Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'telkom'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 10 results

  1. Jajaran Direksi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom akan menyuntik modal Rp1 triliun ke anak usahanya, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin). Direktur Telkom Honesty Basyir mengatakan sebagian besar dari dana tersebut akan digunakan untuk membiayai operasional Telin dan mendanai pembangunan infrastruktur. “Contohnya, membangun kabel laut kan bertahap. Makanya yang banyak memang operasional expenditure sebenarnya,” ujar Honesty kepada beberapa media, Jumat (22/4). Honesty menjelaskan, dana sebesar Rp1 triliun tersebut tidak termasuk biaya untuk melakukan akuisisi di negara lain. Ia mengaku dana akuisisi disesuaikan dengan kondisi target perusahaan yang akan dicaplok. “Dana (belanja modal) itu belum termasuk akuisisi ya,” jelasnya. Sebelumnya, Telkom melalui anak perusahaannya, Telekomunikasi Indonesia International USA Inc (Telkom USA), telah mengakuisisi AP TeleGuam Holding Inc merupakan induk perusahaan GTA TeleGuam.TeleGuam merupakan salah satu operator telekomunikasi di Guam, yang menyediakan layanan telekomunikasi telepon tetap, telepon seluler, Internet, dan televisi berlangganan. Namun, Honesty mengatakan Telkom belum bisa beroperasi di Guam karena masih dalam proses memperoleh izin operasi dari otoritas negara, yang masuk teritori pemerintahan Amerika Serikat tersebut. “Terkait Guam, semua persyaratan sudah kami kirim. Kan ada proses. Itu sepenuhnya domain pemerintah AS. Kami belum bisa memprediksi bagaimana prosesnya,” katanya. Kendati demikian, lanjutnya, hal itu tak menyurutkan niat Telkom untuk terus melebarkan sayapnya di kancah internasional. Honesty menyatakan, saat ini Telin tengah menjalani penjajakan akuisisi denga beberapa perusahaan telekomunikasi. “Penjajakan akuisisi ada sekitar tiga perusahaan di Asia Pasifik dan Afrika,” ungkapnya. Honesty menyatakan, sepanjang 2015, Telin menyumbang pendapatan sekitar Rp3 triliun. Dengan ekspansi lanjutan, ia berharap pendapatan Telin bisa tumbuh hingga mencapai digit ganda. “Telin, revenue sampai Rp3 triliun pada 2015. Tahun ini ya kita coba naik 10 persen,” katanya. PAda kuartal I 2016, Telkom membukukan laba bersih sebesar Rp4,59 triliun, tumbuh 20,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu dari Rp3,81 triliun. Direktur Utama Telkom, Alex J. Sinaga mengatakan kinerja positif itu berkat pendapatan perseroan yang tumbuh 16,6 persen, dari Rp23,62 triliun pada kuartal I 2015 menjadi Rp27,54 triliun. Sementara laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) tercatat tumbuh 18,8 persen menjadi Rp14,66 triliun. “Pada kuartal pertama 2016 ini kinerja perusahaan menunjukkan hasil yang cukup memuaskan dengan indikator pertumbuhan double digit pada pendapatan, EBITDA dan laba bersih perusahaan dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujar Alex.
  2. Mengakses Netflix memang menyenangkan. Namun layanan video streaming berbayar ini dianggap menyimpan cela, yakni terkait masih adanya konten negatif serta belum comply dengan regulasi Indonesia. Kondisi ini akhirnya membuat Telkom Group memutuskan untuk memblokir Netflix dari layanan internetnya: IndiHome, wiFi.id, dan Telkomsel. Terkait kondisi tersebut, Direktur Eksekutif ICT Watch menyebut jika langkah Telkom Group sudah tepat. Jika memang alasannya adalah konten negatif. Namun jangan lupa, ini artinya YouTube juga perlu segera diblokir. Termasuk pula kalau alasannya agar comply dengan UU, langkah pemblokiran Netflix oleh Telkom, juga dianggap tepat. Namun jangan lupa juga nanti teknologi-teknologi terbaru macam Internet of Things (IoT) juga harus comply dengan UU Telekomunikasi no 36 tahun 1999. "Kemudian kalau soal belum bayar pajak anu itu, jangan lupa itu Facebook kan juga narikin duit tuh dari indonesia, untuk pemasang iklannya. Kan belum bayar pajak. harus diblokir juga," sindirnya. Donny kemudian menyoroti langkah Telkom yang terkesan melangkahi Kominfo dengan melakukan pemblokiran terhadap Netflix, padahal hal itu sebenarnya dimungkinkan jika menilik Permen Kominfo Nomor 19 tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif. "Regulasinya memungkinkan ISP apapun untuk memblokir apapun. Hal ini tertuang di pasal 7 dan 8," ujar penggiat Internet Sehat ini. Dijelaskan Donny, Pasal 7 kurang lebih berbunyi, membolehkan siapapun punya sistem filtering sendiri-sendiri. Sementara Pasal 8, ISP boleh memfilter mandiri atau bekerjasama dengan penyedia filtering tersebut. Jadi Permen Kominfo Nomor 19 tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif ini sejatinya hanya mewajibkan, minimal memasukkan list Trust+ terkait peredaran konten negatif. "Logikanya, minimalnya Trust+, lainnya ya diramu dan diracik sendiri kan?" tegasnya. Jadi lanjut Donny, berdasarkan Permen Kominfo Nomor 19 tahun 2014 tersebut, jika Telkom sepanjang sudah memasukkan list yang ada di Trust+ maka sudah aman, dalam arti telah mengikuti aturan. Sementara jika Telkom selanjutnya mau memasukkan Netflix, ya diperbolehkan secara aturan. "Kalau harus comply sama regulasi UU penyiaran, UU anu itu... Ya mari kita lihat relevansinya teknologi yang ada dengan UU yang ada. IoT dan konvergensi teknologi, yakin dapat diatur pake UU Telekomunikasi tahun 1999?" sergah Donny. "Kominfo memanggil (Telkom Group) juga untuk apa? Regulasinya membolehkan kok. Dan kalau alasannya belum bayar pajak, itu yang pasang Adsense di Google atau Facebook, bayar langsung ke luar negeri, gak bayar pajak Facebook dan Googlenya. Yaa tutup juga dong," imbuhnya. Donny yang juga seorang dosen itu sebetulnya lebih sepakat dengan langkah yang diambil Menkominfo Rudiantara terkait bagaimana menangani Netflix. Sebab, dikatakan jika alasannya pornografi, lebih porno YouTube. Namun pertanyaannya adalah, apakah Telkom mau konsisten dengan menutup YouTube sekalian? Terlebih Netflix bisa diakses dengan menggunakan kartu kredit, yang biasanya hanya dimiliki orang dewasa. Juga ada parental control, sehingga lebih berlapis soal keamanan konten ketimbang YouTube dkk. "Jadi sebaiknya kasih waktu agar mereka (Netflix) bisa comply dengan regulasi yang ada, dengan catatan, regulasi tersebut tetap ramah pada perkembangan teknologi, tapi juga dapat melindungi kepentingan indonesia. Jangan ujug-ujug ditutup, itu mah arogan. Kan udah bener itu chief, Netflix diminta buka kantor di Indonesia, terus proses comply soal pajaknya, misalnya kerjasama dengan existing operator". "Karena sekarang eranya konvergensi, many to many. Kita regulasi telekomunikasi, penyiaran, internet (UU ITE) masih terpisah-pisah. Telkom kan motonya 'the world in your hand'. Nah, 'world' menurut siapa kalau pada akhirnya Telkom lah yang menentukan sendiri apa yang boleh atau tidak boleh diakses oleh masyarakat indonesia, khususnya pelanggannya". "Kominfo kan juga sudah mensyaratkan Netflix harus berbadan hukum di Indonesia, buka kantor perwakilan di Indonesia, dan kerjasama dengan existing operator. Sudah itu saja dulu dorong, kan Chief RA (Menkominfo Rudiantara-red.) juga kasih tenggat waktu. Jadi jangan main asal tutup lapak orang!" Donny menandaskan.
  3. Jakarta 21 November 2015, 7 hari menuju acara STEROIDS ( Stereo Act Against Aids) acara charity Concert yang bertujuan menyuarakan pergerakan Anti HIV/AIDS sedunia dan penggalangan dana untuk yayasan rumah cemara. Steroids ini dilakukan untuk memperingati hari Aids sedunia yang jatuh tepat pada tanggal 1 Desember 2015. Against Aids Telkom University mempersembahkan acara Steroids yang ditujukan kepada kalangan masyarakat untuk dapat ikut meningkatkan kepedulian mereka terhadap ODHA, dan mencoba membuat wadah kepada masyarakat untuk menyuarakan suaranya kepada masyarakat luas. Tahun ke 10 Steroids mencoba mengangkat genre JAZZ – POP mengingat khususnya di bandung sudah lama tidak kedatangan Solo Singer Sekelas AFGAN, Diva sekelas ReZZa Artamevia dan Penyanyi bertalenta Raisa ditambah band unik sekelas Trees and The Wild, mereka semua akan tampil di satu panggung acara yang bernamakan Steroids dan menyuarakan gerakan Anti HIV AIDS. Steroids akan digelar pada tanggal 28 November 2015 di Sasana Budaya Ganesha Bandung, Acara ini menampilkan beberapa artis papan atas seperti afgan, raisa, reza artamevia dan trees and the wild. Tiket pertunjukan dibagi menjadi tiga kelas. Kelas VVIP untuk saat ini sudah terjual habis dan menyisakan Kelas festival yang dibanderol dengan harga Rp 125.000,- Kelas VIP yang dibanderol dengan harga Rp 200.000,- Untuk info selanjutnya dapat diakses di Twitter & Instagram: @Againstaids Segala keuntungan acara ini akan diberikan kepada yayasan rumah cemara guna memperingati hari Aids sedunia.
  4. Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Agustus lalu segera memblokir akses ke 22 situs yang berisi konten karya musik dan film lewat unduhan atau streaming ilegal, khususnya film dari anggota Asosiasi Produser Film Indonesia. Triawan Munaf selaku Kepala Badan Ekonomi Kreatif mengatakan, bahwa karya seperti film dan musik anak bangsa sifatnya tak hanya sebagai hiburan dan edukasi semata. "Karya seperti film itu juga hasil ekonomi untuk bangsa, sehingga bentuk pembajakan itu sungguh merugikan," ungkap Triawan pada acara Indonesia Internet Economy & Ecosystem Development Program di Hotel Pullman Jakarta, Rabu (23/9). Tak cuma sekedar diblokir, rencananya Badan Ekonomi Kreatif akan bekerja sama dengan Telkom Indonesia untuk merancang sebuah sistem peranti lunak yang bisa memberi peringatan kepada para pengguna internet agar berpikir ulang untuk melakukan aksi ilegal seperti mengunduhnya. "Iya ada namanya alert system, yang merancang Telkom. Masih harus diuji coba dulu sistemnya, untuk menghindari pembobolan peretas," ujarnya lagi kepada awak media. Diketahui wacana alert system atau sistem peringatan dini yang akan diterapkan tersebut terdiri dari tiga tahap. Pertama, si pengguna internet berani mengakses unduhan file ilegal, maka speed atau kecepatan internet akan dikurangi. Kedua, hal serupa masih dilakukan, maka kuota internet pengguna otomatis akan dipangkas. Terakhir, akses internet pengguna akan diputus secara permanen. "Kemungkinan memang masih agak lama, sekitar awal tahun 2016. Saya tidak mau terlalu terburu-buru, karena harus tes dulu demi menghindari (aksi) hacker," sambungnya. Sementara Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengaku belum mengetahui skema alert system itu, namun ia turut berpendapat soal rencana tersebut. "Idenya sih bagus, hanya saja memang harus berdiskusi dengan operator, karena urusan pemutusan akses itu wewenang mereka," ucap Rudiantara. Kemudian ia mengatakan, tugas Menkominfo sekarang ini adalah filtering atau menyaring situs-situs yang dianggap memiliki konten ilegal, terutama yang berkaitan dengan film. Kendati begitu, saat ditanya apakah penggunaan sistem peringatan dini tersebut bakal memungkinkan diterapkan, Chief RA -- begitu ia ramah disapa -- masih belum bisa memastikan. "Masih terlalu dini. Harus tetap dibicarakan dulu pasti dengan para operator, harus tahu dulu mekanisme proses bisnisnya seperti apa," katanya lagi. Apabila benar akan diberlakukan, Rudiantara tak cemas apabila pemutusan koneksi internet itu akan dicap pelanggar hak masyarakat untuk mendapatkan informasi secara meluas. "Operator itu yang punya pelanggan. Kalau memang diperjanjikan antara operator dan pelanggan, jadi ya boleh-boleh saja dong," tutup Rudiantara. Diketahui pemblokiran akses 22 situs tersebut berdasarkan pada Peraturan Bersama Menkumham No. 14 tahun 2015 dan Menkominfo No. 26 tahun 2015 tentang Pelaksanaan Penutupan Konten dan atau Hak Akses Pengguna Pelanggaran Hak Cipta dan atau Hak Terkait Dalam Sistem Elektronik. Berikut adalah daftar 22 situs yang akan ditutup hak aksesnya oleh Kemenkominfo:
  5. ZTE Corporation dan Telkom Indonesia baru saja mengumumkan komitmennya untuk membangun sebuah Pusat Inovasi Bersama yang akan berfokus pada pengembangan teknologi video berbasis Internet Protocol (IP-based video). MOU yang melandasi kerja sama ini sendiri telah ditandatangani pada saat Mobile World Congress yang berlangsung di Barcelona tanggal 2 Maret 2015 lalu. Pusat Inovasi Bersama tersebut akan menghadirkan kolaborasi antara teknologi ZTE dalam solusi IPTV (Internet Protocol Television) dan OTT (Over the Top Technology) dengan layanan telekomunikasi yang dimiliki Telkom. Pusat penelitian ini juga akan berfokus pada penelitian pengembangan teknologi IPTV dan OTT, membangun kerja sama dengan penyedia teknologi terkait, dan mengembangkan layanan baru dengan teknologi IPTV dan OTT. Sebelumnya ZTE juga telah mendapatkan kontrak untuk jaringan IPTV Telkom Indonesia, di bawah merek dagang UseeTV Cable. Dalam kontrak kerja sama tersebut, ZTE akan mendukung Telkom Indonesia dalam pembangunan, pengoperasian, dan perawatan jaringan IPTV tingkat bit rendah (low-bit-rate) hingga tahun 2016 mendatang. Selain itu ZTE juga memberikan dukungan berupa pengoperasian, perawatan, hosting peralatan serta menyediakan layanan end-to-end untuk optimalisasi jaringan. Sistem IP-based video milik ZTE sendiri saat ini diklaim telah melayani 26 juta lebih pengguna aktif di lebih dari 60 titik penyebaran di seluruh dunia. Tak heran jika Telkom cukup menyambut baik kerja sama ini. Dalam laporan survei yang dilansir oleh IDC dan Ovum, produk IPTV dan OTT milik ZTE berada pada peringkat pertama di pasar Tiongkok. Seiring dengan makin diminatiinya produk berbasis IPTV dan OTT di Indonesia, membuat para vendor penyedia layanan tersebut makin sigap dalam menghadapi persaingan. Telkom menjadi salah satu dari beberapa penyedia layanan besar yang terdapat di Indonesia. Banyak hal yang harus dioptimalkan untuk menjadikan layanan ini benar-benar bisa dinikmati secara maksimal dan menyeluruh di Indonesia. Sebagai sebuah produk berbasis managed services, banyak pekerjaan rumah yang harus dihadapi oleh para vendor. Penyediaan jaringan yang lebih stabil, dengan tantangan geografis dan transisi pengguna dari layanan tradisional menuju yang lebih modern harus segera ditata untuk benar-benar bisa menghasilkan value layanan yang optimal. Pusat Inovasi Bersama tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wujud formalitas saja, tetapi bisa memberikan dampak baik dengan hadirnya berbagai solusi dan inovasi layanan IP-based video yang berasal dari kreativitas pengembang dalam negeri.
  6. PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pembangunan ekonomi Indonesia. Setelah sebelumnya Telkom mendukung sektor pariwisata di Indonesia melalui peresmian Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung yang diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo (23/2), kali ini Telkom siap menunjukkan komitmennya melalui peresmian Layanan Web Commerce dan E-Ticketing Keraton Kasepuhan Cirebon yang diresmikan oleh Gusti Sepuh XIV Kesultanan Cirebon Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, CEO PATA (Pacific Asia Travel Association) Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetjo, dan Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin. Sebelumnya Telkom dan PATA Chapter Indonesia telah menandatangani PKS tentang Pengelolaan E-ticketing dan Web Commerce di Keraton Kasepuhan Cirebon dan Taman Air Sunyaragi pada tanggal 18 Agustus 2014. Telkom dan PATA Indonesia Chapter sepakat untuk melakukan kerjasama pengembangan infrastruktur, sarana dan prasarana yang terintegrasi berbasis ICT untuk industri pariwisata Indonesia. PATA Indonesia Chapter adalah asosiasi regional yang berperan sebagai katalis bagi pengembangan industri pariwisata Asia Pasifik dengan anggota dari pihak swasta dan pemerintah. PATA mendorong pertumbuhan pariwisata yang bernilai, berkualitas dan berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik. Salah satu cara PATA Indonesia Chapter untuk meningkatkan pemasaran dan promosi pariwisata terintegrasi adalah melalui penerapan sistem manajemen destinasi online. Muhammad Awaluddin mengatakan, Telkom siap mendukung pariwisata Indonesia untuk menjadi destinasi utama pariwisata dunia, serta mewujudkan target pemerintah untuk mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia pada tahun 2019 melalui penyediaan infrastruktur ICT yang disinergikan dengan budaya Indonesia. Sejalan dengan PATA Indonesia Chapter, untuk meningkatkan pemasaran dan promosi pariwisata terintegrasi, Telkom memberikan solusi layanan destinasi online seperti e-commerce dan e-ticketing. Seperti yang saat ini diresmikan yakni web commerce www.royalkasepuhancirebon.com dan e-ticketing Keraton Kasepuhan Cirebon. Untuk penyediaan layanan tersebut, Telkom juga menggandeng Finnet selaku anak usaha yang turut berperan sebagai payment gateway. “Penerapan web commerce dan e-ticketing di Keraton Kasepuhan Cirebon ini adalah hal yang sangat menarik karena mengkolaborasikan antara culture dengan ICT. Hal ini menjadi sangat penting bagi kelestarian budaya kita, seperti kita ketahui bersama bahwa perkembangan informasi dan teknologi yang ada membuat persebaran informasi tentang suatu tempat dan budayanya yang khas menjadi tidak ada batasnya. Budaya adalah hal yang selalu menarik bagi wisatawan asing dari negara maju dan mereka memiliki kecenderungan mencari informasi terlebih dahulu mulai dari akomodasi, event, makanan khas sampai dengan budaya yang menarik melalui online. Dengan memunculkan keunikan budaya Cirebon melalui destinasi Keraton Kasepuhan Cirebon secara online maka telah meng-connect-kan warisan budaya Cirebon dengan dunia, Inilah yang saya sebut when culture meets technology.” ungkap Awaluddin di Cirebon (3/3) Selanjutnya Awaluddin menambahkan, sebagai bukti nyata keseriusan Telkom dalam mendukung pertumbuhan dunia pariwisata, saat ini Telkom sedang mengembangkan platform digital tourism hub yang nantinya akan mengintegrasikan ekosistem stakeholder kepariwisataan Indonesia melalui ICT. Telkom juga sedang mengembangkan konten digital untuk mendukung promosi kepariwisataan Indonesia yang akan didistribusikan melalui Platform Digital UseeTV yaitu channel digital khusus pariwisata Indonesia dengan konten yang dibuat secara kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan akademisi. Selain itu, saat ini Telkom juga turut serta mempromosikan budaya lokal melalui film-film pendek yang dapat dinikmati melalui mobile application atau disebut Sinema Online (sinemol). Dengan adanya penerapan sarana promosi pariwisata yang terintegrasi, diharapkan kawasan wisata Keraton Kasepuhan Cirebon dan Taman Air Sunyaragi dapat menjadi salah satu destinasi utama pariwisata Indonesia dan mampu membawa nama Indonesia mendunia. “Telkom Indonesia untuk Pariwisata Indonesia”.
  7. Sebagai satu-satunya BUMN telekomunikasi, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berkomitmen untuk memajukan dunia pendidikan Indonesia. Sebelumnya Telkom turut serta mensukseskan program Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (KemenristekDikti) melalui penyediaan fasilitas jaringan dalam pelayanan pendaftaran SNMPTN dan SBMPTN Online 2015. Kali ini komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sinergi pemanfaatan sumber daya bersama antara Executive General Manager Divisi Enterprise Service Telkom Siti Choiriana dengan Rektor Universitas Terbuka Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D yang disaksikan oleh Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin. Salah satu bentuk implementasi dari MoU tersebut adalah peresmian Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) yang diresmikan hari ini oleh MenristekDikti M.Nasir dan Menkominfo Rudiantara. Langkah ini sejalan dengan program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Telkom dan Universitas Terbuka sepakat untuk melakukan kerjasama pengembangan sarana dan prasarana pendidikan Perguruan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) berbasiskan Teknologi Informasi dan Komunikasi, dimana saat ini sistem PTTJJ relatif masih dirasakan baru kehadirannya di Indonesia. Kerjasama ini dapat mendukung Universitas Terbuka untuk mendekatkan layanan serta memfasilitasi peningkatan akses dan keterampilan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi mahasiswa dalam pembelajaran dan menjadi institusi PTTJJ berkualitas dunia dalam menghasilkan produk pendidikan tinggi dan dalam penyelenggaraan, pengembangan, dan penyebaran informasi PTTJJ. “Sejalan dengan visi KemenristekDikti untuk mewujudkan pendidikan tinggi yang bermutu serta berkemampuan IPTEK dan inovasi untuk meningkatkan daya saing bangsa, Telkom siap mendukung kemajuan dunia pendidikan Indonesia melalui penyediaan sarana dan prasarana pendidikan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),” ungkap Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin di Cirebon (3/3). Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) merupakan fasilitas ruang belajar bersama berbasis TIK yang digunakan sebagai pendukung proses pembelajaran jarak jauh mahasiswa Universitas Terbuka dan dapat dimanfaatkan oleh Alumni Universitas Terbuka serta masyarakat umum. Saat ini, SALUT Tahap I yang sudah siap beroperasi adalah SALUT Cirebon, SALUT Cibinong (Bogor) dan SALUT Rangkas Bitung (Banten). Awaluddin menambahkan, sebagai bukti nyata keseriusan Telkom dalam mendukung dunia pendidikan di Indonesia, Telkom melalui anak perusahaannya Graha Sarana Duta (GSD) bekerjasama dengan Universitas Terbuka akan mengembangkan lebih banyak lagi lokasi Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia untuk dapat menjangkau dan mendekatkan layanan Universitas Terbuka kepada mahasiswa di daerah. Dengan kehadiran Telkom melalui berbagai layanan ICT baik connectivity, aplikasi maupun manage service untuk Universitas Terbuka serta berbagai PTN dan PTS diharapkan dapat menjadi enabler percepatan pendidikan Indonesia. Kerjasama antara Telkom dengan Universitas Terbuka untuk bersama sama membuat terobosan terobosan layanan kepada masyarakat merupakan salah satu langkah maju bagi dunia pendidikan Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. “Telkom Indonesia untuk Pendidikan Indonesia”.
  8. Migrasi pelanggan Flexi ke Telkomsel ditempuh Telkom sebagai rasa tanggung jawab kepada pelanggan dan mengikuti Peraturan Menteri No.30 Tahun 2014 dan KM No.934 Tahun 2014 tentang Penataan Pita Frekuensi dan Pengalihan Izin Penggunaan Frekuensi 800 MHz. Arif Prabowo, VP Corporate Communication Telkom mengatakan, "Untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan, Telkom melakukan program ‘Upgrade Layanan Flexi ke Telkomsel’ sejak Oktober 2014 lalu. Telkom bersama dengan Telkomsel telah menyiapkan produk Kartu As Flexi (Prabayar) dan Kartu Halo Flexi (Pascabayar)." Menurut Arif, respons pelanggan terhadap proses migrasi ke layanan GSM Telkomsel sejauh ini cukup positif. Telkom masih memberi kesempatan kepada pelanggan untuk meng-upgrade layanannya agar pelanggan masih dapat memakai layanan telekomunikasi secara maksimal. Sejalan dengan itu, Telkom pun secara bertahap akan melakukan penurunan layananTelkom Flexi. Telkom mengimbau kepada seluruh pelanggan Telkom Flexi agar segera memanfaatkan kesempatan upgrade ini karena beberapa keuntungan yang bisa diperoleh. Di antaranya, seperti sinyal lebih kuat, cakupan area yang lebih luas, tarif sama hematnya, mendukung roaming nasional dan internasional, serta dukungan ponsel yang berbagai model. Pelanggan akan menerima nomor baru Telkomsel setelah melakukan upgrade. "Pelanggan juga dapat berkesempatan memperoleh kecepatan akses Internet broadband hingga 14,4 Mbps, di mana Flexi hanya mencapai 3,1 Mbps. Keuntungan lainnya yang akan diperoleh tentu saja adalah layanan berstandar 4G/LTE yang jauh lebih cepat! Nomor lama dari pelanggan Flexi masih tetap bisa dihubungi, di mana panggilan akan diterima di nomor baru (Telkomsel) secara otomatis. Informasi pengguna nomor yang baru akan diterima juga oleh penelepon via SMS (seluler) atau voice respond/callback (nomor rumah). Pelanggan bisa melakukan proses migrasi (upgrade layanan) di berbagai lokasi Plasa Telkom terdekat dengan membawa kartu identitasnya (KTP/SIM/Passport/KartuMahasiwa), kartu fisik Telkom Flexi, dan handset (ponsel) yang dipakai sebelumnya untuk nomor Flexi. Pelanggan yang memenuhi syarat dan ketentuan untuk melakukan upgrade layanan Telkom Flexi ke Telkomsel adalah pelanggan yang telah aktif selama lebih dari satu bulan, pernah melakukan panggilan, melakukan Top Up (prabayar), atau membayar tagihan (pascabayar), dan sedang tidak dalam posisi masa tenggang/grace period (prabayar) atau menunggak (pascabayar).
  9. Pertarungan bisnis jual beli online (e-commerce) di Indonesia bakal makin sesak dengan kedatangan Blanja.com, sebuah perusahaan patungan antara Telkom dan eBay asal Amerika Serikat. Kabar kerja sama antara Telkom dan Ebay ini sudah tersiar sekitar 2 tahun lalu, namun Telkom baru memperkenalkannya hari Senin (8/12) di Jakarta lewat Telkomsel. Direktur Utama Telkomsel, Alex J. Sinaga mengatakan, kerjasama Telkom dan eBay ini dipicu oleh pertumbuhan minat masyarakat Indonesia terhadap aktivitas belanja online. Ia mengklaim situs ini berupaya membantu produk usaha kecil menengah di Indonesia agar dapat didistribusikan secara cepat dan dengan biaya relatif rendah. Keunggulan dari situs ini adalah sebagian besar produk yang dijual merupakan produksi lokal Indonesia dan dapat terintegrasi dengan layanan eBay secara global. Sehingga, penetrasi penjualan produk yang ada pada situs ini mencakup wilayah yang lebih luas. "Ini adalah komitmen kita untuk memperkaya ekosistem ecommerce dan memajukan UKM di Indonesia," ujar Alex. Dalam proses pembelian, pengguna dapat melakukan pembayaran melalui ATM atau rekening bank. Pengguna juga dapat memilih layanan pengantar barang secara leluasa. Blanja.com adalah situs jual beli yang merupakan hasil revitalisasi dari Plasa.com. Hingga saat ini Blanja.com telah memiliki lebih dari satu juta produk dengan 90 persen adalah produk lokal. Situs ini memiliki beberapa kategori utama yaitu fesyen & aksesoris, kesehatan & kecantikan, gadget, mainan anak, rumah, komputer, film, musik, otomotif, fotografi, perlengkapan olah raga, travel dan makanan. Sejatinya, ia akan bersaing dengan toko online lain semacam Tokopedia, Tokobagus, Lazada, Blibli, dan lain sebagainya.
  10. Bagian dari Proton-M diperkirakan akan masuk atmosfer beberapa bulan ke depan Roket milik Rusia Proton-M gagal membawa dua satelit, termasuk milik Telkom asal Indonesia, mencapai orbit. Bagian dari roket ini, Briz-M booster, diperkirakan tetap terbang di luar angkasa selama lima bulan. Seorang sumber di industri roket Rusia mengatakan kepada Kantor Berita Rusia, RIA Novosti, booster tersebut akan mendekati dan masuk ke lapisan atmosfer, setelah lima bulan 'mengambang' di angkasa raya. Senin lalu, Rusia meluncurkan roket Proton-M dengan peluncur Briz-M. Roket ini membawa satelit Telkom-3 and the Express MD2 dari Baikonur Space Center, Kazakhstan. Tapi, peluncuran ini gagal menyusul malfungsi mesin. Menurut Strategic Command Amerika Serikat, saat ini ada empat obyek dengan orbit yang mirip peluncuran Proton-M. Sumber RIA Novosti menduga keempat obyek itu adalah booster Briz-M, sebuah tangki tambahan, dan dua satelit yang dibawa Proton-M. "Mereka terpisah, tapi sistem kontrol berfungsi," kata sumber tersebut sambil menambahkan bahwa sistem kontrol satelit sudah diaktifkan. "Mereka seharusnya merespons komando." Akibat kegagalan ini, Badan Antariksa Rusia Roscosmos membekukan sementara waktu peluncuran Proton-M dengan Briz-M booster. Kedua satelit yang gagal dibawa tersebut sedianya akan melayani TV broadcast di Indonesia. Satelit Telkom-3 dibangun perusahaan roket Rusia, Reshetnev, dengan peralatan telekomunikasi dari Thales Alenia Space. Sementara Express MD2 merupakan satelit kecil yang didesain oleh Khrunichev State Research and Production Space Center untuk Russian Satellite Communications Company (RSCC). Kedua satelit ini masuk asuransi Russian Ingosstrakh and Alfa Strakhovanie. Sumber: http://teknologi.news.viva.co.id

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy