Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'sperma'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 10 results

  1. NASA telah mengirim sampel sperma manusia dan banteng ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) untuk diteliti. Lembaga antariksa milik pemerintah Amerika Serikat ini ingin mengetahui potensi pembuahan yang mungkin terjadi pada mamalia saat berada di ruang hampa alias gravitasi nol. Misi pengiriman sperma beku yang dijuluki Micro-11 itu diterbangkan ke ISS menggunakan kapsul Dragon dengan dorongan roket Falcon 9 buatan SpaceX. Peluncuran berlangsung di Cape Canaveral Air Force, Florida, Amerika Serikat, dua minggu lalu. Setelah mencairkan sampel, astronot di ISS akan mengaktifkan sperma tersebut menggunakan ramuan kimia unik. Pergerakan sperma akan dimonitor dan difilmkan dengan saksama saat "berenang" dan menyatu dengan sel telur. Usai fase awal selesai, sampel akan dicampur dengan pengawet dan kemudian dikirim kembali ke Bumi, tempat eksperimen diselesaikan. "Berdasarkan percobaan sebelumnya, kurangnya gravitasi mampu mengurangi mobilitas sperma," kata Fathi Karouia, ilmuwan utama proyek Micro-11 NASA, seperti dikutip dari Space Daily, Kamis (12/4/2018). Salah satu eksperimen yang dinyatakan berhasil adalah ketika NASA membuktikan bahwa sperma tikus bisa bertahan hidup selama sembilan bulan di angkasa luar. Sperma itu kemudian dikembalikan ke Bumi dan digunakan untuk reproduksi tikus. "Penelitian ini sejalan dengan penyelidikan lain pada sampel organisme berbeda, yang telah menunjukkan bahwa mikrogravitasi memicu regenerasi sel," imbuh Karouia. Sperma banteng dipilih untuk penelitian ini karena pola gerakannya mirip dengan sperma manusia. Oleh karena itu, sperma banteng digunakan sebagai kontrol kualitas yang nantinya akan dibandingkan dengan sperma manusia. "Kami belum tahu bagaimana misi luar angkasa ini dapat memengaruhi kesehatan reproduktif manusia. Investigasi tersebut akan menjadi langkah awal untuk memahami reproduksi dalam gravitasi rendah," tulis NASA dalam sebuah pernyataan. Ini bukanlah kali pertama sel sperma dikirimkan ke angkasa luar. Sebelumnya pada 1988, Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ESA) pernah mengirimkan sperma banteng. Selain itu, NASA juga pernah mengirimkan sperma bulu babi. Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/nasa-kirim-sperma-manusia-ke-angkasa-luar-untuk-apa-2KtK
  2. Menggunakan perangkat elektronik di kamar tidur pada malam hari ditemukan dapat merusak sperma maupun sel telur. Orang yang rutin memainkan ponsel atau tablet di malam hari sebelum tidur lebih mungkin untuk memiliki anak-anak yang lebih rentan terhadap penyakit, para ilmuwan mengingatkan. Jatuh tertidur dengan televisi menyala sepanjang malam di kamar tidur juga dinilai bisa merusak sperma dan sel telur. Temuan ini muncul dari percobaan laboratorium pada hamster setelah studi sebelumnya mengaitkan antara lampu malam dengan peningkatan risiko kanker, penyakit jantung, dan depresi. Prof Randy Nelson, yang memimpin penelitian AS mengatakan, “Kami harus peduli tentang meningkatnya eksposur dari tablet, telepon, dan TV.” Ini merupakan yang pertama kalinya di mana peneliti mampu menunjukkan bahwa kerusakan akibat paparan gadget di malam hari tidak hanya berdampak kepada individu yang menggunakan, tetapi juga pada anak-anak mereka kelak. “Ini bukan masalah yang berkembang di dalam rahim, namun berasal dari sperma dan sel telur. Efeknya ialah menyebabkan keturunan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah,” kata tim peneliti di Ohio State University. Para ahli juga memperingatkan bahwa paparan cahaya elektronik di malam hari dapat mengganggu jam tubuh dan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, depresi dan penyakit jantung.
  3. 1. Kalori Jangan kira bahwa sperma hanyalah zat yang berfungsi untuk membuahi sel telur dan melakukan reproduksi. Anda juga harus mengetahui bahwa sperma mengandung lemak, kalori, dan bahkan kolesterol Satu sendok makan sperma mengandung 20 kalori. 2. Nilai nutrisi Cairan sperma dan semen juga sangat bernutrisi. Cairan tersebut kaya akan protein dan karbohidrat. Namun juga mengandung zat seng, lemak, dan kalsium yang bisa menangkal pengeroposan gigi. Sperma juga sumber protein yang sangat baik. 3. Kanker payudara Jarang melakukan hubungan seksual adalah salah satu penyebab munculnya kanker prostat. Namun tahukah Anda bahwa mengonsumsi cairan sperma dan semen bisa mencegah kanker payudara? Efeknya bahkan sama ketika Anda mendapatkannya lewat hubungan seksual dan tidak memakannya melalui seks oral. 4. Jumlah sperma Satu kali ejakulasi mengandung hanya lima persen dari sperma yang ada dalam tubuh. Namun faktanya masih banyak pasangan yang sulit hamil. Hal ini kemungkinan bukan karena jumlah sperma yang kurang tetap kualitas sperma yang tak cukup untuk pembuahan. 5. Usia sperma Dibutuhkan waktu dua bulan untuk memproduksi sperma. Produksi sperma adalah hal yang rutin terjadi pada tubuh pria, namun proses penuhnya akan memakan waktu dua bulan. Selain itu, sperma bisa hidup di dalam tubuh wanita setelah masuk lewat hubungan seksual selama dua sampai lima hari, bergantung pada siklus menstruasi wanita tersebut. 6. Ejakulasi Tanpa bermaksud untuk mengecilkan kejantanan pria, namun sebenarnya pria hanya mengeluarkan setengah sendok teh cairan semen dan sperma ketika melakukan ejakulasi. Selain itu, jika pria tak melakukan ejakulasi saat berhubungan seks, sperma akan diserap kembali oleh tubuh sehingga tidak terbuang sia-sia. 7. Sperma yang sehat Untuk memiliki sperma yang sehat, sangat penting untuk menjaga temperatur testis Anda. Temperatur testis harus tujuh derajat lebih rendah dibandingkan dengan temperatur tubuh. Jadi, hindari memakai celana yang terlalu ketat, sering menyilangkan kaki, atau menggunakan alat di sekitar testis yang bisa membuat temperaturnya meningkat. 8. Gerakan sperma Dalam sekali ejakulasi,setidaknya ada 200 juta sperma yang keluar. Meski sperma memiliki zat kimia yang bisa mengarahkan mereka untuk mendekati sel telur, namun seringkali sperma tak 'patuh' pada zat kimia tersebut. Banyak sperma yang hanya berputar-putar dan tak segera maju untuk mencari sel telur. 9. Bentuk sperma Selama ini secara umum sperma diketahui memiliki kepala berbentuk oval dan ekor yang panjang. Namun sebenarnya masing-masing sperma berbeda. Ada sperma yang memiliki dua kepala, kepala besar, kepala kecil, beberapa ekor, ekor yang bengkok. Itulah beberapa fakta menarik tentang sperma yang jarang sekali diketahui. Dengan mengetahui fakta di atas Anda akan lebih memahami dengan baik mengenai sperma dan kesehatan seksual Anda sendiri.
  4. Banyak yang bilang bahwa sperma adalah masa depan kaum pria. Tak heran banyak pria di dunia ini yang halalkan segala cara dari makan-makanan bergizi, olahraga teratur, hingga telan suplemen-suplemen. Sebenarnya, olahraga macam apa yang disarankan untuk bisa tingkatkan jumlah sperma? Periset di Harvard University menjelaskan, angkat beban jadi salah satu aktifitas fisik yang mampu mendongkrak kuantitas sperma. Pria yang rutin angkat beban tujuh jam seminggu (1 jam sehari) diklaim punya jumlah sperma 48 persen lebih tinggi ketimbang pria yang jarang atau tak pernah melakukannya. Tingkatkan testosteron “Angkat besi punya hubungan erat dengan tingkat konsentrasi sperma yang lebih tinggi. Olahraga tersebut dipercaya bisa tingkatkan kadar testosteron serta sensitifitas insulin,” ujar salah seorang peneliti, Audrey Gaskins. Lantas, adakah olahraga yang bisa turunkan jumlah sperma? Kata periset, ada! Olahraga tersebut adalah bersepeda. Pria yang bersepeda satu setengah jam atau lebih dalam seminggu punya jumlah sperma 34 persen lebih rendah dibanding pria yang jarang atau tak pernah naik sepeda. Penyebab utama kondisi tersebut adalah karena meningkatnya suhu skrotum pas bersepeda. “Suhu skrotum bakal naik pas duduk di jok sepeda. Hal itu tentu berpengaruh besar pada kualitas sperma yang dihasilkan,” jelas Audrey. Dua studi lain yang dirilis bersamaan juga menyebutkan, selain bersepeda, ada pula faktor lain yang jadi pemicu menurunnya jumlah sperma. Faktor yang dimaksud meliputi konsumsi kopi dan alkohol. Diungkapkan ilmuwan, kedua minuman tersebut sejatinya berpengaruh buruk bagi kualitas dan kuantitas air mani. Hasil tersebut diperoleh setelah mereka melakukan riset terhadap 4.500 orang dari berbagai usia. Hingga kini, lanjut peneliti, studi terkait pengaruh kafein dan alkohol pada jumlah sperma sangatlah beragam. “Ada banyak makalah yang menyebutkan kedua minuman tersebut rugikan kesuburan. Namun, banyak pula studi yang bilang kafein dapat membantu sperma bergerak lebih cepat,” jelas Dr. Jorge Chavarro, profesor nutrisi di Harvard School of Public Health.
  5. Salah satu penyebab dari ketidaksuburan atau sulitnya pasangan untuk mendapat keturunan adalah kualitas sperma yang buruk. Salah satu sebab buruknya kualitas sperma tenyata sangat sepele dan sederhana, yakni makanan. Para peneliti yang menelaah masalah ini berharap hasil dari percobaan mereka yang dilakukan terhadap tikus bisa juga berlaku bagi manusia. Selama ini memang pembicaraan tentang kesuburan dan kesehatan reproduksi selalu terfokus pada perempuan dan beberapa hal seperti usia, lingkungan dan faktor gaya hidup. Karena dianggap perempuanlah yang punya kemampuan untuk hamil dan melahirkan bayi yang sehat. Namun seperti dikutip dari Huffington Post, penelitian terbaru menyimpulkan bahwa kesehatan calon ayah sama pentingnya dengan kesehatan calon ibu untuk melahirkan anak-anak yang sehat. Dua penelitian terbaru yang dipublikasikan secara independen di jurnal Science, menunjukkan bahwa pola makan ayah bisa berdampak pada keturunannya. Seperti dikutip dari Hufington Post, dalam salah satu penelitian itu, tim peneliti dari China memberi makan tikus dengan diet yang tinggi lemak dan kemudian mengambil sperma mereka. Sperma itu kemudian dipergunakan untuk membuahi tikus betina. Hasilnya anak-anak tikus yang dilahirkan mengalami kelainan resistensi insulin dan intoleransi glukosa. Keduanya diketahui sebagai pemicu diabetes—sementara pada kelompok tikus pengendali penelitian, kelainan itu tak terjadi. Dalam penelitian kedua yang dilakukan oleh peneliti dari Amerika Serikat dan Kanada, pola penelitian yang sama dilakukan. Namun kali ini dengan pola makan diet rendah protein. Hasilnya sama-sama ada perubahan pada gen yang bertanggung jawab pada perkembangan sel punca pada keturunan tikus-tikus itu. Temuan dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa DNA dalam sperma tak hanya akan mempengaruhi sang ayah tapi juga pada keturunannya. RNA—rangkaian asam yang tugasnya untuk membantu cetak biru berisi DNA—juga memiliki peran penting. Dalam penelitian di China, transfer RNA sepertinya membawa informasi dari pola makan ayah yang kemudian akan memengaruhi kesehatan keturunannya. “Secara tradisional, kontribusi pria pada kesehatan anak biasanya dibatasi pada separuh dari DNA anak,” kaya Dr. Oliver Rando, ahli biokimia dari University of Massachussets Medical School dan salah satu penulis penelitian itu kepada Huffington Post. “Jadi ini adalah ide besar bahwa pola makan calon ayah dan lingkungan akan sangat mempengaruhi metabolisme anak-anak atau seperti inilah tantangan yang bakal kita hadapi.” Penelitian terbaru juga menyebutkan bahwa diet calon ayah akan sangat mempengaruhi kesuburan pria. Penelitian lain terbaru menemukan tak hanya pola makan tapi lingkungan dan faktor lingkungn —termasuk diet dan olahraga—juga berhubungan dengan kesehatan reproduksi dan kesuburan. Semua ini jadi faktor pendukung semakin menurunnya angka kelahiran di dunia. “Saya sangat terkejut menemukan kualitas semen yang sangat rendah pada pria berusia 20 hingga 25 tahun, “ kata pemimpin penulis Dr Niels Skakkbaek dari University of Copenhaden dalam pernyataannya. “Kami menemukan bahwa rata-rata pria memiliki 90 persen sperma tak normal. Ini menunjukkan kita sedang melangkah ke negara industri di mana kualitas semen yang buruk terjadi meluas. Hal ini harus juga jadi kecurigaan kita tentang mengapa semakin sulit kehamilan terjadi.” Skakkebaek dan koleganya menyimpulkan bahwa melihat usia calon ibu saja bukanlah penentu menurunnya jumlah kehamilan. “Situasinya sangat rumit,” katanya. Para peneliti mengatakan jika hasil penelitian yang didapat dari tikus ternyata juga terjadi pada manusia—seperti yang mereka harapkan—maka sangat bijak bagi para calon ibu dan ayah untuk mulai mempertimbangkan pola diet mereka jika ingin menyambut kehamilan yang sehat.
  6. Ada ada aja zaman sekarang ya, sperma sekarang harganya bisa mahal dan bisa dapetin handphone ini nih Wow, iPhone 6s, saiap yg gak mau coba?
  7. Kehamilan terjadi setelah bertemunya sel sperma yang dikeluarkan pria, dengan sel telur atau ovum dalam tubuh wanita. Pada waktu ejakulasi, yang umumnya disertai orgasme pada pria, terjadi serangkaian kontraksi otot yang mengirimkan air mani berisi gamet pria—yang disebut sel sperma atau spermatozoa—ke dalam ruang vagina. Ketika masuk ke vagina, sel sperma melewati cervix menuju rahim, kemudian menuju ke tuba fallopi. Ada jutaan sel sperma yang terdapat dalam setiap ejakulasi, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan dengan sel telur atau ovum. Ketika telah berada pada tubuh wanita, sel sperma dapat bertahan hingga sembilan hari. Jika sebuah sel telur yang subur dari wanita terdapat dalam tuba fallopi, gamet pria akan bergabung dengan ovum, menghasilkan pembuahan dan pembentukan sebuah embrio baru. Ketika sebuah ovum yang telah terbuahi mencapai rahim, ia akan tertanam pada dinding uterus, yang disebut endometrium. Proses tertanamnya ovum yang telah dibuahi ke dalam rahim disebut implantasi, dan mulai dari fase itulah proses kehamilan dimulai.
  8. Lemak jenuh yang sering ditemukan dalam keju dan daging tak hanya membuat gemuk. Pada pria, efeknya bisa lebih besar karena bisa membuat jumlah sperma berkurang. Para peneliti menemukan, pria muda Denmark yang mengonsumsi makanan lemak jenuh, sebanyak 38 persen konsentrasi spermanya rendah dan 41 persen lebih rendah dalam jumlah sperma di dalam air maninya dibandingkan pria yang makan makanan dengan lemak sedikit. "Kita tidak bisa mengatakan kalau ini memiliki efek kausal, tapi saya pikir penelitian lain telah menunjukkan kalau asupan lemak jenuh menunjukkan hubungan antara masalah lain dan sekarang berhubungan dengan jumlah sperma," kata Tina Jensen, pemimpin penulis penelitian dari Rigshospitalet di Kopenhagen. Penelitian baru ini bukan yang pertama kalinya menghubungkan diet dan faktor gaya hidup lainnya dengan produksi sperma dan kualitasnya. Pada 2011, peneliti Brasil menemukan, makan biji-bijian seperti gandum, oat, dan barley berkaitan dengan peningkatan konsentrasi sperma dan motilitas, dan buah juga berhubungan dengan kelincahan sperma. Tapi pada penelitian terbaru ini, Jensen dan rekan-rekannya memeriksa 701 pria muda di Denmark usia sekitar 20 tahunan dan mendapat pemeriksaan untuk militer antara 2008-2010. Para responden itu ditanyakan makanan yang dikonsumsi selama tiga bulan sebelumnya dan memintanya sampel air mani. Kemudian peneliti membagi responden menjadi empat kelompok, tergantung pada seberapa banyak asupan energi pria yang berasal dari lemak jenuh dan dibandingkan dengan berapa banyak sperma laki-laki diproduksi dalam setiap kelompok. Para pria yang menerima energi dari lemak jenuh, kurang dari 11,2 persen memiliki rata-rata konsentrasi sperma 50 juta per mililiter air mani dan total jumlah sperma sekitar 163 juta. Ini dibandingkan dengan 45 juta sperma per mililiter air mani dan jumlah 128 juta pria yang menerima energi dari lemak jenuh lebih dari 15 persen. Demikian laporan penelitian yang diterbitkan di The American Journal of Clinical Nutrition. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan, lebih dari 15 juta sperma per mililiter dalam semen adalah normal. Dan pada penelitian, 13 persen pria dalam kelompok rendah lemak, dan 18 pria dalam grup tinggi lemak ada di bawah tingkat tersebut. Meskipun studi ini tak menentukan apakah faktor gaya hidup lainnya berhubungan, Jensen mengatakan, temuan timnya itu bisa menjelaskan turunnya jumlah sperma di dunia. Tahun lalu, para peneliti Prancis melaporkan bahwa jumlah sperma dalam satu mililiter air mani pada pria berusia 35-tahun jatuh dari sekitar 74 juta pada tahun 1989 menjadi sekitar 50 juta pada tahun 2005. "Saya pikir obesitas adalah penyebab lain, tapi (lemak jenuh) juga bisa menjadi kemungkinan lainnya," katanya. Jensen mengatakan, langkah berikutnya adalah menemukan mekanisme yang lemak jenuh dapat mempengaruhi jumlah sperma, dan kemudian untuk melihat apakah jumlah sperma membaik ketika pria mengurangi lemak jenuh dalam makanan mereka. Sampai saat itu, Jensen mengatakan, pihaknya masih terlalu dini mengatakan kalau pria dengan sperma rendah agar mengurangi lemak jenuh, tapi menambahkannya malah bisa berhubungan dengan masalah lain, seperti kanker dan jantung.
  9. Pria dengan sperma abnormal lebih tinggi tingkat kematiannya. Kualitas sperma bukan hanya berkaitan dengan kesuburan seorang pria. Sebuah studi baru mengungkapkan kualitas sperma berpengaruh pada seberapa lama seorang pria bisa hidup. Ini bukan mengada-ada. Melansir Science Alert, Selasa 20 Mei 2014, studi peneliti Stanford University of Medicine, Amerika Serikat, menemukan pria dengan sperma abnormal lebih tinggi tingkat kematiannya. Abnormalitas di sini meliputi volume, jumlah, bentuk sampai kematian sperma. Faktor itu disebutkan dapat menyebabkan kemandulan pada seseorang. Studi yang dipublikasikan pada Human Reproduction itu telah menemukan keterkaitan antara kualitas sperma itu dengan tingkat kematian pada seseorang. Dilaporkan, peneliti telah mempelajari rekaman medis sekitar 12 ribu pria umur 20 hingga 50 tahun. Responden itu telah dievaluasi kemungkinan kemandulan dari 1994 hingga 2011 di Rumah Sakit Stanford Hospital & Clinics maupun pada 1989 sampai 2009 di Baylor College of Medicine di Hoston, AS. Peneliti juga mengaku membandingkan data itu dengan rekaman kematian dari Indeks Kematian Nasional dan Indeks Kematian Keamanan Nasional. Dari situ, peneliti menemukan 69 dari responden telah meninggal. Menariknya, melansir Upi.com, meski tingkat kematian tergolong kecil, rata-rata umur pria yang meninggal itu yakni 36,6 tahun dan diketahui pria yang meninggal memiliki catatan status sosial yang mapan, dan sadar dengan kesehatan serta pendidikan. Kajian itu juga menemukan pria dengan dua atau lebih sperma abnormal dua kali berisiko meninggal selama periode studi 8 tahun dibandingkan pria dengan sperma normal. Sementara itu, untuk persebaran, penulis utama studi, Dr. Michael Eisenberg, asisten profesor urologi dan direktur reproduksi pria Stanford University School of Medicine mengatakan, sekitar 1 dari 7 pasangan di negara berkembang terdampak pada problem kemandulan.
  10. Hampir semua orang tahu bahwa sperma berfungsi untuk membuahi sel telur dan membuat wanita hamil. Tapi selain untuk menghasilkan keturunan, sperma ternyata juga memiliki fungsi lain. Apa saja? Hasil penelitian Johnson dan Everitt dalam bukunyaEssential Reproduction (2000) mengungkapkan bahwa air mani berisi kandungan gizi yang tinggi. Dalam ejakulasi khas (kira-kira satu sendok teh), air mani sudah mengandung 150 mg protein, 11 mg karbohidrat, 6 mg lemak, 3 mg kolesterol, 7 persen US AKG kalium, tembaga dan seng. Selain itu, sperma mengandung beberapa unsur zat gizi, yaitu vitamin C, kalsium, asam sitrat, creatine, kolin, fruktosa, asam laktat, magnesium, nitrogen, fosfor, kalium, natrium dan vitamin B12. Air mani juga mengandung kalori. Sekali ejakulasi rata-rata air mani diperkirakan mengandung 5 hingga 25 kalori. KOMPOSISI Komposisi yang bermanfaat bagi tubuh diantaranya adalah : Calcium. Komposisi ini sangat berguna untuk tulang dan gigi bahkan untuk menjaga fungsi otot dan syaraf. Citric Acid. Berguna untuk mencegah penggumpalan darah dalam tubuh Creatine. Berguna untuk menambah tenaga dan pembentukan otot dan juga dapat berfungsi sebagai pembakar lemak dalam tubuh Ergothioneine. Berfungsi sebagai pelindungan kulit dari kerusakan DNA Fructose. Dapat berfungsi sebagai pencerna gula dalam tubuh yang sangat bermanfaat sebagai pencegah penyakit diabetes. Kebanyakan Fructose juga berbahaya karena bisa menyebabkan penyakit asam urat. Glutathione. Komposisi kimia ini sangat berguna sebagai obat pencegah kanker, mencegah penggumpalan darah selama operasi dan menambah kemanjuran obat kemoterapi. Inositol. Berfungsi mencegah kerontokan pada rambut Lactic Acid. Berfungsi sebagai bahan untuk luka bakar dan luka pembedahan Lipid. Berfungsi sebagai pembakar lemak Pyruvic Acid. Berfungsi sebagai penyubur Sorbitol. Dipergunakan oleh ahli farmasi sebagai bahan untuk mengatasi sembelit Urea. Berfungsi untuk mengeluarkan nitrogen yang berlebih dalam tubuh Uric Acid. Berguna sebagai pencegah penyakit diabetes tetapi kebanyakan Uric Acid akan menyebakan penyakit encok, dll Sulfur. Berguna untuk menghaluskan kulit. Vitamin B12. Sebagai penambah stamina Zinc. Berguna sebagai obat jerawat. MANFAAT Apa saja manfaat sperma ? Selain untuk awet muda dan kecantikan, ternyata sperma pria juga mempunyai manfaat lain yang sepertinya cukup berguna. Seperti diketahui, seorang pria dapat memproduksi 6 milyar sel sperma yang sehat : 1. Mengurangi Mual Morning Sickness Menurut beberapa penelitian baru dilakukan oleh psikolog SUNY-Albany, Gordon Gallup, air mani secara bersamaan dapat menjadi penyebab dan obat untuk morning sickness pada wanita hamil. Karena setengah dari DNA janin berasal dari ayah, tubuh ibu awalnya mungkin memperlakukan organisme sebagai jaringan asing atau infeksi. Respons ini memicu gejala morning sickness, seperti mual dan muntah. "Obat terbaik untuk jenis penyakit ini, anehnya, adalah hal yang sama seperti penyebabnya," jelas Gordon Gallup. 2. Peningkat Mood Gordon Gallup juga menemukan bahwa air mani yang diserap oleh kelamin wanita dapat bertindak sebagai peningkat mood baik wanita. 3. Tinta Rahasia Selama Perang Dunia I, anggota British Secret Intelligence Service menulis buku hariannya dengan tinta terbaik yaitu yang berasal dari air mani. Hal ini dilakukan karena selain mudah didapat, hasil pengujian menunjukkan air mani tidak terdeteksi oleh uap yodium. 4. Membuat Anak Laki-Laki Menjadi Cepat Dewasa Suku Etoro di Papua Nugini percaya bahwa air mani dapat membuat anak laki-laki dewasa secara seksual. Untuk itu, mereka melakukan ritual di mana anak laki-laki harus meminum sperma dari pria dewasa untuk memperoleh kedewasaan seksualnya. 5. Perawatan Kulit Ada sekelompok perusahaan kosmetik membuat pelembab yang mengandung sperma karena dianggap merupakan antioksidan yang sangat kuat. Perusahaan Skandinavia bernama Skinscience dan Cmen Beauty adalah yang paling terkenal dengan produk dari sperma tersebut.
×
×
  • Create New...