Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'ukraina'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
    • Computer
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 7 results

  1. Federasi Rusia masih terus menggempur Rusia pada Minggu (27/2/2022). Realita yang kini terjadi berbeda dari retorika pihak Rusia sebelumnya. Pada 17 Februari 2022, Kedutaan Besar Rusia di Indonesia masih membantah akan melakukan invasi. Kedubes Rusia menyatakan berita-berita invasi hanya bagian dari perang informasi. Tepat satu minggu kemudian, Presiden Vladimir Putin mulai melancarkan invasi ke Ukraina. Tindakan tersebut telah melanggar Piagam PBB tentang integritas wilayah dan kedaulatan negara lain. Berikut tiga kebohongan Rusia sebelum invasi ke Ukraina terjadi pada 24 Februari 2022. 1. Histeria Barat Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, sempat menegaskan bahwa negaranya tak berniat melancarkan invasi. Segala pemberitaan negatif yang terjadi disebut karena ulah media-media barat. "Perang informasi dengan skala besar sedang dilancarkan melawan kami," ujar Dubes Rusia. Ironisnya, ucapan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga digunakan oleh pihak Rusia. Sebab, mantan komedian itu meminta agar negara-negara barat tidak membuat kepanikan. Ucapan itu lantas dikutip oleh pihak Rusia sebagai bukti tak ada invasi. Kini, Presiden Zelensky justru meminta bantuan barat untuk melawan Rusia. 2. Hanya Latihan Sebelum invasi dilancarkan, Rusia sudah lebih dahulu membawa pasukan ke perbatasan Belarusia-Ukraina. Langkah itulah yang membuat curiga akan ada invasi. Pihak Kedubes Rusia berkata negaranya punya hak untuk latihan di negara tertangga, serta pasukan akan pulang. "Seperti yang kami ucapkan dari awal, para pasukan akan kembali ke markas-markas mereka. Ini sedang terjadi sekarang," ujar Dubes Rusia di Jakarta. Apa yang kemudian terjadi adalah pasukan Rusia masuk Ukraina lewat Belarusia. 3. Tak Seperti Krimea Seperti diketahui, Rusia mencaplok daerah Ukraina pada 2014. Daerah itu adalah Semenanjung Krimea. Tindakan unilateral itu dilaksanakan Rusia ketika situasi di Ukraina sedang kacau akibat kontroversi Presiden Viktor Yanukovych yang kemudian dilengserkan parlemen. Sebelum aneksasi Krimea terjadi, Rusia juga berbohong dengan menyatakan tidak mengirim pasukan. Namun, Rusia akhirnya mengakui mengirim pasukan dan menguasai Krimea. Pihak Kedubes Rusia masih menyebut bahwa pasukan Rusia hanya masuk Krimea setelah referendum bulan Maret 2014. Padahal, pasukan Rusia dilaporkan sudah masuk Krimea pada Februari 2014. Ketika ditanya apakah ketegangan di Ukraina akan sama dengan kasus Krimea, yaitu saat Rusia berdalih tidak akan menyerang kemudian malah menyerang, Dubes Rusia membantah hal tersebut.
  2. Google telah menonaktifkan fitur utama Google Maps untuk membantu melindungi warga Ukraina. Informasi langsung tentang seberapa sibuk suatu tempat di Ukraina atau kondisi lalu lintas lokal, untuk sementara ini tidak ditampilkan lagi. Perubahan ini bersifat global, jadi tidak ada seorang pun di seluruh dunia yang bisa melihat data lalu lintas di Ukraina. Demikian sebagaimana dilansir The Sun, Sabtu (5/3/2022). Langkah yang dilakukan Google tentunya akan mempersulit siapa pun yang mencoba melacak pergerakan pasukan dan warga sipil di dalam negara yang dilanda perang tersebut. Seperti diketahui, Google Maps memanfaatkan jaringan smartphone untuk menyediakan informasi real-time bagi pengguna. Misalnya, pengguna jalan dapat membantu Google mengetahui di mana lalu lintas padat berada. Teknologi itu dapat memberikan informasi kepada pengguna untuk merutekan ulang perjalanan mereka. Google pun bisa sering merinci seberapa sibuk suatu perusahaan atau sebuah jaringan berjalan. Google Maps Bisa Dimanfaatkan Rusia Pada hari-hari awal invasi, The Washington Post mengungkapkan bagaimana para peneliti menggunakan data tersebut untuk melacak pergerakan. Pemblokiran dan penundaan jalan menandakan adanya eksodus dan potensi pergerakan pasukan. Tetapi beberapa orang khawatir Google Maps dapat digunakan untuk keuntungan Rusia, memberikan perincian tentang seberapa sibuknya daerah-daerah tertentu. Google mengatakan kepada Reuters bahwa mereka telah berkonsultasi dengan sejumlah sumber, termasuk 'otoritas regional', sebelum membuat keputusan. Ukraina telah melakukan perlawanan sengit terhadap invasi Rusia. Ibu kota Kyiv masih bertahan meskipun pasukan berat Rusia berupaya untuk menerobos. Pengguna internet telah didesak untuk tidak mengungkapkan pergerakan pasukan Ukraina di media sosial. Sikap Perusahaan Teknologi Sementara itu, sejumlah perusahaan teknologi telah menindak Rusia dalam beberapa hari terakhir. Facebook, Google, dan Twitter telah membatasi semua iklan di Rusia atas invasi Ukraina. YouTube hingga saat ini memblokir beberapa channel media pemerintah Rusia untuk mengambil keuntungan dari iklan. Google juga mengumumkan bahwa mereka akan "menjeda" Layanan Iklan Google untuk media pemerintah Rusia. Perusahaan induk Facebook, Meta, baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka telah menemukan jaringan peretas yang menargetkan warga Ukraina. Meta kemudian menutup belasan akun Facebook palsu yang dibuat sebagai bagian dari kampanye Rusia.
  3. Iran membantah tuduhan yang menyebutkan bahwa pesawat Ukraina yang jatuh di Bandara Imam Khomeini disebabkan oleh tembakan rudal. Teheran menganggap tuduhan itu tidak masuk di akal, sebab beberapa penerbangan domestik dan internasional juga terbang di wilayah itu di ketinggian 2.440 meter pada saat yang sama. "Kisah tentang rudal yang menabrak sebuah pesawat sama sekali tidak benar. Rumor seperti itu tidak masuk akal," Kepala Organisasi Penerbangan Sipil Iran sekaligus Wakil Menteri Transportasi, Ali Abedzadeh, seperti dilansir AFP pada Kamis (9/1). Pesawat Ukraine International Airlines itu jatuh tidak lama setelah lepas landas pada Rabu (8/1) pagi waktu setempat. Seluruh 176 penumpang dan kru pesawat jenis Boeing 737 itu tewas di tempat. Iran telah menemukan kotak hitam pesawat itu namun menolak untuk diberikan kepada Amerika Serikat demi diselidiki. Teheran ingin kotak hitam itu diselidiki di negara selain AS. Laporan yang dirilis otoritas penerbangan Iran mengungkapkan bahwa pesawat itu sempat berputar balik ke arah bandara sebelum jatuh. Pilot dilaporkan tidak mengirimkan pesan radio terkait kemungkinan kerusakan pesawat. Investigasi yang dilakukan Teheran tak mengungkapkan lebih lanjut kecelakaan mendadak yang menimpa pesawat nahas tersebut. Berdasarkan sumber intelijen, media AS menyebut itu jatuh karena tembakan rudal militer Iran. Tuduhan itu muncul ketika ketegangan antara Teheran dan Washington kembali memanas terutama setelah serangan drone AS menewaskan jenderal Iran, Qasem Soleimani, di Irak. Kanada juga mengamini laporan AS itu. Perdana Menteri Justin Trudeau mengatakan negaranya memiliki data dari berbagai sumber intelijen menunjukkan pesawat itu jatuh akibat tertembak rudal Iran.
  4. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi mengatakan akan melibatkan pemerintah Ukraina dan Boeing untuk menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat pada Rabu (8/1) pagi waktu setempat. Dilansir kantor berita IRNA, Mousavi juga mengatakan pihaknya juga terbuka jika para ahli dari negara-negara asal korban tewas untuk ikut serta melakukan investigasi. Pernyataan ini berbanding terbalik dengan sikap Iran yang sebelumnya berkeras tidak akan melibatkan Boeing untuk proses investigasi, kendati dua kotak hitam sudah ditemukan. Dalam kesempatan yang sama, Mousavi juga mendesak PM Kanada Justin Trudeau atau pemerintah negara lain untuk terlibat dalam proses penyelidikan. Mansour Darajati, Direktur Pelaksana Kantor Gubernur Teheran yang bertanggung jawab atas manajemen krisis mengatakan tim penyelamat telah menyelesaikan proses pencarian jenazah. Ia juga melaporkan seluruh jenazah sudah tidak utuh. Pesawat Boeing 737 milik maskapai Ukraina International Airlines jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Imam Khomeini, Iran. Pesawat yang membawa 176 penumpang dan kru itu dinyatakan tewas. Laporan yang dirilis otoritas penerbangan Iran mengungkapkan bahwa pesawat sempat berputar balik ke arah bandara sebelum jatuh. Hanya saja pilot dilaporkan tidak mengirimkan pesan radio terkait kemungkinan kerusakan pesawat. Namun, sumber intelijen media AS mengungkapkan pesawat jatuh lantaran terkena tembakan rudal militer Iran. Tuduhans erupa diamini oleh Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau yang mengklaim pihaknya memiliki data dari berbagai sumber intelijen yang menunjukkan pesawat itu jatuh setelah tertembak rudal Iran.
  5. PBB menyerukan pembebasan segera dan tanpa syarat salah seorang stafnya yang diculik di Ukraina timur. Pemberontak pro-Rusia siaga di Donetsk, Ukraina timur (foto: dok). PBB melangsungkan beberapa operasi kemanusiaan di Ukraina timur. Pernyataan dari kantor PBB di Ukraina mengatakan, lembaga itu sangat prihatin dengan penahanan salah seorang stafnya di Donetsk. Pernyataan itu menyebutkan, PBB memperoleh informasi bahwa stafnya itu diperlakukan dengan baik. Namun, PBB tidak memberikan informasi mengenai situasi menyangkut penculikan itu, termasuk kapan dan di mana berlangsung. PBB melangsungkan operasi-operasi kemanusiaan di wilayah Donetsk dan wilayah Luhansk, Ukraina timur. Sekitar 9.000 orang tewas sejak April 2014, sewaktu separatis pro-Rusia di Ukraina timur melancarkan pemberontakan terhadap pemerintah Kyiv. (www.voaindonesia.com)
  6. Kanselir Angela Merkel dan Presiden Francois Hollande akan memaparkan prakarsa damainya. Upaya-upaya dipliomatik terus berlangsung untuk mengakhiri perang yang marak kembali di Ukraina timur. Presiden Prancis, Francois Hollande, dan Kanselir Jerman, Angela Merkel, sudah tiba di ibukota Ukraina, Kiev, untuk menyampaikan sebuah prakarsa damai yang baru. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry -yang juga berada di Kiev- mengatakan AS menginginkan sebuah solusi diplomatik namun tidak akan menutup mata atas agresi Rusia. Pertarungan antara pasukan Ukraina dan kelompok pemberontak pro-Rusia di Ukraina timur sejak April lalu sejauh ini sudah menewaskan 5.000 jiwa. Ukraina dan dunia Barat menuduh Rusia mempersenjatai kelompok pemberontak dan mengerahkan pasukan di sepanjang perbatasan Ukraina-Rusia. Perang antara pasukan Ukraina dan kelompok pemberontak Ukraina timur sudah menewaskan 5.000 jiwa. Rusia selalu membantah keterlibatan namun mengatakan beberapa sukarelawan Rusia ikut bertarung membantu kelompok pemberontak. Dalam konferensi pers bersama dengan John Kerry, Perdana Menteri Ukraina, Arseniy Yatsenyuk, mengatakan ada kebutuhan untuk mencapai perdamaian. "Kita harus mendapat perdamaian. Namun kami tidak pernah mempertimbangkan apa pun yang mengganggu integritas teritorial kami...Ukraina." Sementara Kerry menuduh Rusia melanggar kedaulatan Ukraina dengan mengatakan Rusia bertindak lewat 'kekebalan', melintasi perbatasan Ukraina 'secara sengaja dengan senjata dan personel.' "Kami memilih jalan ke luar yang damai melalui diplomasi, tapi Anda tidak bisa memiliki perdamaian satu sisi saja," tegasnya. Menteri Luar Negeri Rusia, Alexander Lukashevich, sudah mengatakan setiap keputusan oleh AS untuk memasok senjata ke Ukraina akan menimbulkan 'kerusakan besar dalam hubungan Rusia-Amerika Serikat'.
  7. Para pekerja mengawasi kepingan reruntuhan MH17 yang yang akan dikirim ke Belanda untuk diselidiki. Pekerjaan untuk membersihkan puing-puing dari lokasi kecelakaan pesawat maskapai penerbangan Malaysia MH17 di wilayah timur Ukraina yang dikuasai para pemberontak dimulai setelah tertunda berbulan-bulan, kata para pejabat Belanda. Pesawat Malaysia Airlines yang sedang terbang dari Amsterdam ke Kuala Lumpur, ditembak jatuh di atas Ukraina pada bulan Juli. Semua penumpang yang berjumlah 298 orang tewas dalam insiden itu. Para pekerja terlihat memotong-motong bagian pesawat dan menggunakan penderek untuk memasukkan puing-puing ke atas truk-truk. Akses ke wilayah itu sebelumnya dibatasi oleh para pemberontak dan konflik di Ukraina. Operasi pencarian puing-puing ini diduga akan berlangsung beberapa hari, kata Badan Keamanan Belanda, dan puing-puing itu akan dikirimkan ke Belanda untuk diinvestigasi. Kepingan-kepingan pesawat tersebut akan membantu 'investigasi mengenai penyebab kecelakaan', kata Badan Keamanan itu dalam sebuah pernyataan dengan menambahkan mereka bermaksud merekonstruksi salah satu bagian pesawat. Alexander Kostrubitsky -kepala layanan darurat di wilayah yang dinyatakan sendir sebagai Republik Rakyat Donetsk- mengatakan banyak sisa-sisa jenazah ditemukan di bawah reruntuhan pesawat, seperti dikutip kantor berita AP. Sebelumnya pemerintah Malaysia mengatakan menginginkan puing-puing pesawat Malaysia Airlines untuk digunakan sebagai tugu kenangan.
×
×
  • Create New...