Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'taksi'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 23 results

  1. Beranjak dari startup, Uber kian besar. Layanan ride sharing yang berpusat di San Francisco, Amerika Serikat ini pun agresif berekspansi ke sejumlah negara termasuk Indonesia. Terlepas dari segala kontroversinya berkaitan dengan hukum di berbagai negara, Uber boleh dibilang adalah salah satu dari sekian banyak contoh startup yang sukses. Communications Lead Uber South Asia Karun Arya saat berkunjung ke kantor Detikcom sempat berbagi tips dan saran bagi para anak muda yang akan memulai sebuah startup. "Ini opini pribadi saya. Sangat penting untuk memiliki mentor yang bagus, yang bisa menuntun Anda ketika akan mulai menjadi entepreneur dan mendirikan startup," kata KarunDikatakannya, seorang mentor yang berpengalaman juga akan memberikan saran bagaimana ketika startup dihadang masalah hukum. Itu sebabnya, memiliki penasihat di bidang hukum sejak awal mendirikan startup juga tak kalah penting. "Ketika Anda memulai bisnis, terutama jika Anda memang berencana memasuki pasar di sebuah negara, Anda harus tahu apa yang boleh dan tidak diperbolehkan di pasar tersebut. Dan hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah memiliki seseorang yang sudah punya pengalaman dalam hal itu," .Ditambahkannya, teknologi sebagai salah satu hal yang selalu ada di dalam dunia startup, bisa membantu mengembangkan sebuah bisnis. Namun yang sangat penting adalah rencana bisnis itu sendiri. "Rencana bisnis sangat penting. Pastikan Anda tidak menggunakan jalan pintas. Teknologi bisa membawa Anda sangat jauh, dan bisnis adalah pondasinya. Bisnis bahkan bisa membawa teknologi itu lebih jauh lagi. Penting untuk memastikan rencana bisnis Anda solid dan kuat," Sumber:detik.com
  2. Anggota Komisi III Ruhut Sitompul rupanya mengetahui siapa dalang di balik demo akbar sopir taksi konvensional. Menurut Ruhut, pimpinan merekalah yang menyuruh mereka turun ke jalan menggelar orasi. Politikus Partai Demokrat ini tak asal bicara. Sebelum demo dimulai, Ruhut sudah mengetahui lebih dulu informasi itu, siapa dalang yang mengerahkan massa. Itu diketahuinya saat harus menuju ke Bandara Soekarno Hatta pagi buta. Dari situ Ruhut tahu bahwa bos mereka sendiri yang meminta agar turun ke jalan. "Aku jam 4 subuh harus ke bandara. Pesanlah taksi aku, si sopir ngasih tahu kalau akan ada demo. Dia bilang, mereka dipaksa untuk berdemo," ujar Ruhut saat menjadi bintang tamu di Indonesia Lawyers Club (ILK), Selasa malam. Mendengar curhat si sopir itu, Ruhut menyarankan agar dia tidak ikut demo itu, yang dinilainya tidak bermanfaat. "Kalau nggak mau nanti mereka dipecat. Mereka ini dipaksa untuk berdemo. Dapat uang Rp 100 ribu satu orang. Udah jangan pada bohong, ngaku sekarang kalian (sopir) kalau disuruh (turun ke jalan). Jadi bohong itu yang bilang dia nggak mengerahkan," tepis Ruhut.
  3. Ribuan sopir taksi menggelar unjuk rasa di depan Istana Presiden Jokowi. Mereka menuntut layanan taksi berbasis aplikasi diblokir. Kehadiran taksi berplat hitam yang layanannya dapat diakses melalui aplikasi di telepon seluler membuat sopir taksi konvensional resah. Mereka mengeluh, pendapatan cenderung menurun. Belum diketahui secara persis, berapa armada plat hitam yang bekerja sama dengan Uber dan Grab selaku penyedia aplikasi layanan transportasi. Apakah mereka tergolong ilegal dari sisi penyediaan layanan transportasi, masalah ini ada di ranah Kementerian Perhubungan. Itulah sebabnya Kementerian Kominfo menyerahkan masalah ini kepada Perhubungan untuk merespons. Sisi menarik yang patut dicermati ialah kecenderungan masyarakat untuk semakin memilih layanan dan produk yang dapat diakses secara melalui internet maupun aplikasi. Tanpa perlu keluar rumah, konsumen dapat memesan produk—dari barang pakai sampai makanan—lewat aplikasi di telepon maupun laptop, lalu tinggal menunggu kiriman datang. Pembayaran dapat dilakukan lewat fasilitas internet banking. Berbelanja semakin mudah. Kemudahan yang dinikmati konsumen disambut oleh sebagian orang yang melihat peluang pemanfaatan teknologi dalam layanan transportasi. Jika sebelumnya untuk naik ojek, konsumen harus mendatangi pangkalan, kini di manapun berada konsumen bisa memesan layanan ojek. Pengojek yang pro-aktif mendatangi calon penumpang. Ide ojek berbasis aplikasi disambut oleh konsumen karena praktis dengan biaya yang lebih pasti karena dihitung berdasarkan jarak tempuh tanpa perlu tawar-menawar. Penyedia aplikasi pemesanan taksi, yang menggandeng pemilik mobil plat hitam, melihat peluang serupa dengan memanfaatkan ‘kemanjaan konsumen akan kemudahan dan kenyamanan’. Konsumen dapat memesan layanan taksi lewat telepon seluler, jadi tak perlu menunggu di pinggir jalan. Bayar ongkos pun bisa dengan kartu elektronik dengan angka yang pas sesuai argo, jadi konsumen tak perlu merisaukan perihal uang kembalian. Kunci layananan ini ialah memberi kemudahan kepada konsumen dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Perusahaan taksi yang peka terhadap kemajuan teknologi akan memanfaatkan peluang yang jelas di depan mata. Mereka sudah memiliki armada taksi sendiri, konsumen yang sudah bertahun-tahun memakai jasa mereka, sehingga mereka tinggal mengembangkan aplikasi pemesanan yang mudah diakses konsumen. Untuk pembayaran pun, mereka dapat bekerjasama dengan kalangan perbankan. Dua hal yang saya sebutkan di atas semestinya tidak sulit mereka lakukan. Tapi, soalnya, apakah setiap manajemen perusahaan taksi bersikap adaptif terhadap perubahan pasar, kemajuan teknologi, serta kebutuhan konsumen yang terus berkembang. Masuknya penyedia aplikasi seperti Uber, yang notabene bukan perusahaan transportasi, sepatutnya segera direspons dengan memodifikasi model bisnis. Biarlah urusan Uber dan Grab ditangani oleh Kementerian Perhubungan. Urusan perusahaan taksi adalah beradaptasi terhadap perubahan dengan mengadopsi teknologi yang diperlukan agar konsumen memperoleh layanan yang mudah dan cepat diakses, aman, serta nyaman—sebab, dari pertimbangan inilah konsumen mengambil keputusan untuk memakai atau tidak layanan tertentu. Dengan cara itu pula, perusahaan taksi dapat meningkatkan daya saingnya dalam kompetisi penyediaan layanan transportasi yang semakin sengit, apa lagi dengan adanya layanan taksi berbasis aplikasi yang disediakan oleh bukan perusahaan transportasi. Untuk yang terakhir tersebut, menjadi tugas regulator untuk menata kembali aturan main layanan transportasi dengan mengatur layanan transportasi berbasis internet/aplikasi, sebab orang yang cerdik akan mudah memanfaatkan celah-celah yang belum diatur dalam regulasi apapun.
  4. Pendiri sekaligus CEO Gojek Nadiem Makarim mengecam segala tindak kekerasan dan menegaskan bakal menindak segala bentuk kekerasan. "Saya akan membantu menindak semua pelaku kekerasan, termasuk kalau dilakukan mitra Gojek," kata Nadiem dalam sebuah video bertajuk "Himbauan Nadiem untuk Driver GO-JEK 22 Maret 2016" di YouTube. Video ini dibuat menanggapi kabar yang menyebutkan pengemudi Gojek merencanakan aksi tandingan atas kekerasan yang dilakukan para sopir taksi dan angkutan umum Jakarta terhadao pengemudi ojek online. Nadiem mengklaim pihaknya telah berkoordinasi dengan polisi untuk mengamankan sejumlah daerah rawan. Sebelumnya, sempat terjadi keributan di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, antara pengemudi Gojek dengan sopir taksi dan angkutan umum yang turun ke jalan menentang layanan kendaraan panggilan berbasis aplikasi. Pengemudi Gojek menjadi korban sasaran penyisiran pengunjuk rasa. Di Jakarta Pusat ada pengemudi Gojek yang dianiaya saat mengantar penumpang. Akibat bentrokan, sejumlah kendaraan rusak. Bukan hanya taksi yang pecah kacanya, beberapa kendaraan pribadi juga jadi korban. Sementara Grab yang mengelola layanan GrabCar dan GrabBike, mengimbau agar mitra pengemudi tidak terprovokasi serta mengutamakan keselamatan. Di tengah protes terhadap layanan kendaraan panggilan berbasis aplikasi, Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menegaskan, Grab bukanlah perusahaan operator taksi karena ia tak memiliki satu pun armada kendaraan. Sementara menurut Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD), perusahaan macam GrabCar dan Uber melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Angkutan Jalan. Deri, salah satu koordinator demonstrasi dari PPAD, berkata aksi demonstrasi ini akan terus dilakukan sampai tuntutan menutup GrabCar dan Uber dikabulkan pemerintah.
  5. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempersilakan para pengemudi taksi berdemontrasi. Namun, presiden mengingatkan para demonstran berdemo secara tertib dan tidak anarkistis serta merusak fasilitas umum. "Saya titip, demo adalah hak. Tetapi harus dilakukan dengan tertib," kata presiden seusai memberikan pengarahan kepada peserta Rapat Kerja (Raker) Pemerintah dengan Para Pimpinan Kementerian/Lembaga di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pada kesempatan itu, presiden mengatakan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dalam waktu dekat akan menyampaikan tentang berbagai hal teknis terkait angkutan taksi. "Mengenai solusi, ini hal-hal teknis. Biar disampaikan menteri perhubungan," kata presiden.
  6. Manajemen PT Blue Bird Tbk (BIRD) menyesalkan demonstrasi hari ini diwarnai dengan tindakan anarkis oleh sejumlah peserta aksi unjuk rasa. Dalam akun resmi twitter Blue Bird ‏@Bluebirdgroup, manajemen akan melakukan tindakan tegas kepada pengemudi Blue Bird yang terbukti melakukan tindakan anarkis. "Manajemen Blue Bird mengimbau kepada para peserta unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasinya secara santun dan tidak merugikan semua pihak," kata manajemen dalam tweet-nya. Blue Bird menyatakan, kerugian yang disebabkan karena diturunkannya penumpang secara paksa, juga dapat dilaporkan kepada manajemen. "Kami memastikan bahwa Blue Bird akan tetap beroperasi dan melayani penumpang seperti biasa. Terima kasih," demikian tweet Blue Bird. Jika netizen memiliki bukti seperti foto/video keterlibatan pengemudi Blue Bird, agar dilaporkan lewat sosial media atau email ke customercare@bluebirdgroup.com. "Bukti ini kami perlukan karena yang menggunakan seragam biru tidak hanya Blue Bird," tulis tweet itu.
  7. Kapolsek Kemayoran Setyo Bimo menyatakan penyerbuan yang diduga dilakukan pengemudi Go-Jek ke pool taksi Blue Bird dinilai sebagai aksi spontanitas. Meski demikian, ia mengakui tidak menutup kemungkinan kejadian itu merupakan aksi balasan atas penganiayaan yang diterima pengemudi Go-Jek oleh sopir taksi. Pada Selasa (22/3) pukul 14.45 WIB, ratusan pengemudi Go-Jek menyerbu pool taksi Blue Bird yang berlokasi di Jl. Garuda, Kemayoran, Jakarta Pusat. Sedikitnya, tiga mobil yang sedang parkir di depan pool rusak akibat lemparan batu. Kaca-kaca mobil pecah serta bodi kendaraan penyok di berbagai sisi. "Kejadian ini lebih ke arah spontanitas. Bukan serangan yang direncanakan. Mereka mengambil batu dari pinggir-pinggir jalan. Saat ini, kondisi sudah kondusif dan kita tempatkan petugas untuk berjaga," ujar Setyo Bimo di lokasi kejadian. Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya akan segera menyelidiki kejadian ini dan memproses pelakunya secara hukum. "Semua perbuatan melawan hukum, penganiayaan atau pengrusakan akan kita proses secara pidana. Kita sudah tahu kantong-kantong pangkalan Go-Jek sekitar Kemayoran," tandasnya. sumber berita satu
  8. Salah satu layanan Grab yang terintegrasi dengan perusahaan rental mobil, GrabCar, mendapat protes dari ratusan sopir taksi konvensional yang menggelar aksi demonstrasi di jantung kota Jakarta, dan terancam diblokir. Perusahaan penyedia aplikasi Grab pun angkat bicara. Aksi demonstrasi tersebut sudah mendapat tanggapan dari Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang melayangkan surat permohonan kepada Menteri Komunikasi dan Informatika agar memblokir aplikasi yang menyediakan layanan GrabCar serta Uber. Grab menggaris bawahi bahwa perusahaan asal Negeri Jiran tersebut adalah entitas legal di Indonesia. "Kami sudah terdaftar sebagai pembayar pajak, kami menghargai dan berkomitmen untuk menaati semua peraturan dan ketentuan lokal yang berlaku," tulis Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata di dalam pernyataan resmi. Khusus layanan GrabCar, perusahaan hanya mengizinkan mobil-mobil di bawah umur 5 tahun, yang mana melebihi ketentuan dari Perda No. 5 Tahun 2014 yang menyatakan batasan maksimal umur kendaraan di Jakarta adalah 10 tahun untuk bus dan 7 tahun untuk taksi. "Kehadiran Grab turut membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan kehidupan para mitra pengemudi. Teknologi kami memungkinkan para mitra mendapatkan penghasilan lebih baik," begitu pernyataan Ridzki. Grab yang juga mengklarifikasi bahwa perusahaannya bergerak di bidang teknologi yang menghubungkan antara pengguna dengan layanan transportasi ini menekankan, bahwa seluruh mitra pengemudi yang tergabung telah melalui proses seleksi dan pelatihan ketat, memiliki izin mengemudi, dan perusahaan juga menyediakan asuransi bagi penumpang dan mitranya. Diketahui surat rekomendasi soal pemblokiran layanan Uber dan GrabCar yang dilayangkan Jonan telah diterima Kemenkominfo dan siap dikaji lebih dalam. Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo, Ismail Cawidu mengatakan, proses pemblokiran tetap melalui tim panel yang membidangi masalah perdagangan. "Hasil rapat panel akan memberikan rekomendasi kepada Menteri terkait permohonan dari Menhub," kata Ismail, Senin (14/3).
  9. Dunia otomotif jadi heboh dalam beberapa hari setelah sopir taksi yang dianggap melanggar lalu lintas oleh salah satu kru polisi yang bekerja sama dengan salah satu saluran TV swasta di Indonesia. Namun, setelah jadi bahan obrolan dan mendapatkan simpati dari banyak netizen, pengemudi taksi yang bernama pak Abuyanis dan sudah berusia 64 tahun ternyata mengalami banyak perubahan dalam kehidupannya sehari-hari. Abuyanis yang merupakan sopir taksi Express Group dianggap 'lebih mengerti' daripada petugas polisi yang menilangnya, ternyata belakangan mendapatkan banyak permintaan selfie dari banyak orang. Bahkan Abuyanis sendiri tak menyangka bahwa dirinya bakalan dimintai banyak selfie. Abuyanis juga berujar "Ada pelanggan saya tiba-tiba telpon dan bilang saya masuk tv. Terus pas ketemu, dia tunjukin video ke saya, terus minta foto selfie buat ditunjukin ke teman-temannya," ucapnya antusias. Padahal, menurut pengakuan Abuyanis, dirinya tak pernah tahu-menahu bahwa keluarganya di Tangerang juga mengetahuinya masuk televisi, karena Abuyanis sendiri juga jarang menonton TV. Wah pak Abuyanis terkenal nih, mungkin bisa dicoba jadi Stand Up Comedian, pasti makin terkenal! Buat yang masih penasaran videonya, coba tonton di bawah ini
  10. Kerja kepolisian kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, yang menjadi perhatian adalah langkah polisi lalu lintas menilang seorang sopir taksi. Aksi polisi itu direkam untuk tayangan acara terkait Polri di salah satu televisi swasta. Tayangan itu kemudian diunggah ke YouTube dengan judul Polisi Tegas Masuk TV VS Supir Mengerti Undang-Undang, Berhenti Atau Parkir? Namun, video yang diunggah ke YouTube tersebut sudah ditambah dengan editan tulisan. Hal yang dipermasalahkan adalah argumentasi polisi untuk menilang sopir itu. Ketika itu, polisi lalu lintas, Inspektur Satu Abd Aziz, menilang sang sopir lantaran mobilnya berada di pinggir jalan. Tak jauh dari lokasi taksi, ada rambu dilarang parkir. "Tempat tersebut jelas-jelas terdapat rambu dilarang parkir," kata Aziz dalam wawancara di suatu studio. Dalam video tersebut, pengunggah memasukkan penjabaran Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam Bab I yang berisi ketentuan umum, pada angka 15 disebutkan, "Parkir adalah keadaan Kendaraan berhenti atau tidak bergerak untuk beberapa saat dan ditinggalkan pengemudinya." Adapun pada angka 16 disebutkan, "Berhenti adalah keadaan Kendaraan tidak bergerak untuk sementara dan tidak ditinggalkan pengemudinya." Sang sopir menolak jika dirinya dituduh melanggar rambu dilarang parkir. "Saya enggak parkir. Berhenti, tetapi enggak parkir, Pak," jawab sang sopir. "Kalau berhenti itu saya di atas (jok mobil), Pak. Setahu saya, itu tidak melanggar. Kalau mobilnya diparkir, baru melanggar, Pak," tambah sang sopir. "Iya, enggak boleh, Pak," jawab Aziz yang ketika itu ditemani seorang polisi lain. Polisi kemudian meminta surat-surat izin milik sopir. "Bapak itu ngeyel. Namun, bagaimanapun juga, posisi kendaraan dia di area tersebut, yang notabene dilarang untuk parkir," kata Aziz memberi narasi di dalam studio. Sang sopir kemudian meminta untuk tidak ditilang. Sang sopir beralasan, ia terpaksa berhenti karena ingin melihat kompresor mobil. Sang sopir tetap merasa tidak bersalah. (Baca: Sudah Tahu Perbedaan Parkir dan Berhenti?) Menjawab argumen sopir taksi itu, kedua polisi tersebut menyampaikan bahwa sopir mobil lain juga ditilang karena kesalahan yang sama. Polisi pun tetap memberikan tilang meskipun sang sopir berkali-kali menyampaikan argumennya. Sopir itu tetap berpendapat bahwa berhenti dan parkir adalah hal yang berbeda seperti di dalam UU. "Bapak parkir, tetapi (bapak) di dalam mobil juga bisa. Enggak ada aturan parkir (pengemudi) harus di luar mobil," kata Aziz kepada sopir. "Setelah saya cek, surat-suratnya memang lengkap. Namun, saya tetap melaksanakan penindakan sesuai pelanggaran rambu yang sudah dilakukan," kata Aziz di dalam studio. Netizen pun mengomentari peristiwa itu. "Ternyata dugaan gw bener kalau ternyata Pak Polisi Lalu Lintas ga pernah baca UU Lalulintas. Semua hanya tamplate," kata pengguna Facebook dengan akun Agus Sarwono Tile. "Pemilik kuasa selalu benar, kalau salah pasti ada benarnya," kata netizen lain. Berikut video yang diunggah oleh netizen dengan akun Muhammad Mulyo Malik:
  11. Empat layanan ride-sharing lokal berkolaborasi untuk menumpas dominasi Uber. Mereka adalah Lyft di Amerika Serikat, Didi Kuaidi di China, Ola di India dan Grab Taxi di Asia Tenggara. kemitraan empat layanan itu akan dimulai pada kuartal pertama 2016. Dengan ini, pengguna bisa menjajal keempat aplikasi, tergantung domisilinya. Misalnya seorang pengguna Grab Taxi di Indonesia bertandang ke China. Maka ia bisa memanfaatkan aplikasi Grab Taxi untuk memesan mobil di Didi Kuaidi. Walau berkolaborasi, keempat startup mengelak dikatakan bergabung jadi satu (merger). Masing-masing, kata mereka, akan tetap fokus sebagai layanan ride-sharing lokal. "Kami tak berekspansi ke pasar yang lebih luas, tapi sebagai startup kami harus terus tumbuh," kata juru bicara Didi Kuaidi. "Ini bukanmerger atau akuisisi, tapi kolaborasi," ia menambahkan. Pernyataan itu diperkuat pihak Lyft. "Ketika kami melihat geografi lain, kami tak berpikir akan mendirikan sendiri layanan kami di Asia," kata pendiri Lyft John Zimmer. Sementara itu, CEO Grab Taxi Anthonny Tan mengatakan, keterlibatan perusahaannya dalam kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkokoh silaturahmi antar layanan ride-sharing. "Kami senang membantu Lyft, Didi Kuaidi dan Ola dalam menawarkan layanannya di Asia Tenggara. Di mana perbedaan bahasa, budaya, dan sosial tiap kawasan bisa menjadi tantangan bagi mereka," kata dia. Tak beda jauh, Ola memanfaatkan kerja sama ini sebagai pembelajaran bagi layanannya. "Kami bisa saling belajar antar sesama layanan ride-sharing lokal untuk terus berinovasi," pendiri CEO Ola Bhavish Aggarwal mengimbuhkan. Sebagai catatan, Softbank merupakan salah satu penyandang dana terbesar keempat layanan tersebut. Softbank kerap dikatakan sebagai "musuh" terbesar Uber karena banyak berinvestasi ke kompetitor-kompetitor Uber. Jika digabung, Lyft, Ola, Didi Kuaidi, dan Grab Taxi memiliki pendanaan 7 miliar dollar AS atau setara Rp 96,8 triliun. Sementara, Uber sendiri memiliki pendanaan 8,21 miliar dollar AS atau setara Rp 113 triliun. Belum lagi, Uber disinyalir tengah mengumpulkan pendanaan tambahan sebesar 2,1 miliar dollar AS atau setara Rp 29 triliun. Apakah dominasi tunggal Uber pada pasar global akan ditumbangkan kolaborasi empat pesaingnya? Belum bisa diketahui. Yang jelas, saat ini keempat ride-sharing belum menyentuh pasar Eropa. Uber pun berdiri tanpa pesaing di sana. Pun begitu, Softbank dikatakan tengah mempersiapkan investasi untuk layanan ride-sharing lokal di kawasan tersebut. Kita tunggu saja ndral. Sumber : tekno.kompas.com
  12. Honda Mobilio menjadi unit baru taksi Blue Bird dan sudah beroperasi di Jakarta. Tanggapan pro dan kontra pun bermunculan, termasuk dari para pemilik Mobilio. Masukan dari masyarakat cukup beragam, ada yang menilai positif dan ada juga yang mencibirnya, terutama dari kalangan pengguna Honda Mobilio. Menanggapi citra Mobilio di mata konsumen, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT HPM, Jonfis Fandy, berkomentar bahwa sampai saat ini pihaknya sebagai produsen tidak bisa berbuat apa-apa. Ini terkait tidak adanya larangan menjual unit mobil untuk dijadikan taksi atau sebagai transportasi umum. "Kita tidak bisa melihat kedepannya seperti apa, tapi yang jelas memang hampir semua merek mobil kini menjadi taksi. Honda juga tidak pernah memberikan pernyataanbahwa produknya tidak bisa digunakan menjadi taksi," ujar Jonfis. Pemesanan Mobilio untuk taksi, lanjut Jonfis, akan terus berlangsung hingga akhir tahun. Di bulan ini Honda akan mengirim 100 unit dan sampai akhir tahun nanti jumlahnya bertambah empat kali lipat. "Mobilio dipilih menjadi taksi karena pihak Blue Bird sebelumnya sudah melakukan pengujian. Salah satu alasan lani yang saya tahu, dengan kapasitas penumpang lebih banyak jadi bisa mengurai kemacetan karena tiap orang tidak perlu lagi membawa kendaraan pribadinya masing-masing," ucap Jonfis.
  13. Uber masih belum lepas dari masalah yang mendera di setiap negara. Baru-baru ini, sekelompok taksi di Toronto, Kanada, mengajukan gugatan class action terhadap aplikasi penyedia taksi, Uber Technologies tersebut. Dalam pengajuan gugatan tersebut, kelompok pengemudi taksi itu melalui pengadilan meminta Pemerintah Provinsi Ontario agar menghentikan operasi taksi yang dianggap ilegal dan membayar kerugian sebesar US$ 307 juta atau setara Rp 4,1 triliun. Kantor hukum Strosberg LLP yang mendampingi sopir taksi bernama Dominik Konjevic bersama rekan-rekannya menuduh Uber X dan Uber XL telah menciptakan pasar transportasi ilegal di Toronto. Jay Strosberg, seorang partner di firma hukum, mengatakan, kasus yang diajukan tersebut mewakili semua pengemudi dan perusahaan taksi di Ontario. Jika hakim setuju untuk mendengar kasus ini, mereka meminta Uber juga dihilangkan. Melihat tuntutan tersebut, pihak Uber Kanada langsung bereaksi. "Pengajuan tuntutan ini adalah tidak berdasar," kata juru bicara Uber Kanada Susie Heath seperti dikutip dari Reuters. "Seperti yang kita lihat dari putusan pengadilan baru-baru ini di Ontario, Uber beroperasi secara legal dan merupakan model bisnis yang berbeda dari layanan taksi tradisional." Uber berjuang untuk status hukum di kota-kota di seluruh dunia dengan meminta otoritas mempertimbangkan legalitas aplikasi berbasis ponsel pintar tersebut. Uber X merupakan salah satu unit lain dari layanan milik perusahaan berbasis di San Francisco yang paling kontroversial, karena menggunakan pengemudi kontrak yang tidak berlisensi sebagai operator taksi. Tuntutan ini mungkin akan terganjal. Sebab di awal bulan ini pengadilan Ontario menolak untuk menghentikan kegiatan Uber di kota terbesar di Kanada itu, mereka mengatakan tidak ada bukti perusahaan beroperasi sebagai broker taksi. Strosberg mengatakan kasus class action berdasarkan hukum provinsi, membedakannya dari peraturan kota yang bersangkutan dalam kasus sebelumnya Toronto. Walikota Toronto John Tory mengatakan ia ingin dewan kota untuk memperbarui peraturan untuk menggabungkan Uber, yang katanya beroperasi di luar saat ini, dan menganggap aturan tersebut telah usang. Berita dari class action yang diajukan oleh sopir taksi Toronto datang pada hari yang sama ketika Uber Kanada mengatakan akan memperluas ke lebih banyak kota selain Ontario, termasuk Hamilton dan Guelph.
  14. Layanan penghubung sopir dan penumpang, Uber, tengah digandrungi masyarakat perkotaan. Antara lain karena tarifnya lebih murah 30 persen daripada taksi umum. Namun, sampai sekarang perusahaan asal San Francisco ini belum berstatus sebagai perusahaan resmi yang berbadan hukum. Implikasinya, selain ditentang pemerintah karena tak membayar pajak, sistem keamanan Uber juga diragukan. Padahal, sistem keamanan Uber diklaim menggunakan standar internasional. "Kami ingin layanan Uber di Jakarta sama amannya dengan Uber di India dan negara-negara lainnya," kata GM Uber Indonesia Alan Jiang. Bagaimana standar keamanan berkelas internasional versi Uber? Berikut kami jabarkan. 1. Menjadi sopir Uber tak semudah memesan Uber. Untuk menjadi sopir Uber, seseorang harus bergabung sebagai sopir di perusahaan rental mobil resmi berbadan hukum. Jika pemilik mobil pribadi ingin bergabung, ia terlebih dahulu harus menjadi anggota Koperasi yang bermitra dengan Uber. Saat ini, baru Koperasi Trans Usaha Bersama yang menjadi mitra Uber. Lewat Koperasi tersebut, pemilik mobil pribadi harus melengkapi beberapa persyaratan. Antara lain SIM, KTP, surat-surat kelengkapan mobil, SKCK, serta SKU dari RT tempat tinggal pemilik mobil. 2. Kamu nggak perlu menunggu di pinggir jalan. Uber Uber secara otomatis melacak keberadaanmu Aplikasi Uber di smartphone otomatis melacak keberadaanmu. Setelah kamu memesan mobil, sopir akan menjemputmu di tempat yang tertera pada peta. Kamu bisa berdiam di kamarmu hingga sopir Uber menghubungi dan mengatakan bahwa ia telah sampai. Dengan ini, tak ada lagi pengalaman menunggu taksi malam-malam di jalanan yang gelap. 3. Kenali sopir sebelum jalan bareng. Uber Kamu bisa mengetahui identitas sopir Uber sebelum menumpangi mobil Sebelum dijemput, kamu bisa mengetahui identitas sopir yang akan menemani perjalananmu. Mulai dari nama, foto, rating (peringkat) berdasarkan penilaian penumpang, plat dan jenis mobil, hingga nomor telepon yang bisa dihubungi. 4. Kamu bisa mengevaluasi pelayanan sopir sesegera mungkin. Uber Kamu bisa mengevaluasi pelayanan sopir Setelah sampai di tempat tujuan, aplikasi Uber akan memunculkan tarif yang harus kamu bayar, beserta penilaianmu atas pelayanan si sopir. Indikator peringkatnya berbentuk bintang, dari satu hingga lima. Makin buruk pelayanan sopir, makin sedikit pula bintang yang akan kamu berikan. 5. Bagi lokasi kamu ke orang terdekat dengan fitur ETA Uber Kamu bisa membagi lokasi keberadaanmu secara real-time Kamu bisa membagi lokasi secara real-time ke orang-orang terdekat, melalui email atau media sosial. Selain untuk kebutuhan keamanan karena lokasimu terlacak, fitur ETA memudahkan saat teman yang sedang menunggumu menanyakan keberadaanmu. 6. Selama menumpangi mobil Uber, asuransimu terjamin. Sejak kamu membuka pintu mobil hingga sampai di tujuan, Uber mengasuransikan keselamatanmu. Di Indonesia, Uber bekerja sama dengan Asuransi Bumida. Yang dicakup antara lain satu sopir dan tiga penumpang dalam satu mobil. 7. Transaksi non-tunai. Tak ada transaksi tunai antara pengemudi dan penumpang di dalam mobil. Uber menerapkan mekanisme pembayaran menggunakan kartu kredit. Selain lebih aman karena tak memungkinkan pertukaran duit, ini juga tak meruwetkan pengemudi dan penumpang. Selamat tinggal duit receh kembalian yang bakal berserakan di dompet kamu. Hmm, menurut kamu, sistem ini sudah cukup aman kah?
  15. Memanasnya di sejumlah kota di Perancis yang terjadi akibat demo para sopir taksi menentang kehadiran UberPOP--layanan dari aplikasi Uber-- mulai didinginkan oleh pemerintah setempat. Menteri Dalam Negeri Perancis Bernard Cazenueve yang menyebut Uber sebagai layanan yang arogan memerintahkan petugas kepolisian di Paris untuk menertibkan semua mobil taksi dari layanan UberPop. UberPOP telah hadir di Paris sejak 2011 dan telah diperluas ke kota-kota lain, tetapi menghadapi pertempuran hukum. Sebuah hukum dari Oktober 2014 melarang keberadaannya, tapi Uber telah menentang aturan itu, mereka mengatakan tidak jelas dan bertentangan dengan kebebasan untuk melakukan bisnis. Perancis nyaris lumpuh. Jalan bebas hambatan yang mengelilingi ibukota Perancis ditutup di kedua arah di sebelah barat Paris pada pagi hari setelah sopir taksi memasang barikade di jalan-jalan. Akses ke tiga terminal di Bandara Charles de Gaulle Paris di utara diblokir. Taksi juga berkumpul di bandara Orly di selatan, dan di stasiun kereta dalam kota. Bahkan para penumpang terpaksa berjalan di sisi jalan untuk menuju bandara. Sopir taksi di Perancis, harus membayar hingga 240 ribu euro untuk mendapatkan lisensi mereka. Namun berbeda dengan Taksi Uber yang tak membayar lisensi untuk menjalankan roda bisnisnya.
  16. Uber kembali menuai kecaman di Indonesia. Baru saja memperluas pasar sampai ke Bandung, Uber hari ini diadukan ke Bareskrim Polri oleh ormas Indonesian Club yang diprakarsai Gigih Guntoro. Alasan pengaduan ini karena Uber dianggap melanggar sejumlah undang-undang dan peraturan pemerintah terkait Lalu Lintas, Ketenagakerjaan, dan Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Pengaduan ini menambah satu lagi kontroversi yang dialami oleh Uber. Namun, tidak bisa dimungkiri, tak banyak perusahaan startup global yang mampu menyajikan teknologi disruptif seperti Uber. Meski umurnya baru lima tahun, Uber kini telah tersebar secara global di 58 negara. Bisnis Uber pun meraih kepercayaan investor, tecermin dari market value Uber yang mencapai US$18 miliar pada Juni 2014, lalu meroket hingga US$40 miliar pada Desember 2014, dan diperkirakan bernilai US$50 miliar pada Mei 2015. Namun ada hal lain yang membuat Uber makin menonjol: “perjuangan” menghadapi konflik di banyak negara, termasuk di Indonesia. Mulai dari AS, Eropa, sampai Asia, Uber harus berbenturan dengan pengusaha taksi dan pemerintah. Pengusaha taksi menganggap, Uber adalah usaha ilegal merebut pasar yang selama ini dilayani taksi. Sementara itu, pemerintah menganggap Uber tidak memiliki izin melayani publik yang harus dikantongi angkutan publik. Pemerintah juga merasa Uber tidak memberikan kontribusi pajak yang seharusnya dikenakan untuk angkutan publik. Menanggapi kontroversi tersebut, jawaban Uber relatif sama, yaitu Uber tidak bermaksud mematikan angkutan taksi, tapi hanya memberikan transportasi alternatif kepada publik. Uber juga menyebut posisinya sebagai perusahaan teknologi dan bukan perusahaan transportasi. Karena itu, Uber menganggap seharusnya layanan mereka tidak harus dibenturkan dengan regulasi pajak maupun angkutan umum biasa. Dari dua argumentasi tersebut, memang agak sulit menilai siapa yang benar. Regulasi soal angkutan umum telah terbentuk puluhan tahun lamanya, jauh sebelum teknologi smartphone—yang menjadi tulang punggung model bisnis Uber—hadir dan berkembang seperti sekarang. Melarang Uber dan perusahaan sejenis juga bukan langkah yang bijak, mengingat Uber memberikan pilihan tambahan di tengah banyaknya problema transportasi di kota-kota besar. Lalu, apa solusinya? Untuk kasus di Indonesia, Uber sebenarnya bisa bekerjasama dengan perusahaan taksi yang telah ada, seperti Blue Bird atau Express Group. Cara seperti ini telah dilakukan GrabTaxi. Cara lain adalah seperti yang diusulkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Pria yang biasa dipanggil Ahok ini mendorong Uber mengajukan izin usaha di bidang transportasi. Dengan begitu, Uber memiliki kesamaan hukum dengan penyedia transportasi lain. Namun di dua solusi tersebut, ada satu masalah yang mengganjal: dari mana Uber mendapatkan keuntungan? Untuk solusi pertama, Uber akan kesulitan mendapatkan pembagian keuntungan dari perusahaan taksi yang telah memiliki pasar tersendiri. Sementara di solusi kedua, Uber harus membangun sistem armada tersendiri, yang sebenarnya bukan merupakan bisnis inti Uber selama ini. Itulah dilema yang harus Uber hadapi. Dilema ini harus mereka selesaikan, agar Uber tidak terus dikejar-kejar.
  17. Mimpi seorang sopir taksi merayakan ulang tahun anaknya menjadi kenyataan. Heboh di sosial media, restoran cepat saji KFC memberikan kejutan berupa perayaan ulang tahun kepada sopir tersebut. Mengutip akun Facebook KFC, Senin, 4 Mei 2015, impian merayakan ulang tahun putra sopir taksi bernama Alex Ridwan tersebut rencananya akan diwujudkan pada 6 Mei 2015. Dalam akunnya, KFC menyebutkan akan menggelar perayaan tersebut di KFC Gaplek, Pamulang. Namun detil waktunya belum diketahui secara pasti. Diakui KFC, beberapa hari lalu jagat sosial media memang sempat dibuat haru dengan posting dari penyiar GenFM, Ankatama. Dia memposting perjuangan seorang bapak yang bekerja sebagai sopir taksi yang berjuang mewujudkan mimpi anaknya merayakan ulang tahun di KFC. Alex diketahui menaruh foto anaknya di dashboard taksi sebagai penyemat dirinya mencari tambahan uang untuk sang anak. "Dan KFC pun ikut mewujudkan impian Bapak Alex Ridwan untuk merayakan ulang tahun anaknya di KFC tanggal 6 Mei 2015 nanti," ujar akun KFC tersebut. Keputusan KFC ini pun disambut haru para netizen. Seperti diketahui, netizen dibuat haru dan terenyuh dengan semangat sopir taksi yang gigih banting tulang mencari rejeki demi membahagiakan sang anak. Kisah itu bermula saat seorang netizen, memposting foto seorang sopir taksi tengah memajang foto anak bungsunya di dekat panel speedometer mobil. Kebetulan ia tengah mengguna taksi tersebut. Foto yang diposting oleh akun Ankatama di media sosial Path itu menyebar di pengguna sosmed lainnya. Dalam foto itu, Ankatam memberikan keterangan: "Mewek (nangis) di pagi hari disopiri supir taksi yang majang foto anak bontotnya. Pas gue tanya kenapa taro di situ? Jawabannya..." "Biar semangat cari uangnnya nak, minggu depan dia ulang tahun, saya mau ajak dia makan di KFC. Sama beliin tas sekolah". Foto yang juga diposting di akun facebok One Day One Juz itu banjir komentar dari netizen. Mereka memuji semangat si sopir yang tak lelah demi mencari rejeki halal. Lalu bagaimana dengan kamu? Sopir taksi 36 tahun di Shenzhen menjadi contoh moral yang bagus. Ini karena dia mengembalikan sekitar 300 potong perhiasan emas yang tertinggal di mobilnya. Dikutip Dream dari Shanghaiist.com, Sabtu 11 April 2015, kalung itu beratnya ditaksir sekitar 1 kilogram dan diperkirakan bernilai 250.000 yuan (Rp 520 juta). Penemuan perhiasan itu berawal, ketika salah satu penumpang taxi yang dikemudikan Yang Bojian melihat sebuah tas plastik yang tergeletak di bawah kursi penumpang belakang. Setelah mengantar penumpangnya, Bojian segera memeriksa isi tas tersebut. Alangkah terkejutnya Bojian, karena di dalamnya dia melihat sekitar 300 potong kalung emas. Bojian tahu perhiasan itu bukan milik penumpang yang baru diantarnya, karena saat masuk taksi tidak membawa apa-apa. Tapi ia tidak tahu siapa yang telah meninggalkan tas tersebut. Sopir taksi, yang hanya punya penghasilan 6000-7000 yuan (Rp 12-13 juta) per bulan, mengakui bahwa ia tergoda untuk mengambil kalung-kalung untuk dirinya sendiri. Tetapi ia akhirnya memutuskan untuk menyerahkan perhiasan itu ke pihak berwenang. Bojian mengungkapkan bahwa ia telah bekerja sebagai sopir taksi sejak 2001. Dan selalu mengembalikan barang-barang yang tertinggal di taksinya. Sejauh ini, pemilik kalung-kalung emas tersebut belum diketahui. Kasus barang berharga tertinggal di taksi sering terjadi di Tiongkok. Seorang pengemudi taksi di Shanghai pernah mengembalikan sekantong emas dalam mobilnya yang diperkirakan bernilai satu juta yuan. Dia diberi 200 yuan (Rp 416 juta) sebagai hadiah. Netizen dibuat haru dan terenyuh dengan semangat sopir taksi yang gigih banting tulang mencari rejeki demi membahagiakan sang anak. Kisah itu bermula saat seorang netizen, memposting foto seorang sopir taksi tengah memajang foto anak bungsunya di dekat panel speedometer mobil. Kebetulan ia tengah mengguna taksi tersebut. Foto yang diposting oleh akun Ankatama di media sosial Path itu menyebar di pengguna sosmed lainnya. Dalam foto itu, Ankatam memberikan keterangan: "Mewek (nangis) di pagi hari disopiri supir taksi yang majang foto anak bontotnya. Pas gue tanya kenapa taro di situ? Jawabannya..." "Biar semangat cari uangnnya nak, minggu depan dia ulang tahun, saya mau ajak dia makan di KFC. Sama beliin tas sekolah".
  18. Kendaraan umum seperti taksi biasanya memberikan layanan jasa untuk mengangkut penumpangnya dengan cepat agar tidak terlambat menuju tempat tujuan mereka, namun berbeda halnya dengan taksi yang ada di Jepang. Taksi ini justru memiliki kecepatan yang begitu lambat bagi para penumpangnya, sehingga sangat tidak cocok bila dinaiki oleh orang yang sedang berkejaran dengan waktu, karena bisa dipastikan jadwal mereka akan berantakan. Taksi ini disediakan oleh salah satu layanan jasa taksi bernama Sanwa Koutsu Group yang berada di Jepang. Perusahaan taksi ini tidak membuat jasa layanan taksi yang cepat tapi justru jasa layanan taksi ini berbeda, mereka membuat jasa layanan taksi dengan kecepatan lambat seperti gerak kura-kura. Untuk itu pemilik Sanwa Koutsu Group memberikan gambar kura-kura sebagai icon taksi mereka. Kura-kura yang merupakan hewan yang terkenal dengan jalannya yang lambat menjadi maskot dan ikon taksi ini, sehingga taksi ini berbeda dengan taksi-taksi lain yang dikemudikan dengan cepat untuk mengejar ketinggalan waktu penumpangnya. Turtle Taxi orang biasa menyebutnya, setiap orang yang menaiki taksi ini akan dibuat senyaman mungkin duduk diatas kursinya, para pengemudi dianjurkan untuk mengemudikan taksi tersebut dengan ritme yang halus, mereka tidak boleh menambah atau mengurangi kecepatan secara mendadak, yang biasanya membuat penumpang terkejut. Jasa layanan taksi ini lebih sering dipilih dan digunakan oleh para ibu-ibu yang akan bepergian dengan buah hati mereka dengan alasan tidak menyukai pengemudi mengendarai taksi dengan cara ugal-ugalan. Selain itu taksi ini akan memberikan pilihan kepada para penumpang untuk memilih sendiri kecepatan yang mereka inginkan, hanya tinggal menekan tombol Yukkuri, para penumpang bisa memilih mode perjalanan halus dan santai sesuai dengan yang mereka inginkan. Untuk sekarang jasa layanan taksi ini hanya tersedia di daerah Yokahoma saja, namun rencananya sesegera mungkin Sanwa Koutsu Group akan memperluas layanan dan jasa mereka tersebut hingga kota-kota besar lainya yang berada di Jepang, mulai dari Kanagawa, Tokyo bahkan hingga Saitama.
  19. Badan antariksa Amerika Serikat, National Aeronautics and Space Administration (NASA) ingin menaikkan anggaran belanja tahun 2016 sebesar 50 persen untuk membantu dua perusahaan mitranya, Boeing dan Space Exploration Technologies (SpaceX), mengembangkan taksi antariksa sebagai transportasi menuju Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS). Kantor berita Reuters mengabarkan, hal itu menjadi bagian dari ajuan Presiden Barack Obama untuk mendorong anggaran NASA pada tahun fiskal yang dimulai pada 1 Oktober mendatang, yakni sebesar US$ 18,5 miliar atau setara dengan Rp 233 triliun. Jumlah anggaran tersebut sudah termasuk peningkatan biaya pengembangan taksi antariksa yang akan dikerjakan oleh Boeing dan SpaceX, yaitu US$ 1,24 miliar atau sekitar Rp 15,6 triliun. Kongres sudah memberikan US$ 805 juta untuk program Commercial Crew yang berakhir pada 30 September ini. Namun, menurut staf keuangan NASA, David Radzanowski, pihak Gedung Putih menginginkan tambahan uang agar Boeing dan SpaceX bisa mengerjakan taksi antariksa dan NASA tak lagi 'nebeng' dengan badan antariksa Rusia, Roscosmos sebelum akhir 2017. Jika kongres tak menambahkan dana US$ 1,24 miliar itu, NASA tak akan bisa membiayai pengembangan SpaceX dan Boeing. "Akibatnya, kita tak akan mampu mengesahkan pengembangan layanan itu di akhir 2017," kata Radzanowski. Pada September 2014, NASA menandatangani kontrak senilai US$ 4,2 miliar untuk Boeing dan US$ 2,6 miliar untuk perusahaan perakit wahana antariksa SpaceX. Kerja sama ini bertujuan membangun taksi antariksa supaya bisa terbangkan awak NASA ke stasiun ruang angkasa internasional (ISS) secara mandiri. Pengelola program NASA mengatakan bahwa nantinya NASA harus bisa menghemat lebih dari US$ 12 juta atau setara Rp 150 miliar untuk transportasi komersial luar angkasa para astronaut, ketimbang menebeng layanan Roscosmos yang memakan biaya lebih dari US$ 70 juta per orang, atau sekitar Rp 873 miliar.
  20. Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) Unit Taksi menyatakan komponen biaya terbesar pengusaha taksi adalah untuk suku cadang, yang selama ini sangat dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Biaya suku cadang lebih dari 50 persen, sedangkan ongkos bahan bakar minyak (BBM) hanya sekitar 15 persen dari seluruh biaya operasional taksi. "Batas bawah tarif taksi saat ini Rp 4.000 per kilo meter dan batas atasnya Rp 4.600, jadi masih ada selisih Rp 600. Jadi mungkin kami akan gunakan tarif bawah," ujar M Siburian, Ketua Organda Unit Taksi DKI Jakarta. Siburian menjelaskan jarak tempuh taksi untuk setiap liter bensin rata-rata sekitar 10 kilo meter. Dengan harga baru premium Rp 6.600 per liter terhitung mulai besok, maka telah terjadi penurunan harga Rp 1.900 per liter sejak posisi terakhir sebelum turun (Rp 8.500 per liter), yang jika dikonversi ke tarif taksi selisihnya hanya Rp 190 per kilo meter. "Sementara range tarif kita, antara batas bawah dan batas atas Rp 600 dan selisih Rp 190 itu masih dalam range. Repot kalau setiap dua minggu mengubah tarif, jadi kita pakai tarif bawah," tuturnya. Menurut Siburian, proses untuk mengubah batas bawah atau batas atas tarif taksi membutuhkan waktu yang cukup lama, sekitar dua pekan sebelum diterapkan. Apabila harga BBM berubah setiap dua pekan, maka akan sangat merepotkan dan menimbulkan ketidakpastian bagi operator angkutan umum. "Belum lagi kita harus mengubah tera argometer taksi ke Badan Meterorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang itu ada biayanya laikny auji KIR," kata Siburian. Kendati demikian, lanjut Siburian, Organda akan mengkaji kebijakan pemerintah yang mencabut subsidi premium dan melepas harga jualnya mengikuti mekanisme pasar. Pekan depan dijadwalkan Organda akan menggelar rapat besar untuk memutuskan kebijakan tarif angkutan umum. "Jadi belum ada keputusan final. Kemungkinan turun tetap terbuka," katanya. Siburian menambahkan saat ini jumlah armada taksi di DKI Jakarta sebanyak 27.000 unit milik beberapa perusahaan. Sementara itu, Humas Blue Bird Teguh Wijayanto mengatakan perusahaannya akan mengikuti keputusan Organda p[erihal penetapan tarif baru. "Jadi belum ada keputusan, kami akan tunggu kepastian Organda," katanya.
  21. Duh macet nih. Enaknya ngapain ya macet-macet di taksi begini? Mana argonya jalan terus lagi. Ah daripada nganggur ngedumel di twitter, mending gw bikin artikel aja. Dan berhubung gw lagi naik taksi, artikel ini akan gw dedikasikan kepada bapak supir yang lagi nganterin gw. Yak inilah dia tipe-tipe supir taksi yang ada di muka bumi ini. Robot Tipe robot ini adalah seorang yang profesional banget. Beliau menjunjung tinggi etika profesi dan menjalankan tugasnya dengan baik. Mereka mengerti kalo job desc seorang supir taksi adalah mengantarkan pelanggan dari poin A ke poin B. Gak kurang, gak lebih. Nah yaudah, jadi kalo kamu dapet yang tipe ini, itulah yang kamu dapatkan. Kamu masuk taksinya, bilang mau kemana, selama perjalanan diem-dieman aja kayak orang pacaran lagi berantem. Sampe tujuan, bayar, selesai deh. Terlalu Ramah Kalo yang ini malah kebalikannya. Dia ramah banget. Pas kamu masuk taksi, setelah menyebutkan tujuan, dia bakal nanya kabar kamu gimana. Terus nanya kamu kerjaannya apa. Terus nanya lagi supaya kamu jelasin tentang kerjaan kamu itu. Terus dia bakal nimpalin supaya pembicaraan terus lanjut. Terus dia bakal ngomongin soal isu yang lagi hangat saat ini. Bukan gak mungkin juga dia bakal nanya tentang percintaan kamu dan melontarkan pertanyaan sakral "Kapan kawin?" Ramah banget kan? Saking ramahnya kamu diajak ngobrol mulu, kalo perlu ambil rute yang jauh supaya bisa ngobrol lebih lama. Dan tipe-tipe begini biasanya muncul kalo kamu lagi pulang malem, capek, dan udah males mau ngapa-ngapain. Curhat Tipe yang ini bisa dibilang masih sodaraan sama si Ramah tadi. Tapi mereka punya 1 perbedaan yang hakiki; kalo si ramah bakal nanya-nanya ke kamu ngajak ngobrol, tipe yang ini bakal nanya-nanya dikit di awal, terus abis itu curhat deh dia panjang lebar, memojokkan kamu supaya mau gak mau musti nanggepin kalo gak mau dinyinyirin. Curhatnya tentang apa aja? Ya macem-macem. Dari curhat marah-marah tentang kekacauan negara, curhat tentang kerjaannya, misalnya tentang gaji atau lagi banyak pemecatan atau keadaan jalan yang makin semrawut dan macet, urusan-urusan pribadi yang harusnya gak diceritain ke sembarang orang, sampe curhatan sedih yang bikin kamu iba dan ngasi dia duit lebih, entah deh beneran apa enggak ceritanya itu. Gaji Buta Pas kamu masuk taksinya, udah ada bau-bau gak enak. Terus keliatan kalo gak terawat gitu. Pas kamu bilang tujuan kamu, dia bilang dia gak tau jalan, jadi kamu musti nunjukin jalannya ke dia. Udah gitu nyetirnya ugal-ugalan banget gak jelas. Kamu kepikiran buat nulis surat wasiat, supaya kalo kamu kenapa-kenapa di jalan paling enggak kamu udah sempet ninggalin pesen buat orang-orang terkasih. Biasanya yang begini-begini suka ngasi alesan masih baru jadi supir, ato baru dateng dari kampung jadi gak tau jalan. Sempurna Ramah, tapi secukupnya. Wangi, tapi gak menyengat. Terus tau jalan. Nyetirnya alus. Udah sih. Kalo dapet supir taksi kayak gini, gw udah bersyukur banget. Maling Yang ini katanya, katanya sih, amit-amit kalo sampe ngalamin sendiri, bentuknya biasa-biasa aja. Nyetirnya juga lancar-lancar aja, sampe tau-tau secara misterius belok ke tempat sepi dimana ada orang yang langsung maksa naik taksi kamu, dan ngerampok kamu. Wih serem banget sih kalo sampe kejadian gitu, mau ngelawan ato kabur juga gimana caranya kan. Terus...Eh bentar. Pak, ini kok lewat sini, kan mau ke Blok M, ngapain lewat jalan kecil gini ? Eh Pak, kok fotonya beda sama tampang bapak. Lho ini kenapa dibuka kunci pintdofkkpgkfq39rk rrjop4-04kr0-c
  22. Menyambut ajang Dubai Motor Festival, panitia penyelenggara menawarkan mobil seperti Rolls Royce, Ferrari, atau Lamborghini sebagai taksi. Uni Emirat Arab merupakan salah satu negara dengan pendapatan per kapita penduduknya yang tertinggi di dunia. Tak heran, jika di negara tersebut kerap dijumpai mobil-mobil mewah papan atas dunia berseliweran di jalanan. Bahkan, di Dubai yang menjadi salah satu kota terkaya di Uni Emirat Arab tersebut menjadikan mobil super mewah seperti Ferrari untuk armada taksi. Ya, dalam rangka menyambut ajang Dubai Motor Festival, panitia penyelenggara menawarkan kendaraan mahal seperti Rolls Royce, Ferrari, ataupun Lamborghini untuk armada taksi selama gelaran berlangsung. Jika layanan taksi tersebut disediakan secara cuma-cuma kepada wisatawan yang berkunjung ke Dubai mulai dari 19 November sampai 6 Desember mendatang. Taksi elite ini beroperasi tiap akhir pekan dan akan mangkal di tempat-tempat yang sering dikunjungi wisatawan seperti mal atau tempat wisata. "Taksi supercar ini akan menawarkan para wisatawan maupun penduduk untuk mendapatkan pengalaman yang sebelumnya hanya berupa mimpi. Ide di balik kegiatan ini adalah untuk merayakan semangat dari rakyat untuk otomotif. ujar Jin Chwen Ong, Direktur Dubai Motor Festival. Keberadaan mobil-mobil super dengan harga selangit di Dubai menjadi hal yang lumrah dan bahkan digunakan sebagai armada dinas kepolisian. Tercatat, merek-merek seperti Lamborghini, Bugatti, Ferrari, hingga Lotus digunakan sebagai kendaraan dinas kepolisian Dubai. "Kegiatan ini menjadi yang pertama di dunia dan kami ingin melibatkan masyarakat untuk turut serta. Kami ingin melihat respon dari masyarakat saat berkesempatan mencoba mobil ini," tutupnya.
  23. Aplikasi Uber memang masih menimbulkan pro dan kontra di sejumlah kota, termasuk Jakarta. Terlepas dari itu, sebetulnya Uber menawarkan konsep yang menarik tentang bagaimana menggunakan transportasi di kota. Startup berbasis di San Francisco ini memang mengklaim bahwa Uber bukanlah aplikasi pemesanan taksi, melainkan hanya menjadi perantara bagi pengendara mobil sewaan dengan calon penumpang. Memang, taksi yang digunakan bukanlah taksi berpelat kuning, melainkan hanya mobil sewaan dari perusahaan rental. Untuk menggunakan aplikasi ini, langkah awalnya tentu saja harus menginstal aplikasi Uber yang tersedia di iPhone. Setelah memasukkan sejumlah data, seperti nama, nomor ponsel dan kartu kredit barulah aplikasi digunakan. Tak seperti aplikasi pemesanan taksi, Blue Bird misalnya, calon penumpang bisa melihat Black Cars -- sebutan armada taksi uber -- terdekat dengan lokasinya. Memilih lokasi penjemputan pun bisa di mana saja, asalkan jangan kecewa menunggu lama bila mobilnya agak lama datang. Tapi tenang, estimasi waktu tetap ditampilkan di layar ponsel. Setelah memastikan lokasi penjemputan, calon penumpang akan mendapatkan data diri pengemudi dan mobil yang dikemudikannya, mulai dari foto si sopir, jenis kendaraan, plat mobil, hingga nomor ponselnya. Kebetulan mobil yang digunakan adalah jenis Toyota Innova. Bukan mobil mewah seperti Toyota Alphard dan Mercedes-benz. Hal ini sekaligus menegaskan jika layanan Uber tak melulu menyediakan mobil mewah. Di dalam kendaraan tidak ada yang aneh, kecuali di samping sopir terdapat iPhone 4S yang ditempelkan menggunakan car holder dan dicolok kabel charger agar tidak mati. "Saya menerima orderan, lokasi tujuan dan arah lokasi penjemputan. Kadang sih penumpang juga mengirimkan SMS alamatnya," kata Abid Selama perjalanan, penumpang dapat memantau perjalanannya melalui aplikasi Uber dan estimasi perjalanan ke lokasi tujuan. Di sela-sela perjalanan, penumpang pun dapat mengirimkan lokasi terbarunya ke jejaring sosial atau SMS Ini harus diakui kelebihan dari Uber yang dapat memantau secara gamblang ke mana arah mobil dibawa. Lebih jauh, Abid menceritakan bahwa dirinya mendapat informasi mengenai pengemudi taksi Uber dari kawannya. Awalnya dia mengira akan bekerja sebagai pengemudi mobil rental. "Ternyata tidak, saya sehari sebelum nyetir di-training dulu di Pacifik Place. Tapi, itu lebih bagaimana menggunakan aplikasi ini," tuturnya. Pria asal Sukabumi ini mengaku, semua kebutuhan, seperti peta, GPS, hingga argo berjalan menggunakan iPhone yang terpasang di tengah kendaraan. Penggunaannya pun mudah dan tak perlu repot. Persis seperti di taksi. Dari user interface, Uber memang sangat mudah digunakan Dan tak terlalu ribet. Jadi kendala memang memasang pick up location yang membutuhkan waktu agak lama. Soal argo, secara fair Uber sudah memberi tahunya di awal. Jadi seperti taksi, ada minimum fare sebesar Rp 30 ribu, dengan komposisi Rp 500 per menit dan Rp 2.850 per kilometer. Seperti yang dijajal dari Warung Buncit ke kebun binatang Ragunan lalu kembali ke Warung Buncit hanya menghabiskan Rp 49 ribuan. Karena memang kondisinya sedang lancar, bila tersendat jumlahnya mungkin bisa lebih dari itu. Setelah sampai tujuan, pengemudi akan mematikan 'argo' di iPhone dan terpampang jumlah yang harus dibayarkan dan harus menggunakan kartu kredit. "Mas juga bisa memilih rating dengan bintang dari satu hingga lima apakah saya menjengkelkan atau tidak," jelas Abid. Sejauh ini, Uber merupakan aplikasi yang mudah digunakan dengan antarmuka dan penggunaan yang mudah. Soal kenyamanan, mobil Uber menampilkan informasi secara detil sebelum penjemputan. Perlu diingat, karena konsepnya seperti jejaring sosial, pengguna bisa saling mengirimkan lokasi antar sesama teman atau bahkan berbagi pembayaran. Singkatnya, menggunakan layanan mobil rental yang bergaya ala taksi Uber ini memang mudah dan nyaman. Namun ada beberapa hal yang perlu dikonfirmasi. Pertama, tak semua mobil yang digunakan masuk kategori mewah, contohnya seperti yang digunakan detikINET. Kedua, mobil yang menjemput tak bisa langsung datang, jadi harus sabar-sabar. Sebab armada masih terbatas dan tergantung kondisi lalu lintas. Ketiga, tak ada perbedaan berarti dari interior mobil yang digunakan. Tetapi iPhone yang terpasang car holder membuatnya jadi pembeda. Keempat, perjalanan kita bisa dipantau lewat GPS dan pastinya pembayarannya harus via kartu kredit alias tak bisa cash.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy