamanan produk anda agar tidak menjadi masalah di kemudian hari. Satu lagi yang harus anda perhatikan, kemasan yang menjual. Selain bisa memberikan nilai lebih bagi produk anda, kemasan yang menjual juga dapat meningkatkan image produk anda yang akhirnya bisa mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Kemasan makanan bisa berasal dari plastik maupun kertas, yang penting aman untuk digunakan. Terakhir, dalam memulai bisnis apapun termasuk memulai membuka usaha makanan, anda harus mengalahkan rasa takut gagal pada diri anda. Pikiran-pikiran seperti apakah produknya nanti laku atau tidak, bagaimana jika nanti ada yang mengeluh atau bagaimana jika anda rugi harus anda tepis jauh-jauh. Caranya adalah dengan berpikiran positif, segera bertindak dan terus-menerus berusaha. Anda harus mempersiapkan mental usaha anda dan memahami bahwa usaha yang berhasil hanya dapat dicapai melalui proses yang penuh hambatan, insya Allah…
  16. Membangun merek membutuhkan waktu. Agar dapat membangun loyalitas pelanggan dengan merek, seorang pengusaha harus dapat memberikan pengalaman menyenangkan kepada pelanggannya melalui setiap interaksi. Semakin menyenangkan pengalaman tersebut, semakin cepat seorang pengusaha membangun brand loyalty. Pakar pemasaran Jim Joseph, dalam tulisannya seperti dilansir Entrepreneur.com menunjukkan bagaimana bisnis dengan modal kecil dapat mengaplikasikan strategi pemasaran yang digunakan oleh merek besar. Joseph mengatakan bahwa kombinasi yang seimbang antara totalitas dan tonalitas pengalaman menjadikan pengalaman yang ditawarkan sebuah merek terasa unik dan memotivasi pelanggan. Tanpa keduanya, seorang pengusaha tidak akan memiliki pengalaman merek yang hebat, dan tanpa pengalaman merek, produk tersebut hanyalah produk biasa. Totalitas Totalitas mencakup kelengkapan dan konsistensi dari berbagai elemen pemasaran seorang pengusaha. Jika pengalaman tidak lengkap dan konsisten, totalitas tidak akan efektif dalam menciptakan loyalitas pelanggan. Misalnya, jika seseorang memiliki usaha agen perjalanan yang khusus membantu kunjungan grup, ia harus memiliki pengalaman merek yang total terkait dengan jumlah spesifik pelanggannya. Memiliki kantor di daerah lokal dan brosur yang menarik bisa jadi awal yang baik, tapi tanpa pengalaman online yang menjadi daya tarik bagi pelanggannya, mereknya tidak akan lengkap atau tidak konsisten dengan kebutuhan pelanggan. Tonalitas Brand personality, atau yang Joseph sebut sebagai ‘tonalitas’, mencakup jiwa dari pengalaman tersebut. Tonalitas harus sejalan dengan bagaimana seorang pengusaha mendefinisikan mereknya dan dengan apa ia mengetahui keinginan pelanggan. Jika tonalitas tidak sejalan dengan pemasaran, seorang pengusaha tak akan mampu membuat hubungan emosional dengan pelanggan. Misalnya, sebuah restoran memiliki website yang bagus, ulasan online yang luar biasa hangat, dan sambutan di pintu masuk yang ramah, tapi jika pemilik dan pelayan restoran bersikap menjengkelkan pelanggan selama pelayanan, maka keseluruhan tonalitas akan hancur. Seorang pengusaha harus memastikan bahwa segalanya konsisten agar pelanggan merasa senang memiliki pengalaman dengan merek si pengusaha. Jika seorang pengusaha melakukan pemasaran secara konsisten dengan totalitas dan tonalitas yang seimbang, ia akan mendapatkan formula yang tepat bagi mereknya.
  17. Gue mau coba share beberapa hal yang mungkin bisa berguna untuk jendral yang ingin memulai wirausaha. Mudah-mudahan bisa memberikan sedikit semangat untuk tak ragu-ragu menjalani impian wirausahanya dan mulai perlahan-lahan mewujudkan itu menjadi kenyataan, bukan hanya mimpi. Walau bagaimanapun, menurut gue kelebihan dari seorang pengusaha yang sudah maju adalah dari pengalamannya yang membentuk semua keahlian dan kemampuan untuk menjalankan usaha. Tak lebih dari itu. Let’s begin the sharing! 1. Wirausaha dimulai dari sebuah motivasi yg besar. Sama seperti fitness, hanya motivasi yg nge-drive konsistensi & keseriusan. Tanpa hadirnya motivasi yg kuat, rasanya susah buat kita menjalani sesuatu. Wajar, karena setiap hari diri kita selalu diliputi rasa malas, takut gagal, malu dan takut dicemooh kalau tak berhasil. Kadang uang jadi motivasi untuk melakukan sesuatu, termasuk bisnis. Tapi perlu disadari juga mebgikuti uang akan membuat kita tidak konsisten. Money is not everything but without money there’s no everything. Benar juga. Tapi apalah artinya uang banyak tanpa kemampuan dan keahlian akan sesuatu bidang. Kalau dimanage denganbaik, pasti uang akan mengikuti dengan sendirinya.vPadahal kita tatu customers atau klien cari orang yang ahli di bidangnya. Jadilah orang yang akuntable dan ahli di bidang wirausaha itu. Kemampuan dan keahlian di wirausaha hanya bisa didapat dari pengalaman dan belajar. 2. Pilihlah bidang wirausaha yg sesuai dengan passion dan interest. Jangan hanya ingin untung besar saja. Kalau tak tertarik ya tak akan dijalani. "Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do. If you haven’t found it yet, keep looking. Don’t settle." - Steve Jobs Apa sih definisi passion dan interest, kalau menurut kami, “Sesuatu yang disuka, tanpa dibayar pun tak masalah.” Nah, itu modal wirausaha. Biasanya yang dikerjakan sehari-hari, hobi yang ditekuni setiap hari lebih mudah jalaninya, karena kita senang. Dari passion yang besar, akan muncul rasa ingin tahu yang besar juga. Biasanya wirausaha yang didasarkan passion dan interest tinggi akan nge-drive kita untuk terus jalan walau dalam kondisi tersulitpun. 3. Wirausaha tidak tergantung besar modal. Ada yang modal dengkul, pergaulan, network, karakter atau sifat. Modalnya sih kemauan keras. 4. Setelah menentukan bidang wirausaha, lakukan riset. Buat 10-20 pertanyaan ke diri sendiri, kenapa pilih ini? Challenge diri sendiri utk jawab. 5. Kalau kita tak bisa jawab pertanyaan kita sendiri dalam challenge itu, bagaimana yang lain akan lebih yakin akan wirausaha kita itu? 6. Cari bahan riset dari banyak sumber. Lalu ajukan pertanyaan wirausaha itu ke beberapa orang terdekat. 7. Penting untuk tahu detail tentang wirausaha yang mau digeluti. Ukur diri sendiri dari pengetahuan dari 1 sampai 10 kita ada dimana. 8. Dalam riset wirausaha cari tahu trend 2-3 tahun ke depan. Bagaimana peluangnya. Orang-orang masih butuh atau tidak? Trend itu cepat berpindah. 9. Penting cari tahu pemain di bidang wirausaha itu, siapa. Kalo bisa dapetkan ilmunya. Surround yourself by experienced people. 10. Don’t worry about competition. Selalu ada. Semangat! 11. Ada yg bilang, “If you’re too much worried about competition, you’ll only be the ass of it and never succeed.” 12. Kompetisi membuat kita berinovasi dan kreatif bikin sesuatu baru yang belum dilakukan orang. Be thankful for being in competition. 13. Wirasahawan/wati perlu bergaul dengan orang-orang yang sudah memulai usaha, gali pengalaman, cari tahu lobang kesalahan mereka supaya kejeblos disana. 14. Wirausaha yang baik akan tumbuh secara organik. Bangganya dengan modal yang kecil, bisa berkembang besar dan mendatangkan manfaat bagi semua. 15. Biasanya 3 tahun pertama bangun wirausaha merupakan masa terberat. Belum bisa gaji sendiri, kurang modal, dagangan tidak laku, itu fase sekolah, nikmati. 16. Setelah 3 thn wirausaha belum ada kemajuan, mungkin harus diteliti lebih lanjut. Banyak faktor yang bisa timbul, tapi bisa diperbaiki. 17. Orang yang bilang wirausaha enak dan bisa ditinggal atau disambil, tak pernah terjun dalam bisnis. Business is purely time investment 18. Siapa bilang bisa enak-enakan, tinggal diawasi. Tidak ada orang yang lebih peduli akan wirausaha kita selain diri kita sendiri. 19. Wirausaha itu bagian dari investasi: paper, property & business. Paling besar dan butuh komitmen waktu, tenaga, kemampuan yang tinggi. 20. Tapi kalo paper bisa dpt return 20% setahun, property memberika ROI 10%, business bisa 300%, if you do it well and that lucky. 21. Just like investment, “High risk, high return”, that’s what business is all about. Tapi dalam wirausaha semua harus resiko terkalkulasi. 22. Riset dan manajemen yang baik bisa membuat semua resiko terkalkulasi. Termasuk di dalamnya menyiapkan plan, kalo tak berhasil.
  18. "Peluang Adalah EMAS", istilah itu memang bukan mengada-ngada, peluang memang di ibaratkan sebagai emas yang bernilai yang sayang jika harus dilewatkan. Jika anda ingin menjadi seorang pengusaha sukses,maka jangan sekali-sekali mengabaikan peluang usaha yang ada yang sebenarnya banyak disekitar kita. Namun sayangnya peluang itu sering kali kita abaikan karena kita serasa bingung untuk memanfaatkannya,serta harus dimulai dari mana padahal peluang itu hanya datang satu kali saja.bisa saja jika kita melewatkan peluang tersebut yang menurut kita itu peluang usaha yang niche atau bagus lantas keburu diambil oleh orang lain. Memang tidak lah mudah bagi seseorang untuk bisa memanfaatkan peluang usaha dengan cara memanfaatkannya atau mempraktekannya dalam dunia wirausaha yang sesungguhnya.Ini akan terasa berat karena selain membutuhkan ketekunan, tenaga juga modal yang jumlahnya relatif. Berikut tips cara memanfaatkan peluang usaha : 1. Melakukan Riset Pasar : Ya, kita perlu akan data2 mengenai pasar produk yang akan menjadi unggulan. agar produk kita bisa diterima oleh orang lain, selain itu perlunya data2 mengenai tingkat persaingan pasar, kompetisi harga, karakteristik konsumen dll, hal ini agar kita bisa memprediksikan mengenai usaha kita apakah akan mampu bertahan atau tidak. 2. Mempersiapkan dan menyusun rencana (market plan), mencakup target pasar produk, target pendapatan perbulan,, biaya operasional dll. 3. Patuh terhadap aturan, dengan kata lain tidak melanggar aturan dari pemerintah setempat,atau melanggar norma2 yang berlaku dimasyarakat, misalnya membuaka usaha minuman keras dll. 4. Strategi Pemasaran yang tepat sasaran. 5. Jika ke empat poin dasar diatas sudah kita lakukan, maka hal yang paling penting adalah mempraktekannya. Anda harus berani memulai wirausaha atas ide-ide anda sehingga anda akan tahu peluang usaha yang sedang dijalankan adalah peluang usaha yang benar-benar bagus. Jangan takut untuk memulai usaha..
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy