Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'pasien'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 3 results

  1. Seorang pasien Pasien RS Jiwa membeli makanan di KFC. Dia pun berkata kepada pelayan yang cantik. Hukakaakaka, Like yaaa
  2. Para periset di Universitas Toronto belum lama ini berhasil mengembangkan teknologi untuk membuat kulit pengganti yang dikembangkan dari sel kulit pasien sendiri. Teknologi berbentuk printer semacam printer 3D ini bahkan bisa “mencetak” folikel rambut dan kelenjar keringat. Hal ini menjanjikan penyembuhan bagi para pasien luka bakar yang kehilangan kulitnya. Produk yang diberi nama PrintAlive Bioprinter ini mampu menghasilkan jaringan kulit yang sama dengan aslinya dan berukuran cukup besar, yang bisa dipakai untuk memulihkan pasien luka bakar dan pasien lain dengan luka di kulitnya. Bersamaan dengan pembuatan sel kulit, produk ini juga akan menghasilkan folikel (kantong kelenjar) rambut, kelenjar keringat, dan aneka unsur kulit, sehingga menyediakan kulit cangkokan siap pakai bagi para pasien yang mengalami luka bakar. Dan karena menggunakan sel yang berasal dari pasien sendiri, kulit cangkokan ini tidak akan mengalami penolakan dari tubuh. Hal ini sekaligus juga akan meniadakan keperluan kulit donor sebagaimana lazimnya saat ini. PrintAlive Bioprinter 3D menghasilkan jaringan kulit dengan cara menempatkan sel pasien bersama denganbiomaterial lain di atas micro-device, yang lalu akan “mendorongnya” melewati beberapa kanal. Biomaterial ini lalu akan bercampur, menyebabkan timbulnya reaksi kimia yang membentuk “mosaic hydrogel“, sebuah substansi berbentuk lembaran yang menyerupai pertumbuhan sel dalam jaringan hidup. Hydrogel ini akan memungkinkan berbagai sel kulit ditumbuhkan dalam pola yang tepat dan terkontrol. Lembaran mosaic hydrogel akan dikumpulkan dalam sebuah alat semacam drum, yang memungkinkan pembentukan lapisan saat drum ini berputar, sehingga menghasilkan jaringan 3D yang hidup dan berkembang. PrintAlive Bioprinter sedang memasuki tahap produksi komersial oleh MaRS Innovations bekerja sama dengan Departemen Inovasi dan Kemitraan Universitas Toronto. Lab universitas ini sendiri dilaporkan telah mendaftarkan dua paten atas perangkat tersebut.
  3. Perawat sadis ini bahkan dikabarkan melakukan selfie dengan salah satu korbannya. Persepsi publik terhadap perawat yang selama ini dianggap pribadi baik hati langsung berubah seketika jika menyebut nama Daniel Poggiali. Bagaimana tidak, perawat asal Italia ini tega membunuh 38 pasien yang dirawatnya. Lebih memilukan lagi, Poggiali tega membunuh hanya karena alasan pasiennya itu menjengkelkan. Koran Italia Corriere di Bologna melaporkan aparat polisi akhirnya menciduk perawat berusia 42 tahun ini pada Jumat (10 Oktober 2014) dengan tuduhan pembunuhan,. Polisi mulai menaruh curiga kepada Poggiali setelah menyelidiki kematian Rosa Calderoni, 78 tahun, ungkap The Independent melaporkan melalui terjemahan koran Italia Libero Quotidiano. Calderoni dirawat di rumah sakit di kota Lugo dengan penyakit yang berhubungan dengan diabetes dan beberapa lama kemudian dia meninggal. Setelah diselidiki, pihak polisi yakin Calderoni meninggal karena mendapat suntikan fatal yang mengandung kalium klorida. Jaksa mengatakan bahwa penyelidikan berlangsung alot karena kalium klorida memudar dalam aliran darah setelah beberapa hari, sehingga sulit untuk dideteksi. Kematian Calderoni ini terjadi ketika Poggiali sedang bertugas. Dan dari hasil investigasi ditemukan bahwa 37 pasien lain juga meninggal secara misterius pada saat Poggiali sedang bertugas. Pihak berwenang kemudian menduga bahwa Poggiali telah membunuh mereka semua karena ia berpikir bahwa mereka atau keluarga mereka menjengkelkan. Polisi juga menemukan foto selfie Poggiali yang sedang mengacungkan jempol bawah di samping mayat pasiennya, New York Post melaporkan. Dia kemungkinan akan menghadapi tuntutan tambahan karena tidak menghormati orang yang sudah meninggal. (berbagai sumber)
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy