Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'unpad'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 1 result

  1. Walau dengan keterbatasan fisik, Usep, anak seorang petani ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik jurusan kesejahteraan sosial Universitas Padjajaran (Unpad). Usep memang mantap ingin merubah nasib keluarganya yang miskin dan tidak ingin hidup hanya dengan menjadi buruh tani saja. Usep yang memang terlahir tanpa dua tangan yang sempurna dan hanya memiliki satu kaki ini mampu mengenyam pendidikan di pergutuan tinggi di kampus yang memang ia cita-citakan sejak masih kecil. Dengan segala keterbatasan fisiknya, sampai semester VI, ia mampu meraih IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) yang sangat baik, 3,5. Saat lulus SMA, Usep sempat merasa bingung untuk melanjutkan pendidikannya atau tidak karena keluarganya mengaku tidak mampu membiayai kuliah dan mereka menyarankan agar ia membantu orangtuanya saja di Cianjur yang bekerja sebagai buruh tani. Karena sudah bertekad untuk terus melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, dengan modal 200 ribu yang diberi orangtuanya sebagai hadiah lulus SMA, ia memberanikan diri membeli formulir SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Ia yakin akan lulus ujian tertulis ini walaupun memiliki keterbatasan fisik. Ternyata tekad dan usaha Usep tidak sia-sia, ia diterima di FISIP Unpad. Namun kabar tersebut masih membuat orangtuanya bimbang karena mereka masih dibebankan uang kuliah. Kemudian Usep berusaha memohon bantuan ke Unpad untuk membebaskan uang kuliah dan pihak Unpad mengabulkannya namun hanya selama satu semester. Mendapat kesempatan emas tersebut, Usep kemudian membuktikan dirinya layak kuliah di Unpad dan pada akhirnya pihak Unpad mendaftarkan dirinya di program beasiswa Bidikmisi. Usep sedikit berpesan kepada mereka yang memiliki keterbatasan fisik agar tidak menjadikan kekurangan fisik menjadi sebuah alasan untuk menyerah. Apapun kondisi tubuh kita kita harus tetap berusaha melakukan yang terbaik.
×
×
  • Create New...