Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'music'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 14 results

  1. Jakarta - Ricky Kevin, penyanyi berbakat asal kota Bandung ini kembali meramaikan blantika musik Indonesia. Single baru bertajuk “Berapa Banyak Cinta” ini resmi dirilis pada 16 Oktober 2018, ciptaan Bemby Moor. Dibawah naungan manajemen CKH Entertainment, bekerja sama dengan lebih dari 50 radio di seluruh Indonesia melakukan pemutaran serentak untuk single yang easy-listening ini. Sebagai rangkaian dari kegiatan promosi single terbaru dari Ricky Kevin ini, CKH Entertainment menggandeng Soul of Jakarta menyelenggarakan lomba cover lagu “Berapa Banyak Cinta” dengan tema “BBC – Berani Bikin Cover”. Mau tahu lagunya seperti apa? Kalian bisa request ke radio kesayangan kalian di seluruh Indonesia. Lomba ini diadakan sebagai wadah bagi siapa saja yang memiliki minat, bakat dan talenta di bidang musik untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam bermusik. Para peserta akan diberi kesempatan untuk unjuk kemampuan dalam melakukan cover lagu “Berapa Banyak Cinta” yang akan di unggah ke akun media sosial Instagram. Tak tanggung-tanggung, sejumlah hadiah menarik pun seperti kamera, alat musik, jam tangan dan uang tunai menanti bagi para peserta dengan kreativitas terbaik. Syarat dan Ketentuan : Wajib follow Instagram @ckhentertainment Subscribe YouTube channel CKH Entertainment Rekam video cover lagu Ricky Kevin – Berapa Banyak Cinta Upload video cover ke akun Instagram dengan durasi maksimal 1 menit. Apabila lebih 1 menit, video dapat di upload dengan Multiple Video. Cantumkan caption menarik mengenai alasan kamu meng-cover lagu Ricky Kevin – Berapa Banyak Cinta dan sertakan hashtag #coverlaguBBC #beranibikincoverRK #rickykevinberapabanyakcinta Tag dan mention @ckhentertainment Ajak teman-teman untuk like video cover kalian Batas akhir upload video cover lagu ini sampai tanggai 31 Maret 2019 Pemenang akan diumumkan pada tanggal 5 April 2019 melalui Instagram CKH Entertainment Acara ini didukung oleh 20 media partner diantaranya : Binus TV, Cinmi, Event Jakarta, Event Surabaya, Gigs Corner, Jogja Punya Acara, Jejaring Acara, Kabar Kampus, Kabar Nusa. Dom, Media Event, NaREMA, Ngobas, Raja Event, Surabaya Pagi, Sumsel Post.com, Sumsel Daily, Sumsel Sembilan, Suara Pemuda Yogya, Seputar Event, Soul of Jakarta, dan Warta Event. Baca selengkapnya di: www.soulofjakarta.com dan Follow us: @soulofjakarta on Twitter | Soul of Jakarta on Facebook
  2. TERBENTUK sejak Januari 2014 dan ganti personel, unit rock ugal-ugalan Blackteeth kembali dengan karya anyar. Kali ini, band yang dihuni Satriyo (vokal), Jerremia Gaol (bas), Arya Novanda (gitar), dan Morris Orah (drum) itu merilis nomor Jari Tengah Di Udara. Lagu yang menjadi materi minialbum Blackteeth itu merupakan luapan kekecewaan dan amarah lewat medium musik. "Lagu ini menggambarkan amarah seseorang yang saya ungkapkan dalam pilihan kosakata yang berbeda dari lirik-lirik lagu Blackteeth sebelumnya. Saya menyampaikannya tanpa harus mengemukakan secara langsung dari orang-orang di dalamnya. Menurut saya ini adalah elemen yang ingin saya tunjukan dengan Blackteeth yang sekarang," ungkap Satriyo, Selasa 20 Maret 2018. Satriyo menjelaskan, secara komposisi, lagu Jari Tengah Di Udara dikemas dalam komposisi yang lebih tertata. Setiap instrumen dari masing-masing personel dihadirkan sejajar. Alhasil tidak ada yang terlalu menonjol. Lagu Jari Tengah Di Udara dibuka dengan permainan drum Morris yang dinamis. Komposisi kemudian disambut dengan raungan gitar Arya dan dentuman bas Jerry. Racikan ini membuat orang yang mendengarkan jadi bersemangat. "Sebenarnya secara aransemen lagu ini lebih kompleks dari lagu-lagu Blackteeth sebelumnya. Soalnya pengerjaan lagu ini dihasilkan melalui proses jamming," ungkap Satriyo. Satriyo mengakui, kehadiran Arya dan Morris yang bergabung sejak 2017 memberi suntikan energi baru untuk Blackteeth. Hasilnya bisa didengar lewat Jari Tengah Di Udara yang terdengar lebih eksploratif tapi tetap menggambarkan ciri khas Blackteeth. Menurut Satriyo, kehadiran Arya dan Morris bukan menggantikan personel sebelumnya, yakni Christopher Bollemeyer atau Coki dan Eno Gitara. Namun lebih membangun semangat Blackteeth yang baru. Tentunya dengan formasi terkini, misi Blackteeth bisa tersampaikan. Video Musik: Lirik BLACKTEETH - Jari Tengah Di Udara Detak jantung berdegup kencang Aliran darah terpompa Jari tengah di udara Emosi tak terbendung lagi Amarah jadi frustasi Jari tengah di udara Jari tengah di udara 4x Terdesak berontak aku teriak Terhimpit terjepit aku menjerit Jari tengah di udara Jari tengah di udara Terdesak berontak aku teriak Terhimpit terjepit aku menjerit Jari tengah di udara Jari tengah di udara 8x Jari tengah di udara 4x Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/blackteeth-jari-tengah-di-udara-2KtJ
  3. Adele dikabarkan tidak akan menggelar tur dunia lagi. Tur dunia bertajuk Adele Live yang digelar untuk mempromosikan album ketiganya, 25, akan segera berakhir di Wembley Stadium, London, 2 Juli 2017 mendatang. Kabar tersebut merebak melalui tulisan tangan Adele di sebuah kertas yang tersebar melalui media sosial, baru-baru ini. Dalam catatan itu, Adele mengungkap sebab mengapa dirinya enggan menggelar tur dunia lagi di kemudian hari. "Jadi ini lah, setelah 15 bulan di perjalanan (tur) dan 18 bulan setelah album 25, kita telah berada di titik akhir. Kami telah melakukan tur ini di seluruh UK dan Irlandia, Eropa, Amerika, hingga Australia dan Selandia Baru," tulis Adele. Adele menganggap perjalanan panjang tur tersebut memang terasa menyenangkan. Namun, Adele tak memungkiri bahwa dirinya selalu merindukan rumah, tempat dimana ia dan orang-orang yang dicintai tinggal. "Tur merupakan sesuatu yang aneh bagiku dan aku tak merasa cocok dengan itu. Aku benar-benar orang rumahan dan suka menikmati hal-hal kecil. Selain itu, aku orangnya dramatis dan punya pengalaman buruk soal tur," lanjut Adele. "Aku sudah melakukan 119 pertunjukan dan 4 pertunjukan terakhir ini akan berlangsung cepat. Konser-konser itu merupakan hasil kerja keras dan aku sangat senang karena telah melakukan itu," ungkap Adele. Rupanya sebab itu pula yang menjadi latar belakang pemilihan lokasi konser puncak tur Adele. Pelantun "When We Were Young" itu sangat ingin dekat dengan kampung halamannya di Inggris. "Hal yang membuatku melakukan tur ini adalah kalian (penggemar) dan aku berharap tur ini membawa pengaruh pada hidupmu, seperti yang telah dilakukan para penyanyi kesukaanku pada hidupku. Dan aku ingin konser terakhirku bertempat di London karena aku tak tahu apakah aku akan menggelar tur lagi. Jadi aku ingin saat-saat terakhir pertunjukanku dilakukan di rumah," tulis Adele. Pernyataan panjang menohok hati itu pun diakhiri dengan ungkapan terima kasih dari sang penyanyi pada penggemar. Adele nyaris tak percaya terhadap dedikasi para penggemar terhadap perjalanan kariernya. "Terima kasih karena sudah datang, terima kasih untuk cinta dan kebaikanmu yang sulit dipercaya. Aku akan mengingat ini semua di sepanjang hidupku. Aku mencintaimu. Selamat malam," Adele menandaskan.
  4. Ditambah 8,5 juta pengguna yang memakai layanan sementara yang gratis, jumlah pengguna keseluruhan mencapai 15 juta orang. CEO Apple Tim Cook (kanan) merangkul salah satu pendiri Beats by Dre dan pegawai Apple, produser musik Jimmy Iovine dalam sebuah konferensi Apple di San Francisco, Juni 2015. Layanan pemutaran musik baru milik Apple Inc telah menjaring lebih dari 6,5 juta pengguna yang membayar, menurut CEO raksasa teknologi tersebut, Tim Cook, hari Senin (19/10). Berbicara dalam sebuah konferensi teknologi yang diselenggarakan oleh The Wall Street Journal di Laguna Beach, California, Cook mengatakan bahwa 8,5 juta orang lagi berpartisipasi dalam uji coba gratis untuk layanan Apple Music. Hal itu membuat jumlah pengguna keseluruhan mencapai 15 juta orang, yang menurut Cook sebuah debut yang berhasil. "Saya sangat bahagia karenanya, dan saya kira landasan itu sangat bagus," ujar Cook. Diluncurkan bulan Juni, Apple Music merupakan upaya perusahaan untuk membawa dominasi musik digital melalui toko iTunes ke era pemutaran musik yang dipelopori Spotify dan yang lainnya. Apple memperbolehkan pengguna untuk mencoba layanan itu secara gratis selama 90 hari, yang habis masa waktunya untuk para pengguna pertama awal bulan ini. Para analis telah memperkirakan bahwa layanan Apple ini akan memiliki pengikut kuat karena besarnya basis pengguna iTunes, namun hanya beberapa yang mengira pembuat iPhone itu akan melibas perusahaan-perusahaan pemutaran musik yang lain. Spotify, sang pemimpin industri memiliki lebih dari 20 juta pelanggan yang membayar di seluruh dunia, menurut perusahaan itu kepada kantor berita Reuters. Dalam sebuah perbincangan dengan Gerard Baker, pemimpin redaksi The Wall Street Journal, Cook juga sempat menyinggung Apple TV. Versi baru alat ini menampilkan aplikasi-aplikasi dan fitur pencarian meluas yang akan dirilis akhir bulan ini, namun produk itu sendiri tidak termasuk layanan pemutaran program TV (streaming), yang menurut para eksekutif industri sedang dieksplorasi oleh perusahaan tersebut. Meski televisi lambat berubah, Cook memperlihatkan optimisme bahwa industri itu pada akhirnya akan menyambut visinya mengenai aplikasi-aplikasi untuk televisi. Cook tidak secara publik mengakui upaya-upaya Apple untuk membuat kendaraan listrik, yang menurut para sumber Reuters sedang dikembangkan. Namun ia memperlihatkan visi mengenai seperti apa penampilan mobil-mobil itu, dengan penggunaan teknologi yang lebih besar. "Perangkat lunak menjadi komponen yang semakin penting dalam mobil masa depan," ujarnya. "Mengemudi secara otonom menjadi semakin penting." (www.voaindonesia.com)
  5. Hai ndral, kata orang musik itu adalah seni dan musik juga menumbuhkan indra kepekaan kita loh. Sekarang udah banyak sekali musik musik yang terpublikasikan, dari dalam maupun luar negeri. Musik kan udah dimulai dari lama, musik jadul apa yang paling kamu faoritin sampai sekarang?
  6. Apple akhirnya memperluas layman musik berbayar mereka ke perangkat Android, dan aplikasi itu pun sudah bisa diunduh di Google Play Store. Sejak awal dirilis Apple Music memang dibilang tidak ekslusif. Artinya, Apple memang berniat memasarkan aplikasi ini ke sistem operasi lainnya di luar iOS dan Mac. Seperti di iOS, Apple Music untuk Android juga menawarkan akses ke jutaan katalog musik dari Apple. Pengguna diberi tiga bulan akses gratis, setelah itu akan diminta berlangganan senilai USD 9,99 setiap bulannya. Apple Music di Android masih dalam masa beta, yang mungkin masih ada banyak kekurangan dari aplikasi tersebut. Sejumlah pengguna yang sudah mencicipinya mengeluh soal desain, dan performa yang kadang macet. Apple Music sendiri tercatat memiliki lebih dari 15 juta pengguna yang 8,5 juta di antaranya masih dalam status trial, atau dalam periode gratis. Itu semua pengguna dari platform iOS. Dengan hadirnya di Android diprediksi akan ada ledakan pengguna, dan dalam waktu dekat mungkin saja akan bersaing dengan Spotify yang sudah memiliki 20 juta pengguna.
  7. Pada ajang WSJD yang diselenggarakan Wall Street Journal, Tim Cook mengaku bahwa hingga kini sudah 15 juta pengguna Apple Music. Dari 15 juta pengguna, 6,5 juta di antaranya sudah membayar untuk mengunakan layanan tersebut. Sedangkan 8,5 juta di antaranya masih dalam masa mencicipi versi gratisan. Dengan 6,5 juta pelanggan berbayar artinya Apple Music tinggal selangkah lagi mengalah Spotify, layanan serupa yang sudah dipasarkan sejak beberapa tahun terakhir. Jika mengaca data yang dirilis Statiska, saat ini Spotify memiliki 20 juta pelanggan berbayar, tepat di bawahnya Apple Music dengan 6,5 juta, kemudian Deezer 6,3 juta pengguna. Layanan musik streaming belakangan memang semakin populer. Di Indonesia, sudah ada beberapa layanan serupa yang baru saja dirilis, misalnya saja Joox milik grup Tencent asal China. Kemudian ada juga Volup yang sepenuhnya buatan lokal. Telkomsel juga ikut di industri tersebut dengan menciptakan Langit Musik. Ini berarti layanan musik streaming memang cukup menjanjikan, dan Apple pernah menargetkan Rp 16,4 triliun dari Apple Music. Pengguna Apple Music diminta membayar US$ 9,99 per bulan atau US$ 14,99 untuk langganan versi keluarga. Kabarnya Apple menargetnya punya 100 juta pelanggan berbayar hingga akhir 2015. Dengan jumlah pengguna sebanyak itu, berarti Apple setidaknya bisa meraih USD 1 miliar setiap bulan atau 12 miliar per tahun, yang jika dirupiahkan menjadi sekitar Rp 16,4 triliun (kurs Rp 13,796).
  8. Apple selama beberapa tahun terakhir mendominasi penjualan musik dunia dengan toko online iTunes. Tetapi peran iTunes dan layanan pengunduhan musik lainnya, belakangan tergeser oleh layanan streaming musik. Ini membuat Apple menyesuaikan diri. VOA Indonesia: http://www.voaindonesia.com Ngobas: http://ngobas.com
  9. Pernah liat videonya Sia - Chandelier ndral? Kalau belum ditonton dulu, koreografinya bagus. Nah terakhir ini koreografinya agak ngawur, monggo ditonton tapi jangan ditiru.
  10. Dream Theater dibentuk pada bulan September 1985, ketika gitaris John Petrucci dan bassis John Myung memutuskan untuk membentuk sebuah band untuk mengisi waktu luang mereka ketika bersekolah di Berklee College of Music di Boston. Mereka lalu bertemu seorang pemain drum, Mike Portnoy, di salah satu ruang latihan di Berklee, dan setelah dua hari negosiasi, mereka berhasil mengajak Mike Portnoy untuk bergabung. Setelah itu, mereka bertiga ingin mengisi dua tempat kosong di band tersebut, dan Petrucci bertanya kepada teman band, Kevin Moore, untuk menjadi pemain keyboard. Dia setuju, dan ketika Chris Collins diajak untuk menjadi vokalis, band tersebut sudah komplit. Dengan lima anggota, mereka memutuskan untuk menamai band tersebut dengan nama Majesty. Menurut dokumentasi DVD Score, mereka berlima sedang mengantri tiket untuk konser Rush di Berklee Performance Center ketika mendengarkan Rush dengan boom box. Portnoy lalu berkata bahwa akhiran dari lagu tersebut (Bastille Day) terdengar sangat "majestic". Pada saat itulah mereka memutuskan Majesty adalah nama yang bagus untuk sebuah band, dan tetap bagus sampai sekarang. Pada saat - saat tersebut, Portnoy, Petrucci dan Myung masih berkutat dengan kuliah mereka, juga dengan kerja paruh waktu dan mengajar. Jadwal mereka menjadi kiat ketat sehingga mereka harus memutuskan antara mengejar karir di bidang musik atau mengakhiri band Majesty. Namun akhirnya Majesty menang dan mereka bertiga keluar dari Berklee untuk berkonsentrasi di karir musik. Petrucci mengomentari tentang hal ini di dokumentasi DVD Score, berkata bahwa saat tersebut sangat susah untuk meminta kepada orang tuanya untuk pergi ke sekolah musik. Dan lebih susah lagi untuk menyakinkan orang tuanya agar ia boleh keluar dari sekolah. Moore juga akhirnya keluar dari sekolahnya, SUNY Fredonia, untuk berkonsentrasi dengan band tersebut. Album pertama mereka, When Dream And Day Unite direkam dengan Charlie Dominici sebagai vokalis dan Kevin Moore sebagai pemain keyboards. Dominici berusia jauh lebih tua daripada anggota lainnya dan ingin memainkan musik yang lain, sehingga ia kemudian keluar dari grup. Mereka kemudian mencari pengganti yang ideal selama 2 tahun sampai akhirnya bertemu dengan James LaBrie, vokalis dari Kanada melalui audisi. Bersama LaBrie mereka merekam Images And Words yang melambungkan nama mereka ke jajaran internasional dengan hit "Pull Me Under" dan "Another Day". Awake adalah album terakhir mereka dengan Moore yang kemudian digantikan oleh Derek Sherinian untuk album Falling Into Infinity. Pada akhirnya Sherinian juga digantikan oleh Jordan Rudess dan formasi ini masih bertahan sampai hari ini. Mereka telah meluncurkan album konsep Metropolis 2: Scenes From A Memory dan album ganda Six Degrees Of Inner Turbulence. Pada tahun 2003 mereka memutuskan untuk merekam album non-konsep Train Of Thought yang sangat dipengaruhi oleh grup thrash metal seperti Metallica. Biodata Personil Dream Theater Mike Portnoy Mike Portnoy lahir pada 20 April 1967 dan dibesarkan di Long Beach, New York, di mana minatnya pada musik dimulai pada usia dini. “Ayahku adalah seorang DJ musik rock n ‘roll, jadi saya selalu dikelilingi oleh musik terus-menerus. Saya punya banyak sekali koleksi ketika saya masih muda dan sangat menyukai The Beatles dan juga Kiss. Tidak heran kalau akhirnya saya akan menjadi seorang musisi. Meskipun Mike belajar sendiri cara memainkan drum, dia mengambil kelas-kelas teori musik di sekolah menengah. Selama masa itu ia mulai bermain di band-band lokal Intruder, Rising Power dan Inner Sanctum, di Band terakhir mike dan kawan – kawan merilis album mereka sendiri. Mike meninggalkan band setelah mendapat beasiswa di Musik Berklee College di Boston. John besar John besar di Long Island, tepatnya di King park, dimana dia, john myung & Kevin moore bersekolah bersama. John mulai Belajar gitar ketika masih berumur 12 tahun (sebelumnya dia pernah belajar ketika berumur 8 tahun tetapi menyerah ketika Dia melihat kakak perempuannya harus begadang tiap malam belajar main organ. Dia tidak merencanakan untuk menjadi seperti Itu, Dia belajar gitar sepulang sekolah dan akhirnya dia menjadi tidak tertarik lagi). Namun dia mulai banyak terpengaruh Oleh permainan gitar dari gitaris semacam yngwie malmsteen, randy rhoads, iron maiden, steve ray Vaughn, dan grup besar Semacam yes, rush, Dixie dregs dan lain lain dia mulai bertekad untuk mencapai level permainan seperti mereka.John tinggal bersama istrinya Rena, dan 3 anaknya SamiJO, Reny, dan Kiara di New York. Ketika dia tidak bermain gitar dia banyak menghabiskan Waktunya dengan istri dan anak-anaknya dengan bermain skating, bersepeda, berolahraga dan menonton film. John Myung Sejak zaman 1980-an (saat berdirinya Dream Theater), John Myung yang orangtuanya berasal dari Korea ini beserta dua personil lainnya telah membantu Dream Theater melewati saat-saat kritis dan masa jatuh bangunnya. Sebagai seorang pendengar antusias musik klasik, dia memilih biola semenjak masih berumur lima tahun. Hingga saat menginjak usia belasan tahun, John Myung memutuskan untuk memilih gitar bass sebagai instrumen favoritnya. Ketika belajar di sekolah musik Berklee - Boston pada tahun 1986, Myung berjumpa dengan dua teman satu sekolahnya, gitaris John Petrucci dan drummer Mike Portnoy. Dengan ditambah seorang pemain keyboard dan seorang vokalis, akhirnya mereka membentuk sebuah grup band Majesty.Pada tahun berikutnya mereka mendapatkan tawaran rekaman. Tetapi grup band Majesty ini ternyata hanya berumur pendek dikarenakan sebuah konflik dengan grup band di Las Vegas yang memiliki nama yang sama. Akhirnya mereka sepakat untuk merubah nama grup bandnya menjadi Dream Teater, diambil dari nama sebuah bioskop di California. Myung, Petrucci dan Portnoy hingga detik ini masih merupakan anggota tetap Dream Theater, dan sepanjang sejarah Dream Theater telah terjadi beberapa kali bongkar-pasang vokalis dan keyboardis. Myung agaknya telah menjadi anggota Dream Theater yang paling misterius. Dia jarang terlihat berkomentar tentang dirinya ataupun menonjolkan dirinya sendiri dalam video klip dan konser-konser Dream Theater. Fakta ini membuat banyak penggemar bertanya-tanya apakah seseorang dari mereka pernah melihatnya berbicara. James Labrie Kevin James LaBrie lahir di Penetanguishene, Sebuah kota kecil di Kanada pada tanggal 5 Mei 1963. sejak kecil, James saat berumur 3 tahun, dia sering mendengarkan radio dan menyayikan lagu apapun yang terdengar dari radio tersebut. Diinspirasikan oleh ayahnya, dia kemudian mulai bernyanyi dan bermain drum pada awalnya saat berusia 5 tahun. dan pada saat berusia 10 tahun, dia berkuartet dengan ayahnnya dan paman juga adiknya bernyanyi di barber shop. Saat berusia 21 tahun, James berlatih vokal pada Rosemary Patricia Burns. Setelah banyak bergabung dengan beberapa band di Kanada. James kemudian menjadi vokalis pada band Winter's Rose, dimana juga bergabung dengan Atlantic Records, Label Dream Theater saat itu. lalu Pierre Paradis yang mengatur band Voi Vod, menawarkan solo project pada James di Aquarius record. kemudian dia memberitahu James bahwa ada nama band New York bernama Dream Theater melakukan audisi untuk mencari vokalis, kemudian James mengikutinnya dan diterima, itulah sejarah LaBrie bergabung dengan Dream Theater pada 1992, dimana album pertama LaBrie bersama Dream theater ialah Images and Words. Sampai saat ini, Labrie telah banyak menciptakan lagu untuk Dream Theater seperti Anna Lee(Falling Into Infinity), Vacant(Train Of Thought), Blind Faith(six degree of Inner Turbulance), Sacrified Son(Octavarium). Dan dia tetap tinggal di Toronto,Kanada bersama istrinya Karen, dan kedua anaknya Chloe dan Chance Abraham LaBrie. Jordan Ruddes Jordan Rudess (lahir dengan nama Jordan Rudes pada 4 November 1956) adalah pemain keyboard band progresif rock Dream Theater.Dia masuk Dream Theater menggantikan Derek Sherinian.Hal ini dimulai saat Mike Portnoy memutuskan untuk membentuk supergroup dengan Magna Carta Records.Rudess terpilih untuk mengisi bagian keyboardist dalam band yang terdiri dari Tony Levin, Mike Portnoy, dan John Petrucci ini.Selama rekaman 2 album Liquid Tension Experiment ini meyakinkan Portnoy dan Petrucci bahwa Rudess adalah keyboardist yang cocok untuk Dream Theater.Dan akhirnya mereka memutuskan mengajak Rudess untuk menggantikan Derek Sherinian yang telah bersolo karir.
  11. Kalau nyanyi dengan musik itu sudah biasa, kalau nyanyi namun musiknya dari mulut, itu yang tidak biasa. Seperti yang dilakukan oleh orang orang ini, mereka bisa menyanyikan sebuah lagu tanpa bantuan adanya musik. Sangat luar biasa!
  12. 1. Raja Negeriku (Perubahan) (Revolusi) (4:36) 2. Jika Engkau (Berartinya Dirimu) (4:31) 3. Separuh Aku (4:31) 4. Hidup Untukmu, Mati Tanpamu (5:27) 5. Ini Cinta (3:23) 6. Terbangun Sendiri (4:39) 7. Sendiri Lagi (Cover alm. Chrisye) (4:05) 8. Demi Kita (Sentuhlah Cinta) (4:09) 9. Tak Lagi Sama (5:16) 10. Puisi Adinda (2:43) Download: https://mega.nz/#!0hAADRRB!OybhF3yU9HXvCfig1ItgHgUpE4un-_ni2VxAek0GgjQ
  13. Teman teman tau ga ,band pop rock yang lagi ngehit di amerika dengan single nya she looks so perfect, don't stop sama amnesia ? Yup mereka pendatang baru dari Australia loe yaitu 5 second of summer (5 sos) . Lagu mereka jadi top 10 di billbord hot 100 dan album nya uda terjual sktr 300 kopian di sna , utk pendatang baru mereka terbilang sukses loe guys .. meskipun masih remaja,mereka bisa berkompetisi dengan band lain kok . Kra kra apa aja yang kalian tau tntg msing msing member atau tntg musiknya nih guys ... Ayo saling sharing :-)
  14. Boyce Avenue adalah sebuah band asal Florida dengan mengusung aliran akustik dan melodic rock. Band ini terdiri dari tiga bersaudara Alejandro Manzano, Fabian Manzano, dan Daniel Manzano. Boyce Avenue terbentuk tahun 2004, setelah Alejandro (vokalis, gitar, piano), Fabian (gitar, vokal) dan kakak tertuanya Daniel (bass, perkusi, vokal) menyelesaikan pendidikannya. Bagi mereka bertiga, pendidikan adalah hal penting meskipun mereka telah menjadikan musik bagian dari kehidupan mereka. Untuk itu, setelah Daniel menyelesaikan pendidikannya di Havard Law School. Sang kakak memutuskan untuk bergabung membentuk formasi band dengan kedua adiknya yang tengah menyelesaikan pendidikan di University of Florida. Di tahun 2007, mereka memutuskan untuk mempublikasikan ide bermusik mereka ke dunia. Mereka pun memulai debut pertamanya dengan meng-upload ke Youtube video lagu ciptaan sendirinya dan beberapa lagu penyanyi ternama yang telah diaransemen menjadi lagu akustik oleh mereka sendiri. Beberapa lagu pertama yang mereka bawakan secara akustik antara lain, “LoveStoned” by Justin Timberlake, “Umbrella” by Rihanna, “Viva La Vida” by Coldplay, dll. Video yang mereka upload ke Youtube ternyata mendapat apresiasi yang positif. Terbukti dengan jumlah subscribers channel mereka yang mencapai angka 100.000 di tahun 2007 dan 2008. Video mereka pun ditonton kurang lebih sebanyak 165.000.000 views. Seiring berjalannya waktu, semakin lama semakin banyak yang suka dengan Boyce Avenue ini. Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk rekaman dan memproduksi album pertamanya. Dengan bermodal keyakinan dan mempertimbangkan online fans mereka yang jumlahnya bisa di bilang tidak sedikit, Boyce Avenue memulai show pertamanya di New York City pada bulan January 2009. Dan setelah mereka tampil, sebuah label industri musik tertarik untuk mengajaknya bergabung. Sejak saat itu, band mereka pun melakukan perjalanan show keliling dunia. Di awal tahun 2009, Boyce Avenue tampil di hadapan 25.000 lebih fansnya di empat acara penting di Filiphina. Dan setelah sukses di Filiphina, band ini kembali ke United States untuk melakukan tour. Tiket konser mereka laku terjual habis di Boston, Washington D.C., dan San Francisco. Konser mereka pun berlanjut ke Eropa di tahun 2009. Mereka pun dinobatkan sebagai salah satu band dengan show terlaris di beberapa daerah, termaksud Germany dan United Kingdom. Di penghujung 2009, Boyce Avenue berhasil merampungkan full album mereka di bawah naungan label bentukan mereka sendiri “3 Peace Rocord”, tetapi mereka mendapat bantuan dari Universal Republic Record dalam pengerjaannya. Album mereka yang bertajuk “All We Have Left” akhirnya resmi rilis pada tanggal 15 Juni 2010 dengan single hits “Every Breath”. Terakhir, Boyce Avenue sibuk “international touring show” ke beberapa daerah antara lain, Kanada, Amerika Selatan, Australia, dan Asia (termaksud Indonesia).
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy