Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'transjakarta'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 14 results

  1. Video petugas TransJakarta sedang merekam penumpang nenek-nenek yang jongkok di kursi jadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, nenek itu marah-marah ketika ditegur. Nenek itu berpotongan rambut sebahu dan berkacamata. Nenek itu memakai kemeja bermotif bunga-bunga dan celana panjang selutut berwarna cokelat. Dia jongkok di kursi bagian belakang dan dekat jendela. Dia memprotes ketika petugas mengarahkan kamera ke arah wajahnya. Bahkan nenek itu sempat melempari petugas dengan tisu yang dipegangnya. Petugas itu kemudian menjelaskan bahwa posisi duduk itu berbahaya. "Kagak Bu, saya cuma mau nyuruh Ibu duduk aja. Bahaya," kata petugas tersebut. Namun nenek itu malah menimpali petugas dengan makian dan amarah. Petugas itu kemudian bertanya di mana nenek tersebut turun. "Ibu mau turun ke mana?" tanya petugas itu. "Nggak usah tanya," jawab sang nenek. "Saya mau bantu Ibu doang?" ujar petugas tersebut. "Nggak usah. Aku nggak perlu bantuanmu," tukas si nenek. Meski si nenek berkeras tak butuh bantuan, petugas itu tak berhenti bertanya tujuan nenek itu pergi. Petugas menerangkan bus TransJakarta itu akan berhenti di Halte Harmoni. "Ini tujuan akhir Harmoni. Ibu mau turun di Harmoni atau di Juanda?" tanya petugas. "Tidak usah, tidak usah tanya, kamu," jawab si nenek. "Ini tujuan akhir Harmoni lho," ujarnya. "Ya udah," jawabnya. Nenek ini sadar bahwa dirinya direkam karena kamera si petugas terus mengarah ke wajahnya. Dia pun mengingatkan petugas agar tidak merekam wajahnya. "Ini motret gua timpuk lo. Nggak usah motret-motret!" ujar nenek itu. "Kagak Bu, HP saya memang gini-gini," jawab petugas sambil menggoyang-goyangkan kameranya ke atas dan bawah. Ketika dimintai konfirmasi, pejabat humas PT TransJakarta Wibowo belum bisa memastikan kapan video tersebut diambil. Wibowo menduga TransJakarta itu bertrayek Pulogadung-Harmoni. "Mungkin itu koridor 2, Pulogadung-Harmoni, karena petugas menanyakan ibu itu turun di Juanda atau Harmoni, dan latar belakangnya terlihat Stasiun Gambir," kata Wibowo saat dimintai konfirmasi, Kamis (12/4/2018). Dia mengatakan petugasnya telah menginformasikan bahaya jongkok di kursi. Dikhawatirkan penumpang akan jatuh ketika bus mengerem atau berhenti. "Petugas memberi tahu dengan sopan kepada pelanggan untuk duduk yang benar. Tidak boleh jongkok karena akan membahayakan pelanggan," terangnya. "Kalau kursi itu tentu duduk, kalau jongkok tidak di atas kursi. Kalau bus berhenti nanti jatuh kan membahayakan keselamatan," pesan Wibowo. Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/nenek-yang-jongkok-dikursi-bus-transjakarta-ditegur-marah-2KtH
  2. Revitalisasi angkutan umum menjadi keharusan perusahaan transportasi, dalam memberikan pelayanan optimal kepada pengguna transportasi publik. Peremajaan angkutan publik menjadi salah satu kunci kesuksesan memindahkan penguna kendaraan pribadi ke transportasi umum. Memahami hal tersebut, PT Transportasi Jakarta menghadirkan bus Metrotrans dan Royaltrans. Keduanya diuji coba mulai Senin (20/11/2017) hari ini kepada masyarakat. Bus ini bakal menyaingi Kopaja maupun Metromini di Jakarta. “Uji coba Bus Metrotrans dan Royaltrans sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat akan pelayanan yang diberikan Transjakarta,” ujar Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono di Jakarta. Ia mengatakan, Transjakarta mengoperasikan empat Bus Metrotrans dengan rute Bundaran Senayan-Harmoni secara gratis. Sedangkan dua Bus Royaltrans diuji coba untuk layanan Poris-Bundaran Senayan. “Uji coba ini berlaku selama seminggu,” katanya. Rute Bundaran Senayan-Harmoni yang dilayani Bus Metrotrans maupun operasional Poris-Bundaran Senayan dengan Bus Royaltrans, merupakan layanan yang saat ini sudah dioperasikan Transjakarta. Ada pun Bus Metrotrans memiliki kapasitas kursi duduk sebanyak 41. Sedangkan penumpang berdiri diperkirakan 27. Pola ini untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan Transjakarta dalam menggunakan transportasi umum. Bus Metrotrans memiliki ram kursi roda di area pintu untuk memudahkan keluar masuknya penumpang difabel. Tersedia dua buah TV Wide screen 29 inhi di bagian tengah area penumpang, dan tombol setop di dalam bus. Sedangkan Bus Royaltrans berkapasitas 30 penumpang, dan berdiri 13 orang. Bus Royaltrans memiliki fasilitas USB port sebagai media untuk pengisian baterai gawai (smartphone) di setiap kursi penumpang. Serta, tersedia tempat botol minum di setiap kursi penumpang. Budi menambahkan, Transjakarta segera mengoperasikan Bus Metrotrans dan Royaltrans untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
  3. Dinas Perhubungan DKI Jakarta menangkap enam bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus Transjakarta (APTB). "Melanggar rute setelah dilarang masuk Jakarta," kata Kepala Dinas Perhubungan Andriyansah, Senin, 7 Maret 2015. Enam bus tersebut kini dikandangi Dishub. Ada beberapa alternatif untuk menyiasati permasalahan ini. Andriyansah menuturkan akan mencoba berkoordinasi dengan enam operator APTB, Transjakarta, dan Dishub. Rencananya, Dishub akan mengajak APTB bergabung dengan Transjakarta. Dishub juga sedang mengupayakan percepatan bantuan 600 bus dari Kementerian Perhubungan. Tujuannya untuk mengatasi jumlah penumpang yang menumpuk. Selain itu, Dishub menyiapkan bus pengganti APTB. "Sudah ada 31 bus Scania yang kalau dikonversi dengan single setara dengan 62 bus. Juga ada 50 bus dari TransJabodetabek untuk mengganti rute APTB," ujar Andriyansah. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang bus APTB melintasi rute Jakarta. Pelarangan ini dilakukan setelah pihak operator APTB dan PT Transportasi Jakarta gagal sepakat soal besar pembayaran tarif per kilometer. Mulai 5 Maret 2016, APTB kembali dilarang masuk Jakarta.
  4. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan belum menemukan titik temu dengan operator Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus Transjakarta (APTB). Ahok mengaku tawarannya kepada APTB untuk bergabung dengan Transjakarta dan tarif hanya Rp 3.500 belum disetujui. "Kami ingin menawarkan setiap warga yang naik APTB cukup Rp 3.500, biar orang Tangerang, Bekasi, Depok, hanya bayar 3.500. Harapan kami juga biar dia bisa lepasin orang naik motor," kata Ahok di Balai Kota, Senin, 7 Maret 2016. Ahok menyebutkan selama ini APTB selalu menjemput penumpang di tengah jalan dan kerap masuk luar jalur Transjakarta seenaknya. Beberapa kali teguran pun dinilai Ahok tidak digubris oleh APTB. Tawaran tarif per kilo meter yang diajukan Pemda DKI pun juga ditolak. "Eh, masih gak mau. Kan ngeyel namanya," kata Ahok. Ahok menegaskan jika APTB masih berkukuh tidak menerima tawaran dari Pemda DKI, maka rute Transjakarta akan diperpanjang hingga luar Jakarta dengan tarif hanya Rp3.500. Ahok menilai, penumpang pelan-pelan akan meninggalkan APTB karena tarifnya yang lebih mahal dibanding Transjakarta. Pemda DKI akan menerima bantuan 600 bus dari Kementerian Perhubungan dalam waktu dekat ini. Seluruh bus tersebut menurut Ahok telah dipersiapkan, namun masih terkendala dengan surat tanda nomor kendaraan (STNK). Mulai hari ini, bus APTB dilarang masuk wilayah Jakarta. Ahok mengancam akan menangkap bus APTB yang masih membandel memasuki perbatasan Kota Jakarta. "Paling kita tangkap, kita derek kalau (mereka) macam-macam. Mobil derek kita kuat derek bus loh. Tenang aja," kata Ahok.
  5. Dua petugas TransJakarta tewas telah diduga menginjak genangan air yang teraliri muatan listrik dari tiang listrik di kawasan Mangga Besar. Dua karyawan PT TransJakarta bernama Niko Adeli (23) dan Siti Nurhayati (23) tewas tersengat listrik saat turun dari jembatan halte TransJakarta di kawasan Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, dini hari tadi. "Dilaporkan pada hari Rabu (30/12), sekitar pukul 02.00 WIB, telah ditemukan dua karyawan PT TransJakarta meninggal dunia diduga akibat sengatan listrik," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal melalui pesan singkat kepada media, Rabu (30/12). Iqbal menjelaskan saat kejadian keduanya berencana untuk kembali ke indekosnya masing-masing usai bekerja. Namun, ketika turun dari jembatan busway, keduanya menginjak genangan air dan tersengat listrik dari tiang listrik yang berada di sekitar genangan air tersebut. "Ketika turun dari jembatan busway tiba-tiba keduanya meninggal dunia di dekat tiang listrik yang sekitarnya sedang tergenanang air," ujar Iqbal. Lebih lanjut, Iqbal mengungkapkan keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo untuk di autopsi dan kemudian diserahkan kepada keluarganya masing-masing.
  6. Kondisi interior bus kopaja berstandar transjakarta Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) memastikan akan ada 320 busnya yang akan dimusnahkan. Bus-bus yang akan dimusnahkan adalah bus kopaja jenis lama. Ketua Umum Kopaja Nanang Basuki mengatakan, pemusnahan bus dilakukan menyusul akan segera dioperasikannya 320 bus baru. Bus tersebut adalah bus yang digunakan untuk layanan transjakarta. "Karena sistemnya peremajaan, begitu masuk yang baru, yang lama di-scrapping (dimusnahkan)," kata Nanang saat acara peluncuran 320 bus kopaja berstandar transjakarta di Lapangan Parkir Timur, Senayan, Jakarta, Selasa (22/12/2015). Menurut Nanang, saat ini jumlah total bus kopaja ada sekitar 1.479, termasuk 320 bus baru. Ia menargetkan pada akhir tahun depan, semua bus kopaja lama sudah dapat diganti dengan yang baru. "Ke depannya, akhir 2016 sudah bagus semua," ujar dia. Selain akan mengganti busnya secara bertahap, Nanang mengatakan, pihaknya juga berencana akan mengalihkan rute bus kopaja lama yang masih bersinggungan dengan rute kopaja terintegrasi transjakarta. Namun, ia menyebut langkah tersebut harus dilakukan secara bertahap. "Saya pikir tahun depan sudah mulai masa transisi," kata Nanang. Layanan bus kopaja terintegrasi transjakarta merupakan hasil kerja sama antara Kopaja dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Layanan bus ini akan difungsikan untuk melayani rute di luar koridor transjakarta. Jenis bus yang digunakan adalah bus ukuran sedang. Karena tidak lagi menerima setoran dari para sopirnya, pemasukan bagi Kopaja sebagai operator yang mewadahi para sopir nantinya akan didapat dari kontrak rupiah per kilometer yang dibayarkan oleh PT Transjakarta. Besarannya diketahui berjumlah Rp 10.350 per kilometer. Tarif untuk naik bus kopaja terintegrasi transjakarta sama seperti tarif layanan transjakarta pada umumnya, yakni Rp 3.500. Proses pembayarannya pun akan dilakukan secara non-tunai. Bus tidak diperbolehkan menaikturunkan penumpang di sembarang tempat. Penumpang pun hanya diperbolehkan naik dari halte yang disiapkan oleh PT Transjakarta.
  7. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan PT Transjakarta seharusnya memberikan santunan kepada keluarga dari dua pegawai Transjakarta yang meninggal karena tersengat listrik. Pemberian santunan itu harusnya dilakukan secara otomatis. "Harusnya secara otomatis mereka ada asuransi," kata Basuki saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (30/12). Ahok, sapaan Basuki, mengaku belum mendapatkan informasi lebih jelas mengenai kejadian tersebut. Namun seharusnya, bila melihat situasi di halte-halte Transjakarta, kejadian sengatan listrik tersebut tidak terjadi. "Itu sangat berbahaya dan seharusnya tak terjadi," kata Ahok. Selain itu, Ahok menegaskan belum bisa menyalahkan siapa-siapa terkait kejadian tersebut. Dia pun menyerahkan penyelidikan sengatan tersebut pada pihak kepolisian. Sebelumnya dua karyawan PT Transjakarta bernama Niko Adeli dan Siti Nurhayati tewas tersengat listrik saat turun dari jembatan penyeberangan halte Transjakarta di kawasan Mangga Dua, Jakarta Pusat. Kejadian tersebut terjadi hari ini, Rabu (30/12), sekitar pukul 02.00 WIB. Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar M. Iqbal mengatakan keduanya berencana untuk kembali ke indekosnya masing-masing. Namun ketika turun dari jembatan, keduanya menginjak genangan air dan tersengat aliran listrik yang diduga berasal dari tiang listrik tak jauh di dekatnya.
  8. Bus Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) yang digunakan sebagai layanan Transjakarta berubah warna. Bus-bus tersebut tidak lagi bercat hijau-putih, tetapi jadi biru-putih yang merupakan warna khas bus transjakarta. (Baca:Kopaja-Transjakarta Dilarang Naik Turunkan Penumpang di Luar Halte) Saat peluncuran bus kopaja terintegrasi transjakarta di Parkir Timur Senayan, Selasa (21/12/2015), terlihat 320 unit bus yang dibeli berwarna biru-putih. Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih mengatakan, penggunaan identitas PT Transjakarta di bus-bus kopaja ini merupakan penanda bahwa kopaja sudah terintegrasi dengan layanan bus transjakarta. "Jadi, memang enggak ada bedanya lagi," ujar Kosasih. Sebanyak 302 bus kopaja berstandar transjakarta ini akan dioperasikan untuk melayani rute di luar koridor transjakarta. Bus-bus tersebut direncanakan akan dimulai difungsikan pekan ini. Tidak seperti bus-bus kopaja reguler, kopaja berstandar transjakarta tidak menerapkan sistem setoran. Kopaja nantinya akan mendapatkan pembayaran rupiah per kilometer dari PT Transjakarta. (Baca: Sopir Kopaja-Transjakarta Tak Perlu Setor, Malah Digaji) Dengan demikian, sopir bus akan mendapat gaji rutin dan tidak perlu lagi dituntut untuk mengejar setoran.
  9. PT Transportasi Jakarta akhirnya menerapkan peraturan kepada siswa pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP). Siswa tersebut dapat naik Transjakarta secara gratis mulai hari ini. Direktur Utama PT Transjakarta Antonius NS Kosasih mengatakan, seluruh koridor Transjakarta sudah menerapkan hal ini. "Sudah dipasang pengumumannya, dan sudah berlaku mulai hari ini," ujarnya, Senin (24/8/2015). Dalam pengumuman yang ditempel di setiap halte di setiap koridor, berisi pesan ketentuan-ketentuan pemegang KJP untuk gratis. Pemilik KJP harus mengenakan seragam sekolah dan memiliki Kartu Pelajar atau surat keterangan siswa dari sekolah. Waktu layanan gratis yaitu hari Senin sampai Sabtu. Terhitung sejak pukul 05.00 sampai 07.00 WIB, dan sejak pukul 12.00 sampai 18.00 WIB. "Ketentuan di atas tidak berlaku pada pendamping atau orang selain pemilik KJP. Pendamping diwajibkan membeli tiket Transjakarta," ucap Kosasih.
  10. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan PT Transjakarta akan menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan ojek berbasis aplikasi mobile, Go-Jek. Kesepakatan itu untuk membuat aplikasi khusus bernama Go-Busway pada pertengahan Juli mendatang. "Kami ingin Go-Jek jadi feeder kami dan yang naik Go-Jek bisa baca lewat aplikasi itu. Warga juga bisa tahu letak transjakarta dan kelihatan transjakarta sampai jam berapa tiba di halte, kalau dihitung-hitung aplikasi ini seperti Waze," kata BasukiPemenang Jakarta Urban Challenge dalam New Cities Summit yang diberi tugas Basuki untuk membuat aplikasi tersebut. Basuki menginginkan, aplikasi itu memudahkan pengguna transjakarta mengetahui lokasi jalan kaki, halte terdekat, jembatan penyeberangan, lokasi tempat Go-Jek mangkal, lokasi parkir taksi, stasiun, dan lain-lain. "Aplikasi ini juga bisa melihat gang-gang, kan banyak gang di Jakarta, jadi seperti Waze. Konsepnya sudah ketemu, cuma masalahnya bus kami yang baru belum beroperasi, nanti langsung dipasang GPS di busnya," kata Basuki. Sementara itu, Direktur Utama PT Transjakarta Antonius NS Kosasih mengatakan aplikasi Go-Busway adalah sebuah aplikasi khusus yang nantinya akan berada dalam aplikasi Go-Jek. Dengan aplikasi tersebut, para pengguna transjakarta dapat mengetahui letak bus di masing-masing koridor, dan waktu yang dibutuhkan untuk menunggu bus di koridor-koridor tersebut. Aplikasi Go Busway yang akan terintegrasi dengan Go-Jek rencananya dibuat khusus untuk smartphone yang menggunakan sistem operasi Android maupun iOS. Kosasih meyakini, pembuatan aplikasi tersebut dapat mempermudah penumpang transjakarta dalam menggunakan jasa angkutan tersebut kedepannya. "Nantinya kami ingin aplikasi Go-Busway juga bisa mengenali pengemudi yang mengemudikan bus kami. Sehingga para penumpang bisa memberikan rating terhadap kualitas pelayanan pengemudi kami," ujar Kosasih.
  11. Warga pengguna bus transjakarta menuntut pengelola moda transportasi darat melakukan peremajaan armada karena sejumlah unit berada dalam kondisi tua dan tak layak lagi dioperasikan. "Bagaimana mau rasa nyaman kalau dikebut seperti atapnya mau runtuh. Bunyi bodi kendaraan tak karuan seperti mau copot pruk..prak..pruk..prak," kata Renny (36) seorang karyawan bank yang naik bus transjakarta dari halte Pasar Baru menuju Harmoni, di Jakarta. Menurut dia menjadi hak konsumen mendapatkan transportasi yang aman dan nyaman setelah membayar karcis di halte tanpa harus dibeda-bedakan dengan rute lainnya. Dia mencontohkan rute Harmoni menuju Blok M, rata-rata armada bus transjakarta masih baik, bodi kendaraan masih mulus, pendingin kabin jalan, dan bila dikebut kencang penumpang masih terasa nyaman karena tidak terdengar bunyi-bunyi yang mengganggu. "Semestinya tidak ada perbedaan pengoperasian armada di masing-masing koridor. Kan semua penumpang membayar tiket yang sama Rp3.500 sehingga armada yang dioperasikan juga harus sama amannya dan nyamannya," ujarnya. Lain lagi dengan Hardiyanto (27), karyawan toko mengatakan peremajaan bus transjakarta mendesak dilakukan karena sejak beroperasi 2004 masih ada yang digunakan mengangkut penumpang. "Mungkin saja ada yang sudah berumur 10 tahun tapi masih dioperasikan. Tapi terlepas dari itu, warga kota berharap secepatnyalah ada peremajaan armada. Apalagi perannya sangat besar untuk mobilisasi warga dari satu titik ke titik lainnya," harapnya. Sementara itu terpantau selain jurusan Harmoni-Pasar Baru, jurusan lainnya menuju PGC, Kalideres dan Pulo Gadung masih menggunakan bus yang fisiknya tidak aman dan nyaman.
  12. Mulai 1 Agustus, tiket bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB), Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB), Kopaja AC dan Kopami tidak dijual lagi di loket halte. Hal tersebut diputuskan dalam rapat yang digelar di kantor Dinas Perhubungan DKI yang melibatkan PT Transportasi Jakarta, Unit Pengelola Transjakarta Busway, serta para operator APTB dan BKTB. Dirut PT Transjakarta, Antonius Steve Kosasih, mengatakan penghapusan tiket tersebut menyusul penerapan ticketing electronic (e-ticketing) yang akan dilakukan pada tanggal 18 Agustus 2014 di seluruh halte koridor 1 dan secara bertahap akan dilaksanakan pada seluruh koridor. "Dengan diterapkannya sistem e-ticketing tersebut maka tidak akan dilakukan lagi penjualan tiket bus APTB dan BKTB di halte bus Transjakarta," ujar Kosasih dalam keterangan tertulisnya di Jakarta. Para penumpang akan dikenakan dua kali pembayaran. Setiap penumpang yang masuk ke halte dikenakan tiket Transjakarta melalui e-ticketing. Kemudian, jika ingin menggunakan APTB, BKTB, KOPAJA, KOPAMI baik untuk perjalanan dalam kota maupun luar kota, dikenakan tarif sesuai masing-masing operator. "Terkait kebijakan tersebut, kami akan bekerja sama dengan Unit Pengelola Transjakarta Busway untuk melakukan komunikasi kepada masyarakat terkait hal ini," jelas dia. Sementara itu, Kepala Unit Pengelola Transjakarta, Pargaulan Butarbutar mengatakan, dengan penerapan e-ticketing berarti seluruh pembayaran akan langsung masuk ke rekening Transjakarta. Untuk itu, apabila tiket APTB dan BKTB masih dijual di halte Transjakarta, maka pihaknya akan kesulitan memisahkan pembayaran tiket untuk Transjakarta, APTB, serta BKTB. "Akan sulit dilakukan pemisahan pembayaran secara elektronik jika dalam halte penumpang tercampur antara penumpang Transjakarta dan penumpang APTB atau BKTB," kata Pargaulan.
  13. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membeli unit-unit armada bus Transjakarta baru dari produsen asal Swedia dengan merek Scania. Rencana tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama usai menjajal bus jenis gandeng tersebut mulai dari Monas hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI). Ahok mengatakan, keterlibatan produsen bus berstandar internasional dan sudah teruji pengalamannya itu, telah dikoordinasikan dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Sehingga tidak ada lagi prinsip tender yang harganya murah yang menang. Karena prinsip tender yang dipakai melalui e-katalog yaitu hitungan harga dan biaya lalu dibandingkan dengan masa pakai barang tersebut.
  14. Gambar 1: Bus Transjakarta baru dengan nomor polisi B 7724 IV. Gambar 2: Instrumen dashboard tidak dibaut. Gambar 3: Kaca spion kanan rusak. Gambar 4: Tutup panel speedometer kendur. Pengamat transportasi Instran, Darmaningtyas menyayangkan mengapa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak teliti soal komponen bus Transjakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) baru yang dilaporkan rusak. "Itu berarti perusahaan China yang menipu Pemprov DKI," ujarnya saat dihubungi Kompas.com Minggu (9/2/2014). Melihat kondisi bus di foto-foto tersebut, Darmaningtyas malah menduga bahwa bus-bus tersebut bisa jadi merupakan stok lama, hanya bodi dan bagian yang nampak dipermak sedemikian rupa agar terlihat baru. Sementara, komponen mesin tak diganti. Darmaningtyas menyarankan semua pihak yang terlibat di dalam pengadaan unit bus tersebut diaudit. "Mereka-mereka yang terlibat dalam pengadaan bus itu harus tanggung jawab," ujarnya. Lebih jauh, Darmaningtyas juga ikut menyayangkan Pemerintah Provinsi DKI yang membeli bus dari perusahaan asal negeri hCina yang dianggap belum teruji. Ke depan, ia menyarankan Pemprov DKI membeli bus yang sudah terbukti dan ada Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) yang berdiri di Indonesia. "Hal itu perlu supaya yang melakukan pemeliharaan jangan kita (Pemprov DKI), tapi biar ATPM yang profesional," lanjutnya. Sebelumnya diberitakan, Kompas.com mendapatkan rangkaian foto-foto yang menggambarkan komponen bus Transjakarta dan BKTB yang rusak. Rangkaian foto-foto itu menunjukan ada lima Transjakarta articulated dan delapan BKTB yang tidak layak. Bus Transjakarta jenis articulated bus atau bus gandeng dengan nomor kendaraan B 7146 IX dan nomor seri bus AK5200, kondisi beberapa komponen tampak tidak seperti baru. Tabung oli power steering berkarat, turbo sensor berkarat, indikator air cleaner berada di batas kuning-merah (tidak layak), pulley terbuka sehingga gemuk bocor, tabung knalpot karatan, water coolant bocor (mesin hidup), kompresor AC berjamur, kabel otomatis spion terpasang tak rapih, rangka kendaraan berkarat dan lain-lain. Sementara untuk BKTB, kondisinya serupa. BKTB bernomor kendaraan B 77241 IV misalnya, instrumen dashboard tidak dibaut, kaca spion retak, tutup panel speedometer kendur, karet penutup persneling terlepas, wiring elektrikal menempel di manifold. Dari delapan unit BKTB yang ada di dalam foto tersebut, satu bus diketahui belum memiliki pelat nomor Polisi dan satu lagi memakai pelat kendaraan provit. Sumber: http://megapolitan.kompas.com/read/2014/02/09/1707407/Transjakarta.Diduga.Bekas.Jokowi.Ditipu.Perusahaan.China
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy