Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'pemasaran'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 4 results

  1. Perubahan demografi, teknologi, dan lingkungan yang terjadi di Indonesia akan mengubah perilaku konsumen di Indonesia. Muncul konsumen-konsumen jenis baru yang akan mengubah gaya pemasaran di masa mendatang. Seperti apa perubahan yang terjadi? Xiaomi mendapatkan momen penjualan paling fantastis di Indonesia. Ponsel buatan Tiongkok yang sedang happening di negaranya itu berhasil terjual 15 ribu unit dalam waktu 10 menit! Merek Xiaomi dijual melalui situs online Lazada. Melalui cara penjualan flash sale, dimana pembeli hanya diberi waktu singkat untuk melakukan pembelian, maka banjir pembelian pun terjadi. Tentu saja penjualan yang habis dalam waktu 10 menit tersebut hanya bisa dilakukan lewat online. Ini berbeda dengan rekor-rekor penjualan ponsel sebelumnya seperti Nexian maupun Blackberry yang membutuhkan waktu berjam-jam untuk habis karena adanya antrean di toko. Menjadi salah satu pemilik merek ponsel yang pertama seperti menjadi gengsi bagi konsumen. Apalagilaunching ponsel selalu disertai diskon “gila-gilaan”. Namun, ambisi ini makin termanjakan dengan adanya internet. Konsumen mudah mencari-cari di internet dan kemudian membeli melalui sentuhan jari saja. Kedekatan konsumen dengan dunia online menjadi salah satu ciri saja perilaku konsumen yang terlihat berbeda akhir-akhir ini. Pertumbuhan internet di Indonesia yang semakin dahsyat memang menciptakan konsumen yang mulai memilih belanja online sebagai salah satu cara berbelanja. Selain itu juga ada beberapa perubahan perilaku yang mewarnai konsumen Indonesia, sehingga para marketer pun perlu mewaspadai perubahan ini dengan baik. Apa sebenarnya yang melatarbelakangi konsumen Indonesia mengalami perubahan perilaku? Sepuluh tahun yang lalu, Handi Irawan pernah meluncurkan buku tentang 10 perilaku konsumen Indonesia. Seperti diprediksi oleh Handi Irawan, beberapa perilaku dalam buku tersebut akan mengalami perubahan di masa mendatang. Jika dahulu konsumen Indonesia tidak sadar lingkungan dan tidak peduli lingkungan, maka pada masa sekarang konsumen sudah mulai memilih makanan yang sehat dan memerhatikan lingkungan dalam memilih produk. Perubahan demografi adalah salah satu pendorong terjadinya perubahan perilaku konsumen di Indonesia. Dalam 10 tahun terakhir ini terjadi perubahan demografi di Indonesia. Semakin meningkatnya pendapatan ekonomi masyarakat Indonesia menciptakan masyarakat baru di Indonesia, seperti kelas menengah yang semakin besar, meningkatnya kelompok-kelompok produktif, dan berkurangnya tingkat kelahiran. Pendapatan masyarakat yang semakin besar di satu sisi memang terlihat baik. Namun di sisi lain, semakin tingginya kemakmuran masyarakat di sebuah negara menciptakan berbagai penyakit baru. Bila pada saat negara masih miskin, penyakit-penyakit seperti cacar dan muntaber menjadi penyakit yang dominan. Namun saat negara makin makmur, penyakit-penyakit modern menjadi dominan seperti stroke, jantung, kanker, AIDS, dan lain-lain. Jangan heran jika Anda akan menemukan jenis-jenis penyakit baru di masa mendatang. Selain demografi, perubahan teknologi juga menjadi penyebab terjadinya perubahan perilaku konsumen. Yang banyak terlihat adalah masuknya internet dalam keseharian konsumen. Kini konsumen merasa tidak bisa hidup tanpa bantuan internet. Konsumen bahkan merasa terdorong untuk bersosialisasi dan berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Konsumen juga semakin percaya bahwa internet menjadi saluran komunikasi dan distribusi bagi produk-produk yang mereka inginkan. Sebetulnya internet tidak hanya menjadi satu-satunya perubahan teknologi yang muncul di masyarakat. Teknologi seperti biotechnology dan medical technology membuat konsumen semakin percaya terhadap teknologi yang mengatur dan membantu kehidupan mereka. Faktor lain yang akan mengubah perilaku konsumen adalah masalah lingkungan. Kerusakan lingkungan yang semakin parah, isu global warming, dan sulitnya mendapatkan sumber daya alam perlahan akan membuat konsumen semakin sadar lingkungan. Harus diakui, perhatian konsumen di Indonesia terhadap lingkungan sampai sekarang masih terbilang minim. Namun, adanya tekanan danpolicy dari pemerintah serta keadaan lingkungan yang dirasakan akan memaksa konsumen untuk sadar terhadap lingkungan. Salah satu masalah yang dihadapi konsumen adalah sampah yang semakin menumpuk. Manajemen sampah akan menjadi masalah di tiap rumah tangga sehingga konsumen akan mulai berpikir untuk membeli produk-produk daur ulang dan tidak terbebani sampah. Salah satunya dilakukan juga dengan mengurangi konsumsi plastik dan material lain yang tidak langsung hancur oleh tanah. Online Consumers Konsumen baru di Indonesia akan semakin menjadi konsumen online. Para marketer nantinya tidak lagi melakukan segmentasi pasar secara tradisional, namun mereka harus berpikir bagaimana membagi segmen konsumen mereka secara online. Berdasarkan hasil survei, orang-orang yang berusia mapan akan semakin banyak melakukan belanja online. Jika dulu belanja online didominasi oleh kelompok muda, kini kelompok 30 tahun ke atas semakin banyak yang berbelanja online. Itu artinya pasar online pun akan semakin membesar dan marketer harus mulai berpikir memindahkan sebagian channel mereka ke online. Connected Consumers Konsumen baru akan selalu merasa terhubung dan ingin terhubung dengan orang lain. Mereka selalu meminta rekomendasi dari orang lain ketika membeli produk atau merek. Mereka juga terbiasa membagi sesuatu. Connect dan share menjadi bagian dari kehidupan konsumen. Oleh karenanya marketer tidak boleh melihat konsumen sebagai satu konsumen, tetapi merupakan satu jaringan yang terhubung dengan konsumen lain. Termasuk juga adaptasi dengan budaya lain secara mudah dan cepat dapat dilakukan konsumen. Long Term Consumers Konsumen baru di Indonesia semakin berpikiran jangka panjang. Internet membuat konsumen semakin terinformasi dengan baik akan hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan. Konsumen lebih bisa memprediksi sesuatu sehingga merasa membutuhkan persiapan jangka panjang. Apalagi pendapatan konsumen Indonesia juga semakin meningkat sehingga pengeluaran untuk hal-hal yang bersifat jangka panjang bisa mereka lakukan. Pertumbuhan pengguna asuransi yang meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir ini menunjukkan bahwa konsumen makin melihat jangka panjang. Loping Consumers Konsumen mudah berpindah-pindah dari satu hal ke hal lain. Ini dikarenakan teknologi memudahkan mereka untuk melihat-lihat serta berpindah dari satu window ke window yang lain. Akibatnya dalam keseharian mereka semakin sulit menjadi loyal, terbiasa multitasking, dan cenderung mencoba berbagai merek karena rekomendasi orang lain. Lihat saja merek Xiaomi yang tiba-tiba melejit dan banyak dibeli konsumen di Indonesia. Padahal sebelumnya kita tidak pernah mengenal merek ini. Di masa mendatang akan timbul-tenggelam merek-merek baru, dan marketer harus mengantisipasi hal ini. Health Conscious Consumers Konsumen baru Indonesia akan mempertimbangkan kesehatan sebagai salah satu faktor dalam memilih produk. Berkembangnya outlet-outlet modern akan semakin mengakomodasi kebutuhan konsumen akan produk yang menyehatkan. Sekalipun mungkin konsumen tidak paham benar soal kandungan produk yang sehat dan tidak, namun konsumen membutuhkan komunikasi soal “sehat” di dalam produk yang akan mereka beli. Demam lari dan bersepeda juga menjadi contoh bahwa konsumen Indonesia semakin sadar akan kesehatan. Environmental Friendly Consumers Benarkah konsumen Indonesia peduli lingkungan? Banyak yang masih pesimistis soal ini. Dalam hal lingkungan, konsumen Indonesia belum sampai tahap tidak membeli produk-produk yang tak ramah lingkungan, tetapi mereka akan mulai berpikir soal efisiensi dan penghematan sumber daya. Misalnya, ketika membeli mobil, mereka akan berpikir soal bagaimana mengirit bahan bakar kendaraan. Konsumen juga mulai memilih produk-produk yang hemat listrik dan makan dengan bungkusan yang praktis dan tidak menghabiskan tempat.
  2. Pertengahan bulan September kemarin, Snapchat telah menghadirkan beberapa fitur terbaru, khususnya fitur selfie. Ya, fitur yang lebih dikenal dengan nama fitur Lenses ini memungkinkan pengguna menambahkan efek khusus pada foto maupun video yang Anda rekam. Saking menariknya fitur tersebut, One Direction memutuskan untuk menggunakannya sebagai media pemasaran album kelima mereka, 'Made In The A.M'. Pada video Snapchat ini, terlihat Harry, Niall, Louis, dan Liam tengah membagikan bocoran judul lagu. Kelihatannya, mereka mengambil video tersebut di sela-sela acara tour 'On The Road Again'. Di sana nampak Harry tak terlalu banyak bicara, justru Niall, Louis, dan Liam yang terlihat memanfaatkan fitur Lenses untuk menyebutkan beberapa judul lagu terbaru. Album kelimanya ini terdiri dari 17 lagu yang rencananya akan diluncurkan pada tanggal 13 November 2015. Berikut ke-17 judul lagu yang terdapat pada album 'Made In The A.M'. 1. 'Hey Angel' 2. 'Drag Me Down' 3. 'Perfect' 4. 'Infinity' 5. 'End Of The Day' 6. 'If I Could Fly 7. 'Long Way Down' 8. 'Never Enough' 9. 'Olivia' 10. 'What A Feeling' 11. 'Love You, Goodbye' 12. 'I Want To Write You A Song' 13. 'History' 14. 'Temporary Fix' 15. 'Walking In The Wind' 16. 'Wolves' 17. 'A.M.'
  3. Pemasaran pada dasarnya adalah suatu proses perpindahan barang maupun jasa dari seorang produsen ke tangan para konsumen. Pemasaran produk merupakan segala proses sosial manajerial dimana seorang individu dan kelompok memperoleh kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan serta bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lainnya. Konsep Dasar Manajemen Pemasaran Pentingnya pemasaran dalam proses kegiatan usaha sudah meningkat selama bertahun-tahun. Akan tetapi, pada jaman sekarang ini produsen harus memperhatikan kebutuhan dan tuntutan dari konsumen. Oleh sebab itu, penting bagi Anda para produsen untuk mengetahui beberapa konsep dasarmanajemen pemasaran untuk mengetahui barang apa yang akan diproduksi dan berapa banyak jumlah yang akan diproduksi. 1. Konsep Produksi Konsep ini mengatur tentang bagaimana caranya supaya konsumen bisa menyukai produk yang banyak tersedia di pasaran dengan harga yang murah. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan cara mengerahkan segenap upaya untuk bisa mencapai efisiensi produk tinggi serta distribusi yang luas. Tugas manajemen disini adalah memproduksi barang sebanyak mungkin, karena para konsumen dianggap bisa menerima produk yang tersedia secara luas dengan daya beli mereka. 2. Konsep Produk Perlu Anda ingat sebagai seorang produsen bahwa seorang konsumen mengetahui tentang kualitas produk. Konsumen akan menyukai produk yang menawarkan sebuah mutu, performansi dan ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen disini yaitu membuat produk yang berkualitas, karena semua konsumen dianggap menyukai produk-produk yang berkualitas tinggi dalam hal penampilan serta ciri-ciri terbaik lainnya. 3. Konsep Penjualan Menjual produk merupakan salah satu pekerjaan yang paling sulit dilakukan dalam hal bisnis. Anda mungkin bisa menghasilkan produk, pasar dan juga beriklan. Namun, untuk membuat konsumen membeli dan membayar produk Anda adalah tugas yang berat. Oleh sebab itu, jiwa dari melakukan sebuah bisnis terletak pada promosi penjualan yang kuat. Saat konsumen melihat produk Anda, maka apakah konsumen akan berpikir untuk membelinya atau tidak. Karena itulah harus diterapkan penjualan dengan metode promosi yang berbeda-beda untuk menaikkan omset dan memperoleh keuntungan. 4. Konsep Pemasaran Dalam konsep ini Anda harus mengingat bahwa konsumen adalah raja. Strategi yang harus diterapkan harus fokus sepenuhnya agar konsumen merasa penting dan juga istimewa. Produk harus dipasarkan dengan sedemikian rupa sehingga para konsumen merasa bahwa produk tersebut telah dibuat khusus untuk mereka. Dengan begitu Anda akan memperoleh loyalitas pelanggan dan mereka pun akan mempunyai kepuasan untuk mendapatkan produk yang sangat baik. 5. Konsep Pemasaran Kemasyarakatan Untuk membuat produk yang Anda jual mempunyai keunggulan dibandingkan dengan produk lain dan berada di sisi yang lebih aman, maka Anda harus fokus bahwa produk Anda akan memiliki tempat khusus bagi konsumen. Kesejahteraan masyarakat masuk ke dalam daftar tujuan produksi. Selanjutnya diikuti dengan kepuasan konsumen dan keuntungan perusahaan. Hal itu merupakan urutan yang harus dipelihara serta diperhatikan melalui strategi pemasaran. Demikianlah informasi mengenai beberapa konsep dasar manajemen pemasaran yang banyak diikuti oleh hampir semua pelaku bisnis. Semoga bermanfaat! Sumber: Bisnisukm.com
  4. Selain untuk bertransaksi, email juga bisa difungsikan sebagai media untuk meningkatkan penjualan suatu produk. Email marketing bagi seorang pebisnis online adalah salah satu cara untuk mendapatkan konsumen secara direct to person yang lebih terfokus. Selain itu, email marketing juga bisa menjaga keterhubungan dari seorang pebisnis dengan klien nya. Lalu bagaimana cara menulis email yang efektif bagi para konsumen Anda? simak tipsnya di bawah ini. 1. Hanya Memberikan Informasi yang Benar – Benar Menarik Membombardir seseorang dengan email setiap hari tanpa henti tidak akan membuat seseorang menjadi tertarik dengan produk Anda. Yang terjadi adalah kebosanan dan akan menjadi muak jika hal tersebut tidak Anda hentikan. Memberikan sesuatu yang menarik, meskipun jarang, itu lebih efektif dan bisa mencuri perhatian dari calon konsumen kita. Meskipun mungkin tidak akan langsung membuat calon konsumen melakukan transaksi dengan Anda, namun respon yang baik tentu akan sangat bermanfaat untuk membangun image brand Anda di masa depan. 2. Starting Point Dalam Kalimat yang Mengundang Anda harus pandai memanfaatkan kalimat yang baik dan bagus. Artinya bisa membuat menarik calon klien Anda. Kesempatan untuk menarik perhatian klien hanya singkat, jadi jika kesempatan yang hanya sebentar itu tidak Anda manfaatkan dengan baik maka email marketing Anda akan sia – sia. Buatlah kata – kata yang menghipnotis dan mengundang calon klien ingin membaca keseluruhan email Anda dan letakkan pada kalimat pertama. Pastikan Anda membangkitkan dan melibatkan mereka dengan sesuatu yang membuat mereka ingin membaca seluruh email. 3. Sedikit Informal Akan Terasa Lebih Hangat Meskipun bisnis yang Anda jalankan adalah sebuah keseriusan yang bersifat formal, namun jika Anda terlalu formal dalam sebuah email maka akan terlihat sedikit aneh. Sedikit informal bukan berarti tidak serius atau menghilangkan kewibawaan dari produk Anda. Ejaan yang terbaca santai akan membuat klien Anda menjadi nyaman dan hangat dengan Anda. Penempatan ejaan informal yang tepat bisa sangat bermanfaat untuk bisnis Anda. Perhatikan klien yang sedang Anda hubungi. Salam santai dengan sapaan “Hi Andi”, “Halo Andi” akan lebih membuat klien terasa semakin bersahabat dan nyaman. 4. Jadikan Email Lebih Personal Jadikan tulisan dalam email Anda sedekat mungkin dengan klien. Jangan sampai klien Anda merasa email marketing yang ia dapatkan adalah sama saja dengan email – email yang lain yang dikirim oleh seseorang. Anda bisa membuat lebih dekat dengan menanyakan kabar, keadaan atau sekedar menyebut nama nya. Buatlah konsumen merasa bahwa hanya dialah yang mendapatkan email satu – satunya, namun jangan berbohong. Dengan hal tersebut, klien merasa lebih tersanjung dan dihormat dengan email Anda. Jika mereka sudah merasa tersanjung, maka selanjutnya tergantung strategi Anda untuk menggaet nya. 5. Lakukan Follow Up Dengan Tepat Lakukan follow up, artinya adalah jangan hanya sekedar mengirim kan email saja tanpa ada tindakan lebih lanjut. Sering ini terjadi pada kita dan para pelaku bisnis online, mereka hanya rajin mengirimkan email marketing namun tanpa ada tindak lanjut yang serius. Hanya karena tidak mendapatkan sebuah respon pada email pertama, Anda lantas tidak melanjutkannya. Sebuah tindak lanjut yang serius bisa membuat klien semakin yakin atas bisnis Anda. Ketika tidak tindak lanjut sekali saja terhadap konsumen atau klien, maka nilai kredibilitas Anda akan jatuh secara drastis.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy