Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'ukuran'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Selama ini banyak yang menganggap bahwa ukuran Mr. P pasangan memiliki pengaruh yang penting dalam hubungan seks. Mitos-mitos yang berkembang di masyarakat sedikit banyak memang mempengaruhi mindset kita. Ada baiknya untuk mengetahui kebenarannya sebagai pengetahuan dalam kehidupan seks kamu. Salah satu mitos yang sering terdengar di sekitar kita adalah tentang ukuran Mr.P yang konon katanya semakin besar ukuran Mr.P maka akan semakin memuaskan dan mempengaruhi kepuasan bercinta. Banyak pula yang menjadikan hal ini sebagai joke. Tak sedikit pula pria yang termakan mitos ini dan mencoba banyak cara untuk memperbesar ukuran Mr. P mereka. Ada mitos yang menyebutkan bahwa semakin besar Mr.P, kemampuannya untuk memuaskan pasangan pun semakin besar. Begitu pula sebaliknya, semakin kencang otot vagina, maka kenikmatan pun semakin bertambah. Lalu apakah mitos ini benar? Jawabannya "tidak benar". Dilansir oleh situs men.webmd.com, mitos itu tak selamanya benar. Hal yang terpenting dalam hubungan seks ternyata adalah bagaimana pasangan mengenali tubuhnya dengan baik, sehingga dapat memilih gaya bercinta apa yang paling tepat bagi mereka. Jadi ukuran bukanlah hal yang paling utama dalam hubungan seks. Yang perlu kamu dan suami kamu lakukan adalah mengeksplor diri masing-masing dan temukan gaya bercinta yang paling pas dan bisa membuat keduanya mencapai klimaks atau orgasme.
  2. Bulan sebagai satelit alami Bumi, dilaporkan kian menyusut. Bumi pun disalahkan karena kerak Bulan yang telah mengalami retak. Tarikan gravitasi Bumi ternyata memengaruhi penyusutan yang dialami Bulan sejak 2010 lalu. Sebuah studi terbaru di jurnal Geology baru-baru ini menyatakan bahwa fenomena itu memang diakibatkan oleh aktivitas Bumi. Tim ilmuwan sebenarnya sudah melaporkan penyusutan Bulan sejak 2010, ketika sekelompok peneliti yang dipimpin Thomas R. Watters dari Smithsonian National Air and Space Museum mengambil gambar retakan Bulan tersebut dari pesawat robotik Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) milik NASA. Mereka awalnya menemukan 14 lereng curam sepanjang 9,6 kilometer yang terbentuk dari kerak panas yang retak dan mencair ketika sudah membeku. Kontraksi dari proses pendinginan kerak Bulan memaksa mantel dan permukaannya seperti melebur, sehingga muncul penyimpangan yang mengakibatkan Bulan menyusut. Watters meyakini bahwa lereng tersebut usianya tak sampai miliaran tahun. Diketahui Bulan berusia empat miliar tahun, sehingga kerak yang mengalami retak itu terbilang masih baru. "Berdasarkan ukuran lereng, kami memperkirakan bahwa jarak antara inti Bulan dan permukaannya telah menyusut sebanyak 91 meter," ujar Watters di dalam pernyataan pada 2010 silam. Lima tahun kemudian, yaitu 2015 sekarang, Watters kembali menyatakan bahwa lereng di Bulan itu seharusnya bersifat acak, namun nyatanya lereng tersebut terbentuk sesuai polanya. Ia lalu mengatakan bahwa tarikan gravitasi Bumi berpotensi membantu penyusutan Bulan. Pesawat robotik LRO mengidentifikasi, kini lereng curam di Bulan sudah bertambah menjadi 3.200 di mana posisi lereng tersebut sesuai dengan kekuatan pasang surut dari Bumi terhadap Bulan. "Temuan ribuan lereng curam baru yang dipengaruhi oleh daya pasang surut Bumi merupakan dimensi baru yang menarik bagi pemahaman kami tentang hubungan dekat antara planet kita ini dengan sang rembulan," kata Watters lagi.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy