Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'negosiasi'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Pandemi Covid-19 membuat banyak karyawan semakin stres untuk bisa mengharapkan lebih banyak hal dari tempat kerja, termasuk kenaikan gaji. Tetapi menurut sebuah survei terbaru dari agen kepegawaian Robert Half menunjukkan, 86 persen manajer senior lebih memungkinkan untuk menegosiasikan gaji kepada karyawan baru. “Meskipun dia terkejut dengan angka ini, dia menyadari bahwa banyak pemimpin perusahaan yang khawatir akan kehilangan talenta terbaik mereka di tengah Covid-19 ini,” ujar Paul McDonald, Direktur Eksekutif Senior Robert half. Faktanya, 88 persen dari 2.800 manajer senior AS yang disurvei mengatakan, mereka khawatir tentang kemampuan perusahaan untuk mempertahankan dan menarik staf yang berharga. Sementara 47 persen mengatakan mereka sangat khawatir. “Para profesional yang memiliki keterampilan yang sesuai dengan permintaan mengetahui bahwa mereka masih memiliki pilihan dan pemberi kerja menyadari mereka perlu untuk menawarkan gaji yang kompetitif untuk menarik dan mengamankan kandidat terbaik,” ujarnya. McDonald, bersama dengan pelatih karir Ariel Lopez menawarkan 4 tips bernegosiasi untuk mendapatkan lebih banyak fasilitas selama pandemi: 1. Riset gaji sektor Anda bekerja Anda perlu untuk mempersenjatai diri dengan data yang benar yang membuktikan bahwa uang yang diminta berada dalam kisaran posisi industri. Selain itu Anda dapat menggunakan panduan gaji online untuk mengetahiu tren gaji untuk posisi, keterampilan, pengalaman dan lokasi bekerja. Bernegosiasilah dengan cerdas, jangan muncul dengan angka yang aneh karena menurut Sebagian besar perusahaan akan menjadi lebih konservatif 2. Selalu beri angka kisaran Anda harus selalu memasuki negosiasi gaji dengan memberikan kisaran berapa banyak yang ingin Anda hasilkan, bukan angka pastinya. Dengan memberikan rentang yang jelas maka akan lebih banyak fleksibilitas tentang berapa banyak yang mungkin ditawarkan oleh pemberi kerja. 3. Minta jadwal khusus saat negosiasi Jika atasan Anda saat ini memberitahukan bahwa tidak dapat menaikkan gaji karena alasan anggaran, maka dapat menanyakan kapan waktu yang tepat untuk menjadwalkan percakapan lanjutan. Dalam pertemuan tersebut, Anda dapat membahaslah poin-poin konkret yang membuktikan mengapa bermanfaat bagi perusahaan sehingga pantas mendapatkan lebih banyak uang. Bicarakanlah semua yang telah dicapai dan lakukan sejak Anda bekerja. Dengan merinci pencapaian dan tanggung jawab yang diperoleh maka akan memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana operasi bisnis akan menderita jika Anda pergi. Sehingga pada akhirnya, ketika Anda membuat kasus bisnis untuk nilai di perusahaan, organisasi tersebut akan menyadari bahwa lebih mudah untuk mempertahankan Anda daripada mempekerjakan, melatih dan membayar gaji penuh orang lain untuk menggantikan Anda. 4. Bersikaplah terbuka saat bernegosiasi Jika pemberi kerja tidak dapat menawarkan lebih banyak gaji, maka Anda juga harus mempertimbangkan untuk menegosiasikan tunjangan lain di luar gaji yang akan meningkatkan pengalaman kerja saat ini. Negosiasi dapat berupa kompensasi dalma hal gaji pokok dan bonus, tetapi juga dapat mencakup manfaat dan tunjangan non moneter. Meskipun masuk ke dalam aktegori non moneter, tetapi mereka benar-benar berubah menjadi pengeluaran untuk organisasi Anda.
  2. Negosiasi gaji Anda adalah hal yang sensitif dan banyak orang tidak ahli dalam hal tersebut, khususnya wanita. Sulit untuk mengetahui berapa gaji yang harus Anda terima dan lebih sulit lagi untuk melakukan tawar menawar gaji yang Anda inginkan. Ini dia tips jitu untuk negosiasi gaji Anda pada saat interview atau wawancara kerja. Kenali Siapa Anda Sebelum Anda mencari pekerjaan, hal paling pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengetahui siapa diri Anda. Yang dimaksud dengan hal ini adalah melakukan introspeksi diri, apa saja kelebihan, kekurangan, keahlian, dan pengalaman Anda yang membedakan Anda dengan calon-calon pekerja lainnya. Dari kesadaran akan kemampuan diri Anda inilah pada akhirnya Anda dapat menentukan berapa kisaran gaji yang benar-benar cocok untuk Anda. Berapa gaji yang harus Anda tolak dan berapa gaji yang termasuk dalam kategori "dapat diterima." Hindari Topik Mengenai Gaji Berbagai perekrut ahli memberikan masukan untuk para calon pekerja agar usahakan untuk menghindari semua topik terkait atas pembicaraan gaji. Hal itu adalah hal yang paling ideal namun sayangnya pada kenyataan si pewawancara pasti akan menanyakan gaji Anda, lalu bagaimana? Ada beberapa alternatif yang dapat Anda lakukan untuk tetap menghindari pertanyaan tersebut, salah satu cara terpopular adalah dengan tetap menghindarinya menanyakan balik: "Saya sedang mencari tawaran terbaik berdasarkan pendidikan dan pengalaman saya. Berapa kisaran gaji yang wajar untuk posisi ini?" Terkadang hal ini tidak berhasil dan si pewawancara tetap akan menanyakan Anda. Jika begitu kasusnya, maka Anda dapat mengatakan: "Saya akan mempertimbangkan semua tawaran yang wajar." Pencari tenaga kerja, Noel Smith-Wenkle mengatakan bahwa kedua jawaban di atas biasanya akan berhasil untuk menghindari pertanyaan tersebut hingga 70%. Namun jika Anda tetap dipaksa untuk menjawab, maka apabila Anda tetap ingin menghindari pertanyaan tersebut jawabalah seperti ini: "Biar Anda yang menentukan berapa harga saya di mata Anda." Apabila Anda merasa tidak enak untuk selalu menghindari pertanyaan tersebut maka Anda bisa menjawab: "Gaji saya sekarang adalah X, tapi saya tetap mencari tawaran terbaik berdasarkan kualitas saya ini." Jika Anda merasa bahwa mengungkapkan gaji Anda menempatkan diri Anda di posisi yang tidak menguntungkan, maka Anda dapat menambahkan: "Saya suka perusahaan saya sebelumnya, namun jujur saya, saya merasa gaji itu cukup rendah." Tapi ingatlah jangan pernah berbohong soal gaji Anda sekarang, takutnya perusahaan tersebut menanyakan perusahaan Anda sebelumnya. Alasan untuk jangan pernah membicarakan gaji ini adalah agar si pewawancara tidak memiliki gambaran jelas akan gaji yang Anda inginkan. Pada saat si pewawancara dan perusahaan tidak memiliki gambaran jelas atas gaji yang Anda inginkan, telah terbukti bahwa mereka akan memberikan gaji di atas rata-rata apalagi jika kualitas pengalaman dan pendidikan Anda sudah sangat mendukung. Kerjakan PR Anda Baik dalam mencari tahu perusahaan yang ingin Anda masuki hingga mencari pertanyaan wawancara paling umum, Anda tentunya tidak boleh melupakan PR terpenting Anda yaitu mencari tahu berapa rata-rata rentang gaji paling umum untuk orang dengan kualitas seperti Anda. Setelah Anda mengetahui berapa rentang gaji paling umum untuk Anda, kalau bisa cari tahu secara lebih lagi berapa gaji yang dapat dibayarkan si perusahaan terhadap orang-orang dengan kualitas Anda. Anda dapat mencari tahunya dengan menanyakan orang yang telah bekerja di perusahaan itu baik melalui Internet ataupun kenalan Anda. Ketahuilah bahwa walaupun semua calon pekerja mempunyai bayangan akan berapa gaji yang mereka inginkan namun begitu halnya juga dengan setiap perusahaan. Mereka mempunyai limitasi atas berapa jumlah yang dapat mereka bayarkan. Berikan Perkiraan daripada Detail Dalam proses tawar menawar atau negosiasi gaji, setelah Anda diberikan jumlah spesifik akan gaji yang akan diberikan, terkadang Anda tentu ingin menawar lebih bukan? Jika Anda menawar kembali maka itu adalah hal yang tepat, karena minimal untuk mendapatkan gaji yang ideal Anda harus menawar kembali setidaknya sekali. Untuk semua detail gaji, jangan pernah berikan jumlah spesifik akan gaji yang Anda inginkan, melainkan perkiraannya saja atau rentangnya saja. Kebanyakan perusahaan akan selalu berusaha memenuhi perkiraan Anda tersebut. Ini karena mereka tidak ingin memulai kerjasama Anda dan mereka dimulai dengan pandangan yang negatif. Di sisi lain jika Anda memilih untuk memberikan detail, berikanlah angka yang aneh agar seakan-akan Anda terlihat telah melakukan riset mendalam mengenai gaji yang seharusnya untuk Anda. Latihlah Kemampuan Negosiasi Anda Pada akhirnya, pengalaman adalah guru yang paling berharga. Pelajari berbagai tips dan trik untuk melakukan negosiasi dan lakukanlah sering-sering, Anda akan terkejut telah menjadi seberapa ahlinya Anda dalam tawar menawar harga. Cobalah minta teman, kerabat, atau keluarga Anda untuk memainkan peran seorang manajer HRD atau peran pewawancara. Kemudian minta juga mereka untuk pada akhirnya menawarkan Anda gaji yang lebih rendah daripada gaji rata-rata atau lebih rendah daripada gaji yang Anda inginkan. Coba lihat bagaimana jawaban Anda dan latih hal tersebut untuk memembujuk si manajer meningkatkan tawaran mereka.
×
×
  • Create New...