Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'polisi dunia'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 1 result

  1. Skandal korupsi dan konspirasi badan organisasi sepakbola dunia Fifa yang selama ini sudah tercium lama namun baru kemarin mulai akan dibongkar. Menjelang konggresnya di Zurich, Swiss, FBI Amerika bekerjasama dengan pihak berwenang Swiss melakukan penangkapan pada sejumlah petingginya. Turut campurnya FBI membuat Rusia mengkritik tajam Amerika. Moskow menuduh AS telah melampaui batas kewenangan hukum internasional dan dianggap offside. "Sekali lagi kami meminta Washington menghentikan upaya untuk memperluas hukum yang jauh melampaui batas-batasnya, dengan menerapkan standar hukum sendiri dan bukannya praktek internasional yang diterima secara umum", dikatakan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Moskow . Ditegaskan juga bahwa apa yang dilakukan Amerika adalah bentuk ekstrateritorial hukum ilegal. Bisa dimengerti kenapa Rusia kebakaran jenggot, karena penyelidikan skandal FIFA ini juga akan dikembangkan menyangkut penyelenggaraan Piala Dunia 2018 dan Qatar 2022. Rusia yang sudah ditunjuk sebagai tuan rumah PD 2018 dan telah mempersiapkan pembangunan menyangkut event terbesar sepakbola dunia ini merasa khawatir. Tidak menutup kemungkinan apabila penunjukkan tersebut ditemukan adanya konspirasi maupun korupsi, akan berbuntut panjang. Mengapa lembaga penegak hukum AS harus bertanggung jawab untuk korupsi dalam sebuah organisasi yang memiliki kantor pusat di Swiss dan kejahatan yang dilakukan kemungkinan besar dilakukan kebanyakan di luar Amerika Serikat ? Pertanyaan ini terjawab setelah melihat aturan hukum yang diberlakukan di negara tersebut menyangkut kasus kriminal yang dituangkan dalam "Racketeer Influenced and Corrupt Organizations Act" (RICO). Kasus FIFA ini akan dibongkar dengan menggunakan undang-undang anti-mafia, asumsi dasarnya adalah bahwa karena para anggotanya korup dan FIFA berubah menjadi sebuah organisasi kriminal. Mengenai RICO permasalahan timbul ketika Mahkamah Agung AS menyatakan baru-baru ini, hukum AS tidak berlaku di luar wilayah nasional, jika Kongres tidak mengatur secara tegas dalam teks hukum, seperti dalam undang-undang anti-terorisme. Berdasarkan hukum internasional, yang menurut prinsip teritorial berlaku hanya negara bersangkutan bertanggung jawab untuk penegakan hukum diwilayahnya bila terjadi kejahatan. Namun ada pengecualiannya dalam kasus luar biasa, yaitu ketika legislatif AS telah secara eksplisit merumuskan validitas yang komprehensif, hakim akan menyetujui prinsip teritorial ini yang bisa diterapkan pada negara lain. Pertanyaan kembali timbul apakah Amerika benar-benar dapat mengasumsikan yurisdiksi untuk menghukum semua jalinan korupsi di FIFA dengan RICO. Pengadilan banding pada 2014 memutuskan bahwa RICO juga dapat diterapkan untuk kejahatan diluar Amerika Serikat. Walaupun begitu Mahkamah Agung masih terus berupaya untuk menerapkan aturan yang ketat mengenai masalah hukum global Amerika ini.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy