Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'turis'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 5 results

  1. Masakan tradisional Indonesia, seperti nasi rames, bakso, beraneka ragam soto baik Betawi, Kudus, Lamongan, satai, asinan, ternyata digemari banyak turis asing yang datang ke ibu kota Jakarta. "Banyak turis asing yang datang ke Jakarta datang ke restoran kami (Roemah Kuliner), untuk menikmati makanan tradisional Indonesia," ujar Direktur Makanan dan Minuman Cinema 21, Dody Suhartono, di Jakarta, Senin (12/10). Dody Suhartono menambahkan di restoran yang terletak di gedung bersejarah Metropole tersebut, dengan mudah menemukan makanan Indonesia dari berbagai daerah. "Masakan yang kami hidangkan sama sekali tak menggunakan penyedap rasa atau vetsin," tambah dia. Pihaknya memilih membuat kaldu alami yang memerlukan waktu sekitar tujuh jam. Uniknya, restoran itu juga menyajikan makanan khas ala tempo dulu seperti puding talam duku, puding talam jagung hingga es bubur sumsum. "Kalau dulu, biasanya kita membeli puding talam duku lewat abang-abang yang memanggul dagangannya. Sekarang, semua makanan tersebut tersaji di sini dan tentu saja higienis". Dody berharap dengan makanan, pengunjung bisa bernostalgia mengenang masa lalu di restoran tersebut. Restoran itu menyediakan menu dari seluruh kepulauan di Indonesia, ada Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan sebagainya "Yang paling unik adalah adanya sayur bunga pepaya, yang tentu saja diolah sedemikian rupa sehingga tidak pahit". Yang unik restoran juga menyediakan sayur bunga pepaya, bubur sumsum, juga makanan jajanan tradisional dan spesial asinan Betawi. Restoran itu menyediakan menu dari seluruh kepulauan di Indonesia, ada Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan sebagainya. Selain turis asing, restoran tersebut juga kerap disambangi para duta besar negara sahabat. Sebelumnya, pakar kuliner William Wongso memperkirakan dalam waktu dekat kiblat kuliner dunia akan pindah ke Indonesia. "Saat ini, pola pikir masyarakat dunia sudah berbeda. Masyarakat sudah mencoba berbagai cita rasa dan dalam waktu dekat, saya perkirakan akan pindah ke kita," ujar William. Dia menambahkan, kuliner Indonesia memiliki cita rasa unik dan kaya rempah yang dulu membuat bangsa Eropa datang dan mengkolonisasi Indonesia.
  2. Gunung Tambora, letusannya 2 abad lalu termasuk terdahsyat di dunia. (Flickr/Paul Hessels) Meletusnya Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat (NTB) 200 tahun lalu, tepatnya pada 10-11 April, akan dikemas dalam sebuah rangkaian acara pariwisata bertajuk Tambora Menyapa Dunia (TMD) yang akan digelar pada 4-12 April mendatang. Dengan digelarnya perhelatan akbar pertama terkait Gunung Tambora ini, diharapkan bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara yang ke Nusa Tenggara Barat. Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin, mengatakan TMD merupakan salah satu upaya untuk menggaet lebih banyak wisatawan lagi yang masuk ke NTB. Pasalnya, Pemerintah Daerah NTB menargetkan 2 juta wisatawan, yang terdiri dari wisatawan lokal dan mancanegara dengan jumlah wisatawan pada puncak TMD yang diperkirakan mencapai 15 ribu wisatawan. Menteri Pariwisata, Arief Yahya, juga membenarkan jumlah target wisatawan yang harus diwujudkan oleh NTB. "Target wisatanya dua juta. Satu juta wisman dan satu juta wisnus," kata Arief Yahya dalam Konferensi Pers Tambora Menyapa Dunia yang diadakan di Gedung Kementerian Pariwisata Demi mencapai target tersebut, Menteri Pariwisata pun memasukkan NTB dalam Great Bali. Ia percaya, masuknya NTB ke Great Bali bisa meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke sana. "Targetnya, tahun ini 4 juta orang di sana. Saya mewajibkan orang di sana untuk mempromosikan NTB," ujar Arief. Anggaran yang diberikan pada Bali pun harus bisa memuat paket NTB. Arief pun juga mengimbau Pemerintah NTB untuk berpromosi di Bali. "Saya sarankan juga teman-teman NTB seharusnya banyak buat billboard di Bali. Karena sudah ada empat juta orang nanti tinggal attract mereka datang ke Lombok terutama ke Sumbawa. Bahkan untuk mendukung tercapainya target ini di NTB, Menteri Pariwisata menambahkan anggaran sebanyak Rp 4 miliar untuk pariwisata NTB, setelah sebelumnya NTB mendapat anggaran Rp 6 miliar. "Saya tambahkan, jadi 10 miliar," tegas Arief. Tak hanya itu, Arief pun akan menambahkan anggaran Rp 1 miliar untuk sadar wisata demi meningkatkan kualitas pariwisata NTB. "Sadar wisata dananya saya tambah 1 miliar." Dana ini nantinya akan digunakan untuk merekrut change agent demi mewujudkan program Sapta Pesona, yang antara lain mencakup nilai indah, aman, tertib, dan bersih.
  3. Selain Bali, ternyata ada kawasan wisata lain yang menjadi incaran turis mancanegara, Gili Trawangan namanya. Alam bawah lautnya yang indah dan udara yang bebas polusi berhasil menarik turis untuk berkunjung. Gili Trawangan yang masuk dalam Desa Gili Indah di Lombok Barat, NTB memang menjadi primadona. Pulau ini lebih banyak menarik wisatawan mancanegara untuk datang, dibanding dua pulau lainnya di Desa Gili Indah, yaitu Gili Air dan Gili Meno. “Saat ini Gili Trawangan sudah ramai dikunjungi turis mancanegara, karena keindahan bawah laut, keamanan yang baik dan faktor keramahan penduduknya,” kata Kepala Desa Gili Indah, H M Taufik, saat meet and gatering dengan media di Resort Quin Villa and Spa, Gilitrawangan, Lombok. Ini bisa Anda buktikan dengan datang langsung ke Gili Trawangan. Setiap turis yang datang akan disambut dengan senyum ramah penduduk setempat, tak lupa salam hangat. Selain itu, pulau ini juga memiliki udara yang masih bersih, bebas polusi. Kendaraan bermotor jenis apapun diharamkan ada di sana. Inilah yang membuat udara Gili Trawangan selalu bersih, bebas polusi. Nah, ada satu lagi yang menjadi Gili Trawangan terkenal di kalangan wisatawan. Pulau ini memiliki alam bawah laut yang begitu indah, di sinilah daya magisnya. “Yang kami jual di Gili adalah wisata baharinya, keindahan bawah laut. Di sini ada banyak spot dive atau snorkeling. Itu yang membuat Gili maju disbanding tempat lain,” tambah Taufik. Kenakan perlengkapan selam Anda, menyelamlah dan temukan keindahan bawah lautnya. Terumbu karang yang cantik dan ikan aneka warna bisa Anda temukan langsung saat menyelam. Air lautnya juga begitu jernih, sampai-sampai Anda bisa melihat ikan bebas berenang dari permukaan air. Keren! Tidak sampai di situ, penduduk Gili Trawangan juga menjanjikan keamanan bagi setiap turis yang datang. Tas atau perangkat Anda lainnya dijamin aman meski ditinggal disembarang tempat. “Jangankan sandal dan tas, sapi yang dilepas bebas saja tidak hilang diambil orang,” tutup Taufik.
  4. Bagi kamu para penggemar selfie, berhati-hatilah karena bisa saja hobi satu ini berujung maut. Seperti yang dialami seorang wanita asal Polandia yang tewas saat akan melakukan selfie dari atas jembatan di tengah liburannya. Dilansir Dailymail, wanita bernama Sylwia Rajchel (23) yang diketahui merupakan mahasiswa jurusan kedokteran ini meninggal dunia karena terjatuh karena terpeleset dari ketinggian 15 kaki jembatan terkenal Puente de Triana saat ia sedang berlibur di kota Seville, Spanyol. Berdasarkan keterangan polisi, Sylwia berusaha menyeimbangkan dirinya di atas jembatan, namun sayangnya ia malah terpeleset dan terjatuh. Insiden tersebut terjadi saat tengah malam di mana jarang sekali orang yang berlalu lalang. Sylwia menuntut ilmu di University of Medicine di Posada, Polandia dan menurut pengakuan sang ibu, berlibur ke Spanyol adalah impian Sylwia sejak lama. “Pergi ke Spanyol adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi puteriku. Ia sudah belajar bahasa Spanyol dan bisa bekerja di sana saat selesai dari kuliahnya,” tutur sang ibu, Bernadeta. Juru bicara kota Sevilla juga menuturkan, “Ini adalah kecelakaan tragis dan kami akan mencoba membuat sebuah pembatas di sepanjang sungai agar lebih aman.” Sylwia sempat dibawa ke rumah sakit dan sayangnya ia tak bisa terselamatkan. Triana Bridge merupakan salah satu jembatan terkenal di Spanyol yang menjadi salah satu objek wisata terfavorit pada wisatawan. Jembatan ini dibangun pada abad ke-19 dan dikelilingi oleh bar, restoran, dan klub malam.
  5. Kiprah Joko Widodo alias Jokowi saat masih memimpin Solo ternyata tak luput dari perhatian Amerika Serikat. Dalam salah satu kawat diplomatik dari Kedutaan Besar AS di Jakarta, Jokowi dipuji sebagai sosok yang mampu mengubah Solo dari wilayah yang dikenal sebagai tempat orang-orang radikal menjadi kota yang ramah bagi turis. Sebagaimana bocoran dari Wikileaks, Duta Besar AS di Jakarta, Cameron R Hume pada 3 November 2008 mengirim kawat diplomatik berjudul SOLO -- FROM RADICAL HUB TO TOURIST HAVEN. Dalam kawat terklasifikasi rahasia itu, AS menggambarkan Solo sebelum tahun 2005 sebagai kota yang terperosok secara ekonomi dan menjadi pusat kaum radikal Islam. Pada tahun 1960-an, Solo dikenal sebagai wilayah tempat orang-orang kiri. Setelah peristiwa 1965, Solo berubah menjadi kota pusat pertumpahan darah oleh kelompok antikomunis. Dari kawat diplomatik AS itu juga disebut bahwa Solo kemudian menjadi kota tempat kaum radikal Islam Namun ketika Jokowi naik menjadi Wali Kota Solo pada 2005, terjadi perubahan. Kedubes AS menulis dalam kawat diplomatiknya melaporkan bahwa wali kota baru berlatar pengusaha telah bekerja untuk menekan militan Islam sembari mempromosikan warisan budaya Solo dan potensi investasi. Tertera pula bahwa ketika Jokowi naik sebagai wali kota pada 2005, Front Pembela Islam (FPI) sedang gencar-gencarnya mengancam untuk melakukan sweeping terhadap warga negara asing dari Solo. Hingga hotel-hotel pun terpaksa ditutup. Kedubes AS mencatat wali kota sebelum Jokowi tak bisa berbuat banyak karena tak memiliki kompetensi untuk mengontorl warganya. Akhirnya Solo pun menjadi semakin tak kondusif. Hingga ketika Jokowi menjadi wali kota, Solo pada 25-28 Oktober 2008 menjadi tuan rumah Euro-Asia World Heritage Cities Organization (OWHC). Jokowi melakukan lobi selama kurang lebih dua tahun untuk meyakinkan OWHC agar mau menggelar even internasional itu di Solo. Jokowi dengan warga kota juga ambil peran ikut dalam parade. Petugas dari Departemen Politik Kedubes AS pun ikut hadir di acara itu. Kesuksesan acara itu ternyata menjadi catatan sendiri bagi AS. Tertulis dalam kawat diplomatik bahwa untuk ukuran kota dengan reputasi sebagai pusat ekstrimis, situasi Solo tetap tenang dan even terselenggara tanpa hambatan. Untuk menggambarkan betapa amannya Solo setelah dipimpin Jokowi, petugas dari Departemen Politik Kedubes AS menulis pembicaraan santainya dengan sang wali kota yang juga dihadiri Menteri Luar Negeri RI, Hassan Wirajuda. Pembicaraan santai itu dilakukan di sebuah pusat jajan terbuka di pusat Solo yang tengah ramai. Lokasi jajanan terbuka itu merupakan terobosan Jokowi dalam memperbarui wajah Solo. Disebutkan bahwa Hassan Wirajuda terlihat santai dengan mengenakan celana blue jeans tanpa terlihat adanya pengawalan khusus. Jokowi ternyata juga mendekati para pemimpin kelompok radikal. Solo kebetulan tak jauh dari Pondek Pesantren Ngruki pimpinan Ustaz Abu Bakar Baasyir di Sukoharjo. Pendekatan Jokowi kepada para pimpinan kelompok radikal sampai pada sebuah pakta bahwa mereka akan berhenti meneror warga dan menakut-nakuti wisatawan sehingga solo bisa direvitalisasi. Ini hanya soal bagaimana mendekati mereka dan membangun kepercayaan, kata Jokowi sebagaimana tertera dalam laporan Kedubes AS ke sejumlah perwakilan AS di Asia Pacific. Dalam sebuah kawat diplomatik AS lainnya juga tertulis tentang kejengahan Jokowi karena Solo dianggap sebagai pusat ekstrimis karena sosok Ustaz Abu Bakar Baasyir. Saya tak ingon Solo didefinisikan oleh Baasyir, tegasnya. Hanya dua atau tiga persen dari populasi yang bisa didefinisikan sebagai garis keras, sisanya moderat, kata Jokowi seperti dikutip petugas politik Kedubes AS.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy