Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'sql'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 6 results

  1. Apa perbedaaan My SQL dan SQL? SQL (Structured Query Language) adalah bahasa permintaan atau query dalam database. Sedangka MySQL adalah software database server. Perintah dasar SQL petig utuk dipelajari, karea dalam setiap kasus pemrograman database perintah SQL selalu kita gunakan untuk membuat query data di dalam database. Berikut ini adalah peritah-peritah dasar MySQL: 1. Perintah untuk menampilkan/melihat daftar database yang sudah ada. SHOW DATABASES; 2. Perintah untuk masuk/mengakses database yang sudah ada USE<nama database> 3. Perintah untuk melihat/menampilkan semua tabel yang ada di dalam database aktif yang sudah dibuka, dan sudah di USE. SHOW TABLES; 4. Perintah untuk melihat struktur tabel DESC <nama tabel> Perintah DDL dalam MySQL: 1. Perintah untuk membuat database baru. CREATE DATABASE<nama database> 2. Perintah untuk membuat tabel baru. CREATE TABEL<nama tabel> (nama kolom A tipe data, nama kolom B tipe data, nama kolom C tipe data PRMARY KEY (nama kolom A)); 3. Tabel yang ada dalam database dapat dihapus, tetapi penghapusan ini bersifat permanen. Sehingga, tidak dapat mengembalikan tabel dan datanya jika sudah dihapus. DROP TABLE <nama tabel> 4. Kita sudah dapat memperbaiki kesalahan dan kekurangan pada tabel yang sudah kita buat. A. Menambah kolom baru. ALTER TABLE <nama table> ADD<definisi kolom> [FIRST/AFTER nama kolom] B. Memperbaiki kolom yang sudah ada ALTER TABLE <nama kolom> CHANGE <kolom lama><definisi kolom baru>
  2. Havij adalah sebuah tools yang berfungsi sebagai alat untuk melakukan injeksi sql untuk menemukan celah pada website dan kemudian akan di eksekusi oleh peretas. Download disini
  3. Sebenarnya cara untuk meng-copy file SSIS cukuplah mudah yaitu sama saja seperti kita copy-paste file seperti biasa. Sedangkan cara mengedit file SSIS tersebut juga tidak kalah mudahnya kita hanya cukup membuka SQL Server Business Intelligence Development Studio dan pilih menu File-Open File dan kemudiah pilih file .dtsx yang ingin kita edit. Case Setelah kita edit file SSIS-nya tersebut, lalu bagaimana caranya menjalankan SSIS tersebut dengan SQL Server?. Caranya sangaatlah mudah, kita hanya memanfaatkan Fitur SQL Server Agent yang ada ada SQL Server. SQL Server yang saya gunakan adalah SQL Server 2008 Sebelum memulai pastikan kalau kita sudah membuat package SSIS-nya sehingga kita tidak perlu memulai dari awal. Pada artikel kali ini, saya akan menggunakan SSIS yang telah saya buat sebelumnya yaitu SSIS untuk membuat file text secara dinamis. Artikelnya sendiri yaitu Cara Membuat Dynamic File Name dengan Foreach Loop Container. Kalau sudah mempunyai package SSIS yang ingin kita jalankan, langsung saja kita mulai STEP by Stepnya Steps Step 1. Buka SQL Server Management Studio. Kemudian Expand menu SQL Server Agent Step 2. Klik kanan pada folder jobs -> New Job. Step 3. Tentukan nama dan owner Jobs yang ingin kita buat. Lalu lanjut ke menu Steps Step 4. Pada menu Steps ini berguna untuk mendefinisikan step-step yang akan kita eksekusi. entah itu berupa query atau SSIS. Pilih New untuk menentukan steps-nya. Step 5. Tentukan Nama dan type dari Steps-nya. Karena saya ingin menjalankan file SSIS, maka saya pilih Sql Service Integration Service package. Tentukan Package Sourcenya. Saya pilih File System karena file SSIS saya berada di hadrdisk laptop saya. Dan kemudian tentukan Package-nya. Package ini merupakan path dari File SSIS yang ingin dijalankan. Jika sudah, pilih OK. Step 6. Pilih menu Schedule dan klik new. Menu Schedule ini untuk menentukan waktu kapan dijalankannya Jobs ini. Pada menu ada beberapa pilihan waktu untuk menjalankan Jobs. Type Schedule yang saya gunakan pada artikel ini adalah One Time. Yang berarti saya hanya menjalankan Jobs ini hanya sekali saja. Setelah waktunya ditentukan pilih OK. Step 7. Setelah kita definisikan Schedule-nya lalu kita bisa Pilih OK lagi untuk menandakan jobs yang kita buat telah selesai atau masih bisa kita lanjutkan ke menu alert, notification, dan target. Pada artikel ini saya hanya sampai pada menu Schedule. Nah setelah kita mendifinisikan jobs-nya maka kita hanya perlu menunggu jobs tersebut bekerja sesuai dengan waktu yang telah kita tentukan pada schedule diatas. Oh iya, jangan lupa agar JOBS ini dapat running, SQL Server Agent dan SQL Server Integration pada Services windows harus dalam kondisi START.
  4. SQL merupakan kepanjangan dari Structured Query Language, yang berarti SQL adalah sebuah bahasa yang digunakan untuk melakukan implementasi terhadap data yang disimpan pada sebuah basis data (database). Seperti halnya dalam pembuatan program aplikasi komputer, kita menggunakan bahasa pemrograman untuk membangunnya. Begitu juga untuk pembuatan database, digunakan bahasa SQL untuk membangun sebuah database. Pengertian SQL Pengertian SQL terdiri dari sekumpulan perintah-perintah yang digunakan untuk mengakses data pada sebuah database relasional. Bisa dibilang SQL merupakan bahasa baku untuk sebuah Relational Database Management System (RDBMS) yang Saat ini hampir digunakan oleh semua server basis data yang mendukung bahasa SQL untuk melakukan manajemen datanya. Bahasa SQL telah diresmikan sebagai bahasa komputer yang mengikuti standar ANSI (American Nasional Standard Institute) sebagai bahasa dalam manajemen database relasional. Sejarah SQL pertamakali dirancang pada tahun 1970 oleh peneliti dari IBM bernama EF Codd dengan artikelnya yang berisi tenteng pembahasan ide-ide ntuk pembuatan basis data relasional. Pada artikel tersebut juga membahas kemungkinan penggunaan bahasa standar untuk mengakses sebuah basis data untuk menjalankan fungsi database. Lalu tercetus SEQUEL (Structured English Query Language)sebagai nama bahasa relasional database tersebut. Setelah terbitnya artikel tersebut, lalu IBM mengambil alih proyek untuk pembuatan basis data relasional yang berbasis pada penggunaan bahasa SEQUEL. Kemudian setelah permasalahan hukum karena penggunaan nama SEQUEL, lalu dirubah menjadi SQL. Kepopuleran SQL semakin diperkuat dengan dibangunnya sebuah server basis data dari perusahaan besar Oracle. yang melambungkan SQL sebagai bahasa dalam menejemen basis data. Yang kenudian diikuti dengan database server terkemuka seperti Database MySQL yang banyak digunakan sampai saat ini. Perintah SQL Pengertian SQL adalah bahasa yang digunakan untuk mengakses basis data relasional yang terdiri dari perintah-perintah. Perintah SQL (query) inilah yang menjalankan fungsi seperti mengambil data dari database, menambahkan data ke database, menghapus data di dalam database, dan mengubah data di dalam database. Perintah SQL dibagi menjadi 3 yaitu : 1. DDL (Data Definition Language) DDL adalah perintah SQL yang melakukan pendefinisian terhadap sebuah struktur database, yang meliputi struktur database dan table. Perintah SQL pada DDL termasuk seperti berikut : CREATE ALTER RENAME DROP 2. DML (Data Manipulation Language) DML merupakan perintah SQL yang berhubungan pada perilaku manipulasi atau pengolahan data atau record yang ada dalam table. Perintah SQL yang termasuk dalam DML antara lain : SELECT INSERT UPDATE DELETE 3. DCL (Data Control Language) DCL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pengaturan hak akses user, baik terhadap server, database, table maupun field. Perintah SQL yang termasuk dalam DCL antara lain : GRANT REVOKE Setiap perintah SQL tersebut dapat digunakan pada pernyataan perintah SQL dengan menggambungkan klausa-klausa lain untuk menghasilkan data secara spesifik yang dibutuhkan oleh user.
  5. Pernahkah ente membackup database aplikasi web ente hingga menemukan satu hal yang cukup mengerikan, database mysql yang lebih dari 50 MB misalnya? Wah… kita dibuat pusing kalau database sudah membengkak seperti ini, karena bagaimana jika ingin memindahkan database ini ke dalam domain yang lain menggunakan fitur import pada phpmyadmin, kemungkinan yang sering terjadi adalah failed upload karena terlalu besar ukurannya. Lalu bagaimana solusinya? Biasanya ane memecahnya menjadi beberapa bagian kecil, jadi per 5 MB, agar lebih ringan ketika di import. Tapi bagaimana jika size file sqlnya itu 100 MB ? Bisa-bisa tangan pegal-pegal dan waktu terbuang percuma. Dari pada tangan pegal-pegal, dan waktu terbuang sia-sia, ane menyarankan ente untuk menggunakan satu tools kecil yang sangat bermanfaat, memotong file sql yang sangat besar tersebut menjadi bagian-bagian kecil yang bisa ente setting berapa sizenya. SQL Dump File Spliter adalah solusi dari permasalahan ini. Ente bisa mensetting berapa ukuran file hasil yanag dipotong-potong, dan juga ente bisa memilih akan diletakkan dimana file yang dipotong menjadi bagian kecil tersebut. Silahkan download tools tersebut di sini? SQL Dump Spliter
  6. Selisih waktu banyak digunakan untuk mengetahui perbedaan antara 1 waktu dengan waktu lainnya contohnya Umur, lama peminjaman, lama pemesanan, waktu online dan lain-lain. Ente bingung untuk mencari selisih waktu dan tanggal dalam aplikasi yang ente buat? Jangan khawatir, dengan statement SQL, Ente bisa mencarinya dengan mudah. Kalau ente familiar dengan PHP, maka setahu ane nggak ada function dalam PHP yang dapat digunakan untuk mencari selisih waktu dan tanggal secara instan, atau tinggal pakai. Namun ente terlebih dahulu membuatnya sendiri, dan itu tentu saja butuh waktu banyak. Tulisan ini akan membahas bagaimana mencari selisih waktu dan tanggal dengan menggunakan statement SQL. Untuk mencari selisih tanggal (dalam satuan hari) dengan menggunakan SQL, sintaksnya adalah sebagai berikut: SELECT datediff(‘tgl1′, ‘tgl2′); dengan tgl1 dan tgl2 adalah tanggal-tanggal yang akan dicari selisihnya. Adapun format tanggal nya adalah th-bln-tgl. Kalau tgl1 < tgl2, maka akan diperoleh selisih hari bernilai negatif. Sedangkan kalau tgl1 > tgl2, maka akan diperoleh selisih hari yang bernilai positif. Sebagai contoh, akan dicari selisih hari antara tgl 01/01/2013 dan 10/01/2013. Berikut ini adalah statement SQL nya. SELECT datediff(’2013-01-10′,’2013-01-01′); Dari perintah di atas akan diperoleh hasilnya 9 (artinya 9 hari) Bagaimana dengan selisih waktu? Untuk mencari selisih dari 2 buah waktu, sintaks SQL nya adalah: SELECT timediff(‘time1′, ‘time2′); Format time1 dan time2 dapat berupa waktu dalam jam (jam:menit:detik) atau tanggal saja (th-bln-tgl) atau bahkan gabungan jam dan tanggal (th-bln-tgl jam:menit:detik). Perintah SQL ini akan menghasilkan output dalam format jam (jam:menit:detik). Sebagai contoh akan dicari selisih waktu antara jam 13:00 dan 15:01. Perintah SQL nya SELECT timediff(’13:00′, ’15:01′); Perintah ini akan menghasilkan 2:01:00 (2 jam, 1 menit, 0 detik). Contoh lain akan dicari selisih waktu antara tanggal 01/01/2008 jam 10:01 dengan 02/01/2008 jam 10:02. SELECT timediff(’2013-01-02 10:02′, ’2013-01-01 10:01′); Perintah di atas akan menghasilkan 24:01:00 (24 jam, 1 menit, 0 detik). Nah begitu mudah bukan?? sisanya adalah modifikasi sesuai kebutuhan misalkan untuk sistem otomatisasi paling sering menggunakan perbedaan waktu ini untuk mengeksekusi sebuah perintah.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy