Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'tim cook'.



More search options

  • Pencarian Berdasarkan Tag

    Jenis tag dipisahkan dengan koma.
  • Pencarian Berdasarkan Penulis

Jenis Konten


Forum

  • NGOBAS ANSWERS
    • Pertanyaan Umum
  • MEDIA MUDA
    • Berita Muda
    • Muda Anonim
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • PELACUR
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • KOMUNITAS
    • BELA DIRI
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • NgobasTV
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
  • Ngobas Magz
    • Ruang Meeting
    • Redaksi
    • Tentang Ngobas Magz
    • Berita Ngobas Magz
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • KEUANGAN
    • Bukan-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • GAYA HIDUP
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • TEMPAT ISTIRAHAT
    • LAPOR KOMANDAN

Blog

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • Topik Berita
  • Acara
    • Dokumentasi Event
  • Officer

Product Groups

There are no results to display.


Cari hasilnya di...

Cari hasilnya yang...


Tanggal Dibuat

  • Mulai

    End


Pembaruan Terakhir

  • Mulai

    End


Saring dari jumlah...

Joined

  • Mulai

    End


Group


Situs


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Minat

Ditemukan 5 results

  1. CEO Apple Tim Cook dulunya adalah salah satu orang yang yakin bahwa dompet digital dalam perangkat mobile akan banyak digunakan oleh masyaratakat non tunai. Namun belakangan ini, Cook terkesan sanksi dengan prediksinya itu. Pada 2016, Cook dengan optimis sesumbar mengatakan bahwa Apple akan menghentikan transaksi menggunakan uang tunai. Tetapi pada Selasa (13/2) lalu, Cook justru terkesan mengubah pemikirannya. Ia terkesan tak yakin bahwa transaksi dengan uang akan segera berakhir. "Saya berharap masih hidup untuk bisa menyaksikan penggunaan uang menghilang," kata Cook dalam pertemuan khusus dengan para pemegang saham di kampus baru Apple di Cupertino, AS. Menurutnya, pembayaran di perangkat mobile diadopsi lebih lambat dari yang diperkirakan Apple sebelumnya. Padahal perkiraan itulah yang membuat Apple meluncurkan Apple Pay di perangkat iPhone pada 2014 silam untuk menyaingi Samsung Pay dan layanan serupa lainnya. "Pembayaran mobile ternyata lebih lambat dari yang saya perkirakan secara pribadi beberapa tahun silam," tutur pria berusia 51 tahun ini. Apple Pay sendiri telah diblokir oleh terminal penjualan point-of-sale yang lebih tua karena tidak kompatibel dengan teknologi baru. Namun Cook memastikan akan mengubahnya secara bertahap. Sementara itu, Cook mengklaim bahwa dia melihat "adopsi yang sangat cepat" Apple Pay selama 12 bulan terakhir, terutama di belahan dunia yang sepertinya tidak diperkirakan sebelumnya, seperti Rusia dan China. Selain itu, Cook dalam kesempatan yang sama juga kembali menegaskan bahwa Apple akan berinvestasi besar di Amerika. Perusahaan akan membayar US$ 38 miliar pajak untuk mengembalikan uangnya ke AS. Apple berencana berinvestasi US$ 30 miliar di AS selama lima tahun ke depan dengan membangun kampus baru dan menciptakan 20.000 pekerjaan baru. Dengan pengeluaran saat ini untuk pajak penjualan produk dan pajak atas upah karyawan, Apple mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan akan menyumbang US$ 350 miliar untuk ekonomi AS selama periode tersebut. "Kami ingin menggunakan sisa keuntungan untuk diinvestasikan di negara ini," klaim Cook Menurut jendral gimana?
  2. amelia

    Steve Jobs Pernah Marah ke CEO Apple

    Saat Steve Jobs bertarung dengan penyakit yang dideritanya, sang sahabat sekaligus CEO Apple sekarang, Tim Cook, ternyata pernah menawarkan bagian dari organ hatinya untuk bos Apple yang tengah sekarat itu. Dalam buku Becoming Steve Jobs yang telah dipublikasikan secara online, mengungkapkan bahwa Tim Cook rela mendonorkan organ hatinya demi kesembuhan sang bos Apple. Namun, Jobs justru marah kepada Cook dan menolak tawaran tersebut meskipun saat itu kondisinya sangat sakit. Cook yang selalu menjenguk pendiri Apple itu pun menemukan bahwa ia dan Steve Jobs memiliki golongan darah yang langka. Tim Cook pun menduga bahwa hatinya mungkin cocok untuk didonorkan kepada Jobs. Masih menurut buku itu, setelah melalui serangkaian tes dinyatakan bahwa organ hati parsial milik Cook cocok untuk ditransplatasikan kepada Jobs. Ketika Cook memberitahukan hal tersebut pada Steve Jobs, bos Apple yang tengah sekarat itu justru sangat marah. “Steve hanya berteriak pada saya empat atau lima kali selama 13 tahun mengenalnya, dan kemarahan ini adalah salah satu dari mereka," ujar Cook. Dia mengundurkan diri sebagai CEO Apple pada Agustus 2011 dan meninggal pada 5 Oktober 2011 pada usia 56. Buku ini juga mengungkapkan bahwa Jobs sempat merenungkan membeli Yahoo sebagai cara untuk Apple untuk masuk ke bisnis pencarian.
  3. Ditambah 8,5 juta pengguna yang memakai layanan sementara yang gratis, jumlah pengguna keseluruhan mencapai 15 juta orang. CEO Apple Tim Cook (kanan) merangkul salah satu pendiri Beats by Dre dan pegawai Apple, produser musik Jimmy Iovine dalam sebuah konferensi Apple di San Francisco, Juni 2015 Layanan pemutaran musik baru milik Apple Inc telah menjaring lebih dari 6,5 juta pengguna yang membayar, menurut CEO raksasa teknologi tersebut, Tim Cook, hari Senin (19/10). Berbicara dalam sebuah konferensi teknologi yang diselenggarakan oleh The Wall Street Journal di Laguna Beach, California, Cook mengatakan bahwa 8,5 juta orang lagi berpartisipasi dalam uji coba gratis untuk layanan Apple Music. Hal itu membuat jumlah pengguna keseluruhan mencapai 15 juta orang, yang menurut Cook sebuah debut yang berhasil. "Saya sangat bahagia karenanya, dan saya kira landasan itu sangat bagus," ujar Cook. Diluncurkan bulan Juni, Apple Music merupakan upaya perusahaan untuk membawa dominasi musik digital melalui toko iTunes ke era pemutaran musik yang dipelopori Spotify dan yang lainnya. Apple memperbolehkan pengguna untuk mencoba layanan itu secara gratis selama 90 hari, yang habis masa waktunya untuk para pengguna pertama awal bulan ini. Para analis telah memperkirakan bahwa layanan Apple ini akan memiliki pengikut kuat karena besarnya basis pengguna iTunes, namun hanya beberapa yang mengira pembuat iPhone itu akan melibas perusahaan-perusahaan pemutaran musik yang lain. Spotify, sang pemimpin industri memiliki lebih dari 20 juta pelanggan yang membayar di seluruh dunia, menurut perusahaan itu kepada kantor berita Reuters. Dalam sebuah perbincangan dengan Gerard Baker, pemimpin redaksi The Wall Street Journal, Cook juga sempat menyinggung Apple TV. Versi baru alat ini menampilkan aplikasi-aplikasi dan fitur pencarian meluas yang akan dirilis akhir bulan ini, namun produk itu sendiri tidak termasuk layanan pemutaran program TV (streaming), yang menurut para eksekutif industri sedang dieksplorasi oleh perusahaan tersebut. Meski televisi lambat berubah, Cook memperlihatkan optimisme bahwa industri itu pada akhirnya akan menyambut visinya mengenai aplikasi-aplikasi untuk televisi. Cook tidak secara publik mengakui upaya-upaya Apple untuk membuat kendaraan listrik, yang menurut para sumber Reuters sedang dikembangkan. Namun ia memperlihatkan visi mengenai seperti apa penampilan mobil-mobil itu, dengan penggunaan teknologi yang lebih besar. "Perangkat lunak menjadi komponen yang semakin penting dalam mobil masa depan," ujarnya. "Mengemudi secara otonom menjadi semakin penting." Seperti dilansir voaindonesia.com
  4. Para petinggi perusahaan besar dunia tak hanya dikenal sebagai sosok yang mempunyai pemasukan tinggi. Sosok seperti Bill Gates, Elon Musk ataupun Larry Page kerap menyisihkan sebagian kekayaannya untuk kegiatan amal. Hal ini pun tak terkecuali dilakukan oleh seorang CEO Apple Tim Cook. Cook memang tidak mempublikasikan kegiatan amalnya. Namun menurut laporan yang diterima oleh lembaga Securities and Exchange Comission (SEC) Amerika Serikat, Cook diketahui telah mendonasikan sebanyak 50 ribu saham Apple miliknya untuk sebuah kegiatan amal yang dirahasiakan. Jumlah dana yang disumbangkan itupun tentunya tidak sedikit. Terlebih saat ini nilai saham Apple termasuk salah satu yang tertinggi. Dengan jumlah mencapai 50 ribu lembar saham, maka nilainya setara dengan uang sejumlah 6,5 juta USD atau 85,9 miliar rupiah. Dan Cook pun dikabarkan tidak mengambil uang sepeserpun dari penjualan saham untuk amal ini. Cook merupakan seorang CEO Apple yang menggantikan posisi mendiang Steve Jobs. Dan pada tahun ini, Cook pun memperoleh gelar sebagai World’s Greatest Leader oleh majalah Fortune.
  5. PusatInformasi

    Ini Alasan CEO Apple Mau Mengaku Gay

    CEO Apple Tim Cook berbicara dalam acara yang diselenggarakan Apple di Flint Center for the Performing Arts, di Cupertino, California, Amerika Serikat, Selasa (9/9/2014). Pada acara itu Apple meluncurkan Apple Watch dan dua iPhone terbaru, iPhone 6 dan iPhone 6 plus. "Selama ini saya tidak pernah menyangkal seksualitas saya, saya juga belum pernah menyatakannya di hadapan publik, sampai saat ini. Jadi biar saya perjelas: saya tidak malu menjadi seorang gay, dan saya rasa, menjadi gay adalah salah satu berkat yang Tuhan berikan kepada saya." Demikian petikan esai 10 paragraf berjudul "Tim Cook Speaks Up" (atau Tim Cook Mengungkap Jati Dirinya) yang ditulis oleh CEO Apple Tim Cook sendiri. Pernyataan Tim Cook tentang orientasi seksualnya yang menyukai sesama jenis itu ia mulai dengan cerita bagaimana ia selalu menjaga rahasia tentang jati dirinya itu selama ini dan fokus pada pengembangan produk Apple. Menurut pengakuan Cook, dorongan untuk memublikasikan tentang orientasi seksualnya itu berasal dari pidato tokoh pejuang kesetaraan hak manusia, Dr Martin Luther King, yang berkata, "Pertanyaan utama dalam hidup adalah, 'Apa yang sudah kamu lakukan untuk orang lain?'." Atas dasar perkataan itulah Cook merasa kehidupan pribadinya yang selama ini ia rahasiakan justru mengekangnya untuk berbuat lebih. Ia menyadari bahwa dengan mengungkap jati dirinya, Cook justru sebenarnya bisa memberikan dukungan semangat kepada kaum penyuka sesama jenis lain. "Jika dengan mengetahui bahwa CEO Apple adalah seorang gay bisa membantu seseorang lebih percaya diri tentang jati diri mereka, atau memberikan kenyamanan bagi yang merasa disingkirkan, atau menginspirasi orang lain untuk menuntut hak kesetaraan atas mereka, maka privasi yang saya korbankan tidaklah sia-sia," demikian tulis Cook. Tim Cook juga menuliskan bahwa selama ini beberapa karyawan Apple sudah mengetahui bahwa ia adalah seorang gay, tetapi dalam keseharian mereka tidak memperlakukannya secara berbeda. Cook bersyukur bahwa lingkungan kerjanya itu ternyata bisa saling menghargai dan bisa menerima perbedaan. Tentu saja, berterus terang tentang dirinya yang seorang gay bukanlah hal yang mudah bagi orang nomor satu di Apple itu. Namun, Cook menyatakan tetap berkomitmen untuk sebisa mungkin menjadi CEO yang terbaik bagi perusahaan yang ia pimpin. Lebih lengkapnya, tulisan Tim Cook tentang pengakuan jati dirinya itu bisa dibaca melalui tautan berikut ini.
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi