Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'muslim'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 6 results

  1. Calon Gubernur DKI Jakarta inkumben, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, bercerita tentang awal mula kedekatannya dengan keluarga angkatnya. Ahok merupakan anak kandung pasangan Indra Tjahaja Purnama dan Buniarti Ningsih. Namun Ahok juga diangkat sebagai anak oleh keluarga muslim asal Bugis bernama Andi Baso Amier dan Hajjah Misribu. Kedekatan Ahok dengan keluarga angkatnya bermula dari persahabatan ayahnya dengan Andi Baso Amier. Menjalin hubungan yang baik membuat keduanya bersumpah untuk menjadi saudara sampai akhir hayat. Ahok dengan keluarga angkatnya tertangkap kamera saat berada dalam ruang tunggu persidangan. Saat itu, Ahok baru saja menjalani sidang perdana atas kasus dugaan penistaan agama. Nana Riwayatie, kakak angkatnya, terlihat merangkul Ahok dari belakang. Sedangkan wajah Ahok tampak sembap. "Bapak saya sama bapaknya (ayah Nana) ngangkat anak, angkat saudara. Lalu dari keluarga (bilang) mesti diteruskan," ujar Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Februari 2016. Bahkan, saat ayah angkatnya meninggal dunia pada 1990, Ahok ikut melayat ke rumah duka. Bahkan Ahok dipaksa memandikan jenazah ayah angkatnya sebelum dikuburkan. "Jadi memang mereka berdua mengikat saudara sampai anak-anaknya dibilang begitu. Maka kami ikutilah," tutur Ahok. Ahok mengaku sangat sedih karena dituduh telah menistakan agama Islam. Dalam nota keberatan yang ia sampaikan kepada majelis hakim, Ahok mengatakan, jika benar ia menistakan agama Islam, sama saja ia telah menistakan orang tua dan saudara angkatnya sendiri. Saat membacakan nota keberatan itu, suara Ahok terbata-bata. Ahok mengaku kala itu teringat mendiang orang tua kandung dan orang tua angkatnya. Kesedihannya memuncak saat ia ingat ayahnya kerap membantu keluarga muslim. Namun ia justru dituduh menistakan agama. "Kok, sedih banget begitu, ya. Orang tua saya dari dulu bantu muslim. Bapak angkat saya juga muslim yang taat. Masak sih saya menghina, menistakan bapak saya sendiri dan ibu saya sendiri. Emosilah kami (Ahok dan Nana) perasaan kayak gitu ," ujar Ahok.
  2. Pernyataan Donald Trump yang melarang kaum muslim untuk datang ke Amerika Serikat membuat semakin banyak orang Indonesia yang menginginkan agar Trump dan bisnisnya dilarang masuk ke Indonesia. Kandidat Capres AS dari Partai Republik, Donald Trump dalam debat di University of Miami, Coral Gables, Florida (10/3). Hanya sedikit penduduk desa dekat lapangan golf yang baru setengah jadi di provinsi Jawa Barat Indonesia, yang mengenal nama Donald Trump. Lebih sedikit lagi orang yang mengetahui kalau salah satu perusahaannya akan mengelola hotel bintang enam dan resor mewah di halaman belakang mereka. Namun di ibukota Jakarta, semakin banyak orang Indonesia yang menginginkan agara calon Presiden AS dan bisnisnya untuk beroperasi di negara mayoritas Muslim terpadat di dunia setelah Trump berjanji untuk sementara melarang kaum Muslim untuk memasuki AS apabila ia terpilih. Kemarahan yang perlahan-lahan mendidih di seberang Pasifik merupakan gambaran ketegangan hubungan yang diperkirakan muncul di era kepresidenan Trump tidak hanya di Indonesia, namun juga di wilayah negara-negara Muslim lainnya. Indonesia, dengan lebih dari 200 juta penduduk Muslim yang sebagian besar mempraktekkan Islam secara moderat, memiliki hubungan erat dengan Amerika Serikat. Banyak orang Indonesia yang menghormati Presiden Barack Obama, yang menghabiskan sebagian masa kanak-kanaknya di Jakarta. “Seandainya (Trump) meneruskan kebijakan rasisnya, maka langkahnya akan merugikan seluruh aset AS yang ada,” ujar Hasanuddin, seorang anggota parlemen yang juga anggota komisi dewan yang mengurusi kebijakan luar negeri, kepada Reuters. “Arogansi Donald Trump akan berbahaya bagi seluruh warga AS di seluruh dunia.” Fadli Zon, wakil ketua DPR, mengatakan kepada Reuters, ia akan berusaha untuk membatasi perdagangan dengan dan investasi AS apabila Trump terpilih sebagai presiden. Amerika Serikat merupakan negara tujuan ekspor kedua terbesar Indonesia, yang bermilai sekitar $16 milyar (sekitar Rp 209,6 trilyun) tahun lalu, dan tujuan populer untuk anak-anak golongan elit yang ingin meneruskan pendidikan mereka. Sebuah petisi daring, yang diluncurkan secara anonim, mendesak Presiden Indonesia Joko Widodo untuk melarang milyarder serta semua bisnisnya tersebut untuk memasuki Indonesia dimana petisi tersebut telah menerima dukungan 45.000 tandatangan. “Donald Trump tidak ingin kaum Muslim di seluruh dunia untuk memasuki Amerika Serikat … jadi kita harus memberi perlakuan yang sama terhadapnya,” ujar salah satu penandatangan, Ayu Dyah, di situs petisi tersebut. “Kutuk, tolak, dan boikot semua bisnis Donald Trump dan afiliasinya … Kita harus buktikan kalau kita memiliki kekuatan.” Presiden Joko Widodo belum merespon petisi ini. Catatan Buruk untuk Dunia Usaha Komentar Trump terhadap kaum Muslim telah memancing reaksi keras di tempat lain, dengan para politis Inggris pada bulan Januari yang berdebat mengenai pelarangan bagi raja real estat tersebut untuk memasuki negara itu, di mana Trump juga memiliki kepentingan bisnis. Permusuhan terhadap Trump dapat mengancam upaya ekspansi bisnisnya ke ekonomi terbesar Asia Tenggara, demikian ujar anggota parlemen dan para pejabat pemerintah. “Masalahnya dengan pernyataan yang dikeluarkannya yang menyakit banyak orang di negara dengan mayoritas kaum Muslim,” ujar Edy Putra Irawadi, deputi kepala kementrian ekonomi Indonesia, kepada Reuters. “Sudah barang tentu hal semacam itu akan menjadi catatan hitam bagi perusahaannya.” Perwakilan Donald Trump tidak merespon terhadap permintaan untuk berkomentar mengenai hal ini. Trump Hotel Collection tahun lalu mengumumkan kemitraannya dengan perusahaan Indonesia, PT. Media Nusantara Citra (MNC) untuk mengelola hotel-hotel mewah di Bali dan di Jawa Barat, serbuan pertama unit hotel Trump ke Asia. Di Bali, salah satu tujuan berlibur paling populer di Asia, Trump Hotels akan mengoperasikan hotel bintang enam yang dibangun di tebing dengan pemandangan lepas ke Samudra Hindia dan Tanah Lot, salah satu pura populer di tepi laut yang berdiri di puncak batu karang. MNC, yang akan membangun kedua resor, menolak berkomentar menyangkut kebijakan politik Trump. “Bisnis adalah bisnis. Mengenai impilikasi yang lebih luas di Indonesia, kita masih harus melihatnya kemudian,” ujar Syafriel Nasution, sekretaris perusahaan MNC Group, seraya menambahkan bahwa kami belum melihat adanya implikasi negatif pada merk perusahaan dikarenakan oleh hubungan bisnisnya dengan Trump. MNC Group berada di bawah kendali miliarder Hary Tanoesoedibjo, orang terkaya ke-28 di Indonesia, yang juga menguasai jaringan televisi nasional, dan tahun lalu meluncurkan partai politik. Anggota senior Muhammadiyah, organisasi Muslim kedua terbesar di Indonesia, protes dapat dimungkinkan apabila Trump terpilih menjadi presiden, meskipun tak satupun yang telah direncanakan. “Muslim Indonesia memiliki persatuan yang kokoh,” ujar Abdul Mu’thi, sekretaris jenderal kelompok tersebut. “Apabila ia terpilih, akan ada reaksi keras dari masyarakat Indonesia kepada setiap bisnis yang dikelola oleh Donald Trump.”
  3. Bali masuk dalam 10 kota destinasi terbaik untuk para muslim . Hal itu berdasarkan penelitan dari Muslim Travel Shopping Index (MTSI) 2015. Dalam hal ini, Bali masuk di urutan ke-8 dalam 10 besar kota terbaik untuk berbelanja bagi umat muslim. Sedangkan di peringkat pertama diisi oleh Dubai dan di peringkat kedua diisi oleh Kualu Lumpur, Malaysia. Dan diperingkat ketiga ada Istanbul di Turki. Perlu diketahui, kota-kota di wilayah Asia Pasifik telah termasuk sebagai pilihan destinasi belanja pertama bagi para turis Muslim. MasterCard-CrescentRating Muslim Shopping Travel Index 2015 (MTSI 2015), juga mengungkapkan bahwa total pengeluaran wisatawan Muslim secara global untuk berbelanja dan makan adalah sebesar USD 62 miliar. Berikut ini ‘10 Peringkat Tertinggi Destinasi OIC dalam MTSI 2015’ berdasarkan keterangan resmi yang diterima Sindonews: Dubai, Uni Emirat Arab: 79,5%Kuala Lumpur, Malaysia: 73,3%Istanbul, Turki: 64,4%Antalya, Turki: 61,2%Manama, Bahrain: 59,6%Doha, Qatar: 59,5%Riyadh, Arab Saudi: 59,3%Bali, Indonesia: 58,2%Penang, Malaysia: 56,9%Sharjah, Uni Emirat Arab: 55,3%
  4. Hasil penelitian Pusat Penelitian Politik dan Strategi “Javi” di Universitas Barailan, Tel Aviv, merilis data yang cukup mengejutkan. Hasil penelitian tersebut menyebutkan adanya warga muslim di internal pasukan Israel sejak berdirinya negara ini pada tahun 1948. Pasukan Israel yang berasal dari warga Arab sudah ada sejak berdirinya Israel. Mereka memanfaatkan warga Arab dalam pos keamanan yang saat itu diterima di sejumlah pemukiman Israel. Salah satu pimpinan Arab di pasukan Israel adalah jenderal Yusuf Tarumbaldur. Dia saat itu menjadi simbol pengorbanan membela negara untuk memperlihatkan loyalitasnya kepada negara Israel. Penelitian menyebutkan tentara dan perwira Arab menunaikan tugasnya di internal pasukan Israel berlandaskan slogan yang ditanamkan gerakan zionis pada jiwa minoritas Arab di internal Israel. Yaitu moral melakukan pembelaan. Setiap tentara atau perwira yang rela dengan sebuah negara yang menaunginya itu wajib membelanya dari serangan musuh dari Arab maupun lainnya. Seorang tentara Israel dari warga Arab merupakan warga Israel kelas satu. Ia memiliki status sosial, ekonomi, dan identitas baru Israel. Terus Bertambah Penelitian menyebutkan prosentase kaum muslimin bertambah secara bertahap sejak tahun 1948 sampai tahun 1956. Jumlah mereka makin meningkat pada akhir 1960-an dan awal 1970-an. Jumlah tertinggi di awal tahun 2008. Prosentasenya saat ini mencapai 19 % dari keseluruhan penduduk Israel. Warga Arab terkonsentrasi di kawasan Galil dan Mutsalas. Pihak Israel memberikan identitas keagamaan khusus bagi mereka. Israel juga memberikan pendidikan dan memelihara identitas asal mereka. Data menyebutkan pasukan perang Israel mencakup 12 ribu warga muslim. Sebanyak 1.120 orang berasal dari Mesir. Mereka bergabung atas dasar keinginan mereka setelah mereka eksodus ke Israel. Para pemuda Mesir yang bekerja di militer Israel disebut sebagai tentara yang paling loyal dan serius bekerja. Mereka mendapatkan gaji bulanan sekitar 4000 sampai 4500 shekel. Para perwira dan tentara Arab Israel menunaikan kewajiban mereka sejak sejarah pendirian negara Israel. Usai perang 1967, Presiden Golda Meir memberikan tanda penghormatan kepada para perwira dan pasukan Israel dari kaum muslimin Arab atas keberanian dan kepahlawanan mereka.
  5. Bill Gates, orang terkaya dunia memberikan pujian tinggi kepada masyarakat muslim dunia. Apa yang membuatnya kagum? Orang terkaya di dunia, Bill Gates, memberikan pujian tinggi bagi masyarakat muslim dunia. Menurut pemilik raksasa Microsoft itu, negara Islam dan muslim merupakan pemberi donasi terbesar di dunia. Berbicara di depan publik Timur Tengah, Gates memuji masyarakat dan pemerintahan di kawasan Teluk, khususnya di Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi dan Kuwait terkait perannya dalam memberikan bantuan kepada warga dunia yang membutuhkan. Dalam sebuah pidato pesan tahunan Yayasan Bill dan Melinda Gates, Bill mengatakan penduduk muslim adalah kalangan terbanyak memberikan donasi. Ia mengutip ajaran agama Islam yang mengharuskan umatnya membayar zakat, kantor berita WAM melaporkan. "Saudara-saudara kita di Timur Tengah menyumbangkan dana untuk membantu memberantas polio dan meningitis. Melalui kerjasama dan pertukaran keahlian, kita bisa membuat perubahan," kata Gates seperti dikutip Dream dari laman Arabianbusiness, Senin, 26 Januari 2015 . Sebelumnya, KTT Vaksin Dunia yang diselenggarakan di UEA pada 2013 menjanjikan pengadaan dana bantuan US$ 4 miliar untuk memberantas polio. Dalam kesempatan itu, UEA melalui Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, menyumbang US$ 120 juta. Sementara Bill Gates melalui yayasan yang didirikan bersama istrinya, Melinda, menyumbang US$ 1,8 miliar. Bekerja sama dengan Yayasan Gates, UEA telah menggelontorkan dana US$ 249 juta, terdiri dari US$ 120 juta untuk melawan polio dan tambahan US$ 33 juta untuk mendukung program Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi Polio, WAM melaporkan. Sesuai arahan Sheikh Mohamed, UEA juga meluncurkan kampane vaksinasi bagi 13,2 juta anak-anak di Pakistan antara Juni hingga September 2014. Gates sempat memuji muslim dan ulama di Pakistan yang berhasil meredam mitos yang muncul saat diadakan vaksinasi di negara itu. "Saya sangat terkesan dengan para ulama yang berhasil menghilangkan rumor tak berdasar tentang vaksin polio. Mereka menjelaskan bahwa perlindungan untuk anak-anak adalah sebuah pekerjaan mulia yang sesuai dengan ajaran Islam."
  6. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin, mengatakan tak ada larangan bagi kaum Muslim untuk mengucapkan selamat Natal kepada umat Nasrani. Asal ucapan selamat hari raya itu merupakan ekspresi budaya masyarakat yang hidup berdampingan. "Kalau sekadar konteks kultural budaya sebagai refleksi persahabatan maka dapat dilakukan dengan berkeyakinan bahwa itu tidak pengaruhi akidah," kata Din "Tapi sesuai dengan keperluan. Kalau tidak perlu ya nggak apa-apa, kalau perlu karena ada sahabat baik ya nggak apa-apa," tambah dia. Menurut Din, pemaknaan agama Islam tidak sempit dengan melarang menghargai dan menghormati hari besar agama lain. Ucapan selamat hari raya kepada umat agama lain dimaksudkan untuk saling menyatakan rasa penghormatan. "Perayaan Natal meskipun tujuan menghormati Yesus akan tetapi tidak bisa dikaitkan dengan masuk ke akidah," terang dia. Ucapan selamat Natal yang dilakukan oleh umat Islam sering menjadi polemik di tengah masyarakat. Ada yang membolehkan ada yang melarang.
×
×
  • Create New...