Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'pergelangan tangan'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 1 result

  1. Selama ini program jahat Ransomware menjadi momok bagi pengguna komputer PC atau laptop. Tapi belakangan, virus ini telah berkembang dan menyerang perangkat yang lebih kecil, yakni wearable device. Menurut laporan perusahaan keamanan Symantec, virus yang dikenal suka menyandera data dengan meminta tebusan ini mulanya menjangkiti ponsel berbasis Android. Kemudian ia menyerang perangkat yang dipakai di pergelangan tangan, tepatnya saat jam tangan pintar berbasis Android Wear dihubungkan dengan ponsel yang terinfeksi Ransomware. "Kita semua tahu, kebanyakan perangkat wearable seperti jam tangan pintar berbasis Android Wear terhubung (pairing) dengan ponsel Android. Dari situ Ransomware menyerang," kata Halim Santoso Director, Systems Engineering, Symantec ASEAN. Dia tak menyebut secara detail apakah virus Ransomware ini sejenis dengan yang menyerang komputer PC atau laptop pada umumnya. "Tapi saya bisa pastikan caranya dan tujuannya sama dengan ada yang di komputer," jelasnya. Ransomware yang menginfeksi jam tangan pintar atau ponsel Android akan mengunci perangkat dengan password. Setelah itu korban akan diminta untuk membayar tebusan yang biasanya dalam bentuk Bitcoins agar peretas bisa menyembunyikan identitas. Bila terlanjut menjadi korban, lalu apa yang harus dilakukan pengguna? Halim menyarankan agar jangan pernah menuruti kemauan pencuri untuk mentransfer "uang" tebusan. "Jangan pernah melakukannya. Karena ini murni faktor ekonomi. Karena setelah dikirimkan, belum tentu mereka akan mengirimkan kunci password-nya," dia memperingatkan. Karakteristik Ransomware yang ada di Android dan Android Wear ini, ditambahkan olehnya, juga sangat mirip dengan yang ada di komputer PC atau laptop. Pengguna tak bisa menghilangkannya bahkan ketika komputer di-reset atau di-factory reset sekalipun. Satu-satunya cara adalah melakukan pencegahan. "Rutin melakukan backup, karena hanya 20 persen pengguna gadget yang sadar untuk melakukan ini," sarannya. Dia juga menyebut untuk tidak mengunduh dan menginstal file format .APK dari sumber yang tak jelas karena itu juga berpotensi bahaya. Terakhir, jangan lupa untuk menginstal aplikasi antivirus di dalam perangkat pintar.
×
×
  • Create New...