Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'uber'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 33 results

  1. Beranjak dari startup, Uber kian besar. Layanan ride sharing yang berpusat di San Francisco, Amerika Serikat ini pun agresif berekspansi ke sejumlah negara termasuk Indonesia. Terlepas dari segala kontroversinya berkaitan dengan hukum di berbagai negara, Uber boleh dibilang adalah salah satu dari sekian banyak contoh startup yang sukses. Communications Lead Uber South Asia Karun Arya saat berkunjung ke kantor Detikcom sempat berbagi tips dan saran bagi para anak muda yang akan memulai sebuah startup. "Ini opini pribadi saya. Sangat penting untuk memiliki mentor yang bagus, yang bisa menuntun Anda ketika akan mulai menjadi entepreneur dan mendirikan startup," kata KarunDikatakannya, seorang mentor yang berpengalaman juga akan memberikan saran bagaimana ketika startup dihadang masalah hukum. Itu sebabnya, memiliki penasihat di bidang hukum sejak awal mendirikan startup juga tak kalah penting. "Ketika Anda memulai bisnis, terutama jika Anda memang berencana memasuki pasar di sebuah negara, Anda harus tahu apa yang boleh dan tidak diperbolehkan di pasar tersebut. Dan hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah memiliki seseorang yang sudah punya pengalaman dalam hal itu," .Ditambahkannya, teknologi sebagai salah satu hal yang selalu ada di dalam dunia startup, bisa membantu mengembangkan sebuah bisnis. Namun yang sangat penting adalah rencana bisnis itu sendiri. "Rencana bisnis sangat penting. Pastikan Anda tidak menggunakan jalan pintas. Teknologi bisa membawa Anda sangat jauh, dan bisnis adalah pondasinya. Bisnis bahkan bisa membawa teknologi itu lebih jauh lagi. Penting untuk memastikan rencana bisnis Anda solid dan kuat," Sumber:detik.com
  2. Peluncuran teknologi rintisan biasanya dilakukan di Silicon Valley, kawasan hi-tech di negara bagian California. Tetapi untuk peluncuran layanan antar tanpa pengemudi, Uber memilih kota terbesar kedua di Pennsylvania yakni Pittsburgh yang terkenal dengan infrastruktur jalanan yang menantang.
  3. Ride-hailing service Uber will invest $500 million in an ambitious global mapping project to wean itself off dependence on Google Maps and pave the way for driverless cars, the Financial Timesreported on Sunday. The San Francisco-based company is ramping up spending in new technologies such as mapping and driverless cars following new investments in the company earlier this year, the report said. An Uber spokeswoman declined to comment on the report. Last week, Uber executive Brian McClendon, who was formerly the head of Google Maps, said the company was "doubling down" its investments in mapping. It put mapping cars on the road in the United States last year and was sending them into Mexico this summer, he said in a statement posted on Uber's website. [www.voanews.com]
  4. Sejumlah kota di AS mempertimbangkan pengetatan syarat pengemudi layanan antar via aplikasi smartphone, termasuk penyelidikan latar belakang kriminal dengan sidik jari. Austin adalah salah satunya, dengan konsekuensi Uber serta Lyft menarik diri dari kota berpenduduk sekitar dua juta jiwa tersebut.
  5. Go-Jek meluncurkan layanan pemesanan transportasi roda empat bertajuk "Go-Car" pada awal pekan ini. Mekanismenya lebih kurang serupa dengan Uber dan GrabCar yang lebih dahulu dikenal masyarakat Indonesia. Lalu, bagaimana perbandingan tarif ketiga layanan ride-sharing bermoda mobil tersebut? Berikut adalah rangkuman yang dibuat KompasTekno dari keterangan masing-masing layanan. Go-Car Pada Go-Car, tarif minimum atau tarif dasar dikenakan biaya Rp 10.000. Go-Car akan mengenakan biaya tambahan jarak per kilometer sebesar Rp 3.500. Sebagai contoh, jika pengguna menempuh jarak 5 kilometer, biaya yang dikenakan adalah tarif dasar Rp 10.000 + (5 x Rp 3.500) = Rp 27.500. Go-Jek belum menyertakan biaya tambahan lain saat pemesanan Go-Car pada jam sibuk alias "rush hour". Tarif Uber Sementara itu, Uber mematok tarif minimum yang lebih rendah, yakni Rp 3.000. Meski begitu, variabel penambahan biaya tak cuma didasarkan pada jarak, tetapi juga waktu yang ditempuh. Penumpang harus membayar Rp 2.000-an tiap menjangkau satu kilometer bersama mobil Uber. Sementara itu, tiap menit tarif dinaikkan biaya Rp 300. Pada jam sibuk, pengguna bakal diberi tahu terlebih dahulu soal penambahan tarif. Nominalnya beragam sesuai dengan kondisi jalan saat itu. Bisa saja tarif dilipatgandakan hingga tiga kali. Tarif GrabCar Sistem penambahan tarif pada jam sibuk juga diberlakukan pada GrabCar. "Tarif tinggi karena (banyaknya) permintaan", begitu pemberitahuan yang bakal tertera di aplikasi saat pengguna memesan GrabCar pada rush hour. Tak dijelaskan lebih lanjut berapa kali lipat kenaikan tarif yang dipatok. Namun, angka pasti yang harus dibayarkan saat sampai di destinasi sudah tercantum. Untuk keadaan normal, GrabCar mematok tarif minimum yang sama dengan Go-Car, yakni Rp 10.000. Tarif tambahan per kilometernya dipatok Rp 4.000.
  6. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengeluarkan Peraturan Menteri (PM) no 32 tahun 2016 yang salah satu isinya mengatur transportasi berbasis aplikasi online. Salah satu pasalnya menyebut, perusahaan aplikasi seperti Uber, Grab dan lainnya tak boleh menentukan tarif. Dalam Bab IV soal Penyelenggaraan Angkutan Umum dengan Aplikasi Berbasis Teknologi Informasi, pasal 40 disebutkan perusahaan angkutan umum boleh atau dapat menggunakan aplikasi berbasis TI. Sementara di pasal yang di poin 3 dituliskan bahwa perusahaan angkutan umum dapat bekerjasama dengan perusahaan aplikasi dan harus taat terhadap ketentuan di bidang informasi dan transaksi elektronik. Di pasal 41 ayat 4 juga dituangkan bahwa perusahaan aplikasi transportasi harus melapor identitas perusahaan, akses monitoring operasional pelayanan data kendaraan dan pengemudi ke Direktur Jendral Kemenhub. Nah, di pasal 41 ayat 2 perusahaan penyedia aplikasi berbasis IT tidak boleh berperan sebagai penyelenggara angkutan umum. Ini artinya seperti yang tertuang di ayat 3, tindakan penyelenggara angkutan umum terdiri dari: Menetapkan tarif dan memungut bayaran Merekrut pengemudi Menentukan besaran penghasilan pengemudi. Sehingga dari penjelasan di atas bisa dimaksudkan bahwa Uber, Grab dan bahkan mungkin Go-Car (layanan milik Gojek), harus bekerjasama dengan perusahaan angkutan umum dan tidak boleh lagi merekrut secara langsung atau menentukan tarif perjalanan. Ridzki Kramadibrata, Managing Director PT Grab Taxi Indonesia (CNN Indonesia/Trisno Heriyanto) Tanggapan Grab Melihat aturan yang baru saja diteken tersebut, pihak Grab langsung angkat bicara. Manager Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan “Sebagai platform teknologi yang menghubungkan penumpang dan pengemudi, kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk kepentingan para penumpang dan pengemudi, membawa dampak positif terhadap masyarakat Jakarta, dan meningkatkan layanan transportasi di Jakarta." Pihak Grab Indonesia pun mengaku masih mempelajari peraturan baru tersebut dan saat ini tetap merujuk peraturan yang lama dan memastikan semua mitra koperasi sesuai dengan arahan pemerintah. "Kami saat ini masih mempelajari peraturan baru tersebut, Permenhub No. 32 Tahun 2016. Sebagai perusahaan entitas lokal yang selalu mematuhi aturan yang berlaku, kami akan selalu berusaha untuk memenuhi segala ketentuan dan aturan lokal yang berlaku, terutama terkait," kata Ridzki. "Kami akan terus berkomunikasi secara aktif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk pemerintah, untuk memahami aturan baru ini dan untuk mencapai tujuan bersama, menyediakan layanan transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Jakarta,” tandasnya. Berikut aturan PM Kemenhub nomor 36 tahun 2016 khususnya yang mengatur soal aplikasi transportasi online:
  7. Perusahaan otomotif BMW berencana menawarkan layanan serupa Uber untuk memesan mobil dari aplikasi di kota Seattle dan beberapa kota Amerika Serikat lain. Layanan ini diberi nama ReachNow yang memungkinkan pengguna memesan sopir dengan mobil BMW, termasuk kendaraan listrik i3, BMW 3 Series, dan Mini Cooper. Ini merupakan langkah pertama BMW memasuki bisnis berbagi mobil dengan basis aplikasi, sekaligus menandai persaingannya dengan Uber dan Lyft di Amerika Serikat. Layanan ini ditetapkan untuk membuat hidup di lebih mudah bagi orang-orang di kota besar," kata Peter Schwarzenbauer, yang mengepalai bisnis BMW, Mini, dan Rolls-Royce. Di Seattle, BMW mengatakan telah menyediakan 370 armada. Mereka bermitra dengan RideCell, sebuah startup teknologi yang mendapatkan pendanaan dari perusahaan modal BM i Ventures. ReachNow, yang tersedia untuk perangkat Android dan iOS, memungkinkan pengguna untuk memesan dengan kendaraan tertentu, dan ada rencana ke depan bakal memungkinkan para pemilik mobil Mini untuk menyewakan kendaraan mereka.
  8. Guest

    Uber vs Taxi di Amerika Serikat

    Meski Uber sudah beroperasi di lebih dari 150 kota di AS selama lima tahun terakhir, layanan angkutan berbasis aplikasi online ini masih menghadapi perlawanan dari perusahaan & sopir taxi. Lantas bagaimana peran pemerintah?Simak Apa Kabar Amerika bersama Patsy Widakuswara dan Supri Yono berikut ini.
  9. Menemukan sebuah bug pada aplikasi tertentu saat ini memang menjadi keahlian yang banyak dicari oleh perusahaan. Bahkan sering perusahaan teknologi besar dunia meluncurkan program bounty agar ada pihak ketiga yang berperan untuk mencari bug kritis yang ada pada aplikasi buatannya. Dan perusahaan terbaru yang meluncurkan program bounty ini adalah Uber. Pihak Uber pun bahkan menyiapkan uang senilai 10 ribu USD atau setara 131 juta rupiah bagi mereka yang berhasil menemukan bug kritis pada aplikasi Uber. Selain itu, mereka juga menerima siapapun yang dapat menemukan celah bug kecil pada aplikasi Uber. Tentunya hadiah uang untuk bug kecil tersebut jumlahnya tidak mencapai 10 ribu USD. Namun angkanya tetap besar, karena hadiah terkecil yang disiapkan oleh Uber berjumlah 3 ribu USD atau setara 39 juta rupiah. Hadiah uang yang disiapkan oleh Uber dalam program bounty ini pun tak hanya pada kasus penemuan bug. Mereka juga akan memberikah hadiah tambahan bagi mereka yang bisa menjebol pertahanan aplikasi Uber dan mengeksploitasi sistem yang ada di dalamnya. Sebagai bonus lainnya, mereka yang menemukan 4 bug dalam jangka 90 hari pertama akan memperoleh hadiah tambahan yang setara 10 persen keseluruhan hadiah yang diterima. Bagaimana? Cukup menarik bukan? Kalau mempunyai kepercayaan tinggi dengan kemampuan ngoding yang Anda miliki, tidak ada salahnya mencoba turut berpartisipasi pada ajang ini. Sebagai informasi tambahan, pihak Uber memberikan sedikit panduan terkait bug yang mereka cari ataupun lingkup kerja dari program ini di link berikut.
  10. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) dan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) belum bisa menentukan nasib aplikasi Grab dan Uber terkait protes sejumlah sopir taksi. "Terus terang pada saat undang-undang (UU nomor 22) dibuat pada tahun 2009, tidak terbayangkan bahwa kemajuan teknologi begitu cepat," kata Menkopolhukam, Luhut Binsar Pandjaitan. Menutup aplikasi Grab dan Uber juga tak bisa dilakukan begitu saja karena besarnya kebutuhan akan kehadiran transportasi berbasis online. "Kalau kita tutup, berapa banyak lagi yang ribut, jadi sama saja," lanjut Luhut. Belum jelas langkah apa yang akan ditempuh untuk menyelesaikan konflik ini. Menkopolhukam dan Menkominfo pun belum menetapkan kapan akan mengambil keputusan. "Kita juga tidak mau berlama-lama. Nanti kita lihat solusi apa yang terbaik yang bisa kita lakukan," lanjutnya. Rencananya, Menkominfo Rudiantara dan Menteri Perhubungan Jonan akan mengadakan pertemuan khusus pada Rabu (23/03) besok untuk mencari solusi dari permasalahan ini.
  11. Pengajuan badan hukum koperasi oleh Koperasi Jasa Perkumpulan Pengusaha Rental Indonesia (PRRI) yang terafiliasi dengan transportasi berbasis aplikasi online, termasuk Grabcar dan Uber akhirnya dikabulkan. Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM Jakarta, menyerahkan akta pendirian badan hukum koperasi bagi Koperasi Jasa Perkumpulan Pengusaha Rental Indonesia (PRRI). "Dengan adanya badan hukum tersebut, saya harapkan polemik seputar angkutan darat beraplikasi teknologi dapat segera diakhiri," kata Menteri Puspayoga. Ia menyadari bahwa pada dasarnya hal yang menjadi permasalahan saat ini bukan terletak pada aplikasinya, melainkan pada badan hukumnya. Hal itu karena menurut dia, perusahaan angkutan umum darat menganggap pihak lain tidak memenuhi aturan yang berlaku. "Nah, dengan badan hukum koperasi ini, para pengemudi pun sudah memiliki payung hukum. Mereka sudah bisa melakukan uji KIR melalui koperasi," ucap Puspayoga. Di samping itu, kata Puspayoga, dengan berkoperasi maka para anggota koperasi PRRI sudah bisa menikmati berbagai kemudahan dari pemerintah, di antaranya fasilitas akses kredit usaha rakyat (KUR) dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM dengan suku bunga rendah. "Kredit itu bisa untuk uang muka mobil, misalnya. Kredit Rp25 juta tidak perlu memakai agunan yang bisa dinikmati oleh anggota koperasi," tuturnya. Pada kesempatan yang sama, Ketua Koperasi Jasa PRRI Ponco Seno menjelaskan bahwa selama ini pengusaha rental mobil yang umumnya terafiliasi dengan aplikasi transportasi berbasis daring seperti Grabcar dan Uber tidak memiliki badan hukum. "Dengan berkoperasi, artinya kita sudah memiliki wadah secara resmi untuk menjalankan usaha sewa mobil, termasuk yang menggunakan aplikasi teknologi. Kita disatukan dalam satu wadah koperasi," ujar Ponco. Ia menyebutkan bahwa jumlah anggota koperasinya sudah mencapai 5.000 orang. Ponco mengatakan, proses pengajuan badan hukum koperasi itu sudah berjalan sejak Oktober 2015. "Dasar kami berbadan hukum koperasi adalah memenuhi ketentuan UU Nomor 22/2009 tentang angkutan umum. Jadi, GrabCar mengikuti aturan pemerintah untuk menjalankan bisnis transportasi di Indonesia," katanya. Selain itu, lanjut Ponco, dengan berkoperasi maka pihaknya bisa mengadakan program untuk kesejahteraan anggota koperasi dan keluarganya. "Beberapa manfaatnya adalah kita menyiapkan asuransi jiwa untuk para pengemudi. Koperasi juga sudah memiliki pool bengkel untuk sekitar 300 unit mobil. Bahkan, nantinya, koperasi akan bekerja sama dengan bengkel lain dan ATPM dalam hal perawatan mobil para anggota koperasi," imbuh Ponco.
  12. Surat rekomendasi blokir Uber dan GrabCar dari Menteri Perhubungan Ignasius Jonan telah diterima. Kementerian Komunikasi dan Informatika siap mengkaji lebih dalam. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menganggap keberadaan Uber dan GrabCar di Indonesia telah melanggar sejumlah ketentuan soal transportasi publik, ia minta segera diblokir. Surat rekomendasi untuk menutup kedua aplikasi itu sudah ia buat, dan sudah diteruskan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika, namun bukan berarti Uber dan GrabCar bisa langsung diblokir. “Proses pemblokiran tetap melalui tim panel yang membidangi masalah pedagangan ilegal dan hasil rapat panel akan memberikan rekomendasi kepada Menteri terkait permohonan dari Menhub,” kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo, Ismail Cawidu. Kominfo mengaku mendapatkan surat tersebut sekitar pukul 10.WIB, bersamaan dengan wakil dari sopir yang berunjuk rasa dan juru bicara dari Kementerian Perhubungan. Surat permintaan pemblokiran itu mencantumkan beberapa pelanggaran Uber dan GrabCar versi Menhub, antara lain tidak bekerjasama dengan perusahaan angkutan umum yang resmi, melainkan dengan perusahaan ilegal maupun perorangan. Lalu keberadaan kedua aplikasi itu juga dianggap menimbulkan keresahan dan konflik di kalangan pengusaha angkutan resmi dan pengemudi taksi resmi.
  13. Kementerian Perhubungan melalui Kapuskom Publik JA Barata, menyampaikan surat kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menutup akses Uber dan GrabCar. Surat ini ditandatangani oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan. Namun menurut Menkominfo Rudiantara, diblokir atau tidaknya kedua aplikasi itu harus melewati sejumlah tahap. Bahkan seharusnya, menurut dia, keputusan ini sepenuhnya ada di Kementerian Perhubungan. "Saya menghormati regulator. Saya kan bukan dari sektor perhubungan, jadi tidak bisa ngejudge," ucapnya. Dilihat dari berbagai aspek, penyelesaian polemik keberadaan Uber dan GrabCar juga tak layak jika mengaju pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. “Tidak ada kaitannya. Ini hanya aplikasi online atas sektor tertentu," katanya. Permintaan pemblokiran dua aplikasi tersebut merupakan reaksi atas demonstrasi yang dilakukan para pengemudi taksi dan bajaj di Jakarta. Mereka berdemonstrasi di depan kantor Balai Kota Jakarta, Istana Negara, dan Kemkominfo. Dalam hal ini, Barata hanya menggarisbawahi pemblokiran pada aplikasi yang memberi layanan angkutan mobil berbasis aplikasi seperti GrabCar, Uber, Gojek dan sebagainya.
  14. Perusahaan jejaring sosial Facebook sedang menguji aplikasi pesan instan Messenger agar bisa dimanfaatkan untuk memesan layanan mobil panggilan Uber. Uber di aplikasi Facebook Messenger ini mulai diuji di kawasan Amerika Serikat pada Rabu (16/12). Tidak ada informasi soal perluasan uji coba ini ke negara lain. Hal ini menjadikan Uber sebagai mitra layanan transportasi pertama di Messenger, kata Facebook dalam publikasi di blog perusahaan. Pengguna dapat memesan Uber dari Messenger dengan cara memilih meu “Transportasi” atau dengan menekan tombol ikon mobil ketika sedang chatting. Facebook sendiri ingin menjadikan Messenger lebih populer dan bermanfaat dalam berkirim pesan. Sementara itu, Lyft selaku pesaing besar Uber di Amerika Serikat, tidak mau kalah melakukan hal itu. Sumber yang dekat dengan Lyft mengatakan kepada Reuters, bahwa tombol mobil panggilan untuk Lyft di aplikasi Messenger akan tersedia mulai Januari 2016.
  15. Setelah sebulan menguji metode pembayaran tunai di Bandung, perusahaan peranti lunak Uber menguji metode pembayaran serupa di kota Bali mulai Kamis (3/12). Uber mengklaim uji coba pembayaran tunainya di Bandung berjalan sukses dan resmi membuka cara pembayaran tersebut di kota kembang. Selanjutnya, perusahaan membidik pulau Bali yang ramai wisatawan sebagai daerah uji coba berikutnya. "Kami percaya bahwa pasar di Indonesia memiliki potensi yang fantastis dan berkeinginan untuk semakin memperluas jangkauan uji coba ini ke daerah lainnya di Indonesia," kata Mike Brown, Regional General Manager Uber Southeast Asia & Oceania. Pengguna dapat memilih "Cash" di aplikasi Uber jika hendak membayar secara tunai. Namun, belum semua pengguna berkesempatan melihat pilihan pembayaran tunai ini, karena saat ini Uber hanya mengujinya di beberapa pengguna terpilih di Bali. Perusahaan menjanjikan sistem pembayaran ini diberlakukan ke semua pengguna dalam beberapa pekan ke depan. Indonesia merupakan negara keenam di dunia dan ketiga di Asia Tenggara yang menguji coba penggunaan pembayaran tunai Uber. Hyderabad, India telah terpilih sebagai lokasi uji coba pertama untuk lingkup global pada Mei silam. Beberapa pekan kemudian, uji coba ini dilakukan di Nairobi, Kenya. Saat ini, di semua 22 kota di India tempat Uber beroperasi, telah mempunyai pilihan penggunaan metode pembayaran tunai. Adapun kota-kota lainnya yang memiliki pilihan layanan cara pembayaran sejenis adalah Jeddah dan Riyadh, Arab Saudi; Hanoi dan Ho Chi Minh, Vietnam; Manila, Filipina; dan Bandung, Indonesia.
  16. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memastikan bahwa dirinya belum memberi izin kepada Uber untuk mengoperasikan layanannya di ibukota seperti yang diklaim oleh perusahaan tersebut. Ahok, sapaan Basuki menjelaskan bahwa apa yang ditunjukkan Uber dalam keterangan persnya hanya klaim belaka. Bahkan Ahok mengancam untuk menangkap para pengemudi Uber jika masih berani beroperasi. "Dia mengklaim (sudah diberi izin), coba saja jika beroperasi akan kami tangkap," kata Ahok saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (10/12). Ahok mengungkapkan dia pernah mengundang para petinggi Uber untuk membicarakan masalah legalitas mereka dalam beroperasi. Namun dalam pertemuan tersebut tak ada sekalipun dia menyetujui beredarnya Uber. Ahok pun menekankan dirinya sudah tidak mau lagi menemui pihak Uber untuk membahas legalitas tersebut. Dia hanya menegaskan agar Uber jangan bertindak kurang ajar dengan masih beroperasi padahal belum ada izinnya. "Saya tegaskan sampai saat ini Uber masih ilegal. Kami mewajibkan (jika mau beroperasi) Uber harus memasang stiker di kendaraannya," kata Ahok. "Saya sudah katakan jangan kurang ajar, kami akan tangkap jika kurang ajar begitu." Ahok juga enggan menanggapi perihal adanya petisi agar melegalkan Uber. Menurutnya di Indonesia petisi tidak berarti apa-apa dihadapan aturan yang ada. "Makanya saya katakan segera bereskan mesin kalian, GrabTaxi sudan mengarah ke yang benar," kata Ahok.
  17. Empat layanan ride-sharing lokal berkolaborasi untuk menumpas dominasi Uber. Mereka adalah Lyft di Amerika Serikat, Didi Kuaidi di China, Ola di India dan Grab Taxi di Asia Tenggara. kemitraan empat layanan itu akan dimulai pada kuartal pertama 2016. Dengan ini, pengguna bisa menjajal keempat aplikasi, tergantung domisilinya. Misalnya seorang pengguna Grab Taxi di Indonesia bertandang ke China. Maka ia bisa memanfaatkan aplikasi Grab Taxi untuk memesan mobil di Didi Kuaidi. Walau berkolaborasi, keempat startup mengelak dikatakan bergabung jadi satu (merger). Masing-masing, kata mereka, akan tetap fokus sebagai layanan ride-sharing lokal. "Kami tak berekspansi ke pasar yang lebih luas, tapi sebagai startup kami harus terus tumbuh," kata juru bicara Didi Kuaidi. "Ini bukanmerger atau akuisisi, tapi kolaborasi," ia menambahkan. Pernyataan itu diperkuat pihak Lyft. "Ketika kami melihat geografi lain, kami tak berpikir akan mendirikan sendiri layanan kami di Asia," kata pendiri Lyft John Zimmer. Sementara itu, CEO Grab Taxi Anthonny Tan mengatakan, keterlibatan perusahaannya dalam kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkokoh silaturahmi antar layanan ride-sharing. "Kami senang membantu Lyft, Didi Kuaidi dan Ola dalam menawarkan layanannya di Asia Tenggara. Di mana perbedaan bahasa, budaya, dan sosial tiap kawasan bisa menjadi tantangan bagi mereka," kata dia. Tak beda jauh, Ola memanfaatkan kerja sama ini sebagai pembelajaran bagi layanannya. "Kami bisa saling belajar antar sesama layanan ride-sharing lokal untuk terus berinovasi," pendiri CEO Ola Bhavish Aggarwal mengimbuhkan. Sebagai catatan, Softbank merupakan salah satu penyandang dana terbesar keempat layanan tersebut. Softbank kerap dikatakan sebagai "musuh" terbesar Uber karena banyak berinvestasi ke kompetitor-kompetitor Uber. Jika digabung, Lyft, Ola, Didi Kuaidi, dan Grab Taxi memiliki pendanaan 7 miliar dollar AS atau setara Rp 96,8 triliun. Sementara, Uber sendiri memiliki pendanaan 8,21 miliar dollar AS atau setara Rp 113 triliun. Belum lagi, Uber disinyalir tengah mengumpulkan pendanaan tambahan sebesar 2,1 miliar dollar AS atau setara Rp 29 triliun. Apakah dominasi tunggal Uber pada pasar global akan ditumbangkan kolaborasi empat pesaingnya? Belum bisa diketahui. Yang jelas, saat ini keempat ride-sharing belum menyentuh pasar Eropa. Uber pun berdiri tanpa pesaing di sana. Pun begitu, Softbank dikatakan tengah mempersiapkan investasi untuk layanan ride-sharing lokal di kawasan tersebut. Kita tunggu saja ndral. Sumber : tekno.kompas.com
  18. Perusahaan peranti lunak penyedia layanan mobil panggilan Uber meminta dukungan konsumen dengan mengatakan pengalaman memakai Uber, Sabtu (12/9), setelah terjadi penangkapan sejumlah pengemudi Uber yang belakangan sering terjadi. Melalui sebuah email kepada konsumen, Uber berharap para penggunanya mengungkap manfaat yang selama ini didapat dengan memakai Uber dan berharap pemerintah juga mendengar suara konsumen. "Saat ini, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta menciptakan sebuah satuan tugas gabungan yang khusus menargetkan sopir pada platform Uber. Jika berhasil, satuan tugas ini akan mengganggu pekerjaan lebih dari 6.000 sopir dan membatasi pilihan Anda dalam bepergian di sekitar kota. Pemerintah perlu mendengar suara Anda," tulis Uber dalam email itu. Uber berharap para konsumennya bisa berbagi cerita lewat media sosial Twitter dan Facebook. Pembentukan satuan tugas gabungan antara Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, menargetkan penangkapan terhadap para pengemudi Uber yang beroperasi. Pada 4 September lalu, sebanyak 20 pengemudi mitra Uber dan GrabCar ditangkap oleh satuan tugas ini dan dibawa ke Terminal Mobil Barang Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur. Koperasi Jasa Trans Usaha Bersama, yang jadi pihak penghubung antara pengemudi dengan Uber, berpendapat bahwa penangkapan yang dilakukan ini "kurang berwibawa." Koperasi telah menegaskan bahwa Uber bukan lah perusahaan transportasi, melain perusahaan peranti lunak yang menghubungkan permintaan jasa transportasi antara konsumen dengan pengemudi yang telah jadi mitra Uber. Uber telah dilarang beroperasi oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta dan Bandung lantaran tak memiliki badan hukum di Indonesia dan dituding tak membayar pajak. Menanggapi hal itu, saat ini Uber sedang proses mengurus izin Penanaman Modal Asing (PMA).
  19. Uber mengumumkan bahwa mereka telah mempekerjakan dua peneliti keamanan siber sekaligus peretas ternama demi mengembangkan teknologi mobil tanpa sopir yang dapat mendukung bisnis layanan kendaraan panggilan mereka. Dua peneliti itu adalah Charlie Miller, yang sebelumnya bekerja di Twitter, dan Chris Valasek yang bekerja di IOActive. Mereka telah mengundurkan diri dari perusahaan lama dan bergabung ke Uber pekan ini. Uber mengatakan keduanya akan bergabung di divisi Advanced Technologies Center, sebuah pusat penelitian dan pengembangan yang dibuka pada Februari lalu dan berbasis di Pittsburgh, Amerika Serikat, dengan puluhan staf yang diisi oleh ahli dari Carnegie Mellon University. Seorang juru bicara Uber berkata Miller dan Valasek akan bekerja dengan petugas keamanan "untuk terus membangun sebuah keamanan kelas dunia dan program keamanan di Uber." Nama Miller dan Valasek makin dikenal dunia setelah keduanya meretas sistem keamanan digital mobil Jeep yang sedang bergerak pada konferensi keamanan siber baru-baru ini. Mereka dapat mengontrol mesin, rem, dan kemudi, dari jarak jauh. Aksi keduanya membuat Fiat Chrysler Automobiles, induk perusahaan Jeep, menarik kembali 1,4 juta kendaraan di pasar yang berpotensi diretas sistem komputernya dan berpotensi membahayakan pengendara. Kendaraan tersebut kemudian dipasang peranti lunak baru untuk mencegah peretas masuk ke sistem hiburan mobil melalui jaringan seluler. Uber telah lama disebut ingin membuat mobil yang bisa berjalan otomatis tanpa kendali sopir. Mereka baru-baru ini menjalin kemitraan dengan University of Arizona untuk mendanai penelitian dan pengembangan pemetaan dan keamanan teknologi untuk mobil semacam ini. Awal tahun ini Uber bekerjasama dengan Carnegie Mellon University yang mempekerjakan 40 ilmuwan top untuk mobil tanpa sopir. Keseriusan ditambah dengan langkah Uber mengakuisisi deCarta, perusahaan asal San Jose, Amerika Serikat, yang membuat peta digital dan menawarkan layanan memberikan jalan.
  20. Di Indonesia saat ini sudah banyak menyebar Gojek yang menjadi angkutan alternatif yang harganya terjangkau, dan dengan bantuan teknologi kita dapat memesan Gojek dengan sangat mudah. Adapun juga layanan antar dengan pemesanan melalui smartphone dan kita diantar menggunakan sebuah mobil. Semua itu dimulai dari sebuah startup yang menyediakan layanan ini Berbagai start up bermunculan ingin meniru sukses layanan pengantaran seperti Uber dan Lyft. Layanan baru seperti Opoli dan Split bukan hanya meniru kelebihan layanan-layanan yang sudah mapan, tetapi mencermati kelemahan layanan tersebut termasuk tarif dinamis alias premium untuk jam sibuk.
  21. Walau sering tersandung masalah regulasi, perusahaan aplikasi Uber tampaknya tetap gencar melakukan publisitas yang menarik perhatian. Pemberi jasa penghubung antara penumpang dengan pengemudi mobil itu menggunakan drone untuk mengantar pesanan es krim. Sebagai bentuk komitmen program #UberIceCream yang telah berlangsung selama empat tahun, Uber mengadakan kembali layanan antar pesanan es krim di 252 kota yang tersebar di 57 negara di dunia, termasuk kawasan Asia. Tim pemasaran Uber di Shenzen, China memanfaatkan teknologi drone untuk mengantar pesanan es krim untuk para konsumen. Drone yang digunakan Uber adalah Phantom 3 quadcopter. Drone tersebut disediakan dan dioperasikan oleh perusahaan raksasa drone DJI yang memang markasnya berada di Shenzhen. Dari situs Popular Science, Phantom 3 terbang sudah dilengkapi oleh serangkaian pengamanan di bagian baling-baling guna mencegah adanya kecelakaan. Akun Instagram DJI turut mempublikasikan foto drone Phantom 3 berwarna putih itu yang sedang terbang di Shenzen. Pengiriman es krim Uber di Asia tak hanya meriahkan China. Uber juga sempat menyuguhkan program #UberIceCream di Jakarta pada 24 Juli kemarin. Uber hanya melayani kawasan bisnis Kawasan Niaga Terpadu Sudirman (SCBD) dan Kuningan. Uber sendiri di Indonesia sedang menghadapi masalah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lantaran tidak membangun badan hukum, misalnya perseroan terbatas (PT), dan diklaim tidak membayar pajak di Indonesia. International Launcher and Acting GM Uber Jakarta, Alan Jiang mengatakan, pihaknya selama ini selalu mendukung dan mendekati pemerintah di berbagai wilayah. Alan juga berkata Uber punya rencana membangun kantor di Jakarta dalam waktu dekat untuk memenuhi permintaan pemerintah setempat. Uber memasuki pasar Indonesia pada Agustus 2014 dan memiliki kantor representatif di kawasan Pacific Place, SCBD, Jakarta. Di Tanah Air, Uber bekerjasama dengan perusahaan rental mobil yang telah memiliki izin usaha. Untuk pengemudi perorangan di Jakarta yang hendak bergabung di Uber, dapat mendaftarkan diri di Koperasi Trans Usaha Bersama untuk selanjutnya dievaluasi latar belakang, keinginan usaha, dan alamat, lalu diberikan akun pengemudi Uber.
  22. Uber masih belum lepas dari masalah yang mendera di setiap negara. Baru-baru ini, sekelompok taksi di Toronto, Kanada, mengajukan gugatan class action terhadap aplikasi penyedia taksi, Uber Technologies tersebut. Dalam pengajuan gugatan tersebut, kelompok pengemudi taksi itu melalui pengadilan meminta Pemerintah Provinsi Ontario agar menghentikan operasi taksi yang dianggap ilegal dan membayar kerugian sebesar US$ 307 juta atau setara Rp 4,1 triliun. Kantor hukum Strosberg LLP yang mendampingi sopir taksi bernama Dominik Konjevic bersama rekan-rekannya menuduh Uber X dan Uber XL telah menciptakan pasar transportasi ilegal di Toronto. Jay Strosberg, seorang partner di firma hukum, mengatakan, kasus yang diajukan tersebut mewakili semua pengemudi dan perusahaan taksi di Ontario. Jika hakim setuju untuk mendengar kasus ini, mereka meminta Uber juga dihilangkan. Melihat tuntutan tersebut, pihak Uber Kanada langsung bereaksi. "Pengajuan tuntutan ini adalah tidak berdasar," kata juru bicara Uber Kanada Susie Heath seperti dikutip dari Reuters. "Seperti yang kita lihat dari putusan pengadilan baru-baru ini di Ontario, Uber beroperasi secara legal dan merupakan model bisnis yang berbeda dari layanan taksi tradisional." Uber berjuang untuk status hukum di kota-kota di seluruh dunia dengan meminta otoritas mempertimbangkan legalitas aplikasi berbasis ponsel pintar tersebut. Uber X merupakan salah satu unit lain dari layanan milik perusahaan berbasis di San Francisco yang paling kontroversial, karena menggunakan pengemudi kontrak yang tidak berlisensi sebagai operator taksi. Tuntutan ini mungkin akan terganjal. Sebab di awal bulan ini pengadilan Ontario menolak untuk menghentikan kegiatan Uber di kota terbesar di Kanada itu, mereka mengatakan tidak ada bukti perusahaan beroperasi sebagai broker taksi. Strosberg mengatakan kasus class action berdasarkan hukum provinsi, membedakannya dari peraturan kota yang bersangkutan dalam kasus sebelumnya Toronto. Walikota Toronto John Tory mengatakan ia ingin dewan kota untuk memperbarui peraturan untuk menggabungkan Uber, yang katanya beroperasi di luar saat ini, dan menganggap aturan tersebut telah usang. Berita dari class action yang diajukan oleh sopir taksi Toronto datang pada hari yang sama ketika Uber Kanada mengatakan akan memperluas ke lebih banyak kota selain Ontario, termasuk Hamilton dan Guelph.
  23. Perusahaan penyedia jaringan transportasi Uber membeli sejumlah aset milik Microsoft yang berkaitan dengan aplikasi dan data peta digital. Microsoft mengkonfirmasi bahwa mereka tidak lagi mengumpulkan data pemetaan. Sebagai bagian dari transisi itu, Microsoft menjual sejumlah aset peta digital kepada Uber, termasuk pusat data, kamera, hak kekayaan intelektual, dan sekitar 100 insinyur. Uber semakin agresif meningkatkan layanan pemetaan sendiri. Mereka diketahui telah mempekerjakan Brian McClendon, seorang eksekutif veteran Google yang merupakan salah satu tokoh kunci dalam penciptaan Google Maps. Uber juga diketahui menawar layanan peta digital Here milik Microsoft. Microsoft selama ini diketahui melakukan pemetaan digital, walaupun tidak seserius yang dilakukan Google. Uber diketahui memanfaatkan layanan Google Maps di aplikasi mereka, tentu saja dengan membayar sejumlah uang karena trafik pemakain aplikasi Uber sangat tinggi. Seakan tak mau kalah dengan Google, Uber ikut mengembangkan mobil pintar yang dapat berjalan sendiri tanpa sopir. Dan Google pun dilaporkan sedang mengembangkan aplikasi mobil panggilan sendiri seperti Uber. Google merupakan salah satu investor di Uber melalui perusahaan pemodal ventura Google Ventures.
  24. Layanan penghubung sopir dan penumpang, Uber, tengah digandrungi masyarakat perkotaan. Antara lain karena tarifnya lebih murah 30 persen daripada taksi umum. Namun, sampai sekarang perusahaan asal San Francisco ini belum berstatus sebagai perusahaan resmi yang berbadan hukum. Implikasinya, selain ditentang pemerintah karena tak membayar pajak, sistem keamanan Uber juga diragukan. Padahal, sistem keamanan Uber diklaim menggunakan standar internasional. "Kami ingin layanan Uber di Jakarta sama amannya dengan Uber di India dan negara-negara lainnya," kata GM Uber Indonesia Alan Jiang. Bagaimana standar keamanan berkelas internasional versi Uber? Berikut kami jabarkan. 1. Menjadi sopir Uber tak semudah memesan Uber. Untuk menjadi sopir Uber, seseorang harus bergabung sebagai sopir di perusahaan rental mobil resmi berbadan hukum. Jika pemilik mobil pribadi ingin bergabung, ia terlebih dahulu harus menjadi anggota Koperasi yang bermitra dengan Uber. Saat ini, baru Koperasi Trans Usaha Bersama yang menjadi mitra Uber. Lewat Koperasi tersebut, pemilik mobil pribadi harus melengkapi beberapa persyaratan. Antara lain SIM, KTP, surat-surat kelengkapan mobil, SKCK, serta SKU dari RT tempat tinggal pemilik mobil. 2. Kamu nggak perlu menunggu di pinggir jalan. Uber Uber secara otomatis melacak keberadaanmu Aplikasi Uber di smartphone otomatis melacak keberadaanmu. Setelah kamu memesan mobil, sopir akan menjemputmu di tempat yang tertera pada peta. Kamu bisa berdiam di kamarmu hingga sopir Uber menghubungi dan mengatakan bahwa ia telah sampai. Dengan ini, tak ada lagi pengalaman menunggu taksi malam-malam di jalanan yang gelap. 3. Kenali sopir sebelum jalan bareng. Uber Kamu bisa mengetahui identitas sopir Uber sebelum menumpangi mobil Sebelum dijemput, kamu bisa mengetahui identitas sopir yang akan menemani perjalananmu. Mulai dari nama, foto, rating (peringkat) berdasarkan penilaian penumpang, plat dan jenis mobil, hingga nomor telepon yang bisa dihubungi. 4. Kamu bisa mengevaluasi pelayanan sopir sesegera mungkin. Uber Kamu bisa mengevaluasi pelayanan sopir Setelah sampai di tempat tujuan, aplikasi Uber akan memunculkan tarif yang harus kamu bayar, beserta penilaianmu atas pelayanan si sopir. Indikator peringkatnya berbentuk bintang, dari satu hingga lima. Makin buruk pelayanan sopir, makin sedikit pula bintang yang akan kamu berikan. 5. Bagi lokasi kamu ke orang terdekat dengan fitur ETA Uber Kamu bisa membagi lokasi keberadaanmu secara real-time Kamu bisa membagi lokasi secara real-time ke orang-orang terdekat, melalui email atau media sosial. Selain untuk kebutuhan keamanan karena lokasimu terlacak, fitur ETA memudahkan saat teman yang sedang menunggumu menanyakan keberadaanmu. 6. Selama menumpangi mobil Uber, asuransimu terjamin. Sejak kamu membuka pintu mobil hingga sampai di tujuan, Uber mengasuransikan keselamatanmu. Di Indonesia, Uber bekerja sama dengan Asuransi Bumida. Yang dicakup antara lain satu sopir dan tiga penumpang dalam satu mobil. 7. Transaksi non-tunai. Tak ada transaksi tunai antara pengemudi dan penumpang di dalam mobil. Uber menerapkan mekanisme pembayaran menggunakan kartu kredit. Selain lebih aman karena tak memungkinkan pertukaran duit, ini juga tak meruwetkan pengemudi dan penumpang. Selamat tinggal duit receh kembalian yang bakal berserakan di dompet kamu. Hmm, menurut kamu, sistem ini sudah cukup aman kah?
  25. Memanasnya di sejumlah kota di Perancis yang terjadi akibat demo para sopir taksi menentang kehadiran UberPOP--layanan dari aplikasi Uber-- mulai didinginkan oleh pemerintah setempat. Menteri Dalam Negeri Perancis Bernard Cazenueve yang menyebut Uber sebagai layanan yang arogan memerintahkan petugas kepolisian di Paris untuk menertibkan semua mobil taksi dari layanan UberPop. UberPOP telah hadir di Paris sejak 2011 dan telah diperluas ke kota-kota lain, tetapi menghadapi pertempuran hukum. Sebuah hukum dari Oktober 2014 melarang keberadaannya, tapi Uber telah menentang aturan itu, mereka mengatakan tidak jelas dan bertentangan dengan kebebasan untuk melakukan bisnis. Perancis nyaris lumpuh. Jalan bebas hambatan yang mengelilingi ibukota Perancis ditutup di kedua arah di sebelah barat Paris pada pagi hari setelah sopir taksi memasang barikade di jalan-jalan. Akses ke tiga terminal di Bandara Charles de Gaulle Paris di utara diblokir. Taksi juga berkumpul di bandara Orly di selatan, dan di stasiun kereta dalam kota. Bahkan para penumpang terpaksa berjalan di sisi jalan untuk menuju bandara. Sopir taksi di Perancis, harus membayar hingga 240 ribu euro untuk mendapatkan lisensi mereka. Namun berbeda dengan Taksi Uber yang tak membayar lisensi untuk menjalankan roda bisnisnya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy