Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'telepon'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 7 results

  1. Produsen infrastruktur telekomunikasi Nokia mengatakan aksi akuisisi mereka terhadap Alcatel-Lucent, akan memberi ruang lingkup besar dalam melakukan investasi teknologi baru, termasuk jaringan Internet mobile 5G. CEO Nokia Rejeev Suri mengatakan, teknologi dari Nokia dan Alcatel-Lucent akan digabungkan untuk mengembangkan generasi berikutnya Internet nirkabel yang diharapkan mulai dikomersialkan pada 2020. Jika dana penelitian dan pengembangan dua perusahaan ini digabungkan pada tahun lalu, maka dana yang dikumpulkan ada sekitar 4,7 miliar euro. "Kami memiliki skala lebih untuk berinvestasi di 5G ketimbang kami harus melakukannya sendiri," kata Suri seperti dikutip dari Reuters. "Tahun berikutnya adalah kunci, ini adalah mengapa waktu akuisisi ini tepat," lanjut Suri. "Di era 4G, dua perusahaan yang terpisah memiliki dua portofolio yang berbeda, tetapi dengan merger ini, kami bisa berinvestasi dan memasarkan lini produk tunggal 5G." Nokia saat ini dalam proses melakukan penyelesaian transaksi akuisisi Alcatel-Lucent yang bernilai US$ 16,6 miliar atau sekitar Rp 213 triliun. Rencana ini diumumkan kedua perusahaan pada Juli 2015. Hasil gabungan dua perusahaan ini akan diberi nama Nokia Corp. Rajeev Suri dipercaya sebagai CEO oleh para pemegang saham. Akhir bulan lalu, Nokia mengatakan dengan aksi ini mereka diharap bisa melakukan penghematan hingga 900 juta euro sampai 2018. Suri berkata ia berencana memiliki lebih dari 10 ribu manajer terpilih dari dua perusahaan saat transaksi akuisisi ditutup. Penggabungan dua perusahaan ini membuat Nokia menjadi perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi terbesar kedua di belakang Ericsson asal Swedia. Nokia pun tentu berharap langkah mereka dapat menantang produsen asal China, seperti Huawei dan ZTE, yang agresif menawarkan produk dan layanan harga terjangkau.
  2. Masih ingatkah Anda dengan fasilitas publik yang terpasang di pinggir jalan, berbentuk seperti bilik dan dapat dipergunakan untuk menelefon? Ya, itu adalah telefon umum. Keberadaan telefon umum/koin di era 1990-2000-an adalah primadona bagi masyarakat Indonesia. Namun, ditengah gempuran berbagai merek smartphone di pasar Indonesia, sejumlah telefon umum sulit ditemukan lagi, yang mungkin hilang ditelan zaman. Masyarakat Indonesia kini lebih memilih ponsel cerdas untuk berkomunikasi, selain murah, juga dapat dipergunakan untuk berbagai hal, seperti internet, chatting, sosial media, dan lainnya. Kapankah sarana publik yang kini mulai dirasa hilang keberadaanya, hadir di Indonesia? dan jenis telefon umum apakah yang pertama kali diperkenalkan pada masyarakat Indonesia? Berdasarkan data yang dihimpun Okezone dari berbagai sumber, Senin (24/8/2015), Indonesia pertama kali mulai menggunakan telefon umum jenis koin untuk berkomunikasi jarak jauh. Itu diperkenalkan pada 1981. Sedangkan, sekira 7 tahun setelahnya, teknologi telefon umum berbasis kartu baru mulai diperkenalkan sekira pada 1988. Ketika itu, telefon umum dapat dipergunakan untuk melakukan panggilan SLJJ (Sambungan Luar Jarak Jauh) maupun SLI (Sambungan Luar Negeri). Disamping telefon umum berbasis kartu dan koin, masyarakat Indonesia juga mengenal telefon umum bernama Wartel (Warung Telefon) menggunakan teknologi kabel fix dan pesawat telefon yang masih bisa ditemui hingga kini. Para pemiliki Wartel, ketika itu telah tergabung ke dalam sebuah asosiasi yang dinamakan dengan Asosiasi Pengusaha Wartel Indonesia (APWI) yang berdiri sejak tanggal 8 Januari 1992. Bersama dengan telefon umum, Wartel menjadi sarana yang cukup diandalkan orang saat itu untuk keperluan berkomunikasi. Hingga akhirnya pada 1995, PT Telkomsel yang bergerak di bidang seluler mencanangkan sebuah teknologi baru Plan Net untuk menunjang telefon seluler GSM (Global System for Mobile) Communication di kawasan Jabodetabek. Teknologi ini mampu menganalisa dengan akurat penggunaan BTS (Radio Base Station) atau stasiun radio pemancar GSM, untuk memungkinkan menghantarkan kualitas suara telefon yang lebih baik. Diawali dari sana, teknologi telefon seluler mulai berkembang pesat di Indonesia. Pada 1998, PT Excelcomindo, sekarang (XL) salah satu operato GSM merilis penggunaan kartu SIM (Subscriber Identification Module). Kartu SIM tersebut dapat digunakan secara prabayar yang dapat digunakan untuk menelefon denga jangkauan 27 Propinsi, 1.400 Kecamatan dan 330 Kota. Sementara pada 2001, cikal bakal komunikasi berbasis multimedia dimulai. Ditandai dengan kehadiran IM3 (Indosat Multi Media Mobile), yang merupakan bagian dari Indosat. IM3 merilis beberapa produk kartu SIM (IM3 & Matrix), yang memiliki fitur untuk mendukung komunikasi via telefon seluler dengan sejumlah fitur seperti transfer pulsa serta fasilitas GPRS, MMS, Conference Call dan Call Divert. Telkom sebagai penyedia layanan telefon umum/koin ini tidak memungkiri bahwa besarnya penetrasi penggunaan ponsel pintar di Indonesia, yang sudah mencapai angka 100 persen, menyulitkan Telkom untuk bisa bersaing dan mempertahankan telefon umum. Terlebih saat ini, di sejumlah titik titik pusat perkotaan ditemukan telefon umum yang kondisinya memperihatinkan, rusak dan tak terawat. Pantauan Okezone, di wilayah kampung Bidaracina, Cawang Jakarta Timur, masih terdapat telefon box phone (telefon koin) yang masih berdiri, akan tetapi kondisinya memperihatinkan. Karena itulah, sudah saatnya Telkom menjadikan telefon umum yang dahulu primadona tidak akan nelangsah hanya karena pesatnya teknologi. Diperlukan kreativitas dan nyali besar untuk melakukan terobosan, agar telefon umum bukan lagi hanya sebagai penghias jalan-jalan di perkotaan, jadi barang rongsokan yang terbuang. Mulailah berpikir seperti Inggris, Australia, atau China yang menjadikan telepon umum sebagai sarana untuk berkirim email, sms atau aplikasi lainnya. Mungkin ingin seperti China yang menyediakan menjadikan telefon umum sebagai tempat pemancar WiFi.
  3. Handphone (HP) saat ini sudah menjadi kebutuhan tersendiri seseorang. HP bahkan kini telah menjadi barang bawaan wajib selain dompet. Kemanapun orang pergi, membawa HP sudah jadi kebiasaan. Jangankan berpergian, ke toilet sekalipun beberapa orang akan membawa benda temuan Martin Cooper ini. Dalam penggunaan HP sendiri, tentu akan familiar dengan nomor telepon. Nomor telepon merupakan susunan angka-angka yang tersusun atas beberapa nominal angka yang memiliki nada-nada dan frekuensi tertentu. Jika kamu sering menyimpan kontak di HP-mu tentu nomor telepon yang akan kamu simpan atau yang telah kamu simpan senantiasa diawali dengan angka 0 atau +62. Lalu, tahukah kamu apa perbedaan penggunaan 0 dan +62? Perihal pengunaan angka 0 atau +62 mungkin akan terlihat begitu sederhana, namun hal ini merupakan hal yang cukup penting untuk dipahami. Pada dasarnya +62 sama dengan 0, tapi ternyata dalam penggunaannya cukup berbeda. Bahkan kalau kamu salah dalam mengguna 0 atau +62 itu akan berakibat fatal, sebab nomor yang kamu tuju tidak akan terhubung. Kok bisa? Kode +62 merupakan kode negara yang digunakan untuk Indonesia. Setiap negara di dunia memiliki kode tersendiri untuk nomor teleponnya yang berlaku internasional. Tidak sekedar kode, penggunaan +62 berfungsi menghubungkan Indonesia dengan dunia internasional. Untuk penggunaan 0 sendiri sebenarnya secara resmi seharusnya tidak digunakan. Karena faktor kebiasaan yang menyebar luas di masyarakat, maka kecenderungan menggunakan angka 0 bukan +62 lebih familiar dan memudahkan penyebutan nomor HP. Untuk memilih 0 atau +62 dalam berkomunikasi harus lebih selektif. Jika menggunakan angka 0 maka telepon atau SMS yang dilakukan akan sampai jika orang yang dituju berada di Indonesia saja. Beda halnya dengan kode +62, meskipun orang yang kamu tuju sedang berada di luar negeri kamu tetap masih bisa menghubunginya. Singkatnya, jika kamu menggunakan 0 maka kamu hanya dapat terhubung di dalam negeri saja dan di luar negeri tidak akan tersambung. Saat kamu menggunakan +62, baik di dalam negeri ataupun di luar negeri akan tetap tersambung. Gimana ndral setelah menyimak penjelasan di atas? kamu berniat untuk membenahi penulisan nomor telepon di HP-mu?
  4. WhatsApp baru saja merilis versi final dari fitur panggilan telepon untuk pengguna Android. Ini menambah panjang aplikasi pesan instan yang bisa melakukan telepon berbasis internet. Untuk mengunakan fitur voice di WhatsApp ini sangat mudah. Bila sebelumnya hanya terbatas untuk beberapa pengguna saja, kini pengguna layanan milik WhatsApp bisa menggunakannya asal berjalan di atas sistem operasi Android. Langkah awal, tentu saja pengguna WhatsApp harus berada di update terbaru yakni di versi 2.12.5. Bila belum berada di versi ini, tentu saja pengguna perlu melakukan pembaruan yang sudah tersedia di Play Store. Setelah melakukan pembaruan, akan ada sedikit perubahan dari sisi antarmukanya. Tidak hanya tab 'chats' dan 'contacts', karena di bagian sisi paling kiri terdapat juga tab 'calls'. Memulai panggilan telepon cukup sentuh tab 'calls' lalu tekan tombol 'New call' yang berada di bagian kanan atas. Di bagian tab ini terdapat sejumlah kontak dalam daftar WhatsApp pengguna. Sekedar diketahui, kontak yang berada daftar adalah yang sudah menggunakan versi terbaru dari WhatsApp ini. Karena, syarat utama untuk bisa melakukan panggilan adalah sama-sama berada di versi terakhir. Ketika berada di jaringan WiFi, tentu saja konektivitas yang ditawarkan stabil. Tidak ada delay atau noise berarti, semuanya jernih seperti menelpon cara konvensional. Pun begitu, ketika berada di jaringan seluler, panggilan telepon WhatsApp tak mengalami kendala berarti. Malahan terkadang bisa mendapatkan suara yang jernih walau sedikit delay, saat berada di posisi 2G. Agak sedikit menganggu adalah tidak adanya pilihan untuk memilih fitur calling ketika menekan foto akun yang dituju. Sehingga potensi salah pencet besar kemungkinan akan terjadi. Secara keseluruhan, fitur WhatsApp ini sangat menarik dan menambah daftar panjang fitur di layanan tersebut setelah bisa ber-chit chat melalui dekstop.
  5. Penipuan melalui telepon tak pernah berhenti dengan berbagai cara. Bagi Haru El Rovix, penipuan lewat telepon itu justru menjadi menyenangkan. Ia mengerjai penipu sampai sejam lebih hingga penipu itu marah. (Rekaman lengkap di bawah) Haru mendapat telepon dari 082372076290 pada 5 November 2013 ketika sedang menjelajah Internet. Si penelepon mengaku dari Telkomsel dan bekerja sama dengan BRI pusat. Pemilik nama asli Havit Choirul Rovik mengenalkan diri kepada si penelepon sebagai Haru. Di dunia maya, Havit memang memakai nama Haru El Rovix. "Kebetulan lagi nganggur, kerjain aja deh. Itung-itung ngehabisin waktu liburan," kata Haru, seperti dikutip di blog-nya. Si penipu menawarkan hadiah Rp 10 juta dan meminta Haru menerima hadiahnya melalui ATM. Bisa ditebak, penelepon berusaha menipu. Haru justru meladeni penipu itu hingga muncul percakapan lucu yang mengocok perut. Percakapan sebenarnya hanya berlangsung sekitar 25 menit. Haru meninggalkan teleponnya dalam keadaan aktif untuk mandi dan lain-lain. Ia juga mengundang rekannya untuk turut menikmati "hiburan" dengan penipu. Akhir percakapan menjadi puncak "hiburan". Haru mengatakan percakapannya direkam dan akan diunggah ke Internet. Haru pun mengucapkan terima kasih. "Sama-sama, An**ng," ujar si penipu itu. YANDI Rekaman lengkap: Bagian 1 Bagian 2 -1
  6. Sekarang ini ada banyak sekali cara-cara menghubungi seseorang, baik melalui email, SMS, Instant Messaging (IM), atau telepon. Jika sekedar menghubungi orang-orang terdekat seperti teman atau keluarga mungkin tidak masalah, tapi bagaimana jika sudah menyangkut dunia kerja atau bisnis? Kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk menggunakan email, SMS, chatting, atau telepon? Email, SMS, Instant Message, atau Telepon? Sangatlah sering terlihat bahwa komunikasi dalam dunia kerja atau dunia bisnis sekarang ini banyak yang melalui email, apalagi jika Anda bekerja di bidang IT. Sebagaimana telah dikatakan sebelumnya, jika sekedar menghubungi orang yang memang sudah dekat dengan Anda maka tidak ada masalah bagaimana cara Anda mau menghubungi mereka, tapi beda halnya jika sudah terkait formalitas kerja. Apabila Anda selalu menghubungi customer atau partner bisnis Anda melalui email maka ada kemungkinan profesionalitas Anda akan dipertanyakan. Ternyata mengetahui mana cara yang tepat untuk berkomunikasi tidaklah sesulit yang dibayangkan. Selain dari faktor-faktor yang kompleks, hal paling mudah adalah Anda melihat waktu Anda ingin mendapat balasan dari si orang terkait. Ini dia pedoman-pedomannya. IM (Instant Messaging) Mari kita mulai artikel ini dengan sesuatu yang sudah sangat sering kita jumpai. Perkembangan aplikasi-aplikasi chatting di smartphone sudah berkembang sangat pesat. Ada banyak sekali aplikasi yang memperbolehkan Anda untuk mengirimkan Instant Message dengan begitu mudahnya, menghubungkan Anda dan lawan bicara Anda dengan sangat cepat. Namun apakah ini adalah cara yang dapat dikatakan formal dan professional jika sudah menyangkut komunikasi dunia kerja? Jika Anda ingin mendapatkan jawaban dari lawan bicara Anda dalam waktu yang relatif singkat dan dengan bentuk percakapan yang timbal balik maka IM atau chatting adalah alternatif Anda. Anda mungkin dapat mempertimbangkan menggunakan telepon tapi apabila Anda ingin memiliki bentuk history dari percakapan Anda, dan juga dalam bentuk yang tidak mengganggu maka IM adalah pilihan terbaik Anda. Namun perlu diketahui dalam urusan-urusan yang sangat formal seperti berbicara dengan atasan, investor, atau direktur perusahaan, IM sangatlah tidak disarankan. Lebih baik bertemu langsung, email, atau setidaknya menggunakan telepon. SMS Mungkin terdengar sangat tradisional, tapi percayalah Anda akan menemukan orang-orang yang masih menggunakan SMS atau mungkin Anda sendiri masih menggunakannya. Walaupun memiliki pedoman yang kurang lebih sama, SMS memiliki tingkat formalitas yang lebih tinggi dibandingkan IM. Terlepas dari hal ini, pedoman lain yang dapat Anda gunakan adalah apabila Anda ingin mendapatkan jawaban dari lawa bicara Anda dalam waktu kurang lebih 2 jam. Sedangkan untuk IM Anda secara tidak tertulis Anda hanya mengharapkan jawaban kurang lebih di hari itu juga. Email Ini dia bentuk komunikasi yang sangat popular. Ada alasan mengapa bentuk komunikasi ini sangat popular, yaitu karena melalui email Anda dapat melampirkan file-file berkenaan dengan pekerjaan Anda. Seperti contohnya proposal penawaran, portfolio, dokumen bisnis, dan banyak lainnya. Tapi apakah email merupakan bentuk komunikasi yang dapat dibilang paling tepat? Jawabannya adalah tergantung dari tingkat urgensi atau situasi-situasi lainnya. Apabila Anda menggunakan email sebagai bentuk komunikasi Anda, maka aturan tidak tertulis berartikan bahwa Anda tidak mengharapkan jawaban secepatnya, bisa saja 1 hari atau lebih. Hal lain yang perlu disadari adalah sekarang ini spam email sudah sangat banyak dan untuk membaca email adalah salah satu hal paling menghabiskan waktu yang dapat Anda lakukan. Jadi apabila Anda ingin menggunakan email maka hal lain yang perlu dilihat adalah apakah alamat email orang terkait merupakan alamat email perusahaan atau alamat email personal, dan seberapa sibuk orang tersebut. Telepon Terkadang orang-orang tidak menyadari bahwa berbicara melalui telepon adalah bentuk komunikasi paling cepat, efisien, dan juga efektif. Ada banyak sekali alasan mengapa lebih baik menggunakan telepon untuk berbicara dibandingkan bentuk-bentuk komunikasi lainnya. Hal paling pertama harus dipastikan apabila Anda ingin menelepon adalah memastikan lawan bicara Anda sedang tidak sibuk atau sedang bisa berbicara di telepon, hal ini dapat dipastikan dengan sekedar menanyakan di awal pembicaraan apakah lawan bicara Anda sedang dapat berbicara di telepon. Terlepas dari hal ini alasan-alasan tepat lainnya untuk menelepon adalah apabila hal yang ingin dibicarakan bersifat urgent atau sensitif waktu, tidak ingin ada histori percakapan, ingin terkesan lebih formal, atau juga sedang membangun relasi Anda.
  7. Telepon seluler (ponsel) atau yang kita kenal HP kini bukan lagi merupakan barang mewah. Bayangkan saja mulai dari tukang becak, supir angkot, tukang bakso, pelajar, ibu-ibu rumah tangga, karyawan sampai pejabat semuanya memiliki HP. Bahkan tidak jarang ada juga yang memiliki dua sampai tiga HP dengan bermacam-macam tipe dan model. Kalau kita balik lagi ke masa lalu, sebenarnya bagaimana sih awal ditemukannya HP? Siapa yang menemukannya? Yuk kita simak penjelasan berikiut ini.. Sejarah telepon seluler atau yang kita kenal HP, ternyata sudah ada dari jaman penjajahan, yaitu kira-kira tahun 1947 di Amerika dan Eropa. Pada tahun 1910 adalah cikal bakal telepon seluler yang ditemukan oleh Lars Magnus Ericsson, yang merupakan pendiri bisnis telekomunikasi yang kelak kita kenal dengan Ericsson (kini Sony Ericsson). Pada tahun 1921 pertama kalinya Departemen Kepolisian Detroit Michigan menggunakan telepon mobile. Saat itu hampir semua mobil polisi dilengkapi dengan peralatan komunikasi yang memudahkan pemantauan gerakan aparat. Sistem operasinya menggunakan frekuensi di bawah 2 MHz. Sekitar 20 tahun kemudian, revolusi bidang telekomunikasi itu pun dimulai. Para peneliti mulai merancang sebuah alat telekomunikasi yang bisa digunakan tanpa kabel. Pada tahun 1960, di Finlandia sebuah perusahaan bernama Fennis Cable Works yang semula berbisnis dibidang kabel, melakukan ekspensi dan mendirikan divisi elektronik. Dua tahun kemudian Bjorn Westerlund, sang presiden perusahaan itu mengembangkan bisnis transmisi radio. Namun baru setahun kemudian, bidang telekomunikasi disabet untuk memperkuat jajaran bisnis elektronik. Dan di tahun 1967, Westerlund giat mendirikan perusahaan yang kelak kita kenal dengan nama Nokia. Telepon mobile alias telepon bergerak kemudian menjelma menjadi peralatan bagi orang-orang yang memiliki mobilitas tinggi. Era 1970-an, di Eropa Nokia dan Ericsson menjelma menjadi sebuah perusahaan telekomunikasi yang besar. Di Amerika, Motorola pun unjuk gigi. Pada tahun 1969, sistem telekomunikasi seluler dikomersialkan. Setelah tahun 1970, telekomunikasi seluler semakin sering dibicarakan orang. Motorola mengenalkan telepon genggam tiga tahun kemudian. Ukurannya memang cukup besar dengan antena pendek. Ada pula ponsel dengan ukuran sekoper. Penemuan ini sekaligus diklaim sebagai penemuan ponsel pertama. Ukurannya memang cukup besar dengan antena pendek. Ada pula ponsel dengan ukuran sekoper. Penemuan ini sekaligus diklaim sebagai penemuan ponsel pertama. Sementara itu, Ericsson juga tengah merancang ponsel-ponsel yang berdimensi kecil. Dengan begitu, orang lebih mudah membawanya, tidak seperti ponsel lama yang ukurannya sangat besar. Sistem analog kemudian digantikan dengan digital. Dan di tahun 1980-an kemudian meluncur sistem baru yang kita sebut GSM. Kemudian berbagai perusahaan pun berlomba menciptakan ponsel dengan model ramping dan mudah dibawa. Di awal 1990-an ponsel memang baru sebatas alat komunikasi biasa yang tak beda ubahnya dengan telepon PSTN. Kini, ponsel sudah mengarah menjadi telekomunikasi multimedia. Dari berbagai sumber
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy