Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'telolet'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 3 results

  1. Virus 'Om Telolet Om' mewabah di dunia maya beberapa hari belakangan ini. Sejumlah artis baik dari mancanegara hingga lokal tidak ketinggalan untuk ikut memeriahkan dengan melakukan video challange 'Om Telolet Om'. Sebenarnya bagaimana video 'Om Telolet Om' ini bisa menjadi viral di dunia maya, berikut penjelasan asal usul video Om Telolet Om
  2. Menteri Perhubungan Budi Karya menyambut baik adanya fenomena klakson “telolet” yang kini sedang tren dan viral di media sosial. Bukannya melarang, Budi bahkan merencanakan kontes bus “telolet” dalam tiga pekan ke depan. "Saya bukannya melarang, saya pribadi senang dengan musik. Mungkin bisa ikut joget," kata Budi usai apel gelar pasukan Operasi Lilin di Lapangan Silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat usai ikut apel bersama Operasi Lilin 2017. Kontes bus telolet kata dia bakal segera terlaksana. Hal ini dikarenakan Budi juga menyukai tren yang sedang heboh media sosial. "Kontes bus telolet kita lakukan tiga minggu lagi. Kita enggak ada sanksi bagi sopir, tapi jangan sampai ke jalan tol. Lokasinya saja yang kurang tepat," kata dia lagi. Dia menegaskan, Kemenhub sama sekali tidak mengeluarkan larangan. Namun hanya sebatas imbauan agar tidak melakukan di jalan tol maupun jalan raya. "Kalau di parkiran kan bagus," sambung dia.
  3. Polisi di Lubuklinggau terjangkit fenomena "om telolet om" Ada hal yang menarik perhatian di kawasan tertib lalu lintas, saat patroli rutin dari satuan lalu lintas Polres Lubuklinggau, yakni fenomena "om telolet om" yang sekarang sedang naik daun. Tren kekinian itu sekarang terlihat di Kota Lubuklinggau. Yang menarik dan unik, slogan "om telolet om" menjadi ajang bagi satuan lalu lintas Polres Lubuklinggau untuk mengajak masyarakat tertib berlalu lintas. Hal ini terbukti dengan ketika diadakan patroli di jalan raya setiap pagi oleh satuan lalu lintas Polres Lubuklinggau. Papan yang bertuliskan "om telolet om" menjadi pusat perhatian masyarakat pengguna jalan. Tren ini digunakan oleh satuan lalu lintas Polres guna mengajak dan mengimbau pengguna jalan untuk bisa mematuhi peraturan lalu lintas yang sudah ada. Serta membuat masyarakat lebih dekat dengan aparat kepolisian. Sehingga Polantas tidak selalu dinilai "polisi tilang". Tri, salah satu pengendara motor saat melintas di daerah kawasan tertib lalu lintas, mengatakan bahwa fenomena tersebut menarik dan bisa membuat pengguna jalan lebih dekat dengan polisi serta membuat Polantas tidak jadi momok bagi para pengguna jalan. "Jadi terkesan unik, lucu, dan menarik cara pendekatan bagi pengguna jalan untuk bisa tertib dalam berlalu lintas. Apalagi fenomena "om telolet om" adalah bunyi klakson bus yang sekarang menjadi tren kekinian. Hal positif yang bisa bermanfaat bagi masyarakat terutama bagi pengguna jalan. Apalagi Polantas yang memegang papan bertuliskan "om telolet om" ganteng dan cantik," jelas Tri. Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujanga, didampingi Kasat Lantas AKP Soekiman, menyambut baik hal positif yang dilakukan oleh Satlantas Polres Lubuklinggau. Apalagi, aksi tersebut dilakukan untuk mengajak masyarakat agar mematuhi peraturan berlalu lintas. Fonemana yang disalurkan itu juga dianggap untuk kebaikan bersama serta lebih mendekatkan polisi dengan masyarakat terutama para pengendara kendaraan di jalan raya. "Apapun yang dilakukan anggota saya selagi itu mendukung kinerja Polri dalam melayani dan mengayomi masyakarat akan mendapat dukungan, tren kekinian yang bermanfaat. Polisi tidak selalu terkesan menakutkan bagi pengguna jalan raya. Apalagi kalau dalam berkendaraan mematuhi seluruh peraturan yang ada, menggunakan helm SNI, memiliki SIM, serta kelengkapan kendaraan lainnya. Sehingga tercipta keamanan di jalan raya," pungkasnya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy