Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'tradisi'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 6 results

  1. Soal makanan dan menjamu tamu, masyarakat Arab dikenal dengan keramah-tamahan yang tak ada tandingannya. Secara royal, orang Arab akan menjamu tamunya dengan makanan lezat dan jumlah yang berlimpah. Di balik itu, ada beberapa hal penting yang perlu jadi perhatian seputar makanan pada tradisi masyarakat Arab. Dilansir dariCanadianarabcommunity, Jumat (29/7/2016) berikut beberapa hal yang bisa jadi panduan untuk Anda. Bersikap ramah Semua masyarakat Arab dikenal dengan keramahannya pada teman, tamu ataupun orang yang berpapasan dengannya. Jadi bersikap ramah saat di meja makan akan jadi tanda kalau Anda juga membalas kebaikan mereka. Tunjukkan jika Anda saat itu sedang ada di mood yang bahagia. Bawa cokelat dan bunga sebagai oleh-oleh Tuan rumah yang mengudang makan tentu tidak mengharapkan hadiah apapun dari tamu yang diundang, tapi sedikit buah tangan bisa diartikan sebagai suatu tanda hormat. Bawalah beberapa cokelat atau bunga dan tuan rumah akan dengan senang hati mengundang Anda di lain waktu. Tuan rumah akan mengucap ‘tafathalo’ Jika Anda kebetulan adalah tuan rumah, jangan lupa mengucapkan tafathalo yang artinya adalah satu kehormatan untuk saya. Kata-kata ini diucapkan saat Anda mengajak para tamu untuk menuju ruang makan. Saat jamuan makan Ketika jamuan makan tengah berlangsung, tuan rumah akan mempersilahkan Anda mencicipi berbagai makanan yang ada di meja makan. Jangan khawatir jika Anda tidak ingin menyantapnya atau sudah merasa terlalu kenyang. Tuan rumah tidak akan memaksa Anda mencicipi semua jenis makanan. Tradisi setelah makan Ucapan terima kasih tentu harus diucapkan tamu kepada tuan rumah setelah jamuan makanan berakhir. Hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa hormat karena sudah dipersilahkan menyantap jamuan makan. Jangan lupa mengatakan ‘daymah’ atau ‘amer’ yang artinya ‘semoga keberkahan selalu diberkahi untuk rumah ini’
  2. Usai hari Raya Idul Fitri 1431 H lalu, masyarakat Lubuk, Jambi masih bersuka cita terutama mereka yang tinggal di daerah sungai Kuantan untuk merayakan tradisi perahu gandeng. Masyarakat Lubuk punya satu tradisi yang dinamakan Baganduang , menghias dan menggandeng perahu dari dua hingga tiga perahu. Perahu itu digandeng dengan menggunakan bambu dan berlabuh di sungai Kuantan. Sungguh indah pemandangan di sekitar Sungai Kuantan saat tradisi Baganduang berlangsung! Warna-warni perahu hias berjejer di tepi sungai. Masyarakat pun berlomba-lomba untuk menghias perahu. Perahu yang dipamerkan bukan sekedar perahu. Berbagai hiasan merekat di seluruh bagian perahu. Ada juga beberapa simbol hiasan yang tidak pernah ketinggalan untuk dipasang di perahu. Simbol-simbol itu berupa payung, tanduk kerbau, kubah masjid, dan hiasan bulan bintang. Ketiganya memiliki makna khusus, lo. Hiasan payung dalam perahu melambangkan tempat berlindung, tanduk kerbau melambangkan masyarakat hidup dalam peternakan, kubah masjid melambangkan agama Islam, serta bulan dan bintang melambangkan mengaji di surau dan masjid. Tidak ketinggalan, wisatawan pun berdatangan saat tradisi itu digelar. Mereka tertarik untuk melihat perahu gandeng hias itu. Oleh karena itu, tradisi ini perlu dilestarikan.
  3. Imlek merupakan perayaan tahun baru seperti halnya pada perayaan tahun baru masehi atau tahun baru hijriah dalam umat Islam. Tahun baru untuk warga Tionghoa ini dirayakan setiap tahunnya, berdasarkan perhitungan kalender tahun China. Pada perayaan ini banyak sekali tradisi yang dilakukan oleh orang-orang keturunan Tionghoa. Biasanya mereka melakukan perayaan di rumah kerabat, di restaurant di kelenteng atau yang lebih meriah di tempat-tempat keramaian. Setiap tradisi tersebut sebenarnya memiliki makna tersendiri tidak sekedar memeriahkan saja. Apa saja tradisi pada perayaan Imlek yang dilakukan orang-orang Tionghoa? Simak tradisinya berikut ini: 1. Membersihkan dan Mendekorasi Ulang Rumah/Tempat Tinggal Dalam tradisi turun temurun orang Tionghoa mendekati Imlek mereka harus membersihkan rumah. Tradisi ini bertujuan untuk membersihkan hal-hal buruk di dalam rumah untuk persiapan menerima keberuntungan pada tahun baru Imlek. Biasanya mereka juga mendekorasi ulang rumah dengan mengecat rumah, menata ulang perabotan. Mereka juga membuat kertas bertuliskan kalimat bijak atau doa yang ditempelkan pada setiap bagian rumah. Dekorasi rumah yang biasanya mereka lakukan juga menambahkan aksen warna merah, dan lampion yang melambangkan sejahtera, keberuntungan dan kekuatan. 2. Pakaian dan Sepatu Baru Tahun baru harus dimulai dengan sesuatu yang baru. Dalam perayaan Imlek terdapat tradisi membeli pakaian atau sepatu baru yang berwarna merah. Mereka akan menggunakan pakaian tersebut pada saat Imlek tiba. Artinya, orang Tionghoa sangat percaya bahwa penampilan baru dan sikap yang baru serta optimis akan penting dalam mencapai masa depan. Mereka memiliki harapan bahwa masa depan mereka akan selalu dalam kemakmuran dan selalu terang. 3. Makanan Khas Imlek Warga Tionghoa biasanya menyiapkan makanan khas yang disesuaikan dengan jumlah shio dalam China yaitu sebanyak 12 jenis. Misalnya ada 12 jenis masakan, 12 jenis kue dan lain-lain. Bahkan makanan-makanan tersebut memiliki arti tersendiri. Seperti lapis legit berarti rezeki yang berlapis-lapis, ikan lambing unsur air, bebak dan ayam utuh sebagai simbol unsur udara yaitu sebagai lambing kehidupan. Ada juga siu me yaitu lambang umur yang panjang dan kemakmuran hidup. 4. Pantang Makan Bubur dan Membalik Ikan Bubur oleh orang Tionghoa dianggap sebagai lambang kemiskinan. Sehingga mereka pantang makan bubur pada saat Imlek tiba. Selain itu mereka juga memiliki pantangan lain seperti dilarang membalik ikan. Artinya saat makan ikan, harus pada salah satu sisinya saja, tidak boleh dibalik untuk mengambil bagian lain. Bagian lain akan disimpan atau dipertahankan. Ikan juga tidak boleh habis pada hari itu namun harus disisakan untuk acara keesokan harinya. Makna pantangan ini adalah untuk menjaga nilai surplus pada tahun berikutnya. 5. Melunasi atau Mengurangi Utang Warga Tionghoa akan segera melunasi atau membayar hutang mereka sebelum tahun baru tiba agar tahun depan tidak ada beban hutang. 6. Barongsai atau Liong Naga Barongsai atau Liong Naga adalah perayaan wajib saat Imlek. Bisanya perayaan ini diadakan di tempat keramaian yang bisa dililhat banyak orang. Perayaan ini merupakan lambang kebahagiaan dan kesenangan dan membawa hoki tersendiri bagi warga Tionghoa. 7. Angpao Angpao disini berupa bingkisan dalam sebuah amplop merah dan berisi sejumlah uang. Harapannya yaitu membawa kegembiraan dan semangat hidup yang akan membawa nasib menjadi lebih baik. Namun, dalam pemberian Angpao juga ada aturannya, tidak sembarang orang/kerabat bisa menerima angpao tersebut. Angpao hanya bisa diberikan oleh orang yang sudah menikah. Bahkan mereka yang sudah bekerja namun belum menikah tidak boleh member angpao karena dianggap bisa menjauhkan jodoh. Angpao bisa diberikan kepada anak-anak dan orang tua. Angpao berhak diberikan pada anak –anak, anak yang sudah bekerja namun belum menikah. Mereka menerima angpao dari paman, bibi, serta orang tua. Sedangkan untuk anak yang sudah menikah hanya menerima angpao dari orangtuanya saja. Isi angpao juga harus diperhatikan karena tidak boleh ada unsur angka 4 misalnya Rp 4.000. Dalam budaya China 4 bearti lambang kesialan atau dalam bahasa China terdengar seperti bermakna “mati”. Angpao juga tidak boleh diberikan dalam jumlah uang ganjil karena berkaitan dengan pemakaman.
  4. Hari Natal yang jatuh setiap tanggal 25 Desember ini menjadi moment paling spesial bagi seluruh umat Kristiani di dunia terutama di Indonesia. Bahkan untuk negara Indonesia sendiri ini diketahui pada perayaan Natal tiba, ada beberapa tradisi yang dikatakan pasti ada dan pasti ditayangkan setiap Natal tiba. Beberapa tradisi di Indonesia yang pasti ada setiap Natal ini menjadikan perayaan natal semakin meriah. Semua tempat di hiasi dengan pernak – pernik Natal yang begitu unik dan menarik. Apalagi perayaan Natal ini dekat juga dengan perayaan tahun baru. Apakah kamu penasaran seperti apa tradisi di Indonesia yang pasti ada setiap natal tiba. Dan seperti yang dilansir dari lintas.me , inilah dia 7 tradisi di Indonesia yang pasti ada setiap natal 1. Pohon Natal Pohon Natal ini menjadi tradisi di Indonesia yang pasti ada setiap natal tiba. Bahkan pohon natal ini menjadi simbol utama bagi umat kristiani yang sedang merayakan natal. Tidak lupa pohon natalnya mereka hias dengan pernak – pernik natal yang begitu meriah dengan kerlap kerlip lampu yang membuatnya tampak mewah. 2. Kado Natal Kado Natal ini sudah menjadi tradisi yang ada di Indonesia setiap hari natal tiba. Kado natal ini sebagai simbol penghargaan yang nantinya mereka akan saling tukar menukar kado untuk anak – anak yang selama setahun ini berprilaku terpuji dan selalu berbuat baik. 3. Gereja Penuh Karena umat Kristiani di Indonesia ingin menjadi moment Natal satu tahun sekali ini lebih berati sehingga seluruh umat Kristiani datang memnuhi geraja untuk beribadah. 4. Libur Natal Hari Natal di bulan Desember ini menjadi salah satu hari libur yang paling dinantikan . Walaupun tanggal merah hanya sehari pas tanggal 25 saja, banyak pegawai , pelajar yang ingin berlibur panjang di bulan desember ini untuk memperingati hari Natal sekaligus tahun baru. 5. Budaya Mudik Bagi mereka yang jauh dari sanak keluarga, pada hari Natal ini bayak dari mereka yang pulang ke kampung halaman untuk merayakan Natal bersama keluarga tercintanya. Sehingga budaya mudik di hari Natal ini sudah menjadi tradisi di Indonesia yang selalu ada pada saat Natal tiba. 6. Aji Mumpung Hari Natal menjadi salah satu alasan bagi para pegawai untuk bisa izin cuti lebih lama. Sehingga ini menjadi tradisi aji mumpung untuk alasan mereka bisa beristirahat lebih lama. 7. Film Natal yang diulang – ulang Salah satu tradisi di Indonesia yang pasti ada setiap natal yakni tayangan film natal yang selalu di ulang – ulang. Tayangan anak kecil yang di tinggal orangtuanya di hari natal ini salah satunya. Jika dilihat nyatanya peran anak kecil di tayangan tersebut kini sudah tidak kecil lagi alias sudah dewasa.
  5. Banyak tradisi Natal yang mungkin cukup aneh di beberapa belahan dunia. Biasanya kita menghias pohon natal, menyembunyikan hadiah di kaus kaki dan juga menceritakan kisah Santa Clause. Namun ternyata di beberapa belahan dunia mempunyai budaya atau mitos yang tidak biasa dilakukan saat perayaan Natal. Penasaran? Yuk intip keunikan Natal di negara tetangga berikut. Natal di India Di India, pohon Natal tidak terbuat dari pohon cemara, melainkan pohon mangga atau pisang. Pada umumnya, umat Nasrani akan mendekorasi rumah mereka dengan daun mangga, dan lampu minyak yang diletakkan di atap rumah atau di atas tembok. Natal di Yunani Sinterklas adalah sosok penting di Yunani sebagai pelindung para pelaut. Berbeda dengan negara lain, di Yunani, pohon Natal bukanlah simbol Natal yang umum. Adalah mangkok dan salib kayu yang menjadi benda penting pada momen Natal. Di tengahnya, terdapat daun kemangi yang dicelupkan ke dalam mangkuk dan berisi sedikit air agar daun tetap segar. Setiap pagi, sang ibu akan memerciki seluruh ruangan rumah dengan menggunakan daun kemangi, dan tradisi ini dilakukan untuk menjauhkan benda-benda dan roh jahat dari rumah mereka. Natal di Italia Sungguh mengejutkan bahwa di Italia, pohon Natal dari cemara dan hiasan salju ternyata tidak umum digunakan. Yang Ada adalah sebuah piramid yang terbuat dari kayu dan dihias penuh dengan buah-buahan. Natal di Australia Bila di negara lain Natal berarti bermain salju, bagi anak-anak di Australia, Natal berarti bermain di bawah sinar matahari, surfing dan berbelanja. Tentu saja, karena di Australia justru Natal datang saat musim panas tiba. Namun, hal tersebut tak lantas mematahkan semangat umat Nasrani di sana. Karena mereka juga tetap menghias rumah dengan pohon Natal dan hiasan lainnya. Natal di Iran Di negara ini, umat Nasrani mulai berpuasa dan tidak makan daging sejak 1 Desember. Mereka menyebutnya puasa kecil, puasa besar adalah 6 minggu menjelang Paskah. Kemudian, pada tanggal 25 Desember setelah merayakan Natal di gereja, pada umumnya setiap keluarga akan menggelar pesta dan menyediakan menu ayam yang disebut harasa. Tak ada tukar menukar kado yang menjadi tradisi di negara lain, namun anak-anak selalu mendapat kado dari orang tuanya. Natal di Jepang Di Jepang, tradisi tukar menukar kado memang sudah biasa dilakukan, sehingga pada momen ini hampir semua orang ikut serta dalam tukar menukar kado. Hampir seperti di negara barat, di Jepang umat Nasrani akan menghias rumah dengan mistletoe dan pohon Natal. Uniknya, pada malam tahun baru, seluruh anggota keluarga diwajibkan memakai pakaian terbaik mereka dan berdandan rapi. Kemudian mereka akan berbaris dipimpin oleh sang ayah mengelilingi rumah. Ritual ini dipercaya sebagai ritual untuk mengusir setan. Kemudian sang ayah akan melempar setiap sudut ruangan dengan kacang kering agar tidak ada roh jahat yang mau tinggal. Di Jepang juga saat musim Natal berarti satu hal, yaitu ayam goreng KFC. Unggas termasuk binatang langka di Jepang. Oleh karena itu di tahun 1970-an KFC mulai melihat kesempatan untuk memulai tradisi Natal dengan mengiklankan ayam KFC menjadi bagian penting dalam musim liburan di Jepang. Sekarang orang Jepang rela mengantri hingga sebulan sebelum perayaan Natal untuk menikmati lezatnya KFC Natal di China Di China, perayaan Natal dilakukan dengan menghias rumah menggunakan lentera dari kertas. Mereka juga akan menghias pohon Natal dengan rantai dari kertas, bunga dari kertas dan lentera kertas. Puncak dari perayaan Natal dilakukan di tahun baru, di mana setiap anak-anak akan menerima hadiah baju baru, makan makanan mewah, mendapatkan mainan baru dan menikmati permainan kembang api. Selain itu, foto atau lukisan nenek moyang akan dipajang di ruangan utama rumah masing-masing keluarga. Natal di Irak Di malam Natal, keluarga Nasrani di Irak akan berkumpul bergandengan tangan sambil menyalakan lilin. Mereka kemudian membacakan cerita tentang kelahiran Tuhan Yesus. Setelah selesai membaca cerita, mereka akan membakar duri dari semak-semak. Bila duri terbakar habis sampai menjadi abu, maka keberuntungan akan datang di tahun baru. Saat api sudah mati, setiap orang akan melompat di atas abu sebanyak tiga kali sambil membuat permintaan. Natal di Brazil Hampir sama meriahnya dengan negara lain, di Brazil akan digelar pesta keluarga dengan menghidangkan menu-menu istimewa seperti hidangan babi, kalkun, nasi berwarna, sayur-sayuran dan buah-buahan. Kemudian saat ayam berkokok, digelar misa di gereja. Tepat pada tanggal 25 Desember, umat Nasrani pada umumnya berkumpul di siang hari untuk pergi ke pantai atau sekedar berkumpul saja. Dekorasi bunga-bunga segar hampir terlihat di sudut kota. Kembang api dan pohon-pohon Natal besar berhiaskan lampu-lampu indah dapat dilihat di sepanjang langit Brazil. Natal di Betlehem Lantas bagaimana dengan Natal di Betlehem? Di sana, perayaan Natal dilakukan dengan meriah. Hampir seluruh kota dihiasi dengan bendera dan dekorasi Natal. Pada malam Natal, para turis dan penduduk akan berkumpul memenuhi gereja dan menyaksikan prosesi tahunan berupa opera dan arak-arakan. Di setiap pintu rumah, keluarga nasrani akan memberi tanda silang di setiap pintunya. Serta memasang sebuah bintang berukuran besar di alun-alun.
  6. Ketika malam natal tiba sepertinya memang lebih nikmat jika dihabiskan bersama keluarga tak jarang ketika malam natal akan ada sebuah tradisi yang dilakukan nah kamu mau tahu tradisi seperti apa yang sering dilakukan ketika malam natal jika ingin tahu simak 5 Tradisi Yang Dilakukan di Malam Natal berikut ini. 1. Berbagi Perayaan Natal identik dengan saling bertukar hadiah antar keluarga. Adanya momen tersebut bisa dimanfaatkan oleh orang tua untuk mengajarkan anak agar mau berbagi pada mereka yang membutuhkan. Misalnya, ketika malam Natal tiba, ajak keluarga berkunjung ke panti asuhan atau tetangga yang kurang mampu untuk membagikan makanan dan sedekah lainnya. 2. Kado Anak paling sulit menahan diri untuk tidak membuka kado Natal mereka sebelum hari Natal tiba. Maka dari itu, Anda bisa mengizinkan mereka untuk membuka satu kado saja di malam Natal. Kemudian sisanya baru boleh dibuka besok. Tradisi ini sekaligus mengajarkan anak agar mau bersabar. 3. Gereja Saat tengah malam, ajak keluarga untuk pergi ke gereja. Suasana Natal di gereja pasti terasa lebih kental daripada Anda hanya menghabiskan malam di rumah. Selain itu, pasti banyak gereja yang menawarkan pelayanan saat Natal tengah malam. 4. Prediksi Beberapa negara memiliki tradisi lucu di malam Natal, yaitu memprediksi peruntungan tahun depan. Misalnya orang Slovakia yang membuang Loksa (roti, air dan biji-bijian) ke langit-langit rumah. Jika Loksa menempel, konon panen akan berlimpah tahun depan. Sementara itu, wanita lajang di Republik Ceko yang penasaran apakah mereka akan menikah tahun depan atau tidak akan berdiri membelakangi pintu. Mereka kemudian melempar sepatu melewati atas bahunya. Jika ujung sepatu menunjuk ke arah pintu, artinya wanita itu pasti akan menikah tahun depan. 5. Sarapan Keesokan harinya, menyiapkan sarapan ketika Natal adalah tradisi yang juga bisa Anda lakukan bersama keluarga. Undang seluruh anggota keluarga untuk membantu Anda memasak atau mempersiapkan meja makan, kemudian nikmati sarapan di hari Natal bersama dengan menyenangkan. Nah itulah beberapa tradisi yang biasa dilakukan ketika malam natal.

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy