Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'serangan jantung'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 5 results

  1. Fitur pendeteksi detak jantung yang disematkan di dalam perangkat jam tangan pintar Apple Watch kembali menyelamatkan penggunanya. Kali ini adalah pria paruh baya usia 62 tahun. Pria bernama Dennis Anselmo itu adalah seorang tukang bangunan. Kala itu ia sedang bekerja membuat pagar hingga tiba-tiba ia merasa pusing. Ia memutuskan untuk istirahat sejenak, lalu mengecek jam tangan Watch-nya yang baru ia beli. Watch pun memberi semacam peringatan alarm mengenai detak jantungnya. "Saya sedang membuat pagar yang hendak ditanamkan ke tanah. Saya selesai makan siang pukul 13.15 dan kembali bekerja. Namun saya merasa tidak enak badan, seperti ingin flu berat. Setelah bekerja 10 menit, saya bilang ke rekan saya bahwa saya harus duduk dulu," kisah Anselmo, dikutip dari Cult of Mac. Kemudian ia segera mengecek Watch yang menunjukan bahwa laju jantungnya 210 detak per menit, padahal biasanya ia cenderung lambat sekitar 50 detak per menit. Rekan kerjanya pun langsung memanggil tim medis. Para petugas medis darurat mengatakan, denyut jantung yang meroket seperti itu menjadi pertanda serangan jantung, maka Anselmo dilarikan ke rumah sakit. Anselmo kemudian dioperasi karena ada penyumbatan di pembuluh darahnya. "Mereka bilang jika saya pulang ke rumah — seperti kebanyakan orang — kondisi saya bisa tambah serius pada tengah malam. Serangan kedua adalah yang mematikan," ungkap Anselmo. Ya bisa dikatakan jika ia tidak memakai Apple Watch, ia belum tentu menyadari detak jantungnya yang begitu tinggi sebagai indikasi serangan jantung. Beberapa waktu lalu juga nasib pemuda usia 17 tahun bernama Paul Houle bisa dibilang bernasib beruntung berkat Apple Watch. Houle yang seorang atlet sepak bola membeli Watch beberapa hari sebelum ia memulai latihan di Tabor Academy di Marion, Massachussetts. Setelah melakukan dua latihan per hari, ia baru sadar bahwa laju jantungnya sekitar 145 detak per menit dari Watch. Parahnya, denyut tinggi itu tak kunjung turun bahkan saat ia sudah berhenti latihan. Ia langsung mendapatkan perawatan medis setelah monitor jantung Watch memberinya sinyal bahaya mengenai keadaan jantungnya. Berminat ndral pakai Apple Watch?
  2. Jemaat Gereja Holy Stadium Semarang masih menyangkal kabar meninggalnya Pendeta Petrus Agung Purnomo. Dari kabar yang beredar di kalangan jemaat, pendeta karismatik itu terkena serangan jantung. "Saya dengar kabarnya tadi pagi, katanya pendeta (Petrus Agung) terkena serangan jantung hingga dikabarkan meninggal. Tapi, ini masih simpang siur," kata seorang jemaat, Hilton Agus,. Ia mengungkapkan, banyak rekannya dari luar kota yang mempertanyakan kebenaran berita duka tersebut. Namun, ia belum berani menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Apalagi, pihak gereja kemudian menyatakan Pendeta Petrus Agung hanya koma dan akan bangkit kembali. "Banyak yang tanya, tapi saya bingung jawabnya. Akhirnya ya saya biarkan saja, tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan itu," tuturnya sambil menunjukkan sejumlah pesan singkat di ponselnya. Penuturan serupa disampaikan jemaat lainnya yang menyebutkan Pendeta Petrus terkena serangan jantung. "Mungkin kelelahan juga, tapi kabarnya memang serangan jantung," kata seorang jemaat yang menolak menyebutkan namanya usai doa kebangkitan.
  3. Serangan jantung tidak hanya terjadi pada pria, wanita pun demikian. Lantas, apa ciri-ciri wanita yang mengalami serangan jantung? Biasanya, wanita mengalami serangan jantung ringan, namun tetap saja cukup berbahaya jika terjadi serangan mendadak. Para wanita harus mengetahui apa saja penyebab dari serangan jantung, seperti dilansir Quickeasyfit. Gangguan pencernaan Jika Anda mengalami gangguan pencernaan secara tiba-tiba dan mendapat asam lambung yang cukup tinggi, bahkan setelah Anda mengonsumsi obat-obatan maag, cobalah periksa ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti dan segera mendapat penanganan. Nyeri dada Banyak wanita merasakan sakit dada yang parah di sisi sebelah kiri, letak dari jantung. Ini merupakan gejala yang umum, serta paling menonjol dari serangan jantung. Namun, hanya 30 persen wanita mengeluhkan tentang sakit dada yang parah sebelum serangan jantung. Nyeri ini menyebar ke bahu, rahang, leher, dan punggung atas. Kelelahan Sekira 70 persen wanita menderita kondisi ini. Kelelahan yang tidak biasa atau berlebihan menunjukkan serangan jantung. Oleh karena itu, Anda harus menghubungi dokter segera jika mengalami kelelahan yang tidak biasa. Kesulitan bernapas Beberapa detik sebelum serangan jantung ringan, Anda akan merasa kesulitan bernapas. Ini berarti Anda mengalami kesulitan bernapas saat itu. Sekira 48 persen wanita melaporkan gejala ini sebelum mengalami stroke.
  4. Banyak yang takut disengat tawon. Namun, bagi orang tua, akibat dari sengatan tawon bisa lebih serius dari sekadar rasa sakit. Sengatan tawon bisa memicu serangan jantung pada orang-orang yang memiliki masalah jantung mendasar. Sekitar tiga dari seratus orang dewasa sehat diketahui memiliki alergi terhadap sengatan atau gigitan serangga. Jika mereka digigit atau disengat serangga, dan tidak mendapatkan bantuan medis, sel-sel darah putih di tubuh akan bereaksi berlebihan sehingga menyerang tubuh mereka sendiri dan menyebabkan saluran udara membengkak. Kondisi tersebut dapat menyebabkan otak kekurangan oksigen, yang semuanya terjadi hanya dalam beberapa menit. Reaksi ini dikenal sebagai anafilaksis. Anafilaksis dapat berakibat fatal. Di Inggris, enam orang setiap tahun dilaporkan meninggal akibat sengatan tawon. Namun, jumlah ini bisa sangat tinggi. Reaksi lain yang kurang dikenal, disebut dengan sindrom Kounis, bahkan dapat memengaruhi orang-orang yang tidak memiliki alergi terhadap sengatan serangga. Ketika disengat, respons normal tubuh adalah melepas histamin, zat kimia untuk melawan racun. Namun, pada orang-orang dengan sindrom Kounis, jumlah histamin yang lebih besar dari keadaan normal akan dilepaskan. Alih-alih memengaruhi saluran udara, zat tersebut membuat pembuluh darah rileks dan kemudian berkontraksi yang kadang menyebabkan kejang. Untuk orang-orang muda yang lebih sehat, kondisi tersebut secara normal tidak akan dirasakan atau menimbulkan risiko. Namun, bagi orang tua yang seringkali memililiki penumpukan plak (endapan lemak) di dinding arteri, kontraksi dapat menyebabkan plak meledak, dan melepaskan deposit lemak dalam arteri. Akibatnya adalah pembekuan darah, penyumbatan, dan serangan jantung. Diperkirakan, sindrom Kounis juga bisa lebih berisiko bagi mereka yang dilengkapi dengan stent jantung di arteri, yang fungsinya meningkatkan aliran darah ke jantung. Jika pembuluh arteri menyempit akibat sindrom, stent bisa tersumbat oleh gumpalan darah dan menyebabkan stroke atau serangan jantung. Kendati sengatan lebah juga dapat memberikan efek ini, sengatan tawon yang beracun bisa lebih kuat dan lebih mungkin memicu sindrom Kounis. Tariq El-Shanawany dari British Society of Immunology mengatakan, “Kounis pada dasarnya adalah serangan jantung karena reaksi alergi. Dan ini banyak terjadi dari yang disadari para dokter.” Tak seperti reaksi alergi biasa, sindrom Kounis memakan waktu sampai dua minggu untuk memanifestasikan dirinya karena plak tidak langsung pecah, berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Kardiologi Internasional pada 2010.
  5. Nonton bola memang seru apa lagi yang di tonton merupakan sebuah club sepak bola yang kita idolakan, meski harus begadang tidak tidur pada jam malam demi club kebanggaan bukan hal yang besar, padahal tidur malam merupakan waktu yang penting untuk mengistirahatkan tubuh. Banyak hal yang akan terjadi bila kita kurang tidur pada jam malam hari salah satu pasti akan terasa sangat ngantuk pada siang harinya dan bias menggangu aktivitas kita pada siang hari tersebut. bahkan ada yang lebih parah lagi bisa menyebabkan beberapa gangguan pada kesehatan gara-gara sering begadang, seperti halnya berikut ini akibat sering begadang di malam hari. Daya Tahan Tubuh Melemah Pada malam hari, merupakan bagian untuk mengistirahatkan anggota-anggota tubuh yang telah banyak melakukan pekerjaannya, karena Sistem kekebalan tubuh Anda memerlukan jumlah tidur yang cukup untuk dapat berfungsi dengan baik, sehingga tampa kita sadari tubuh akan menjadi cepat cape karena Akibat Sering Begadang bahkan Sel pembunuh alami (natural killer cell atau sel NK) mengalami depresi selama periode kurang tidur, menurut sebuah penelitian ‘FASEB Journal‘, yang telah dipublikasikan resmi oleh Federation of American Societies for Experimental Biology. Obesitas Penelitian lain juga membuktikan kalau kurang tidur mempengaruhi nafsu dan pola makan seseorang. Hal ini ada kaitannya dengan hormon. Karena jika tubuh tidak cukup beristirahat, hormon yang berhubungan dengan nafsu makan jumlahnya meningkat drastis. Sehingga pola makan yang tidak terkontrol akhirnya memicu obesitas. Memicu Stroke Meskipun Kita tidak punya faktor tertentu, seperti obesitas atau sejarah keluarga, risiko stroke dapat meningkat Akibat Sering Begadang, demikian menurut penelitian pada tahun 2012 lalu. Setidaknya orang dewasa yang tidur malam kurang dari enam jam sehari memiliki risiko stroke empat kali lipat lebih tinggi dari penyebab stroke lainnya. Daya Ingat Berkurang Otak yang memerlukan energi lebih besar dari anggota tubuh lainnya ketika berpikir, sangat mudah membuat tubuh jadi lelah, biasanya seseorang pun menjadi kurang fokus dan mudah lupa akibat sering begadang, bahkan bisa hilang sepenuhnya karena Proses penyimpanan memori yang terjadi ketika tidur akan terganggu jika seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan istirahatnya setiap hari. Serangan Jantung Bukan cuma stroke, Akibat Sering Begadang atau kurang tidur pun membahayakan kesehatan jantung seseorang. Sebab tidur terlalu sebentar membuat tubuh memproduksi hormon dan kimia yang mampu memicu penyakit jantung, demikian menurut penelitian pada tahun 2011 silam. Setidaknya, seseorang harus tidur lebih dari enam jam sehari untuk memangkas risiko penyakit jantung. Demikian, Akibat Sering Begadang yang penulis bisa sampaikan, masih banyak lagi hal-hal yang bisa merusak tubuh Akibat Sering Begadang, jangan biyarkan Insomnia dan lain sebagainya tidak di atasi dengan cepat, usahkan selalu menjaga tidur anda lebih dari enam jam, semoga artikel ini bisa bermanfaat buat para pembaca sekalian.

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy