Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'teknologi'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 96 results

  1. Kemajuan teknologi saat ini sudah banyak dimanfaatkan untuk memudahkan pekerjaan manusia dalam berbagai hal, tapi siapa sangka bahwa kemajuan ini juga dapat 'memudahkan' manusia untuk menemui ajalnya. Ya, sebuah rancangan teknologi yang dikenal sebagai "mesin bunuh diri" baru saja dipamerkan dalam sebuah ajang pameran pemakaman di Amsterdam, Belanda. Penciptanya adalah seorang pejuang eutanasia asal Australia, Philip Nitschke, yang dibantu seorang perancang asal Belanda, Alexander Bannink. Rancangan mesin yang dinamai 'Sarco' singkatan dari sarkofagus ini, sangat kontroversial karena memungkinkan penggunanya untuk bunuh diri yang dalam banyak pandangan dilarang. Desain pod atau tabung berada di atas sebuah penyangga yang akan menjadi tempat terakhir manusia yang ingin mengakhiri hidupnya. Cara kerja mesin sangat sederhana. Mesin ini memiliki sebuah tombol yang jika ditekan akan mengeluarkan gas nitrogen yang akan secara langsung 'membunuh' orang di dalamnya. “Orang yang ingin mengakhiri hidupnya cukup menekan tombol dan kapsul yang ditempatinya akan diisi dengan nitrogen. Ia akan merasa sedikit pusing tetapi kemudian akan cepat kehilangan kesadaran dan mati,” kata Nitschke, seperti dikutip dari The Guardian. Lebih lanjut, Nitschke mengatakan bahwa Sarco adalah alat "yang disediakan untuk orang-orang yang mengakhiri hidupnya." Dalam pameran di Amsterdam tersebut, Nitschke dan Bannink memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk merasakan sensasi menggunakan "mesin bunuh diri" ciptaannya menggunakan kacamata virtual reality. Nitschke mengatakan ia bertujuan membangun pod yang berfungsi penuh sebelum akhir tahun. Setelah itu, desain mesin ini akan ditempatkan secara online sebagai dokumen terbuka bagi orang-orang untuk mengunduhnya. "Itu berarti siapa saja yang ingin membangun mesin ini dapat mengunduh dan mencetak 3D perangkat mereka sendiri," kata Nitschke. Ketika ditanya tentang kontroversi seputar eutanasia dan rintangan hukum, Nitschke percaya bahwa memilih untuk mati adalah hak asasi manusia. “Saya percaya itu adalah hak asasi manusia yang fundamental untuk memilih kapan harus mati. Ini bukan hanya beberapa hak istimewa medis untuk orang yang sangat sakit. Jika Anda memiliki karunia hidup yang berharga, Anda harus dapat memberikan hadiah itu pada saat Anda memutuskannya,” ungkapnya.
  2. NASA telah mengirim sampel sperma manusia dan banteng ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) untuk diteliti. Lembaga antariksa milik pemerintah Amerika Serikat ini ingin mengetahui potensi pembuahan yang mungkin terjadi pada mamalia saat berada di ruang hampa alias gravitasi nol. Misi pengiriman sperma beku yang dijuluki Micro-11 itu diterbangkan ke ISS menggunakan kapsul Dragon dengan dorongan roket Falcon 9 buatan SpaceX. Peluncuran berlangsung di Cape Canaveral Air Force, Florida, Amerika Serikat, dua minggu lalu. Setelah mencairkan sampel, astronot di ISS akan mengaktifkan sperma tersebut menggunakan ramuan kimia unik. Pergerakan sperma akan dimonitor dan difilmkan dengan saksama saat "berenang" dan menyatu dengan sel telur. Usai fase awal selesai, sampel akan dicampur dengan pengawet dan kemudian dikirim kembali ke Bumi, tempat eksperimen diselesaikan. "Berdasarkan percobaan sebelumnya, kurangnya gravitasi mampu mengurangi mobilitas sperma," kata Fathi Karouia, ilmuwan utama proyek Micro-11 NASA, seperti dikutip dari Space Daily, Kamis (12/4/2018). Salah satu eksperimen yang dinyatakan berhasil adalah ketika NASA membuktikan bahwa sperma tikus bisa bertahan hidup selama sembilan bulan di angkasa luar. Sperma itu kemudian dikembalikan ke Bumi dan digunakan untuk reproduksi tikus. "Penelitian ini sejalan dengan penyelidikan lain pada sampel organisme berbeda, yang telah menunjukkan bahwa mikrogravitasi memicu regenerasi sel," imbuh Karouia. Sperma banteng dipilih untuk penelitian ini karena pola gerakannya mirip dengan sperma manusia. Oleh karena itu, sperma banteng digunakan sebagai kontrol kualitas yang nantinya akan dibandingkan dengan sperma manusia. "Kami belum tahu bagaimana misi luar angkasa ini dapat memengaruhi kesehatan reproduktif manusia. Investigasi tersebut akan menjadi langkah awal untuk memahami reproduksi dalam gravitasi rendah," tulis NASA dalam sebuah pernyataan. Ini bukanlah kali pertama sel sperma dikirimkan ke angkasa luar. Sebelumnya pada 1988, Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ESA) pernah mengirimkan sperma banteng. Selain itu, NASA juga pernah mengirimkan sperma bulu babi. Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/nasa-kirim-sperma-manusia-ke-angkasa-luar-untuk-apa-2KtK
  3. Sebuah alat generator gelombang air buatan dibuat untuk membantu kita dalam membangun kota-kota yang tahan badai dan banjir. Alat yang bernama Delta Flume ini mampu menghasilkan ombat buatan setinggi empat meter, dan dibuat sebagai simulator pembangunan kota-kota anti-banjir dan badai. Kolam di Delta Flume sendiri adalah sepanjang 299 meter dan sedalam sembilan meter.Delta Flume sepenuhnya beroperasi pada hari ini, 5 Oktober 2015, dan diklaim merupakan generator ombak terbesar yang pernah ada.Simak videonya di bawah ini. https://youtu.be/alvABRdEMC0
  4. Kolaborasi asosiasi industri telekomunikasi, 3GPP memastikan bahwa "5G" bakal jadi nama untuk teknologi konektivitas selular generasi berikutnya. Teknologi 5G akan menggantikan peran 4G LTE dan LTE-Advanced yang saat ini telah dikomersilkan. Bersamaan dengan peresmian nama 5G, 3GPP juga meluncurkan logo resmi untuk teknologi jaringan internet super cepat tersebut. Dari segi desain, logo baru ini tampak mirip dengan logo LTE-Advanced. Tiga garis gelombang yang berada pada pucuk samping huruf "G" untuk logo 5G menyerupai tiga garis gelombang yang terpatri di atas huruf "t" pada logo LTE-Advanced. logo resmi 5GGSMArena Bedanya, ikon gelombang pada LTE-Advanced berwarna merah, sementara pada 5G berwarna hijau, sebagaimana dilaporkan GSMArena dan dihimpun. logo LTE-AdvancedGoogle Ditargetkan rampung pada 2020 Menurut 3GPP, proses penggodokan teknologi selular 5G sedang disiapkan. Diskusi panjang soal jaringan ini sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu, ketika 4G berekspansi ke negara-negara berkembang. Ada dua fase pengidentifikasian spesifikasi untuk jaringan 5G. Pertama dirampungkan pada 2018 dengan 15 spesifikasi jaringan. Selanjutnya, fase kedua atau fase terakhir ditargetkan selesai pada 2020 dengan merilis 16 spesifikasi jaringan. Teknologi selular 5G nantinya diproyeksi akan menghadirkan kecepatan transfer data yang jauh lebih kencang dari jaringan 4G saat ini, mencapai puluhan gigabit per detik. Tapi lebih dari itu, 5G juga akan membuka aneka kemungkinan lain terkait pemanfaatan jaringan seluler di industri telekomunikasi. Dari sisi konsumen, kecepatan broadband 5G akan menghadirkan era virtual reality dan augmented reality, di mana pengguna bisa langsung merasakan pengalaman memasuki dunia virtual langsung dari handset tanpa perlu terhubung ke jaringan internet kabel. Soal Internet of Things, jaringan 5G akan membantu perwujudan konsep smart city dan smart home dengan coverage yang lebih merata dan kecepatan transfer data tinggi. Mobil-mobil otomatis bakal terhubung dengan pusat data dan aneka sensor yang tersebar di segala penjuru kota.
  5. Tahun 2016 lalu ditandai dengan sejumlah kemajuan penting di bidang teknologi meski ada juga sedikit hambatan. Teknologi mobil swakemudi dan robot dengan kecerdasan buatan semakin berkembang, demikian pula dengan teknologi di bidang kesehatan.
  6. Mesin cuci saat ini menjadi kebutuhan bagi masyarakat Indonesia khususnya yang tinggal di wilayah perkotaan. Ini karena proses mencuci dengan mesin cuci lebih mudah dan waktu yang dibutuhkan lebih sedikit dibanding mencuci secara manual. LG Electronics dalam waktu dekat akan mengeluarkan mesin cuci terbarunya ke pasar Indonesia. Mesin cuci ini menggunakan teknologi canggih berupa inverter direct drive (inverter DD), sehingga lebih hemat listrik, minim getaran, dan tidak berisik. Disebut direct drive karena motor dan drum menyatu, sedangkan pada mesin cuci biasa butuh belt untuk menyatukan dua komponen tersebut. Itulah sebabnya mesin cuci dengan teknologi IDD minim getaran dan diklaim tidak berisik. Varian yang akan meluncur ke pasar Tanah Air yakni mesin cuci top loader dan front loader. Diperkirakan, pada Juni 2017, produk ini mulai dipasarkan. Pada mesin cuci front loader, juga akan dilengkapi dengan teknologi 6 motion yang dapat mengurangi kerusakan baju dan kerutan, karena mencuci seperti menggunakan tangan. Mesin cuci jenis ini juga dilengkapi dengan turbo wash yang dapat mencuci lebih cepat. "Mesin cuci front loader lainnya biasanya butuh waktu dua jam untuk mencuci, tetapi ini lebih cepat menjadi 50 menit," kata Seungjae Jeong, Team Leader H&A Asia Wash Machine Sales and Marketing saat bertemu dengan sejumlah wartawan dari Indonesia di Seoul, Korea Selatan. Mesin cuci ini akan dilengkapi dengan koneksi wiFi, sehingga hanya dengan menggunakan aplikasi pada telefon pintar, pengguna dapat mengatur mesin cuci dari jarak jauh. Tombol-tombol pada mesin cuci juga menggunakan sistem touch screen. Sementara untuk mesin cuci top loader, juga dilengkapi dengan teknologi smart inverter yang menjamin efisiensi energi dan smart motion yang dapat mengurangi kerusakan pakaian. Teknologi lainnya yakni turbo drum yang memadukan smart motion dan fitur punch+3, sehingga performa pencucian diklaim lebih baik. Seungjae Jeong menambahkan, pangsa pasar mesin cuci di Indonesia menjanjikan sehingga pihaknya akan menambah investasi produksi. Bila pabrik di Tangerang selama ini kapasitas produksinya 2 juta, maka akan ditingkatkan menjadi 2,5 juta.
  7. Dari masa ke masa perkembangan teknologi terus mengalami kemajuan, seolah tak pernah ada habisnya. Selama 2016 saja, telah terdapat beberapa embrio yang siap hadir pada 2017. Untuk mengingat kembali teknologi apa saja yang sekiranya akan hadir di tahun depan. Smartphone Lipat Samsung Meski konsep ponsel lipat telah lebih dahulu hadir pada era 90-an, saat ini terdapat sebuah teknologi baru yang menjadi penerus dari era teknologi tersebut. Produsen asal Korea Selatan, Samsung, kabarnya tengah mengerjakan sebuah paten untuk menghadirkan smartphone yang dapat dilipat. Makna lipat di sini merujuk pada konsep lipat sebuah dompet saku, bukan seperti flip phone di era 90-an. Berdasarkan beberapa bocoran, penerapan teknologi ini akan muncul pada smartphone Samsung di 2017. Laptop dengan Sistem Operasi Terbaru Tak hanya Android dan Chrome OS, Google kabarnya juga akan memiliki sistem operasi terbaru bernama Andromeda. Sistem operasi ini dikatakan memiliki perbedaan dari OS sebelumnya, di mana dapat dioperasikan baik di tablet maupun laptop. Andromeda rencananya akan diperkenalkan Google pada musim gugur 2017. Jet Pack International H202 Jika Anda pernah menonton film ‘Iron Man’, alat bernama Jet Pack mungkin akan terlihat tak asing bagi Anda. Sebagaimana dilansir Hongkiat, alat ini memiliki fungsi layaknya sebuah roket yang dapat menerbangkan manusia dengan desain wearable. Jet Pack dengan seri H202-Z memiliki kemampuan untuk terbang hingga di atas 3.300 kaki dalam waktu 33 detik. Sedangkan versi lainnya, yakni H202, mampu terbang di ketinggian 250 kaki dengan kecepatan 77 mil per jam. Super Maglev Train Meski telah ada sejak dahulu, sarana transportasi kereta telah mengalami pembaruan dari masa ke masa. Kali ini, terdapat teknologi baru yang berasal dari China dengan konsep sebuah kapsul. Dengan desain yang dimilikinya, Super Maglev Train dapat mereduksi tekanan udara sehingga dapat meningkatkan kecepatan.
  8. Sebuah hotel di Stockholm telah menguji coba ‘chat box’, teknologi asisten pribadi untuk menggantikan fungsi concierge dan front desk. Jika berhasil, teknologi ini akan diterapkan di hampir 200 jaringan hotel ini di seluruh dunia.
  9. Bagi pengguna ponsel pintar, istilah ‘push notification’ tentunya sudah tak asing lagi. ‘Push notification’ seperti apakah yang dapat meningkatkan keterlibatan pemilik ponsel. Bagaimana perusahaan penyedia teknologi tersebut memenangkan kompetisi dengan perusahaan serupa?Simak dalam liputan berikut.
  10. Lembaga pemerhati HAM Amnesty International menerbitkan laporan mengenai keamanan data yang disampaikan lewat berbagai layanan pesan singkat populer, termasuk WhatsApp, Snapchat, dan Skype. Hasilnya, sebagian aplikasi dianggap kurang menjaga privasi data dan mudah diretas orang lain.
  11. Ada belasan juta warga AS yang menderita alergi makanan yang biasanya was-was bila mereka memesan makanan di restoran. Sekarang tidak lagi bagi penderita intoleransi gluten, dengan adanya teknologi mudah dibawa kemana-mana yang bisa mendeteksi gluten.
  12. Sektor industri teknologi AS di Silicon Valley, California, biasanya termasuk kalangan yang banyak ingin mendukung capres, melalui sumbangan dana. Namun dalam pilpres kali ini, tak begitu banyak dana digalang Silicon Valley, baik untuk Donald Trump maupun Hillary Clinton.
  13. Hebat ya Israel, orang orang Yunani semua
  14. Gerakan farm to table yang mendekatkan konsumen ke proses produksi pangan semakin marak di AS. Kini gerakan tersebut didukung sejumlah inovasi teknologi keluaran perusahaan start up yang bergerak di bidang pertanian dan produksi pangan. Selengkapnya ikuti laporan reporter VOA Patsy Widakuswara.
  15. Menjaga privasi di rumah atau perkantoran tidak harus dengan menggunakan tirai, setidaknya di masa mendatang. Peneliti sedang menguji nanoteknologi untuk membuat kaca jendela yang bisa buram dan kembali tembus pandang sesuai permintaan manusia.
  16. Perkembangan teknologi nuklir kian dinilai efektif dalam mengobati kanker. Setidaknya, hingga saat ini terdapat lima rumah sakit yang menggunakan teknik radioterapi paling canggih berupa Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT) yang dapat meminimalkan efek samping pengobatan kanker. Ketua Komite Penanggulangan Kanker Nasional Prof Soehartati Gondhowiardjo mengatakan kelima rumah sakit tersebut yaitu RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, RS Dokter Soetomo Surabaya, RS Gading Pluit Jakarta, MRCC Siloam, dan RS Murni Teguh Medan. "Kita harap, di sejumlah daerah ada alat radioterapi. Yang lain saya kira menyusul karena akan ada penambahan alat radioterapi di sejumlah daerah di Bandung, Jogja dan Semarang," katanya Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, ada 17 rumah sakit (RS) yang memiliki instalasi kedokteran nuklir serta menggunakan radiofarmaka untuk diagnosis dan terapi penyakit. Kesepuluh RS itu adalah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (Jakarta), RS Harapan Kita (Jakarta), RS Pusat Pertamina (Jakarta), RSPAD Gatot Soebroto (Jakarta), RS Kanker Dharmais (Jakarta), RS Gading Pluit (Jakarta), RS Hasan Sadikin (Bandung), RSdr Sutomo (Surabaya), RS M Djamil (Padang) dan RS Marta Fiesta (Medan). Sementara tujuh rumah sakit lainnya tidak secara aktif menggunakan peralatan teknologi kedokteran nuklir yang dimiliki. Tujuh RS itu adalah RS Fatmawati (Jakarta), RS MMC (Jakarta), RS dr.Sardjito (Yogyakarta), RS Kaiadi (Semarang), RS Saeful Anwar (Malang), RS Adam Malik (Medan) dan RS Akademis (Makassar) Pemanfaatan teknologi nuklir ini, kata Soehartati akan dibantu oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan diawasi oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Sedangkan regulasinya-untuk mencegah penyalahgunaan teknologi nuklir akan dilakukan langsung oleh Kementerian Kesehatan.
  17. Jika selama ini Anda suka dibuat kesal dengan teman yang seringkali tak pernah mau mengembalikan kursi mereka ke posisi semula setelah keluar dari meja kerjanya atau setelah meeting, kini ada sebuh inovasi mutakhir yang membantu mengatasi semua masalah ini. Ya, teknologi mutakhir ini dikembangkan oleh Nissan Motor yang memberikan sebutan “Intelligent Parking Chair” untuk sekelompok kursi yang hanya dengan sekali tepuk akan membuat kursi-kursi kembali rapi seperti sediakala. Ide ini muncul karena terisnpirasi dari fitur yang lebih dahulu hadir di mobil Nissan bernamaIntelligent Park Assist yang memungkinkan sebuah kursi bergerak secara otomatis ke arah rute yang telah ditentukan secara komputerisasi. Bahkan kursi canggih ini dapat berputar 360 derajat karena dibekali alat berupa bearing yang mampu bekerja dari hasil pairing system untuk mengatur arah kursi. Lewat 4 buah kamera yang ditempelkan pada sudut-sudut ruangan atau tepatnya di plafon ini berfungsi sebagai mata bagi kursi yang bekerja secara wireless dan juga menjadi pemancar sinyal untuk mengatur pergerakan kursi dan fitur ini juga yang memungkinkan kursi kembali ke tempat asalnya setelah selesai digunakan. Hadirnya inovasi kursi pintar Nissan ini memberikan sebuah harapan baru di dunia perkantoran. Pekerja kantor lebih mudah untuk penganturan kursi atau merapikan kembali kursi ke posisi seperti sebelum digunakan hanya dalam satu tepukan tangan saja.
  18. Apple Inc bekerja sama dengan partners di Amerika Serikat dan Asia untuk mengembangkan teknologi wireless charging baru, yang bisa digunakan pada perangkat mobile-nya segera mungkin tahun depan. Apple mengeksplorasi teknologi mutakhir, yang akan memungkinkan iPhone dan iPad untuk mengisi power lebih dari charging smartphone saat ini. Pembuat Apple sedang berusaha mengatasi hambatan teknik, dengan menerapkan keputusan teknologi yang masih dikaji. Kendati demikian, laporan tak menyebutkan bagaimana perangkat itu akan berkerja atau jarak pengisian yang memungkinkan ponsel itu terisi. Selain itu, tak ada informasi yang menyebutkan teknologi terbaru itu akan dimasukkan ke dalam iPhone baru atau tidak. Meskipun Apple tak menyebutkan bagaimana teknologi itu bekerja, Apple telah mengajukan permohonan paten pada akhir 2012, yang tampaknya ingin menggunakan near field magnetic resonance (NFMR) untuk bisa mengisi perangkat dari jauh tiga kaki atau 1 meter.
  19. Fondasi dari Smart City terletak pada perangkat dan sistem yang saling terkoneksi serta berkomunikasi satu sama lain untuk menggerakkan fungsi perkotaan. Dalam hal tersebut, proses identifikasi menjadi amat sangat penting. Karena, akan muncul risiko jika ada pihak yang tidak memiliki otoritas dapat masuk ke dalam sistem. Belum lagi jika proses komunikasi tersebut membutuhkan proses otorisasi yang panjang dan rumit, yang terjadi adalah akses menjadi terhambat dan bukannya memecahkan tantangan perkotaan, namun malah menambah serta memperumit kehidupan perkotaan. Terlebih lagi, ke depannya, akan ada lebih banyak lagi entitas (pengguna, perangkat, dan sensor/sistemnya) yang saling terhubung di dalam Smart City. Karenanya, penting bagi setiap entitas yang terhubung di dalamnya untuk saling mengenali identitasnya sehingga dapat tercipta hubungan yang baik. Lebih lanjut, peraturan di dalam Smart City dapat terus ditegakkan berkat hubungan tersebut. Contohnya adalah ketika terjadi kemacetan akibat penumpukan kendaraan di sebuah persimpangan. Ketika hal tersebut terjadi, sensor kemacetan akan langsung mendeteksi sehingga lampu lalu lintas berwarna hijau akan dibuat menyala lebih lama untuk salah satu sisi jalan yang mengalami penumpukan kendaraan sehingga kemacetan dapat terurai. Bagian penting dalam kejadian tersebut adalah bagaimana lampu lalu lintas mampu mengenali identitas dari sensor kemacetan. Hal ini disebut oleh sebuah perusahaan analis terkemuka dunia sebagai ‘Identity of Things’ (IDoT) Identitas yang dimiliki oleh setiap entitas dalam Smart City berbeda-beda serta memiliki keunikan masing-masing. Dan identitas tersebut amat penting dalam kelancaran serta keamanan Smart City. Hanya saja, sistem manajemen identitas dan akses (IAM) yang kini banyak tersedia biasanya berbasis manusia. Sistem tersebut belum skalabel dalam menangani banyaknya entitas yang tersedia di dalam Smart City. Padahal, jumlah entitas tersebut diperkirakan akan meningkat secara signifikan hingga lebih dari 50 miliar entitas pada 2020 mendatang. Namun, dapatkah sistem IAM dalam Smart City menangani peningkatan entitas tersebut? Dan mampukah sistem tetap dapat mengendalikan dan menegakkan peraturan demi Smart City yang berjalan dengan aman? Tantangan tersebut dapat diatasi dengan menggabungkan karakteristik fungsi dari sistem pengelolaan akses dan identitas seperti IT Asset Management (ITAM) dan Software Management Systems (SAM) di dalam framework IAM. Dengan begitu, sistem akan sanggup mengenali setiap entitas di dalam ekosistem Smart City, terlepas dari berapapun jumlahnya, serta dapat menambal celah keamanan dalam pengembangan single-system view Smart City. Ahli, seperti F5 Networks, mampu menyediakan solusi untuk pengelolaan akses dan identitas demi mengamankan koneksi dan hubungan antar entitas IoT demi terciptanya keamanan dalam Smart City, yang pada akhirnya membuat pemerintah kota dapat terus memberikan pelayanan yang prima dan sesuai dengan harapan seluruh penduduk kota.
  20. Password dengan angka dan huruf banyak dilupakan penggunanya, mudah diretas dan dianggap terlalu simple untuk data yang sensitif. Untuk itu, teknologi baru akan digunakan sebagai penggantinya. Ilmuwan di Binghamton University menemukan cara alternatif untuk password, pemindai otak. Sistem yang mereka kembangkan, Brainprint, menggunakan topi electroencephalogram (EEG) dan kemudian menyajikan suksesi 500 gambar kepada pengguna dua gambar per detik. Dengan mempelajari respon otak untuk foto-foto ini, perangkat lunak yang terkait mampu untuk memilih satu orang dengan tepat pada tingkat akurasi 30-100 persen. Teknologi ini masih dalam pengembangan hingga ia benar-benar mampu mengidentifikasi seseorang dengan ketepatan 100 persen. Gambar juga dirancang untuk memperoleh respon emosional yang pasti, termasuk gambar dari sepotong pizza, perahu, sushi, aktris misalnya Anne Hathaway, dan kata "teka-teki". "Ketika Anda mengambil ratusan gambar ini, di mana setiap orang akan merasa berbeda tentang masing-masing individu, maka Anda akan dapat benar-benar akurat mengidentifikasi siapa orang itu dengan melihat aktivitas otak mereka," kata pemimpin penelitian, Sarah Laszlo . "Ide utamanya adalah bahwa kami ingin mengidentifikasi dan mengenali satu individu berdasarkan pemikiran mereka," kata salah satu tim, insinyur Zhanpeng Jin. "Kegiatan dalam otak tidak terlihat orang lain bahkan yang lebih menarik adalah bahwa kita ingin menggunakan respon yang tidak dikehendaki. Itu berarti bahkan pengguna tidak dapat menyadari hal itu." Hasil tes pertama Brainprint diterbitkan dalam jurnal Neurocomputing musim panas lalu, tetapi sistem telah dikembangkan menjadi lebih halus.
  21. Teknologi dipercaya sebagaian orang memiliki peran besar dan bisa mengubah kehidupan manusia. Tak hanya benda di sekitar yang bisa terhubung dengan komputer, manusia juga bisa bergabung dengan komputer. Menurut futurologist, teknologi tak hanya memungkinkan manusia untuk bergabung dengan komputer, tetapi juga akan menciptakan spesies baru yang dijuluki Homo Optimus. Ia mengklaim hal itu akan terjadi paling tidak 2050. Prediksi dibuat oleh Ian Pearson sebagai bagian dari keunggulan untuk sampai ke The Big Bang Fair 2016. Ia percaya bahwa dalam kurun 35 tahun mendatang, manusia akan hidup online, dan hewan peliharaan akan memiliki kemampuan bicara dengan manusia. “Dengan dioptimalkannya genomes dan peningkatan tubuh dengan link ke teknologi eksternal, orang bisa menjadi lebih indah, lebih cerdas, lebih emosional, secara fisik lebih mampu, lebih terhubung secara sosial, umumnya lebih sehat dan lebih bahagia,”katanya. Sebagian manusia menerima kemajuan teknologi dan secara bertahap menjadi android. Selain itu, secara perlahan Homo Sapiens akan menggantikan Homo Optimus. “Kami bisa berharap proses evolusi kami berubahan sebagai respon terhadap teknologi,”jelas Pearson. Pearson percaya dengan full link antara otak manusia dan komputer, manusia menggerakkan pikiran mereka ke dalam tubuh android atau robot. “Ini memungkinkan manusia memiliki beragam eksistensi dan identitas atau melanjutkan hidup lama setelah kematian biologis mereka,”tulisnya dalam ‘Future Human Report’. Sementara teknologi ini akan tersedia setidaknya pada 2050, teknologi itu kemungkinan menjadi cukup murah setidaknya pada 2070. Terlebih, pada akhir abad ini, kemungkinan akan ada beberapa jenis manusia, termasuk manusia mesin hybrid, dan orang yang hidup dalam tubuh android, serta makhluk pintar.
  22. Teknologi terus berkembang tahun demi tahun, contohnya, teknologi saat ini telah tertanam di jam, kaos, dan sepatu. Di masa yang akan datang, ponsel dilaporkan bisa ditanam di kepala, tangan, dan lengan. Penanaman ponsel ke dalam kepala itu mungkin sedikit tak masuk akal. Setidaknya, itu merupakan pemikiran para pemimpin industri, yang disurvei oleh World Economic Forum. Survei menawarkan sekilas ke visi mereka tentang masa depan. Banyak pihak yang percaya bila saat ini sedang memasuki perubahan penting berkat kemajuan software, artificial intelligence (AI), perangkat terhubung ke internet, printer 3D, dan telefon. “Sekarang datang Mechine Age kedua,” kata Erik Brynjolfsson, direktur MIT Initiative di Digital Economy Sloan School Management. “Komputer dan kemajuan digital lainnya melakukan hal-hal untuk kekuatan mental, apa yang mesin uap dan turunannya lakukan untuk kekuatan otot,” tambahnya. Para ahli mengatakan, embeddable ponsel atau perangkat yang tertanam di tubuh itu menggunakan teknologi wireless dan akan tersedia secara komersial pada 2023. Ada beberapa cara untuk mengaplikasikan ini, terutama di bidang medis. Selama bertahun-tahun, dokter telah mengimplan alat pacu jantung untuk menjaga detak jatung, dan implantasi koklea untuk membantu pendengaran. Itu hanyalah awal. Perangkat yang terhubung ke ponsel juga akan membantu memonitor fungsi kesehatan seperti kadar glukosa pada pasien diabetes, memonitor aktivitas jantung, atau mengirim peringatan tentang penyakit yang terdeteksi. Meskipun ada kemungkinan banyaknya manfaat dari teknologi itu, namun ada kekhawatiran tentang privasi. Prediksi kunci lain adalah para pemimpin industry percaya bahwa 2026, satu dari setiap 10 mobil di jalan Amerika Serikat akan dikemudikan tanpa driver. Kejadian itu bisa terjadi satu dekade dari sekarang.
  23. Bertatap muka dengan seseorang yang berada jauh di negara lain kini bukan sesuatu yang tidak mungkin, terlebih semakin berkembangnya jaringan internet yang semakin cepat. Dengan adanya layanan video call, kita dapat bertatap muka dengan seseorang yang posisinya jauh dari kita. Kualitas video call terus ditingkatkan selama beberapa tahun belakangan, terlebih maraknya smartphone saat ini yang memiliki kamera depan. Untuk mengembangkan teknologi tersebut, Microsoft memiliki ide lain untuk membawa pengalaman berbeda menikmati video call. Mengutip laporan dari Ubergizmo, Rabu (20/1/2016), hal ini berdasarkan laporan dari MIT Technology Review melalui Windows Central yang mengatakan bahwa Microsoft tengah bekerja pada proyek yang bernama Room2Room. Seperti foto yang beredar di dunia maya, proyek ini seperti perpanjangan RoomAlive, hanya saja tenologi ini seperti bisa memindahkan orang-orang di ruangan lain dan memproyeksikan gambar ke ruangan lawan bicara. Hasil proyeksi dari gambar tersebut akan benar-benar seolah sedang bicara dengan orang sungguhan. Mungkin teknologi yang sedang dikembangkan saat ini, pernah terlihat di berbagai film fiksi ilmiah, dan langkah inilah yang membuat teknologi itu menjadi nyata. Namun di balik kecanggihan teknologi ini, masih terdapat batasan-batasan tertentu agar teknologi ini bisa bekerja dengan maksimal. Sebagai permulaan, proses setup tampaknya sedikit rumit. Selain itu, gambar yang diproyeksikan juga cenderung masih menggunakan resolusi rendah, hal itu akan semakin terasa bila diperbesar.
  24. Pameran teknologi pertama di AS dan biasanya paling ditunggu-tunggu adalah Consumer Electronics Show di Las Vegas pekan ini. Bagi peminat teknologi, pameran ini menjadi tempat melihat tren-tren teknologi masa depan yang sebelumnya mungkin baru ditemui di dunia fiksi ilmiah.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy