Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'rekor'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 5 results

  1. Rekor baru pecah di box office Amerika Serikat (AS). Film berating R, Deadpool, berkuasa dengan meraup USD135 juta (Rp1,8 triliun) pada debutnya di akhir pekan Valentine/President's Day. Pencapaian ini menandai pembukaan film berating R terbesar. Deadpool berhasil mengalahkan The Matrix Reloaded yang dibuka dengan USD91,8 juta pada 2003. Jika dihitung dengan inflasi, film yang dibintangi Keanu Reeves itu meraup USD132 juta. Deadpool juga menjadi peraih keuntungan terbesar pada akhir pekan Februari dengan mengalahkan USD85,2 juta yang diraup Fifty Shades of Grey pada 2015 lalu. Film antihero itu juga mengalahkan film erotik tersebut untuk akhir pekanPresident's Day selama empat hari. Film besutan Tim Miller ini pun diprediksi meraup USD150 juta selama akhir pekan liburan selama empat hari penuh itu. Pencapaian ini memang langka dengan melihat rating R yang distempelkan pada film ini. “Deadpool terus naik dan naik. Melampaui ekspektasi yang tidak mengantisipasinya. Dan, bukannya menjatuhkan, rating R justru membantu. Itu membuat film ini jadi event superhero yang wajib tonton,” papar Paul Dergarabedian, analis media senior untuk layanan penelurusan comScore, seperti dikutip Aceshowbiz. Di luar AS, Deadpool juga tampil baik. Film yang dibintangi Ryan Reynolds ini meraup USD125 juta dari 61 pasar, menyaingi Star Wars: The Force Awakens. Deadpool memperoleh USD20,1 juta di Inggris dan menjadi pembuka terbesar di sepanjang sejarah Rusia dengan USD12,4 juta. “Deadpool itu sangat kreatif dan baru dan itulah yang diinginkan audiens. Saya kira banyak kredit untuk (CEO Fox) Jim Gianopulos atas keberaniannya membuat film ini,” ujar kepala distribusi domestik Fox Chris Aronson. Sayang, prestasi yang ditorehkan Deadpool ini tidak diikuti newcomer dan film yang sangat dipromosikan, yaitu Zoolander 2. Sekuel yang sudah lama dinantikan sejak penayangan seri pertamanya pada 2001 itu hanya meraup sekitar USD15,6 juta selama akhir pekan tiga hari. Film ini harus puas duduk di peringkat 4 box office AS. Film yang dibintangi Ben Stiller dan Owen Wilson ini menerima nilai C+ dari CinemaScore. “Tidak banyak ruang di media atau perbincangan nasional untuk hal lai selainDeadpool,” kata Jeff Bock, analis box office untuk Exhibitor Relation. Sementara, pendatang baru How to be Single debut di peringkat 3 dengan pendapatan sekitar USD18,7 juta. Juara pekan lalu, Kung Fu Panda 3 turun satu peringkat ke posisi 2 dengan tambahan USD19,6 juta. The Revenant menutup barisan lima besar dengan USD6,9 juta.
  2. Balon udara Two Eagles mampu terbang selama 10 hari Balon berisi udara yang dikemudikan oleh dua orang pilot mendarat di perairan Meksiko, berhasil menyelesaikan penerbangan melintasi Pasifik selama satu pekan. Pilot asal Amerika Troy Bradley dan Leonid Tiukhtyaev dari Russia itu memecahkan dua rekor dunia dengan melampaui rekor jarak penerbangan balon udara 5.209 mil atau 8.383 kilometer dalam penerbangan trans-Pasifik tahun 1981. Penerbangan itu juga mengungguli rekor waktu sebelumnya, 137 jam, yang dicetak oleh tim yang menyeberangi Samudra Atlantik pada 1978. Balon Two Eagles menorehkan sejarah dengan mencapai jarak 8.465 kilometer, yakni jarak yang lebih jauh 1% ketimbang rekor 8.383 kilometer. Dua pilot Two Eagles berangkat dari Jepang dengan tujuan Kanada atau Amerika Serikat "Dua Elang (Two Eagles), telah melakukan pendaratan terkendali di perairan yang tenang sekitar empat mil dari pantai Baja," kata tim balon udara dalam sebuah pernyataan. "Balonnya stabil, masih berisi gas dan pilotnya baik-baik saja." Kedua pilot itu berangkat dari Jepang pada hari Minggu dan berniat mengarah ke Kanada, tetapi rencana itu urung dijalankan karena kendala cuaca, rute pun dialihkan ke selatan, ke arah Meksiko. Tim Dua Elang mengatakan bahwa pendaratan di air diperbolehkan dalam peraturan internasional pemecahan rekor balon udara dunia. "Dua percobaan keliling dunia dengan dua tipe balon menggunakan tipe pendaratan balon berbeda di air dan disetujui," katanya. Seperti kloset Balon Two Eagles dirancang 'berteknologi tinggi' yang terbuat dari karet sintetis dan campuran serat karbon yang membuat bobotn lebih ringan yaitu 100 kg dibandingkan balon udara biasa. Sebuah kapsul khusus yang dirancang duduk di bawah sebuah amplop berisi helium besar dan dirancang untuk tetap bertahan di ketinggian hingga 10 hari. Sementara kedua pilot itu mengendalikan balon dari ruangan seluas kloset dengan atap yang rendah. Two Eagles juga dilengkapi dengan sederet monitor dan instrumen perekam jalur perjalanan. Rekaman itu harus diserahkan kepada badan aeronautika sebagai bukti pemecahan rekor.
  3. Balon udara Two Eagles mampu terbang selama 10 hari Balon berisi udara yang dikemudikan oleh dua orang pilot mendarat di perairan Meksiko, berhasil menyelesaikan penerbangan melintasi Pasifik selama satu pekan. Pilot asal Amerika Troy Bradley dan Leonid Tiukhtyaev dari Russia itu memecahkan dua rekor dunia dengan melampaui rekor jarak penerbangan balon udara 5.209 mil atau 8.383 kilometer dalam penerbangan trans-Pasifik tahun 1981. Penerbangan itu juga mengungguli rekor waktu sebelumnya, 137 jam, yang dicetak oleh tim yang menyeberangi Samudra Atlantik pada 1978. Balon Two Eagles menorehkan sejarah dengan mencapai jarak 8.465 kilometer, yakni jarak yang lebih jauh 1% ketimbang rekor 8.383 kilometer. Dua pilot Two Eagles berangkat dari Jepang dengan tujuan Kanada atau Amerika Serikat "Dua Elang (Two Eagles), telah melakukan pendaratan terkendali di perairan yang tenang sekitar empat mil dari pantai Baja," kata tim balon udara dalam sebuah pernyataan. "Balonnya stabil, masih berisi gas dan pilotnya baik-baik saja." Kedua pilot itu berangkat dari Jepang pada hari Minggu dan berniat mengarah ke Kanada, tetapi rencana itu urung dijalankan karena kendala cuaca, rute pun dialihkan ke selatan, ke arah Meksiko. Tim Dua Elang mengatakan bahwa pendaratan di air diperbolehkan dalam peraturan internasional pemecahan rekor balon udara dunia. "Dua percobaan keliling dunia dengan dua tipe balon menggunakan tipe pendaratan balon berbeda di air dan disetujui," katanya. Seperti kloset Balon Two Eagles dirancang 'berteknologi tinggi' yang terbuat dari karet sintetis dan campuran serat karbon yang membuat bobotn lebih ringan yaitu 100 kg dibandingkan balon udara biasa. Sebuah kapsul khusus yang dirancang duduk di bawah sebuah amplop berisi helium besar dan dirancang untuk tetap bertahan di ketinggian hingga 10 hari. Sementara kedua pilot itu mengendalikan balon dari ruangan seluas kloset dengan atap yang rendah. Two Eagles juga dilengkapi dengan sederet monitor dan instrumen perekam jalur perjalanan. Rekaman itu harus diserahkan kepada badan aeronautika sebagai bukti pemecahan rekor.
  4. MALIQ & D'Essentials tampil dalam konser malam pergantian tahun 2013 ke 2014 yang digelar Hotel Harris & Convention Festival, Citylink, Bandung, Jawa Barat, Selasa (31/12/2013) malam. Penggarapan album Music Pop, yang dirilis oleh MALIQ & D'Essentials pada 16 Mei 2014, yang memakan waktu hanya dua bulan, merupakan rekor bagi para personel band tersebut, yaitu Angga Puradiredja (vokal), Indah (vokal), Ilman (keyboard dan piano), Lale (gitar), Jawa (bas), dan Widi (drum). "Ini termasuk rekor buat MALIQ & D'Essentials, tapi enggak tahu kalau band lain seperti apa prosesnya. Buat kami, ini pembuatan album yang tercepat, dua bulan. Dari enggak ada lagu (komposisi, lirik, dan aransemen) sama sekali sampai di-mixing," kata Angga ketika tampil dalam live streaming (tayangan langsung melalui internet) acara bincang-bincang musik K-Akustik edisi MALIQ & D'Essentials di Kompas.compada Kamis (20/11/2014) mulai pukul 16.00 WIB. Menurut Angga, rekor itu tak sengaja mereka ukir. Mereka hanya berupaya tidak melampaui tenggat waktu produksi album Musik Pop, yang ditentukan oleh pihak sebuah perusahaan e-commerce yang bekerja sama dengan mereka. "Kenapa cepat, karena, pertama, kami kena deadline. Kami kerja sama, kami ngobrolsama mereka untuk mengerjakan sesuatu di awal 2014, 'Kalau album gimana?', 'Tapi, enaknya kapan?', 'Bisa enggak dua bulan? Sanggupnya berapa lagu?'," cerita Angga. Mula-mula, Angga berhitung, dengan waktu yang sempit itu ia dan rekan-rekan bermusiknya tersebut hanya bisa membuat album mini. "Kayaknya mini album deh, dalam arti lima-enam lagu aja," lanjut Angga. Ternyata, hitungan Angga meleset. MALIQ & D'Essentials justru mampu mencipta tujuh lagu baru dari delapan lagu yang kemudian menjadi isi album Musik Pop. "Pas proses, anak-anak semangatnya belum habis dari pas (album) Sriwedari kemarin ya, masih sisa energi banyak. Akhirnya digeber, dapat tujuh lagu. Ada delapan track sih sebenarnya, karena satu lagi intro. Akhirnya, dalam kurun waktu dua bulan, jadi," jelas Angga. "Chemistry di antara kami juga bagus, karena dua bulan itu sesuatu yang enggak main-main," imbuhnya. Musik Pop, yang mixing dan mastering-nya dikerjakan di studio rekaman musik legendaris, Abbey Road Studios, London, Inggris, dinilai oleh Angga dan rekan-rekan MALIQ & D'Essentials-nya sebagai sumber semangat dan tolok ukur bermusik mereka untuk beberapa waktu ke depan. "Untuk kami ini energi banget, untuk ke depan kami seperti punya blueprint musik MALIQ akan seperti apa. Ini sudah berubah dari (album) Sriwedari. Di Musik Pop itu, 'Kayak ini nih kami musiknya untuk beberapa album ke depan'," ujar Angga.
  5. Tak kalah dengan di Amerika Serikat, sekuel kedua The Raid juga berhasil meraih angka yang membanggakan di Box Office Inggris. Meraup 454 ribu poundsterling di pembukaan perdana, karya Gareth Evans tersebut sukses menduduki peringkat delapan dan menaklukan dua film Hollywood yakni 'The Grand Budapest Hotel' dan 'The Lego Movie'. Hebatnya lagi, dengan posisi yang diterimanya tersebut, bisa dipastikan kalau 'The Raid: Berandal' mencatatkan rekor di Inggris sebagai satu-satunya film Indonesia yang mampu masuk ke sepuluh besar box office. Berikut daftar lengkapnya: 1. (pekan ke-3) Captain America: The Winter Soldier - 1,782,201 poundsterling 2. (pekan ke-2) NOAH - 1,591,916 poundsterling 3. (pekan ke-2) Rio 2 - 1,559,793 poundsterling 4. (pekan ke-2) Divergent - 1,003,202 poundsterling 5. (baru) The Quiet Ones - 681,305 poundsterling 6. (pekan ke-3) Muppets Most Wanted - 602,492 poundsterling 7. (baru) Calvary - 571,489 poundsterling 8. (baru) The Raid 2 - 454,150 poundsterling 9. (pekan ke-5) The Grand Budapest Hotel - 332,145 poundsterling 10. (pekan ke-6) The Lego Movie - 196,050 poundsterling Berbeda dengan penayangan di negara - negara sebelumnya, film yang tengah dipersiapkan sekuel ketiganya tersebut juga dikabarkan dirilis tanpa sensor. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Gareth Evans. "Aku yakin film ini akan berjalan tanpa sensor. Karena The Raid 2 sudah dikirim dari Amerika Serikat sebelum dilakukan berbagai pemotongan."ucap Evans seperti dikutip dari harian clickonline, Kamis (10/4/2014). Di luar Inggris dan Irlandia, The Raid 2 juga sudah rilis di beberapa negara lain seperti Australia, Selandia Baru, Rusia, hingga Ukraina. Dilansir situs box office mojo, The Raid 2 bahkan sempat menembus peringkat 10 besar box office Rusia lewat pembukaan yang mencapai USD 314 ribu. Sementara di box office Amerika Serikat, meski sempat turun ke peringkat 30, film yang turut dibintangi oleh Arifin Putra dan Julie Estelle itu langsung melesat ke peringkat 11 melalui perolehan sebanyak USD 956 ribu.(Feb)
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy