Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'petinggi'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
    • Computer
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Sudah menjadi hal lazim jika jajaran petinggi suatu perusahaan seperti CEO, Direktur, atau Owner mendapatkan gaji yang tinggi. Apalagi jika perusahaan tersebut sekelas Google, Apple, atau Facebook. Namun faktanya, para pemimpin perusahaan raksasa tersebut justru mendapatkan gaji yang sangat rendah. Bahkan, ada sejumlah CEO yang menganggap gaji hanyalah sebagai formalitas belaka dengan nominal yang kecil. Siapa sajakah mereka? Berikut deretan pimpinan perusahaan raksasa dunia dengan gaji paling rendah. 1. Jeremy Stoppelman, sekitar Rp 13.600 per tahun. CEO Yelp Jeremy Stoppelman mendapatkan gaji paling rendah dibandingkan para karyawan di perusahaan yang ia pimpin. Jeremy menurunkan gajinya berturut-turut dalam beberapa tahun belakang, yaitu USD 300 ribu atau lebih dari Rp 4 miliar (2012), USD 37 ribu atau sekitar Rp 503 juta (2013), lalu USD 1 atau sekitar Rp 13.600 (2014). 2. Elon Musk, sekitar Rp 503 juta per tahun. Elon Musk dijuluki Tony Stark dalam dunia nyata berkat inovasi dan kemajuan perusahaan yang ia pimpin, Tesla Motors. Meski begitu, Musk tercatat sebagai salah satu CEO dengan gaji paling rendah, yaitu USD 37 ribu per tahun atau sekitar Rp 503 juta. Ia juga menolak bonus serta hadiah dari perusahaan. 3. Steve Jobs, sekitar Rp 13.600 per tahun. Mendiang Steve Jobs memang tidak bisa dipungkiri punya andil besar terhadap kemajuan teknologi zaman sekarang. Ia juga menjadi penggagas tren gaji formalitas USD 1 (sekitar Rp 13.600) di kalangan CEO dunia. 4. Larry Ellison, sekitar Rp 13.600 per tahun. Ellison menjabat sebagai pimpinan eksekutif dan direktur teknologi Oracle Corporation. Meski ia dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di dunia, Ellison nyatanya hanya mendapatkan gaji per tahun USD 1 per tahun (sekitar Rp 13.600) dari perusahaan yang ia pimpin. Tapi kenapa ia bisa jadi orang terkaya? Soalnya, saham mayoritas Oracle Corporation ternyata milik Ellison. 5. Richard Hayne, sekitar Rp 13.600 per tahun. Richard Hayne adalah presiden dan CEO dari perusahaan terkenal Urban Outfitters. Pada tahun 2009, ia meminta gajinya diturunkan menjadi USD 1 per tahun (sekitar Rp 13.600). Sebagian besar dari kekayaannya sebenarnya berasal dari bonus kinerja. 6. Steven Kean, sekitar Rp 13.600 per tahun. Kinder adalah salah satu dari sedikit perusahaan papan atas yang mempertahankan tradisi unik menggaji CEO-nya USD 1. Ketika Steven Kean menduduki posisi CEO, dia juga menerima dan mendukung tradisi tersebut.
  2. Pengelola situs web berbagi video YouTube mempekerjakan mantan eksekutif MTV, Susanne Daniels, untuk bergabung dengan divisi yang selama ini menciptakan konten serial yang orisinal dibuat oleh YouTube. Ia bergabung sebagai wakil presiden YouTube Originals dan melapor kepada Kepala Konten dan Operasional Bisnis YouTube, Robert Kyncl. Perusahaan mengatakan Daniels akan mengelola pengembangan divisi itu dan mengawasi proses produksi konten. YouTube sejak 2006 menjadi anak perusahaan Google setelah diakuisisi sebesar US$ 1,65 miliar. Pesaing YouTube, Netflix dan Amazon, semakin agresif membuat konten berseri orisinal di tengah tren yang mulai menunjukkan media televisi menderita kehilangan penonton serta pendapatan iklan yang jatuh. Awal tahun ini, Amazon mengumumkan rencana untuk memproduksi sekitar 12 film per tahun dengan anggaran US$ 5 juta hingga US$ 25 juta.
×
×
  • Create New...