Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'toyota'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 7 results

  1. Minivan luxury pertama Lexus LM 300 akhirnya membuka selubung ke publik Cina. Lexus ingin membawa standar baru pada sebuah MPV mewah, yang selama ini telah ditanamkan oleh Toyota Alphard. Kendati berbasis Alphard, Lexus LM 300 masih sangat kuat menampilkan ciri khas desain Lexus. Gril spindle besar dengan lebih banyak krom membuatnya makin berkilau. Tarikan lampu dan sudut-sudut tajam masih sangat kuat. bahkan ini diklaim lebih tajam dari model Lexus lainnya. Mengakses ke kabin, di sini kekuatan Lexus LM 300 lainnya. Digadang lebih tinggi dari Alphard, tingkat kenyamanannya dibuat eksklusif, kekedapan dan banyak teknologi premium yang dipasang. Empat kursi captain besar (juga ada pilihan dua baris bangku), layar besar 26 inci, sistem kontrol dari tablet untuk penumpang, partisi kaca sebagai pembatas, kulkas 14 liter, penyimpanan payung hingga sistem in-car entertainment 19 speaker premium. Tidak seperti Alphard, LM 300 mendapat kaca berlapis ganda. Tingkat kenyamanan penumpang juga ditunjang dari pengendalian yang baik. Pilihan mesin dari 2500 cc dengan motor listrik (hybrid) dan 3500 cc. Suspensi terbaik yang mengambil dari milik model terbaru LS 500 serta tambahan pengaturan FWD ke AWD. Selain pasar Cina, Lexus LM 300 juga disiapkan untuk negara-negara Asia lainnya, tinggal menunggu ke Indonesia
  2. Saham Toyota Motor Corp (7203.T) terjun bebas setelah Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan memberikan tarif besar pada produsen mobil asal Jepang ini. Pasalnya, Toyota berencana untuk membangun pabrik di Mexico untuk menjual produknya ke AS. Trump telah berulang kali mengecam perusahaan yang membangun pabrik di luar Amerika, guna memanfaatkan biaya lebih rendah di luar negeri. Dia mengecam beberapa perusahaan mobil, termasuk perusahaan asal Amerika, Ford (F.N), yang pekan ini membatalkan rencana investasi senilai USD1,6 miliar di Mexico. Namun, Tweetnya untuk Toyota, merupakan serangan pertama terhadap perusahaan mobil asing. "Toyota Motor mengatakan, akan membangun pabrik Baja baru di Meksiko guna menunjang pembuatan mobil Corolla untuk AS. NO WAY! Bangun pabrik di AS atau pajak perbatasan yang besar," kata Trump seperti dilansir dari Reuters. Saham Toyota turun lebih dari 3% dan saham Honda Motor Co (7267.T) serta Nissan Motor Co (7201.T) turun sekira 2%. Pemerintah Jepang pun berusaha meredam isu negatif tersebut. Kepala Sekretaris Jepang Yoshihide Suga mengatakan bahwa Toyota adalah warga yang memiliki korporasi penting, sementara Menteri Perdagangan Hiroshige Seko menekankan kontribusi perusahaan Jepang untuk tenaga kerja di AS. "Kami pikir dampak pada kinerja bisnis terbatas. Tapi sebuah penilaian lanjutan diperlukan," tutur analis senior di JP Morgan, Akira Kishimoto. Kishimoto memperkirakan, dengan adanya pajak yang tinggi mencapai 20%, maka akan memukul laba operasional sekitar 6%. Pasalnya, Trump telah mengancam akan mengenakan tarif hingga 35% pada mobil impor dari Meksiko. Toyota adalah salah satu dari sejumlah perusahaan yang beroperasi di Meksiko. Mereka memiliki pabrik perakitan di Baja California, tempat untuk menghasilkan truk pick-up Tacoma.
  3. Toyota berinvestasi 1 miliar dolar dalam sebuah perusahaan riset yang dibangun di Silicon Valley untuk mengembangkan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) dan robot, menggarisbawahi niat produsen mobil Jepang tersebut untuk menjadi pemimpin dalam industri mobil futuristik yang bisa berjalan sendiri dan mengaplikasikan teknologi tersebut di berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Presiden Toyota Motor Corp. Akio Toyoda mengatakan pada hari Jumat (6/11) bahwa perusahaan tersebut akan mulai beroperasi dari Januari 2016, dengan 200 pegawai di kantor Silicon Valley dekat Stanford University. Kantor kedua akan didirikan dekat Massachusetts Institute of Technology di Cambridge. Investasi untuk lima tahun tersebut, merupakan jumlah tambahan di luar investasi 50 juta dolar yang diumumkan Toyota sebelumnya untuk riset kecerdasan buatan di Stanford and MIT. Toyota mengatakan mereka tidak hanya tertarik pada mobil tanpa pengemudi, yang mulai ditawarkan oleh beberapa produsen mobil dan hampir semua produsen mobil berjanji akan memproduksi mobil serupa. Teknologi tersebut mengarah pada industri baru untuk kehidupan sehari-hari, dan menciptakan gaya hidup yang lebih aman, menurut Toyota. Toyota telah memamerkan robot seperti R2-D2 yang dirancang untuk membantu lansia, orang sakit dan orang-orang yang menggunakan kursi roda, dengan mengambil dan membawakan barang-barang. Produsen mobil tersebut juga telah memamerkan robot penghibur seperti manusia yang bisa mengobrol dan memainkan alat musik. Sebagai produsen mobil ternama dunia, Toyota telah menggunakan lengan robot dan komputer yang canggih dalam produksi mobil, termasuk mengecat mobil dan memasang onderdil. Untuk menunjukkan bahwa misi produsen mobil tersebut bukan hanya seputar mobil, Toyoda hadir di sebuah hotel Tokyo dengan ahli robot Gill Pratt, yang akan memimpin organisasi baru yang diberi nama Toyota Research Institute Inc. Pratt dulunya merupakan program manager di Badan Riset Angkatan Bersenjata AS. Ia bergabung dengan Toyota sebagai penasihat teknis ketika Toyota mengembangkan upaya riset AI di Stanford dan MIT. Pratt mengatakan tujuan perusahaan tersebut adalah membantu lansia di rumah mereka dengan robot, membuat mobil bebas kecelakaan dan menggunakan AI untuk memungkinkan siapapun bisa mengendarai mobil. Ia memberikan tiga contoh dari kehidupan pribadinya yang memotivasinya mengembangkan teknologi robot dan teknologi lainnya yang terkait: ketika ia masih anak-anak, ia melihat seorang anak laki-laki tertabrak mobil dan meninggal; memberitahu ayanya yang berusia 83 tahun bahwa ayahnya tidak lagi bisa mengemudi; dan mengirimkan ayahnya ke panti jompo ketia ia berusia 84 tahun. Pratt, yang tumbuh dewasa dengan animasi robot Jepang dan bermimpi suatu hari bisa membuat robot, mengatakan alasannya memilih Toyota daripada pekerjaan lain adalah karena Toyota "sangat fokus pada kesejahteraan sosial." Ia mengatakan membuat mobil yang sepandai manusia membutuhkan waktu yang lama. Tapi artinya kompetisi telah dimulai dan belum ada yang unggul. Perusahaan baru tersebut akan merekrut para ilmuwan dan teknisi, menurut Toyota. Mendapatkan orang-orang berbakat sangat penting karena Toyota tidak hanya bersaing dengan produsen mobil tanpa pengemudi seperti General Motors, Tesla dan Nissan tapi juga non-produsen mobil seperti Google, Apple dan Uber. "Adaptasi teknologi maju yang cepat untuk mobil tanpa pengemudi dan layanan terkait berarti produsen mobil harus bertindak seperti startup teknologi dan bukan produsen mobil biasa," kata Karl Brauer, analis senior di Kelley Blue Book. Toyota, yang beberapa kali mengalami masalah dengan penarikan mobil besar-besaran dan tsunami pada tahun 2011 di timur laut Jepang, kini mempunyai dana untuk berinvestasi di masa depan. Pada hari Kamis (5/11), Toyota berhasil menjaga target keuntungan untuk tahun fiskal ini hingga Maret 2016 di angka 2,25 triliun yen ($18,5 miliar), karena keuntungan meningkat dari pemangkasan biaya dan melemahnya yen. Produsen mobil hibrid Prius dan sedan Camry tersebut kembali menjual sekitar 10 juta kendaraan di seluruh dunia tahun ini. Toyoda, yang tahun ini masuk ke daftar "orang paling berpengaruh" majalah Forbes, mengatakan ia tidak sabar bekerja dengan Pratt karena mereka memiliki visi yang sama. "Tujuan kami adalah menghapuskan kecelakaan mobil," katanya pada wartawan.
  4. Perusahaan teknologi dunia kini sedang berlomba-lomba menghadirkan inovasi baru, dan salah satunya adalah teknologi mobil otomatis yang dapat menyetir sendiri tanpa dikendalikan oleh manusia. Untuk mencapai terwujudnya hal itu, perusahan otomotif asal Jepang, Toyota dikabarkan telah menggelontorkan dana miliaran Dollar untuk membangun pusat penelitian AI dan teknologi robotik yang ada di Silicon Valley, California, AS. Presiden Toyota, Akio Toyoda Seperti yang dilansir dari BBC Indonesia, Senin (09/11/2015), perusahaan asal negeri Matahari Terbit itu mendirikan R&D di Silicon Valley karena mereka ingin menjadi yang terdepan dengan memimpin teknologi pembuatan mobil yang dapat mengendarai sendiri tanpa dikendalikan manusia. Seperti yang kita ketahui, Jepang sendiri saat ini sedang gencar-gencarnya mengembangkan teknologi robot dengan kecerdasan buatan yang tinggi. Presiden Toyota, Akio Toyoda mengatakan, perusahaannya akan mendirikan dua pusat penelitian. Pusat penelitian pertama akan berada di dekat Universitas Standford. Sedangkan pusat penelitian yang kedua akan didirikan di kota Cambridge, Massachusetts yang akan berdekatan juga dengan kampus Massachusetts Institute of Technology. Perusahaan riset teknologi robotik itu akan mempekerjakan sekiranya 200 orang dan akan mulai beroperasi pada awal tahun 2016 mendatang. Perusahaan juga mengatakan bahwa rencananya mendirikan pusat penelitian ini bukan karena mereka mampu melakukan inovasi, namun karena mereka harus melakukan inovasi. Terlebih pada bidang teknologi otomotif yang menggunakan kecerdasan buatan. Diketahui, langkah Toyota mendirikan pusat penelitian di Silicon Valley ini berkatian dengan perusahaan raksasa asal Silicon Valley, Apple dan Alphabet (Dulu bernama Google) yang kita ketahui selama ini tengah mengembangkan mobil yang bisa mengendarai diri sendiri.
  5. "ISIS menggunakan truk-truk Toyota untuk menggelar aktivitas teror dan sejenisnya. Hampir di setiap video ISIS, ditampilkan armada dan konvoi mobil Toyota. Ini sangat membuat kami risau." Departemen Keuangan Amerika Serikat dilaporkan tengah menyelidiki Toyota untuk mencari tahu mengapa kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) banyak menggunakan mobil-mobil bikinan produsen mobil Jepang itu dalam video-video propagandanya di Irak, Suriah, dan Libya. "Kami sedang bekerja sama dengan mitra-mitra asing dan para pemangku kepentingan di seluruh dunia untuk mengetahui aktivitas finansial dan ekonomi ISIS," bunyi keterangan resmi Departemen Keuangan AS seperti dikutip CNN. Truk-truk Toyota seperti Hilux dan SUV Land Cruiser memang banyak digunakan ISIS dalam video propagandanya. Truk-truk itu biasa digunakan untuk mengangkut personel dan senjata berat. Duta Besar Irak untuk AS, Lukman Faily, kepada ABC News mengatakan bahwa ISIS tak hanya membeli truk-truk bekas, tetapi juga membeli truk-truk baru Toyota dalam beberapa tahun terakhir. "Pertanyaan ini sering kami utarakan kepada para tetangga kami. Bagaimana truk-truk baru ini, ribuan unit, bisa sampai ke ISIS? Dari mana datangnya?" kata Faily. Dalam beberapa video propaganda di YouTube, tampak pasukan ISIS mengendarai Hilux putih berlambang ISIS di jalan-jalan Suriah, termasuk di Raqqa, pusat komando organisasi teroris itu. Beberapa merek seperti Mitsubishi, Hyundai, dan Isuzu juga digunakan oleh ISIS, tetapi jumlahnya sangat sedikit. "Sangat disesalkan, bahwa Toyota Land Cruiser dan Hilux telah nyaris menjadi bagian dari merek ISIS," kata Mark Wallace, mantan dubes AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa yang kini mengepalai gerakan nirlaba Counter Extremism Project. "ISIS menggunakan kendaraan-kendaraan ini untuk menggelar aktivitas militer, teror, dan sejenisnya. Hampir di setiap video ISIS, ditampilkan armada dan konvoi mobil Toyota. Ini sangat membuat kami risau," lanjut Wallace. Pertanyaan soal hubungan antara ISIS dan Toyota sudah banyak diutarakan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2014, laporan Public Radio International, menyebutkan bahwa Kementerian Luar Negeri AS mengirim 43 truk Toyota untuk pemberontak Suriah. Sementara sebuah surat kabar Australia melaporkan bahwa lebih dari 800 truk Toyota hilang dari Sydney antara 2014 - 2015. Diduga truk-truk itu sudah diselundupkan ke wilayah ISIS. Menurut data penjualan Toyota, penjualan Hilux dan Land Cruiser di Irak naik tiga kali lipat dari 6000 unit pada 2011 menjadi 18.000 unit pada 2013. Jumlah itu turun menjadi 13.000 unit pada 2014. Brigadir Jenderal Saad Maan, juru bicara militer Irak, mengatakan dia mencurigai ada pihak lain yang menyelundupkan mobil-mobil itu ke Irak. "Kami menghabiskan waktu untuk membasmi para teroris itu di perbatasan antara Irak dan Suriah. Kami sungguh butuh jawaban dalam hal ini," kata dia. Adapun Toyota, kepada ABC News, mengatakan bahwa tak ada satu pun dilernya yang menjual mobil ke ISIS. Sementara distributor utama Toyota di Timur Tengah, Sumitomo, mengaku tak tahu bagaiamana truk-truk itu bisa sampai ke tangan ISIS. "Soal bagaimanan seseorang beroperasi melanggar hukum, membeli mobil untuk disalahgunakan, kami tentu tak bisa tahu dan karenanya tak bisa mengomentari hal ini," bunyi pernyataan resmi Sumitomo. Sementara sebuah perusahaan Arab Saudi, Abdul Latif Jameel, yang pernah menjadi diler utama Toyota di Suriah, mengatakan bahwa operasinya ditutup pada Oktober 2012. Wallace mengatakan awal 2015 pernah menyurati Toyota untuk mendesak perusahaan itu berupaya lebih keras agar truk-truknya tak digunakan oleh ISIS. Ia juga mengingatkan bahwa truk-truk itu punya nomor identifikasi, jadi seharusnya mudah dilacak. "Saya sendiri yakin, Toyota tak mungkin sengaja mengeruk untung dalam kasus ini. Tetapi mereka sudah diingatkan dan seharusnya berusaha lebih keras," kata Wallace. "Mereka harus bisa menjelaskan, bagaimana truk ini bisa sampai ke sana. Mereka harus mengungkapnya, menghentikan praktik itu, dan membuat kebijakan yang bisa menghentikan munculnya truk-truk Toyota dalam video propaganda ISIS," tegas Wallace.
  6. Produsen otomotif asal Jepang, Toyota Motor Corp baru saja memamerkan mobil listrik yamg dilengkapi sejumlah fitur unik. Mobil tersebut dipamerkan di Tokyo, Kamis 9 April 2015. Dinamakan i-Road, mobil listrik ini memiliki dua roda di bagian depan yang bisa bergerak ke atas dan bawah secara terpisah namun tetap tersinkronisasi, sehingga memungkinkan mobil ini untuk berubah posisi jadi miring seperti motor namun tetap menjaga stabilitas. Sementara roda satunya berada di belakang. Kelebihan dua roda depan i-Road adalah bisa secara otomatis memilih sudut kemiringan yang optimal saat sedang melewati tikungan. Mobil pintar beroda tiga ini juga diharapkan bisa mengurangi polusi dan kemacetan. Dari situs resmi Toyota, disebutkan penggunaan i-Road layaknya mengendarai sepeda motor tanpa helm dan jas hujan. i-Road diklaim bisa mengurangi polusi udara karena disebutkan bahwa mobil pintar ini tak menghasilkan emisi karbon dioksida (CO2) sehingga terbilang ramah lingkungan. i-Road dilengkapi dengan baterai ion litium (Li-ion) dan mampu berjalan sejauh 50 kilometer hanya sekali pengisian baterai, dengan catatan, kecepatan yang diambl sekitar 30 kilometer per jam. i-Road memiliki lebar 870 mm yang dianggap tetap bisa memudahkan ruang gerak yang terbilang kecil. Ukurannya yang memang mungil membuatnya hemat tempat parkir -- hanya setengah hingga seperempat dari ukuran mobil biasa. Saat sedang menyusuri jalan raya, i-Road juga tidak akan memakan banyak porsi jalur, sehingga diharapkan bisa mengurangi kemacetan. "Konsep kami adalah menawarkan sesuatu yang menyenangkan sekaligus cocok untuk menyetir di perkotaan," ujar pemimpin teknisi i-Road, Akihiro Yanaka kepada kantor berita Reuters. Sementara Toshiya Hayata selaku group manager departemen Toyota's Smart Community menjelaskan, kebanyakan mobil di kota besar hanya berisi satu orang dan seringnya mereka hanya bepergian kurang dari 10 kilometer saja. "Hal itu menunjukan bahwa wahana transportasi tak harus berbentuk mobil," kata Hayata. Pihak Toyota belum menentukan kapan i-Road akan diproduksi untuk konsumen global.
  7. Toyota Yaris buat tampil di WRC 2017 Kaber terbaru mengenai Toyota Yaris paling bertenaga besar hadir dari Jepang dan Australia. Pabrikan raksasa asal Jepang ini tengah menyiapkan Yaris versi paling kencang untuk tampil di ajang balap WRC (World Rally Championship). Toyoya sudah mengumumkan akan kembali ambil bagian di WRC pada 2107 mendatang, dengan mengandalkan Yaris. Tentunya, hatchback yang akan disertakan WRC tersebut tidak sama dengan model yang beredar saat ini, terlebih soal kapabilitas jantung pacu. Ada rekaan dari majalah otomotif Jepang, Best Car, yang coba mengkreasikan Yaris WRC tersebut berdasarkan informasi dari sumber terpercaya Toyota. Selain mesin, ada ubahan lain pada sektor desain yang disesuaikan dengan spek reli. Mesin bensin empat silinder, 2.0-liter plus turbocharged yang diambil dari Lexus NX 200t, mampu menyemburkan daya mencapai 235 tk dan torsi 349 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke penggerak roda depan dengan transmisi manual enam percepatan. Belum diketahui apakah Yaris WRC ini akan menjadi dasar dalam merancang desain terbaru dari Yaris sendiri. Toyota rencananya akan menelurkan Yaris generasi terbaru juga pada 2017 mendatang.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy