Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'pandemi'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 3 results

  1. Lebih dari 5000 pesawat komersial di seluruh dunia dalam kondisi menganggur. Pandemi telah membawa keruntuhan bisnis perjalanan udara, sekitar seperempat jet komersial di dunia akhirnya menganggur - mangkal di bandara dan hanggar, sementara para pemiliknya sudah memutuskan apa yang harus mereka lakukan. Sebagian dari pesawat itu tidak akan kembali mengudara. "Para pemilik tidak ingin membayar biaya parkir, dan penyimpangan untuk pesawat mereka," kata James Cobbold, direktur Willis Leaser, perusahaan penyewaan mesin global. "Mereka membutuhkannya untuk dioperasikan, atau dengan cara di luar pembukuan, yang berarti menjual suku cadangannya ke pedagang dengan cara dibongkar." Rob Morris, adalah kepala konsultan global di Ascend by Cirium, sebuah perusahaan penerbangan dan analisis data. Ia mengatakan terdapat 5.467 pesawat jet penumpang komersial di tempat penyimpanan pada bulan Juli, setara dengan seperempat dari jumlah global. Rasio penyimpanan pesawat ini turun 35% dari jumlah global pada akhir Februari 2021, dan secara signifikan turun 64% dibandingkan pada saat pandemi berlangsung di akhir Akhir 2020. Namun demikian, masih ada jumlah besar pesawat yang terparkir di hanggar, dan di landasan terbang di seluruh dunia. Kondisinya sangat bervariasi, ada yang masih lengkap, sampai benar-benar dipreteli, dan bagian-bagiannya yang tersebar di landasan. Salah satu lokasi tersebut ada di Bandara Cotswold dekat Cirencester di Gloucestershire, dan garasi Air Salvage International, sebuah perusahaan khusus untuk pembongkaran pesawat. Puluhan pesawat terparkir di Bandara Cotswold - sebagian sudah tak akan mengudara. Bradley Gregory, direktur manajer di Skyline Aero, pemasok suku cadang pesawat, dan bagian dari grup Air Salvage International, menjelaskan ada tiga skenario utama saat sebuah pesawat dalam kondisi tak layak terbang dan dikirim ke fasilitas mereka. Skenario paling ringan adalah mempertahankan kondisinya tetap layak terbang, dengan melakukan pemeriksaan pra-terbang yang dibutuhkan agar bisa kembali mengudara. Skenario kedua, memasukkan pesawat ke tempat penyimpanan dengan jangka-panjang, di mana mesinnya dicopot, dan perawatan dengan intensitas yang dikurangi dari sebelumnya. Skenario terakhir adalah pembongkaran atau "part out" di mana pesawat dibawa ke fasilitas untuk dibongkar. Mesinnya, dan suku cadang lainnya dicopot agar bisa digunakan untuk pesawat lain, atau didaur ulang. "Sekitar 75-80% pesawat terbang tiba dalam 12 bulan terakhir, masuk ke dalam tempat penyimpangan, tanpa rencana yang segera dari pemiliknya," jelas Gregory. Saat ini, terdapat 29 pesawat di tempat penyimpanan; 14 menunggu pembongkaran, dan enam dalam proses pembongkaran dan menunggu untuk dibuang. Secara global, pada 2020, sebanyak 449 pesawat dikirim untuk dibongkar. Jumlahnya lebih sedikit dari 2019, yaitu 508 pesawat, menurut Cirium. Dalam sejumlah kasus lebih dari 1.000 suku cadang dari sebuah pesawat masih bisa digunakan kembali. Perhatian lebih mengacu tahap akhir masa pakai jet penumpang, karena industri ini berusaha untuk lebih ramah lingkungan dan keberlanjutan, dalam menghadapi meningkatnya pemanasan global. "Banyak suku cadang yang bisa digunakan kembali, tergantung dari jenis dan model pesawatnya," kata Gregory. "Jumlah suku cadang yang dicopot ada sekitar 200 dari model lama dengan komponen yang kurang diinginkan, hingga 1.200 komponen pada model yang lebih baru, terkadang jumlahnya lebih dari itu." Selain mesin, komponen yang masih berguna lainnya termasuk instrumen roda pesawat, rem, instrumen penerbangan di kokpit, dan bahkan ban. "Ratusan suku cadang dari sebuah pesawat bisa didapatkan melalui kunjungan bengkel reparasi, dan selama mereka memiliki sertifikat ulang, dan tidak rusak dalam reparasi, ini bisa digunakan pada pesawat lainnya," katanya. Asosiasi Daur Ulang Armada Pesawat (AFRA) juga mengambil peran di dalam hal ini. Sejumlah perusahaan besar, termasuk mereka yang terlibat dalam pembongkaran diaudit oleh asosiasi. Mereka dipantau dengan ketat untuk memastikan mengikuti praktik manajemen yang baik. Di tengah tingginya jumlah dan suku cadang yang bisa didaur ulang, dan digunakan kembali, tantangan lainnya masih tetap ada. Bagian dalam kabin sulit untuk didaur ulang dan kebanyakan dibuang. "Hal yang benar-benar tak bisa didaur ulang secara fisik saat ini adalah bagian dalam kabin, karena ini terbuat dari campuran plastik," jelas Cobbold. "Jadi, jika kita harus membongkar badan pesawat atau bagian-bagiannya, dan bagian dalam kabin tidak termasuk, ini menjadi material yang akan bermuara ke tempat pembuangan sampah," katanya kepada saya. Mike Corne of eCube Solutions, perusahaan lain yang menangani pesawat akhir masa pakai, mengatakan daur ulang pesawat kemungkinan akan jadi lebih menantang karena pesawat model baru menggunakan bahan komposit, di mana ini sulit untuk diproses. "Saat ini tak ada cara yang hemat biaya untuk mendaur ulang serat karbon," jelasnya. Dia mengatakan akan banyak biaya yang dikeluarkan untuk investasi menemukan cara mendaur ulang material seperti itu, dan mungkin, di masa depan, serat karbon akan bisa digunakan kembali. Morris dari Cirium memperkirakan bahwa jumlah pesawat yang terparkir di tempat penyimpanan akan meningkat dari 5.467 unit di bulan Juli menjadi 6.120 unit di akhir tahun. Perusahaan maskapai penerbangan masih menanti kepastian adanya peningkatan permintaan dari pasar di tengah pandemi. Gregory dari Skyline Aero baru-baru ini menerima permintaan untuk membongkar tiga pesawat, hal yang menunjukkan permintaan pasar untuk penerbangan masih lemah. "Permintaan mulai meningkat, tapi tidak serta merta meningkatkan banyak daya tarik yang saya kira banyak diharapkan," jelasnya. Jika lebih banyak pesawat dialokasikan untuk dibongkar maka industri daur ulang akan siap bekerja. "Pada saat ini kami bisa mendaur ulang antara 92-99% sebuah pesawat, melalui proses daur ulang alami atau perputaran ekonomi," kata Cobbold. "Saya tidak berpikir orang-orang di luar industri penerbangan memahami seberapa tinggi itu, dan seberapa kreatif sektor yang berhubungan akhir masa pakai dengan industri penerbangan."
  2. Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto meminta seluruh pihak tetap kompak dalam menghadapi pandemi Covid-19. Sebab saat ini varian virus delta semakin meresahkan dan dibutuhkan kerja sama seluruh pihak. "Kita harus sangat-sangat waspada dan untuk itu kita harus sangat kompak, untuk itu kita harus meninggalkan perasaan perbedaan pandangan, kita harus tinggalan perbedaan-perbedaan, kita jangan menghujat siapa pun, mengkritik dengan baik, tapi tolong kita harus mencapai atau membangun suatu ketenangan, kekompakan," katanya dalam diskusi virtual, Jumat (9/7/2021). Dia pun optimis Indonesia bisa menghadapi pandemi Covid-19 saat ini. Prabowo juga meminta masyarakat agar tidak panik. Kuncinya yaitu mengurangi mobilitas. "Kita optimis, jangan panik, bahaya ini bisa kita atasi. Tapi tentunya kita harus disiplin salah satunya mengurangi mobilitas yang tidak perlu sekali," jelasnya. Patuhi Aturan Prabowo juga meminta agar masyarakat patuh aturan pemerintah. Serta berperan untuk menangani pandemi saat ini. "Jadi benar-benar harus patuh pemerintah, ambil peran serta dan menyampaikan masalah dengan baik, jangan mencari masalah lagi menghadapi tantangan dan kesulitan," tutupnya.
  3. Pandemi Covid-19 membuat banyak karyawan semakin stres untuk bisa mengharapkan lebih banyak hal dari tempat kerja, termasuk kenaikan gaji. Tetapi menurut sebuah survei terbaru dari agen kepegawaian Robert Half menunjukkan, 86 persen manajer senior lebih memungkinkan untuk menegosiasikan gaji kepada karyawan baru. “Meskipun dia terkejut dengan angka ini, dia menyadari bahwa banyak pemimpin perusahaan yang khawatir akan kehilangan talenta terbaik mereka di tengah Covid-19 ini,” ujar Paul McDonald, Direktur Eksekutif Senior Robert half. Faktanya, 88 persen dari 2.800 manajer senior AS yang disurvei mengatakan, mereka khawatir tentang kemampuan perusahaan untuk mempertahankan dan menarik staf yang berharga. Sementara 47 persen mengatakan mereka sangat khawatir. “Para profesional yang memiliki keterampilan yang sesuai dengan permintaan mengetahui bahwa mereka masih memiliki pilihan dan pemberi kerja menyadari mereka perlu untuk menawarkan gaji yang kompetitif untuk menarik dan mengamankan kandidat terbaik,” ujarnya. McDonald, bersama dengan pelatih karir Ariel Lopez menawarkan 4 tips bernegosiasi untuk mendapatkan lebih banyak fasilitas selama pandemi: 1. Riset gaji sektor Anda bekerja Anda perlu untuk mempersenjatai diri dengan data yang benar yang membuktikan bahwa uang yang diminta berada dalam kisaran posisi industri. Selain itu Anda dapat menggunakan panduan gaji online untuk mengetahiu tren gaji untuk posisi, keterampilan, pengalaman dan lokasi bekerja. Bernegosiasilah dengan cerdas, jangan muncul dengan angka yang aneh karena menurut Sebagian besar perusahaan akan menjadi lebih konservatif 2. Selalu beri angka kisaran Anda harus selalu memasuki negosiasi gaji dengan memberikan kisaran berapa banyak yang ingin Anda hasilkan, bukan angka pastinya. Dengan memberikan rentang yang jelas maka akan lebih banyak fleksibilitas tentang berapa banyak yang mungkin ditawarkan oleh pemberi kerja. 3. Minta jadwal khusus saat negosiasi Jika atasan Anda saat ini memberitahukan bahwa tidak dapat menaikkan gaji karena alasan anggaran, maka dapat menanyakan kapan waktu yang tepat untuk menjadwalkan percakapan lanjutan. Dalam pertemuan tersebut, Anda dapat membahaslah poin-poin konkret yang membuktikan mengapa bermanfaat bagi perusahaan sehingga pantas mendapatkan lebih banyak uang. Bicarakanlah semua yang telah dicapai dan lakukan sejak Anda bekerja. Dengan merinci pencapaian dan tanggung jawab yang diperoleh maka akan memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana operasi bisnis akan menderita jika Anda pergi. Sehingga pada akhirnya, ketika Anda membuat kasus bisnis untuk nilai di perusahaan, organisasi tersebut akan menyadari bahwa lebih mudah untuk mempertahankan Anda daripada mempekerjakan, melatih dan membayar gaji penuh orang lain untuk menggantikan Anda. 4. Bersikaplah terbuka saat bernegosiasi Jika pemberi kerja tidak dapat menawarkan lebih banyak gaji, maka Anda juga harus mempertimbangkan untuk menegosiasikan tunjangan lain di luar gaji yang akan meningkatkan pengalaman kerja saat ini. Negosiasi dapat berupa kompensasi dalma hal gaji pokok dan bonus, tetapi juga dapat mencakup manfaat dan tunjangan non moneter. Meskipun masuk ke dalam aktegori non moneter, tetapi mereka benar-benar berubah menjadi pengeluaran untuk organisasi Anda.
×
×
  • Create New...