Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'renungan'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 7 results

  1. Ya Abba, ya Bapa, segala sesuatu mungkin bagi-Mu, ambillah cawan ini dari hadapan-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki. (Markus 14:36) Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 139-143 Penderitaan yang teramat parah sering membuat manusia mempertanyakan maksud Tuhan. Kita meragukan, bahkan mencurigai Tuhan. “Kalau Tuhan baik, mengapa Dia membiarkan saya menderita?” Tidak jarang ketika penyakit tidak tersembuhkan atau persoalan tidak terselesaikan, kita menyalahkan Tuhan. Doa menjadi pemaksaan kehendak pribadi. “Tuhan, bukankah tidak ada yang mustahil bagi-Mu? Kalau Tuhan itu kasih, mengapa Tuhan tidak menyembuhkan saya?” Membaca kisah kesengsaraan Yesus, tampak sekali keistimewaan pribadi-Nya. Sejak awal Yesus menyadari bahwa Dia diutus oleh Bapa untuk menanggung dosa kita. Beberapa kali Yesus memberitahu para murid tentang penderitaan dan kematian yang Dia bakal hadapi. Bagaimanapun, kesengsaraan yang dihadapi-Nya luar biasa berat dan berada jauh di atas jangkauan imajinasi manusia. Penistaan, kesakitan, kecemaran, dan keterpisahan dengan Bapa merupakan hukuman teramat berat atas dosa seluruh umat yang harus Yesus tanggung. Dia pun memanjatkan permohonan agar tidak mengalami penderitaan itu. Namun, Dia mengutamakan kehendak Bapa. Kehendak Bapa itulah yang akhirnya terwujud. Yesus taat menjalani seluruh rangkaian penderitaan-Nya hingga mati di kayu salib. Sepatutnyalah kita berdoa sama seperti Yesus berdoa dalam menghadapi penderitaan. Memohon kelepasan dari penderitaan atau kesembuhan dari penyakit tidaklah salah sama sekali. Namun, bila kita tetap harus menderita, kiranya kita dapat belajar menaati kehendak Bapa atas diri kita. KETAATAN KITA KEPADA TUHAN DINYATAKAN PULA MELALUI KERELAAN MENJALANI PENDERITAAN YANG TUHAN IZINKAN
  2. Ketika terjadi kecelakaan pesawat, tidak sedikit orang yang membatalkan rencana penerbangannya karena khawatir mengalami hal serupa. Ini hanya sebuah contoh, di tengah keadaan yang serba tidak pasti, kekhawatiran gampang menyusup ke dalam hidup kita. Namun, Yesus berkata, “Janganlah khawatir akan hidupmu.” Pernyataan-Nya ini mengajak kita untuk melihat kehidupan secara menyeluruh. Melalui ilustrasi burung di langit dan bunga bakung di ladang, Dia menyatakan kesempurnaan Allah sebagai Pencipta dan Pemelihara kita. Jika Allah memelihara alam semesta dengan kelimpahan perhatian dan kasih-Nya sebagai seorang Bapa, tidakkah Dia akan terlebih lagi memelihara umat yang telah ditebus-Nya dengan kematian Anak-Nya (Rm. 8:32)? Pertanyaan tantangan Yesus, “Siapakah di antara kamu yang karena kekhawatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?” (ay. 27), mengandung arti tentang pemeliharaan Bapa yang pasti dan rutin atas hidup kita. Hal itu juga mengarah pada pemahaman akan hakikat hidup seorang Kristen. Bahwa Allah telah meletakkan batasan dalam hidup kita (Yer. 29:11), telah mempersiapkan pekerjaan baik untuk kita lakukan (Ef. 2:10), dan telah berjanji bahwa dalam pemeliharaan-Nya, kita tidak akan berkekurangan. Setelah mengetahui hal-hal tersebut, barulah kita dapat memahami betapa tidak bergunanya kekhawatiran itu. Juga, betapa pentingnya penyerahan diri kepada-Nya. Nah, sudahkah kita mengenal dan mempercayakan hidup kita kepada-Nya? ALLAH BUKAN SAJA MENDIAGNOSIS PENYEBAB KEKHAWATIRAN, MELAINKAN JUGA MENYEDIAKAN OBATNYA: DIA SENDIRILAH OBAT ITU.
  3. Terkadang kita menjadi sangat jengkel saat nomor telepon yang kita hubungi bernada sibuk. Apalagi bila kita harus menyampaikan hal yang sangat penting. Ini secara tidak langsung bisa membuktikan bahwa komunikasi itu sangat penting. Lalu bagaimana komunikasi kita dengan Tuhan? Tuhan tidak pernah sibuk saat kita menghubungi-Nya kapan pun. Tuhan selalu siap mendengarkan setiap doa-doa dan keluh kesah kita. Pelayanan Tuhan tersedia 24 jam sehari. Lalu bagaimana cara kita untuk menghubungi Tuhan? Jawabannya berada dalam 1 Tesalonika 5:17 “Tetaplah berdoa”. Yesus pun juga berdoa kepada Bapa di sorga sebelum melakukan pekerjaan-Nya. Dalam doa-Nya, Yesus menyatakan tentang keintimannya dengan Bapa. Selain itu, Yesus memprioritaskan relasi-Nya kepada Bapa sebagai dasar semua pekerjaan-Nya di bumi. Yesus mencontohkan bahwa semua yang dikerjaan di bumi, sepenuhnya bergantung pada kuasa Bapa. Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita bersandar pada Yesus? Sudahkah kita menghubungi Tuhan di tengah-tengah kesibukan kita? Sebuah handphone memerlukan batre agar dapat berfungsi dengan normal. Saat batre tersebut habis, maka harus segere diisi ulang. Seperti itulah arti sebuah doa. Doa merupakan saran penghubung layaknya sebuah batre yang menghubungkan sumber linstrik dengan handphone. Saat saran penghubung kita berfungsi dengan baik, maka kita bisa hidup selaras dengan kehendak-Nya. Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa, Yohanes 16:26
  4. Hanya untuk mengatakan percaya saja sangatlah mudah, yang sulit adalah untuk mempraktekkan rasa percaya yang dimiliki. Sama halnya ketika saya belajar berenang sewaktu kecil dulu. Saya tahu bahwa ayah saya akan menolong dan memegangi tubuh saya ketika pertama kali belajar berenang, namun untuk memulainya begitu meragukan. Saya takut tenggelam tanpa ditolong. Saya tidak akan pernah tahu bahwa ayah saya akan selalu menolong dan mendampingi ketika saya tidak memutuskan untuk masuk ke dalam air. Iman tidak akan pernah bekerja jika tidak disertai dengan tindakan. Kita harus bertindak jika benar-benar ingin mendapatkan mujizat. Tidak semua orang sukses melewati ujian iman. Mereka lebih memilih mundur karena keraguan mereka kepada Tuhan. Jangan biarkan keraguan membunuh iman kita. Jangan biarkan keraguan membuat kita semakin jauh dari mujizat yang telah Tuhan sediakan. Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?Yakobus 2:14
  5. Kesenangan, hiburan, kenikmatan merupakan hal-hal yang selalu dicari oleh manusia di sela-sela kehidupannya. Baik dalam kelimpahan harta maupun dalam keadaan susah dan penuh masalah, manusia senantiasa mencari tempat atau sesuatu yang dapat menghibur diri mereka dan memuaskan hati mereka, misalnya taman hiburan, mal, tempat belanja, tempat wisata dan lain sebagainya. Banyak sekali tempat-tempat indah dan menarik yang tersedia yang bisa dijadikan tempat untuk melepaskan segala kepenatan yang ada. Uang tidak menjadi masalah ketika biaya yang harus dikeluarkan juga cukup tinggi. Apalagi kehidupan yang ada di kota-kota besar, sangat penuh dengan segala tawaran hiburan maupun barang yang dapat memuaskan segala keinginan manusia. Tidak luput juga sampai kepada tawaran yang dapat menjerat manusia kepada dosa seperti tempat hiburan malam, obat-obatan yang dapat melepas segala pikiran dan membawa ke alam fantasi yang sangat menggiurkan, dan masih banyak lagi sederet tawaran yang bisa menghancurkan hidup manusia. Kesenangan yang didapatkan dari semuanya itu sifatnya adalah sementara. Entah itu hiburan biasa atau sampai kepada hiburan yang membawa kepada dosa. Sebagai umat Tuhan kita harus cukup cermat untuk mencari hiburan yang tersedia. Jangan sampai kenikmatan sesaat membawa kita kepada dosa. Terlepas dari semuanya itu, ada satu hal yang dapat memuaskan segala keinginan kita, melepaskan kepenatan hidup dan menyegarkan jiwa kita, melebihi dari apa yang ada di dunia ini. Apakah hal itu? 1. “Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa ” Maz 19:8a Taurat Tuhan atau yang biasa kita sebut dengan Firman Tuhan merupakan suatu hal yang sangat sempurna adanya. Tidak ada yang dapat menandingi kesempurnaanNya. Oleh karena kesempurnaanNya inilah maka Firman Tuhan dapat memberi kesegaran bagi jiwa kita. Entah kita berada dalam kondisi berkelimpahan ataupun kekurangan seperti yang pernah dialami oleh Rasul Paulus (Fil 4:12-13). Ketika hati kita penuh sesak dengan segala masalah, maka Firman Tuhan dapat menyegarkan kembali hati kita. Beban kehidupan dapat terlepas oleh karena kuasa FirmanNya. “Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.” Maz 23:2-3 2. “Peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.” Maz 19:8b Firman Tuhan adalah kekal selamanya. Dia Alfa dan Omega, yang Awal dan yang Akhir. Tidak ada yang tersembunyi di hadapanNya. Dia menyingkapkan segala rahasia bagi umatNya yang setia. Bahkan hal-hal yang tak pernah disingkapkan, disingkapkannya bagi kita. “Untuk memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman, dan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang muda.” Ams 1:4 3. “Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati” Maz 19:9a Firman Tuhan adalah Firman yang hidup. Tuhan akan memberikan FirmanNya sesuai dengan apa yang umatNya butuhkan. Oleh karena itu ketika kita dalam keadaan maupun kondisi apapun, maka FirmanNya akan bekerja untuk menjamah hidup kita. FirmanNya akan memulihkan, menyembuhkan, mengobati, menyegarkan dan menyukakan hati kita. Hati yang sebelumnya sedih diubahkan menjadi hati yang gembira oleh karena kasihNya mengalir melalui Firman yang Dia berikan. Oleh karena itu umat Tuhan yang senantiasa mengandalkan Firman Tuhan akan memancarkan kebahagiaan pada wajah mereka. Firman Tuhan memberikan kesukaan bagi hati kita. “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.” Ibr 4:12 4. “Perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.” Maz 19:9b Dunia ini penuh dengan kegelapan, tetapi ketika kita berjalan dalam terang firmanNya, maka kita dapat melihat jalan yang ditunjukkanNya bagi kita (Maz 119:105). Kita dapat membedakan mana yang baik dan yang jahat. Tuhan mengangkat selubung yang tadinya menutupi wajah dan mata kita, sehingga kita dapat melihat dengan jelas apa yang menjadi rencana Tuhan dalam hidup kita. Kesegaran Jiwa, Hikmat, Kesukaan dan Pandangan ke depan yang Jelas merupakan sebagian dari apa yang bisa kita dapatkan ketika kita hidup di dalam Firman Tuhan. Ketika kita dalam keadaan senang, susah ataupun penuh dengan masalah, dan kita mencari penghiburan melalui Firman Tuhan, maka apa yang kita lakukan tidak akan sia-sia, kita akan mendapatkan kesukaan besar didalamnya. Keindahan FirmanNya melebihi keindahan emas dunia ini, manisnya Firman Tuhan melebihi dari pada manisnya madu.Tidak ada hal lain yang dapat memberikan penghiburan, kesukaan dan kenikmatan dibanding dengan Firman Tuhan. “Betapa manisnya janji-Mu itu bagi langit-langitku, lebih dari pada madu bagi mulutku. ” Maz 119:103 “Itulah sebabnya aku mencintai perintah-perintah-Mu lebih dari pada emas, bahkan dari pada emas tua.” Maz 119:127
  6. Jika kita melihat pohon yang besar maka umumnya pohon tersebut menggambarkan kekuatan, keagungan dan kestabilan. Pernahkah Anda memperhatikan perbedaan yang ada antara pohon yang ditanam di dekat sumber air dengan yang ditanam jauh dari sumber air? Pohon yang ditanam dekat dengan sumber air akan tumbuh lebih subur, kuat dan segar. Bunga serta buah yang dihasilkannya pun lebih bagus baik secara kualitas maupun kuantitas Dalam Alkitab, Firman Tuhan diumpamakan sebagai air. Ketika kita ‘tertanam’ di dalam Firman Tuhan, maka roh kita akan kenyang dengan segala kebaikan Tuhan dan kita bertumbuh dan menjadi kuat seperti pohon yang ditanam di tepi air. Pohon yang ditanam di tepi air akan menghasilkan buah yang baik pada musimnya dan tidak akan layu. Pesan Tuhan hari ini bagi kita: barangsiapa mengasihi dan taat kepada Tuhan maka ia akan berhasil dalam apapun yang dilakukannya. Apakah Anda ingin berhasil dalam hubungan Anda dengan orang yang Anda kasihi ,rekan kerja maupun partner bisnis Anda? Carilah Firman Tuhan yang berkaitan dengan hubungan seseorang dengan orang lain. Apakah Anda ingin memperoleh kesehatan yang sempurna dan lepas dari penyakit Anda? Cari Firman Tuhan mengenai penyembuhan. Apakah Anda ingin berhasil dalam bidang keuangan? Cari Firman Tuhan yang berkaitan dengan keuangan. Pada waktu Anda mencari Tuhan dan firmanNya dan mengikuti segala perintahNya, maka Anda akan bertumbuh enjadi makin kuat dan mengalami keberhasilan dalam apapun yang Anda kerjakan dan lakukan! Siapkah Anda untuk menerima sepenuh berkatNya hari ini?
  7. “Tetapi dengan engkau Aku akan mengadakan perjanjian-Ku, dan engkau akan masuk ke dalam bahtera itu: engkau bersama-sama dengan anak-anakmu dan isterimu dan isteri anak-anakmu.” Kejadian 6:18 Hidup ini bagaikan sebuah kapal yang mengarungi samudera laut yang begitu luasnya. Ketika cuaca sedang cerah, maka kapal dapat berlayar dengan lancer tanpa gangguan. Semua perkiraan berapa lama perjalanan akan ditempuh dan rute mana yang akan dilewati dapat dilakukan dengan akurat. Bahkan kita dapat menikmati betapa indahnya perjalanan yang kita lalui hingga tujuan. Tidak demikian ketika kita berlayar dalam keadaan cuaca yang buruk. Hujan badai yang turun akan mengakibatkan gelombang yang sangat besar, sehingga kapal akan terombang-ambing dengan begitu dahsyatnya. Ombak yang sangat besar akan membuat perjalanan menjadi sangat tidak nyaman dan juga berbahaya. Perjalanan yang ditempuh akan memakan waktu yang lebih lama dan bahkan rute perjalanan juga dapat berubah. Kapal kecil tidak akan bertahan mengarungi samudera yang sedang diterpa oleh badai. Mungkin saja kapal tersebut dapat tenggelam oleh ganasnya badai yang menerpa. Kapal yang lebih besar dan mempunyai teknologi yang lebih canggih akan dapat bertahan mengarungi badai yang hebat. Apalagi didukung oleh nakhoda yang berpengalaman, maka kapal itu akan dapat melalui badai dengan selamat. Demikian juga hidup kita ini, hidup kita ibarat kapal yang sedang mengarungi lautan yang luas untuk mencapai suatu tujuan. Kita tidak akan pernah tahu kapan kita melalui cuaca yang cerah dan kapan kita melalui hujan badai. Perkiraan cuaca mungkin dapat memberi kita gambaran akan apa yang akan terjadi. Tetapi kita akan tetap melewatinya apakah cuaca sedang cerah ataupun buruk. Selama hidup kita berpegang teguh kepada Tuhan, maka Dia akan menuntun setiap langkah hidup kita. Dia akan memberi kita hikmat atas apa yang akan kita hadapi. Bahkan Dia juga akan menyertai kita dalam setiap peristiwa yang akan kita alami, entah itu baik ataupun buruk. Untuk dapat melewati badai kehidupan yang begitu dahsyat, kita juga membutuhkan kapal yang besar dan kuat yang dapat mengarungi badai seburuk apapun. Tuhan ingin agar kita membangun bahtera kehidupan agar dapat mengarungi lautan yang luas dan bahkan melalui semua badai kehidupan yang pernah ada. Bangunlah bahtera kehidupan kita dengan membina keintiman dengan Tuhan. Berdoa senantiasa kepadaNya, baca FirmanNya setiap hari dan lakukan apa yang menjadi perintahNya, dengan demikian kita membangun bahtera kita untuk siap mengarungi lautan kehidupan. Semakin rutin kita membangun keintiman dengan Tuhan, semakin kuat bahtera kehidupan yang kita bangun. Jadikanlah Yesus sebagai nahkoda kehidupan kita, biarlah Dia yang menuntun arah langkah hidup kita. Melalui setiap Firman yang kita baca, maka Tuhan akan memperdengarkan suaraNya. Dan setiap Firman yang kita dengar merupakan hikmat yang Dia berikan bagi kita untuk menuntun hari-hari kita. Biarkan Tuhan yang membawa kita mengarungi lautan untuk mencapai tujuan. Bina keintiman dengan Tuhan agar kita dapat senantiasa berada di dalam bahtera kehidupan dan jadikan Yesus sebagai nahkoda hidup kita, sehingga kita dapat melalui berbagai macam masalah yang ada. Haleluya!
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy