Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'penerbangan'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 6 results

  1. Penerbangan ke Indonesia dari India masih minim. Padahal, wisatawan India terus memenuhi Tanah Air. Kementerian Pariwisata pun berharap maskapai Garuda Indonesia membuka direct flight dari dan ke India. Ini juga untuk menggenjot pencapaian 20 juta wistawan mancanegara ke Tanah Air pada 2019. Meski masih berada di urutan ke-8, namun jumlah turis asal India yang berlibur ke Indonesia tidak bisa diremehkan. Periode I, Januari-Juni 2016, Kementrian Pariwisata menyebut jumlah turis asal India naik hingga 28 persen. Tahun lalu, jumlah turis India yang ke Indonesia mencapai 527.00
  2. Sebanyak 45 maskapai dari total 61 maskapai telah menyampikan laporan keuangan 2015 kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Berdasarkan keterangan Kemenhub, empat maskapai dinyatakan memiliki permodalan atau ekuitas negatif. Sementara itu, 16 maskapai belum menyampaikan laporan keuangan. "Maskapai yang belum melaporkan keuangan terdiri atas tiga perusahaan penerbangan berjadwal dan 13 tidak berjadwal. Tiga maskapai berjadwal meminta perpanjangan. Dari 13 perusahaan tidak berjadwal, sembilan perusahaan meminta perpanjangan," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Suprase
  3. Penjagaan bandara di Inggris, Perancis, Belanda dan Jerman diperketat setelah Amerika Serikat mengeluarkan peringatan. Kelompok teror mencoba menyelundupkan bahan peledak jenis baru. Penumpang pesawat menuju Amerika Serikat dan Eropa harus bersiap menjalani pemeriksaan lebih ketat lagi. Amerika Serikat mengeluarkan peringatan ancaman teror di bandara-bandara Eropa, terutama di London, Paris dan bandara Schipol di Amsterdam. Peringatan itu dikeluarkan karena kelompok teror sedang menyiapkan bahan peledak baru untuk menembus pengawasan ketat di bandara. Penjagaan keama
  4. Kecelakaan pesawat akhir-akhir ini melibatkan hilangnya kontak pesawat dengan menara pengawas. Sebuah perusahaan AS siap meluncurkan jaringan satelit pelacak penerbangan, sehingga penerbangan dapat lebih maksimal dipantau dan lebih mudah dilacak jika ada kecelakaan. Selengkapnya ikuti laporan VOA.
  5. Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional (IATA) memperkirakan sekitar 7,3 miliar penduduk dunia akan memanfaatkan transportasi udara untuk bepergian pada tahun 2034. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan proyeksi 2014 yang sekitar 3,3 miliar jiwa atau rata-rata tumbuh 4,1 persen per tahun. "Ini adalah prospek yang menarik untuk berpikir bahwa dalam 20 tahun ke depan jumlah penumpang akan dua kali lebih banyak dibandingkan hari ini. Konektivitas udara pada skala ini akan membantu mengubah peluang ekonomi bagi jutaan orang," ujar CEO sekaligus Direktur Jenderal IATA Tony Ty
  6. Akhirnya pesawat AirAsia bernomor penerbangan QZ 8051 berhasil ditemukan. Tim SAR menemukan serpihan pesawat dan sejumlah jenazah di perairan dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Pesawat maskapai berbiaya murah alias low cost carrier (LCC) Indonesia AirAsia ini ditemukan setelah tiga hari proses pencarian. Peristiwa ini tentu menambah catatan kelabu dunia penerbangan Indonesia setelah tragedi jatuhnya Sukhoi pada 2012, dan Adam Air di tahun 2007. Meski ada banyak duka, prospek bisnis maskapai berbiaya murah diyakini tidak akan mengancam bisnis penerbangan kelas ini. Pasalnya, peristiwa
×
×
  • Create New...