Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'renungan kristen'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Saya ingin memberi anda empat akibat tragis yang terjadi pada orang-orang yang tidak mengizinkan Tuhan untuk menjadi raja atas kehidupan mereka. 1. "Israel adalah pohon anggur yang sia-sia, ia hanya menghasilkan buah untuk dirinya sendiri" (Hosea 10:1) Setiap orang di Israel mengejar kepentingan pribadinya dan hasilnya adalah kesia-siaan total. Hosea saat itu sedang berbicara kepada orang percaya, menunjukkan kepada mereka gambaran tentang apa yang akan terjadi pada siapa yang menyingkirkan Tuhan dari kehidupan mereka. Orang-orang semacam ini akan menjadi egois dan sengsara dan semua hal yang mereka kejar adalah kesia-siaan. 2. "Hati mereka licik, ...: Dia akan menghancurkan mezbah-mezbah mereka, akan meruntuhkan tugu-tugu berhala mereka." (ayat 2) Hati bangsa kita sudah menjadi licik. Orang hanya melayani Allah dengan ucapan mereka saja, namun mereka tidak menyembah Tuhan di dalam kebenaran. Hal ini telah membawa kita semua pada kehancuran semua lembaga-lembaga hampa yang kita bangun. Jika anda kehilangan iman kepada Allah dan menaruh kepercayaan anda pada hal-hal yang lain, maka semua itu akan menjadi berhala anda. Hal ini terjadi pada bangsa kita sekarang. Masyarakat kita tidak lagi percaya kepada Allah melainkan kepada manusia, pemerintah, sistem pendidikan, jaminan sosial - dalam rangka berupaya membangun semacam kestabilan. Allah berkata, "Kalau kamu tidak mau percaya padaKu, aku akan membuat semua lembaga-lembaga yang kamu andalkan itu gagal." 3. "Kamu telah membajak kefasikan, telah menuai kecurangan, ... Oleh karena engkau telah mengandalkan diri pada keretamu, pada banyaknya pahlawan-pahlawanmu" (ayat 13) Hosea sedang menyatakan, "Kamu telah berhenti mempercayai Tuhan dan sekarang kamu akan menuai panen kejahatan!" Umat manusia sekarang ini sangat canggih, berpendidikan dan berpengetahuan. Kita telah menyingkirkan Allah dari takhtaNya - menolak Alkitab dan doa - dan menobatkan ilmu pengetahuan, psikologi serta pendidikan ke atas takhta. Akan tetapi, saya ingin bertanya kepada anda, "Apa hasil tuaiannya? Apa yang telah dihasilkan oleh semua kecanggihan dan pendidikan kita? 4. "Kita tidak mempunyai raja lagi, sebab kita tidak takut kepada TUHAN" (ayat 3) Hosea adalah nabi Israel, namun ketika bangsa Israel tergelincir, dia tidak berdaya untuk menghentikan keruntuhan iman tersebut. Ucapannya tidak memiliki otoritas lagi. Setiap kali dia berbicara, masyarakat hanya menggelengkan kepala mereka dan menjawab, "Kita tidak punya pemimpin, tidak punya arah. Kita tersapu arus." Itulah hal yang sedang terjadi sekarang ini dan hal yang sama terjadi di gereja zaman sekarang. Banyak orang Kristen mengolok-olok pendeta mereka, melecehkan otoritas para pendeta. Mengapa? Karena ucapan orang-orang ini tidak lagi berisi kuasa. Orang berkata, "Kita tidak punya pemimpin agi di gereja. Kita tersesat, kebingungan." Itulah balasan dari tindakan menyingkirkan Allah dari takhta.
  2. Di banyak negara, praktik korupsi dalam dunia politik bukanlah hal yang asing. Demikian juga halnya dengan korupsi rohani. Iblis berusaha memikat Yesus agar mau “menjual” keyakinan-Nya (Mat. 4:1-10). Si pencoba datang kepada Yesus ketika Dia sedang letih dan lapar. Iblis menawarkan kepada Yesus kepuasaan sesaat, roti segar yang bisa diciptakan dalam hitungan detik, kelepasan yang ajaib, dan seluruh kerajaan dunia beserta kemegahannya. Namun Yesus lebih tahu. Dia tahu bahwa jalan pintas adalah musuh yang berbahaya. Jalan pintas mungkin menawarkan suatu pilihan tanpa penderitaan, tetapi pada akhirnya jalan itu mendatangkan penderitaan yang jauh lebih dalam dari yang pernah kita bayangkan. Sepanjang pencobaan-Nya, tiga kali Yesus mengatakan, “Ada tertulis” (ay. 4,7,10). Yesus teguh berpegang pada keyakinan akan kebenaran Allah dan firman-Nya. Allah juga dapat menolong kita yang sedang dicobai. Kita dapat bergantung kepada-Nya dan pada kebenaran firman-Nya untuk menolong kita menghindari jalan pintas yang berbahaya. Jalan pintas apakah yang cenderung menggodaku untuk memperoleh kepuasan? Apakah yang dapat kulakukan untuk menjaga diri? Jalan Allah memang tidak mudah, tetapi akan membawa kita pada kepuasan kekal.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy