Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'nintendo'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 8 results

  1. Sekitar dua bulan lalu, Nintendo mengonfirmasi layanan online untuk konsol gim Wii U dan 3DS mereka, yakni Nintendo Network ID (NNID) diretas oleh orang tak dikenal. Alhasil, ada sekitar 160 ribu akun pengguna Nintendo yang dibobol dan informasi mereka terancam bocor di internet. Namun, kabar terkini menyebutkan angka akun NNID yang dibobol lebih tinggi dari pernyataan awal perusahaan asal Jepang tersebut. Total akun Nintendo yang diretas pada April 2020 mencapai 300 ribu setelah diinvestigasi lebih lanjut lagi. Ini berarti, sejak April hingga Juni saat ini ada penambahan sekitar 140 ribu akun diketahui dibobol oleh hacker. Perusahaan juga menyatakan, saat ini sudah mengambil langkah keamanan tambahan agar aksi serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. "Hanya segelintir akun yang dibobol dipakai pelaku peretasan untuk pembelian di dalam gim, dan saat ini proses pengembalian uang kepada pelanggan hampir selesai," ucap Nintendo. Bisa Belanja di Dalam Gim Informasi, NNID merupakan layanan online yang dibuat untuk 3DS dan Wii U dimana pengguna dari kedua platform gim tersebut untuk download konten dan hubungkan konsol mereka ke sistem pembayaran digital. Meski sudah membuat sistem baru untuk digunakan di konsol anyar mereka Nintendo Switch, pengguna 3DS dan Wii U masih dapat menautkan akun mereka. Ini berarti hacker belanja di toko My Nintendo dan Nintendo eShop menggunakan uang virtual atau uang dari layanan PayPal milik korban yang telah terhubung dengan akun. Tak hanya itu, informasi nickname, tanggal lahir, dan alamat email korban pun terancam disebar di dunia maya. Pengguna Tak Sadar Aksi Peretasan Kabar aksi peretasan akun Nintendo ini pertama kali dilaporkan oleh pemilik Nintendoite, Pixelpar. Dikutip dari BGR, Rabu (22/4/2020), dia mendapati ada pihak yang tak dikenal yang berusaha menggunakan akun Nintendo miliknya. Ia mengatakan, password akun Nintendo miliknya menggunakan kata unik dan PC-nya tidak diretas.
  2. black_zombie

    Pakai APD Terkece

    Njir keren banget
  3. Akhirnya Nintendo mengungkapkan identitas Nintendo NX yang selama ini masih menjadi kode nama untuk platform game baru mereka. Sambut Nintendo Switch, konsol game terbarunya yang sekaligus juga bisa dibawa kemana-mana sebagai mesin game portable (handheld). Konsol game hybrid ini bakal dirilis Maret 2017 mendatang. Berikut penjelasan resmi Nintendo:
  4. Nintendo yang merupakan pemain utama dalam dunia konsol game di masa lalu, terbilang terlambat dalam memasuki dunia mobile, di mana sampai sekarang mereka belum merilis game satupun untuk perangkat mobile baik Android maupun iOS. Namun kabar baiknya akhirnya mereka telah mengumumkan game pertama mereka yang akan meluncur bulan Maret 2016, yang tertunda dari rencana awal untuk merilis pada akhir tahun 2015 ini. Game ini bukan game seperti Mario Bross atau petualangan tapi jenis game social networking Miimoto (dalam bahasa jepang artinya adalah teman saya) yang dapat dimainkan secara gratis. Namun infonya Nintendo juga akan merilis 4 game lain di bulan Maret 2017 yang terbilang periode cukup lama untuk menyusul game sebelumnya. Pemain game Miimoto ini dapat mengkustomisasi avatar mereka yang akan digunakan untuk berinteraksi dengan pemain lainnya, dan akan ada fasilitas untuk membeli add on bagi avatar tersebut. Memang informasi game ini dirasa kurang menarik bagi para pecinta game karena sepertinya tidak menghadirkan game yang istimewa atau menjanjikan kelebihan atau keunikan yang menarik, tapi kita lihat saja nanti seperti apa saat diluncurkan. Dan konsep game ini sepertinya inkarnasi dari game Tomodhaci Life yang telah hadir di platform Nintendo 3DS. Perlu diketahui bahwa game ini tidak dibuat oleh Nintendo sendiri, tapi merupakan hasil kerja sama dengan DENA.
  5. Satoru Iwata, yang memimpin perusahaan permainan video Jepang Nintendo Co. melalui tahun-tahun penuh pertumbuhan dengan waralaba Pokemon dan Super Mario, meninggal dunia pada akhir pekan karena tumor di saluran empedu, menurut perusahaan tersebut Senin (13/7). Iwada berusia 55 tahun. Pernyataan dukacita memenuhi Twitter untuk Iwata, sebagai seseorang yang mengukir warisan hiburan. Para penggemarnya berterima kasih atas kenangan masa kecil dan karena telah menyatukan keluarga. "Ia tidak hanya menciptakan teknologi. Ia menciptakan seluruh budaya," ujar Nobuyuki Hayashi, konsultan dan ahli teknologi. "Bukan hanya produk konsumen yang ia hasilkan. Ia membawa orang-orang ke sesuatu yang abadi, apa yang orang ingat dari sejak mereka kecil. Ia sungguh spesial." Iwata, yang menjabat presiden sejak 2002, meninggal Sabtu di rumah sakit Kyoto University. Ia tidak pernah terlihat lagi dalam acara-acara permainan, seperti E3 di Los Angeles, padahal biasanya ia aktif terlibat. Iwata memimpin perkembangan Nintendo menjadi perusahaan global, dengan produk populernya konsol rumah Wii dan DS, serta melalui masa-masa sulit akibat popularitas ponsel. Penggantinya belum diumumkan, namun perusahaan mengatakan perancang permainan ternama, Shigeru Miyamaoto, akan tetap ada dalam tim kepemimpinan bersama Genyo Takeda, yang juga ada di bidang pengembangan permainan.
  6. Nintendo akan menghadirkan game di perangkat ponsel pintar Ketimbang Sega, Nintendo merupakan perusahaan game yang masih alergi untuk memasukkan game kreasinya ke platform mobile seperti Android atau iOS. Padahal di tengah lesunya penjualan konsol mereka, hal tersebut sebetulnya jalan yang paling logis. Seiring waktu, akhirnya Nintendo sadar juga. Mereka akhirnya membuka diri untuk mengembangkan game untuk ponsel pintar seperti iOS dan Android. Walaupun sepertinya masih setengah hati untuk terjun ke bisnis ini. Seperti diungkapkan Engadget, Nintendo menggandeng pengembang bernama DeNA. Di negara Jepang, DeNA merupakan developer game besar yang mempunyai penggemar cukup banyak. Keduanya akan berkolaborasi mengembangkan game baru di smart device. Memang benar, penggemar Super Mario Bros, Donkey Kong atau Legend of Zelda tidak akan menemukan karakter game legendaris ini di platform Android atau iOS. Karena memang mereka ingin membuat game yang benar-benar baru. "Game original hanya dioptimalkan untuk perangkat pintar, daripada memporting game yang khusus dibuat untuk konsol Wii U atau Nintendo 3DS," kata pihak Nintendo, memberikan alasan. Dengan penegasan ini, besar kemungkinan game bergaya puzzle dan ringan seperti Candy Rush yang akan coba dijajal oleh Nintendo sebagai permulaan. Lebih dari itu, Nintendo juga menghembuskan harapan soal konsol game terbaru setelah Nintendo Wii U terakhir dibuat. Presiden Nintendo Satoru Iwata menyebut NX sebagai kode nama konsol game terbarunya. Namun demikian, Iwata tak membeberkan detil dan bagaimana NX itu akan dihadirkan."Tunggu saja sampai tahun depan."
  7. Tak hanya bermain di industri game, Nintendo juga dikabarkan tengah mendalami bisnis alat kesehatan. Baru-baru ini Nintendo menguak rincian alat kesehatan pertamanya yang diberi nama QOL platform. QOL yang merupakan singkatan dari 'Quaity of Life' adalah sebuah alat sensor yang dapat memonitor dan menganalisa Anda ketika tidur. Dalam presentasinya, Nintendo mendeskripsikan QOL memiliki lima fitur 'non sensing' dan tidak perlu dipakai di tubuh, tanpa dioperasikan secara manual, tanpa menunggu, dan tanpa instalasi. Intinya adalah, perangkat ini dirancang untuk dapat bekerja sesuai kehendaknya, tanpa perlu banyak setelan. Perangkat QOL dirancang untuk memonitor pengguna selama tidur. Dengan menggunakan gelombang radio, perangkat ini akan membaca pergerakan pengguna, detak jantung, pernafasan serta tingkat kelelahan, dan mengirim data tesebut ke server untuk dianalisa. Sistem QOL juga akan tersambung ke perangkat pintar dan konsol game semacam Nintendo Wii U dan 3DS melalui cloud. Berbagai layanan yang dirancang untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup, melalui diet dan latihan sebagai contoh, nantinya akan menjadi bagian dari sistem QOL. Di awal tahun lalu, Presiden Nintendo, Satoru Iwata sempat mengumumkan jika perusahaannya berencana untuk memperluas bisnis ke pasar kesehatan awal tahun depan, dengan harapan ini dapat meningkatkan kualitas hidup melalui hiburan. "Mendefinisikan bisnis hiburan baru yang bertujuan untuk meningkatkan (kualitas hidup) menciptakan berbagai kemungkinan untuk masa depan, seperti 'belajar' dan 'gaya hidup. Namun, niat kami untuk menangani kesehatan adalah langkah awal kami," ujar Iwata ketika itu. Dalam penggarapannya, Nintendo bekerjasama dengan ResMed, perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang produksi peralatan medis.
  8. Siapa yang tidak kenal dengan Pokemon, Zelda, Donkey Kong, atau Super Mario yang akrab di telinga Anda, bahkan orang tua, saat masih anak-anak. Semuanya tadi adalah sedikit dari banyak produk video game Nintendo yang populer di seluruh dunia. Nintendo sebenarnya mulai masuk ke dunia game elektronik pada tahun 70-an.Saat pertama kali berdiri di Jepang pada tanggal 23 September 1889, Nintendo mengawali bisnisnya dengan membuat berbagai kartu, boneka untuk permainan, dan produk sejenis lainnya. Produksi masal Nintendo di Kyoto, Jepang dirintis pertama kali oleh seniman Jepang Fusajiro Yamauchi dengan hasil kreasinya playing card “Hanafuda” atau “Flower card”. Dunia industri permainan dan dunia elektronik mulai “dipertemukan” Nintendo di Jepang pada tahun 1970 dengan diluncurkannya seri senapan mainan "Beam Gun" yang bisa memancarkan cahaya untuk diarahkan ke suatu sasaran (photoelectric target). http://youtu.be/aTL7rWRnY38 Donkey King yang dirilis Nintendo di tahun 1981, menjadi gawe awal munculnya tokoh Mario yang melegenda. Pada era 80-an, Nintendo membuat game Donkey Kong hasil karya artis/seniman Shigeru Miyamoto. Di sinilah cikal bakal tukang kayu Mario yang awalnya disebut Jumpman. Muculnya nama Mario baru terjadi setelah Nintendo membuka kantor di AS dan terinspirasi sosok Mario Segali yang menyewakan lokasi bagi kantor tim di AS. Sejak itulah, lahir karakter Mario dengan topi merah dan slogannya “It'sa me, Mario!" yang sangat populer di seluruh dunia. Sejak itu, serangkaian video game populer lainnya juga dilahirkan Nintendo di era 80-an, seperti Excitebike, Metroid, The Legend of Zelda, dan Punch-Out!. Meski demikian, game Mario Bros-lah yang menjadi tonggak kesuksesan Nintendo hingga tiga dekade ke depan karena berhasil terjual hingga 40 juta kopi. Di era akhir tahun 80-an hingga awal tahun 2000-an, kesuksesan Nintendo terus berlanjut dengan dirilisnya video game Pokemon, dan game console portable, mulai dari Gameboy, Nintendo 64, Nintendo DS, hingga Wii yang ada sekarang ini. Kehadiran game di berbagai perangkat mobile, termasuk smartphone dan munculnya pesaing lain (Microsoft Xbox360 dan Sony PlayStation 3/4) beberapa tahun belakangan ini, sedikit banyak memberikan pengaruh (tantangan) tersendiri bagi Nintendo. Nintendo masu tidak mau harus dapat kembali menarik konsumennya (anak-anak dan game enthusiast) agar kembali membeli berbagai produk Nintendo.
×
×
  • Create New...