Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'sepak bola'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 26 results

  1. Arsenal resmi ditinggalkan dua pelatihnya pekan ini. Ya, The Gunners kehilangan Andries Jonker dan Freddie Ljungberg yang sebelumnya menjadi manajer dua tim berbeda. Jonker merupakan manajer bagi tim Akademi Arsenal. Ia bergabung sejak tahun 2014 setelah menjadi asisten Louis van Gaal di timnas Belanda. Jonker selama ini punya reputasi bagus untuk menangani pemain muda. Tak heran klub Bundesliga, Wolfsburg merekrutnya untuk memperbaiki prestasi tim. "Saya menikmati tiga tahun bekerja di Arsenal. Terima kasih pada CEO Ivan Gazidis dan Arsene Wenger untuk semua dukungannya," kata Jonker seperti dilansir laman resmi klub. "Yang jelas banyak pemain muda di Akademi Arsenal setelah saya pergi. Saya akan terus memantau perkembangan karier mereka," ujar Jonker menambahkan. Tak hanya Jonker yang direkrut Wolfsburg. Ljungberg yang menangani tim Arsenal U-15 juga diajak untuk mendampingi Jonker. "Ljungberg juga tak sabar bekerja dengan saya di Wolfsburg. Kami akan saling melengkapi," kata Jonker.
  2. Barcelona melakoni leg pertama babak 16 besar ajang Copa del Rey musim 2016-2017 dengan bertandang ke markas Athletic Bilbao di Estadio San Mames, pada, Jumat (6/1/2017), dini hari WIB. Tampil menekan sejak menit awal, Blaugrana justru harus menyudahi laga ini dengan kekalahaan 1-2 atas Athletic. Jalannya Pertandingan Babak Pertama Babak pertama baru berusia enam menit, Barca sudah memberikan ancaman ke gawang Athletic. Adalah sepakan spekulasi dari Neymar Junior yang hampir membuat publik tuan rumah terdiam. Namun bola hasil sepakan bintang Timnas Brasil itu belum menemui sasaran yang tepat. Hanya berjarak delapan menit, giliran Athletic yang nyaris membuka keunggulan atas Barca pada pertandingan ini. Namun, peluang emas mereka yang hadir dari aksi Inaki Williams, masih mampu diamankan oleh Marc-Andre ter Stegen. Aritz Aduriz! Mampu membawa Athletic unggul 1-0 atas Barca melalui golnya pada menit 22. Memanfaatkan umpan tarik dari Raul Garcia, penyerang berusia 35 tahun tersebut menyambutnya dengan sundulan yang tak mampu dihalau Ter Stegen. Hanya berjarak tiga menit dari gol Aduriz, gawang Barca kembali kebobolan di laga ini. Adalah Inaki Williams yang sukses mencatatkan namanya di papak skor, usai sepakannya meluncur deras ke dalam gawang kubu tamu. Athletic 2-0 Barca. Tertinggal dua gol dalam waktu singkat, memaksa Barca langsung meningkatkan tempo permainan mereka. Alhasil, sebuah peluang emas pun mereka dapatkan via aksi dari Luis Suarez. Namun, kans pemilik julukan El Pistolero tersebut belum membuahkan hasil. Dua menit jelang turun minum, Barca sejatinya bisa memperkecil ketertinggalan mereka. Tapi, peluang emas mereka via aksi Neymar belum mampu menembus rapatnya pertahanan Athletic. Hingga 45 pertama usai, kedudukan 2-0 untuk keunggulan Athletic atas Barca masih menghiasi papan skor laga ini. Babak Kedua Barca yang tengah tertinggal dua gol, langsung tampil mengebrak pada awal babak kedua laga ini. Bahkan, mereka hampir saja mengubah kedudukan jadi 1-2, jika sepakan keras Rakitic tak digagalkan oleh Iraizoz. Barca akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan mereka dari Athletic jadi 1-2 setelah Lionel Messi mencatatkan namanya di papan skor. Memaksimalkan peluang dari sepakan bebas, La Pulga pun menyepak bola masuk ke dalam gawang Athletic yang tak mampu diamankan Iraizoz. Pada menit 62, Barca kembali hampir meraih gol penyeimbang kedudukan pada laga ini melalui aksi dari Neymar. Akan tetapi, sepakan pisang yang dilepaskan oleh mantan pemain Santos tersebut masih mampu ditepis oleh Iraizoz. Berselang tujuh menit, Athletic sebenarnya memiliki kesempatan untuk menambah keunggulan mereka atas Barca jadi 3-1. Akan tetapi, sepakan melambung yang dilepaskan oleh Aduriz masih dengan mudah diamankan oleh Ter Stegen. Memasuki sembilan menit jelang laga usai, Athletic menerima sebuah kerugian dengan harus bermain dengan 10 pemain. Hal tersebut terjadi setelah Iturrapse mendapatkan kartu kuning kedua usai melakukan pelanggaran kepada Neymar. Hingga peluit panjang ditiupkan wasit bertanda usainya pertandingan, tidak ada lagi gol tambahan yang mampu dicetak oleh kedua keselebasan. Tim tuan rumah, Athletic, mampu meraih kemenangan 2-1 atas tamunya, Barca. Susunan Pemain Athletic Bilbao (4-1-4-1): Iraizoz; San Jose, Boveda, Etxeita, Balenziaga; Laporte; Saborit (Muniain 68’), Raul Garcia, Inaki Williams (Gorka 84’), Iturrapse; Aduriz (Goni 78’). Pelatih: Ernesto Valverde Barcelona (4-3-3): Ter Stegen; Roberto, Umtiti (Alcacer 88’), Pique, Jordi Alba; Sergio Busquets, Iniesta, Rakitic (Andre Gomes 70’); Messi, Suarez, Neymar. Pelatih: Luis Enrique
  3. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia akhirnya memiliki kepengurusan yang baru di bawah kepemimpinan Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi. Tepat pukul 21.40 WIB, Kongres PSSI resmi pun ditutup Pelaksana Tugas Ketum PSSI periode 2015-2016, Hinca Panjaitan. Ketua Komite Pemilihan, Agum Gumelar, menyampaikan ucapan selamat kepada kepengurusan PSSI periode 2016-2020. Menurut Agum, kongres yang berlangsung hampir 12 jam tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ia berharap kepengurusan PSSI selanjutnya dapat menjalani reformasi sepak bola dengan baik. "Ada tiga hakekat reformasi. Pertama, tinggalkan nilai-nilai lama yang tidak sesuai dengan tuntutan reformasi. Nilai-nilai yang berbau arogansi, KKN (Korupsi Kolusi Nepotisme), bernuansa paling benar sendiri, pengaturan skor, suap, dan sebagainya, tinggalkan itu jauh-jauh," kata Agum dalam kesempatannya berbicara di kongres tersebut. Hakekat reformasi yang kedua, ucap Agum, adalah melanjutkan nilai-nilai baik yang ada dalam PSSI pengurus lama. "Ketiga, masyarakat Indonesia sangat berharap untuk bisa bawa persepakbolaan ini profesional dalam pengelolaan kompetisi dan cita-cita kuat nilai-nilai orestasi," katanya menambahkan. Lebih lanjut, Agum pun meminta agar Edy beserta anggota pengurus baru PSSI dapat mempersatukan semua komponen sepak bola Indonesia. "Saya yakin dengan cara seperti itu sepak bola bisa maju. Selamat berjuang Pak Edy dan kawan-kawan. Bawalah sepakbola seperti yang diharapkan bangsa Indonesia," ucapnya melanjutkan. Berikut ini adalah kepengurusan PSSI periode 2016-2020: Ketua Umum: Edy Rahmayadi Wakil Ketua Umum: Joko Driyono, Iwan Budianto Anggota Komite Eksekutif: H. Hidayat 70 suara Yunus Nusi Condro Kirono Gusti Randa Pieter tanuri Juni Ardianto Rachman A.S Sukawijaya Johar Lin Eng Refrizal Dirk Soplanit Verry Muliadi Papat Yunisal
  4. Kalau di sepak bola itu terkenal yang namanya "kecohan/terkecoh", gimana jadinya kalau kipper jadi terkecoh dan dipermalukan sama lawan? Sakitnya tuh disini!
  5. Asisten pelatih timnas Indonesia, Wolfgang Pikal, mengakui Indonesia berada di grup berat pada Piala AFF 2016. Menurutnya, akan menjadi tantangan besar bagi tim arahan Alfred Riedl untuk menembus semifinal menghadapi Thailand, Singapura, dan tuan rumah Filipina. Riedl bahkan sebelumnya menyebut Indonesia tak lagi menjadi favorit di Grup A. Pernyatan itu justru disikapi dengan positif sang asisten pelatih asal Austria tersebut. Menurut Pikal, saatnya bagi skuat Garuda untuk tampil lepas dan tetap optimistis. "Bola itu bulat, semua kemungkinan bisa terjadi. Kami akan usaha maksimal untuk hasil terbaik," ucap Riedl. Pikal menyebut, Indonesia memang harus berani memulai semuanya dari awal lagi usai dicabutnya sanksi pembekuan PSSI oleh FIFA. "Timnas ini baru akan memulai lagi dari nol," ucapnya. Soal bayangan strateginya nanti, Pikal belum bisa mengomentari hal itu. "Soal taktik atau strategi, kami akan benar-benar pelajari lagi (calon lawan)," tuturnya. "Kami akan cari permainan mereka melalui rekaman video atau memantau langsung uji coba mereka." Menurutnya, langkah itu sangat perlu dilakukan karena pihaknya tak banyak mengetahui perkembangan calon-calon lawannya itu. Hanya sedikit gambaran yang diketahui Pikal terkait peta kekuatan lawannya. "Ini grup yang berat. Saya pikir tim yang paling bagus adalah Thailand dan berikutnya Filipina. Filipina memiliki 50 persen pemain naturalisasi yang bermain bagus." Apalagi, menurut Pikal, Filipina akan memanfaatkan keuntungannya dengan baik sebagai tuan rumah Grup A. Pelatih asal Austria yang lama menetap di Indonesia ini pun menerangkan, Riedl akan langsung mengadakan pertemuan dengan PSSI usai Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. "Alfred (Riedl) akan bertemu PSSI dan mulai menyusun rencana," tuturnya. Ia menilai, program pemusatan latihan harus digelar secepatnya. "Saya pikir penting mulai awal Oktober (untuk pemusatan dan uji coba) sampai berangkat (ke Filipina) pada 15 November," ucap Pikal. "Kami butuh uji coba sebanyak-banyaknya untuk meningkatkan kemampuan timnas."
  6. Guest

    Waduh! Cristiano Ronaldo Cidera

    Bintang Portugal Cristiano Ronaldo menikmati waktu beristirahat bersama keluarga di pantai, meski lututnya masih dibalut karena cedera dalam babak final Piala Eropa 2016.
  7. Kepergian pelatih Josep "Pep" Guardiola dari FC Barcelona rupanya memengaruhi keputusan Fabregas pindah ke Chelsea pada 2014. Fabregas mengaku kesulitan dengan pola permainan Barcelona pasca-kepergian Guardiola. Fabregas merupakan pemain jebolan La Masia, akademi sepak bola Barcelona). Ia kemudian bergabung ke Arsenal, sebelum kembali ke Barcelona pada 2011. Pada periode keduanya bersama El Barca, Fabregas sempat dipercaya Guardiola untuk tampil dalam formasi 3-4-3. Pola tersebut membuat Fabregas bisa lebih berkreasi dalam permainannya. Fabregas ditempatkan di lini tengah dan sering bertukar tempat dengan Lionel Messi sehingga berpeluang besar mencetak gol. Gaya permainan tersebut rupanya disukai oleh Fabregas. "Setelah kami berada di level fantastis selama tiga tahun, Guardiola merasa tim lain sudah bisa membaca gaya permainan Barcelona dalam pola 4-3-3," ujar Fabregas seperti dikutip Sky Sports, Senin (18/4/2016). "Guardiola pun menerapkan sistem yang berbeda dengan tiga bek di belakang, empat pemain di lini tengah, dan Lionel Messi ditarik lebih ke dalam. Guardiola ingin Barcelona lebih mendominasi di lini tengah," kata Fabregas menjelaskan. Namun, kepergian Guardiola dari El Barca pada 2013 mengubah segalanya. Barcelona pun kembali menggunakan formasi empat bek, dan hal itu justru membuat Fabregas kesulitan. Tak pelak, Fabregas kehilangan statusnya sebagai pemain utama Barcelona. Xavi Hernandez dan Andres Iniesta lebih sering diandalkan ketimbang Fabregas. Situasi tersebut membuat Fabregas berpikir untuk pergi dari Camp Nou. Alhasil, pada Juni 2014, Fabregas bergabung ke Chelsea dengan banderol 33 juta euro (sekitar Rp 491 miliar). Musim depan, Fabregas akan kembali bereuni dengan Guardiola di Inggris, tetapi tidak di dalam klub yang sama. Pasalnya, Guardiola memilih untuk menangani Manchester City, salah satu rival Chelsea. "Anda selalu ingin menghadapi yang terbaik. Saya yakin 100 persen, Guardiola akan membawa hal-hal baru di Premier League, khususnya untuk Manchester City," tutur Fabregas. "Manchester City akan menjadi kekuatan besar pada tahun depan. Bahkan, musim ini saja mereka berada di semifinal Liga Champions dan tengah berjuang meraih posisi tiga besar," ucapnya. Saat ini, Guardiola masih melatih Bayern Muenchen. Ia sukses mengantarkan Bayern ke semifinal Liga Champions dan bertengger di puncak klasemen Bundesliga hingga pekan ke-30.
  8. Paris Saint-Germain berhasil lolos ke babak perempat final Liga Champions setelah menang 2-1 atas Chelsea di Stamford Bridge. Kemenangan itu membuat mereka melangkah ke babak delapan besar dengan agregat 4-2. Bukan hanya tiket perempat final yang ada di tangan, PSG pun berhasil menorehkan catatan penting di laga ini. Berikut beberapa fakta menarik dalam laga Chelsea lawan PSG di Stamford Bridge: Keberhasilan Zlatan Ibrahimovic mencetak gol ke gawang Chelsea di Stamford Bridge membuat striker Swedia itu untuk pertama kalinya mampu mencetak gol pada partai kandang dan tandang di laga kompetisi Eropa. Gol Zlatan Ibrahimovic di menit ke-67 menggenapkan golnya di kompetisi Eropa menjadi 50 gol. Ibrahimovic melewati torehan legenda Real Madrid, Alfredo Di Stefano dan kini sejajar dengan mantan striker Chelsea, Didier Drogba. Paris Saint-Germain menjadi tim Perancis pertama yang berhasil masuk ke babak perempat final Liga Champions selama empat musim berturut-turut. Dua gol Paris Saint-Germain ke gawang Chelsea membuat koleksi gol mereka mencapai 100 gol di seluruh kompetisi musim ini. PSG kini memiliki rataan 2,22 gol per pertandingan. Tak salah bila Diego Costa berusaha memaksakan diri untuk tampil di laga ini lantaran akhirnya berhasil mencetak gol. Diego Costa berperan penting dalam 17 gol Chelsea di 15 pertandingan lewat torehan 11 gol dan 6 assist.
  9. Frank Lampard menilai Jose Mourinho bakal jadi pilihan tepat bagi Manchester United. Frank Lampard menyebut Manchester United harus merekrut Jose Mourinho sebagai upaya mengimbangi Manchester City yang akan ditangani oleh Pep Guardiola. Lampard yang pernah bekerja sama dengan Mourinho di Chelsea menilai manajer asal Portugal itu merupakan sosok yang pantas sebagai manajer United musim depan. "Bila saya memiliki wewenang di United dan saya melihat Pep Guardiola ke Manchester City, maka Jose Mourinho ada dalam urutan teratas pada daftar pilihan yang ada," ujar Lampard seperti dikutip dari Mirror. Menurut Lampard, kondisi United saat ini sangatlah memprihatinkan sehingga butuh uluran tangan pelatih jenius seperti Mourinho. Mantan pelatih Real Madrid itu diyakini akan menarik keluar seluruh potensi yang dimiliki oleh United. "Mourinho akan menarik keluar seluruh kemampuan yang ada dalam diri pemain. Dia pun akan mampu merekrut pemain hebaT." "United dan Mourinho saat ini sedang dalam posisi yang tak bahagia. Karena itu perginya Mourinho ke United akan membahagiakan kedua belah pihak," ucap Lampard. Bersama Mourinho, Lampard jadi bagian penting dalam meroketnya Chelsea jadi tim papan atas Liga Inggris. Kerjasama Mourinho dengan Lampard menghasilkan dua titel juara Liga Inggris dan dua titel Piala Liga, dan satu Piala FA.
  10. Tak hanya menendang bola saja, ternyata pemain bola ini sangat respect terhadap fans nya. Mereka care terhadap fans nya, pemain sepak bola tanpa fans, itu tidak akan menjadi tenar seperti yang kita ketahui seperti pemain sepak bola Ronaldo, dia sangat terkenal karena kegantengannya dan banyak fans wanita yang suka sama dia. Sampai sekarang Ronaldo masih menjadi model karena banyak fans di seluruh dunia. Kita lihat videonya, pemain sepak bola respect ke fansnya:
  11. Pihak berwenang Swiss mengukuhkan mereka telah melakukan serangkaian penangkapan baru atas permintaan pihak berwenang Amerika terkait skandal korupsi FIFA. Sebagian dari mereka ditangkap di hotel yang sama di Zurich, di mana penangkapan pertama terjadi pada Mei lalu. New York Times pertama kali melaporkan hari Kamis bahwa lebih dari 12 orang diperkirakan akan menghadapi dakwaan setelah penangkapan terbaru di hotel Baur au Lac itu. The Times melaporkan beberapa pejabat yang ditangkap itu berasal dari Amerika Selatan dan Tengah, dan dicurigai terlibat dalam pemerasan, pencucian uang, dan penipuan. Menurut laporan itu, mereka yang ditangkap antara lain Alfredo Hawit dari Honduras, Presiden CONCACAF, badan sepak bola Amerika Utara, Amerika Tengah dan Karibia, serta Juan Angel Napout dari Paraguay, presiden badan sepak bola Amerika Selatan CONMEBOL. Para pejabat Swiss menyatakan Amerika Serikat mencurigai keduanya menerima suap jutaan dolar. FIFA hanya menyatakan mengetahui tindakan yang diambil Departemen Kehakiman Amerika itu. Badan pemerintah Amerika tersebut juga bertanggungjawab atas rangkaian penangkapan sebelumnya. Departemen Kehakiman menyatakan dapat melakukan penangkapan itu karena para pejabat FIFA tersebut menggunakan bank-bank Amerika dalam transaksi mereka. Para pejabat FIFA berkumpul di hotel tersebut hari Kamis guna membahas proposal yang dimaksudkan untuk mereformasi badan sepak bola dunia tersebut, setelah munculnya tuduhan sejak lama mengenai korupsi yang berpuncak pada penyelidikan kejahatan oleh Amerika Serikat dan Swiss. Pada 18 November lalu, Presiden FIFA yang diskors, Sepp Blatter dan ketua badan sepakbola Eropa Michel Platini kalah dalam upaya banding mereka menolak skors sementara 90 hari yang dijatuhkan komisi etika FIFA. Skors sementara itu melarang Platini bertugas sebagai presiden UEFA dan menghentikan pencalonanannya dalam pemilihan ketua FIFA pada 26 Februari. Blatter juga diskors dari jabatannya sebagai presiden FIFA setelah menjabat selama 17 tahun. Para pengacara Platini segera mengecam investigasi “sepihak, tidak adil dan bias” terhadapnya. Blatter dan Platini diskors pada bulan Oktober. Keduanya terilit skandal korupsi FIFA yang kian dalam.
  12. Untuk kali kedua pada Sabtu (14/11), hasil pertandingan di laga Piala Jenderal Soedirman harus ditentukan melalui drama adu penalti. Hal ini terjadi ketika tuan rumah Bali United mengalahkan Persipura Jayapura di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, dengan skor 5-2 (1-1). Piala Jenderal Soedirman sendiri memiliki peraturan unik, yaitu tidak boleh ada pertandingan yang berakhir imbang di fase grup. Jika skor 0-0 di akhir babak kedua, maka akan dilangsungkan adu penalti dengan pemenang akan meraih dua poin ketimbang tiga. Sebelum adu penalti, kedua tim bermain imbang 1-1 pada 90 menit waktu normal. Kemenangan untuk Bali United didapatkan setelah dua penggawa asing Persipura yaitu Lim Jun Sik dan Robertino Pugliara gagal mengeksekusi penalti dalam adu tos-tos-an. Sementara itu, keempat pemain Bali United yang dipilih menjadi algojo dengan dingin mengoyak gawang Persipura. Kedua tim yang bermain terbuka tak mampu menciptakan gol di babak pertama. Persipura mendapatkan dua peluang emas di babak pertama melalui Ronald Setmop dan juga Ian Louis Kabes. Namun tendangan Kabes masih bisa diamankan oleh kiper Dicky Indrayana, sementara sepakan Ronald bisa dihalau lini pertahanan Bali United. Skuat besutan Indra Sjafri lalu unggul terlebih dahulu lewat gol Lerby Eliandri di menit ke-64. Gol ini sebenarnya berawal dari aksi Bayu Gatra dari tengah lapangan yang menggiring bola, melakukan umpan satu dua, dan kemudian memberikan umpan terukur kepada Lerby yang berlari dari sayap kiri. Tak terkawal bek Persipura, dengan kaki kirinya Lerby menaklukkan kiper dan membawa Bali unggul lebih dahulu. Selama tiga puluh menit ke depan, Persipura berupaya untuk mencari gol penyama kedudukan. Usaha keras ini baru berhasil di detik-detik terakhir jelang pertandingan berakhir melalui tendangan terakhir mereka. Gol Persipura dicetak oleh Ian Louis Kabes melalui skema tendangan bebas dari luar kotak penalti. Hasil imbang satu sama membuat pertandingan harus diakhiri melalui drama adu penalti.
  13. Jose Mourinho memberikan komentarnya mengenai isu ketertarikan Chelsea terhadap winger Dinamo Kiev, Andriy Yarmalenko. Manajer berusia 52 tahun itu menegaskan bahwa The Blues tak berminat untuk memboyong Yarmalenko pada bursa transfer musim dingin Januari 2016. Kabar mengenai ketertarikan Chelsea terhadap Yarmalenko memang gencar berhembus dalam beberapa hari terakhir. Pasalnya, Mourinho sendiri hingga harus datang untuk menyaksikan Yarmalenko beraksi saat membela Timnas Ukraina berhadapan dengan Spanyol berapa waktu lalu. Hal itu membuat rumor mengenai rencana pemboyongan pemilik julukan titisan Andrey Shevchenko tersebut ke Stamford Brigde stadium semakin panas. Melihat kondisi itu lantas mendapatkan tanggapan langsung dari manajer berjuluk The Happy One tersebut. “Tidak, kehadiran saya di pertandingan itu (Ukraina kontra Spanyol) hanya sekedar mencari hiburan di waktu sengang, dan tak ada rencana lain di sana,” ucap Mourinho. “Saya rasa kami tak membutuhkan tambahan pemain di posisi winger. Kami sudah memiliki banyak pemain yang bisa bermain di posisi tersebut, dan kami juga baru memboyong Pedro (Rodriguez) di musim panas ini,” imbuh mantan pelatih Real Madrid dan Inter Milan tersebut.
  14. FIFA mengatakan tidak akan ada misi kunjungan FIFA atau AFC sampai pemerintah Indonesia menghormati prinsip otonomi organisasi-organisasi sepakbola FIFA telah menyangkal klaim dari Indonesia bahwa mereka akan datang ke Jakarta bulan Oktober untuk mencabut sanksi akibat campur tangan pemerintah dalam urusan sepak bola. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan hari Jumat (21/8) bahwa FIFA akan mengirimkan tim investigasi dan melihat bahwa situasi sudah aman dalam tata kelola sepak bola di negara ini. Namun badan pengelola sepak bola dunia itu mengatakan kepada kantor berita Reuters hari Selasa bahwa mereka baru tahu tentang berita kunjungan tersebut. "FIFA dan AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) mengukuhkan bahwa tidak ada rencana untuk kunjungan tersebut," menurut salah seorang juru bicara. "Tidak akan ada misi kunjungan FIFA atau AFC sampai pihak berwenang menghormati prinsip otonomi organisasi-organisasi sepakbola." FIFA memberlakukan sanksi untuk Indonesia bulan Juni setelah pemerintah menolak mencabut tuntutan mereka agar Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memblokir dua klub untuk ambil bagian dalam liga domestik papan atas karena kekhawatiran akan kepemilikan mereka. PSSI bertahan namun liga itu dihentikan setelah dua putaran dan akhirnya dibatalkan setelah pemerintah turun tangan. Upaya-upaya untuk memulai kembali Liga Super telah gagal. Skors FIFA telah membuat Indonesia, salah satu pasar sepak bola terbesar di Asia, ditendang dari kampanye kualifikasi gabungan Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019.
  15. Ada yang lucu ketika laga antara Chelsea dan Arsenal akan digelar. Ya, penjaga gawang Arsenal, Petr Cech melakukan hal konyol ketika hendak masuk ruang ganti. Saat masuk ke Stamford Bridge untuk pertama kali sejak hijrah ke The Gunners di jendela transfer kemarin, Cech salah masuk ruang ganti tim Chelsea. Ia langsung sadar dan berbalik diiringi tawa kecil dirinya sendiri dan seorang staff stadion yang juga tahu bahwa dirinya salah masuk. Mungkin kiper tim nasional Republik Ceko itu lupa jika dirinya telah berseragam merah-putih bukan biru-biru. Sayang, dalam pertandingan bertajuk Derby London itu, Arsenal takluk dari tuan rumah The Blues dengan skor 2-0. Dua gol dari Kurt Zouma dan Eden Hazard memupus harapan sang eks kiper untuk bisa mengalahkan Chelsea.
  16. Selayaknya empat musim terakhir, lewat kiprahnya Juventus konsisten menyita perhatian publik sepakbola dunia. Namun kali ini I Bianconeri menggunakan cara yang 180 derajat bertolak belakang dari apa yang mereka torehkan pada periode terdahulu. Jika sebelumnya Juve begitu berkuasa di Italia hingga mampu menembus puncak Eropa, kini puing-puing kejayaan bagai tak tersisa. Usai merebut Piala Super Italia 2015 lewat performa negatif, Gianluigi Buffon cs begitu terpuruk di Serie A dengan hanya merengkuh sebiji poin dari tiga giornata yang sudah digelar. Paparan buruk di kancah domestik semakin membuat ragu khalayak bahkan Juventini sendiri, jika Juve bisa mengulang kiprah mengesankan di Eropa musim lalu. Kepergian Carlos Tevez, Andrea Pirlo dan Arturo Vidal yang jadi kunci kesuksesan periode terdahulu, terus diungkit-ungkit jadi biang kebobrokan performa La Vecchia Signora. Sementara pemain baru yang didatangkan, dinilai terlalu banyak dan tak setara levelnya dengan para bintang yang hengkang. Namun seperti diungkapkan oleh pelatihnya, Massimiliano Allegri, jika semua pihak tak perlu berlebihan karena ini hanya soal waktu dan masih dalam periode awal musim. Sepuluh pemain baru yang hadir di skuatnya tak bisa sekonyong-konyong bermain bagus, mereka butuh adaptasi dan hal itu tak semudah membalikkan telapak tangan. "Juventus era baru harus kita mulai setahap demi setahap, tak bisa terlalu lama tapi juga tak instan," tuturnya. Pernyataan bijak juru taktik berusia 47 tahun itu langsung memberikan bukti, pada Rabu (16/9) dini hari WIB. Juve bangkit di saat yang paling tepat dengan memecundangi Manchester City 2-1, dalam matchday perdana Liga Champions. Kemenangan itu berarti krusial bagi mentalitas La Vecchia Omcidi untuk mengarungi musim ini, kembali dengan cara yang spektakuler. "Juventus hanya beruntug dalam pertandingan ini. Kami bermain lebih bagus dan hanya kurang beruntung saja dalam memanfaatkan peluang," begitu ujar poros City, Yaya Toure, selepas laga. Pernyataan itu juga disepakati manajer timnya, Manuel Pellegrini. Kenyataannya, Toure dan Pellegrini sepertinya harus menarik kembali ucapannya itu, karena apa yang dilakukan Juve untuk meraih kemenangan jauh dari kata beruntung. Benar jika Si Nyonya Tua sama sekali tak diunggulkan ketimbang The Citizens yang kini sempurna di Liga Primer Inggris. Secara permainan sang tamu juga kalah dominasi dari tuan rumah. Namun status underdog dan "kalah dominasi" merupakan jurus andalan Juve sejak dilatih Allegri musim lalu. Dua faktor tersebut yang membawa mereka meraih scudetto, Piala Italia, dan menembus final Liga Champions. City seharusnya belajar lebih banyak jelang pertandingan ini. Juve bermain dengan mental juara, meski mereka sadar tengah berada di bawah tekanan. Kesabaran yang mereka tampilkan bahkan ketika tertinggal 1-0, menunjukkan pengalaman besarnya di Liga Champions. Dan ketika melihat gol berkelas milik Mario Mandzukic dan Alvaro Morata serta performa heroik ala Buffon, apakah Anda bisa berkilah jika aksi itu hanya keberuntungan? Sebaliknya, City seharusnya bersyukur karena beruntung wasit laga menganulir gol bersih Paul Pogba di awal laga dan mengesahkan gol bunuh diri Giorgio Chiellini, yang pundaknya ditumpangi oleh Vincent Kompany. Hal lain yang didapat dalam pertandingan ini adalah kesuksesan Allegri menggunakan ramuan barunya, dalam formasi 4-3-3. Skema anyar yang mulai mencuat bakal diterapkan, seiring kesuksesan Beppe Marotta yang mendatangkan Juan Cuadrado. Kini sang allenatore tak harus lagi memaksakan skema lawas 3-5-2 dan 4-3-1-2, yang nampaknya tak lagi efektif sejak pra musim lalu. Kejutan yang dihadirkan dalam 4-3-3 ala Allegri terletak pada penempatan posisi Hernanes dan Morata. Untuk nama pertama, pemain asal Brasil itu sejatinya diboyong untuk memenuhi permintaan sang pelatih akan kebutuhan trequartista. Namun Allegri melihat kelebihan yang dimiliki Hernanes jika berperan sebagai regista. Meski mobilitasnya tak segila Claudio Marchisio, pemain berusia 30 tahun itu menjalankan tugasnya sebagai sebagai benang penyambung lini belakang dan depan dengan sangat baik. Terlihat dari akurasi umpannya yang tinggi mencapai 84,1 persen. Juve jadi tak lagi mudah kehilangan bola, seperti sebelum kedatangannya. Terlebih peran tersebut sejatinya merupakan posisi asli Il Profeta. Sementara untuk Morata, secara mengejutkan sang bomber ditempatkan sebagai winger kiri. Namun dirinya tak berperan layaknya winger klasik, karena lebih ditugaskan untuk melakukan cut inside. Performanya di posisi tersebut memang belum bisa dikatakan maksimal, tapi kemauannya untuk giat membantu pertahanan layak diapresiasi. Dan ketika ditransformasi jadi ujung tombak, sebuah gol berkelas mampu ia persembahkan. Mandzukic, Cuadrado, dan Hernanes, mulai menyatu dengan tim Terakhir, kita dapat melihat jika para penggawa anyar Juve tampak mulai menyatu sempurna dengan tim, sehingga mampu menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Dalam bentrok hadapi City, terdapat empat nama Juventino baru dan tak satu pun dari mereka yang tampil mengecewakan. Mandzukic menjawab keraguan publik akan ketajamannya lewat gol berkelas, Cuadrado jadi salah satu pemain terbaik laga melalui moblitasnya yang amat tinggi, sementara kegemilangan Hernanes sudah kita ulik sebelumnya. Paulo Dybala juga mampu memberikan performa maksimal ketika turun dari bangku cadangan. Youngster asal Argentina itu bahkan lebih dini membuktikan diri, lewat statusnya sebagai top skor sementara Juve di semua kompetisi. Pemain lain yang belum mendapat kesempatan di laga ini, seperti Alex Sandro misalnya, juga tak perlu diragukan kualitasnya seiring performa mengagumkannya kala hadapi Chievo Verona. Kini kita tinggal menunggu bagaimana debut Norberto Neto, Daniele Rugani, Mario Lemina, Sami Khedira, dan Simone Zaza, di tengah situasi Juve yang mulai kondusif. "Liga Champions memotivasi semua orang. Kemenangan ini [atas City] memberi dorongan guna memulihkan kepercayaan diri kami. Hal itu akan membantu Anda bekerja lebih baik di partai-partai selanjutnya," ujar Allegri, selepas pertandingan. Mentalitas juara perlahan mulai kembali, formasi baru yang mujarab sudah ditemukan, sementara para penggawa anyar mulai menyatu seutuhnya dengan tim. Eropa waspadalah, Juve era baru telah dimulai! Source: goal.com
  17. Banyak yang heran mengapa MU menggelontorkan dana gila untuk penyerang muda yang belum terlalu dikenal, Anthony Martial. Bahkan Wayne Rooney juga sempat nggak kenal nih sama striker belia Prancis ini. Sebagai remaja termahal di Inggris, tentu ekspetasi besar di sematkan di pundaknya. Bukan apa-apa, Martial sempat dikira perjudian MU karena tak kunjung mendapat penyerang yang sudah ditarget. Martial pun membayar harganya yang cukup mahal dengan gol debutnya kala berjumpa Liverpool di Old Trafford, akhir pekan kemarin. Mengambil kesempatan Rooney yang memang cedera, pemain berjuluk the next Thierry Henry itu bisa menjebol gawang di akhir-akhir pertandingan. Martial mendribbing bola dari luar kotak penalti. Bekas pemain AS Monaco itu melewati bek Martin Skrtel sebelum melepaskan sepakan mendatar ke tiang jauh untuk mengecoh Simon Mignolet. Legenda MU, Rio Ferdinand memuji penampilan sang striker sebagai perkenalan yang baik di laga perdananya di Premier League. Van Gaal juga kayaknya udah tersenyum lebar karena bisa mematahkan asumsi negatif yang datang ketika harga Martial dianggap tak pantas.
  18. Gelandang Arsenal, Aaron Ramsey, menginginkan sepak bola menggunakan teknologi video seperti dalam cabang olahrara rugby. Keinginan itu diungkapkannya setelah golnya saat Arsenal bemain imbang 0-0 melawan Liverpool dianulir wasit karena penjaga garis memutuskan dia berada dalam posisi offside. Para petugas pertandingan di cabang rugby memiliki akses untuk memutar ulang rekaman video jika ada insiden dalam pertandingan dan mengambil keputusan berdasarkan rekaman video. "Melihat video selama 20 detik mungkin akan mengubah hasil pertandingan," kata Ramsey. "Kita bisa mengambil halaman dari buku rugby." "Anda melihat layar, kemudian pergi selama 20 detik dan mendapat keputusan yang benar. Sepak bola bisa belajar dari situ," tambah gelandang berusia 24 tahun ini. Rekaman ulang di siaran TV memperlihatkan Ramsey berada satu garis dengan bek Liverpool, Martin Skrtel, ketika dia menerima umpan dari Santi Cazorla dan mencetak gol. Usai pertandingan, manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengatakan keptusan penjaga garis Simon Bennetthad adalah salah. Dewan Asosisasi Sepak bola Internasional -yang menyusun peraturan sepak bola- menunda uji coba teknologi video sedikitnya 12 bulan dalam pertemuannya bulan Februari.
  19. Bergabungnya Geoffrey Kondogbia dengan Inter Milan, menjadikan mantan gelandang bertahan AS Monaco itu sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di skuat Roberto Mancini tersebut. Inter berhasil merebut tanda tangan Kondogbia dari rival satu kotanya, AC Milan, dengan harga 35 juta euro. Namun surat kabar Perancis, L'Equipe, menuliskan total sebenarnya adalah 40 juta euro termasuk bonus. Sementara itu Sky Sport Italia merinci bahwa kontrak pemain berusia 22 tahun itu bernilai 4,5 juta euro per musimnya. Jumlah yang menakjubkan di Inter Milan. Angka yang diperoleh Kondogbia itu adalah paling tinggi dari yang diterima pemain inter lainnya. Bayaran pemain asal Perancis itu bahkan mengalahkan pemain penyerang mereka, Mauro Icardi. Penampilan apik Icardi musim lalu membuatnya memperoleh kenaikan gaji hinga berkali-kali lipat. Sebelumnya, Icardi mendapat bayaran sebesar satu juta euro per musim, naik menjadi empat juta euro. Kondogbia menjadi rebutan duo Milan. AC Milan sempat mencapai kesepakatan dengan pihak Kondogbia. Namun tawaran Inter yang lebih tinggi, berhasil mengubah keadaan. Konfirmasi merapatnya Kondogbia ke Inter terkonfirmasi ewat sebuah foto yang diunggah di Twitter. Dalam foto tersebut, Kondogbia terlihat tengah melakukan pertemuan terkait penandatanganan kontraknya dengan Direktur Marco Fassone
  20. Ketua FA, Greg Dyke, berharap penggunaan teknologi video segera diterapkan. Asosiasi Sepak Bola Inggris tertarik untuk menguji coba penggunaan rekaman video dalam pertandingan di Inggris, kata ketuanya. Greg Dyke menyatakan, "Saya ingin sekali melakukan uji coba itu di Inggris," katanya. Namun, katanya lagi, "FIFA dapat menghentikan kita dari uji coba tersebut." Asosiasi Sepak Bola Belanda, KNVB, sudah mengujicoba penggunaan tayangan ulang video untuk membantu wasit, dan menghendaki agar teknologi itu dipakai di pertandingan kompetisi. Namun pertemuan regulator sepak bola pekan ini memutuskan untuk menunda pelaksanaannya hingga 12 bulan ke depan. International Football Association Board (UFAB) yang merupakan pembuat peraturan tertinggi dalam sepak bola memutuskan untuk mempelajari lebih jauh penggunaan teknologi video. Kontroversi terakhir Dalam pertandingan Liga Primer Inggris akhir pekan lalu, kontroversi terjadi ketika pemain Sunderland, Wes Brown diusir wasit karena melanggar pemain Manchester United Radamel Falcao. Pemain Sunderland, Wes Brown, diberi kartu merah oleh Roger East, sementara televisi memperlihatkan pelanggaran dilakukan rekannya, John O'Shea. Gambar di televisi memperlihatkan pelanggaran itu dilakukan oleh rekan setim Brown, John O'Shea. Sekalipun demikian, badan perwasitan Inggris, Professional Game Match Officials Limited (PGMOL) mengeluarkan pernyataan yang mendukung keputusan wasit untuk mengusir Brown. Menanggapi insiden tersebut, Ketua FA menyatakan, "Jika Anda dapat membantu wasit dengan teknologi video, maka seharusnya hal itu dilakukan." Ia juga menyatakan, "Saya mengerti bahwa kita tak boleh tergesa melakukan perubahan, tetapi kita harus mulai melakukan uji coba untuk melihat apa yang bekerja dan apa yang tidak."
  21. Real Madrid sukses merebut trofi pertamanya di musim ini. Gelar Copa del Rey sukses diraih berkat kemenangan dramatis atas rival abadinya Barcelona. Partai puncak di Mestalla, Kamis dini hari tadi berlangsung cukup menegangkan. Disaksikan 50.000 pasang mata yang memadati stadion, kedua tim menampilkan performa kelas wahid. Madrid yang berambisi menyabet treble winners musim ini, langsung menggebrak dengan unggul lebih dulu pada menit ke-11. Lewat skema serangan balik cepat, Karim Benzema mengirimkan umpan brilan ke Angel Di Maria yang lolos dari jebakan offside. Menggiring bola ke kotak penalti dengan kawalan ketat dari Jordi Alba, winger internasional Argentina yang menggantikan posisi Cristiano Ronaldo (cedera), berhasil melepaskan tendangan yang bersarang di pojok gawang Jose Pinto. Keunggulan 1-0 Madrid membuat jalannya laga semakin menarik. Tensi meninggi. Dan seperti biasa, selalu ada ‘bumbu’ pertikaian di El Clasico. Kali ini Neymar, Fabio Coentrao dan Pepe yang terekam kamera sempat bertikai. Untungnya, insiden tersebut bisa dikendalikan oleh wasit Antonio Mateu yang tampil cukup tegas pada laga ini. Laga berlanjut, tempo permainan kian tinggi. Namun sejauh ini Tiki Taka Barca selalu mentah di barisan pertahanan Madrid yang bermaiin lugas. Skor 1-0 untuk El Real pun bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, tempo permainan kian meninggi. Barca berupaya keras membongkar rapatnya pertahanan Madrid yang digalang Sergio Ramos dan Pepe. Peluang emas sempat didapat Barca lewat tendangan jarak jauh Marc Bartra, tapi mampu ditepis Iker Casillas. Sementara itu, Madrid juga tak kalah mengerikan saat melakukan tekanan. Benzema dan Bale beberapa kali memaksa Pinto berjibaku menyelamatkan gawangnya. Memasuki 30 menit laga tersisa, Barca yang unggul dalam penguasaan bola masih cukup kesulitan menemukan celah di pertahanan Madrid. Messi cs. Terlihat mulai frustrasi. Sampai pada akhirnya Bartra sukses memecah kebuntuan Barca lewat tandukannya. Berawal dari sepak pojok, bek muda Barca ini berhasil memanfaatkan kelengahan Pepe dalam mengantisipasi datangnya bola. Kegagalan Pepe menjangkau bola, memudahkan Bartra mengarahkan bola ke pojok gawang yang tak mampu dijangkau Casillas. Suatu hal yang sangat jarang kita lihat, Barca mencetak gol lewat skema sepak pojok. Skor 1-1, mental Barca kembali naik. Barcelonista yang hadir di Stadion juga kembali bersemangat setelah sebelumnya cukup frustrasi. Barca mulai mengurung pertahanan Madrid. Neymar, Iniesta, Xavi dan sang megabintang Lionel Messi mulai membuat lini belakang Madrid panik dengan aksi-aksinya. Sampai pada menit ke-86, angin kembali berbalik untuk kubu Madrid. Serangan Barca yang berhasil dipatahkan, langsung diubah jadi serangan balik mematikan oleh Madrid. Coentrao yang memimpin serangan balik, memberikan umpan ke Bale di sisi lapangan. Dihadang Bartra, winger asal Wales ini mendorong bola jauh ke depan, lalu beradu sprint dengan Bartra. Sempat terhadang body charge Bartra hingga membuatnya keluar garis lapangan, Bale tak cengeng dan terus berlari mengejar bola. Dengan modal sprint yang di atas rata-rata, Bale dengan mudah mendahului Bartra, lalu masuk ke kotak penalti dan dengan jeli menempatkan bola diantara kedua kaki Pito yang coba menutup ruang tembaknya. Sebuah pertunjukkan yang luar biasa dari pemain yang dihargai sangat mahal oleh Madrid. Gol dari Bale membuat Barca kian panas. Pelatih Gerardo Tata Martino langsung merespon dengan menambah juru gedor. Alexis Sanchez masuk menggantikan Bartra. Dengan demikian, Barca bermain dengan empat striker sekaligus, yakni Messi, Neymar, Pedro Rodriguez dan Alexis. Sementara Ancelotti menangkal strategi Martino dengan menambah amunisi di lini belakang. Raphael Varane masuk menggantikan Benzema. Di lini tengah, untuk memberikan keseimbangan, Don Carletto juga memasukkan Casemiro dan Asier Illaramendi, dengan menarik keluar Isco dan Di Maria. Barca mulai mengurung Madrid di masa injury time. Sebuah peluang emas untuk membuat pertandingan memasuki babak perpanjangan waktu dimiliki Barca. Neymar yang lolos dari jebakan offside, hanya tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Casillas. Namun sial bagi Barca, tendangan placing bintang muda Brasil ini hanya membentur tiang gawang. Madrid pun akhirnya berhasil mengamankan keunggulan 2-1 dan merebut gelar Copa del Rey ke-19. Hasil ini merupakan ulangan final tiga musim lalu atau 2011 di mana El Real juga jadi juara Copa del Rey usai menaklukkan Barca di tempat yang sama. Ketika itu, Madrid yang dilatih Jose Mourinho menang 1-0 lewat babak perpanjangan waktu. Gelar Copa del Rey, membuka peluang Madrid merealisasikan ambisi merebut treble winners di musim ini. Pasalnya, pasukan Ibu Kota juga masih punya peluang besar juara di La Liga dan Liga Champions. Sementara buat Barca, kegagalan ini membuat mereka terancam mengakhiri musim dengan tangan hampa. Sebab, pasukan Catalan sudah kehilangan dua kompetisi, yakni Copa del Rey dan Liga Champions. Sementara di La Liga, Blaugrana masih tercecer di posisi tiga, terpaut empat poin dari Atletico Madrid di puncak klasemen.
  22. Barcelona dikabarkan masih berjuang untuk mendapatkan tanda tangan bek Chelsea David Luiz. Walaupun saat ini mereka masih dibayang-bayangi sanksi embargo transfer oleh federasi sepakbola dunia (FIFA). Dilaporkan Mirror, wakil presiden Barca, Manel Arroyo tengah bekerja keras untuk mengajukan banding atas hukuman yang dijatuhkan FIFA menyusul pelanggaran aturan transfer pemain di bawah usia 18 tahun tersebut. Nampaknya para petinggi di Camp Nou amat yakin upaya tersebut bakal berhasil, sehingga mereka mulai membuka negosiasi dengan beberapa pemain incaran mereka. David Luiz adalah salah satunya. Dana sejumlah 25 juta poundsterling diharapkan bakal lebih dari cukup untuk membujuk pemain Brasil itu hijrah ke Camp Nou, mengingat The Blues nampaknya juga tak bakal menahan kepergian punggawanya itu. Barca sendiri disebut bakal melakukan perubahan yang radikal musim ini. Selain transfer pemain, manajer Gerardo Martino dikabarkan juga akan hengkang untuk menggantikan posisi Alejandro Sabella sebagai pelatih kepala Timnas Argentina usai Piala Dunia.
  23. Manajer Manchester City Manuel Pellegrini tidak menyesal meminjamkan Gareth Barry ke Everton pada musim ini. Meski sang pemain tampil bagus selama masa peminjaman. Barry menjadi salah satu elemen penting keberhasilan Everton berada di posisi lima Liga Premier. Everton tengah bersaing dengan Arsenal untuk mendapatkan satu tiket terakhir ke Liga Champions. Di sisi lain City justru sekarang kekurangan pemain tengah. Jack Rodwell sering diganggu cedera. Yaya Toure juga baru saja masuk ruang perawatan dan harus absen selama dua pekan. Pellegrini mengaku keputusannya melepas Barry diambil pada awal musim. Pellegrini memilih mempercayakan Rodwell karena usainya masih muda 22 tahun. "Benar bila kami tidak tahu bila Rodwell dan Richards akan tidak beruntung dengan cedera dan mungkin Barry akan memainkan banyak pertandingan. Tapi penting untuk memahami bila keputusan mengenai Barry dibuat pada awal musim ketika kami memiliki lima pemain untuk dua posisi. Itu terlalu banyak," tegas Pellegrini.
  24. Bos Arsenal, Arsene Wenger, percaya bahwa timnya harus terus mempertahankan fokus untuk bisa memastikan diri bermain di Liga Champions musim depan. The Gunners memperkuat posisi mereka di peringkat empat klasemen sementara Premier League dengan menang meyakinkan 3-0 atas Hull City semalam. Kini mereka terus unggul satu poin atas Everton yang ada di peringkat lima. "Peringkat keempat ada di tangan kami - kami hanya perlu fokus untuk hal tersebut. Kami memiliki hasrat yang cukup besar untuk melakukannya dan saya pikir kami bisa, namun itu tergantung pada performa yang kami tunjukkan di setiap pertandingan," tutur sang manajer pada reporter. Arsenal akan menghadapi Newcastle di laga Premier League mereka yang berikutnya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy