Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'sapi'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 6 results

  1. Pada tahun 2015, badan pengawas keamanan makanan di China memerintahkan 3 produsen susu di Provinsi Shaanxi untuk menarik peredaran produk susu formula bayi. Pasalnya, produk mereka dianggap berbahaya bagi kesehatan para bayi karena mengandung zat nitrat berlebih. Terbukti, enam anak meninggal dan sekitar 300 ribu lainnya dilaporkan mengalami gagal ginjal setelah mengonsumsi produk susu yang terkontaminasi melamin kala itu. Alhasil, China pun memutuskan untuk mengimpor susu formula. Namun sebuah produsen susu tidak hilang akal. Seperti yang dikutip Shanghaiist, mereka pun menciptakan sebuah ide baru yaitu menyediakan susu segar yang langsung diperah dari sapi bernama Organic Milk. Uniknya, untuk mampu menarik perhatian para pengunjung, kegiatan memerah susu sapi tersebut dipandu oleh wanita cantik yang berpakaian seksi. Setiap akhir pekan, pemerah seksi tersebut terlihat memandu serta menuntun sapi berjalan di sepanjang Chaoyang District, Beijing, dan berhenti di trotoar untuk memerah sapi dan menjualnya kepada para pengunjung. Ia juga memandu para penontonnya untuk memerah susu sapi. Hasilnya? Dalam sekejap sekotak susu yang dijual dengan harga 8 yuan atau setara dengan Rp 16 ribu habis tak tersisa.
  2. Beraneka jenis susu bisa Anda temukan dengan mudah di pasaran. Dari susu full fat, low fat, skim, lactose free, susu kedelai, sampai susu yang sedang tren saat ini, susu almond. Semua jenis susu ini memiliki rasa dan kandungan yang berbeda-beda. Varian susu yang berbeda-beda ini seringkali membuat Anda jadi kebingungan memilih susu mana yang paling tepat dan enak. "Dairy product (termasuk susu) adalah kelompok makanan yang penting untuk tubuh. Dairy product ini memenuhi kebutuhan tubuh akan protein, kalsium, vitamin dan mineral," kata ahli diet terakreditasi Sanchia Parker kepada Huffington Post Australia. Produk dairy mengandung vitamin An dan B12, riboflavin, fosfor, potasium, magnesium dan seng. "Kalsium sangat penting untuk membangun dan menjaga kesehatan tulang dan gigi," kata Parker. "Produk dairy atau alternatif lainnya adalah sumber terbaik untuk kalsium. Sekitar 100 mg kalsium bisa diperoleh dalam 100 ml produk dairy. Sedangkan untuk susu harus dikonsumsi 250 ml atau satu cup." Parker mengatakan bahwa idealnya setiap orang membutuhkan sekitar 2,5-4 porsi produk dairy setiap harinya. Namun hal ini semua tergantung pada jenis kelamin, usia, dan aktivitas fisik. "Namun berdasarkan kandungan kalsium dan proteinnya, susu terbaik adalah susu skim." 1. Full cream 2. Low fat 3. Susu skim 4. Susu bebas laktosa 5. Susu kedelai 6. Susu Almond
  3. Bahan – bahan yang dibutuhkan : 500 gram daging sapi yang harus kita haluskan dengan cara digiling (di selep). ½ sdt merica bubuk. 250 gram bawang putih yang sudah dihaluskan. 1 ons tepung kanji. 1 butir telur ayam. Es batu sedikit saja, kurang lebih 50 gram Bahan untuk membuat kuah baso : Siapkan air sebanyak 3000 liter. Resep Bakso Sapi 250 gram bawang putih yang juga dihaluskan. Merica bubuk 1 sdt. 1 sdm gula pasir. Tulang kaki sapi sebagai penyedap kaldu. 4 sdt garam. Pala bubuk ½ sdm Pertama – tama kita buat baso nya dulu : Daging yang sudah dihaluskan, kita campur dengan bumbu dan es baru. Kemudian kita campurkan semua bahan tersebut menggunakan mixer lebih baik, atau blender. Tapi kalau tidak ada keduanya, kita bisa menggunakan tangan, walau prosenya lebih lama dan lebih susah. Ketika anda sedang mencampurkannya, anda bisa memasukkan tepung kanji sedikit demi sedikit hingga semua kembali tercampur rata. Rebus air hingga mendidih. Jika air sudah mendidih bentuk bola – bola baso menggunakan sendok dan tangan lalu masukkan bola – bola baso kedalam air yang mendidih. Jika baso sudah mengapung, kita bisa mengangkatnya. Untuk membuat kuah baso, kita bisa melakukan dengan cara dibawah ini : Rebus tulang kaki bersama dengan air yang kita siapkan. Masukkan bumbu halusnya. Ketika air sudah mendidih, kita bisa memasukkan bola – bola baso kedalam kuah.
  4. Kadang Ilmu Pengetahuan itu tidak disangka, ternyata sapi selain bisa dimanfaatkan daging dan susunya, bisa juga menghasilkan daya listrik. Di suatu peternakan di Irlandia Utara milik William Taylor menciptakan sebuah alat yang diberi nama Livestock Power Mill. Alat ini berfungsi untuk menghasilkan tenaga listrik dengan bantuan sapi-sapi di peternakannya tersebut. Kok bisa? Awalnya, William Taylor berpikir, bagaimana caranya untuk mengurangi sumber daya listrik untuk peternakannya tersebut. Dari pemikirannya tersebut terciptalah sebuah alat treadmill yang didesain sedemikian rupa untuk sapi-sapinya. Ini mungkin ide yang sangat gila, tetapi William Taylor benar-benar mewujudkannya. menurut perhitungannya, jika di dunia ini sebanyak 1.3 miliar sapi menggunakan alat treadmill selama 8 jam sehari, sapi-sapi tersebut dapat menghasilkan daya listrik sebesar 6% yang dikeluarkan seluruh dunia. Untuk prosesnya seperti ini, Sapi ditempatkan di alat treadmill tersebut dengan dipasang sabuk untuk menghindarkan sapi meluncur ke bawah. Ketika treadmill ini bisa bergerak, dengan reflek sapi akan berjalan sendirinya. Berjalannya treadmill ini mengakibatkan generator listrik berputar dan menghasilkan listrik. Satu sapi dapat menghasilkan daya listrik sekitar 2 Kilowatt, energi yang cukup untuk menghidupkan empat mesin pemerah susu di peternakan William Taylor. Hemmm… Ini mungkin kelihatan kejam, karena membuat sapi kelelahan. Tetapi di depan alat treadmill tersebut terdapat tempat untuk memuat makanan dan air untuk si sapi, selain itu di kehidupan alaminya, sapi berjalan sekitar 8 jam sehari untuk mencari rumput. Kalau memang seperti itu, kenapa tidak dimanfaatkan, pikir William Taylor. Untuk saat ini, Livestock Power Mill hanya ada di peternakan Taylor. Tetapi, jika ide ini bisa dilakukan oleh peternakan-peternakan di seluruh dunia, berarti energi terbarukan bisa dimanfaatkan. Dan yang pasti kesejahteraan para peternak sapi akan meningkat. Good idea.
  5. Ayam : Gue benci banget sama manusia. Sapi : Lah, mang lo napa.. yam?? Ayam : masak gue baru makan beras dikit aja, langsung diusir, sampe di lempar-lempar batu segala. Padahal mereka ampir tiap hari makan telur dan daging gue. Sebel!!! benci bngt gue sama yang namanya manusia. Sapi : Emang lo doang yang benci???? Gue lebih benci mereka dari siapapun! Ayam : Emang lo kenapa.. pi? Sapi : Coba elo bayangin, ampir tiap hari susu gue di elus-elus, dipencet-pencet, diremas-remas, tapi manusia durjana itu gak pernah nikahin gue, boro-boro ngelamar… Sakiiiittt banget batin gue , emangnya gue jablay.!!!!!
  6. Hidangan kambing dan sapi jadi santapan utama di hari raya Idul Adha. Keduanya kaya kandungan vitamin dan zat besi yang bisa menjaga tubuh tetap sehat. Mana yang lebih bernutrisi, daging kambing dan sapi? Fakta tentang Daging Kambing yang jarang terungkap di masyarakat. 1. Kandungan Kolesterol LEBIH RENDAH dibanding daging merah yang lain! Sumber: Proceedings Nutrition Society of Australia, 1997. Dari Juni Sumarmono PhD, Dosen Fakultas Peternakan UNSUD Purwokerto dalam majalah Infovet Edisi 112, 2003. 2. Kandungan Lemak Jenuh LEBIH RENDAH dibanding daging lain. Lemak Jenuh (Saturated Acid Fat), butuh waktu yang sangat lama untuk bisa diurai oleh tubuh. Ikatan reaksinya menjadi LDL (Low Density Lipo-protein), membentuk lapisan dinding dalam pembuluh darah, bisa menggumpal jadi plak, yang mengakibatkan penyempitan rongga aliran darah juga menjadikan pembuluh darah tidak fleksibel. Inilah sebab utama dari penyakit jantung, Hypertensi dan Stroke . Maka sering disebut Lemak Jenuh = Lemak Jahat. 3. Kandungan Zat Besi LEBIH TINGGI dibanding daging lain. Zat Besi berperan penting untuk pengangkutan oksigen dan melancarkan aliran listrik dalam otak. Dan bersama dengan DHA, Omega 3 dan vitamin B12, mampu meningkatkan perkembangan otak. 4. Mempunyai banyak kandungan Mineral & Vitamin (Kalsium, Fosfor, Potasium, Selenium, Manganese, Niacin, Folate, Zing, Copper, Sodium, Vitamin; B1, B2, B3, B9, B12, E, K, Omega3, Omega6, dll). 5. Lebih Orisinil & Alami dibanding daging lain! Zaman ini bidang peternakan menggunakan berbagai teknik rekayasa dlm program penggemukan hewan ternak hingga bisa lebih cepat & hasil daging yg lebih banyak. Tidak seperti ternak lain yg mudah direkayasa pertumbuhanya, karakter khas dari Kambing: sulit untuk direkayasa pertumbuhanya! Karena dibanding hewan ternak lain, Kambing termasuk hewan ternak yang lebih sulit beradaptasi dan rentan (mudah mati) ketika mengalami perubahan. Sumber: http://www.kedokteran.info/ternyata-kandungan-kolesterol-dan-lemak-jenuh-daging-kambing-lebih-rendah-dibandingkan-sapi.html
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy