Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'selfie'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 34 results

  1. SELFIE sudah barang tentu dilakukan banyak perempuan. Tak hanya untuk memastikan apakah tampilan wajah sudah cantik, tapi selfie juga bisa dijadikan sebagai cara untuk Anda menginformasikan lokasi atau kebersamaan Anda dengan teman-teman pada obrolan singkat bersama sang kekasih. Namun, kasus yang satu ini mungkin akan menjadi pembelajaran bagi Anda untuk tidak asal selfie. Pasalnya, secara tidak sengaja, perempuan ini mengabadikan momen paling menyeramkan dan rasanya akan menjadi trauma tersendiri dalam hidupnya. Adalah Katrina Paraiso. Perempuan asal Filipina yang kini menetap di Jepang tersebut pada awalnya mungkin tidak menyangka hal ini bisa terjadi. Namun, secara tiba-tiba muncul sebuah hal aneh dalam foto selfienya dan itu membuat dia ketakutan! Kisah dimulai saat Katrina ingin mengabadikan momen dirinya di dalam kamar. Hal yang tak biasanya adalah dia mengambil selfie pada jam 12 malam! Mungkin, Anda yang penasaran bisa mengikuti hal yang dilakukan Katrina ini. Nah, pada awalnya dia nampak biasa saja berfoto di closet kamar mandinya. Namun, setelah Katrina merasa puas dengan hasil fotonya, dia ingin mengeditnya agar tampak lebih menarik. Saat pengeditan ini lah terlihat hal aneh. Di filter pertama belum nampak, namun saat masuk ke filter berikutnya, muncul sesosok perempuan kecil di belakang tubuhnya. Wajahnya lemas dan menatap ke arahnya juga. Agar merasa yakin, Katrina mengganti mode warna lain. Hal ini dia lakukan untuk memastikan penampakan itu hanya ilusi kamera dan efek warna. Tapi, yang terjadi setelahnya adalah sosok tersebut masih ada di seluruh hasil editan dengan beberapa filter lainnya. Katrina pun kaget dan takut untuk melihat ponselnya sendiri. Sementara itu, untuk membuktikan bahwa Katrina sudah mengalami kejadian mistis, dia memberanikan diri untuk membagikan foto tersebut ke akun Facebooknya. Sontak, setelah dipublish, postingan itu menjadi viral! Banyak netizen yang merasa ketakutan dan tidak ingin melihat hantu perempuan itu. Kemudian, Profesor Adam Reyes of Misteryo yang terkenal bisa melihat makhluk halus pun ikut mengomentari foto Katrina. Menurut Adam, sosok perempuan kecil itu sedang meminta bantuan pada Katrina dan dia meminta bantuan untuk bisa bertemu kembali dengan orang yang dia cintai. Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/jangan-selfie-tengah-malam-2KtU
  2. Ada banyak pekerjaan keren di luar sana, pekerjaan fotografer Allan Dixon asal Irlandia ini salah satunya. Pria yang bekerja sebagai adventure content marketer ini telah melakukan banyak perjalanan dan berfoto narsis dengan hewan. Bagaimana dia mendapatkan pekerjaan itu? Ia mendaftar Best Jobs in the World Competition oleh Pariwisata Australia, dan mengalahkan ratusan ribu pelamar lain untuk jabatan “Outback Adventurer (Northern Territory)" Pekerjaan tersebut membuat ia harus direlokasi ke Selandia Baru, yang mana merupakan tempat terbaik untuk menemui hewan-hewan lucu. Tidak hanya hewan-hewan seperti kucing atau anjing dengan pose atau momen terbaik, ia juga berselfie dengan hewan seperti kuda dan Quokka. Luangkan beberapa menit untuk menengok akun Instagram-nya @daxon, dan Anda akan melihat betapa besar pekerjaan ini adalah. Pada satu kesempatan, ia juga berhasil mendapat ekspresi lucu dari kambing kecil bernama Nigel. “Kambing kecil yang diberi nama Nigel ini diselamatkan setelah induknya ditabrak mobil. Dia sekarang sedang hang out di resepsi dan membuat pengunjung tersenyum di Taman Burung Kiwi di Queenstown. Para staf senang, pelanggan senang, semua orang senang. Membawa hewan peliharaan Anda saat bekerja harusnya wajib. Nigel benar-benar mengagumkan!” tulisnya dalam postingan foto satu bulan lalu. Pada foto lainnya, ia berselfie dengan llama, sejenis unta dari Amerika Selatan, yang tertangkap sedang mengekspresikan muka menggelikan. “Kamu keren! Internet sedikit gila saat ini. Selamat datang di dunia selfies hewan lucu,” tulisnya.
  3. Metode pembayaran sedang mengalami revolusi dan banyak metode diuji untuk mencari yang terbaik. Setelah menghadirkan proses transaksi melalui Internet hingga perangkat teknologi seperti ponsel pintar, foto selfie sebentar lagi akan masuk jajaran. Perusahaan e-commerce yang bermarkas di Seattle, Amerika Serikat, Amazon baru-baru ini mengajukan paten mengenai metode pembayaran menggunakan swa foto alias selfie. Mengutip situs USA Today, sistem yang diajukan di dalam paten tersebut dijelaskan akan menggunakan peranti lunak biometrik yang mampu mengenali wajah. Peranti lunak ini berguna mengkonfirmasi bahwa foto pengguna tersebut memenuhi syarat untuk melakukan transaksi pembayaran. Dengan kata lain, pengguna nanti tidak perlu memasukan kode-kode rumit, tetapi bisa langsung mengambil foto selfie mereka masing-masing dari ponsel pintar. Biasanya pengguna diberi kode huruf dan angka Captcha yang berfungsi mengkonfirmasi apakah si pengguna adalah "manusia sungguhan" yang akan melakukan transaksi. Nah, dalam paten Amazon ini disebutkan, pengguna nantinya akan diminta untuk "melakukan sejumlah aksi seperti tersenyum atau berkedip yang tidak bisa ditiru oleh gambar dua dimensi." Di dalam paten tersebut juga dicantumkan, bahwa sistem pembayaran via selfie berpotensi menggantikan fungsi kata sandi atau password. "Ini akan menyenangkan untuk para pengguna," tulis Amazon dalam pengajuan paten. Sebelum Amazon, pada 2015 lalu perusahaan finansial MasterCard kabarnya tengah melakukan uji coba sistem yang akan menggantikan kombinasi PIN dengan teknologi biometrik pengenal wajah. Sistem tersebut dibuat untuk memvalidasi sebelum pengguna MasterCard akan melakukan transaksi. Cara ini diklaim lebih aman ketimbang menggunakan kombinasi PIN seperti saat ini. Menurut Chief Product Security Officer dari MasterCard, Ajay Bhalla kala itu, "generasi muda yang suka melakukan selfie akan menganggap hal ini keren, mereka pasti mendukungnya."
  4. Saat terjadi gerhana matahari total (GMT) pada Rabu (9/3/2016), tidak disarankan bagi warga memotret fenomena alam itu menggunakan kamera ponsel pintar. Memotret matahari dengan ponsel saat gerhana total, dapat merusak kamera. "Foto pakai ponsel bisa membahayakan kamera. Setidaknya harus ada pelapis yang bisa meredam cahaya," kata Moedji Raharto, peneliti astronomi Observatorium Bosscha. Untuk mengambil foto gerhana matahari total berkualitas dibutuhkan lensa tele panjang. Jika kamera ponsel diarahkan ke matahari lalu melakukan swafoto atau selfie, maka yang didapat hanya foto siluet. Sedangkan wajah kita tidak kelihatan. Moedji menyarankan tidak menggunakan kamera ponsel untuk selfie. Jika ingin mendapatkan foto matahari yang bulat tanpa terkena silau cahaya, kamera harus dilengkapi dengan filter.
  5. Ndral, selfie bersama teman-teman Anda menggunakan smartphone mungkin sudah biasa. Namun bagaimana kalau selfie dengan menggunakan Macbook yang sedemikian besar. Adalah sekumpulan orang-orang bernama John Yuyi, Moises dan Tom Galle, alat ini merupakan sebuah hasil produk dari proyek seni mereka. Ketiganya merupakan orang dibalik proyek Netflix and Chill Room. Tongsis ini dapat digunakan untuk mengambil foto, sama seperti tongsis biasa. Seperti dilansir Boredpanda, adapun tujuan mereka melakukan hal tersebut beralasan sebagai suatu seni dalam membuat sebuah aksesoris. Bahkan, tongsis Macbook itu menarik perhatian banyak orang kala dipakai selfie di seputaran kota New York, Amerika Serikat. Sayangnya, buat Anda yang tertarik dengan selfie stick macbook ini tidak akan mendapatkannya. Lantaran hanya untuk proyek seni mereka saja dan tak akan dijual massal.
  6. Foto selfie sekarang ini sepertinya sudah menjadi kebiasaan para pengguna smartphone. Dimanapun dan kapanpun tidak pernah lupa untuk selfie, mulai dari sekadar narsis, iseng, kebutuhan endorse hingga komersil. Namun, di balik itu semua, selfie juga memiliki pengalaman yang mampu mengancam nyawa maupun yang bersifat horror, mistis dan menyeramkan bagi sebagian orang karena ternyata hasil dari foto selfie mereka terlihat penampakan makhluk ‘tak biasa’. Ya, sedang asik selfie tiba-tiba muncul sosok yang mengejutkan ‘nimbrung’ dalam foto. Namun, penampakan yang biasa diyakini sebagai hantu sebagian besar di antaranya adalah foto-foto hoax dan hasil rekayasa. Tetapi bagaimana jika ternyata di saat pengambilan foto itu banyak orang yang menjadi saksi dan kejadian itu benar-benar nyata? Seperti 3 foto selfie berikut ini: Penampakan Wanita Tua Bergaya Kuno Sedang Tertawa Penampakan Anak Kecil Duduk Sambil Berpangku Tangan Penampakan Wanita yang Berbeda Di Pantulan Helm
  7. SELFIE kerap dilakukan turis, namun Kepolisian Mumbai mengeluarkan peringatan. Peringatan itu diterapkan di 16 titik wisata. Peringatan tersebut diterapkan di beberapa tempat wisata utama termasuk Pantai Girgaum Chowpatty dan Marine Drive. Peringatan itu dibuat menyusul insiden tenggelamnya seorang pria karena mencoba menyelamatkan seorang gadis yang jatuh ke laut saat melakukan selfie. “Setelah insiden malang itu kami telah memutuskan untuk mengidentifikasi 16 titik di mana mengambil selfie dapat berbahaya, tapi kami menambahkan lebih banyak,” ujar Wakil Komisaris Dhananjay Kulkarni. Selain menyuruh perusahaan-perusahaan daerah untuk memberi tanda peringatan pada tempat-tempat berbahaya tersebut, Kepolisian India juga menempatkan beberapa penjaga pantai. Kejadian yang menewaskan seorang pria itu berawal dari seorang gadis dan kedua temannya yang terjatuh ke Laut Arab setelah berusaha untuk mengambil selfie di dekat Bandra Bandstand. Kemudian, pria yang diketahui bernama Ramesh Walanju melompat untuk membantu kedua teman gadis itu. Namun sayang, beberapa hari kemudian tubuhnya ditemukan mengambang di sungai terdekat. Sementara tubuh gadis yang mengambil selfie tidak ditemukan. Ke-16 titik yang dinyatakan berbahaya untuk selfie adalah Marina Drive promenade, Girgaum Chowpatty Beach, Bandra Bandstand, Bandra Fort, Worli Seaface, Worli Fort, Sion Fort, Gorai Beach, Powai Lake, Carter Road promenade, Mahim Fort, Seaface by Mahim Dargah, Sassoon Socks, Dadar Beach, Juhu Beach, dan Madh Marve Beach.
  8. BANYAK orang melakukan segala cara untuk memiliki selfie yang menarik. Seperti dilakukan fotografer ini. Scott Sharick, seorang fotografer yang hobi menaklukkan tantangan ini menjelajahi Awa’awapuhi Trail di Pulau Kauai. Ia pun mengambil foto selfie yang indah tetapi juga cukup membuat jantung berdegup kencang karena ngeri. “Berdiri di tepi salah satu pegunungan di pantai Na Pali sangat menyegarkan. Itu membuat orang merasa begitu kecil berada di tempat yang luas di mana Anda terlihat seperti berada di ujung dunia,” ujar Sharick. Dalam video selfie diunggah ke YouTube, Sharick terlihat berjalan di ujung tebing yang memiliki lebar jalan sangat sempit. Sangat besar risiko terjatuh dari tebing tinggi itu. Sharick membagi foto indahnya di antara Awa’awapuhi dan Nualolo ke media sosial. Ia mengatakan setiap tantangan yang dihadapi, akan menghasilkan hasil yang bagus. “Mereka tidak harus menggunakan hal di luar kemampuan mereka hanya untuk melihat pemandangan yang indah atau mendapatkan gambar,” ujar Sharick. Seorang blogger bernama David Chatsuthiphan mengomentari foto jepretan Sharick yang dinilai bagus namun terlalu berbahaya. Menurutnya, orang yang ceroboh memiliki risiko kematian untuk hal ini. “Harus diambil dengan sangat hati-hati di ujung jalan karena itu tebing. Itu akan sangat mudah untuk terpeleset dan jatuh ke kematian mereka bagi orang ceroboh,” tulis David.
  9. Seorang pebisnis wanita asal Rusia mengaku cukup ketakutan karena foto selfie yang ia ambil saat sedang berada di dalam kabin pesawat yang ia naiki. Ia mengklaim ada photobomb oleh sosok alien. Bernama Olesya Podkorytov, wanita asal kota Kurgan, Rusia ini mengklaim ada penampakan alien di foto selfie yang ia ambil menggunakan ponsel pintarnya. Podkorytov mengaku awalnya tidak sadar ada pemandangan 'janggal' di bagian belakang kursi penumpang sampai ia mempublikasikan foto selfienya itu ke media sosial. "Saya mengunggah foto selfie ke media sosial dan langsung banjir komentar dan pertanyaan soal penampakan alien itu. Dari situ saya sadar memang ada wujud sebuah makhluk asing," ucap Podkorytov kepada media Central European News (CEN). Bentuk 'makhluk' yang ia maksud menyerupai manusia dan terlihat seperti alien besar yang biasa ia saksikan di kebanyakan film. Seorang pemerhati alien bernama Viktor Lunev turut menanggapi hal ini kepada CEN, "saya belum pernah mengalami hal seperti itu. Mungkin kita bisa membahasnya dengan memakai beberapa hukum fisika dasar." Mengutip situs Huffington Post, belum bisa dibuktikan apakah benar ada alien yang photobomb selfie Podkorytov atau ia hanya mencari sensasi dengan mengolah foto dirinya menggunakan aplikasi Photoshop. Istiliah photobomb sendiri adalah lelucon di mana orang sengaja menyelinap ke objek yang hendak difoto, sehingga hasil foto tersebut sedikit 'terganggu' oleh kehadiran si penyelinap.
  10. Selfie sudah menjadi bagian dari gaya hidup kekinian. Boleh saja selfie, nggak ada larangan kok. Tetapi, pilihlah tempat selfie yang tidak membahayakan. Setidaknya pesan itulah yang ingin disampaikan Ammar Maruf Iman Saputra kepada anak-anak muda. Maruf yang bertugas sebagai petugas perawat rel kereta api di Yogyakarta ini khawatir jika semakin banyak korban meregang nyawa demi foto selfie di tempat-tempat berbahaya. Maruf melalui akun pribadinya mengimbau agar tidak meniru tindakan anak-anak muda yang ia dapati sedang berselfie ria di rel kereta api. Jumat, (18/12) saat Maruf bertugas merawat salah satu jalur kereta api ia bermaksud baik mengingatkan anak-anak muda yang sedang berselfie di rel tersebut. Namun ternyata imbauannya tidak digubris sama sekali. "Sudah diingatkan akan tetapi tidak mengindahkan malah foto foto. Bahkan ada yang tiduran di rel," tutur Maruf dalam postingannya di sebuah group sosial media yang ia kuti. Anak-anak muda itu bahkan semakin menjadi-jadi saat Maruf diamkan. Barulah saat Maruf memotret mereka, anak-anak muda tersebut kemudian pergi. Boleh saja si selfie, tapi ya di tempat yang indah dan layak serta yang paling penting jangan di tempat yang menantang bahaya.
  11. Belakangan ini, memfoto diri sendiri atau istilah kerennya dikenal selfie makin tenar. Semua kalangan mulai dari anak-anak sampai orang dewasa terkena demam selfie. Kadang ketika nggak merasa puas dengan hasil jepretan sendiri, sebagian orang nggak malu-malu untuk meminta tolong orang lain. Apalagi kalau lagi berada di lokasi yang dianggap menakjubkan, seperti pemandangan alam atau tempat-tempat keramaian yang lagi nge-tren. Nggak segan-segan deh buat minta tolong orang lain untuk mengambil foto, misalnya sama jomblo. Padahal kamu lagi berdua sama pacar kamu. Tanpa merasa berdosa mengusik kesendirian jomblo yang udah ngenes banget. Tapi ya apa boleh buat, momen harus kamu abadikan. Ya nggak? https://www.instagram.com/p/-lqrOhM-vZ/
  12. Sering mengunggah selfie? Sebagian psikolog kini mempertanyakan perilaku ini. Ada yang menganggapnya cerminan rasa percaya diri yang rendah atau bahkan bentuk ketagihan. Tetapi yang lain menganggap ini ekspresi wajar di era jejaring sosial.
  13. Fenomena selfie sebenarnya sudah ada sejak masa-masa awal fotografi. Namun, fenomena ini semakin meluas saat banyak orang menggunakan media sosial dan gawai berkamera. Pada dasarnya, eksplorasi kamera ponsel tak hanya dapat diekspresikan dengan selfie. Jika digunakan secara maksimal, kamera ponsel juga dapat memberikan manfaat bagi penggunanya. Berikut ini beberapa hal selain selfie yang bisa Anda lakukan dengan kamera ponsel: Memindai dokumen Kamera yang disematkan pada ponsel pintar memiliki kemampuan untuk memindai dokumen secara praktis. Caranya, mirip saat mengambil gambar. Letakkan dokumen yang ingin dipindai, lalu rekam dengan kamera. Dokumen hasil pindaian dapat disimpan dengan format PDF ataupun JPEG. Membaca QR-Code Selain dapat memindai dokumen, kamera ponsel dapat pula digunakan untuk membaca barcode. Dari hasil pindaian tersebut, akan didapat informasi seperti nama dan harga barang, bahkan bisa memunculkan dokumen atau tautan tertentu. Webcam atau kamera pengaman Kelebihan lain kamera ponsel adalah dapat digunakan sebagai penggantiwebcam di laptop. Namun, fasilitas ini tak termasuk dalam fitur bawaan. Pengguna harus menginstal fasilitas tersebut dari toko aplikasi Android. Selain dapat menjadi webcam pengganti, aplikasi tersebut juga dapat memaksimalkan fungsi kamera sebagai kamera pengaman. Cara kerjanya mirip seperti kamera pengintai atau closed circuit television (CCTV). Mencari rasi bintang Memakai aplikasi di Android seperti Star Chart dan Google Skymap, pemilik ponsel pintar dapat melihat rasi bintang melalui kamera gawainya. Cukup ikuti arahan kamera pada aplikasi tersebut untuk menemukan rasi bintang tertentu. Rasi yang terekam akan dilengkapi dengan informasi nama-nama bintang. Merekam momen Fungsi dasar kamera ponsel adalah merekam gambar. Selain selfie, kamera ponsel dapat dimanfaatkan untuk merekam foto atau video saat dalam perjalanan. Agar video terlihat menarik, cobalah membuat kolase video. Salah satu ponsel pintar yang memiliki fitur tersebut ialah Samsung Galaxy Note 5. Dengan fitur kolase video, ponsel ini mampu menggabungkan empat video klip dalam satu frame.
  14. Aktivitas memotret diri sendiri tanpa bantuan orang lain atau foto selfie sedang tren di kalangan remaja yang berupaya memuaskan hasrat dokumentasi diri di sebuah lokasi. Tetapi, aksi selfie ini bisa pula menimbulkan malapetaka. Sudah banyak kejadian nahas akibat selfie. Insiden selfie terbaru menimpa seorang turis Jepang usia 66 tahun yang meninggal karena jatuh dari tangga saat ia berusaha berfoto di Taj Mahal, India. Ada pula kecelakaan yang menimpa pilot Cessna 150 pada Februari lalu di Colorado, AS karena ia dilaporkan sibuk selfie. Fenomena selfie pun kemudian dianggap lebih berbahaya ketimbang kematian yang disebabkan oleh serangan hiu di laut. Menurut data The Huffington Post, insiden selfie tahun 2015 ini menelan banyak korban sebanyak 12 kematian dibanding delapan kematian akibat serangan hiu. Menyadari ada bahaya 'terselubung' dari aktivitas selfie, beberapa pemerintah negara seperti Rusia tergerak untuk merilis kampanye mengenai selfie yang aman. Tips tersebut disampaikan dalam ilustrasi seperti rambu dilarang masuk. Di antaranya adalah larangan selfie di perahu, di atap rumah, tengah jalan, sambil memegang senjata, di depan binatang buas dan di rel kereta. Juni ini, Uni Eropa turut mengeluarkan larangan selfie dan pengunggahan foto tempat terkenal seperti Menara Eiffel ke media sosial. Awal September kemarin, seorang pemuda 19 tahun di Houston tak sengaja menembak diri sendiri ketika hendak selfie dengan mengacungkan pistol ke arah kepalanya. Pada Juni lalu, adapun dua orang tewas di Pegunungan Ural, yang terbentang sepanjang Kazakhstan dan Rusia, setelah mengambil selfie ketika sedang menarik pin granat. Di bulan yang sama, seseorang berumur 21 tahun tewas setelah mengambil selfie di Jembatan Moskow dan terjatuh. Tak hanya itu, lima orang tewas karena selfie terlalu dekat dengan kawanan bison di Taman Nasional Yellowstone, AS. Kegiatan selfie mulai populer sejak tahun 2014 dan awalnya dianggap bermanfaat demi mengabadikan suatu momen. Tahun 2014 disebut sebagai ‘Tahun Selfie’ saking meluasnya tren ini seiring berkembangnya pula ponsel pintar dengan kamera depan yang canggih.
  15. Menonton video ini bisa bikin anda menghentikan foto selfie seorang diri dalam rumah sepi selamanya. Rekaman video ini menunjukkan seorang wanita mengambil selfie seorang diri pada malam hari, sementara di rumah tidak ada siapa-siapa alias cuma dia seorang. Usai mengambil foto selfie, dia lalu mengecek hasil bidikan di smartphone-nya. Apa yang terjadi? Rupanya ada gambar 'penampakan' di fotonya. Penasaran. Dia pun mengambil selfie dengan latar yang berbeda. Apa yang terjadi?
  16. Asia memang gudangnya tren unik yang dalam waktu singkat langsung menjadi sensasi ke seluruh dunia. Seperti tren selfie dengan busana unik ini. Disebut unik karena para wanita cantik ini berpose dengan pakaian dari tas plastik keresek. Mungkin kita bertanya, apakah hal tersebut tidak membuat gerah? Tak ada penjelasan. Ke mana sajakah saat pemakainya berbaju tas keresek? Hanya ada dalam foto. Di Taiwan saat ini sedang musim anak muda br-selfie dengan baju dari tas keresek. Tren ini mendadak langsung menjadi heboh di seluruh dunia. Sungguh kreatif, ternyata tas plastik keresek bisa dimanfaatkan sebagai pakaian Saat dipakai, tas keresek dari toko itu mirip body suit atau pakaian renang. Namun ada juga yang menggunakan kantong besar seukuran kantong sampah. Wanita cantik ini malahan terlihat makin menarik saat mengenakan busana dari tas plastik keresek. Anda setuju? Foto-foto selfie dengan busana gila ini awalnya tersebar dari sebuah grup di Facebook yang tertutup. Gambar-gambar itu kemudian beredar di media. Tak hanya menampakkan wanita karena pria juga ada. Salah satu gadis yang sering memposting foto selfienya dengan busana dari kantong plastik kresek Di Indonesia sebenarnya sudah biasa anak kecil menggunakan tas keresek untuk rompi saat bermain air di kali, begitu pula di negeri tetangga seperti Malaysia dan Thailand. Jepretan Eric Madeja dari Treasure Images di Sabah, Malaysia, tentang anak berbaju rompi beberapa tahun lalu beredar di sejumlah blog, misalnya ChoeJessica dan LylaEnterprise. Pose yang cukup menantang dengan mengenakan busana dari tas plastik keresek Kantong belanja telah mengilhami perancangan baju, dari yang serius seperti yang dicontohkan dalam Brit+Co hingga untuk perpeloncoan di Indonesia. Gadis Inggris pun tidak ingin ketinggalan tren Taiwan termasuk negeri yang membatasi tas keresek. Begitu pun dengan Bangladesh, Taiwan, Kenya, dan Rwanda. Apakah larangan di sejumlah negeri tadi ditaati, itu soal lain. Namun bisa jadi tren ini merupakan salah satu bentuk sindiran kepada pemerintah Taiwan
  17. Mengirimkan pesan bermuatan seks, atau sexting, belum sepenuhnya bisa ditangani secara hukum. Seorang remaja di Inggris yang mengirimkan foto telanjang dirinya kepada seorang perempuan rekan sekolahnya dicatat oleh polisi sebagai telah melakukan kejahatan membuat dan menyebarkan gambar tidak senonoh. Anak laki-laki berumur 14 tahun itu secara resmi tidak ditahan dan dituntut, tetapi catatan ini akan tersimpan setidaknya 10 tahun. Informasi ini juga bisa diberikan kepada calon perusahaan yang akan mempekerjakannya. Gambar itu dibuat dengan menggunakan Snapchat -aplikasi yang bisa menghapus pesan gambar dalam 10 detik. Namun sebelum menghilang, gambar itu sempat disimpan oleh si perempuan dan dikirim ke teman-temannya di sekolah. Asosiasi pengacara mengatakan kasus ini tidak perlu dan berpeluang mengkriminalisasi anak-anak. 'Dipermalukan' Kasus ini adalah yang pertamakali melibatkan aplikasi Snapchat di Inggris. Kasus ini menjadi perhatian polisi yang bertugas di sekolah itu dan dicatat secara resmi sebagai kejahatan. Namun ibu dari remaja pria itu mengatakan bahwa anaknya telah 'dipermalukan', dan 'naif' serta seburuk-buruknya cuma bertindak layaknya 'seorang remaja'. Anak yang namanya disembunyikan ini mengatakan ia merasa 'malu dan terintimidasi' dengan cara penanganan kasus ini oleh polisi dan sekolah. Ia merasa terganggu dan, "Apa yang saya lakukan di umur 14 bisa berakibat buruk di masa depan," katanya. Pernyataan pihak penyidik, "Laporan kejahatan telah dibuat dengan tiga nama anak dicatat, dengan hasil tidak ada upaya penuntutan." Kasus ini menimbulkan 'pertanyaan penting tentang peran polisi berurusan dengan pertikaian yang muncul dari media sosial'.
  18. Perdana Menteri Inggris David Cameron ber-selfie dengan pekerja di Longbridge, West Midlands. Telepon pintar mengalahkan laptop untuk pertama kalinya sebagai alat yang lebih disukai dalam berhubungan memakai internet di Inggris, lapor badan pengatur komunikasi Inggris OFCOM. Badan ini menyatakan 33% warga Inggris memilih smartphone sebagai alat yang dipakai pada tahun 2014, dibandingkan 30% yang lebih menyukai komputer jinjing. OFCOM menyatakan bahwa mengalahkan laptop adalah suatu "momen berarti", Data dari sejumlah kajian di tahun 2014 juga mengisyaratkan 1,2 miliar warga Inggris memotret selfie tahun lalu. Sekitar 31% penduduk mengatakan mereka mengambil foto diri mereka sendiri setahun terakhir. Satu dari 10 warga dewasa paling tidak memfoto satu selfie per minggu, tambah OFCOM. Peningkatan jumlah telepon pintar dengan kamera yang semakin baik kualitasnya kemungkinan juga memicu 'kegilaan' ini. Smartphone ditemukan lebih digemari dibandingkan kamera digital dalam mengambil dan menyimpan foto di tahun 2014, dengan 60% warga dewasa dan 89% diantara penduduk umur 16 sampai 25 tahun menggunakan telepon mereka untuk mengambil foto.
  19. Kebiasaan mengambil foto selfie yang dilakukan secara serampangan tanpa memperhatikan keamanan bisa berakibat fatal. Tak jarang bahkan bisa pula merenggut nyawa. Dan kali ini, seorang warga Amerika bernama Todd Fassler menjadi korban terbaru gara-gara aktivitas foto selfie yang dilakukannya. Aktivitas foto selfie yang dilakukan oleh Fassler ini memang sangat berbahaya. Bagaimana tidak, pria tersebut berupaya untuk mengambil foto selfie bersama dengan seekor rattlesnake yang dikenal sebagai salah satu ular paling berbisa di negara Amerika. Alih-alih mendapat foto yang bagus, Fassler ternyata harus masuk rumah sakit gara-gara gigitan rattle snake. Fassler pun terpaksa harus menginap di rumah sakit hingga beberapa hari. Terlebih bisa yang menjalar ke tubuh Fassler cukup banyak, bahkan hingga menghabiskan stok serum penawar bisa ular. Dia pun diketahui menderita luka memar pada bagian lengan kirinya. Sebagai tambahan, Fassler tidak hanya harus menderita gigitan ular karena ulahnya saat mengambil foto selfie berbahaya. Dia juga harus menderita secara finansial karena dikenakan biaya pengobatan yang tak sedikit. Pihak rumah sakit pun membebankan biaya pengobatan sebesar 153 ribu USD atau setara 2 miliar rupiah kepada Fassler.
  20. Ada yang menarik di premier film San Andreas di London beberapa waktu lalu. Aktor yang juga mantan peulat itu berhasil memecahkan rekor Guiness World Record untuk kegiatan berselfie paling banyak dalam hitungan tiga menit saja. Johnson yang dijuluki The Rock, berhasil membuat 75 foto selfie dengan syarat foto yang dibuat harus fokus dan memperlihatkan wajah dan bahu teman berselfienya. Setelah hasilnya dihitung, ternyata Guiness menyebut Johnson berhasil membuat 105 foto selfie yang layak berdasarkan peraturan itu. Johnson yang mengambil foto bersama pengunjung premier mengatakan, “Saya sangat berterima kasih pada kalian semua. Tanpa kalian ini tak akan terjadi, saya tak bisa melakukannya tanpa bantuan kalian. Saya memang datang ke London untuk memecahkan rekor, dan London, kita telah memecahkan rekor!!” San Andres yang juga dibintangi oleh Carla Gugino dan Alexandra Daddario ini berkisah tentang kejadian setelah gempa besar di California, ketika seorang pilot yang diperankan Johnson harus mati-matian menyelamatkan anak perempuannya.
  21. Sejak fitur kamera depan pada ponsel ditemukan, lalu fungsi dan kualitasnya makin berkembang, banyak orang yang gemar berfoto diri atau lebih sering disebut selfie. Selfie berikut ini tentunya semakin meraja lela di dunia eropa dan barat sana semenjak preisden Barrack Obama juga ikutan selfie. Tak kalah juga indonesia yang sudah menjadi barang biasa selfie di berbagai tempat. Biasanya, perempuan lebih gemar selfie ketimbang lelaki. Namun, tak dimungkiri, ada pula lelaki yang keranjingan dengan hal ini. Laki-laki juga ada jiga lho yang terlalu terobsesi dengan gaya mereka dihadapan kamera. Hal ini tentu membuat pria ini cenderung berkepribadian aneh jika terus menerus seperti ini. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Ohio State University dan telah dipublikasikan di Journal of Personality and Individual Diffrences, pria yang gemar memotret diri adalah pria yang cenderung narsis dan berpotensi memiliki pribadi psikopat. Seperti yang dikutip dari kompas.com, Lewat survei online yang dilakukan terhadap 800 pria, penelitian ini melihat kebiasaan pria saat menggunakan media sosial. Pertanyaan ini dirancang untuk mengukur tingkat obsesi terhadap diri sendiri, potensi psikopati (semua hal buruk, contohnya kurang empati), dan obyektifikasi diri (melihat diri sendiri, dari sudut pandang ketampanan). Hasilnya, ada hubungan antara atribut kepribadian pria dan jumlah selfie yang diunggah. Peneliti mengatakan, pria yang mem-posting lebih banyak foto selfie memiliki tingkat narsis yang sangat tinggi dan bisa berujung pada perilaku psikopat. Kecenderungan tersebut terbilang parah pada lelaki yang gemar mengedit hasil foto agar terlihat lebih baik dari penampilan asli.
  22. Sudah jadi rahasia umum bahwa foto selfie atau foto studio sering mendapat sentuhan edit. Biasanya editing dilakukan untuk mempercantik obyek foto. Tambahkan makeup, filter dan pose cute, bisa dipastikan banyak orang tertipu dengan hasil foto yang beda jauh dari sosok aslinya. Seorang gadis dari Taiwan yang tidak disebutkan namanya membuat gempar acara variety show bernama Kangxi Coming. Dalam acara tersebut diperlihatkan foto selfie seorang wanita yang cute dan manis, lalu sang gadis dalam foto datang ke acara dan mengejutkan banyak orang. Pembawa acara bernama Dee Hsu dan Kevin Tsai sangat kaget saat tahu bahwa gadis yang datang tampak berbeda jauh dari hasil fotonya. Bahkan para penonton juga menganga lebar. "Ini adalah pengungkapan rahasia terbesar," ujar sang gadis dengan percaya diri. Saat tahu bahwa pembawa acara sangat shock melihat dirinya, sang gadis mengatakan. "Sebenarnya, saya tidak terlihat berbeda dari foto ini, saya masih tampak sama seperti dalam foto," Kalau dilihat-lihat, hasil foto dan wajah nyata sang gadis memang berbeda. Bola mata di foto lebih lebar dan bulat, wajah lebih halus, pipi lebih tirus dan dagu yang lebih ramping. Demikianlah yang namanya the power of makeup dan edit foto.
  23. Publik diminta tidak mengambil foto narsis atau selfie dengan ponsel pintar ketika berlangsung gerhana matahari karena risiko kebutaan, kata para ahli. Gerhana matahari akan terjadi di Inggris, Jumat 20 maret 2015, yang membuat sebagian besar wilayah di Inggris terasa seperti fajar menyingsing karena 98 persen permukaan matahari akan tertutup bulan. Selain itu, ketika mengambil foto diri, lebih dikenal dengan selfie yang tengah mewabah, para ahli memperkirakan akan ada anggota masyarakat "yang tergoda" untuk mengambil selfie saat terjadi gerhana ini. Saat gerhana ini, melihat secara sekilas matahari bisa menyebabkan kerusakan mata. "Bisa sangat berbahaya karena orang bisa saja tergoda untuk melihat matahari ketika mengatur komposisi di layar ponsel," kata Daniel Hardiman-McCartney, seorang dokter mata di Inggris. "Karena gerhana adalah proses yang berjalan pelan-pelan, bisa jadi orang-orang secara tak sadar akan melihat matahari selama beberapa menit," jelasnya. Ia menekankan bahwa gambar matahari di layar ponsel tidak berbahaya, yang menjadi kekhawatirannya adalah ketika orang melihat matahari dengan mata telanjang saat mengatur komposisi foto.
  24. Selfie menjadi trend fotografi terbaru di Indonesia. Entah siapa yang memulainya, tapi yang pasti semua menjadi ikut-ikutan dan menjadi sebuah fenomena narsisme sendiri. Selfie merupakan sebuah gaya mengambil foto diri sendiri dengan menggunakan kamera depan pada smartphone, kemudian bagi yang ingin selfie rame2 bisa menggunakan alat bantu yang juga lagi trend saat ini, orang- orang menamakannya 'Tongsis' (Tongkat Narsis). Menurut penelitian sejarah, Foto Selfie pertama di dunia dilakukan lebih dari satu abad silam. Menurut penelitian yang Kumpulan Sejarah kutip dari Huffington Post, Kamis (3/4/2014), selfie pertama dilakukan pada Oktober 1893 oleh pria bernama Robert Cornelius. Robert adalah pria asal Amerika Serikat yang termasuk sosok pionir di bidang fotografi. Suatu ketika, ia berniat mengambil foto diri sendiri dengan teknik fotografi awal bernama Daguerreotype. Teknik ini diciptakan Louis Daguerre, seorang pria asal Perancis. Jadilah Robert menjepret foto dirinya sendiri yang disebut-sebut sebagai selfie pertama di dunia. Karena masih rumitnya proses fotografi kala itu, Cornelius perlu waktu 3 sampai 15 menit dalam posisi diam agar kamera menangkap gambar dengan baik. Sudah tentu gaya selfie Cornelius biasa saja, cenderung formal. Tidak seperti tren selfie masa kini dengan bermacam-macam gaya. Cornelius sendiri kemudian cukup serius mendalami fotografi, bahkan sempat membuka studio foto. Selain foto Cornelius, ada lagi foto selfie masa lalu yang juga dianggap salah satu yang tertua. Yakni foto Grand Duchess Anastasia Nikolaevna di tahun 1914, di mana dia menjepret diri sendiri di depan kaca. Tapi apakah foto ‘selfie’ sebuah seni? Menurut para kritikus seni, jawabannya adalah ‘ya’. Banyak karya seni bergambar potret diri yang terkenal, dibuat oleh pelukis legendaris seperti Rembrandt dan Van Gogh, namun kritikus seni, Jerry Saltz, menghubungkan fenomena ‘selfie’ ini dengan aliran seni yang baru. Kemunculan fenomena foto ‘selfie’ bukannya tanpa sebab. Pada tahun 1935, seniman Belanda M.C Escher sempat membuat potret dirinya yang diberi judul ‘Tangan dengan bola refleksi’. Karya ini sangat serupa dengan foto ‘selfie’, memuat ciri-ciri yang sama dengan foto ‘selfie’ masa kini. Sejarawan seni, James Hall, merunut perkembangan potret dari jaman pertengahan atau ‘middle ages’. Kala itu, fenomena foto ‘selfie’ baru muncul. James menggambarkan kegilaan akan cermin pada jaman medieval-dimana banyak orang terobsesi akan segala sesuatu yang berhubungan dengan ilmu dan simbol cermin- adalah faktor yang berkontribusi pada kemunculan gambar potret yang luar biasa pada abad ke-12 dan setelahnya. James secara spesifik merujuk pada karya Jan van Eyck di abad ke-15 yang berjudul ‘Potret Arnolfini’. Kini, foto ‘selfie’ juga memainkan peran sebagai pemantau detil kehidupan, termasuk siklus berita. Jerry mengungkap, ketika ia menyaksikan kehancuran Wall Trade Center (WTC) pada 11 September, ia sempat mengambil foto saat menara WTC yang kedua ambruk, tapi saat itu ia tak berpikir untuk melakukan foto ‘selfie’. Tapi tentu saja, jika itu terjadi sekarang, segalanya akan berubah. “Di halaman depan New York Post beberapa minggu lalu, ada gambar seorang perempuan yang mengambil foto ‘selfie’ dengan latar aksi bunuh diri. Saya juga melihat beberapa foto ‘selfie’ dari orang-orang yang mengikuti tur ke kamar gas di Auschwitz,” ujar Jerry. Kritikus New York mengatakan, aliran foto ‘selfie’ ini tak diterima secara luas oleh para kurator, yang melihat fenomena ini sebagai sesuatu yang ‘bukan level mereka’. “Fenomena ini dibuat oleh seseorang dan dihargai oleh seseorang lainnya, yang pastinya bukan kurator, dan hanya seniman paling berbakat yang saya tahu mulai menaruh perhatian pada fenomena ini. Perubahan fotografi saat ini sungguh fenomenal dan itu semua berawal dari telepon selular anda,” tutur kritikus ini. Foto ‘selfie’ lebih menyerupai penghargaan terhadap sesuatu yang datang dengan segera, dan pada titik tertentu meninggalkan kesan melankolis yang ada pada fotografi. “Orang-orang seperti Susan Sontag dan Roland Barthes selalu menulis bahwa fotografi adalah tentang kematian. Saya pikir foro-foto jaman sekarang benar-benar bertema kekinian-sangat berkiblat waktu sekarang-sekarang terjadi pada anda, pada saya, dimana saja, dan pada siapa saja-semuanya pada saat bersamaan,” imbuh Jerry.
  25. Ternyata, selfie juga ada maknanya lho. Mau tahu apa saja? Senang foto selfie? Iya, dong. Tapi, foto selfie bukan hanya menunjukkan seberapa cantik dan fotogeniknya kamu, Gladis. Foto selfie juga punya makna tersendiri yang bisa menunjukkan karakter atau kepribadian kamu. Mau tahu? Simak, yuk ndral! Foto Couple Foto yang satu ini menunjukkan kalau kamu dan pasanganmu sama-sama sedang jatuh cinta sehingga ingin semua orang mengetahui hubungan yang sedang terjalin di antara kalian berdua. Selain itu, foto selfie bersama pasangan juga menunjukkan bahwa kamu masih merasa takut kehilangan orang yang kamu sayangi. Selfie Bareng Teman Orang yang senang foto selfie bersama teman menunjukkan karakter yang setia terhadap orang-orang yang disayangi. Orang seperti ini cenderung mau mengorbankan dirinya demi kepentingan orang-orang yang disayanginya. Makeup Selfie Orang yang senang berdandan terlebih dahulu sebelum selfie menunjukkan bahwa orang tersebut menginginkan pengakuan dari orang lain. Orang seperti ini juga cenderung memiliki karakter yang berbeda pada saat sendiri dan pada saat sedang bersama dengan orang lain. Belfie Foto selfie yang satu ini dilakukan untuk menonjolkan bagian tertentu yang bisa memikat hati orang lain. Misalnya saja, foto selfie sambil memperlihatkan bokong seksi atau bibir yang seksi. Orang yang berpose selfie seperti ini memiliki karakter yang sebenarnya kurang percaya diri sehingga dengan mengekspos kelebihannya itu, maka dia pun merasa lebih percaya diri. Filtered Selfie Banyak orang yang merasa tidak percaya diri sehingga menggunakan berbagai aplikasi untuk mengedit fotonya. Orang seperti ini biasanya cenderung tertutup, pemalu, dan tidak percaya diri. Gym Selfie Pernah lihat orang pamer fotonya yang sedang di Gym? Inilah salah satu contoh orang yang agak sombong dengan kelebihannya sekaligus memperlihatkan kalau dia baru 'mengenal' dunia yang sedang digelutinya tersebut.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy