Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'pedas'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
    • Computer
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Orang Indonesia dikenal sangat suka makanan pedas dengan menggunakan cabai. Cita rasa pedas pada makanan umumnya mampu meningkatkan nafsu makan. Selain itu, makanan pedas membantu menurunkan berat badan, penyakit jantung, bahkan Depresi. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal, orang yang makan makanan pedas enam sampai tujuh hari per minggu menunjukkan pengurangan risiko relatif 14 persen dalam kematian total. Itu artinya, diet dengan beberapa capcaisin berdampak baik bagi kesehatan. Capcaisin merupakan senyawa dalam cabai yang memberikan rasa terbakar dapat memperpanjang hidup. Namun, di balik nikmatnya makanan rasa pedas terdapat beberapa risiko yang membahayakan kesehatan tubuh. Apalagi, bila terlalu banyak makan makanan yang super pedas tanpa ada batasan. Menurut sebuah penelitian ilmiah, capcaisin yang dikonsumsi secara berlebihan dapat mengiritasi lapisan organ pencernaan. Salah satu efek yang paling umum yaitu sakit perut atau diare. Menurut laman Healthline, gejala lain yang dihasilkan dari terlalu banyak mengonsumsi capsaicin yaitu mual dan muntah. Ada baiknya untuk menghindarinya jika sensitif terhadap makanan pedas. Rebecca Tung, MD, seorang dokter kulit yang berbasis di Florida mengatakan kepada Allure, makanan pedas dapat menyebabkan orang berjerawat. Bahkan, bisa menimbulkan permasalahan kulit yang cukup parah, seperti eksim. Susah Tidur "Ketika makanan pedas menyebabkan peradangan di usus. Mulai dari sakit perut, refluks asam, atau gejala lainnya. Terkadang peradangan ini juga dapat terlihat pada kulit yang memerah, berjerawat, atau bahkan eksim," ujarnya. Ia menambahkan, jika makanan tertentu menjadi penyebabnya, dokter kulit mungkin menyarankan seseorang untuk membuat buku harian makanan. Tujuannya untuk menentukan penyebab utamanya. Selain menyebabkan jerawat, menyukai makanan super pedas juga bisa membuat manusia menjadi insomnia. Itu mengapa kita perlu membatasi makan cabai pada saat makan malam. "Makanan pedas dan asam dapat mematikan upaya tidur karena menyebabkan mulas," ujar para ahli kesehatan di WebMD. Mereka menambahkan, mulas sangat bermasalah bagi orang-orang dengan penyakit refluks gastroesofageal. Istilah yang lebih sering dikenal adalah GERD atau refluks asam. Banyak ahli kesehatan terkemuka tidak menyarankan makan makanan pedas mendekati waktu tidur. Apalagi, Anda langsung berbaring setelah makan yang justru dapat memperburuk ketidaknyamanan di perut. Iritasi Tenggorokan Para ahli kesehatan di The Mayo Clinic, makan terlalu banyak makanan pedas merupakan salah satu hal yang bisa mengiritasi tenggorokan. Bahayanya lagi, seseorang bisa menderita refluks asam. "Sesuatu yang biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan pedas dapat menyebabkan muntah, rasa sakit, bengkak, dan 'suara kuda yang teredam',”"jelas para ahli. Menurut Barry Green, Ph.D., dari John B. Pierce Laboratory di New Haven, Connecticut, AS, menyantap beberapa makanan pedas berpotensi memiliki risiko kesehatan. "Makanan pedas merangsang reseptor di kulit yang biasanya merespons panas," jelasnya kepada Scientific American. Ia menambahkan, reseptor tersebut adalah serat nyeri yang secara teknis dikenal sebagai nosiseptor polimodal. Mereka merespons suhu ekstrem dan stimulasi mekanis yang intens seperti mencubit dan memotong. Mereka juga merespons pengaruh kimia tertentu. Sistem saraf pusat dapat dikacaukan atau dibodohi ketika rasa sakit ini dirangsang oleh bahan kimia, seperti di cabai yang memicu respons saraf yang ambigu.
  2. Udang bisa diolah menjadi berbagai varian menu lezat. Ada banyak cara untuk mengolahnya. Salah satunya adalah mengolahnya jadi udang mentega pedas. Seperti resep berikut ini. Bahan-Bahan 500 gram udang 1 sdm minyak zaitun 30 gram mentega 4 siung bawang putih, cincang halus 1 sdt cabai kering bubuk (atau sesuai selera) 2 sdm air perasan jeruk lemon 1/4 sdt garam 1/4 sdt lada bubuk daun parsley cincang (secukupnya) Cara Membuat Kuliti udang, sisihkan. Panaskan minyak zaitun dan mentega di wajan. Tumis bawang putih dan cabai kering bubuk. Masukkan udang dan tumis selama sekitar 3 menit. Tambahkan air perasan jeruk lemon, garam, dan lada bubuk. Masukkan daun parsley cincang. Aduk rata dan masak hingga matang.
×
×
  • Create New...