Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'musik'.



More search options

  • Pencarian Berdasarkan Tag

    Jenis tag dipisahkan dengan koma.
  • Pencarian Berdasarkan Penulis

Jenis Konten


Forum

  • NGOBAS ANSWERS
    • Pertanyaan Umum
  • MEDIA MUDA
    • Berita Muda
    • Muda Anonim
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • PELACUR
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • KOMUNITAS
    • BELA DIRI
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • NgobasTV
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
  • Ngobas Magz
    • Ruang Meeting
    • Redaksi
    • Tentang Ngobas Magz
    • Berita Ngobas Magz
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • KEUANGAN
    • Bukan-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • GAYA HIDUP
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • TEMPAT ISTIRAHAT
    • LAPOR KOMANDAN

Blog

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • Topik Berita
  • Acara
    • Dokumentasi Event
  • Officer

Product Groups

There are no results to display.


Cari hasilnya di...

Cari hasilnya yang...


Tanggal Dibuat

  • Mulai

    End


Pembaruan Terakhir

  • Mulai

    End


Saring dari jumlah...

Joined

  • Mulai

    End


Group


Situs


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Minat

Ditemukan 37 results

  1. Untuk pertama kalinya sejak Hadiah Pulitzer untuk musik diadakan 75 tahun lalu, musisi hip-hop menjadi pemenang mengalahkan musisi musik klasik dan jazz, dua genre yang selalu memenangkan penghargaan Pulitzer. Penghargaan Pulitzer yang diberikan pertama kali pada 101 tahun lalu terkenal sebagai penghargaan tertinggi untuk karya jurnalistik Amerika. Namun kemudian juga memberi penghargaan untuk buku, musik, dan puisi, tentunya dinilai dengan sudut pandang jurnalistik yang kuat. Adalah Kendrick Lamar dengan albumnya “Damn” yang mencatatkan sejarah dalam pengumuman Hadiah Pulitzer Senin 17 April sore waktu New York di Columbia University. Pada Minggu 8 April lalu teater musik hip-hip berjudul “Hamilton” juga meraih paling banyak penghargaan dalam Oliver Awards, penghargaan teater terbesar di Inggris yang gengsinya sekelas Broadway Tony Awards di Amerika dan Molière Award dari Perancis. Dalam rilis persnya, Dewan Pulitzer menganggap album “Damn” sebagai koleksi lagu dengan teknik tinggi (virtuoso) yang disatukan oleh keaslian budaya yang membentuknya (vernakular) dan dinamisme ritmik yang mempengaruhi sketsa dalam menangkap kompleksitas kehidupan Afrika-Amerika modern. Media Variety dalam laporannya menyatakan gagal mendapat komentar Kendrick Lamar namun kepala label Lamar, Top Dawg Entertainment dalam twitternya mengatakan, “Pemenang Hadiah Pulitzer, Kdot from Compton (salah satu lagu Lamar, yang liriiknya menjadi semacam pernyataan biografis). Saya [lebih baik] tidak pernah mendengar salah satu dari Anda, berbicara dengan sesuatu yang kurang dari rasa hormat di mulut Anda untuk Kendrick Lamar." #TDE. Adapun Host Dana Canedy, seorang jurnalis yang juga administrator Pulitzer, dilaporkan Variety tampak diam-diam senang ketika memberikan pengumuman pemenang, dan dalam wawancara dengan New York Times tak lama seusai acara mengatakan, “Kami sangat bangga dengan pilihan ini. Ini berarti bahwa juri dan sistem penilaian dewan bekerja sebagaimana seharusnya - pekerjaan terbaik telah diberikan oleh Hadiah Pulitzer. Ini menyinari musik hip-hop dengan cara yang sama sekali berbeda. Ini adalah momen besar untuk musik hip-hop dan momen besar bagi Pulitzers. ” Media sangat menunggu pernyataan lengkap Pulitzer yang biasanya menjelaskan alasan di balik keputusannya. Sebab, ada sedikit keraguan tentang dampak Lamar terhadap hip-hop, musik, dan budaya sejak Lamar pertama kali masuk industri dengan album “Good Kid M.A.A.D City” pada 2012. Namun, Variety menyebut bahwa setiap album Lamar telah memberi perkembangan pada musik hip-hop dari yang pernah ada sebelumnya, tetapi yang paling penting, liriknya mencerminkan didikannya di daerah Compton yang keras di Los Angeles, pengalaman menjadi seorang kulit hitam di Amerika, sejarah dan warisan hip-hop, ketenaran dan banyak topik lainnya. Semua melalui sikap yang sangat sederhana dan percaya diri, tidak seperti sebagian besar rapper lainnya yang kurang percaya diri dan berlebih-lebihan dalam sikapnya. Lamar yang baru 30 tahun, tapi telah memenangkan 11 Grammy Awards dan telah dipuji oleh dan telah bertemu dengan Presiden Barack Obama dalam beberapa kesempatan, disebut Variety selalu mampu melihat dunia dalam lensa jiwa yang matang. Secara musikal, album-albumnya telah menantang dirinya sendiri dan standar hip-hop. Sementara “Good Kid” adalah sebuah gambaran kaleidoskopik tentang kehidupan Lamar dan didikannya dalam konteks musik yang benar-benar melodis namun sanggup keras memukul. Album berikutnya, “The Pimp of Butterfly” memberi tantangan berat bagi pendengarnya, Lamar meminta bantuan dari musisi jazz Los Angeles untuk mendukungnya, dan lagu-lagu seperti “Allright” adalah sebuah lagu tidak resmi dari gerakan Black Lives Matter, relatif sederhana secara musikal, sementara lagu-lagunya yang lain sangat menantang bahkan untuk komposisi jazz terumit (jazz head). Dan album terakhirnya "Damn" menjadi upaya kembali ke hip-hop yang lebih konvensional secara keseluruhan, itu bukan tanpa tantangan: sebagai contoh, bagian kedua dari lagu berjudul "DNA" menampilkan tiga unsur musik yang berbeda yang satu sama lain nyaris tidak ada hubungannya. Pada bulan November tahun lalu, Lamar mendapat penghargaan sebagai Variety's Hitmaker of the Year. Dan Lamar telah membawa tahun ini sebagai tahun yang sebenar-benarnya sangat besar untuk musik Hip-Hop. Mari Simak: Kendrick Lamar - DNA. Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/2018-tahun-hiphop-pertama-kali-menang-pulitzer-2Ku3
  2. berita_semua

    Di Ulang Tahun Ed Sheeran, Dia Merilis Lagu Baru

    Ed Sheeran merayakan ulang tahunnya yang ke-26 pada Jumat 17 Februari 2017. Di pergantian usianya, penyanyi Inggris ini merilis lagu terbarunya seperti yang sudah dijanjikan. Lagu tersebut berjudul How Would You Feel (Paean). Berbeda dengan dua lagu sebelumnya yakni Shape of You dan Castle on the Hill, How Would You Feel (Paean) merupakan lagu ballad yang bercerita tentang penantian seseorang yang sedang jatuh cinta. Salah satu liriknya berbunyi, “How would you feel if i told you i loved you.” Ed juga telah merilis video klip dari How Would You Feel (Paean). Jika dua video klip sebelumnya berisi adegan yang menceritakan isi lagu, kali ini How Would You Feel (Paean) hanya memperlihatkan Ed yang bernyanyi sambil memetik gitarnya di sebuah ruangan ditemani seorang pianis. Lewat Twitter, Ed menjelaskan jika How Would You Feel (Paean) adalah salah satu lagu favoritnya. Pemenang Grammy ini mengatakan merilis How Would You Feel (Paean) sebagai perayaan ulang tahunnya. “Karena ini adalah ulang tahunku, aku merilis sebuah lagu baru berjudul How Would You Feel (Paean). Dengarkan selagi aku makan kue,” kicau Ed.
  3. Guest

    Single Kedua "Syahadat" dari Hariza

    Setelah sukses meluncurkan single pertama yang bertajuk “Dirikan Sholat”, kali ini Hariza ingin memperkenalkan single kedua yang bertajuk “Syahadat”. Dalam single kali ini mereka ingin menjelajahi semesta music, dengan memadukan nuansa Tilawah melayu dan music elektronik modern. Teknik Rap akan sangat kental disuguhkan dalam single kali ini. Besar harapan mereka musikalitas dan kedewasaan dalam bermusik Hariza Nasyid terus berkembang serta bermanfaat bagi Hariza sendiri dan umat. Semoga single syahadat ini dapat diterima oleh masyarakat dan dapat ikut meramaikan belantika musik tanah air.
  4. berita_semua

    Rio Febrian Optimis Di Jalur Indie Untuk Bermusik

    Sejak memulai karier bermusik pada 1999, sampai saat ini penyanyi Rio Febrian telah mengeluarkan enam album. Sepanjang perjalanan kariernya itu pula, Rio berada di bawah naungan label ternama di Indonesia. Memasuki tahun ke-17 berkarier di dunia musik, ayah dari Jamaica Fosteriano dan Kalampati Sinarra Febrian ini mantap ingin mengambil jalur indie. "Pokoknya harus optimistis," ujar Rio saat ditemui di Hotel Atlet Century Park Senayan, Selasa, 13 Desember 2016. "Sudah saatnya kita bikin sendiri dan punya master sendiri buat generasi gue berikutnya. Jadi, enggak dipegang label gue," dia mengungkapkan. Meski demikian, penyanyi kelahiran Jakarta, 25 Februari 1981, ini mengatakan tidak akan mengubah jalur musiknya. Rio menuturkan musiknya saat ini merupakan ciri khasnya. Pemenang kontes menyanyi Asia Bagus 1999 ini juga menyatakan tak khawatir perpindahan jalur ini akan menghambat kariernya. "Menurut gue, kita malah bisa nemuin sesuatu yang baru dengan begitu." Sebelumnya, ia juga mengatakan, keberhasilannya bertahan di dunia musik adalah karena dirinya mencintai dan menjalani hidup dengan musik itu sendiri. "Dengan menghasilkan karya, gue bisa menjamah yang lainnya," ujar Rio.
  5. c0d1ng

    Youtube membunuh Musisi dari musik

    Nama-nama besar musisi dunia mengecam Youtube yang dianggap pelit dalam royalti. Bagaimana dengan layanan selain Youtube? Sebulan sebelum kematiannya, penyanyi Prince menghapus banyak video rekaman konsernya dari YouTube. Tindakan itu banyak mendapatkan kritik dari para penggemarnya. Guna menanggapi keluhan itu, Prince menulis di akun twitternya: “Layanan [Youtube] tidak membayar lisensi yang adil” dan menyarankan penggemarnya untuk langsung mengeluhkan persoalan tersebut ke YouTube. Prince berang dengan kelakuan YouTube. Pada saat kematiannya, sebagian besar karyanya tidak tersedia di setiap penyedia streamingbesar lainnya. Karyanya hanya bisa dinikmati di Tidal, layanan streaming milik Jay Z yang menjanjikan membayar tarif royalti yang lebih tinggi untuk musisi. Apa yang dikeluhkan Prince ternyata juga dirasakan oleh sebagian besar musisi. Pada Maret 2016 lalu, Katy Perry, Jon Bon Jovi, Steven Tyler, Rod Stewart, Bryan Adams serta banyak musisi lainnya menandatangani petisi untuk mereformasi kebijakan DMCA (Digital Millennium Copyright Act) di Amerika Serikat, yang dinilai merugikan musisi. Petisi itu merujuk kepada undang-undang dalam DMCA yang dinilai mengancam keberlangsungan perusahaan penulis lagu dan artis rekaman untuk bertahan hidup dari industri musik. Aturan yang tercantum di dalam DMCA itu juga memungkinkan situs seperti YouTube tidak bertanggung jawab secara hukum terkait dengan pelanggaran hak cipta. Kepada The Guardian, Nikki Sixx mengatakan: "YouTube membayar sekitar seperenam dari yang dibayarkan Spotify dan Apple." Menurut laporan Billboard, petisi ini telah ditandatangani 180 musisi termasuk Sir Paul McCartney, U2, Lady Gaga, John Mayer, Pearl Jam, Nikki Sixx dan Chris Cornell. Mereka meminta pihak DMCA agar mampu menyeimbangkan kepentingan pencipta dengan kepentingan perusahaan yang mengeksploitasi musik. Selain itu, mereka juga mendesak DMCA untuk mengambil tindakan cepat untuk memperbaiki situasi. Sebulan setelah petisi ini ditandatangani, Peter Mensch selaku manajer band dari Metallica, Red Hot Chili Peppers dan Muse kembali membuat heboh dengan mengatakan bahwa YouTube telah membunuh industri rekaman. "YouTube, mereka setan... Kami tidak dibayar sama sekali." katanya kepada BBC Radio. Argumen Mensch berdasarkan laporan tahunan dari Federasi Internasional Industri Phonographic (IFPI). Menurut data yang terlampir, pada tahun 2015, pengguna situs streaming seperti YouTube, SoundCloud dan Daily Motion diperkirakan telah digunakan sekitar 900 juta, dan menghasilkan 634 juta dolar AS. Dilaporkan DW, lebih dari 1000 musisi termasuk Coldplay, Sting dan ABBA juga menulis surat kepada eksekutif Uni Eropa, mereka mengeluh bahwa YouTube dan layanan online lainnya telah menurunkan pendapatan mereka karena menyediakan layanan secara gratis. Mereka juga mendesak Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker untuk segera mengambil tindakan dan menciptakan keadilan bagi para seniman dan pemilik hak. Selain itu, mereka juga khawatir akan model YouTube yang memungkinkan penggunanya secara bebas meng-upload dan mengakses musik, hal tersebut dinilai dapat membahayakan industri musik. Ini bukan pertama kalinya YouTube mendapatkan kecaman keras. Pada 2007 lalu, sebuah media raksasa Viacom juga menggugat YouTube sebesar 1 miliar dolar karena dinilai sengaja melakukan pelanggaran hak cipta. Terkait dengan kasus itu, Google berkelit bahwa perusahaannya tidak memiliki hak untuk mengontrol video yang diunggah ke YouTube. Mereka tidak memiliki pengaruh atau pengawasan terhadap apa yang diunggah pengguna. Dalam persidangan, hakim pun mengatakan bahwa YouTube memang tidak memiliki hak dan kemampuan untuk mengendalikan segala video yang melanggar. Kedua belah pihak akhirnya berdamai. Jawaban YouTube Terhadap Musisi Karena begitu maraknya desakan musisi terhadap YouTube, Kepala Bidang Bisnis YouTube, Robert Kyncl menyarankan para musisi untuk tidak mendesak pihaknya membuka transparansi pembayaran YouTube kepada musisi, karena hal tersebut merupakan perjanjian yang telah disepakati dengan label rekaman. Kynci juga mengatakan, jika para musisi ingin mendapatkan uang yang lebih besar, maka mereka harus mendaftarkan langsung akunnya kepada YouTube dan tidak melalui label. Tetapi musisi tersebut harus mampu mendatangkan banyak penonton, jika tidak maka musisi tersebut tidak akan mendapatkan banyak uang. Dalam satu kasus, dia mencontohkan, pemain biola Lindsey Stirling yang sukses karena membuat perjanjian iklannya langsung dengan YouTube. Dari 7,8 juta pelanggan pada akunnya, Stirling mampu meraup $ 6 juta pada 2015 lalu. "Lindsey mengatur langsung dengan YouTube dan dia melihat semua konsumsi dan berapa banyak uang yang dia buat dan itu sangat jelas." kata Kynci dikutip dari Rolling Stones. Sementara laporan berbeda dari The Wall Street Journal yang menyebutkan YouTube memiliki pandangan yang berbeda dengan persoalan tersebut. Mereka mengaku telah membayar royalti sebesar $ 3 miliar dari pendapatan iklan untuk industri musik. Dalam laporan itu disebutkan, YouTube juga telah menawarkan kepada label rekaman sebuah alat yang secara otomatis dapat memblokir musik yang diunggah secara ilegal. Namun persoalannya, alat tersebut juga mengharuskan pemilik hak untuk mencari secara manual setiap hari untuk melacak konten ilegal. Menilik Keuntungan YouTube Di tangan Google, YouTube benar-benar menjadi situs yang menjanjikan. Popularitasnya semakin melonjak dan berkembang menjadi industri yang menggiurkan, serta bertindak sebagai platform bagi pembuat konten asli, yang menawarkan iklan besar maupun kecil. Hal ini jauh dari prediksi awal ketiga pendirinya yakni Chad Hurley, Steve Chen dan Jawed Karim. Sejak didirikan pada Februari 2005, tiga sekawan ini sempat pesimistis terhadap keberlangsungan perusahaannya. YouTube mendapatkan suntikan dana pertama dari Sequoia Capital pada November 2005. Setahun kemudian, situs ini dibeli oleh Google seharga $1,65 miliar atau setara Rp23,76 triliun. Berapa pendapatan YouTube? Menurut laporanForbes, pendapatan YouTube pada tahun 2013 mencapai $3 miliar dan pada tahun 2014 mencapai $4 miliar. Sementara menurut laporan Music Business Worldwide, pada tahun 2015, YouTube diperkirakan telah mendapat sekitar 9 miliar dolar AS. Sementara untuk pengeluaran, Ken Sena, analis di bank investasi Evercore ISI memperkirakan bahwa YouTube akan membayar sekitar 5 miliar dolar AS kepada pencipta konten dan pemegang hak. YouTube memang bagai dua sisi mata uang, di satu sisi platform ini mampu mencetak miliarder seperti Felix Kjellberg yang dalam sebulan mampu mengumpulkan $12 juta atau Rp156 miliar melalui kanal “PewDiePie”. Di satu sisi, para musisi sekelas Paul McCartney dan Katy Perry juga mengkritik YouTube karena dinilai tak adil dalam memberikan royalti dan melanggar hak cipta.
  6. Indonesia termasuk negara yang ramah terhadap perkembangan layanan streaming musik Spotify. Dalam tiga bulan saja, para penggunanya mampu menghabiskan waktu sekitar 1.165 miliar menit untuk mendengarkan Spotify. Sejak diluncurkannya pertama kali di Indonesia pada Maret 2016 lalu, layanan musik streaming Spotify mengalami perkembangan pesat. Tanpa membutuhkan waktu lama, perusahaan asal Swedia ini mampu menyapa banyak pendengar di Indonesia. Dalam waktu tiga bulan saja, pengguna di Indonesia untuk layanan ini telah menghabiskan waktu kurang lebih 1.165 miliar menit. Angka yang cukup sukses untuk ukuran layanan streaming. Dari banyak pengguna di Indonesia, rata-rata dari mereka menghabiskan 90 menit per hari guna mendengarkan berbagai macam musik di Spotify, sebagian besar dari mereka biasanya akan mendengarkan pada pukul 12.00-16.00 WIB dan pukul 20.00-23.00 WIB. Terkait dengan perkembangan itu, Managing Director Spotify Asia, Sunita Kaur, mengatakan: "Indonesia merupakan salah satu negara dengan perkembangan tercepat untuk Spotify di Asia Tenggara," katanya dikutip dari Antara. Tidak hanya itu saja, Spotify juga berhasil melacak aktivitas pendengar musik di Indonesia dengan membaginya menjadi 5 kelompok kategori yakni: The Early Birds, The Busy Bees, The Midday Zombies, The Night Riders dan The Dream Chasers. Untuk kategori The Early Birds adalah mereka yang biasa mendengarkan musik sebelum beraktivitas, tepatnya saat bangun pagi. Orang-orang dalam kategori ini biasanya akan menjadikan musik sebagai pendorong stamina sebelum benar-benar terbangun dan memulai aktivitas. Sementara The Busy Bees adalah mereka yang mendengarkan musik pada pukul 09.00 pagi karena tuntutan sekolah maupun pekerjaan. The Midday Zombies adalah mereka yang mendengarkan musik pada siang bolong. The Night Riders adalah mereka yang mendengarkan musik untuk menjalani aktivitas pribadi di malam hari dan The Dream Chasers adalah mereka yang mendengarkan musik untuk istirahat di malam hari. Beberapa daftar putar yang paling sering didengarkan pengguna Indonesia adalah beberapa Top Hits Indonesia (lagu-lagu hits Indonesia), Kopikustik (koleksi lagu akustik yang inspiratif), dan Generasi Galau (lagu-lagu galau yang menyayat hati). Selain itu, genre favorit pengguna spotify di Indonesia adalah jazz, Electronic Dance Music (EDM) dan indie: "Orang Indonesia sangat mencintai musik mereka, khususnya apabila tersedia dalam sebuah layanan yang dapat menghubungkan publik dan komunitas secara bersamaan," kata Sunita. Keunggulan Spotify dibanding musik streaming lainnya adalah fitur Discover Weekly, fitur ini dapat memberikan rekomendasi musik bagi pendengar selama dua jam penuh, artinya fitur tersebut telah dikurasi secara khusus dan akan diperbarui dengan musik baru setiap minggunya. Jadi para pendengar juga direkomendasikan terhadap jenis musik tertentu yang sesuai dengan keinginan mereka. Secara keseluruhan, Spotify beroperasi di bawah model bisnis freemium, dengan dua model streaming musik: Spotify Gratis (160kbit/s) dan Spotify Premium (hingga 320kbit/s). Selain perbedaan kualitas audio, pelanggan premium juga tidak akan terganggu dengan adanya iklan dan memungkinkan pendengar untuk mendownload musik dan mendengarkannya secara offline. Sebelum hadir di Indonsia, Spotify telah lebih dulu hadir di Singapura, Malaysia, serta Filipina dan kini juga merambah ke Jepang. Terkait dengan alasan lebih dulunya negara-negara asia dibanding Indonesia, Sunita Kaur mengatakan kepada Tirto: “Kita launching di Malaysia, Hong Kong, dan Singapura dulu karena soal hak cipta yang lebih mudah. Tapi hal penting lain yang harus diingat adalah, saat bicara localizing untuk negara seperti Singapura lebih mudah. Karena negara itu berbicara Bahasa Inggris, dan tingginya penetrasi kartu kredit. Itu modal awal kami.” Untuk di Indonesia Spotify premium bisa didapatkan dengan harga Rp14.990 per tiga bulan, sementara di Jepang 980 yen/bulan, di Singapura ditawarkan dengan harga $9,99 atau sekitar Rp97 ribuan, di Amerika biaya berlangganan Spotify Premium dipatok di harga $9,99 per bulan atau sekitar Rp130 ribuan. Untuk pengguna Malaysia, Spotify Premium ditawarkan pada harga awal RM 14.90 sebulan turun menjadi RM 2 selama 3 bulan. Selain negara-negara di atas, layanan streaming musik asal Swedia itu kini telah hadir di 60 negara, di antaranya Argentina, Austria, Australia, Belgia, Brasil, Kanada, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hongkong, Irlandia, Italia, Belanda, Spanyol, Swedia, Swiss, Taiwan, Turki, Inggris dan Amerika Serikat. Menilik Untung dan Rugi Spotify Meskipun telah berhasil melakukan ekspansi ke berbagai negara, Spotify mengaku bahwa mereka belum mendapatkan keuntungan dari kerja kerasnya. Ketika pertama kali diluncurkan pada 7 Oktober 2008, perusahaan yang didirikan oleh Daniel EK ini mengaku rugi $31,8 juta pada tahun 2008. Menurut laporan Music Business Worldwide, tahun 2015 lalu, total pendapatan spotify mencapai $2 miliar. Namun, perusahaan ini tetap tidak mendapat untung dan mendapat kerugian yang meningkat dari $181 juta menjadi $193 juta. Meski demikian, dalam pengajuan pendanaan di Luksemburg, Spotify mengatakan kepada investor bahwa dalam banyak hal, tahun 2015 adalah tahun terbaik yang pernah dilalui perusahaan. Perusahaan ini juga mengalami dua kali peningkatan pendapatan melalui iklan dalam 12 bulan yakni senilai $219 juta. Sementara pembayaran Spotify untuk industri musik (dikategorikan sebagai 'royalti, distribusi dan biaya lain) pada tahun 2015 mencapai $1,83 miliar. Hal ini berarti 84 persen total pendapatan mereka keluar untuk industri musik. Total basis pengguna Spotify meningkat dari 60 juta pada akhir tahun 2014 juga menjadi 89 juta pada akhir 2015. Pada bulan Maret 2016, Chief Executive Daniel Ek mengatakan Spotify memiliki 30 juta pelanggan musik yang berbayar. Kebanyakan orang membayar sekitar $10 atau $12 per bulan untuk streaming musik ke komputer dan telepon. Dari sekian banyak negara, mungkin Indonesia yang memiliki perkembangan pengguna Spotify paling pesat, hal tersebut bisa dilihat dari total waktu pendengar yang membludak hingga 1.165 miliar menit. Hal itu pun disadari oleh Managing Director Spotify Asia, Sunita Kaur: "Itu [1.165 miliar menit] bukan hal yang bisa terjadi di tiap negara." Selain itu, Indonesia juga diperlakukan secara khusus mengingat kurang bagusnya penetrasi kartu kredit layaknya di negara-negara seperti Singapura atau Filipina. Menurut Sunita tak menutup kemungkinan jika pembayaran Spotify Indonesia dilakukan melalui ATM atau bahkan Alfamart. Seperti katanya: "Indonesia adalah negara pertama yang mempunyai berbagai sistem pembayaran untuk Spotify." Bagi Spotify, mengistimewakan Indonesia sangat penting karena merupakan pasar yang sangat menggiurkan. Apalagi, Spotify masih harus bersaing dengan layanan-layanan musik streaming lainnya, juga pembajakan yang sangat marak di Indonesia.
  7. YOGYAKARTA – Indonesia. Oktober 19, 2016 – Dalam satu rangkaian acara peringatan hari jadi ke-5 dari Royal Ambarrukmo Yogyakarta, sebuah gelaran musik berkualitas apik diboyong untuk khalayak publik Yogyakarta dan sekitarnya pada Jumat, 21 Oktober 2016 mendatang. Dalam balutan tema elegansi era klasik modern, mulai pukul 7 – 10 malam, The Kasultanan Ballroom, Royal Ambarrukmo Yogyakarta akan disemarakkan dengan kehadiran bintang tamu spesial; grup pop-jazz papan atas Maliq & D’Essentials, penyanyi pria muda Teza Sumendra dan juga pemain biola rock-klasik kontemporer German Dmitriev. Bertajuk “SOUND OF SOULS”, para penggemar musik dari aliran groovy pop-jazz, R&B, soul dan juga klasik kontemporer, akan dimanjakan dengan komposisi dan lagu-lagu terbaik dari masing-masing musisi. Kolaborasi tiga musisi lintas genre, atraksi visual yang menarik sepanjang acara dan tayangan langsung interaksi media sosial dari para hadirin yang datang menikmati malam dengan hashtag #SoundofSoulsYK tersebut akan menjadi nilai esensi lebih pada SOUND OF SOULS esok. Maliq & D'Essentials pertama kali dibentuk pada 15 Mei 2002 dan pada tahun 2005 merilis album perdananya berjudul “1st”. Lagu-lagu yang menggebrak pasar industri musik Indonesia diantaranya; Terdiam, Untitled, Dia, Coba Katakan, Setapak Sriwedari dan Himalaya. Nama “Maliq” merupakan kependekan Music And Live Instrument Quality dan” D’Essentials” mengacu kepada personel-personel intinya serta sebutan akrab bagi para penggemar music setianya. Dari awal terbentuk hingga saat ini, grup musik yang kini digawangi Angga Puradiredja (Vokal), Indah (Vokal), Ilman (Keyboard & Piano), Jawa (Bass), Lale (Gitar) dan Widi (Drum) – telah berhasil menelurkan 6 album yang laris dipasaran dan melambungkan popularitas mereka hingga ke level sekarang ini. Penyanyi pria kelahiran 11 Maret 1988, Marteza Sumendra atau kini akrab dikenal sebagai Teza Sumendra mulai diperhitungkan di kancah musik tanah air semenjak menjadi finalis Indonesian Idol musim ke-3 pada tahun 2006. Kerap melantunkan lagu-lagu terkenal milik penyanyi-penyanyi terbaik luar negeri; seperti Michael Jackson, Ne-Yo, Justin Timberlake dan beberapa lainnya – yang didukung pula dengan berkembangnya sosial media, Teza kembali dikenal luas berkat talenta besar bernyanyinya, karakternya yang kuat dan konsistensinya dalam berkarya. Satu Rasa, If I Could Love Again dan I Want You, Love adalah 3 dari sekian lagu orisinil yang digemari dari Teza Sumendra. Mengenal musik dan biola klasik pada usia 5 tahunnya, German Dmitriev pertama kali tampil di panggung orkestra ternama “The Symphony Orchestra” pada usianya yang baru menginjak 9 tahun. Inspirasinya yang datang pula dari Metallica, Led Zeppelin dan Pompera memberikan pengaruh besar terhadap gaya bermusiknya saat ini yang lebih cenderung ke kombinasi antara klasik dan sentuhan tegas pop-rock. Albumnya yang berjudul “Equilibrium”. diambil dari konsep keseimbangan; hitam dan putih, baik dan buruk, yin dan yang. Kolaborasi menawan bersama musisi tanah air, dilakoni Dmitriev dengan Erwin Gutawa, Addie M.S dan Syahrini serta Judika beberapa waktu silam. Tiket terbagi dalam 3 kelas, Silver dengan harga IDR 250.000, Gold IDR 500.000 dan Platinum IDR 750.000, keseluruh tiket akses konser ekslusif SOUND OF SOULS dapat dipesan melalui portal online www.loketics.com, layanan pelanggan Plaza Ambarrukmo lantai dasar dan lobi Royal Ambarrukmo Yogyakarta. Hubungi 0274 488 488 atau 0852 5216 4343 untuk informasi lebih lanjut. Harga khusus diberikan kepada pelajar/mahasiswa dengan potongan 20% atau pembelian kolektif 4 tiket mendapatkan gratis 1 tiket di kelas yang sama. Pengunjung yang datang dengan dresscode tema klasik terbaik akan mendapatkan hadiah dari Royal Ambarrukmo Yogyakarta.
  8. Udah dengar kabar terbaru dari Ed Sheeran belum? Bukan tentang Ed Sheeran sih sebenarnya, tapi lebih ke lagunya yang berjudul Thinking Out Loud. Ya, lagu ini memang udah lama dirilis sama Ed Sheeran. Nggak ada yang aneh sih awalnya. Tapi, ketika kamu mendengarkan lagu ini secara seksama, kamu akan mendengar suara yang cukup aneh. Bahkan banyak orang yang menghubungkan hal ini dengan peristiwa mistis. Suara apa itu? Langsung simak aja deh yang satu ini, Loopers. Suara anak kecil Kalian udah pasti pernah dengar lagu dari Ed Sheeran yang berjudul Thinking Out Loud kan? Ya, lagu ini memang terdengar sangat mendayu. Belum lagi dengan sentuhan-sentuhan lirik yang manis dan romantis. Hal tersebut membuat telinga seakan termanjakan dengan melodi yang halus. Sekilas memang nggak ada yang aneh dengan lagu ini. Tapi kalo kamu mencoba mendengarkan lagu ini dengan seksama, akan ada yang aneh. Kalo kamu mendengarkan lagu ini tepat di detik ke-44, kamu akan mendengarkan suara misterius yang mengucapkan kata “heart” di akhir lirik “baby my heart”. Kamu harus memperhatikannya dengan seksama. Sebab, suara ini sangatlah pelan, namun jelas keberadaannya. Suaranya terdengar mirip dengan suara anak kecil. Suara ini bahkan nggak mengikuti nada yang dinyanyikan oleh Ed Sheeran pada lagu yang satu ini. Hal ini menimbulkan banyak spekulasi dari para pecinta Ed Sheeran. Banyak yang bilang kalo itu cuma kebocoran suara rekaman. Lebih banyak lagi pendapat yang mengatakan kalo itu adalah arwah seorang anak kecil yang terharu dengan lagu yang dinyanyikan oleh Ed Sheeran ini. Itu kenapa arwah tersebut ingin memunculkan diri, namun hanya dengan suara. Penjelasan logis Selain pendapat tersebut, ada yang menduga juga kalo suara itu merupakan hasil rekayasa untuk menakut-nakuti orang. Namun meski begitu, sebenarnya ada penjelasan yang logis supaya kita nggak mudah percaya akan takhayul atau barang-barang gaib seperti itu. Pada dasarnya memang ada suara lain yang masuk ke dalam rekaman tersebut. Namun, bukan suara hantu, melainkan suara backing vocal yang memang muncul secara “outlay” atau terlambat nada. Terlebih lagi, efek suara anak kecil yang muncul adalah hasil gema dari suara Ed Sheeran. Intinya, suara tersebut merupakan hasil dari kesalahan sistem yang terjadi ketika musik tersebut direkam. Makanya, jangan asal percaya hal gaib. Kan bisa aja hal tersebut dijelaskan secara ilmiah. Tapi kalo memang itu benar-benar hantu, mungkin hantu tersebut cuma pengen numpang tenar.
  9. kacau

    Update Spotify Ditolak Sama Apple

    Spotify kabarnya murka terhadap Apple karena menolak update versi terbaru dari aplikasinya diApp Store. Pihak Spotify juga sudah mengirimkan surat kepada tim badan hukum Apple dan membagikan salinannya kepada staf Kongres di Washington DC. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa Spotify mengalami kerugian sangat serius. Masalah yang terjadi sebetulnya cukup kompleks. Yaitu dalam update terbaru yang gagal rilis, Spotify ingin para penggunanya untuk memilih berlangganan Spotify Premium lewat pendaftaran web – diluar fitur in-app purchase. Cara yang dilakukan adalah membuat promosi dengan akses tombol cepat untuk melakukan pendaftaran. Tidak hanya itu, kabarnya mereka juga ingin menghilangkan tombol berlangganan Spotify Premium yang menghubungkan fitur ini ke in-app purchase di App Store. Wajar rasanya jika Apple menjadi geram dan menyebutkan bahwa business model yang dilakukan Spotify sudah menyalahi aturan. Jawaban tersebut yang diberikan oleh Apple, pada informasi penolakan aplikasi Spotify terbaru di App Store. Sementara beberapa pihak lain meyakini bahwa Apple takut kehilangan pelanggan Apple Music. Bagi kamu yang belum tahu, Apple mematok pembagian hasil 30% dari setiap belanja in-app purchase. Ini membuat Spotify harus memberikan harga berlangganan $12.99 perbulan jika kamu memilih berlangganan lewat App Store – sedangkan jika membayar lewat web Spotify hanya $9.99. Keberanian Spotify untuk terus mengkritisi masalah ini sebetulnya sudah berlangsung cukup lama, yaitu sejak Apple merilis layanan pesaing – Apple Music.
  10. Jangan mengharapkan musik hingar-bingar saat mendatangi salah satu konser Robert Rich. Sebab setiap penonton akan dibuat tertidur lelap oleh alunan musik Rich. "Ini tentang berbagai jenis pengalaman mendengarkan, dalam kondisi pikiran setengah terjaga setengah tertidur," kata Rich. "Saya mendorong [penonton konser] untuk bersantai karena konser akan berjalan sepanjang malam." Benar sekali, Sleep Concert Rich akan berlangsung sepanjang malam. Konser tersebut dilangsungkan selama sekitar delapan jam. Tujuannya adalah membuat penonton senyaman mungkin dan tertidur nyenyak. Jadi mereka akan membutuhkan matras, bantal, dan pakaian yang nyaman. Sleep Concert Robert Rich Robert Rich Rich menggambarkan konsernya sebagai pertunjukan musik ambient elektronik dengan tempo yang sangat lambat. Suasana dalam setiap konsernya begitu tenang, sehingga penonton bisa menenangkan pikiran. Rich pertama kali mengadakan Sleep Concert pada tahun 1982. Saat itu dia masih berstatus mahasiswa di Universitas Stanford. Menurut Rich sendiri, dia bereksperimen dengan konser selama berjam-jam untuk menciptakan lingkungan yang dapat mendorong penonton untuk mengeksplorasi emosi mendalam. Sleep Concert Robert Rich Robert Rich Dulu Rich bisa mengadakan Sleep Concert setiap bulan. Sekarang dia hanya mengadakan pertunjukan setahun sekali. Herannya, tiket konser Rich selalu ludes sebelum acara. Sejauh ini dia sudah tampil di Krakow, Tokyo, kopenhagen dan, Durham.
  11. berita_semua

    Musik Inggris Lebih Kreatif Daripada Amerika

    Industri kreatif Inggris memang terkenal maju. Bahkan DJ terkenal Calvin Harris meyakini, industri musik Inggris Raya “jauh lebih kreatif” di banding industris musik Negeri Paman Sam. “Saya lebih menyukai musik dari Inggris Raya ketimbang Amerika,” aku sang kekasih penyanyi Taylor Swift saat diwawancarai secara eksklusif oleh sebuah program radio yang disiarkan oleh sebuah kantor berita terkenal Inggris. Baru-baru ini, Calvin dan Nick Grimshaw memamerkan hasil kerja barengnya dengan Rihanna di lagu That is What You Came For. Pria Skotlandia yang menetap di Los Angeles (LA), Amerika Serikat, ini juga bakal merilis single baru bersama Dizzee Rascal. “Saya sudah memutar lagu ini di mobil saya sejak lama,” katanya. “Saya sengaja tidak memberitahukan orang-orang soal lagu ini. Saya memang piawai menahan diri dan tidak membicarakannya dengan orang-orang untuk sementara waktu.” Calvin tercatat sebagai DJ berpenghasilan tertinggi selama tiga tahun berturut-turut. Tahun lalu, ia meraup keuntunggan hingga 41,8 juta poundsterling, setara Rp 805 miliar. Pasangannya, Tay, juga sama-sama berpenghasilan tertinggi. Dengan kekayaannya, Calvin dan Tay disebut-sebut menggeser pamor pasangan musisi Jay Z dan Beyonce. Sekalipun kaya raya, Calvin tak suka mengumbar kehidupan pribadinya. Dengan nada canda, ia malah mengaku senang hidup “terisolasi” di LA. Calvin juga menyatakan rasa senangnya kembali bekerja sama dengan Rihhana setelah lagu We Found Love, pada 2011. Beberapa pekan lalu, Calvin dan Rihanna memamerkan lagu baru That is What You Came For di festival musik Coachella. “Saya sangat terobsesi dengan lagu ini,” kata Calvin. “Sulit untuk mengibaratkan dengan perasaan orang lain. Saya merasa senang lagu ini akhirnya dirilis.” Calvin pun memuji pola kerja Rihanna yang sangat profesional. “[Rihanna] termasuk segelintir orang yang rela mendekam di studio sampai pekerjaan selesai. Kami bekerja sampai pukul delapan pagi untuk merampungkan lagu yang satu ini,” kata pria bertubuh jangkung 198 centimeter. Diakui Calvin, That is What You Came For mengalami banyak perubahan sehingga versi final terdengar sangat berbeda dengan versi awalnya. “Saya merasa grogi memamerkan [versi final] kepadanya [Rihanna],” kata Calvin. Selama ini, menurut Harris, ia tak pernah merasa sedemikian grogi saat bekerja sama dengan artis mana pun. “Dia mendengar lagu ini pertama kali di trailer di Coachella. Ada saya, dia dan managernya. “Dia seperti berkata, ‘Ini keren.’”
  12. Ditambah 8,5 juta pengguna yang memakai layanan sementara yang gratis, jumlah pengguna keseluruhan mencapai 15 juta orang. CEO Apple Tim Cook (kanan) merangkul salah satu pendiri Beats by Dre dan pegawai Apple, produser musik Jimmy Iovine dalam sebuah konferensi Apple di San Francisco, Juni 2015. Layanan pemutaran musik baru milik Apple Inc telah menjaring lebih dari 6,5 juta pengguna yang membayar, menurut CEO raksasa teknologi tersebut, Tim Cook, hari Senin (19/10). Berbicara dalam sebuah konferensi teknologi yang diselenggarakan oleh The Wall Street Journal di Laguna Beach, California, Cook mengatakan bahwa 8,5 juta orang lagi berpartisipasi dalam uji coba gratis untuk layanan Apple Music. Hal itu membuat jumlah pengguna keseluruhan mencapai 15 juta orang, yang menurut Cook sebuah debut yang berhasil. "Saya sangat bahagia karenanya, dan saya kira landasan itu sangat bagus," ujar Cook. Diluncurkan bulan Juni, Apple Music merupakan upaya perusahaan untuk membawa dominasi musik digital melalui toko iTunes ke era pemutaran musik yang dipelopori Spotify dan yang lainnya. Apple memperbolehkan pengguna untuk mencoba layanan itu secara gratis selama 90 hari, yang habis masa waktunya untuk para pengguna pertama awal bulan ini. Para analis telah memperkirakan bahwa layanan Apple ini akan memiliki pengikut kuat karena besarnya basis pengguna iTunes, namun hanya beberapa yang mengira pembuat iPhone itu akan melibas perusahaan-perusahaan pemutaran musik yang lain. Spotify, sang pemimpin industri memiliki lebih dari 20 juta pelanggan yang membayar di seluruh dunia, menurut perusahaan itu kepada kantor berita Reuters. Dalam sebuah perbincangan dengan Gerard Baker, pemimpin redaksi The Wall Street Journal, Cook juga sempat menyinggung Apple TV. Versi baru alat ini menampilkan aplikasi-aplikasi dan fitur pencarian meluas yang akan dirilis akhir bulan ini, namun produk itu sendiri tidak termasuk layanan pemutaran program TV (streaming), yang menurut para eksekutif industri sedang dieksplorasi oleh perusahaan tersebut. Meski televisi lambat berubah, Cook memperlihatkan optimisme bahwa industri itu pada akhirnya akan menyambut visinya mengenai aplikasi-aplikasi untuk televisi. Cook tidak secara publik mengakui upaya-upaya Apple untuk membuat kendaraan listrik, yang menurut para sumber Reuters sedang dikembangkan. Namun ia memperlihatkan visi mengenai seperti apa penampilan mobil-mobil itu, dengan penggunaan teknologi yang lebih besar. "Perangkat lunak menjadi komponen yang semakin penting dalam mobil masa depan," ujarnya. "Mengemudi secara otonom menjadi semakin penting." (www.voaindonesia.com)
  13. Menurut Federasi Internasional Industri Fonografis, penghasilan industri rekaman dunia naik 3,2 persen tahun 2015 menjadi US$15 miliar. Seorang teknisi audio mengontrol suara dalam sebuah proses rekaman di studio. Industri rekaman untuk pertama kalinya mengalami lonjakan penjualan dalam hampir 20 tahun, sebagian besar karena peningkatan popularitas laman-laman penyiaran daring (online streaming), menurut sebuah kelompok perdagangan industri, hari Selasa (12/4). Menurut Federasi Internasional Industri Fonografis, penghasilan industri rekaman dunia naik 3,2 persen tahun 2015 menjadi US$15 miliar, sebagian besar karena peningkatan jumlah langganan laman penyiaran, yang mengambil alih penjualan fisik untuk pertama kalinya. Hal ini menandai peningkatan signifikan pertama dalam pendapatan industri musik sejak 1998, ketika penjualan naik 4,8 persen. CEO federasi tersebut, Frances Moore, mengatakan peningkatan popularitasstreaming, merefleksikan sebuah industri yang telah beradaptasi pada zaman digital dan bangkit lebih kuat dan lebih cerdas." Kelompok ini memperkirakan bahwa 68 juta orang saat ini berlangganan musik digital. Tahun 2010, hanya delapan juta orang yang berlangganan penyiaran musik. Dalam setahun terakhir saja, pendapatan streaming naik lebih dari 45 persen, hampir menyamai unduhan digital pada iTunes dan laman lainnya. Namun kabar buruknya, diperkirakan 900 juta orang mendengarkan musik secara gratis di laman-laman seperti YouTube, dan kelompok ini mengatakan industri rekaman rugi $634 juta karenanya tahun lalu. Menurut YouTube, laman itu memberikan sarana bagi artis untuk mendapat paparan, dan laman itu telah membayar lebih dari $3 miliar untuk industri musik, jumlah yang menurutnya "naik signifikan dari tahun ke tahun." (www.voaindonesia.com)
  14. kotawa

    Avicii Putuskan Berhenti dari Musik

    Berusia muda dan punya karier cemerlang di musik rupanya belum cukup membuat DJ dan komposer Avicii tenang. Pemilik nama asli Tom Bergling ini pun baru saja mengumumkan bahwa ia akan berhenti dari dunia musik yang membesarkan namanya. Avicii, melalui surat terbuka, mengungkapkan betapa ia sangat bersyukur memiliki banyak sekali orang yang mendukungnya selama ini. Ini keputusan mudah bagi Avicii, ada beberapa hal yang membuatnya yakin untuk mengesampingkan musik. Dalam surat yang diunggah di website resminya, alasan utama Avicii rehat dari musik yakni ingin fokus dengan passion-nya yang lain, yang belum banyak ia jamah selama ini. Meski tak menyebut secara pasti, minatnya tersebut bukanlah merujuk pada dunia musik. "Jalan karierku memang dipenuhi sukses, tapi bukan berarti tak ada kendala. Aku telah tumbuh dewasa sebagai seorang artis. Aku jadi lebih mengenal diriku sendiri dan sadar bahwa masih ada banyak hal yang ingin kulakukan dalam hidup. Aku punya minat kuat di beberapa bidang lain tapi hanya ada sedikit waktu untuk menekuninya," tulis Avicii melalui website resminya. Menjadi kaya raya dan terkenal bukanlah alasan utama Avicii berkarier di musik. Bukan rahasia juga jika Avicii termasuk salah satu DJ dengan penghasilan terbanyak di dunia. Namun tahun 2016 menjadi momen terakhirnya sebagai DJ, setidaknya untuk sementara waktu.
  15. Guest

    Royalti bagi Musisi di Era Streaming Musik

    Layanan streaming musik Spotify baru merayakan 30 juta pelanggan, di atas Apple Music yang memiliki 11 juta pelanggan serta Tidal dengan 1 juta. Penambahan pengguna yang membayar tarif berlangganan ini dinilai penting untuk bisnis streaming, termasuk untuk pembayaran royalti kepada musisi.
  16. Para astronot Apollo 10 mengaku mereka mendengar suara musik yang misterius dari sisi gelap bulan. Para astronot wahana antariksa Apollo 10 mengaku mereka mendengar 'suara musik' yang misterius dari bagian bulan yang gelap. Mereka tidak tahu pasti apakah mereka mendengar bunyi dan kebingungan apakah benar ada musik yang datang dari bagian belakang bulan. Mereka bisa mendengar dengung musik 'jenis bunyi luar angkasa' saat mereka melintasi bagian belakang bulan pada akhir tahun 1960-an dan mereka khawatir tak ada seorang pun yang akan mempercayai mereka. Suara-suara itu mulai muncul setelah kapsul Apollo 10 itu melintasi bulan selama 60 menit dan pesawat ulang alik itu berada di sisi terjauh bumi. Kisah ini diungkapkan menjelang pemutaran seri Nasa's Unexplain Files di saluran televisi Amerika, Science Channel. Dalam dokumenter ini terdengar para astronot, Eugene Cernan dan John Young mengatakan, "Kalian dengar itu? Suara siulan?" Astronot lainnya menimpali, "Jelas itu musik yang janggal." Suara musik misterius itu berlangsung selama kapsul Apollo 10 berada di bagian gelap bulan. Suara itu muncul selama hampir satu jam dan terekam, namun NASA menggolongkannya sebagai berkas rahasisa, dan baru merilis rekaman itu hingga tahun 2008. Peristiwa itu terjadi pada tahun 1969 ketika Apollo 10 mengorbit bulan. Program televisi yang akan diputar itu membahas berbagai hal yang mungkin menyebabkan suara-suara aneh itu, termasuk kemungkinan gangguan radio akibat medan magnet di atmosfer. Betapa pun, bulan tidak memiliki medan magnet dan tak memiliki cukup atmosfer untuk menghasilkan suara-suara itu. Pada tahun 1969, kapsul Apollo 11 jatuh dari ruang angkasa dan mendarat di Samudra Pasifik. Salah satu kemungkinan yang paling masuk akal adalah bahwa suara itu merupakan 'interferensi antara gelombang radio VHF di modul bulan dengan yang di Modul Komando'. Michael Collins, pilot Apollo 11, mengatakan dia juga mendengar suara-suara saat terbang di sekitar sekitar sisi gelap bulan tapi diberitahu oleh para insinyur bahwa itu hanya interferensi radio. Dia mengatakan dalam bukunya, Carrying the Fire: An Astronaut's Journeys, bahwa suara-suara itu muncul ketika kedua radio dihidupkan di kedua modul dan berada dekat satu sama lain, tapi berhenti ketika modul mendarat di bulan dengan Neil Armstrong dan Buzz Aldrin di dalamnya.
  17. desipermatakenz

    Adele persembahkan konser untuk korban bom Brussels

    Adele mengajak para penonton untuk ikut menyanyikan salah satu lagu miliknya Make You Feel My Love untuk menghormati para korban serangan bom di Brussels. Adele dan para penggemarnya memberi penghormatan bagi para korban yang terdampak serangan teroris di Brussels pada Selasa 22 Maret 2016. Selain meminta penonton untuk ikut menyanyikan salah satu lagu miliknya, penyanyi asal Inggris itu juga mengajak penggemarnya untuk menyalakan lampu ponsel mereka di O2 Arena, London. Tiga puluh empat orang meninggal dan 250 mengalami luka-luka setelah bom bunuh diri menghantam bandara di Brussels dan sebuah stasiun kereta bawah tanah. "Ini lagu Make You Feel My Love, dan saya persembahkan untuk Brussels malam ini, saya ingin Anda semua menyanyikannya bersama saya, sehingga mereka bisa mendengar kita," kata Adele kepada para penonton. Usai melantunkan sebuah lagu, dari album debutnya berjudul 19, ia berkata,"Saya rasa saya belum pernah merasa terharu seperti ini sebelumnya di dalam hidup saya, di konser-konser say. Itu tadi sangat indah". "Terima kasih banyak sudah melakukan itu. Saya rasa mereka mendengar kita," imbuhnya. Di London, konferensi pers karpet merah film Batman v Superman: Dawn Of Justice European di London batal setelah terjadi serangan Brussels. Para bintang seperti Ben Affleck dan Henry Cavill sempat berhenti untuk berfoto tetapi mereka tidak berbicara apapun kepada media.
  18. heru_sitohang9

    Jenis jenis Aliran Musik Jazz

    Sebagai suatu genre musik, jazz ternyata telah mengambil tempat dalam sejarah musik dunia. Dulu jazz dianggap sebagai musik yang bikin pusing kepala, (sangat) susah dimengerti, dan membosankan. Tetapi sekarang, dengan berbagai jenis aliran dalam jazz yang sangat jauh berbeda dengan ketika pertama kali muncul, jazz telah mampu menyihir jutaan penggemar di seluruh dunia. Bahkan anak-anak muda-pun mulai banyak yang menggemari jazz. Dari berbagai literatur (dan juga situs internet) yang memuat tentang jazz, kita dapat melihat berbagai aliran-aliran dalam jazz, sejak pertama kali muncul di New Orleans sampai perkembangannya sekarang ini. Mungkin tulisan ini kurang informatif dalam membahas tentang jazz tetapi setidaknya dapat memberikan gambaran seperti apa musik jazz itu. Berbagai aliran jazz yang ada antara lain : Ragtime: Asal muasalnya musik jazz. Musik yang menyerupai musik afrika dengan beat dan tone yang menyerupai musik asli afrika. Vibrant, enthusiastic, and extemporaneous adalah ciri-ciri yang dapat dikenali. Classic Jazz: Sering disebut dengan “New Orleans Style”. Aslinya berupa brass band yang ditampilkan di acara dance dan pesta-pesta diakhir tahun 1800-an dan awal 1900-an. Instrument musical dilengkapi dengan clarinet, saxophone, cornet, trombone, banjo, bass, guitar, drum dan piano. Improvisasi sangat ditekankan dalam permainannya dan aransemen musikal dapat berbeda dari setiap penampilannya. Hot Jazz: Jazz jenis ini dicirikan dengan penyanyi solo yang berimprovisasi, struktur melodi yang khas, dan biasanya mempunyai klimaks yang emosional dan “hot”. Rhytm sectionnya biasanya diiringi oleh gitar, bass, banjo, dan drum yang meningkat pelan-pelan sehingga mencapai klimaks (crescendo). Tokoh utama dari aliran ini, siapa lagi kalau bukan Louis Armstrong. Chicago Style: Chicago menjadi pusat kelahiran aliran ini yang inti utamanya adalah “inventive player”. Dikarakteristikkan dengan aransement yang inovatif dan harmonis, dan teknik pemainnya yang tinggi. Tokoh-tokoh utamanya antara lain Benny Goodman, Bud Freeman, Edie Condon, dan Gene Krupa. Swing: Tahun 1930-an menjadi awalnya swing. Karakteristik utamanya : robust and invigorating. Swing juga sering dikatakan musik dance. Walaupun bermain secara kolektif, sebuah band swing dapat menunjukkan performansi solo untuk mengimprovisasi melodi utamanya. Tokohnya banyak tapi yang sering dijuluki sebagai The King of Swing adalah Benny Goodman. Kansas Style: Aliran ini lahir pada masa The Great Depression sekitar tahun 1920-an dan 1930-an di kota Kansas, USA. Karakteristiknya adalah gaya yang sangat soulful dan blues. Tokohnya antara lain Charlie Parker. Gypsy Jazz: Aslinya diperkenalkan oleh gitaris Perancis, Django Reinhardt. Sering dipengaruhi oleh musik rakyat (folk music) dari eropa timur. Sering juga dikenal dengan nama Jazz Manouche. Ciri utamanya adalah : languid, seductive feel, yang dikarakteristikkan dengan “quirky cadences” dan “driving rhytms”. Bebop: Berkembang di awal tahun 1940-an. Masih mengandalkan improvisasi, dalam bop seorang soloist bebas mengeksplorasi kord selama masih dalam struktur kord yang ada. Bebop berbeda dari swing, dan terlebih lagi musik dance. Bebop juga menjadi dasar bagi inovasi-inovasi dari musik jazz. Playernya antara lain : Charlie Parker (saxophon) dan Dizzi Gillespie (trumpet). Mainstream: Lahir kembali dari aliran musik jazz yang tidak terlalu mengikat pada akhir 1970-an dan awal 1980-an. Aliran ini sering disebut Modern Mainstream atau Post Bop, dan mempengaruhi aliran musik yang lain seperti Cool Jazz, Classic, dan Hardbop. Mainstream juga sering diklasifikasikan sebagai aliran jazz yang tidak terlalu berhubungan dengan aliran historis dari musik jazz. Vocalese: Sering disebut dengan jazz vokal. Mengkombinasikan lyric dan musik dalam suatu solo instrumental. Secara nature adalah bop, tapi diutamakan adalah nyanyian solo diiringi grup musik kecil atau ensembel. Playernya antara lain : Eddie Jefferson dan Jon Hendricks. Cool: Sering dikatakan sebagai “campuran” bebop dan swing jazz. Aliran ini terbentuk akhir 1940-an dan merupakan “anak kandung” bebop yang menggabungkan swing dalam tone yang harmonik dan dinamis. Dijuluki juga “West Coast Jazz”, karena inovasinya banyak berasal dari pantai barat USA, terutama kota Los Angeles. Hard Bop: Salah satu aliran lain dari jazz, yang merupakan anak dari aliran bebop. Melodi pada hardbop lebih bernuansa “soulful” dibandingkan bebop, dan terkadang dipengaruhi tema-tema musik Rhytm & Blues dan musik Gospel. Salah satu inovatornya adalah pianis Horace Silver. Bossa Nova: Campuran dari West Coast Cool, European Classical Harmonies, dan rhytm Samba Brasil. Sering disebut dengan nama Brasillian Jazz, dan berkembang di Amerika sekitar tahun 1962. Playernya antara lain Joao Gilberto, Antonio Carlos Jobim, dan di Amerika adalah Charlie Byrd dan Stan Getz. Free Jazz: Kadang disebut juga dengan “Avante Garde”. Solis dari free jazz bereksperimen dengan bebas (free) terhadap musiknya. Ornette Coleman dan John Coltrane adalah contohnya. Soul Jazz: Berasal dari Hardbop yang cukup terkenal di awal 1960-an. Berimprovisasi dengan chord progression, sama seperti bop. Tokohnya antara lain Horace Silver dengan piano Hammond-nya. Groove: Sering disebut “of-shoot of Soul Jazz”. Groove sering menggunakan tone-tone dari musik blues dengan fokus terutama pada rhytms. Musik ini bernuansa gembira dan sering menyentuh emosi pendengarnya untuk dance, sedangkan blues lebih lambat. Improvisasi solo jarang digunakan dan lebih mengandalkan musik kolektif. Fusion: Aliran ini merupakan campuran antara “jazz improvisation” dengan energi dan rhytm dari musik rock. Walaupun demikian, terkadang pencampuran ini sering dianggap merupakan bagian dari musik rock dan bukan jazz. Aliran ini juga merupakan semacam “pemberontakan” musisi jazz, khususnya aliran hardbop terhadap “puritan jazz”, yang seakan-akan menahbiskan bahwa jazz haruslah seperti yang sudah ada. Fusion jazz memang identik dengan bantuan teknologi canggih seperti MIDI. Fusion adalah cabang dari jazz mainstream yang didalamnya sudah dicampur rock dan funk. Mengacu pada namanya, Jazz Rock atau Fusion adalah tipe Jazz yang musisinya dalam mengapresiasikan sampai melewati batas sampai kedaerah Rockataupun jenis musik lain. Fusion mengkombinasikan kebiasan-kebiasaan & energi dari musik Rock dengan harmonisasi yang sempurna dan kebebasan improvisasi Jazz. Jazz Rock fusion berbeda dari konvensional Jazz dibeberapa aspek. Pemakaian Rhythm yang lebih kaku dan sedikit menggoyang perasaan. Dibeberapa bagian artis tambahan memainlain suatu yg berseberangan, dengan pengembangan rhythmic dan bentuk rhythmic yg tidak standar yang ditumpukan pada ekspresi. Penggunaan alat electric/electronic seperti gitar electrik, bass electric dan synthesizer sering menggantikan alat musik tradisional jazz sepertisaxophone, trumpet dan bass betot. Afro-Cuban Jazz: Sering disebut dengan nama Latin Jazz. Merupakan kombinasi dari improvisasi jazz dan rhytm musik latin. Instrumen musik yang digunakan sama dengan instrumen musik jazz pada umumnya, tetapi lebih terpusat pada rhytm section dari instrumen conga, timbale, bongo dan instrumen latin lainnya. Tokohnya antara lain Arturo Sandoval, Poncho Sanchez, dan Chucho Valdes. Acid Jazz: Acid jazz (dikenal juga dengan jazz klub) adalah genre musik yang menggabungkan elemen-elemen musik soul, funk, dan disco. Genre ini dikembangkan pada tahun 1980-an dan 1990-an, awalnya pada klub malam di Inggris Selatan. DJ Gilles Peterson dan Chris Bangs umumnya dikenal sebagai yang menciptakan istilah acid jazz, pada tahun 1987. Acid Jazz sering dikatakan bukanlah genre musik jazz, karena keterikatannya yang lemah dengan sejarah musik jazz. Awalnya adalah musik dance British. Yang kemudian dikombinasikan dengan musik klasik jazz, Funk 70-an, Hip-hop, Soul dan musik latin, dimana yang menjadi fokus adalah musik instrumentalnya dan bukan lirik. Akhirnya menghasilkan musik yang kaya dengan improvisasi musik yang kesannya “campur baur”, dan sering disebut Acid Jazz. European Jazz: Di akhir abad 20, musisi jazz Perancis dan negara-negara Skandinavia merasa bahwa ekspresi musik jazz amerika telah kehilangan “rasa”-nya di jaman sekarang ini. Itulah awal mereka menciptakan style baru yaitu European Jazz. Seperti Acid Jazz, european jazz berakar pada musik dance, dan mengkombinasikan dgn elemen-elemen house music (musik disco dgn basic Funk). Suara yg dihasilkan lebih bernuansa digitaly dan electronicaly dan terasa kontemporer. Tokohnya antara lain Bugge Wesseltoft, Nils Petter Molvaer, dan Martial Solal. Smooth jazz Smooth jazz adalah salah satu bentuk jazz, sering kali percampuran dengan R&B. Smooth jazz berkembang sebagai bagian dari bentuk jazz fusion, dan cenderung memberi tekanan pada melody dibanding kepada improvisasi. CTI Records milik Creed Taylor bagian yang amat penting diperkembangan bentuk ini dipertengahan 1970. Wes Montgomery membuat beberapa buah rekaman instrumental dari sejumlah lagu pop yang terkenal yang tidak banyak diminati penikmat Pop dibanding jazz fan; hasil perusahaan rekaman ini sering tidak dianggap sebagai album smooth jazz yang penting. Jazz fan memandang smooth jazz dengan sebelah mata, atau bahkan menganggapnya bukan jazz sama sekali, tapi beberapa yang lain menolak pandangan tersebut, seperti musisi yang dihormati Pat Metheny, David Sanborn, Marcus Miller dan yang lainnya sering diklasifikasikan sebagai “smooth jazz,” begitu juga bagian dari mereka mampu menampilka bermacam macam gaya. Funk Funk adalah sebuah aliran musik yang mengandung unsur musik tarian Afrika-Amerika. Umumnya musik funk dapat dikenali lewat ritme yang sering terpotong singkat, bunyi gitar ritme yang tajam, perkusi yang dominan, pengaruh jazz yang kuat, irama-irama yang dipengaruhi musik Afrika, serta kesan gembira yang didapati saat mendengarnya. Akar funk dapat ditelusuri hingga jenis rhythm and blues dari daerah Louisiana pada tahun 1960-an. Aliran musik ini terkait dekat dengan musik soul serta jenis musik turunan lainnya seperti P-Funk dan Funk Rock. Itu hanya gambaran sekilas tentang aliran-aliran dalam musik jazz yang diambil dari berbagai literatur musik jazz. Banyak juga tokoh-tokoh penting dalam musik jazz yang tidak ada dalam ringkasan diatas. Sekarang ini sudah banyak musisi dan vokalis baru jazz, misalnya Jammie Cullum, Renee Olstead, dan lain-lain, yang membuat batasan-batasan dalam aliran musik jazz sudah mulai kabur. Walaupun demikian, intinya bukanlah aliran itu sendiri, tetapi Jazz yang sekarang ini sudah mendunia.
  19. Tahun 2016 ini merupakan tahun yang cukup berarti bagi grup band asal bandung, Kahitna. 30 tahun sudah kahitna telah menghiasi panggung musik indonesia. Untuk merayakan hari jadi mereka yang ke 30 ini, grup band yang di gawangi oleh yovie widianto, mengadakan konser selebrasi anniversary mereka yang bertajuk "Kahitna Anniversary Love Festival 2016". Konser tunggal dari Kahitna tersebut diselenggarakan pada tanggal 13 februari 2016 lalu dan diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC). Band yg slalu mengangkat tema ttg cinta pada stiap liriknya, serta Tanggal penyelenggaraan yang berdekatan dengan hari kasih sayang seakan menjadi moment yang pas bagi para fans yang ingin bernostalgia dengan tembang favorit dari kahitna dalam suasana hari valentine. Konsep yang diangkat pada konser ini pun cukup menarik. Dimana konser ini dibagi menjadi empat stage, yaitu panggung Love, Hope, Passion dan Dreams. Tidak hanya itu, "Kahitna Anniversary Love Festival 2016" menghadirkan bebrapa musisi yang akan ikut andil dalam konser ini. Antara lain : Maliq & D'essentials, Isyana Sarasvati,RAN, Tulus, Titi DJ, Kunto Aji, The Groove, Raisa dan group legendaris yang berawal dari nama AB3 menjadi Be3. Dengan konsep "Tribute To Kahitna" musisi yang tampil akan ikut membawakan alunan masterpiece dari Kahitna itu sendiri. Tidak hanya menyajikan musik konser saja, acara yang di promotori oleh berlian entertainment ini juga menyajikan urban festival, dimana tersedia bbrapa booth bazar dan juga food truck yang membuat acara ini semakin mempunyai daya tarik yang besar bagi para pengunjung konser "Kahitna Anniversary Love Festival 2016". Artikel dan Photo : Irwan Adrias
  20. sahyati321

    [Tanya] Musik Jadul Apa Yang Kamu Suka?

    Hai ndral, kata orang musik itu adalah seni dan musik juga menumbuhkan indra kepekaan kita loh. Sekarang udah banyak sekali musik musik yang terpublikasikan, dari dalam maupun luar negeri. Musik kan udah dimulai dari lama, musik jadul apa yang paling kamu faoritin sampai sekarang?
  21. pusat_indoindo

    Ahok Kecewa Polisi Tak Izinkan Iwan Fals Beraksi

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah memastikan diri hadir di perayaan Tahun Baru 2016 yang akan diadakan di Pantai Ancol, Jakarta Utara. Namun Ahok dibuat kecewa lantaran tidak bisa menyaksikan musisi idolanya beraksi. Musisi idola yang dimaksud adalah penyanyi senior Iwan Fals. Kabarnya, Iwan Fals tidak mendapat izin dari kepolisian untuk sumbang suara di perayaan pergantian tahun. "Saya padahal sudah siap-siap untuk bisa menonton Iwan Fals, inginnya Iwan Fals karena lebih bagus," kata Basuki saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta kemarin. Menurut Ahok, pihak kepolisian mempertimbangkan faktor keamanan seandainya Iwan Fals tetap manggung di Ancol. Seperti diketahui, setiap kali Iwan Fals manggung penonton yang ingin menyaksikan hampir dipastikan akan membludak. Tidak mau keamanan perayaan terganggu polisi pun, kata Ahok, tidak memberi izin. "Itu ada di laporan pihak Ancol, katanya tidak dapat izin," ujarnya. Meski batal untuk menyaksikan Iwan Fals, Ahok tetap akan menghadiri perayaan Tahun Baru 2016 di Ancol. Alih-alih menonton Iwan Fals, Ahok pun siap untuk menyaksikan persembahan lagu yang nanti akan disuguhkan oleh band Noah. "Iya (nonton Noah)," kata Ahok. Sebelumnya Ahok memutuskan untuk tidak mengadakan panggung perayaan Tahun Baru 2016 di Bundaran Hotel Indonesia. Dia beralasan, pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di sepanjang Jl. Jenderal Sudirman menjadi alasan perayaan Tahun Baru 2016 tidak difokuskan di Bundaran HI. "Ini kita sedang membangun MRT dan saya takut ada apa-apa, apalagi ada lubang dalam yang begitu banyak. Itu bisa membuat masalah," kata Ahok Ahok menjelaskan bahwa setelah pembangunan MRT selesai maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pelebaran trotoar di sepanjang jalan yang dilalui MRT tersebut. Pelebaran sebanyak 10 meter di kanan dan kiri jalan protokol tersebut akan dilakukan jika MRT sudah benar-benar selesai dilaksanakan. Jika itu sudah dilakukan maka perayaan semacam tahun baruan akan kembali dilaksanakan di Bundaran HI. "Jika itu sudah selesai barulah kita semua kumpul lagi di Bundaran HI. Jadi sepanjang jalan dari Bundaran HI hingga Monas akan ada trotoar lebar untul jalan," kata Ahok.
  22. TheKingsArmy

    Ada Robot Yang Bisa Main Musik Jazz

    Di era digital ini, sangat mudah menemui robot yang mampu mengerjakan tugas sehari-hari, seperti pelayan restoran, petugas keamanan, hingga asisten rumah tangga juga sudah ada. Namun bagaimana jika sebuah robot memiliki keahlian dalam bermain musik jazz? Ya, hal inilah yang tengah dikembangkan oleh militer AS dalam mengembangkan sebuah robot yang mampu bermain musik. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) yakni selaku badan pertahanan dan penelitian Amerika Serikat berencana mengembangkan program yang dapat mengadaptasi langsung dari musisi jazz manusia. Program yang dimaksud ini adalah Musical Improvising Collaborative Agent (MUSICA) yang mana bertujuan menciptakan suatu perangat, dalam konteks ini berupa robot yang mampu bermain musik jazz bersama manusia secara mandiri . Seperti yang dilaporkan Popular Science, program DARPA ini akan bertumpu pada sebuah database yang mana data-data para pemain solo sebelumnya telah dikumpulkan terlebih dahulu oleh para peneliti. Hal ini bertujuan agar progam dapat memahami karakteristik musik jazz. Cara kerja robot tersebut, mula-mula akan memahami dan menyerap ilmu musik jazz, setelah itu ia akan mampu menciptakan sebuah respon dari apa yang ia tangkap sebelumnya. Dalam konteks ini, musik merupakan bahasa bahasa baru yang harus mereka pelajari dan kemudian mereka terapkan dalam sebuah respon. Mengutip dari BBC Indonesia, salah satu ilmuwan yang mengembangkan proyek MUSICA dari School of Art and Design di University of Illinois menuturkan “Tujuan kami di musim panas selanjutnya adalah mempesembahkan sistem ‘panggil dan jawab’, di mana saya bisa memainkan satu bait musik dan sistem ini akan menganalisisnya, lalu memberi jawaban atau respon semirip mungkin,”. Grosser juga menambahkan bahwa membuat sebuah program yang dapat memainkan musik jazz merupakan ide yang sangat gila. Menurutnya, “Jika kita dapat membuat robot yang bisa bermain musik secara handal dengan sistem yang berhasil kita kembangkan, tandanya kita benar-benar berhasil”. Namun yang agak aneh adalah, sejatinya DARPA merupakan badan pertahanan negara yang berfokus pada militer. Lantas mengapa mereka ingin mengembangkan sebuah robot yang mampu bermain musik? Tentu pasukan militer AS tidak mungkin tiba-tiba berubah menjadi maestro musik jazz bersama robot. Digadang-gadang, mereka ingin menciptakan robot berteknologi canggih. Tujuan mereka tidak hanya ingin menghadirkan sebuah robot yang mampu berkolaborasi antara manusia dan robot. Canggih dalam hal ini adalah, mereka ingin menciptakan robot yang mampu merespon tindakan dari manusia secara instan. Dengan hadirnya jenis robot baru ini, maka di masa mendatang akan semakin banyak lagi robot-robot dengan kemampuan unik.
  23. Mendengarkan musik karya Eminem disebut sebuah penelitian bisa meningkatkan performa olahraga sampai 10 persen. Hal ini terkait dnegan lirik karya Eminem yang disebut penuh makna dan emosional, demikian pernyataan para peneliti seperti dikutip dari Independent. Para peneliti dari Harbury College dan University Centre menemukan lagu-lagu seperti Lose Yourself, Not Afraid dan Without Me secara signifikan bisa meningkatkan performa saat seorang atlit harus menjalankan latihan intens. Perenang Inggris, Ben Hooper adalah atlit yang dipelajari saat dia mempersiapkan diri untuk renang 2.000 mil melintasi Atlantik dari Sengal di Afrika Barat ke Natal di Brazil pada Desember lalu. Para peneliti memonitor performa Hooper di kolam renang di Cheltenham dan di laut Florida untuk menentukan musik mana yang paling baik hasilnya diantara 100 lagu yang dipilih. Musik Eminem terbukti pada Hooper bisa memperbaiki hingga 10 persen kemampuan fisiknya sekaligus mengatasi kelelahan. Sebagai tambahan Eminem, sang pemenang 15 kali Grammy Awards untuk musik rap itu ada musik dari Swedish House Mafia dan The Script yang cukup baik hasilnya. Namun lagu-lagu lain tidak berpengaruh pada Hooper untuk meningkatkan kecepatannya berenang. Lagu yang terbukti tidak bisa mendongkrak semangat dan performa olahraga adalah jenis reggae. Tiga lagu karya Bob Marley termasuk yang punya efek negatif. Demikian pula lagu I Don't Wanna Miss a Thing dari Aerosmith danTear Drop dari Massive Attack. Pemimpin penelitian dan psikolog olahraga, Richard Collins mengatakan lagu-lagu yang memiliki lirik berisi gema emosional adalah yang paling berhasil mendongkrak performa atlit. Bukan sekadar tempo dan irama musiknya. “Beberapa orang mengatakan irama itu penting. Sehingga para atlit dianjurkan untuk mendengarkan musik yang lebih cepat iramanya dari kebiasaan mereka — ini diyakini bakal membuat mereka fokus pada performa dan mengabaikan rasa sakit,” kata Collins. “Beberapa orang lagi percaya bahwa musik yang keras dan cepatlah yang lebih bermanfaat.” “Namun penelitian kami menemukan justru paling penting adalah dampak lirik yang emosional yang dihasilkan musik lebih utama.” Collins menyebut untuk membangkitkan semangat atlet, memang irama yang cepat tetap dibutuhkan. Tapi lirik yang emosional tetap lebih utama. Menjelaskan Musik Eminem yang berasal dari Detroit itu, Collins menyebutkan, ”Pada Ben mendengarkan Eminem bisa menginspirasi rasa percaya diri dan meluruskan niatnya untung menang. Sementara lagu lainnya membuatnya teringat akan anak perempuannya dan mengapa dia berusaha memecahkan rekor historis ini dengan menunjukkan orang biasa bisa melakukan sesuatu yang luar biasa.”
  24. Pertengahan bulan September kemarin, Snapchat telah menghadirkan beberapa fitur terbaru, khususnya fitur selfie. Ya, fitur yang lebih dikenal dengan nama fitur Lenses ini memungkinkan pengguna menambahkan efek khusus pada foto maupun video yang Anda rekam. Saking menariknya fitur tersebut, One Direction memutuskan untuk menggunakannya sebagai media pemasaran album kelima mereka, 'Made In The A.M'. Pada video Snapchat ini, terlihat Harry, Niall, Louis, dan Liam tengah membagikan bocoran judul lagu. Kelihatannya, mereka mengambil video tersebut di sela-sela acara tour 'On The Road Again'. Di sana nampak Harry tak terlalu banyak bicara, justru Niall, Louis, dan Liam yang terlihat memanfaatkan fitur Lenses untuk menyebutkan beberapa judul lagu terbaru. Album kelimanya ini terdiri dari 17 lagu yang rencananya akan diluncurkan pada tanggal 13 November 2015. Berikut ke-17 judul lagu yang terdapat pada album 'Made In The A.M'. 1. 'Hey Angel' 2. 'Drag Me Down' 3. 'Perfect' 4. 'Infinity' 5. 'End Of The Day' 6. 'If I Could Fly 7. 'Long Way Down' 8. 'Never Enough' 9. 'Olivia' 10. 'What A Feeling' 11. 'Love You, Goodbye' 12. 'I Want To Write You A Song' 13. 'History' 14. 'Temporary Fix' 15. 'Walking In The Wind' 16. 'Wolves' 17. 'A.M.'
  25. davidbo

    Pasir menjadi irama musik

    Tau pasir yang dilautan? Pasir itu biasanya kita injak aja, tapi ternyata bisa jadi sebuah musik juga. Pasir menjadi indah mengikuti alur musik. Inilah seninya. Tonton yuk ndral videonya.
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi