Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'sistem'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 4 results

  1. fuufuu

    Big boobs

    From the album: Sexy Girl

  2. Ransomware atau virus yang menyusup ke dalam sistem komputer dengan meminta uang tebusan telah mengakibatkan gangguan serius di sebuah rumah sakit di Hollywood, Amerika Serikat. Sistem komputer di RS Presbyterian Medical Center, Hollywood, telah lumpuh selama lebih dari seminggu setelah serangan ransomware. Menurut sumber-sumber berita setempat, para peretas dilaporkan menuntut uang tebusan sebesar USD3,4 juta atau sekitar Rp40 miliar. Jika uang tebusan itu dibayarkan, para peretas akan menyerahkan sandi-sandi untuk membongkar data yang dicuri. Pihak rumah sakit sendiri mengamini serangan itu sedang berlangsung, tapi belum mengomentari perihal uang tebusan. Sebuah pesan suara di rumah sakit meyakinkan bahwa sejumlah catatan medis milik para pasien belum diakses oleh para peretas. Penyelidikan tentang sumber serangan tengah dilakukan oleh Badan Investigasi Federal (FBI), Kepolisian Los Angeles dan ahli forensik komputer yang disewa oleh rumah sakit. Rumah sakit menegaskan bahwa kegiatan sehari-hari belum terpengaruh oleh adanya serangan itu, meskipun banyak tugas-tugas yang biasanya dilakukan dengan komputer, kini dikerjakan di atas kertas. Hal ini menyebabkan para pegawai mengalami frustrasi. Para pasien juga diberitahu agar mereka langsung pergi ke rumah sakit untuk mengambil hasil tes kesehatan secara pribadi ketimbang menerimanya secara elektronik. Serangan ransomware menjadi semakin umum, dan sulit untuk melindungi sistem komputer terhadap serangan itu. Layaknya virus komputer pada umumnya, ransomware sering muncul di komputer dalam bentuk email phishing, spam, atau pembaruan perangkat lunak yang mirip aslinya. Penerima email kemudian mengeklik tautan atau membuka lampirannya. Virus itu kemudian mulai bekerja, mengenkripsi data si pengguna dan selanjutnya mengunci semua file. Ketika komputer telah benar-benar terkunci, peretas meminta bayaran agar data dikembalikan. Jika permintaan tidak dipenuhi, maka sejumlah file akan dihapus. Jenis yang paling umum dari ransomware adalah paket malware atau program berbahaya yang dikenal dengan nama Cryptolocker. Menurut sejumlah pakar teknologi informasi,virus itu telah menjangkiti ratusan ribu komputer di seluruh dunia. Bulan lalu, sistem komputer dewan daerah Lincolnshire, di Inggris, diserang permintaan uang tebusan ransomware sebesar £350 atau sekitar Rp6 juta tapi pihak dewan menolak membayarnya.
  3. Awal pekan ini, Australia untuk pertama kalinya akan menguji sistem baru pelacakan pesawat, bersama dengan Malaysia dan Indonesia. Dengan system ini memungkinkan tim penyelamat bisa bertindak lebih cepat untuk menemukan pesawat yang hilang kontak, seperti hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370. "Ini yang pertama kali di dunia. Ketiga negara akan melakukan uji coba metode baru ini dalam melacak pesawat melalui udara di atas daerah laut terpencil ," kata Wakil Perdana Menteri Australia Warren Truss. Berdasarkan berita yang dilansir dari The Diplomat, Rabu, 4 Maret 2015, menurut Truss, sistem ini akan memungkinkan kontrol lalu lintas udara dan merespon lebih cepat ketika menemukan ada pesawat yang menyimpang secara signifikan dari rencana penerbangannya. Sistem ini didasarkan pada teknologi yang digunakan pada pesawat penumpang jarak jauh. Ketua Airservices Australia, Marsekal Angus Houston, mengatakan bahwa sistem baru itu merupakan langkah maju yang besar dan akan membuat pemantauan pesawat yang terbang melewati lautan menjadi jauh lebih efektif. Uji coba sistem baru itu sendiri direncanakan akan dilaksanakan terlebih dahulu di pusat lalu lintas udara Brisbane. Kemudian akan diperluas ke Melbourne, sebelum akhirnya akan diuji coba ke Indonesia dan Malaysia.
  4. Untuk beberapa tipe ponsel Android, seperti Nexus 5 atau Galaxy 5, para pengguna bisa mencicipi sistem perintah suara yang canggih. Dan hal ini pun akan terus dikembangkan. Sebut 'Ok Google' pada home screen Nexus 5 atau Galaxy 5, maka Android bisa diperintahkan untuk melakukan beberapa hal. Tak seperti ponsel lainnya yang biasanya harus membuka aplikasi atau menekan tombol tertentu. Fungsi perintah suara pada Android pun akan terus dikembangkan, tak melulu hanya sebatas pengingat jadwal atau pemberitahu informasi cucaca dan tempat menarik sekitar, tapi mulai teringrasi dengan aplikasi tertentu. Bocoran yang dilansir Android Police menyebutkan bahwa gaya mengakses Google Now pada Nexus 5 dan Galaxy S5 bisa saja dibawa keperangkat lain dengan spesifikasi lebih rendah. Dan canggihnya, perintah suara bisa dipakai saat berada dalam aplikasi. Saat sedang brosing misalnya, tinggal ucap 'Ok Google' lalu lanjut ke perintah lain untuk membagikan halaman situs, mengambil screenshot, dan beberapa hal lainnya. Hal tersebut juga berlaku saat pengguna membuka galeri foto, Anda bisa mengirim gambar ke perangkat lain hanya dengan suara. Secara keselurahn fungsi peritah suara Android nanti akan banyak diintegrasikan ke dalam alikasi. Sayang, Google masih bungkam soal bocoran ini.
×
×
  • Create New...