Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'pokemon'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 5 results

  1. Hari ini, akun Twitter milik kreator Pokemon Go, John Hanke berhasil dibobol oleh grup peretas ‘OurMine’. Grup OurMine mengklaim bahwa mereka berhasil menguasai akun Twitter, Quora, Foursquare, dan Facebook milik John Hanke. Untuk melakukan peretasan itu, mereka menggunakan program brute force. Salah satu perwakilan dari OurMine mengaku bahwa aksi mereka kali ini dilatarbelakangi oleh dua hal. "Kami memiliki dua alasan, yakni untuk menguji keamanan dan pembalasan," kata perwakilan OurMine. Para peretas menyatakan, peretasan tersebut menunjukkan betapa rentannya data-data pribadi di internet. "Kami hanya mencoba untuk memberi tahu semua orang bahwa tidak ada yang aman," lanjut mereka. Selain itu, OurMine juga mengakui bahwa aksi ini dilakukan sebagai bentuk balas dendam atas perlakuan Niantic. Pasalnya, hingga saat ini Niantic belum menyediakan Pokemon Go di Brasil, Chili, dan Argentina.
  2. Sebagai negara pencipta Pokemon, rasanya aneh mendengar Jepang belum mendapat rilisan resmi ‘Pokemon GO’. Namun ternyata, Niantic memiliki alasan kuat terkait penundaan ini. Menurut CEO Niantic John Hanke, penundaan perilisan ini disebabkan karena masalah kapasitas server. Diketahui, Jepang belum mempunyai server yang dapat menampung trafik yang begitu besar. "Saat ini, kapasitas server di Jepang tidak cukup kuat. Kami bekerja keras dengan mitra kami di Jepang untuk memenuhi permintaan ‘Pokemon GO’," kata John. Sebenarnya, John menjanjikan bahwa ‘Pokemon GO’ akan dirilis di Jepang pada akhir Juli. Namun menurut pengamat, perilisan ‘Pokemon GO’ baru dapat terealisasi pada pertengahan September. Apa pun masalahnya, John telah mengatakan bahwa ‘Pokemon GO’ akan dirilis di 200 negara. Sejauh ini, permainan ini telah tersedia di beberapa negara utama, seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Australia.
  3. Game Pokemon Go saat ini memang sedang marak di kalangan anak muda. Nggak sedikit orang yang demam pokemon dan rela blusukan demi mencari Pokemon. Kendati demikian game besutan Nintendo, Pokemon Corps, dan Niantic Labs ini ternyata tak bisa lepas dari isu miring. Beberapa waktu belakangan banyak beredar di media sosial link yang menyebutkan bahwa game tersebut mengandung ajakan yang tak bisa ditolerir oleh agama Islam. Banyak beredar di media sosial bahwa Pokemon sebenarnya dalam bahasa Syriac atau bahasa Suryani mempunyai arti "Aku Yahudi", sementara Pikachu disebutkan berarti "Jadilah Yahudi", dan Charmander bermakna "Tuhan itu Lemah". Rumor itu tentu menjadi perdebatan sengit di media sosial. Banyak yang meyakini dan membagikan rumor itu, banyak pula yang menganggap itu hanyalah hal yang dikait-kaitkan. Lalu benarkah isu itu? Los Angels Times dalam artikel tanggal 24 April 2001 pernah mengulas tentang hal itu. Dalam berita LA Times, disebutkan bahwa saat itu di negara-negara Timur Tengah seperti Oman, Qatar, Dubai, Yordania, Mesir, dan Arab Saudi banyak beredar rumor bahwa game Pokemon mempunyai konotasi yang mempromosikan perilaku antiIslam dan meyakini Yahudi. Hal itu tentu menimbulkan keresahan tersendiri. LA Times mencatat bahwa meskipun hal itu dibantah oleh Nintendo, tapi para pemimpin negara-negara itu masih tak bisa menerima Pokemon. Rumor itu muncul di tengah kekhawatiran negara-negara Arab akan asimilasi budaya yang muncul. Meski begitu, banyak rumor yang tak terbukti saat itu. "Telah terbukti bahwa mainan ini merupakan bagian dari rencana Yahudi untuk merusak pikiran generasi muda kita karena menyinggung pemikiran menghujat, mengolok-olok Allah dan nilai-nilai moral kita sehingga sangat berbahaya bagi generasi muda kita," kata Sheik Abdel Monem abu Zent, mantan anggota parlemen Yordania. Meski begitu, dalam tulian LA Times menyebutkan bahwa belum ada bukti kuat yang mengarah bahwa game Pokemon memang mempunyai konotasi yang merusak Islam. Mohammed Abu Laila, profesor dari Al Azhar University menyebut jika hingga saat itu tak ada bukti kuat yang membenarkan rumor yang membuat para orangtua melarang anaknya bermain game Pokemon itu. Dalam pernyataan di sebuah surat kabar Amman Yordania, Gereja Kristen Syriac Orthodox membantah tuduhan bahwa Pokemon dan nama karakter lain berakar dalam bahasa Syriac kuno dan mempunyai makna menghina Islam. Para petinggi gereja mengaku terkejut dengan surat yang masuk yang menyebut bahwa Pokemon memuat ajakan Yahudi. Artikel dari LA Times dapat dibaca pada link berikut. Dalam situs pokemondb.net, disebutkan makna dari nama Pokemon dan nama-nama monster yang ada. Pada situs itu disebutkan bahwa Pokemon merupakan gabungan dari kata "Pocket Monster" yang berarti monster saku. Istilah ini mengungkapkan betapa kecilnya monster-monster ini hingga dapat terwadahi oleh saku. Pikachu yang menjadi salah satu monster paling terkenal tersusun dari kata Pika dan Chu. Pika merupakan sebutan untuk tikus kecil, sementara Chu merupakan bahasa jepang yang berarti mencicit. Dalam game, Pikachu memang merupakan monster yang bentuknya menyerupai tikus. Sementara itu, Charmander terdiri dari kata Char dan Salamander. Char berarti untuk membakar, dan Salamander berarti kadal amfibi. Nah, kalau pendapatmu sendiri bagaimana?
  4. Game Pokemon Go baru-baru ini sering menjadi pemberitaan, beberapa waktu lalu Pokemon Company mengumumkan akan segera menghadirkan game mobile ini. Game yang menggunakan sistem location-based ini sukses menarik perhatian para gamer dan pengguna sistem operasi mobile. Banyak yang sudah tidak sabar menantikan peluncuran game ini, dan kini Niantic, selaku mitra pengembang game ini memberi sedikit bocoran informasi mengenai kapan game ini akan meluncur. Berdasarkan laporan dari Niantic yang dilansir dari Attack of the Fanboy, versi beta dari game Pokemon Go ini akan meluncur pada akhir tahun ini atau bertepatan dengan musim dingin 2015. Sementara untuk versi finalnya belum diketahui kapan tanggal peluncurannya, namun diperkirakan akan segera hadir pada akhir kuartal pertama tahun 2016 mendatang. Pokemon Go sendiri merupakan game mobile yang dikembangkan oleh tiga perusahaan, yakni Pokemon Company, Nintendo, dan Niantic. Niantic sendiri merupakan pengembang dibalik game augmented reality, Ingress, yang sukses telah diunduh jutaan kali pada perangkat Android dan iOS. Mengingat suksesnya game Ingress dipasaran, game Pokemon Go juga bakal mengadopsi sistem dari game Ingress. Nantinya pada game ini Anda dapat melacak dan menangkap pokemon yang berkeliaran dengan setting dunia nyata. Semisal Anda bisa mendapati Pokemon Pikachu berada di tempat yang tidak Anda duga sebelumnya, entah itu di tengah kota atau stasiun kereta api. Bisa dibanyangkan nantinya game ini akan menjadi game seru yang dapat dimainkan semua kalangan. Sebagai penunjang game ini, Anda juga dapat menggunakan aksesori penunjang Pokemon Go Plus yang merupakan sejenis gelang dengan konektivitas Bluetooth. Perangkat yang nantinya dapat terhubung dengan perangkat mobile ini akan berfungsi sebagai pengingat jika ada Pokemon di sekitar Anda.
×
×
  • Create New...