Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'rumah sakit'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 5 results

  1. Hati-hati bagi Anda yang suka menggunakan rokok elektrik. Seorang pria di New York, Amerika Serikat harus dilarikan ke rumah sakit karena rokok elektrik miliknya meledak. Kejadian tersebut bermula ketika seorang pria tiba-tiba berteriak karena rokok elektrik miliknya meledak di saku. Ledakan tersebut melukai tangan, paha, dan kakinya. Sesaat setelah ledakan terjadi, ambulans pun datang dan pria yang belum diketahui identitasnya itu segera dilarikan ke rumah sakit (RS) terdekat
  2. Perkembangan teknologi nuklir kian dinilai efektif dalam mengobati kanker. Setidaknya, hingga saat ini terdapat lima rumah sakit yang menggunakan teknik radioterapi paling canggih berupa Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT) yang dapat meminimalkan efek samping pengobatan kanker. Ketua Komite Penanggulangan Kanker Nasional Prof Soehartati Gondhowiardjo mengatakan kelima rumah sakit tersebut yaitu RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, RS Dokter Soetomo Surabaya, RS Gading Pluit Jakarta, MRCC Siloam, dan RS Murni Teguh Medan. "Kita harap, di sejumlah daerah ada alat radioterapi. Yang lain saya kira menyusul karena akan ada penambahan alat radioterapi di sejumlah daerah di Bandung, Jogja dan Semarang," katanya Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, ada 17 rumah sakit (RS) yang memiliki instalasi kedokteran nuklir serta menggunakan radiofarmaka untuk diagnosis dan terapi penyakit. Kesepuluh RS itu adalah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (Jakarta), RS Harapan Kita (Jakarta), RS Pusat Pertamina (Jakarta), RSPAD Gatot Soebroto (Jakarta), RS Kanker Dharmais (Jakarta), RS Gading Pluit (Jakarta), RS Hasan Sadikin (Bandung), RSdr Sutomo (Surabaya), RS M Djamil (Padang) dan RS Marta Fiesta (Medan). Sementara tujuh rumah sakit lainnya tidak secara aktif menggunakan peralatan teknologi kedokteran nuklir yang dimiliki. Tujuh RS itu adalah RS Fatmawati (Jakarta), RS MMC (Jakarta), RS dr.Sardjito (Yogyakarta), RS Kaiadi (Semarang), RS Saeful Anwar (Malang), RS Adam Malik (Medan) dan RS Akademis (Makassar) Pemanfaatan teknologi nuklir ini, kata Soehartati akan dibantu oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan diawasi oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Sedangkan regulasinya-untuk mencegah penyalahgunaan teknologi nuklir akan dilakukan langsung oleh Kementerian Kesehatan.
  3. Ransomware atau virus yang menyusup ke dalam sistem komputer dengan meminta uang tebusan telah mengakibatkan gangguan serius di sebuah rumah sakit di Hollywood, Amerika Serikat. Sistem komputer di RS Presbyterian Medical Center, Hollywood, telah lumpuh selama lebih dari seminggu setelah serangan ransomware. Menurut sumber-sumber berita setempat, para peretas dilaporkan menuntut uang tebusan sebesar USD3,4 juta atau sekitar Rp40 miliar. Jika uang tebusan itu dibayarkan, para peretas akan menyerahkan sandi-sandi untuk membongkar data yang dicuri. Pihak rumah sakit sendiri mengamini serangan itu sedang berlangsung, tapi belum mengomentari perihal uang tebusan. Sebuah pesan suara di rumah sakit meyakinkan bahwa sejumlah catatan medis milik para pasien belum diakses oleh para peretas. Penyelidikan tentang sumber serangan tengah dilakukan oleh Badan Investigasi Federal (FBI), Kepolisian Los Angeles dan ahli forensik komputer yang disewa oleh rumah sakit. Rumah sakit menegaskan bahwa kegiatan sehari-hari belum terpengaruh oleh adanya serangan itu, meskipun banyak tugas-tugas yang biasanya dilakukan dengan komputer, kini dikerjakan di atas kertas. Hal ini menyebabkan para pegawai mengalami frustrasi. Para pasien juga diberitahu agar mereka langsung pergi ke rumah sakit untuk mengambil hasil tes kesehatan secara pribadi ketimbang menerimanya secara elektronik. Serangan ransomware menjadi semakin umum, dan sulit untuk melindungi sistem komputer terhadap serangan itu. Layaknya virus komputer pada umumnya, ransomware sering muncul di komputer dalam bentuk email phishing, spam, atau pembaruan perangkat lunak yang mirip aslinya. Penerima email kemudian mengeklik tautan atau membuka lampirannya. Virus itu kemudian mulai bekerja, mengenkripsi data si pengguna dan selanjutnya mengunci semua file. Ketika komputer telah benar-benar terkunci, peretas meminta bayaran agar data dikembalikan. Jika permintaan tidak dipenuhi, maka sejumlah file akan dihapus. Jenis yang paling umum dari ransomware adalah paket malware atau program berbahaya yang dikenal dengan nama Cryptolocker. Menurut sejumlah pakar teknologi informasi,virus itu telah menjangkiti ratusan ribu komputer di seluruh dunia. Bulan lalu, sistem komputer dewan daerah Lincolnshire, di Inggris, diserang permintaan uang tebusan ransomware sebesar £350 atau sekitar Rp6 juta tapi pihak dewan menolak membayarnya.
  4. Inilah penembakan yang terjadi karena seseorang penjahat .. https://www.youtube.com/watch?v=vJNKVVLFfZE https://youtu.be/XNx4Lhe6-L0
  5. PT Jasa Raharja Sulawesi Utara melakukan kerja sama dengan sejumlah rumah sakit dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas. Kepala PT Jasa Raharja Sulawesi Utara Harwan Muldidarmawan di Manado, Minggu 7 Juni 2015, mengatakan kerja sama dilakukan pihaknya dengan tujuh rumah sakit di daerah itu. "Rumah sakit tersebut masing-masing RS Prof Kandouw, RS Siloam, RS Wolter Monginsidi Teling, RS Advent, RS Pancaran Kasih, RS Bhayangkara, dan RS Bethesda," kata Harwan didampingi Kepala Unit Operasional Jasa Raharja Freddy Ransoen. Harwan mengatakan, melalui kerja sama ini, jika ada korban kecelakaan lalu lintas yang mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit itu, pihaknya akan memberikan surat jaminan kepada rumah sakit terkait. Kemudian, pihak rumah sakit yang akan mengklaim pembayaran biaya perawatan kepada Jasa Raharja. "Maksimal klaim Rp 10 juta," kata Harwan. Dia mengatakan rumah sakit paling lambat mengajukan klaim ke Jasa Raharja enam bulan dari tanggal terjadinya kecelakaan. Apabila telah melewati waktu itu, klaim dinilai sudah kedaluwarsa. Menurut dia, saat terjadi kecelakaan, kedua pihak yang terlibat kerap berdamai dan tidak melapor ke polisi. Namun jika kemudian baru diketahui bahwa salah satu pihak mengalami patah tulang sehingga harus lama dirawat, baru ada laporan. Padahal saat itu tenggat sudah lewat. "Karena itu, kami berharap, jika terjadi kecelakaan, segera lapor ke kepolisian sehingga pengurusan klaim ke Jasa Raharja cepat ditangani," ucap Harwan. -Antara
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy